NATIVZEN.com – Sebagian besar masyarakat di Indonesia mungkin mengenal Sharp sebagai produsen elektronik untuk rumah tangga, seperti TV, speaker, mesin cuci, AC dan lemari es. Tapi, sekarang kamu harus tahu bahwa Sharp lagi getol meluncurkan smartphone terbaru.
Pada akhir tahun 2024, Sharp telah meluncurkan smartphone unggulannya, Sharp AQUOS R9. nativzen.com pun diberi kesempatan oleh Sharp untuk mereview smartphone tersebut. Nah, kejutan di awal tahun 2025 ini, Sharp meluncurkan AQUOS R9 pro dan AQUOS sense9.
Lagi dan lagi, Sharp memberi kesempatan kepada nativzen.com untuk mencoba langsung Sharp AQUOS sense9. Ini adalah smartphone kelas menengah (mid-range) dari Sharp yang tak hanya menawarkan desain elegan, tetapi diklaim memiliki performa menawan.
Untuk membuktikan klaim tersebut, nativzen.com pun telah menggunakan Sharp AQUOS sense9 selama dua pekan untuk menjadi rekan kerja saat liputan dan teman hiburan di saat waktu senggang. Karena itu, baca ulasannya hingga selesai!
Unboxing Sharp AQUOS sense9
Sebagai penerus dari AQUOS sense8 yang juga pernah direview oleh nativzen.com, Sharp memasarkan AQUOS sense9 dengan boks kemasan yang didominasi warna putih di bagian muka dan salah satu sisinya, dengan sisi lainnya berwarna merah
Pada bagian muka, Sharp menempatkan gambar bagian belakang dan depan perangkat. Berbeda dengan bok kemasan pendahulunya, yakni sense8 yang memperlihatkan seluruh warna yang dihadirkan, pada sense9, Sharp hanya memperlihatkan salah satu warna saja.
Informasi untuk kamu, Sharp AQOUS sense9 hadir dalam empat pilihan warna, yakni Green, Black, Blue dan White. Namun, bagi kamu yang tertarik membeli smartphone ini, Sharp juga telah mencantumkan informasi warna tersebut pada boks kemasannya.

Saat boks kemasan dibuka, kamu akan menemukan sebuah kompartemen berwarna putih, yang menyimpan soft-case transparan, dan lembar panduan cepat yang menyatu dengan lembar kartu garansi.
Sementara, unit Sharp AQUOS sense9 diletakkan di bahwa kompartemen putih yang dibungkus dengan plastik. Selain itu, dalam boks kemasannya, Sharp juga masih menyertakan dua aksesoris penting, yakni kabel untuk pengisian daya atau transfer data dan kepala charger.
Sepertinya bukan Sharp jika tak menyertakan aksesoris lainnya, yakni earphone. Hal ini pun juga pernah nativzen.com temukan ketika mereview Sharp sense8. Selain itu, kamu juga akan menemukan konektor USB Type-C to USB A dan USB Type-C to port jack audio 3.5mm.
Kembali Tawarkan Desain Kompak, dan Elegan
Dibandingkan model pendahulunya, Sharp sense9 memiliki desain yang jauh berbeda. Ya, Sharp tampaknya ingin memberikan desain yang lebih fresh. Meski begitu, smartphone ini masih menawarkan desain yang begitu terasa solid.
nativzen.com juga merasakan bahwa sense9 tampil lebih kompak sehingga benar-benar nyaman ketika dioperasikan dengan satu tangan atau dimasukkan ke dalam saku celana. Smartphone ini sendiri memiliki dimensi dengan ukuran 149 × 73 × 8.9 mm.
Ya, jika dibandingkan dengan SHARP sense8, sense9 memang sedikit lebih tebal. Selain itu, bobotnya juga sedikit lebih berat. Jika pendahulunya memiliki bobot 159 gram, Sharp mengemas sense9 dengan bobot 166 gram.

Masih membawa DNA perakitan elektronik ala Jepang, Sharp juga masih membungkus smartphone kelas menengahnya ini dengan material alumunium di bagian belakang hingga ke sisi bingkainya. Inilah yang membuat Sharp sense9 terasa begitu solid saat digenggam.
Desainnya yang ramping dan modern juga membuat AQUOS sense9 terlihat sangat stylish. Karena itu, smartphone ini sangat cocok untuk kamu yang menginginkan perangkat yang tidak hanya solid, tetapi juga berkelas.
Berbicara solid, dan kompak, Sharp AQUOS sense8 memang sudah lolos uji standar militer US (MIL-STD). Selain itu, pengguna ponsel pintar ini juga bisa lebih tenang karena sudah membawa sertifikasi IPX5/ IPX8 / IPX6, tahan air dan debu.
Datang sebagai smartphone kelas menengah yang dibanderol Rp 6 jutaan, Sharp meramu bagian belakang sense9 begitu minimalis, meski dibuat jauh berbeda dengan sense8. Kamu hanya akan menemukan dua buah kamera yang diletakkan berpasangan dalam modul berbentuk sedikit oval.
Menariknya, Sharp meramu modul atau rumah kameranya itu dengan warna yang kontras. Seperti Sharp sense9 warna Black yang ada di tangan nativzen.com ini memiliki modul kamera berwarna abu-abu alias Gray.
Seperti pabrikan ponsel pintar lainnya, Sharp juga memperkaya dua buah kamera di bagian belakang perangkat dengan LED flash. Logo AQUOS ditempatkan di dalam modul kamera. Sementara, logo Sharp dengan warna yang kontras di letakkan di bagian bawah.
Bergeser ke sisi bingkai atau frame, Sharp masih menghiasinya dengan garis berwarna hitam, yang berfungsi untuk memperkuat sinyal. Tombol pengoperasian hanya ada tombol volume dan daya, yang masing-masing diletakkan pada bagian bingkai yang sama, yakni di sisi sebelah kanan.

Tombol daya juga bisa kamu gunakan untuk kunci keamanan perangkat karena terintegrasi dengan sensor pemindai sidik jari. Sementara, pada bingkai bagian atas, kamu hanya akan menemukan lubang kecil, yakni lubang mikrofon.
Slot untuk menempatkan SIM Card dan kartu microSD yang berguna untuk memperluas kapasitas penyimpanan data bisa kamu temukan pada sisi bingkai sebelah kiri. Tidak perlu SIM ejector untuk membuka slot tersebut, tetapi cukup dicongkel dengan kuku dan tarik keluar.

Pada bingkai bagian bawah, Sharp telah menempatkan lubang mikrofon, port USB Type-C serta lubang speaker. Semuanya diletakkan segaris yang tampak begitu presisi. Kini, tidak ada lagi port jack audio 3.5mm seperti yang ada pada Sharp sense8.

Bergeser ke bagian tampilan, Sharp meramu AQUOS sense9 dengan panel layar yang dikembangnya sendiri, yakni OLED IGZO berukuran 6,1 inci dan memiliki resolusi FHD+. Layarnya ini juga diperkaya dengan refresh rate dengan variabel 1 hingga 240Hz.
Ya, dukungan refresh rate yang begitu tinggi adalah cara Sharp untuk memanjakan mata para penggunanya agar tidak cepat lelah dengan memberikan visual yang lebih halus. Karena itu, scrolling medsos berlama-lama di Sharp sense9 terasa begitu nyaman.
Apalagi, tingkat kecerahan pada smartphone ini juga turut ditingkatkan menjadi 1.500 nits, bahkan bisa mencapai (peak brightness) 2.000 nits. Karena itu, mengoperasikan Sharp AQUOS sense9 di bawah terik matahari tidak ada masalah, visualnya masih terlihat sangat jelas.
Nah, berbicara “rumah” kamera depan yang ada pada layar OLED-nya, tampaknya Sharp sudah mendengar permintaan para penggemarnya. Karena itu, Sharp sudah percaya diri untuk bertransformasi ke desain punch-hole.
Ditenagai Snapdragon 7s Gen 2
Saat diluncurkan di pasar Indonesia, Sharp menegaskan bahwa AQUOS sense9 hadir di pasar smartphone Indonesia untuk mengincar segmen kelas menengah ke atas. Hal ini pun bisa kamu rasakan pada dapur pacu yang dimuat oleh Sharp ke dalam smartphone ini.
Ya, Sharp AQUOS sense9 ditenagai oleh Snapdragon 7s Gen 2 yang dibangun dengan fabrikasi 4nm. Ini adalah chipset kelas menengah dengan CPU Octa-core yang diperkenalkan oleh Qualcomm pada tahun 2023.
Lebih detail, konfigurasi CPU yang dimiliki adalah 4 core Cortex-A78 dengan clock speed 2,40 GHz & 4 core Cortex-A55 dengan clock speed 1,95 GHz . Sementara itu, untuk mendongkrak kinerja grafisnya, chipset ini telah terintegrasi dengan GPU Adreno 710.

Tidak bekerja sendirian, Snapdragon 7s Gen 2 yang ada pada Sharp AQOUS sense9 ini juga diteman RAM LPDDR4x 8GB dan penyimpanan internal 256GB dengan teknologi UFS 2.2. Tenang saja, kamu juga bisa memperluas kapasitas penyimpanannya dengan kartu microSD.
Kamu pun haru tahu bahwa Sharp AQUOS sense9 mengusung slot Nano SIM Card yang berpasangan dengan kartu microSD. Jadi, jika kamu ingin menggunakan dua nomor ponsel sekaligus pada smartphone ini, nomor kedua kamu bisa mengaktifkan fitur eSIM.
Lalu, bagaimana dengan dukungan catu daya yang ada pada smartphone ini? Sharp membekali AQUOS sense9 dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh. Sementara itu, dukungan pengisian cepatnya adalah 36W.

Sharp mengklaim bahwa dukungan baterai 5.000 mAh yang ada pada ponsel pintar ini mampu bertahan hingga 4 jam nonton film + 3 jam memutar musik + 2 jam bermain media sosial + bermain game 1 atau bertahan seharian dengan pemakaian normal.
Tak ketinggalan, masih terkait dengan catu daya yang disematkan, Sharp juga membekali ponsel pintar kompaknya ini dengan Intelligent Charge yang dapat mendeteksi status pengoperasian perangkat dan menyesuaikan arus daya yang masuk.
Hal ini bertujuan untuk menjaga masa pakai baterai tanpa mengurangi kinerja, sekaligus mencegah kerusakan baterai dan memperpanjang umur AQUOS sense9. Karena itu, Sharp menjanjikan bahwa battery life-nya tetap dalam kondisi 90% selama tiga tahun pemakaian.
Seperti biasa, untuk menguji performa CPU dan GPU, serta kinerja ponsel pintar ini secara keseluruhan, nativzen.com melakukan benchmark menggunakan empat aplikasi benchmarking populer, dan hasilnya bisa kamu lihat dari beberapa screenshoot di bawah ini.

Tak sampai di situ, pengujian yang nativzen.com lakukan juga menyasar daya tahan baterai jika AQUOS sense9 ini dipakai untuk bermain game. Ya, game yang dimainkan adalah PUBG Mobile dan eFootball, masing-masing dimainkan selama 1 jam.
Saat dipakai untuk bermain game PUBG Mobile selama 1 jam, AQUOS sense9 mengonsumsi baterai sebanyak 12%, sedangkan saat digunakan untuk bermain game eFootball dalam durasi waktu sama, baterai yang terbuang sebanyak 10%.
Kamera 50MP Plus OIS
Sekarang, mari kita gali sektor kamera yang dimiliki oleh smartphone seharga Rp 6,2 juta ini. Masih sama seperti pendahulunya, Sharp juga memperkaya AQUOS sense9 dengan dukungan dua kamera di bagian belakang dan satu kamera di bagian depan.
Ya, dukungan kamera yang dimuat Sharp ke dalam smartphone ini kedengarannya cukup menarik dan membuat para penggemar fotografi mobile penasaran. Bagaimana tidak! AQUOS sense9 dibekali dengan dua kamera belakang, masing-masing memiliki sensor 50MP.
Komposisi lebih detailnya adalah kamera utama 50MP 23mm lensa wide dengan aperture f/1.9, 1/1.55″, dual pixel PDAF, dan didukung OIS, yang berpasangan dengan kamera 50MP 13mm lensa ultra-wide 122 derajat dengan aperture f/2.2, 1/2.5″ dan punya dukungan PDAF.

Kamera utama 50MP yang disematkan ke dalam smartphone ini sudah dijejali fitur optical image stabilizer alias OIS. Seperti yang kita tahu bersama, fitur ini berguna memantapkan lensa kamera saat memotret objek sehingga mengurangi dampak guncangan pada foto yang dihasilkan.
Ketika kamu menggunakan Sharp AQUOS sense9 untuk merekam video, kamu pun tak perlu cemas dengan video yang dihasilkan akan goyang. Sebab, Sharp juga telah membekalinya dengan fitur electrical image stabilizer atau yang sering disebut EIS.
Nah, memiliki lensa berukuran 1/1.55″ yang ada pada kamera utama 50MP, kamu pun tak perlu risau jika membawa smartphone ini untuk memotret di area minim cahaya. nativzen.com pun merasakan saat memotret malam hari, foto terlihat jernih dan terang.
Daya tarik lainnya, dukungan kamera yang ada pada AQUOS sense9 ini juga sudah dipersenjatai teknologi ProPix. Dengan resolusi tinggi dan rentang dinamis yang luas, teknologi ini mampu menangkap detail-detail halus dalam setiap pengambilan gambar.
Dengan kata lain, teknologi ProPix ini merupakan HDR yang menggabungkan data RAW. Ini dapat mengurangi overexposure dan underexposure, sehingga konten foto yang dihasilkan begitu detail. Dengan begitu, kamu dapat lebih leluasa mengambil foto dengan resolusi tinggi.
Sementara itu, mode pemotretan yang ditawarkan oleh Sharp ke dalam ponsel pintar ini terbilang cukup lengkap. Kamu bisa membuat foto bokeh dengan mode Portrait, atau foto malam yang “cantik” dengan mode Night.
Selain itu, Sharp juga menyediakan mode Manual untuk kamu yang suka mengutak-atik Shutter Speed, ISO, White Balance, Sturation dan sebagainya. Sedangkan untuk mode perekaman video ada opsi Time Lapse, Slow Video dan vHDR Video.
Berbeda dengan AQUOS sense8, tampaknya Sharp ingin memberikan lebih alias memanjakan pengguna AQUOS sense9 yang suka foto selfie atau nge-vlog. Ya, smartphone ini telah diperkaya dengan kamera depan 32MP.
















Kesimpulan
Sharp AQUOS sense9 masih mempertahankan DNA pendahulunya, smartphone yang lebih kompak dan punya bodi yang begitu solid. Smartphone ini juga terbilang tangguh berkat dukungan MIL-STD-810G dan sudah lolos uji 16 ketahanan.
Selain itu, kamu juga tak perlu khawatir jika AQUOS sense9 yang ada di tangan kamu terjatuh ke dalam air. Pasalnya, smartphone ini juga membawa sertifikasi IPX5/IPX8/IP6X tahan air dan debu. Performanya juga dapat diandalkan berkat dukungan chipset Snapdragon 7s Gen 2.
Dukungan kameranya juga tidak bisa dipandang sebelah mata, ditambah berbagai mode pemotretan serta pengambilan video yang bisa kamu lakukan. Karena itu, AQUOS sense9 bisa menjadi teman perjalanan untuk menciptakan konten-konten epic yang kamu inginkan.
Satu hal yang yang juga tak boleh kamu lupakan, AQUOS sense9 datang sebagai ponsel pintar kelas menengah yang sudah dibekali teknologi jaringan 5G. Ditambah lagi, smartphone ini juga sudah mengadopsi penggunaan eSIM.
Fitur lainnya yang dimiliki oleh ponsel pintar kelas menengah ini adalah NFC. Semua dukungan yang telah disebutkan, tentunya bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 6.199.000. Sharp juga menjanjikan 3 tahun update OS serta 5 tahun security update. Jadi, tertarik meminangnya?