<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>algorithmics &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/algorithmics/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Nov 2024 23:25:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>algorithmics &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cegah Kecanduan Gadget, Algorithmics Ajarkan Pemrograman</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/11/02/cegah-kecanduan-gadget-algorithmics-ajarkan-pemrograman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Nov 2024 23:25:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[algorithmics]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[belajar coding]]></category>
		<category><![CDATA[belajar pemrograman]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=13306</guid>

					<description><![CDATA[Algorithmics merupakan sekolah pemrograman internasional, hadir menawarkan solusi untuk mencegah anak ketergantungan dengan gadget.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kecanduan gadget di kalangan anak-anak menjadi perhatian serius di Indonesia. Menurut laporan dari Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 33,44% anak usia dini (0-6 tahun) di Indonesia sudah dapat menggunakan ponsel pada tahun 2022. </p>



<p>Selain itu, 24,96% anak-anak di kelompok usia yang sama telah mampu mengakses internet. Data ini menunjukkan bahwa paparan terhadap perangkat digital dan teknologi semakin meluas, bahkan di usia yang sangat muda. </p>



<p>Hal ini diperkuat oleh laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang mengungkapkan peningkatan kasus kecanduan gadget di kalangan anak-anak dan berujung pada masalah kesehatan mental, gangguan perilaku, serta berkurangnya kemampuan sosial.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-1024x576.jpeg" alt="" class="wp-image-13307" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-1024x576.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-300x169.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-768x432.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-370x208.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-270x152.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-570x321.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2-740x416.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Algorithmics-2.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Kondisi ini mengharuskan kita sebagai orang tua untuk lebih peduli terhadap dampak negatif yang mungkin timbul. Oleh karena itu, kita perlu peka terhadap kemampuan anak-anak di era modern ini. </p>



<p>Pengawasan yang aktif sangat penting untuk mengoptimalkan potensi mereka sekaligus mencegah risiko negatif yang tidak diinginkan. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah mencari sekolah yang tepat.</p>



<p>Nah, bagi para orang tua yang menginginkan anak-anaknya bisa fokus pada pengembangan keterampilan digital dan pemrograman, ada sekolah bernama Algorithmics. Sekolah ini dapat membantu anak-anak mengasah kemampuannya dalam lingkungan yang positif.</p>



<p>Algorithmics merupakan sekolah pemrograman internasional, hadir menawarkan solusi untuk mengatasi tantangan tersebut. Melalui program pendidikan pemrograman yang inovatif, Algorithmics akan membantu anak-anak mengubah ketergantungan mereka pada gadget.</p>



<p>Melalui pembelajaran coding yang diajarkan, siswa diajak untuk berpikir secara logis, memecahkan masalah, dan menjadi lebih kreatif—semua elemen kunci untuk menghadapi tantangan dunia digital masa depan.</p>



<p>&#8220;Program kami dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk melihat teknologi tidak hanya sebagai alat hiburan, tetapi juga sebagai sarana belajar dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat,&#8221; ujar Taufiq Wisnu, COO Algorithmics Indonesia. </p>



<p>Taufiq juga meyakini bahwa dengan keterampilan yang tepat, yang diajarkan oleh Algorithmics, anak-anak akan lebih percaya diri menatap masa depan mereka dan bahkan bisa membawa perubahan positif melalui teknologi.</p>



<p>Sejak didirikan, Algorithmics telah meluluskan lebih dari 1,1 juta siswa di seluruh dunia, dengan visi untuk menciptakan generasi digital yang kompetitif dan adaptif. Algorithmics terus berkomitmen untuk mengembangkan kurikulum yang relevan dan inspiratif bagi siswa di Indonesia.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><a></a>Tiga Manfaat Pendidikan Pemrograman bagi Anak-Anak</h3>



<p>Program Pembelajaran di Algorithmics memberikan banyak manfaat bagi perkembangan anak-anak, di antaranya:</p>



<ol start="1">
<li><strong>Meningkatkan Kemampuan Berpikir Logis dan Analitis</strong>: Pemrograman mengajarkan anak-anak untuk  berpikir secara sistematis dan menemukan  solusi untuk masalah yang kompleks.</li>



<li><strong>Mengasah Kreativitas</strong>: Siswa didorong untuk menciptakan proyek-proyek coding yang inovatif, yang tidak hanya mengasah kreativitas mereka tetapi juga memperkuat rasa percaya diri.</li>



<li><strong>Mengurangi Kecanduan Gadget yang Tidak Produktif</strong>: Dengan menggantikan aktivitas pasif menjadi pembelajaran yang produktif, siswa dapat menggunakan teknologi dengan lebih sehat dan seimbang.</li>
</ol>



<p>&#8220;Bahwa dengan dukungan yang tepat, anak-anak bisa mengatasi kecanduan gadget dan mengubah dunia mereka melalui teknologi. Di Algorithmics, kami berkomitmen untuk terus mendukung inovasi anak-anak dalam menghadapi tantangan masa depan,&#8221; pungkas Taufiq.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Algorithmics Lebarkan Sayapnya ke Empat Kota</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/08/30/algorithmics-lebarkan-sayapnya-ke-empat-kota/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 Aug 2024 00:14:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[algorithmics]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa pemrograman]]></category>
		<category><![CDATA[belajar coding]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=11131</guid>

					<description><![CDATA[Berujuan untuk meningkatkan literasi digital anak, Algorithmics kini hadir di empat kota besar di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Algorithmics, sekolah pemrograman internasional, kini memperluas jangkauan pendidikan digitalnya di Indonesia dengan membuka cabang baru di empat kota besar yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Bandar Lampung. </p>



<p>Langkah ini menegaskan komitmen Algorithmics dalam menyediakan pendidikan pemrograman berkualitas tinggi bagi anak &#8211; anak di seluruh Indonesia. Juga dipercayai bahwa edukasi pemrograman bisa menjadi bekal penting cerahnya masa depan mereka di era serba digital.</p>



<p>“Kami sangat bangga dengan pencapaian yang telah diraih Algorithmics di Indonesia, dan pembukaan cabang baru di empat kota besar ini merupakan langkah awal yang sangat penting bagi kami,&#8221; ucap Taufiq Wisnu, COO Algorithmics Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-1024x576.jpeg" alt="" class="wp-image-11133" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-1024x576.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-300x169.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-768x432.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-370x208.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-270x152.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-570x321.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3-740x416.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/08/Algorithmics-3.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Jakarta, Surabaya, dan Bandung dipilih karena merupakan tiga kota terbesar di Pulau Jawa, masing &#8211; masing dengan populasi yang signifikan dan tingkat awareness tinggi untuk pendidikan digital. Selain itu, ketiga kota ini berperan sebagai pusat ekonomi dan pendidikan.</p>



<p>Sementara, Bandar Lampung sendiri dipilih sebagai kota yang tengah berkembang dengan potensi besar yang belum tergarap optimal. Algorithmics melihat ini sebagai peluang untuk memperluas jangkauan dan memanfaatkan pasar niche yang tumbuh pesat. </p>



<p>Sebagai bentuk apresiasi bagi para pendaftar awal di cabang &#8211; cabang baru ini, Algorithmics menawarkan diskon 20% pada pembayaran pertama. Tentu saja, diharapkan hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang ditawarkan oleh Algorithmics.</p>



<p>Sejak hadir di Indonesia sekitar satu setengah tahun lalu, Algorithmics telah menawarkan berbagai kursus pemrograman yang dirancang khusus untuk anak-anak, baik melalui platform online maupun cabang offline yang baru dibuka.</p>



<p>Salah satu keunggulan utama Algorithmics adalah platform pembelajaran inovatif yang dirancang untuk menciptakan pengalaman belajar yang unik dan menarik. Platform ini memungkinkan siswa menyelesaikan tugas dan berinteraksi dengan komunitas belajar secara global. </p>



<p>Menariknya lagi, orang tua yang memasukkan anak &#8211; anaknya untuk belajar pemrograman di Algorithmics juga dapat mengakses platform ini untuk memantau perkembangan anak-anak mereka dan tetap terlibat dalam perjalanan pendidikan mereka.</p>



<p>Keunggulan platform pembelajaran ini tidak hanya terbatas pada kemudahan akses dan interaksi global, tetapi juga didukung oleh kurikulum STEM yang komprehensif. Kurikulum ini telah berkembang di negara-negara maju selama lebih dari satu dekade.</p>



<p>Ini mencakup lima aspek penting dalam perkembangan anak, yakni Kognitif, Motorik, Sosial-Emosional, Bahasa, dan Seni. Kurikulum STEM sendiri sudah dikembangkan di negara maju lebih dari 10 tahun lalu. </p>



<p>Salah satu tujuan pembelajaran coding di Algorithmics untuk menstimulasi semua aspek perkembangan anak di atas, yang mana aspek-aspek tersebut adalah pondasi yang paling dasar dalam proses belajar di masa mendatang. </p>



<p>Dengan metode belajar yang ditawarkan oleh Algorithmics, maka anak-anak akan lebih terbiasa untuk melatih fokus, logika, melatih analisis, lebih percaya diri, mandiri serta memiliki problem solving yang bagus.</p>



<p>Tidak hanya itu, di Algorithmics, pembelajaran tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga pada penerapan keterampilan praktis melalui metode gamifikasi dan pembelajaran berbasis proyek. Anak &#8211; anak diajak untuk mengembangkan keterampilannya.</p>



<p>Tak hanya pemrograman dan pengembangan game, anak &#8211; anak juga diajak untuk mengembangkan karya seni digital, yang semuanya akan berguna di dunia nyata. Pendekatan ini membuat pembelajaran jadi lebih menyenangkan.</p>



<p>“Di Algorithmics kami berfokus untuk memberi pengetahuan praktis pada para siswa, dimana setiap teori akan langsung didukung dengan berbagai praktis dimana para siswa dapat menerapkan pengetahuan mereka,&#8221; tambah Taufiq Wisnu.</p>



<p>Untuk dapat menyampaikan materi berstandar internasional,  Algorithmics juga menerapkan proses seleksi tutor yang sangat ketat hingga tiga tingkat seleksi mulai dari tes pengetahuan materi, evaluasi praktis hingga wawancara akhir yang meliputi simulasi pengajaran. </p>



<p>&#8220;Seleksi tutor yang sangat ketat untuk memastikan bahwa para pengajar di Algorithmics memiliki kualitas pengajaran yang baik. Selain itu, para tutor tersebut juga siap menghadapi berbagai tantangan pendidikan internasional,&#8221; pungkas Taufiq Wisnu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
