NativZen
Advertising Area

BYD Bawa Teknologi Dual Mode ke Indonesia, ini Keunggulannya!

Teknologi Dual Mode dihadirkan untuk membuka babak baru pasar NEV di Indonesia.

Advertising Area

NATIVZEN.com – BYD resmi menghadirkan teknologi Dual Mode (DM) di Indonesia sebagai langkah strategis dalam memperkuat transformasi kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV).

Kehadiran teknologi ini menjadi jawaban atas kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap kendaraan elektrifikasi yang efisien, fleksibel, dan tetap nyaman digunakan untuk perjalanan jarak jauh maupun aktivitas harian.

Teknologi DM merupakan kombinasi sistem EV dan hybrid yang dirancang dengan pendekatan electric-first. Melalui teknologi ini, BYD ingin menghadirkan pengalaman berkendara khas mobil listrik yang senyap, responsif, dan hemat energi, namun tetap memberikan fleksibilitas penggunaan melalui dukungan mesin konvensional saat dibutuhkan.

Menurut Vice President of BYD Co., Ltd. sekaligus General Manager of BYD Asia Pacific Auto Sales Division, Liu Xueliang, industri otomotif global kini tengah memasuki fase transformasi besar menuju era kendaraan energi baru.

“BYD percaya bahwa teknologi bukan hanya soal inovasi, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, termasuk di Indonesia. Karena itu, kami membawa teknologi DM ke Indonesia,” ucap Liu Xueliang.

Pasar Kendaraan Listrik Indonesia Tumbuh Pesat

Berdasarkan data GAIKINDO yang disampaikan dalam siaran pers, pangsa pasar kendaraan listrik nasional meningkat drastis dari kurang dari 1% pada 2022 menjadi sekitar 20% pada kuartal pertama 2026, khususnya di pasar kendaraan penumpang.

Momentum pertumbuhan tersebut turut memperkuat posisi BYD dan sub-brand premium mereka, DENZA, di pasar nasional. Hingga April 2026, BYD dan DENZA berhasil mencatatkan penjualan yang terbilang besar.

Angkanya mencapai hampir 20 ribu unit kendaraan di Indonesia dengan pertumbuhan sekitar 53% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Keduanya juga berhasil menguasai sekitar 40% pangsa pasar EV nasional.

Tidak hanya itu, sekitar 90 ribu kendaraan BYD kini telah beroperasi di jalanan Indonesia. Angka tersebut memperlihatkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kualitas dan teknologi kendaraan listrik BYD.

Evolusi Teknologi DM BYD dari Generasi ke Generasi

BYD menjelaskan bahwa teknologi DM pertama kali diperkenalkan secara global pada 2008 melalui generasi DM 1.0. Sejak saat itu, perusahaan terus melakukan pengembangan hingga kini hadir DM 5.0.

Generasi kelima ini tidak hanya menawarkan efisiensi energi lebih tinggi dan kemampuan integrasi sistem yang lebih cerdas, tetapi juga memberikan pengalaman berkendara yang semakin optimal.

Sebagai salah satu pionir kendaraan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), BYD telah mencatatkan penjualan kumulatif yang terbilang juga cukup besar, yakni lebih dari 7 juta unit kendaraan PHEV secara global.

Sementara, total penjualan kendaraan energi baru BYD secara keseluruhan telah melampaui 16 juta unit dan dipasarkan di lebih dari 121 negara. Pada 2025, BYD bahkan mencatatkan penjualan global lebih dari 4,6 juta unit kendaraan energi baru sekaligus mempertahankan posisinya sebagai pemimpin global EV dan PHEV.

Teknologi DM Dirancang Sesuai Kebutuhan Masyarakat Indonesia

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan bahwa teknologi Dual Mode dihadirkan untuk membuka babak baru pasar NEV di Indonesia dengan menghadirkan solusi mobilitas yang lebih inklusif dan mudah diakses masyarakat luas.

BYD memahami bahwa kondisi geografis Indonesia yang luas serta infrastruktur pengisian daya yang masih berkembang membuat sebagian konsumen masih membutuhkan kendaraan dengan fleksibilitas lebih tinggi.

Karena itu, teknologi DM dirancang agar dapat beradaptasi dengan berbagai pola perjalanan masyarakat Indonesia. Untuk penggunaan di area perkotaan, sistem DM lebih mengutamakan tenaga listrik sehingga menghadirkan pengalaman berkendara yang senyap dan efisien.

Sementara, untuk perjalanan luar kota maupun daerah dengan akses charging station terbatas, kombinasi tenaga listrik dan mesin konvensional akan bekerja secara optimal guna menjaga efisiensi sekaligus kenyamanan perjalanan jarak jauh.

BYD Klaim Teknologi DM Mampu Tempuh 1.800 Kilometer

BYD juga mengungkapkan bahwa teknologi DM mampu menghadirkan efisiensi yang sangat tinggi. Dalam salah satu pengujian internal, kendaraan dengan teknologi BYD DM diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.800 Km dalam kondisi baterai dan bahan bakar penuh.

Selain itu, konsumsi bahan bakarnya disebut mencapai 65 km/liter atau lebih dari 60% lebih efisien dibanding kendaraan keluarga bermesin bensin 1.500 cc yang umum digunakan di Indonesia.

Untuk memperkuat identitas teknologi ini, BYD memperkenalkan filosofi G.A.S.S. yang merupakan singkatan dari Gesit, Andal, Senyap, dan Super Irit. Filosofi tersebut menggambarkan karakter utama kendaraan Dual Mode.

Karakter kendaraan dengan teknologi DM akan mengutamakan performa responsif, kenyamanan berkendara, efisiensi energi, serta kemampuan adaptasi dalam berbagai kondisi jalan di Indonesia.

Dengan hadirnya teknologi Dual Mode, BYD menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat transformasi kendaraan energi baru di Indonesia sekaligus menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan yang lebih relevan bagi kebutuhan masyarakat modern.

Avatar photo

Eko Lanue Ardie

co-Founder & Pimpinan Redaksi nativzen (www.nativzen.com); Jurnalis di industri teknologi dan gadget yang sudah berkecimpung sejak 2010.

Advertising Area
Advertising Area

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.