NATIVZEN.com – Hari Valentine identik dengan cokelat, bunga, dan makan malam romantis. Namun di balik perayaan menyenangkan, ada satu hal yang sering terlewat dibicarakan pasangan, yaitu soal keuangan.
Padahal, membangun hubungan yang sehat bukan hanya tentang perhatian dan waktu, tapi juga tentang bagaimana dua orang menyatukan kebiasaan finansial yang berbeda dalam satu tujuan bersama.
Topik uang sering kali terasa lebih sensitif dibandingkan sekadar salah paham kecil. Bukan soal siapa yang lebih sering traktir atau siapa yang paling hemat, tapi tentang bagaimana mengelola pengeluaran bersama, hingga muncul pertanyaan,“kita mulai nabung bareng kapan?”

Banyak pasangan sepakat soal cinta, tapi belum tentu sepakat soal cara mengatur keuangan. Padahal, di balik obrolan receh soal traktiran atau rencana liburan impian, ada satu hal besar yang sedang dibangun, yaitu masa depan bersama.
Fenomena ini makin terasa di kalangan pasangan muda yang mulai memikirkan langkah lebih serius entah untuk traveling pertama ke luar negeri, dana untuk menikah, sampai persiapan tempat tinggal setelah menikah.
Semangatnya ada, mimpinya jelas, tapi seringkali belum ada sistem yang bikin semuanya terasa adil dan transparan. Karena faktanya, mengatur uang bareng itu bukan soal siapa yang lebih besar kontribusinya, tapi bagaimana keduanya merasa nyaman, dilibatkan, dan punya tujuan yang sama.
- Couple Budgeting: Bukan Soal Hitung-hitungan, Tapi Soal Kesepakatan
Couple budgeting bukan berarti semua harus serba 50:50. Ada pasangan yang memilih proporsional sesuai penghasilan, ada yang tetap memiliki rekening masing-masing ditambah satu rekening bersama, ada juga yang membagi tanggung jawab berdasarkan kebutuhan. Dalam praktiknya, tantangan terbesar sering kali bukan nominalnya, melainkan komunikasi dan visibilitasnya. Ketika salah satu merasa lebih banyak mengeluarkan uang, atau merasa tidak tahu uang bersama digunakan untuk apa, di situlah potensi gesekan muncul. Karena itu, pasangan membutuhkan sistem yang simpel, transparan, dan bisa diakses bersama tanpa perlu catatan manual yang jarang dibuka kembali. - Tahap Awal Pendekatan, Rencana Finansial Tetap Matang
Hubungan di fase penjajakan belum tentu mengharuskan semua rencana langsung digabung, kan? Justru di tahap ini, yang penting adalah sama sama belajar bertanggung jawab atas tujuan finansial pribadi. Lewat fitur bluSaving dari blu by BCA Digital, masing masing tetap bisa punya pos tabungan sendiri sesuai rencana hidupnya. Mau itu bluSaving “Trip Bareng Kalau Jadi”, bluSaving “Dana Nikah 2027 (Aamiin)”, atau bluSaving “DP Rumah Versi Aku Dulu.” Sesekali ada momen patungan nonton, makan, atau beli tiket konser bareng dan perlu saling mengingatkan, tersedia juga fitur Tagih Dana yang bikin prosesnya lebih praktis dan tidak canggung. Pada akhirnya, hubungan yang matang bukan hanya tentang “kita”, tapi juga tentang dua individu yang sama sama stabil secara finansial. Lebih rapi, lebih terarah, dan tetap nyaman di fase masing masing. - Kelola Keuangan Rumah Tangga dengan Lebih Terstruktur
Hubungan yang sudah mengarah ke fase lebih serius, atau bahkan sudah masuk ke tahap pernikahan, biasanya menuntut pengelolaan finansial yang lebih matang dan terbuka. Mengatur keuangan bersama bukan lagi opsi tambahan, tapi bagian penting dari perjalanan berdua. bluGether dari blu by BCA Digital hadir sebagai solusi rekening bersama untuk kebutuhan kolektif. Mulai dari dana pernikahan, biaya tempat tinggal, hingga anggaran bulanan rumah tangga, semuanya bisa dikelola dalam satu tempat yang sama. Masing masing berkontribusi sesuai kesepakatan, dan setiap transaksi tercatat transparan sehingga kedua belah pihak bisa memantau arus keuangan dengan jelas. Tidak ada lagi drama klasik setelah bayar makan, “Nanti aku transfer ya.” “Iyaaa…” yang berujung lupa atau tertunda.Untuk kebutuhan transaksi sehari hari, bluSpending hadir sebagai akun tambahan untuk memisahkan alokasi dana khusus bertransaksi. Budgeting jadi lebih mudah dan rapi karena dana pengeluaran sudah terpisah dari dana utama, sekaligus membuat proses pembayaran terasa lebih cepat dan praktis. Pada akhirnya, pengelolaan keuangan dalam hubungan yang serius tidak lagi sensitif, melainkan kolaboratif dan terstruktur.
“Dalam sebuah hubungan, transparansi dan komunikasi adalah fondasi yang penting, termasuk dalam mengelola keuangan bersama,” ujar Nariswari Yudianti, Head of Corporate Communications BCA Digital.
Ditambahkan oleh Nariswari bahwa saat ini semakin banyak pasangan muda yang mulai menyadari bahwa membangun masa depan tidak hanya soal perasaan, tetapi juga kesiapan finansial.
“bluSaving dan bluGether, blu by BCA Digital ingin menghadirkan solusi yang membantu pasangan merencanakan tujuan bersama dengan lebih terstruktur dan transparan. Tentunya, penawaran ini dibangun dengan sistem yang praktis dan mudah diakses.
Berbagai solusi yang relevan dan mudah digunakan, blu by BCA Digital membantu pasangan muda mengelola keuangan bersama dengan lebih rapi dan terbuka. Ketika tujuan disusun dengan jelas dan kontribusi terasa adil, hubungan pun dapat berjalan lebih harmonis tanpa drama.







