NATIVZEN.com – Alibaba Group, bersama dengan International Olympic Committee (IOC) dan Komite Penyelenggara Dakar 2026, menghadirkan teknologi cloud dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung penyelenggaraan Youth Olympic Games (Olimpiade Remaja) Musim Panas Dakar 2026.
Sebagai Mitra TOP Global Olimpiade, Alibaba memanfaatkan kapabilitas teknologi cloud dan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, memberikan pengalaman yang lebih interaktif bagi para penonton, sekaligus membangun fondasi digital jangka panjang bagi Senegal.
“Dakar 2026 menjadi ajang Olimpiade pertama yang diselenggarakan di benua Afrika. Kami sangat senang Alibaba, sebagai Mitra Olimpiade Global kami, turut mendukung terwujudnya momen bersejarah ini,” ujar Kirsty Coventry, Presiden International Olympic Committee (IOC).

Ia juga mengatakan bahwa melalui teknologi cloud dan AI, Alibaba membantu penyelenggaraan Olimpiade berjalan lebih lancar, sekaligus mendekatkan para penggemar di seluruh dunia dengan berbagai momen pertandingan.
Sementara itu, Mamadou Diagna Ndiaye, Presiden Komite Penyelenggara Olimpiade Remaja Dakar 2026 (YOGOC), mengatakan bahwa Dakar 2026 menjadi ajang yang penuh ambisi, hangat, dan sepenuhnya mencerminkan identitas Senegal.
“Dukungan teknologi yang tepat akan membantu kelancaran penyelenggaraan Olimpiade sekaligus memberikan pengalaman yang saling terhubung bagi para atlet muda, pengunjung, dan penonton sejak mereka tiba,” ujar Ndiaye.
Hal senada juga ditegaskan oleh Toby Xu, Chief Financial Officer Alibaba Group. Ia mengatakan bahwa pengalaman menikmati olahraga kini semakin erat dengan teknologi digital. Penonton menginginkan lebih banyak pilihan untuk dapat mengikuti jalannya pertandingan dan terlibat dalam setiap momennya.
“Teknologi cloud dan AI yang tawarkan oleh Alibaba akan membantu industri olahraga menjawab harapan tersebut melalui layanan yang lebih mudah diperluas dan disesuaikan dengan kebutuhan” ujar Toby Xu.
Selama hampir satu dekade menjadi Mitra TOP Global Olimpiade, Alibaba secara konsisten mendukung kemajuan Gerakan Olimpiade melalui inovasi teknologi, mulai dari digitalisasi hingga pemanfaatan AI.

Memperkuat Infrastruktur Digital untuk Operasional yang Lebih Efisien
Untuk mendukung seluruh kebutuhan operasional digital selama Dakar 2026, Komite Penyelenggara akan menggunakan infrastruktur private cloud yang dibangun di atas Apsara Stack milik Alibaba Cloud.
Sebagai tulang punggung digital Olimpiade, platform cloud ini dirancang dengan sistem keamanan yang tangguh serta kapasitas yang dapat dikembangkan sesuai kebutuhan. Infrastruktur tersebut akan mendukung berbagai aplikasi dan layanan penting, termasuk sistem penjualan tiket dan pengurusan visa elektronik (e-visa).
Melalui infrastruktur cloud khusus ini, sistem tiket yang dikembangkan Alibaba Cloud akan menangani penjualan tiket secara online serta pengaturan akses masuk di lokasi acara. Sistem tiket tersebut disiapkan untuk mengelola lebih dari satu juta tiket di tujuh lokasi pertandingan dan area Festival resmi Dakar 2026.
Infrastruktur yang kapasitasnya dapat disesuaikan secara fleksibel ini akan memastikan sistem tetap berjalan lancar saat permintaan tiket tinggi dan arus masuk pengunjung mencapai puncaknya.
Menariknya, manfaat infrastruktur digital ini akan terus dirasakan meskipun Olimpiade telah usai. Setelah Dakar 2026 berakhir, infrastruktur private cloud tersebut akan diserahkan kepada Senegal untuk digunakan sebagai platform cloud nasional.
Melalui platform cloud ini, para pelaku usaha dan pengembang di Senegal nantinya juga dapat memanfaatkan kapabilitas AI full-stack Alibaba serta lini model Qwen dalam format open-weight untuk mengembangkan berbagai inovasi berbasis AI.
Sebagai salah satu keluarga model AI terpopuler di dunia, Qwen mencakup 460 model open-weight dan telah mencatat lebih dari 3 miliar unduhan secara global. Selain itu, Qwen juga mendukung lebih dari 200 bahasa dari berbagai rumpun bahasa di dunia.

Memadukan Budaya dan Teknologi AI di Dakar 2026
Pada upacara pembukaan Dakar 2026, Komite Penyelenggara menampilkan video pertunjukan tabuhan drum berbasis AI yang dibuat menggunakan WAN, model AI Alibaba untuk menghasilkan video.
Mengangkat irama khas drum Afrika, video berdurasi satu menit ini mempertemukan 100 peserta Dakar 2026 Learning Academy untuk bermain drum bersama secara virtual. Para peserta mewakili generasi muda dari berbagai penjuru Afrika dan dunia yang menjadi wujud nyata warisan Olimpiade.
Pengalaman berbasis AI ini juga dapat dirasakan para atlet, penonton, media, hingga masyarakat setempat di sepanjang penyelenggaraan Dakar 2026. Melalui berbagai aktivitas interaktif, Alibaba menghidupkan semangat Teranga.
Ini adalah sebuah konsep dalam bahasa Wolof yang mencerminkan keramahan khas Senegal, sekaligus mendorong keterbukaan, sikap saling menghormati, dan kolaborasi dalam berkarya di kota tuan rumah.
Salah satunya hadir di area Festival resmi Olimpiade Dakar 2026, di mana pengunjung dapat mencoba kios interaktif Alibaba untuk membuat video pendek yang menampilkan diri mereka sedang memainkan Sabar, drum tradisional Senegal.
Selain itu, pengunjung juga dapat berinteraksi secara langsung dengan agen AI berbasis cloud untuk mendapatkan berbagai informasi menarik seputar Dakar 2026 dan sejarah Olimpiade Remaja.
Memberdayakan Komunitas dan Mendukung Pengembangan Generasi Muda
Alibaba juga bekerja sama dengan Komite Penyelenggara Olimpiade Dakar 2026 untuk mendorong pengembangan generasi muda di Senegal. Melalui Alibaba Philanthropy, perusahaan memperluas Panda Pack Project dengan menyediakan paket perlengkapan olahraga bagi program Jeunesse en Jeux.
Dengan target menjangkau lebih dari 350.000 anak di 850 sekolah, inisiatif ini akan memperkuat warisan jangka panjang Dakar 2026 melalui perluasan akses masyarakat setempat terhadap olahraga.
Selain itu, Alibaba Cloud Tech Academy turut menyediakan pelatihan cloud computing secara daring dan gratis bagi generasi muda Senegal berusia di bawah 35 tahun. Hingga saat ini, program tersebut telah menarik lebih dari 10.000 pendaftar.
Olimpiade Remaja Musim Panas Dakar 2026 berlangsung pada 31 Oktober hingga 13 November 2026 di Dakar, Diamniadio, dan Saly, dengan mempertemukan 2.700 atlet berusia 17 tahun ke bawah untuk bertanding dalam 35 cabang olahraga.
Kontribusi Alibaba di Dakar 2026 melanjutkan rekam jejaknya sebagai Mitra TOP Global Olimpiade, setelah sebelumnya mendukung Tokyo 2020, Beijing 2022, Paris 2024, dan Milano Cortina 2026.
Dengan pengalaman tersebut, Alibaba akan terus untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan Olimpiade sekaligus memperkuat fondasi digital yang dapat dimanfaatkan Senegal dalam jangka panjang.







