NATIVZEN.com – Di era di mana kecerdasan buatan (AI) jadi bagian dari hampir semua aspek kehidupan, Microsoft Indonesia kembali hadir lewat program Microsoft Elevate. Ini adalah inisiatif pelatihan AI berskala nasional yang kini memasuki tahun keduanya.
Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional (10 November 2025), Microsoft membawa semangat baru lewat tagline “Bergerak, Hadirkan Dampak”, yang menargetkan untuk melatih 500 ribu talenta bersertifikat AI hingga 2026.
Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk membentuk “pahlawan masa kini” yang mampu menggunakan teknologi, khususnya AI untuk membawa perubahan nyata di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

“Semangat belajar AI di Indonesia sudah tumbuh jadi gerakan nasional. Tahun ini kami ingin fokus pada dampak nyata, yakni bagaimana individu dan komunitas bisa menggunakan AI untuk menyelesaikan tantangan di dunia nyata,” ujar Arief Suseno, Elevate Skills Director, Microsoft Indonesia.
Dari Guru hingga Developer: Semua Bisa Jadi Talenta AI
Sejak diluncurkan pada Desember 2024 (dulu dikenal sebagai elevAIte Indonesia), Microsoft Elevate telah melatih lebih dari 1,2 juta peserta. Tahun ini, programnya dirancang lebih mendalam dan kolaboratif — dari ruang kelas sampai komunitas lokal.
Program ini akan dibagi ke dalam tiga pilar utama:
AI untuk Pendidikan
Microsoft Indonesia bergandengan tangan dengan Biji-biji Initiative, NUCare, Yayasan Mata Garuda, dan Alkademi untuk melatih guru dan siswa lewat program AI Teaching Power dan AI Coding for Educators.
Lewat dukungan Kemdikbudristek, program ini sudah diluncurkan di Malang dan akan ditutup dengan AI Coding Challenge Nasional menggunakan Minecraft Education, di mana siswa dari seluruh Indonesia bisa adu kreativitas menyelesaikan tantangan dunia nyata dengan AI.
“Kami ingin memastikan setiap guru dan siswa di seluruh Indonesia punya akses terhadap teknologi yang bisa membangun masa depan mereka,” ujar Wahyu Bagus Yuliantok, Ketua Umum Yayasan Mata Garuda.
AI untuk Ekonomi Kreatif dan Komunitas
Indonesia dikenal punya komunitas kreatif dan UMKM yang tumbuh cepat, dan Microsoft ingin membantu mereka berkembang dengan AI. Tidak sendirian, Microsoft berkolaborasi dengan berbagai mitra seperti Dicoding, GreatNusa (BINUS University), dan Alunjiva.
Dalam rangka mendorong komunitas kreatif dan UMKM mengenal lebih dalam mengenai teknologi terkini, Microsoft menyediakan pelatihan teknis berbasis praktik seperti Azure, Python, Microsoft Fabric, hingga Generative AI.
Fokusnya?
- Membekali mahasiswa, UMKM, dan pekerja kreatif dengan keterampilan AI praktis.
- Membantu kelompok rentan, perempuan, dan disabilitas memahami serta menggunakan Copilot untuk pekerjaan sehari-hari.
- Membuka peluang sertifikasi internasional bagi para profesional muda.
AI untuk Pemerintahan
Sementara itu, untuk melatih aparatur sipil negara dalam menggunakan AI secara etis dan efektif dalam pembuatan kebijakan berbasis data, Microsoft juga berkolaborasi dengan BINAR dan AMANA Solutions.
Langkah yang dilakukan oleh Microsoft bersama para mitranya ini pun turut didukung oleh Kemenko PMK, dengan tujuan menciptakan pelayanan publik yang lebih cepat, akurat, dan transparan.
AI Bukan Sekadar Teknologi — Tapi Tentang Dampak
Salah satu kisah inspiratif dari batch pertama datang dari Anis Damayanti, Kepala Sekolah SLB IDAYU di Malang. Setelah mengikuti pelatihan Microsoft Elevate, ia mengintegrasikan AI dalam pembelajaran bagi siswa berkebutuhan khusus.
Ya, Anis juga berhasil menciptakan “tongkat pintar” dengan fitur audio yang berguna untuk membantu penyandang disabilitas belajar lebih mandiri. Tentu saja, hal ini tak lepas dari pemanfaatan AI yang diberikan dalam pelatihannya.
“Masa depan digital Indonesia bukan hanya soal teknologi, tapi soal siapa yang membentuknya. Kami ingin setiap orang punya kesempatan yang sama untuk ikut membangun masa depan AI di Tanah Air,” tambah Arief.
Dampak Ekonomi: US$75 dari Setiap US$1 Investasi AI
Menurut laporan IDC (September 2025), setiap US$ 1 investasi dalam peningkatan keterampilan AI bisa menciptakan nilai ekonomi baru hingga US$ 75 bagi Indonesia pada tahun 2030. Artinya, pelatihan seperti Microsoft Elevate juga mendorongan pertumbuhan ekonomi digital nasional.
Melalui Microsoft Elevate, Microsoft Indonesia menegaskan komitmennya untuk mendorong inovasi AI yang berpusat pada manusia. Program ini bukan hanya tentang belajar coding atau memahami Copilot, tapi juga menyiapkan generasi muda siap bersaing di dunia kerja masa depan.







