NATIVZEN.com – Memasuki tahun 2026, batasan antara tablet dan laptop semakin menipis. Bagi para profesional muda dan pelajar dengan mobilitas tinggi, memilih tablet yang mampu memberikan kenyamanan adalah sebuah keharusan.
Saat ini, ada tiga kontestan di pasar tablet Tanah Air yang berkompetisi, yakni Infinix XPAD Edge, HONOR Pad X9a, dan REDMI Pad 2 Pro. Ketiganya menawarkan visi yang berbeda mengenai bagaimana sebuah tablet seharusnya bekerja untuk mendukung produktivitas penggunanya.
Sektor Layar
Dalam skenario pengganti laptop, ukuran dan rasio layar memegang peranan vital. Infinix XPAD Edge hadir sebagai pilihan paling logis bagi mereka yang sering berurusan dengan pengolahan data dan dokumen.
Dengan layar luas 13,2 inci dan rasio aspek 3:2, tablet ini memberikan ruang vertikal yang lebih lega dibandingkan rasio layar lebar standar. Meskipun memiliki laju penyegaran 60Hz, fokus utamanya adalah menyediakan area kerja maksimal yang menyerupai layar laptop konvensional.

Menariknya lagi, Infinix XPAD Edge juga didukung layar dengan resolusi yang terbilang menggiurkan, yakni 2.4K. Dukungan tersebut tentunya memastikan setiap baris teks terlihat lebih tajam di mata para penggunanya.
Di sisi lain, REDMI Pad 2 Pro dan HONOR Pad X9a lebih menonjolkan aspek kelancaran visual melalui refresh rate 120Hz. Bagi pengguna yang sering melakukan presentasi dinamis atau pengeditan konten kreatif, tablet dari Xiaomi ditopang layar berukuran 12,1 inci.
Sementara itu, tingkat kecerahannya adalah 600 nits, yang menawarkan visibilitas yang jauh lebih baik saat digunakan di luar ruangan atau kafe. Honor Pad X9a dengan layar 11,5 inci menjadi pilihan bagi mereka yang menginginkan perangkat paling ringkas dengan resolusi 2.5K.
Sektor Dapur Pacu
Kesiapan sebuah tablet menjadi alat kerja sangat bergantung pada chipset yang diusungnya. REDMI Pad 2 Pro memimpin secara absolut di sektor ini dengan Snapdragon 7s Gen 4 yang memiliki fabrikasi 4nm. Ya, sangat efisien dan skor AnTuTu mencapai ~800K.
Oleh karena itu, tablet racikan Xiaomi tersebut mampu menjalankan aplikasi multitasking berat hingga penyuntingan video tanpa hambatan berarti. Kemampuan ini menjadikannya perangkat yang paling mendekati performa laptop entry-level dalam hal kecepatan pemrosesan data.

Infinix XPAD Edge dan HONOR Pad X9a, yang ditenagai Snapdragon 685, lebih ditujukan untuk pekerjaan administratif menengah. Meski secara angka performa berada di kisaran ~350K AnTuTu, keduanya tetap sangat mumpuni untuk menjalankan paket aplikasi perkantoran.
Namun, Infinix memiliki “kartu as” dalam hal konektivitas; dukungan 4G+ Wi-Fi dan slot SIM fisik menjamin pengguna tetap terhubung dengan cloud tanpa bergantung pada ketersediaan hotspot publik, sebuah fitur krusial bagi pekerja remote.
Baterai dan Charging
Salah satu alasan beralih dari laptop ke tablet adalah daya tahan baterai yang lebih panjang dan bobot yang lebih ringan. REDMI Pad 2 Pro membawa kapasitas energi luar biasa, yakni sebesar 12.000 mAh.
Ya, secara teori dukungan baterai sebesar itu dapat melampaui waktu pakai rata-rata laptop ultrabook sekalipun. Dengan baterai sebesar itu, pengguna tidak perlu lagi merasa cemas saat harus bekerja di tempat yang minim akses stopkontak.

HONOR Pad X9a mengambil sudut pandang yang berbeda dengan menjadi perangkat paling ringan di kelasnya (475 gram). Mobilitas adalah nilai jual utamanya, ditambah dengan kecepatan pengisian daya 35W yang membantu pengguna mengisi energi perangkat dengan cepat.
Di sisi lain, Infinix XPAD Edge mampu menyeimbangkan kapasitas baterai 8.000 mAh dengan bodi yang sangat tipis, hanya 6.19 mm, yang memudahkan perangkat ini terselip dengan rapi di dalam tas kerja yang padat.
Sektor Audio
Pembeda nyata antara tablet biasa dan tablet pengganti laptop terletak pada dukungan aksesorinya. Infinix XPAD Edge menjadi yang paling siap pakai karena dalam paket penjualannya sudah menyertakan X Keyboard 20 secara gratis.
Tentu saja, hal ini sangat menguntungkan dari sisi biaya investasi awal bagi pengguna yang memerlukan keyboard fisik segera setelah membeli perangkat. Dengan begitu, pengguna tak perlu repot-repot untuk merogoh kocek hanya untuk membeli sebuah keyboard.
REDMI Pad 2 Pro tetap memberikan fleksibilitas melalui dukungan Redmi Smartpen dan Keyboard secara terpisah, yang memungkinkan pengguna menyesuaikan kebutuhan aksesori sesuai anggaran.
Sementara itu, HONOR Pad X9a lebih diposisikan sebagai perangkat pendamping multimedia, mengingat absennya dukungan stylus dan keyboard resmi. Namun, keunggulan suara dari Quad Speakers pada ketiga perangkat ini menjadikan perangkat yang ideal untuk menikmati hiburan.
Kesimpulan
Memilih di antara ketiga perangkat ini adalah soal menentukan prioritas kerja:
- Infinix XPAD Edge adalah investasi terbaik bagi pencari fleksibilitas kerja berkat paket keyboard lengkap dan konektivitas kartu SIM.
- Redmi Pad 2 Pro adalah pilihan bagi mereka yang tidak ingin berkompromi pada kekuatan performa murni dan daya tahan baterai jangka panjang.
- Honor Pad X9a sangat cocok bagi pengguna yang mengutamakan portabilitas ekstrem untuk gaya hidup yang dinamis.
Dengan rentang harga Rp 4 jutaan, ketiga tablet ini membuktikan bahwa di tahun 2026, efisiensi kerja tidak lagi harus terikat pada perangkat laptop yang berat dan mahal. Jadi, kamu tertarik meminang yang mana?







