NativZen
Advertising Area

Yuk! Jaga Kesehatan Jantung Kamu Setiap Hari dengan Galaxy Watch

Samsung Galaxy Watch membantu pengguna memantau berbagai aspek kesehatan.

Advertising Area

NATIVZEN.com – Siapa pun kamu dan apa pun aktivitas yang dijalani, ada satu pendamping yang selalu menemani setiap hari: jantung. Meski tak terlihat, jantung terus bekerja tanpa henti, berdetak sekitar 100.000 kali dalam sehari untuk menjaga tubuh tetap berfungsi.

Namun, meski memiliki peran yang begitu penting, kesehatan jantung sering kali baru mendapat perhatian ketika masalah sudah muncul. Penyakit jantung masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia.

World Health Organization (WHO) dan World Heart Federation pun telah menetapkan 29 September sebagai Hari Jantung Sedunia (World Heart Day). Peringatan ini menjadi pengingat bahwa berbagai pilihan yang kita lakukan hari ini dapat membawa perbedaan berarti bagi kesehatan jantung di masa mendatang.

Menjaga kesehatan jantung tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Mulai dari menentukan waktu tidur yang lebih teratur hingga meluangkan waktu setidaknya 30 menit untuk berolahraga.

Kebiasaan kecil tersebut yang dilakukan secara konsisten tentunya dapat membantu membangun gaya hidup yang lebih sehat. Di sinilah teknologi dapat menjadi bagian dari keseharian.

Samsung Galaxy Watch membantu pengguna memantau berbagai aspek kesehatan, mulai dari pola tidur, tingkat aktivitas, stres, hingga tekanan darah, sehingga pengguna dapat lebih memahami kondisi tubuh dan membangun kebiasaan yang mendukung kesehatan jantung setiap hari.

Heart Health Score

American Heart Association merekomendasikan Life’s Essential 8 sebagai delapan faktor penting yang perlu diperhatikan untuk membantu meningkatkan dan menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, yaitu pola makan, aktivitas fisik, tidur, berat badan, tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta berhenti merokok.

Namun, memahami faktor-faktor tersebut juga menimbulkan pertanyaan penting: bagaimana berbagai faktor ini dapat mempengaruhi pilihan yang kita ambil setiap hari? Heart Health Score di Samsung Health dirancang untuk membantu pengguna dalam memahami hal tersebut.

Fitur ini melacak dan menganalisis berbagai indikator kesehatan, seperti durasi tidur, tingkat aktivitas harian, komposisi tubuh, dan vaskular load, lalu merangkumnya menjadi satu skor sederhana yang dapat dipahami dan dipantau dengan mudah.

Contoh, ketika melewatkan olahraga selama beberapa hari, Galaxy Watch dapat mengenali adanya penurunan aktivitas dengan intensitas sedang hingga tinggi. Perubahan itu kemudian tercermin dalam Heart Health Score yang lebih rendah, disertai rekomendasi untuk kembali berolahraga, seperti berlari.

Dengan insight yang dapat diakses langsung dari pergelangan tangan, Galaxy Watch membantu pengguna mengenali perubahan pada tubuh, memahami kebiasaan sehari-hari, dan mengambil langkah selanjutnya untuk membangun kebiasaan yang lebih sehat.

Teknologi BioActive Sensor Canggih

Samsung Galaxy Watch dilengkapi BioActive Sensor canggih yang mengintegrasikan tiga sensor presisi dalam satu perangkat, yaitu sensor detak jantung optik (PPG), sensor elektrokardiogram (ECG), dan sensor analisis impedansi bioelektrik (BIA).

Hanya dengan melakukan kalibrasi satu kali setiap empat minggu menggunakan alat pengukur tekanan darah di rumah, pengguna dapat memantau tekanan darah langsung dari pergelangan tangan kapan saja dan di mana saja.

Cukup dengan meletakkan jari pada elektroda di sisi jam selama 30 detik, Galaxy Watch dapat merekam elektrokardiogram untuk membantu mengidentifikasi tanda-tanda irama jantung yang tidak normal, seperti fibrilasi atrium atau detak ektopik.

Sementara itu, fitur Irregular Heart Rhythm Notification (IHRN) memantau irama jantung pengguna sepanjang hari dan memberikan notifikasi secara proaktif ketika mendeteksi tanda-tanda irama jantung tidak normal yang berulang.

Insight sederhana seperti ini dapat membantu pengguna lebih waspada terhadap kondisi kesehatan jantungnya. Di sejumlah negara, notifikasi tersebut telah membantu mendukung deteksi dini terhadap risiko kesehatan, termasuk aterosklerosis dan infark miokard.

Namun yang patut diperhatikan oleh pengguna bahwa hasil pemantauan dari Galaxy Watch tidak dimaksudkan untuk menggantikan diagnosis atau pemeriksaan oleh tenaga medis. Jika terjadi gangguan yang mengkhawatirkan bisa segera konsultasikan dengan tenaga medis atau dokter.

Perhatian Sepanjang Waktu

Jantung terus bekerja tanpa henti, baik saat kita terjaga maupun sedang tidur. Saat digunakan ketika tidur, Galaxy Watch menganalisis lima tanda vital utama, yaitu detak jantung saat tidur, heart rate variability (HRV), laju pernapasan, suhu kulit, dan kadar oksigen dalam darah.

Data tersebut kemudian dibandingkan dengan baseline pribadi pengguna. Saat pengguna bangun, Galaxy Watch dapat memberikan notifikasi apabila mendeteksi perubahan yang signifikan dibandingkan dengan baseline tersebut.

Dengan membantu pengguna mengenali perubahan lebih awal, Galaxy Watch memberikan kesempatan untuk beristirahat, memulihkan kondisi tubuh, atau berkonsultasi dengan tenaga medis bila diperlukan sebelum perubahan tersebut berkembang menjadi masalah yang lebih serius.

Saling Terhubung

Menjaga kesehatan jantung diri sendiri hanyalah satu bagian dari kepedulian. Mulai dari orang tua, pasangan, saudara, kakek-nenek, hingga sahabat, memperhatikan kesehatan orang-orang terdekat juga menjadi beban pikiran tersendiri.

Fitur Health Data Sharing di Samsung Health membantu meringankan kekhawatiran tersebut dengan memungkinkan pengguna membagikan data kesehatan yang telah disetujui, seperti jumlah langkah, tekanan darah, detak jantung, hingga kepatuhan dalam mengonsumsi obat, kepada orang-orang terdekat.

Dengan fitur ini, pengguna dapat mengetahui apakah orang tua yang tinggal berjauhan telah menyelesaikan aktivitas berjalan kaki hariannya atau mengonsumsi obat sesuai jadwal, seolah-olah dapat terus memberikan perhatian meski tidak berada di tempat yang sama.

Hari Jantung Sedunia menjadi pengingat untuk lebih memperhatikan kesehatan jantung dalam keseharian. Perubahan rutinitas, tingkat aktivitas, hingga pola tidur dapat mempengaruhi kondisi tubuh, sehingga penting untuk mengenali berbagai sinyal yang muncul setiap hari.

Menjaga kesehatan jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dan perhatian yang lebih konsisten terhadap kondisi tubuh. Bersama Galaxy Watch sebagai partner kesehatan yang menemani sepanjang hari, pengguna dapat memantau berbagai aspek kesehatan.

Tidak hanya itu, dibantu dengan perangkat wearable yang ada di pergelangan tangan, pengguna juga dapat memahami perubahan yang terjadi pada tubuh, sehingga dapat mengambil langkah yang lebih tepat untuk mendukung gaya hidup yang lebih sehat.

Harga dan Ketersediaan

Untuk mendukung kebutuhan aktivitas yang berbeda, Galaxy Watch Ultra2 hadir sebagai smartwatch untuk aktivitas outdoor dan intensif, sementara Galaxy Watch9 menawarkan pengalaman pendamping kesehatan untuk penggunaan sehari-hari.

Galaxy Watch Ultra2 hadir dalam ukuran 47mm dengan pilihan warna Titanium Silver dan Titanium Gray seharga Rp10.499.000, dan telah tersedia di Indonesia sejak 14 Agustus 2026 serta dapat dibeli melalui www.samsung.com/id atau gerai resmi Samsung di seluruh Indonesia.

Hingga 31 Oktober 2026, pembelian Galaxy Watch Ultra2 disertai sejumlah penawaran khusus:

  • Cicilan mulai dari Rp800 ribuan per bulan
  • Cashback hingga Rp1 jutaan untuk pembelian bersama Galaxy smartphone atau Galaxy Tab Series
  • Free berlangganan Strava selama 60 hari

Sementara itu, Galaxy Watch9  hadir dalam ukuran 40mm seharga Rp5.999.000 (Cream dan Graphite) dan 44mm seharga Rp6.499.000 (Graphite dan Silver). Galaxy Watch9 menawarkan fitur Vitals, Heart Health Score, dan Energy Score untuk mendukung pemantauan kesehatan dan kebugaran sehari-hari.

Hingga 31 Oktober 2026, pembelian Galaxy Watch9 disertai sejumlah penawaran khusus:

  • Cicilan mulai dari Rp499 ribuan per bulan
  • Cashback hingga Rp500 ribuan untuk pembelian bersama Galaxy smartphone atau Galaxy Tab Series
  • Free berlangganan Strava selama 60 hari
Avatar photo

Eko Lanue Ardie

co-Founder & Pimpinan Redaksi nativzen (www.nativzen.com); Jurnalis di industri teknologi dan gadget yang sudah berkecimpung sejak 2010.

Advertising Area
Advertising Area

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.