NATIVZEN.com – Berbeda dengan pabrikan smartphone asal Tiongkok yang getol meluncurkan beragam smartphone di Indonesia, Sharp, pabrikan elektronik asal Jepang terbilang “tidak sering” untuk meluncurkan smartphone terbaru.
Yang terbaru adalah AQUOS sense10 yang diluncurkan pada pertengahan Desember 2025 lalu. Sharp pun sesumbar bahwa smartphone ini hadir sebagai perangkat telekomunikasi yang memahami tantangan keseharian pengguna Indonesia.
AQUOS sense10 merupakan generasi berikutnya dari sense9 yang diluncurkan oleh Sharp di Indonesia pada awal 2025. Sharp menempatkan smartphone ini ke dalam kelas menengah (mid-range), yang tak hanya menawarkan desain elegan, tetapi diklaim memiliki performa menawan.

Untuk membuktikan klaim tersebut, nativzen.com pun telah menggunakan Sharp AQUOS sense10 selama dua pekan untuk menjadi rekan kerja saat liputan dan teman hiburan di saat waktu senggang. Ingin tahu lebih banyak smartphone ini? Baca reviewnya hingga selesai!
Unboxing Sharp AQUOS sense10
Asal kamu tahu, nativzen.com pernah berkesempatan untuk mereview AQUOS sense8 pada awal tahun 2024 dan AQUOS sense9 pada awal tahun 2025. Nah, sekarang Sharp kembali memberikan kesempatan untuk mereview AQUOS sense10.
Tidak berbeda dengan sense9, Sharp memasarkan AQUOS sense10 dengan boks alias kotak kemasan yang didominasi warna putih di bagian muka dan salah satu sisinya, dengan sisi lainnya berwarna merah
Pada bagian muka, Sharp menempatkan gambar bagian belakang dan depan perangkat. Ya, pabrikan elektronik asal Jepang ini begitu percaya diri untuk memperlihatkan salah satu keunggulannya, yakni sektor kamera (belakang & depan) yang dimuat pada Sharp sense10.

Jika kamu melihat gambar dari perangkat yang ada pada kotak kemasan, yang ditampilkan adalah hanya salah satu warna saja. Namun asal kamu tahu, kini AQOUS sense10 hadir lebih banyak pilihan warna, yakni khaki green, denim navy, full black, pale mint, light silver, pale pink.
Nah, bagi kamu yang tertarik membeli smartphone ini, Sharp juga telah mencantumkan informasi warna tersebut pada kotak kemasannya. Tak ketinggalan, Sharp juga mencantumkan informasi lainnya, mulai dari IMEI, ukuran layar, memori, hingga kapasitas baterai.
Saat kotak kemasan dibuka, kamu akan menemukan sebuah kompartemen berwarna putih, yang menyimpan soft-case transparan, dan lembar panduan cepat (Quick Start Guide) yang menyatu dengan lembar kartu garansi.
Sementara, unit Sharp AQUOS sense10 diletakkan di bahwa kompartemen putih yang dibungkus dengan plastik. Selain itu, dalam kotak kemasan ini, kamu juga bisa menemukan dua aksesoris penting, yakni kabel untuk pengisian daya atau transfer data dan kepala charger.
Sama seperti yang ada di dalam kotak kemasan sense9, Sharp juga menyertakan earphone. Hal ini pun pernah juga nativzen.com temukan ketika mereview AQUOS sense8. Kamu juga akan menemukan konektor USB Type-C to USB A dan USB Type-C to port jack audio 3.5mm.
Kembali Tawarkan Desain Kompak, dan Elegan
Tentunya kamu masih ingat bahwa Sharp sangat terbilang berani untuk mengubah secara signifikan desain dari AQUOS sense8 ke sense9. Hal ini dilakukan oleh Sharp dengan alasan untuk memberikan desain yang lebih fresh.
Namun, pada generasi barunya ini, Sharp masih menawarkan desain yang sama. Dengan desain yang ditawarkan, AQUOS sense10 terlihat begitu ringan dan solid. Ya, Sharp kembali membuat smartphone ini terasa begitu kompak ketika digenggam dengan satu tangan.
Kamu yang tertarik meminang smartphone ini pun tidak perlu khawatir ketika memasukan AQUOS sense10 ke dalam saku baju atau celana. Smartphone ini memiliki dimensi dengan ukuran 149 x 73 x 8,9 mm, dan bobotnya hanya 166 gram.

Masih membawa DNA perakitan elektronik ala Jepang, Sharp juga membungkus smartphone kelas menengah terbarunya ini dengan material alumunium pada cangkang belakang. Ya, Sharp membawa kolaborasi dengan Miyake Design.
Miyake Design sendiri dikenal begitu luas atas inovasi mode Jepang yang memadukan teknologi dan seni. Hasil dari kolaborasi tersebut mampu melahirkan tampilan AQUOS sense10 yang ringan, solid, dan elegan dengan enam pilihan warna yang beragam.
Desainnya yang ramping dan modern juga membuat AQUOS sense10 terlihat sangat stylish. Karena itu, smartphone ini sangat cocok untuk kamu yang menginginkan perangkat yang tidak hanya solid, tetapi juga berkelas.
Ketangguhan juga menjadi karakter utama AQUOS sense10. Karena itu, smartphone tersebut telah mengantongi sertifikasi IPX5/IPX8, IP6X, serta standar militer MIL-STD-810H, menjadikannya ideal untuk kondisi geografis dan iklim Indonesia yang beragam.
Datang sebagai smartphone kelas menengah yang dibanderol Rp 6 jutaan, Sharp meramu bagian belakang sense10 begitu minimalis. Kamu hanya akan menemukan dua buah kamera yang diletakkan berpasangan dalam modul berbentuk sedikit oval.
Menariknya, Sharp meramu modul atau rumah kameranya itu dengan warna yang kontras pada beberapa pilihan warna yang ditawarkan. Seperti AQUOS sense10 warna khaki green, memiliki modul kamera berwarna cream muda.
Seperti pabrikan ponsel pintar lainnya, Sharp juga memperkaya dua buah kamera di bagian belakang perangkat dengan LED flash. Logo AQUOS ditempatkan di dalam modul kamera. Sementara, logo Sharp yang biasanya ada di bagian bawah sudah dihilangkan.

Bergeser ke sisi bingkai atau frame, Sharp masih menghiasinya dengan garis-garis berwarna hitam, yang berfungsi untuk memperkuat sinyal. Tombol pengoperasian hanya ada tombol volume dan daya, yang diletakkan pada bagian bingkai yang sama, yakni di sisi sebelah kanan.
Tombol daya juga bisa diaktifkan sebagai kunci keamanan perangkat karena sudah terintegrasi dengan sensor pemindai sidik jari (finger print). Sementara, pada bingkai bagian atas, kamu hanya akan menemukan lubang kecil yang berfungsi sebagai lubang mikrofon.

Sementara, slot untuk menempatkan SIM Card dan kartu microSD bisa kamu temukan pada sisi bingkai sebelah kiri. Tidak perlu SIM ejector untuk membuka slot tersebut, tetapi cukup dicongkel dengan kuku dan tarik keluar. AQUOS sense10 hanya mengusung baki dengan satu SIM Card.
Pada bingkai bagian bawah, Sharp telah menempatkan lubang mikrofon, port USB Type-C serta lubang speaker. Semuanya diletakkan segaris yang tampak begitu presisi. Sama seperti sense9, tidak ada lagi port jack audio 3.5mm.


Bergeser ke bagian tampilan, Sharp masih menawarkan panel layar yang sama seperti pada sense9, yakni Pro IGZO OLED berukuran 6,1 inci dan memiliki resolusi FHD+. Nah, layarnya juga memiliki tingkat kecerahan tinggi.
Dukungan ini memberikan visibilitas yang jelas bahkan di bawah sinar matahari, dengan tetap mempertahankan detail yang kaya dalam kondisi gelap sekalipun. Ya, tingkat kecerahan layarnya ini bisa mencapai (peak brightness) 2.000 nits.

Pengguna smartphone ini juga bisa menikmati visual yang sangat mulus dengan refresh rate hingga 240Hz, meminimalkan keburaman gerakan (motion blur) dan retensi gambar (image retention). Kontrol layar yang cerdas juga mengoptimalkan penggunaan baterai yang lebih lama.
Nah, berbicara “rumah” kamera depan yang ada pada layar OLED-nya, tampaknya Sharp sudah mendengar permintaan para penggemarnya. Karena itu, Sharp sudah percaya diri untuk bertransformasi ke desain punch-hole.
Ditenagai Snapdragon 7s Gen 2
Saat diluncurkan, Sharp menegaskan bahwa AQUOS sense10 hadir di pasar smartphone Indonesia untuk mengincar segmen kelas menengah ke atas. Hal ini pun bisa kamu rasakan pada dapur pacu yang dimuat oleh Sharp ke dalam smartphone ini.
Sharp AQUOS sense10 ditenagai oleh Snapdragon 7s Gen 3 yang dibangun dengan fabrikasi 4nm. Ini adalah chipset kelas menengah dengan CPU Octa-core yang diperkenalkan oleh Qualcomm pada tahun 2024.
Lebih detail, konfigurasi CPU yang dimiliki adalah 1 core Cortex-A720 dengan clock speed 2,5, 3 core Cortex-A720 dengan clock speed 2,4 GHz & 4 core Cortex-A520 dengan clock speed 1,8 GHz . Chipset ini juga telah terintegrasi dengan GPU Adreno 810.

Tidak bekerja sendirian, Snapdragon 7s Gen 3 yang ada pada Sharp AQOUS sense10 ini juga ditemani RAM 8GB plus Virtual RAM hingga 8 GB dan penyimpanan internal 256GB. Tenang saja, kamu juga bisa memperluas kapasitas penyimpanannya dengan kartu microSD.
Kamu pun haru tahu bahwa Sharp AQUOS sense10 mengusung slot Nano SIM Card yang berpasangan dengan kartu microSD. Jadi, jika kamu ingin menggunakan dua nomor ponsel sekaligus pada smartphone ini, nomor kedua kamu bisa mengaktifkan fitur eSIM.
Lalu, bagaimana dengan dukungan catu daya yang ada pada smartphone ini? Sharp membekali AQUOS sense10 dengan baterai berkapasitas 5.000 mAh dengan berteknologi Intelligent Charge yang menjaga efisiensi daya dan umur baterai untuk penggunaan hingga dua hari.
Sharp mengklaim bahwa dukungan baterai 5.000 mAh yang ada pada ponsel pintar ini mampu bertahan hingga 4 jam nonton film + 3 jam memutar musik + 2 jam bermain media sosial + bermain game 1 atau bertahan seharian dengan pemakaian normal.
Seperti biasa, untuk menguji performa CPU dan GPU, serta kinerja ponsel pintar ini secara keseluruhan, nativzen.com melakukan benchmark menggunakan empat aplikasi benchmarking populer, dan hasilnya bisa kamu lihat dari beberapa screenshoot di bawah ini.

Tak sampai di situ, pengujian yang nativzen.com lakukan juga menyasar daya tahan baterai jika AQUOS sense10 ini dipakai untuk bermain game. Ya, game yang dimainkan adalah PUBG Mobile dan eFootball, masing-masing dimainkan selama 1 jam.
Saat dipakai untuk bermain game PUBG Mobile selama 1 jam, AQUOS sense9 mengonsumsi baterai sebanyak 11%, sedangkan saat digunakan untuk bermain game eFootball dalam durasi waktu sama, baterai yang terbuang sebanyak 9%.
Kamera 50MP Plus OIS
Sekarang, mari kita gali sektor kamera yang dimiliki oleh smartphone seharga Rp 6 jutaan ini. Masih sama seperti pendahulunya, Sharp juga memperkaya AQUOS sense10 dengan dukungan dua kamera di bagian belakang dan satu kamera di bagian depan.
Ya, dukungan kamera yang dimuat Sharp ke dalam smartphone ini kedengarannya cukup menarik dan membuat para penggemar fotografi mobile penasaran. Bagaimana tidak! AQUOS sense10 masih dibekali dengan dua kamera belakang, masing-masing memiliki sensor 50MP.
Komposisi lebih detailnya adalah kamera utama 50MP 23mm lensa wide dengan aperture f/1.9, 1/1.55″, dual pixel PDAF, dan didukung OIS, yang berpasangan dengan kamera 50MP 13mm lensa ultra-wide 122 derajat dengan aperture f/2.2, 1/2.5″ dan punya dukungan PDAF.

Ya, kamera utamanya sudah dijejali fitur optical image stabilizer alias OIS. Seperti yang kita tahu bersama, fitur ini berguna memantapkan lensa kamera saat memotret objek sehingga mengurangi dampak guncangan pada foto yang dihasilkan.
Ketika kamu menggunakan Sharp AQUOS sense10 untuk merekam video, kamu pun tak perlu cemas dengan video yang dihasilkan akan goyang. Sebab, Sharp juga telah membekalinya dengan fitur electrical image stabilizer atau yang sering disebut EIS.
Nah, memiliki lensa berukuran 1/1.55″ yang ada pada kamera utama 50MP, kamu pun tak perlu risau jika membawa smartphone ini untuk memotret di area minim cahaya. nativzen.com pun merasakan saat memotret malam hari, foto terlihat jernih dan terang.
Daya tarik lainnya, dukungan kamera yang ada pada AQUOS sense10 ini juga sudah dipersenjatai teknologi ProPix yang ditingkatkan. Dengan resolusi tinggi dan rentang dinamis yang luas, teknologi ini mampu menangkap detail-detail halus dalam setiap pengambilan gambar.
Dengan kata lain, teknologi ProPix yang baru ini mampu menghadirkan kualitas gambar hingga dua kali lipat lebih baik dibandingkan model sebelumnya, terutama pada saat pemotretan malam hari dan mode HDR.
Tidak berhenti di situ, dengan mode Makro Otomatis (Auto Macro), dukungan kamera yang ada pada AQUOS sense10 ini secara otomatis dapat beralih ke mode close-up (jarak dekat) saat kamu mendekati subjek, membuat pengambilan gambar detail menjadi lebih mudah.
Mode pemotretan yang ditawarkan oleh Sharp di dalam ponsel pintar ini pun terbilang cukup lengkap. Kamu bisa membuat foto bokeh dengan mode Portrait, atau foto malam yang “cantik” dengan mode Night.
Selain itu, Sharp juga menyediakan mode Manual untuk kamu yang suka mengutak-atik Shutter Speed, ISO, White Balance, Sturation dan sebagainya. Sedangkan untuk mode perekaman video ada opsi Time Lapse, Slow Video dan vHDR Video.
Ditambah dengan teknologi AI, kamu pun tak perlu mengkhawatirkan bayangan atau pantulan. AI secara otomatis akan menghilangkan pantulan, melembutkan bayangan, dan menyeimbangkan pencahayaan untuk menghasilkan bidikan yang cerah dan tampak alami.
Kamu juga bisa membuat konten foto lebih ciamik lewat beragam filter kreatif yang tersedia, mulai dari nuansa retro yang lembut hingga gaya sinematik yang keren. Ini memungkinkan kamu mengekspresikan kepribadian dan mengabadikan setiap momen dengan cara sendiri.
Pabrikan elektronik asal Jepang ini pun masih ingin memberikan nilai lebih alias memanjakan pengguna AQUOS sense10 yang suka foto selfie atau nge-vlog. Ya, smartphone ini telah diperkaya dengan kamera depan 32MP.

















Dukungan Fitur Cerdas
Sharp tidak hanya memperkaya smartphone barunya ini dengan fitur cerdas alias AI pada sektor kameranya saja. Kamu yang tertarik dengan AQUOS sense10, smartphone ini juga sudah dibekali dengan fitur Noise Reduction.
Dukungan fitur tersebut memungkinkan smartphone ini untuk mampu mengenali dan memisahkan suara manusia dari kebisingan sekitar secara otomatis. Tentunya sangat berguna ketika kamu melakukan panggilan telepon di sekitar lingkungan yang bising.
Ya, fitur Noise Reduction yang ditancapkan oleh Sharp ke dalam AQUOS sense10 bisa membuat percakapan tetap terdengar jelas meski dilakukan di lingkungan ramai seperti jalanan, transportasi umum, atau area terbuka.
Ditambah dengan struktur speaker kotak ganda (dual box), panggilan suara atau saat mendengarkan musik favorit juga bisa terdengar lebih kencang, lebih kaya, dan lebih hidup. Ini membuat percakapan pun menjadi lebih alami, seperti seharusnya.
Apakah hanya itu? Tentu saja tidak! Dukungan AI Phone Assistant semakin memperkuat fungsi komunikasi. Dukungan fitur cerdas tersebut memungkinkan perangkat menjawab panggilan secara otomatis.
Berkat fitur tersebut, AQUOS sense10 juga mampu merekam dan menyalin percakapan menjadi teks, hingga mendeteksi dan memblokir panggilan mencurigakan yang berpotensi penipuan. Oleh karena itu, fitur tersebut menjadi solusi praktis bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Kesimpulan
Sharp AQUOS sense10 tampil sebagai smartphone kelas menengah yang menawarkan keseimbangan solid antara desain, performa, dan fitur fungsional untuk kebutuhan sehari-hari. Karena itu, smartphone ini cocok untuk kamu yang memiliki mobilitas tinggi.
Desainnya yang kompak, ringan, dan elegan dengan sentuhan khas Jepang membuat perangkat ini nyaman digunakan sekaligus terlihat berkelas. Ketangguhan berkat sertifikasi IPX5/IPX8, IP6X dan standar militer MIL-STD-810H juga menjadi nilai tambah.
Sementara itu, dari sisi performa, dukungan Snapdragon 7s Gen 3 yang dipadukan dengan RAM besar dan baterai 5.000 mAh mampu menghadirkan pengalaman penggunaan yang mulus, efisien, dan cukup andal untuk aktivitas kerja, hiburan, hingga gaming ringan.

Sektor kamera pun menjadi salah satu daya tarik utama, dengan konfigurasi 50MP ganda plus OIS yang mampu menghasilkan foto yang terlihat lebih tajam, kaya warna dan stabil, termasuk dalam kondisi minim cahaya.
Ditambah dengan beragam fitur cerdas berbasis AI yang benar-benar terasa manfaatnya dalam komunikasi dan fotografi, Sharp AQUOS sense10 layak dipertimbangkan bagi kamu yang saat ini sedang mencari smartphone mid-range premium.
Dibanderol Rp 6 jutaan, perangkat ini menjadi pilihan menarik bagi kamu yang mengutamakan kenyamanan, ketahanan, dan konsistensi performa dalam satu genggaman. Sharp juga menjanjikan sense10 akan mendapatkan 3 kali update OS dan 5 tahun patch keamanan.







