NATIVZEN.com – Tubuh selalu mengirimkan sinyal, mulai dari perubahan detak jantung, kualitas tidur, hingga respons terhadap aktivitas. Namun, banyak orang belum memahami cara membaca sinyal tersebut.
Atau mengubahnya menjadi keputusan yang terbilang tepat, seperti apakah tubuh siap beraktivitas, apakah intensitas latihan sudah sesuai, atau justru membutuhkan waktu untuk recovery.
Tantangan ini menjadi semakin relevan seiring olahraga dan gaya hidup aktif menjadi bagian dari keseharian. Karena itu memahami kondisi tubuh sebelum, saat, dan setelah olahraga menjadi langkah penting untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas dan masa pemulihan.

Kebutuhan untuk memahami kondisi tubuh tersebut juga tercermin dari meningkatnya penggunaan Samsung Health di Indonesia. Saat ini, lebih dari 2,5 juta pengguna aktif telah menggunakan Samsung Health.
Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa perangkat yang membantu memantau kesehatan semakin dibutuhkan, bukan hanya untuk mencatat langkah, jarak, atau kalori, tetapi juga untuk membantu pengguna memahami kondisi tubuh dan menentukan langkah berikutnya.
Melalui Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9, Samsung menghadirkan health companion yang mendampingi pengguna sepanjang hari, mulai dari memantau kualitas tidur, menjalani aktivitas harian, mendukung olahraga, hingga membantu memahami kebutuhan pemulihan.
“Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 bukan hanya smartwatch yang digunakan ketika berolahraga. Sebagai health companion, keduanya membantu pengguna memahami sinyal tubuh sepanjang hari,” ujar Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia.
Ia menambahkan bahwa melalui One UI 9 di aplikasi Samsung Health, Samsung juga menghadirkan fitur Vitals, Heart Health Score, Daily Cardio Load, dan Fitness Index untuk mengubah wearables ini dari sekadar activity tracker pendamping kesehatan.
Bagaimana Galaxy Watch Membantu Pengguna Memahami Kondisi Tubuh?
Pemantauan kesehatan tidak hanya dimulai ketika pengguna mulai berolahraga, tetapi sejak tubuh beristirahat. Saat digunakan ketika tidur, Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 mengumpulkan berbagai data biometrik melalui Samsung BioActive Sensor.
Fitur Vitals kemudian merekam detak jantung istirahat, variabilitas detak jantung (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen dalam darah untuk menghasilkan gambaran kondisi kesehatan yang dipersonalisasi.
Heart Health Score kemudian merangkum kondisi kardiovaskular berdasarkan kualitas tidur, aktivitas harian, komposisi tubuh, dan tingkat stres sehingga pengguna memperoleh gambaran kesiapan tubuh sebelum berlatih.

Kedua perangkat menghadirkan pengalaman Samsung Health yang identik melalui antarmuka One UI 9, perbedaannya ada pada karakter penggunaan Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2.
Galaxy Watch9 dirancang lebih ringan untuk pemakaian harian, sementara Galaxy Watch Ultra2 menawarkan daya tahan dan performa lebih optimal untuk aktivitas luar ruang dan intensitas tinggi.
Setelah memahami kondisi tubuh melalui fitur-fitur tersebut, pengguna dapat memanfaatkan insight yang diperoleh saat menjalani berbagai aktivitas olahraga outdoor yang extreme hingga aktivitas olahraga ringan untuk memenuhi aktivitas fisik sehari-hari.
Dari Aktivitas Harian hingga Olahraga yang Membutuhkan Ketahanan Lebih
Saat berlari, kedua smartwatch menampilkan data real-time seperti pace, detak jantung, durasi dan kalori. Galaxy Watch Ultra2 dilengkapi dengan navigasi yang lebih responsif berkat Snapdragon® Wear Elite Platform.
Terdapat perbedaan yang terasa ketika pengguna beraktivitas menggunakan masing-masing perangkat sesuai kebutuhan, yaitu Galaxy Watch Ultra2 menawarkan layar Super AMOLED dengan tingkat kecerahan 5.000 nit dan Air Pocket Structure yang tetap stabil di bawah terik matahari.

Sementara, Galaxy Watch9 memiliki bobot ringan sehingga cocok digunakan sebagai pendamping aktivitas harian. Untuk pengujian saat berenang, Galaxy Watch Ultra2 memiliki keunggulan utama.
Smartwatch ini mampu merekam durasi, kedalaman, dan suhu air secara otomatis, didukung sertifikasi EN13319, ketahanan air 10ATM, dan rating IP69K, dilengkapi Hydration Guidance untuk rekomendasi kebutuhan cairan berdasarkan estimasi cairan tubuh yang hilang selama latihan.
Bagaimana Galaxy Watch Membantu Proses Recovery?
Bagi Samsung, keberhasilan latihan tidak hanya ditentukan oleh performa saat berolahraga, tetapi juga oleh kemampuan tubuh untuk pulih setelahnya. Daily Cardio Load mengevaluasi apakah intensitas latihan sesuai kapasitas tubuh.
Sementara, fitur lainnya yang disematkan oleh Samsung, yakni Fitness Index memanfaatkan data komposisi tubuh dan riwayat aktivitas untuk memantau perkembangan kebugaran dan menyusun target latihan berikutnya.
Seluruh insight tersebut dirangkum dalam Samsung Health, sehingga pengguna dapat memahami kapan tubuh siap kembali beraktivitas, menjadikan Galaxy Watch bagian dari rutinitas kesehatan harian, pendamping saat berolahraga hingga proses pemulihan.
Performa Baru untuk Pengalaman yang Lebih Responsif
Karena digunakan sepanjang hari, mulai dari memantau kesiapan tubuh saat bangun tidur, mendampingi sesi latihan, hingga memberikan insight pasca-olahraga, pemrosesan data kesehatan, navigasi antarmuka, dan penggunaan berbagai fitur sepanjang hari terasa lebih lancar sekaligus tetap efisien dalam konsumsi daya.
Seluruh pengalaman tersebut semakin optimal berkat implementasi AI pada Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 yang membantu menerjemahkan data biometrik kompleks menjadi insight yang lebih sederhana, personal, dan mudah diterapkan dalam keseharian.
Selain melalui AI-powered health insights, pengguna juga dapat memanfaatkan Raise to Talk dengan Google Gemini untuk mengakses bantuan berbasis suara langsung dari pergelangan tangan tanpa harus menghentikan aktivitas.
Baterai Galaxy Watch Ultra2 kini 800 mAh, meningkat 35% dari generasi sebelumnya. Hal ini dapat mendukung pemantauan sepanjang hari, GPS, dan Always-on Display. Galaxy Watch9 juga mendapat peningkatan baterai hingga 20% pada varian 40mm.

Harga dan Ketersediaan
Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 telah tersedia untuk pre-order sejak 22 Juli 2026, dengan penjualan perdana di Indonesia dimulai pada 14 Agustus 2026. Berikut rincian harga masing-masing varian:
- Galaxy Watch Ultra2 (47mm, Titanium Silver dan Titanium Gray): Rp 10.499.000
- Galaxy Watch9 40mm (Cream dan Graphite): Rp 5.999.000
- Galaxy Watch9 44mm (Graphite dan Silver): Rp 6.499.000
Selama periode pre-order, konsumen dapat menikmati sejumlah penawaran menarik, di antaranya:
- Cicilan mulai dari Rp 150 ribuan per bulan
- Jaminan Trade in hingga Rp 6,1 jutaan
- Total cashback khusus pembelian Galaxy Foldables senilai Rp 1,7 jutaan
- Free Metal band (Limited Editon) dan berlangganan Strava selama 60 hari







