NativZen
Advertising Area

Indosat Catat Pertumbuhan Double Digit

Pendapatan tumbuh 13,1% YoY, sementara EBITDA tumbuh lebih cepat sebesar 14% YoY, dengan margin EBITDA mencapai 47,6%.

Advertising Area

NATIVZEN.com – Indosat kembali membukukan kinerja keuangan dan operasional yang kuat pada semester pertama 2026. Tren positif tersebut menunjukkan bagaimana transformasi berbasis AI mampu memperkuat bisnis Perseroan saat ini.

Dalam periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2026, Indosat membukukan pendapatan sebesar Rp 30,7 triliun, meningkat 13,1% dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya (YoY).

Selain itu, EBITDA naik 14% Year-on-Year (YoY) menjadi Rp 14,6 triliun. Angka tersebut tumbuh lebih cepat dibanding pendapatan. Indosat juga mencatat bahwa Margin EBITDA tumbuh sehat pada 47,6%.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk yang dinormalisasi meningkat 49,2% YoY menjadi Rp3,2 triliun, didukung oleh pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, pengelolaan biaya yang disiplin, serta peningkatan efisiensi operasional. 

AI kini semakin integral dalam pengalaman digital sehari-hari pelanggan. Melalui berbagai layanan seperti fitur Anti-Spam dan Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, serta Adobe Express, Indosat menghadirkan pengalaman digital yang lebih produktif, kreatif, dan aman.

Berkat pengalaman yang semakin relevan ini, trafik data tumbuh 19,9% YoY dan Average Revenue Per User (ARPU) naik 17,3% YoY menjadi Rp46 ribu. Basis pelanggan seluler juga tetap kuat, yang kini berjumlah 93,4 juta pelanggan.

“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI,” ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.

Ia juga menerangkan bahwa pertumbuhan double digit yang berhasil dicapai menjadi bukti kuat bahwa strategi Indosat berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi Perseroan.

“Pencapaian ini semakin memperkuat keyakinan kami untuk mengakselerasi fase transformasi selanjutnya, dengan memperkuat kapabilitas yang akan menjadi mesin pertumbuhan di masa depan sekaligus berkontribusi dalam membangun ekosistem AI di Indonesia,” tambah Vikram.

Menginvetasikan Keberhasilan Hari Ini untuk Pertumbuhan Masa Depan 

Kinerja operasional yang kuat memungkinkan Indosat mempercepat investasi yang akan membentuk fase pertumbuhan berikutnya. Dengan fondasi keuangan yang semakin kokoh, Indosat terus berinvestasi pada kapabilitas.

Hal ini bertujuan untuk memperluas bisnis teknologinya sekaligus membuka peluang pertumbuhan jangka panjang. Salah satu pencapaian penting di semester pertama 2026 adalah pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group.

Melalui pengalihan pengelolaan lebih dari 86.000 kilometer infrastruktur serat optik nasional, Indosat memperoleh sekitar Rp 11,7 triliun seraya mengadopsi model bisnis asset-light. Langkah ini memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar untuk mempercepat investasi.

Didukung permodalan yang semakin kuat, Indosat juga terus memperluas bisnis AI Cloud seiring meningkatnya adopsi AI di sektor industri. Sepanjang semester pertama 2026, AI Cloud membukukan pendapatan sebesar US$ 33 juta.

Ini melampaui total pendapatan sepanjang tahun 2025 yang mencapai US$ 28 juta. Kinerja ini mencerminkan peningkatan permintaan terhadap infrastruktur AI yang berdaulat, sekaligus semakin menegaskan AI Cloud sebagai salah satu mesin pertumbuhan baru utama Indosat.

Untuk mendukung ekosistem AI yang terus berkembang, Indosat juga terus memperkuat konektivitasnya. Indosat baru saja memperoleh tambahan spektrum 80 MHz pada pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang meningkatkan kapasitas jaringan dan kualitas layanan.

Bersama dengan fokus berkelanjutan pada Customer Love, investasi ini memungkinkan Indosat menghadirkan pengalaman digital yang lebih andal, cerdas, dan personal, sekaligus membuka peluang monetisasi baru pada layanan Indosat5G, termasuk Fixed Wireless Access (FWA).

Membangun Pertumbuhan yang Berkelanjutan

Seiring dengan pengembangan platform pertumbuhan berbasis AI, Indosat berkomitmen untuk terus memastikan bahwa inovasi Perseroan memberikan nilai jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

Optimalisasi jaringan berbasis AI serta pengelolaan energi yang cerdas berhasil menurunkan intensitas emisi karbon sebesar 50,89%. Hal ini tentunya sejalan dengan komitmen Indosat terhadap praktik bisnis yang bertanggung jawab.

Oleh karena itu, hal tersebut juga mendapat pengakuan melalui masuknya Perseroan ke dalam ketiga Indeks ESG KEHATI—SRI-KEHATI, ESG Sector Leaders, dan ESG Quality 45—untuk periode Juni–November 2026.

Indosat juga terus berinvestasi dalam masa depan AI Indonesia melalui kemitraan bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) dan Wadhwani Foundation, yang salah satunya bertujuan mengembangkan satu juta talenta digital dan 100.000 wirausaha berbasis AI hingga 2029.

Berbagai inisiatif ini memperkuat keyakinan Perseroan bahwa kepemimpinan AI jangka panjang harus dibangun di atas inovasi yang bertanggung jawab, pertumbuhan yang berkelanjutan, dan pengembangan talenta yang inklusif.

Avatar photo

Eko Lanue Ardie

co-Founder & Pimpinan Redaksi nativzen (www.nativzen.com); Jurnalis di industri teknologi dan gadget yang sudah berkecimpung sejak 2010.

Advertising Area
Advertising Area

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.