<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>alibaba cloud &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/alibaba-cloud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 08 Feb 2026 01:48:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>alibaba cloud &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Milano Cortina 2026 Diperkaya Inovasi AI Besutan Alibaba Cloud</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/02/08/milano-cortina-2026-diperkaya-inovasi-ai-besutan-alibaba-cloud/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 Feb 2026 01:48:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi ai]]></category>
		<category><![CDATA[milano cortina 2026]]></category>
		<category><![CDATA[olimpiade musim dingin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=26266</guid>

					<description><![CDATA[Teknologi AI dan cloud generasi terbaru mendukung penyiaran Olimpiade yang lebih cerdas, cepat, dan efisien secara global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud kembali memperkuat perannya dalam ajang olahraga terbesar dunia. Pada Olimpiade dan Paralimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, Alibaba Cloud menghadirkan rangkaian inovasi cloud dan kecerdasan buatan (AI) generasi terbaru.</p>



<p>Bekerja sama dengan International Olympic Committee (IOC) dan Olympic Broadcasting Services (OBS), rangkaian inovasi tersebut untuk mendukung penyiaran Olimpiade yang lebih cerdas, cepat, dan efisien secara global.</p>



<p>Alibaba Cloud melanjutkan kolaborasi teknologi ini yang sebelumnya sukses diterapkan di Tokyo 2020, Beijing 2022, dan Paris 2024. Milano Cortina 2026 menjadi fase lanjutan transformasi digital Olimpiade berbasis cloud dan AI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="628" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-1024x628.jpg" alt="" class="wp-image-26269" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-1024x628.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-300x184.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-768x471.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-1536x942.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-2048x1255.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-370x227.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-270x166.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-570x349.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-740x454.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Tayangan Ulang Lebih Imersif dengan AI Real-Time 360º Replay</h4>



<p>Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Real-Time 360º Replay generasi terbaru. Teknologi ini memungkinkan tayangan ulang yang lebih imersif dengan pergerakan kamera yang halus, efek visual stroboskopik, serta rekonstruksi momen penting dalam bentuk visual 3D 15–20 detik.</p>



<p>Didukung algoritma AI, sistem ini mampu memisahkan atlet dari latar belakang kompleks seperti salju dan es. Teknologi tersebut akan digunakan pada 17 cabang olahraga, termasuk hoki es, ski gaya bebas, seluncur indah, hingga lompat ski.</p>



<p>Tak hanya itu, fitur Spacetime Slices juga turut diperkenalkan untuk menampilkan beberapa fase gerakan atlet dalam satu gambar komposit, membantu penonton memahami teknik dan performa secara lebih detail.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Pencarian Konten Lebih Cepat Berkat LLM Qwen</h4>



<p>Alibaba Cloud juga menghadirkan Automatic Media Description (AMD) System yang ditenagai Qwen. Sistem ini secara otomatis mengidentifikasi atlet, momen penting, serta memberikan deskripsi dan tagging konten video hanya dalam hitungan detik.</p>



<p>Dengan perintah pencarian berbasis bahasa alami, seperti “penampilan peraih emas seluncur indah”, tim OBS dapat menemukan konten yang relevan secara instan. Hal ini membuat proses produksi dan distribusi konten Olimpiade menjadi jauh lebih efisien.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Cloud Broadcasting Jadi Standar Baru Olimpiade</h4>



<p>Penyiaran berbasis cloud kini menjadi tulang punggung Olimpiade. Di Milano Cortina 2026, OBS Live Cloud akan mendukung 39 broadcaster dengan total 428 konten live video, termasuk konten ultra-high definition dan audio.</p>



<p>Teknologi ini menggantikan sistem satelit konvensional, sehingga mampu menekan biaya, mempercepat persiapan, serta meningkatkan fleksibilitas dan keandalan siaran. Untuk pertama kalinya, OBS Olympic Video Player (OVP) juga memanfaatkan infrastruktur Alibaba Cloud.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-1024x576.jpeg" alt="" class="wp-image-26268" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-1024x576.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-300x169.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-768x432.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-370x208.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-270x152.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-570x321.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026-740x416.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4-Alibaba-Hadirkan-Inovasi-AI-Berbasis-Cloud-di-Olimpiade-Musim-Dingin-Milano-Cortina-2026.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Milano Cortina 2026 juga diproyeksikan menghadirkan lebih dari 5.000 konten digital berdurasi pendek, mulai dari cuplikan pertandingan hingga momen-momen krusial. Seluruh konten ini didistribusikan melalui OBS Content+, platform berbasis cloud yang didukung Alibaba Cloud.</p>



<p>Dengan kata lain, fitur pencarian canggih yang diterapkan pada ajang olahraga bergengsi ini memungkinkan tim media di seluruh dunia dapat mengakses, menyunting, serta mempublikasikan konten tanpa batasan lokasi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Penggunaan LLM Pertama di Olimpiade dan Arsip Digital Generasi Baru</h4>



<p>Menariknya, Milano Cortina 2026 menjadi Olimpiade pertama yang menggunakan teknologi LLM secara resmi. IOC memperkenalkan Olympic AI Assistants berbasis Qwen yang mendukung interaksi penggemar secara global melalui situs olympics.com.</p>



<p>Ini dilengkapi dengan dukungan multibahasa dan informasi pertandingan real-time. Teknologi serupa juga diterapkan pada Olympic Museum di Lausanne serta portal internal National Olympic Committees (NOC). </p>



<p>Selain itu, Alibaba Cloud juga terus mengembangkan Sports AI untuk pengarsipan media Olimpiade, mengelola lebih dari delapan petabyte arsip historis agar mudah dicari dan diakses lintas generasi.</p>



<p>Dengan integrasi cloud dan AI ini, Alibaba Cloud menegaskan posisinya sebagai fondasi teknologi utama Olimpiade modern, tidak hanya untuk efisiensi operasional, tetapi juga menghadirkan pengalaman menonton yang lebih kaya dan berkelanjutan bagi penggemar olahraga di seluruh dunia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Puncaki Pasar Global Enterprise-Level MaaS</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/14/alibaba-cloud-puncaki-pasar-global-enterprise-level-maas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2026 09:15:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[cloud ai]]></category>
		<category><![CDATA[enterprise-level maas]]></category>
		<category><![CDATA[omdia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25648</guid>

					<description><![CDATA[Meraih peringkat “Advanced” pada lima dari sembilan kapabilitas utama yang dievaluasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan buatan dari Alibaba Group, dinobatkan sebagai Leader dalam laporan Omdia Market Radar: Global Enterprise-Level MaaS Market Analysis, 2025. </p>



<p>Pengakuan ini sekaligus menegaskan peran Alibaba Cloud dalam membantu pemanfaatan kapabilitas AI alias kecerdasan buatan untuk kebutuhan bisnis dan transformasi digital perusahaan.</p>



<p>MaaS (Model as a Service) merupakan model layanan berbasis AI, yang memungkinkan pengguna dapat secara optimal memanfaatkan kapabilitas AI melalui APIs, aplikasi, atau solusi yang terintegrasi.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="911" height="643" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2.png" alt="" class="wp-image-25649" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2.png 911w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2-300x212.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2-768x542.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2-370x261.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2-270x191.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2-570x402.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/image001-2-740x522.png 740w" sizes="(max-width: 911px) 100vw, 911px" /></figure>



<p>Konsep MaaS ini pertama kali diperkenalkan secara umum oleh Alibaba Cloud pada tahun 2022. Menurut laporan Omdia, enterprise-grade MaaS merujuk pada layanan model AI berbasis cloud-native yang dirancang untuk menyediakan kapabilitas production-ready bagi perusahaan.</p>



<p>Dalam laporan ini, Omdia menggunakan kerangka evaluasi baru yang komprehensif untuk Enterprise MaaS dengan pendekatan berbasis siklus AI. Dari sembilan kapabilitas utama yang dievaluasi, Alibaba Cloud memperoleh peringkat “advanced” pada lima area utama.</p>



<p>Kelima area utama tersebut adalah available foundation model variety, model customization and tuning, AI agent development and scheduling, cost optimization strategy, serta production deployment approach.</p>



<p>&#8220;Pengakuan dari Omdia ini mencerminkan fokus kami dalam membantu perusahaan mengadopsi AI secara lebih luas dan berkelanjutan,&#8221; ujar Jingren Zhou, Chief Technology Officer, Alibaba Cloud Intelligence.</p>



<p>Ia juga mengatakan bahwa seiring pemanfaatan AI di lingkungan enterprise yang bergerak menuju penerapan yang siap digunakan di lingkungan produksi, Alibaba Cloud berkomitmen menyediakan kapabilitas platform, infrastruktur, serta model AI yang canggih.</p>



<p>Omdia juga mencatat bahwa pasar enterprise MaaS telah berkembang dari yang hanya berfokus dengan pemanggilan model API (MaaS 1.0) menjadi kemampuan yang mendukung seluruh siklus pengembangan aplikasi AI (MaaS 2.0).</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Full-Stack AI Service Provider yang Mengintegrasikan Model, Platform, dan Infrastruktur</strong></h4>



<p>Menurut laporan ini, Alibaba Cloud menempati kategori tersendiri dalam lanskap MaaS sebagai <strong>&#8220;Full-Stack AI Service Provider”</strong>. Alibaba Cloud mengintegrasikan secara vertikal model Qwen miliknya dengan infrastruktur komputasi Platform for AI (PAI) serta platform aplikasi Model Studio. </p>



<p>Sebagai pintu masuk terpadu untuk implementasi AI di lingkungan enterprise, Alibaba Cloud Model Studio menyederhanakan penggunaan model AI yang kompleks menjadi layanan yang terstandarisasi. </p>



<p>Platform ini tidak hanya menyediakan kemampuan visualized RAG (Retrieval Augmentation) dan agent orchestration tools, tetapi juga menjadi pelopor Agent Store, sebuah marketplace yang menghadirkan lebih dari seratus industry-specific intelligent agents siap pakai bagi perusahaan.</p>



<p>Saat ini, pengguna dapat mengakses lebih dari 200 model terkemuka di industri melalui Model Studio, termasuk model yang dikembangkan sendiri oleh Alibaba seperti Qwen dan Wan. Hingga September 2025, lebih dari satu juta pengguna enterprise dan individu.</p>



<p>Semuanya telah memanfaatkan Qwen di Model Studio untuk membangun aplikasi AI mereka sendiri. Selain itu, lebih dari 800.000 agen AI telah dibuat di platform ini, mendukung beragam skenario penggunaan.</p>



<p>Pada Juli 2025, Alibaba Cloud juga dinobatkan sebagai market leader dalam laporan Omdia terbaru, “Market Radar: GenAI Cloud Titans in Asia &amp; Oceania 2025”, yang menyoroti kemampuan GenAI serta portofolio produk Alibaba Cloud yang komprehensif di kawasan Asia &amp; Oseania.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Umumkan Model, Tools, dan Infrastruktur AI Terbaru</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/01/22/alibaba-cloud-umumkan-model-tools-dan-infrastruktur-ai-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Jan 2025 00:35:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[cloud]]></category>
		<category><![CDATA[layanan cloud]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[tools ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=15592</guid>

					<description><![CDATA[Alibaba Cloud berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi para developer di seluruh dunia dengan model AI yang mutakhir.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan Alibaba Group, mengumumkan peluncuran serangkaian large language model (LLM) dan perangkat pengembangan AI yang lebih lengkap pada Alibaba Cloud Developer Summit 2025 yang bertajuk AI FORWARD. </p>



<p>Selain itu, Alibaba Cloud juga menawarkan infrastruktur yang lebih canggih serta program dukungan baru bagi para developer di seluruh dunia. Semua pembaruan ini bertujuan untuk mendukung para developer dalam melakukan aplikasi AI yang inovatif dengan biaya yang lebih terjangkau dan mendorong pertumbuhan AI komunitas AI generatif di tingkat global.</p>



<p>&#8220;Alibaba Cloud berkomitmen untuk memberikan manfaat nyata bagi para <em>developer</em> di seluruh dunia dengan model AI yang mutakhir, infrastruktur cloud yang lebih baik, dan program dukungan yang mudah diakses,&#8221; kata Dongliang Guo, Vice President of International Business, Head of International Products and Solutions, Alibaba Cloud Intelligence. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="707" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-1024x707.jpg" alt="" class="wp-image-15593" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-1024x707.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-300x207.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-768x531.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-1536x1061.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-370x256.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-270x187.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-435x300.jpg 435w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-570x394.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien-740x511.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Mengumumkan-Model-Tools-dan-Infrastruktur-AI-Terbaru-yang-Tersedia-untuk-Mendorong-Komunitas-AI-Global-yang-Lebih-Efisien.jpg 1860w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Lebih Banyak Model Fondasi dan Perangkat Pengembangan untuk Developer</strong></h3>



<p>Model terbaru Qwen, lini LLM milik Alibaba Cloud, termasuk seri Qwen2.5 dengan ukuran mulai dari 7 miliar hingga 72 miliar parameter, kini dapat diakses melalui API di platform pengembangan AI generatif mereka, Model Studio. </p>



<p>Selain itu, model API multimodal seperti model vision understanding seperti Qwen-VL, mode visual generation Wanx2.1 (juga dikenal sebagai Tongyi Wanxiang), dan audio language model Qwen-Audio juga tersedia untuk diakses oleh para developer.</p>



<p>Developer juga dapat memanfaatkan Tongyi Lingma, asisten coding AI milik Alibaba Cloud yang didukung model Qwen 2.5-coder. AI Programmer ini menawarkan fitur-fitur seperti penyelesaian dan optimasi kode, bantuan debugging, pencarian potongan kode, dan pembuatan batch unit test. </p>



<p>Dengan perangkat ini, semua para developer dapat merasakan pengalaman coding yang lebih efisien dan lancar. Dengan kata lain, produktivitas dan kreativitas mereka akan meningkat secara signifikan.</p>



<p>Selain menyediakan berbagai model yang lebih luas, sejumlah perangkat pengembangan AI baru juga dapat diakses oleh developer di seluruh dunia melalui Model Studio. Perangkat ini termasuk Workflow.</p>



<p>Ini akan membagi tugas-tugas kompleks menjadi subtugas untuk meningkatkan kontrol alur kerja, dan Agent, yang mendukung kolaborasi multi-agen untuk perencanaan dan eksekusi tugas. Perangkat lainnya adalah RAG (Retrieval-Augmented Generation).</p>



<p>Perangkat tersebut akan meningkatkan akurasi dan keandalan model AI generatif dengan sumber eksternal. Ada juga Batch Reasoning yang menghasilkan respons secara bersamaan untuk beberapa input yang perintah.</p>



<p>Selain itu, para developer di seluruh dunia juga dapat memanfaatkan AutoEval (Automated Model Evaluation), serta layanan model deployment dan application observability yang akan tersedia di akhir bulan ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peningkatan Infrastruktur untuk Pengembangan AI</h3>



<p>Sementara, untuk mendukung komputasi yang tangguh bagi pengembangan AI dan beban kerja penting lainnya, Alibaba Cloud juga mengumumkan bahwa Enterprise Elastic Compute Service (ECS) Generasi ke-9 akan tersedia di pasar global mulai bulan April tahun ini. </p>



<p>Generasi terbaru Enterprise Elastic Compute Service ini akan menghadirkan peningkatan kinerja yang signifikan dibandingkan dengan versi sebelumnya, termasuk efisiensi komputasi yang meningkat sebesar 20%. </p>



<p>Selain itu, dengan mempercepat jaringan melalui eRDMA (elastic Remote Direct Memory Access), kinerjanya dalam mendukung komputasi berkinerja tinggi, rekomendasi pencarian, dan database Redis dapat meningkat hingga 50%.</p>



<p>Tak kalah menarik, Alibaba Cloud juga mengumumkan bahwa layanan inovatifnya, Alibaba Cloud Container Compute Service (ACS), kini tersedia untuk pelanggan internasional mulai Januari 2025. </p>



<p>Dirancang untuk menyederhanakan dan mengoptimalkan penerapan beban kerja menggunakan teknologi kontainer, Container Compute Service mengintegrasikan layanan kontainer dengan sumber daya komputasi cloud yang mendasarinya. </p>



<p>Hal ini secara signifikan mengurangi biaya dan kerumitan teknis. Tak hanya itu, Container Compute Service juga membuat para developer bisa lebih fokus pada inovasi ketimbang pengelolaan infrastruktur.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Program GenAI Baru untuk Memicu Kreativitas</h3>



<p>Untuk mendorong inovasi, Alibaba Cloud juga meluncurkan Alibaba Cloud GenAI Empowerment Program. Ini adalah sebuah program dukungan khusus untuk developer dan startup global yang memanfaatkan model Qwen untuk membangun aplikasi AI generatif. </p>



<p>Peserta program Alibaba Cloud GenAI Empowerment ini akan mendapatkan berbagai dukungan, seperto kredit cloud gratis, pelatihan melalui lokakarya, undangan ke pameran teknologi dan demo day, serta peluang kolaborasi pemasaran produk. </p>



<p>Selain itu, program ini juga dirancang oleh Alibaba Cloud untuk membantu para developer dan startup mempercepat proyek-proyek AI generatif mereka, sekaligus terhubung dengan ekosistem inovator yang lebih luas.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Developer dan Pelanggan Global Memanfaatkan Qwen untuk Aplikasi Mutakhir</h3>



<p><a href="https://www.alibabacloud.com/en/customers/axcxept?_p_lc=1" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Axcxept</a>, sebuah perusahaan Jepang yang mengkhususkan diri dalam produk AI seperti voice assistant, telah mengembangkan model AI open-source ringan bernama EZO yang berbasis pada Qwen 2.5 LLM. </p>



<p>Model EZO yang dikembangkan ini mampu melampaui model state-of-the-art (SOTA) di berbagai bidang seperti pemrograman, ekstraksi informasi, matematika, penalaran, simulasi peran, dan penulisan dalam bahasa Jepang. </p>



<p>Dengan latensi rendah dan kinerja yang andal, EZO dirancang untuk melayani industri seperti layanan kesehatan dan institusi publik di Jepang. Ini bertujuan untuk memastikan aplikasi AI yang aman dan efisien.</p>



<p>&#8220;Qwen 2.5 telah secara signifikan meningkatkan kemampuannya dalam memproses bahasa Jepang, memberikan keunggulan kompetitif dibandingkan model lainnya,&#8221; kata Kazuya Hodatsu, CEO Axcxept Inc. </p>



<p>Lebih lanjut, Hodatsu menegaskan bahwa dengan proses pelatihan khusus milik Axcxept, perusahaannya telah mengembangkan LLM bahasa Jepang yang memberikan akurasi yang tak tertandingi.</p>



<p><a href="https://www.oxvalue.ai/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">OxValue.AI</a>, sebuah perusahaan deep-tech yang berasal dari University of Oxford, menggunakan model AI multimodal berbasis Qwen dari Alibaba Cloud untuk layanan penilaian perusahaan berbasis AI. </p>



<p>Dengan memroses dan menganalisis data teks dan audio yang terkait dengan pembiayaan, R&amp;D, dan operasi, OxValue mencapai penilaian valuasi yang tepat dan hemat biaya yang disesuaikan dengan klien korporat.</p>



<p>&#8220;Memroses berbagai sumber data merupakan hal penting untuk layanan penilaian kami. Dengan dukungan model AI Alibaba Cloud, kami berhasil meningkatkan kualitas dan efisiensi proses ini secara signifikan,&#8221; ujar ujar Profesor Xiaolan Fu, Pendiri OxValue.AI.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Umumkan Kehadiran Container Compute Service (ACS)</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/01/17/alibaba-cloud-umumkan-kehadiran-container-compute-service-acs/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 02:05:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[cloud]]></category>
		<category><![CDATA[layanan acs]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi cloud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=15477</guid>

					<description><![CDATA[Layanan cloud-native container terkemuka ini memungkinkan skalabilitas yang sesuai dengan permintaan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, hari ini mengumumkan peluncuran internasional layanan inovatifnya, Alibaba Cloud Container Compute Service (ACS). </p>



<p>Layanan ini dirancang untuk menyederhanakan dan mengoptimalkan penerapan pembagian kerja dengan menggunakan teknologi container. ACS sudah tersedia untuk pelanggan internasional mulai Januari 2025.</p>



<p>Menariknya, layanan inovatif ACS  yang menggunakan Kubernetes sebagai antarmukanya, menawarkan layanan container serverless yang menyediakan sumber daya komputasi sesuai dengan standar container. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="556" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-1024x556.png" alt="" class="wp-image-15479" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-1024x556.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-300x163.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-768x417.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-370x201.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-270x147.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-570x309.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-740x402.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2.png 1107w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Produk baru ini menghilangkan kebutuhan pengguna untuk mengelola node dan klaster yang mendasarinya, sehingga secara signifikan mengurangi biaya dan hambatan teknis dalam penerapan container. </p>



<p>Pelanggan juga dapat menggunakan model pembayaran sesuai pemakaian (<em>pay-as-you-go</em>), sehingga mereka dapat menghindari alokasi berlebih dan menyesuaikan skala sesuai kebutuhan, yang membantu mengoptimalkan biaya selama periode penggunaan tinggi maupun rendah.</p>



<p>&#8220;Semakin luasnya penerapan beban kerja pada teknologi container, kami mengembangkan solusi yang lebih mudah diakses untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang,&#8221; ujar Jiangwei Jiang, General Manager of Infrastructure Products, Alibaba Cloud. </p>



<p>Ditambahkan oleh Jiang bahwa ACS merupakan langkah besar dalam cara bisnis memanfaatkan teknologi container, menawarkan efisiensi biaya dan kemudahan penggunaan untuk mendukung produktivitas bisnis secara optimal.</p>



<p>Teknologi container adalah bentuk virtualisasi yang mengemas program beserta seluruh kebutuhan untuk menjalankannya dengan lancar. Teknologi ini memudahkan aplikasi di berbagai perangkat dan sistem tanpa masalah. </p>



<p>Karena lebih efisien dan mampu menghemat sumber daya, menjadikan container sebagai metode pengembangan yang semakin populer. Menurut Gartner, pasar manajemen container mengalami pertumbuhan lebih dari 20% pada tahun lalu</p>



<p>Diproyeksikan nilai pasarnya mencapai US$ 4,5 miliar pada 2028. Gartner juga memperkirakan bahwa pada 2027, lebih dari 75% penerapan AI akan memanfaatkan teknologi container sebagai fondasi lingkungan komputasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Mengatasi Tantangan dalam Adopsi Container</h3>



<p>ACS dirancang untuk mengatasi kerumitan dalam konfigurasi Kubernetes. Dengan mengintegrasikan container dan sumber daya berbasis arsitektur Shenlong dari Alibaba Cloud, ACS memungkinkan skalabilitas maksimum untuk sumber daya komputasi.</p>



<p>&#8220;Solusi ini mampu mengurangi biaya daya komputasi hingga 55%. ACS telah mentransformasi layanan orkestrasi container menjadi produk komputasi yang komprehensif. Pengguna hanya membayar kapasitas komputasi yang mereka gunakan,&#8221; tambah Jiang.</p>



<p>Produk ini sepenuhnya kompatibel dengan teknologi Kubernetes dan mendukung migrasi mulus ke cloud. Keunggulan utamanya adalah pengguna dapat terus menggunakan metode manajemen Kubernetes serta format file yang sudah dikenal. </p>



<p>Pengguna tidak perlu membeli node sebelumnya, cukup mendeklarasikan kebutuhan beban kerja, dan ACS akan mencocokkannya dengan sumber daya komputasi yang diperlukan. Hal ini meminimalkan biaya tambahan dan kebutuhan SDM untuk pemeliharaan infrastruktur.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Teknologi Teruji yang Diakui oleh Pelanggan dan Industri</strong><strong></strong></h2>



<p>Alibaba Cloud Container Service mendukung berbagai arsitektur dan dapat diterapkan di berbagai lingkungan cloud, termasuk public cloud, private cloud, dan hybrid cloud. Saat ini, layanan Alibaba Cloud Container telah diterapkan di berbagai sektor industri.</p>



<p>Moka, perusahaan SaaS manajemen SDM terkemuka di Cina, telah merasakan manfaat signifikan dari implementasi ACS. Fitur maintenance-free pada Klaster ACS memungkinkan Moka untuk lebih fokus pada prioritas bisnis inti mereka tanpa harus mengelola  infrastruktur. </p>



<p>Selain itu, kemampuan skala sesuai permintaan dan model pembayaran sesuai penggunaan juga memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan. Hal ini tentunya sangat berguna, terutama selama puncak musim perekrutan.</p>



<p>Baru-baru ini, Alibaba Cloud juga kembali dinobatkan sebagai &#8220;Leader dalam Gartner® Magic Quadrant<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> 2024 untuk Manajemen Container&#8221; selama dua tahun berturut-turut. Tentu saja, ini sebuah nilai positif bagi Alibaba Cloud. </p>



<p>Portofolio produk yang beragam, penyedia solusi untuk skenario hybrid cloud dan edge, serta dominasinya di ekosistem Alibaba Group dan kepemimpinannya di pasar Cina menjadi faktor utama di balik pengakuan ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Kerja Sama dengan PT Pos Finansial Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/12/22/alibaba-cloud-kerja-sama-dengan-pt-pos-finansial-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Dec 2024 03:23:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[pt pos finansial indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pt pos indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14987</guid>

					<description><![CDATA[Kerja sama Alibaba Cloud dengan PT Pos Finansial Indonesia ini bertujuan meningkatkan layanan keuangan digital di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, baru saja menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan PT Pos Finansial Indonesia (POSFIN), anak perusahaan PT Pos Indonesia (Persero).</p>



<p>MoU tersebut berfokus pada layanan pembayaran digital dan teknologi untuk mempercepat inklusi keuangan di Indonesia. Kemitraan strategis ini bertujuan untuk mendorong transformasi digital dalam solusi dan layanan teknologi informasi POSFIN.</p>



<p>“Kemitraan kami dengan Alibaba Cloud merupakan langkah penting dalam misi kami untuk memperkuat layanan keuangan digital bagi masyarakat Indonesia di seluruh penjuru negeri,&#8221; ucap Sandi Mardiansyah, Chief Executive Officer dari PT Pos Finansial Indonesia. </p>



<p>Dengan mengintegrasikan teknologi mutakhir dari Alibaba Cloud, Sandi menambahkan bahwa POSFIN ingin membantu menciptakan solusi yang bisa meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan keuangan supaya bisa memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyaraka Indonesia.</p>



<p>Sementara itu, kolaborasi ini juga disambut gembira oleh Sean Yuan, Country Manager Alibaba Cloud di Indonesia. Ia merasa bangga bahwa Alibab Cloud dapat berkolaborasi dengan POSFIN untuk mendorong adopsi teknologi digital di sektor layanan keuangan,.</p>



<p>“Kemitraan strategis ini menegaskan komitmen bersama kami untuk memanfaatkan teknologi cloud dan AI dalam mendukung transformasi digital layanan keuangan di Indonesia. Dengan pencapaian ini, kami berharap bisa membuka jalan bagi layanan publik yang lebih baik,&#8221; ujar Sean.</p>



<p>POSFIN berkomitmen untuk memperluas inklusi keuangan di Indonesia dengan memanfaatkan infrastruktur ekstensif PT Pos Finansial Indonesia untuk menyediakan layanan keuangan digital yang mudah diakses secara nasional. </p>



<p>Melalui kemitraan ini, POSFIN dan Alibaba Cloud akan berfokus pada peningkatan kapabilitas layanan dengan mengintegrasikan platform cloud yang skalabel dan aman, serta solusi berbasis AI yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang di era digital.</p>



<p>Sejak 2018, Alibaba Cloud telah melayani pasar Indonesia dengan tiga pusat data lokal yang menjadi penyedia layanan cloud tepercaya untuk berbagai sektor, termasuk keuangan, ritel, logistik, hiburan, game, dan internet. </p>



<p>Dengan privasi dan keamanan data sebagai prioritas utama, Alibaba Cloud telah membangun kapabilitas keamanan yang andal untuk menciptakan sistem yang aman bagi para pelanggan di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UI dan Alibaba Bangun Skill Center Pertama di Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/12/13/ui-dan-alibaba-bangun-skill-center-pertama-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Dec 2024 23:52:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[skill center]]></category>
		<category><![CDATA[universitas indonesia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14661</guid>

					<description><![CDATA[Skill Center dilengkapi denganvteknologi terkini yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih praktikal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud dan Universitas Indonesia (UI) telah menjalin kolaborasi strategis yang bertujuan untuk memperkuat inovasi dan pengembangan teknologi digital melalui pendirian&nbsp;Skill Center. </p>



<p>Resmi diluncurkan pada 5 Desember 2024, di Gedung Dekanat Fakultas Teknik UI, fasilitas ini menjadi simbol komitmen kedua institusi untuk mendorong transformasi digital di dunia pendidikan dan industri.</p>



<p>Berada di Laboratorium Jaringan (Netlab) Gedung Mochtar Riady Plaza Quantum (MRPQ) Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Indonesia,&nbsp;Skill Center&nbsp;dilengkapi dengan teknologi terkini yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih praktikal.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="720" height="480" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Foto-2-UI-dan-Alibaba-Cloud-Siap-Tingkatkan-Literasi-Cloud-Computing-di-Indonesia-dengan-Berkolaborasi-dirikan-Skill-Center-Pertama-di-Indonesia.jpg" alt="" class="wp-image-14663" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Foto-2-UI-dan-Alibaba-Cloud-Siap-Tingkatkan-Literasi-Cloud-Computing-di-Indonesia-dengan-Berkolaborasi-dirikan-Skill-Center-Pertama-di-Indonesia.jpg 720w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Foto-2-UI-dan-Alibaba-Cloud-Siap-Tingkatkan-Literasi-Cloud-Computing-di-Indonesia-dengan-Berkolaborasi-dirikan-Skill-Center-Pertama-di-Indonesia-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Foto-2-UI-dan-Alibaba-Cloud-Siap-Tingkatkan-Literasi-Cloud-Computing-di-Indonesia-dengan-Berkolaborasi-dirikan-Skill-Center-Pertama-di-Indonesia-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Foto-2-UI-dan-Alibaba-Cloud-Siap-Tingkatkan-Literasi-Cloud-Computing-di-Indonesia-dengan-Berkolaborasi-dirikan-Skill-Center-Pertama-di-Indonesia-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Foto-2-UI-dan-Alibaba-Cloud-Siap-Tingkatkan-Literasi-Cloud-Computing-di-Indonesia-dengan-Berkolaborasi-dirikan-Skill-Center-Pertama-di-Indonesia-570x380.jpg 570w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></figure>



<p>Sebagai ruang kolaborasi, fasilitas ini menawarkan peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk mengembangkan keahlian di bidang cloud computing dan kecerdasan buatan artificial intelligence, serta menjembatani kesenjangan antara teori akademik dan aplikasi dunia nyata.</p>



<p>Dalam acara peluncuran tersebut, pimpinan Fakultas Teknik UI menyampaikan apresiasi kepada Alibaba Cloud atas dukungannya yang tidak hanya berupa fasilitas fisik, tetapi juga program pelatihan dan aneka materi pembelajaran.&nbsp;</p>



<p>Skill Center&nbsp;ini diharapkan menjadi katalisator untuk mendorong inovasi di lingkungan kampus sekaligus mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif di era digital.</p>



<p>“Melalui akses ke keahlian dan sumber daya dari Alibaba Cloud,&nbsp;Skill Center&nbsp;tidak hanya akan meningkatkan kurikulum kami, tetapi juga menyediakan peluang untuk penelitian mutakhir, inisiatif kewirausahaan, dan kolaborasi industri-akademisi,&#8221; ujar Prof. Ir. Mahmud Sudibandriyo, MSc., Ph.D., Plt. Dekan Fakultas Teknik UI.</p>



<p>Ditambahkan oleh Mahmud bahwa ini sekaligus memposisikan Fakultas Teknik UI sebagai salah satu pemimpin dalam kemajuan teknologi Indonesia dan berkontribusi pada agenda transformasi digital bangsa.</p>



<p>Skill Center&nbsp;juga memiliki peran penting dalam pengembangan ekosistem inovasi. Melalui berbagai kegiatan seperti lokakarya,&nbsp;<em>hackathon</em>, dan program inkubator, mahasiswa serta startup binaan UI akan memiliki akses ke sumber daya dan bimbingan dari pakar industri. </p>



<p>Hal ini memberikan mereka keunggulan kompetitif untuk menciptakan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kerja sama antara institusi pendidikan dan sektor industri dapat memberikan dampak signifikan.</p>



<p>Dengan fasilitas dan program-programnya,&nbsp;Skill Center&nbsp;diharapkan tidak hanya menjadi pusat pembelajaran teknologi digital, tetapi juga pusat inovasi dan kolaborasi yang membawa manfaat bagi komunitas universitas dan masyarakat luas. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Perkenalkan Fitur Terbaru Apache Flink 2.0</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/12/09/alibaba-cloud-perkenalkan-fitur-terbaru-apache-flink-2-0/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Dec 2024 00:48:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba group]]></category>
		<category><![CDATA[apache flink 2.0]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14495</guid>

					<description><![CDATA[Flink 2.0  menyuguhkan peningkatan pemrosesan data yang menjadi elemen penting di era GenAI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, memperkenalkan fitur-fitur  inovatif Apache Flink 2.0 dalam acara Flink Forward Asia yang digelar pada tanggal 5 Desember 2024 lalu di Jakarta. </p>



<p>Acara ini menjadi konferensi pertama di Asia Tenggara yang membahas Apache Flink, sebuah framework open-source yang dirancang untuk memadukan stream-processing dan batch-processing oleh Apache Software Foundation. </p>



<p>&#8220;Dengan semakin besarnya kebutuhan akan data, penting bagi kita untuk memiliki pemrosesan data yang efisien, scalable, dan terintegrasi. Untuk itulah, Alibaba Cloud meluncurkan Flink 2.0,&#8221; ujar Feng Wang, Head of Open Data Platform at Alibaba Cloud Intelligence.</p>



<p>Ditambahkan oleh Wang bahwa teknologi ini terus berkembang sejak diperkenalkan pada 2016, sekaligus menandai sepuluh tahun keberhasilannya sebagai layanan unggulan Apache, yang juga untuk terus mendukung komunitas Apache Flink.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Fitur-fitur Baru Apache Flink 2.0</h3>



<p>Dijadwalkan rilis pada awal 2025, Apache Flink 2.0 menandai evolusi besar dalam teknologi pemrosesan data, dengan penekanan pada kemajuan signifikan menuju arsitektur terpadu untuk pemrosesan batch dan stream. </p>



<p>Pendekatan ini menyederhanakan komputasi di era cloud-native, sekaligus menjadi landasan untuk menangani beban kerja hybrid yang penting di era GenAI, di mana kemampuan pemrosesan data yang canggih sangat diperlukan untuk aplikasi AI baru. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Kontribusi utama Alibaba Cloud dalam Apache Flink 2.0 mencakup:</h3>



<ul>
<li><strong>Disaggregated State Storage and Management:</strong> Untuk mendukung teknologi cloud modern Flink, Alibaba Cloud memperkenalkan fitur baru di Flin 2.0 yang disebut Disaggregated State Storage and Management<em>. </em>Fitur ini memungkinkan penggunaan penyimpanan jarak jauh sebagai pengganti disk lokal, sehingga pengguna dapat mengelola data berukuran besar dengan lebih mudah. Arsitektur baru ini memungkinkan pengguna menangani kumpulan data besar tanpa terkendala kapasitas disk lokal, <em>rescale</em> pekerjaan dengan lebih cepat dan lebih efisien, mengurangi lonjakan sumber daya, serta mencapai <em>checkpoint </em>yang ringan dan cepat secara <em>native.</em> </li>



<li><strong>Materialized Table:</strong> Fitur ini dirancang untuk lebih menyederhanakan pemrosesan data <em>batch</em> dan <em>streaming</em> sekaligus memberikan pengalaman pengembangan yang terintegrasi. Dalam rilis Flink 2.0 mendatang, Alibaba Cloud meningkatkan dukungan operasional untuk Materialized Tables, termasuk integrasi konektor dengan format <em>lake</em> terkini dan <em>scheduler</em> yang siap guna. </li>



<li><strong>Adaptive Batch Execution: </strong>Dengan mengoptimalkan rencana pengolahan data secara dinamis disesuaikan dengan logis dan fisik berdasarkan <em>insight</em> dari eksekusi, Flink 2.0 meningkatkan efisiensi dan kinerja pemrosesan <em>batch</em> dan analisis data secara real-time Online Analytical Processing (OLAP).</li>



<li><strong>Arsitektur Streaming Lakehouse</strong><em>:</em> Dengan pemrosesan <em>stream-batch</em> yang terpadu, arsitektur ini mendukung analitik data <em>real-time </em>dengan lebih baik melalui pemanfaatan penyimpanan data yang terintegrasi, open format, dan efisiensi biaya dalam paradigma Lakehouse. Dengan demikian, pengguna dapat menangani pembaruan data yang dinamis dan kueri dengan tingkat ketepatan data yang bervariasi, sehinga memenuhi berbagaikebutuhan analitik. </li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Transformasi Bisnis dengan Apache Flink</h3>



<p>Mekari, perusahaan penyedia software-as-a-service (SaaS) terkemuka di Indonesia, memanfaatkan kemampuan pemrosesan stream Flink 1.0 untuk mengatasi tantangan dalam pengolahan dan integrasi data secara real-time. </p>



<p>Dengan Flink, Mekari berhasil menangkap data secara real-time dari berbagai sumber dan mengintegrasikannya dengan mulus ke dalam MaxCompute, platform pemrosesan data skala besar milik Alibaba. </p>



<p>Integrasi ini tidak hanya mengurangi waktu pemrosesan, tetapi juga meningkatkan kecepatan dan kualitas pengambilan keputusan melalui proses streaming data yang andal, sehingga mendorong efisiensi operasional dan memberikan wawasan yang tepat waktu dan akurat.</p>



<p>&#8220;Apache Flink 2.0 menghadirkan masa depan pemrosesan data dan potensi dampaknya pada industri cloud+AI. Terus dikembangkan, Apache Flink kini telah menetapkan standar baru untuk industri,&#8221; tambah Wang.</p>



<p>Pengembangan yang terus dilakukan oleh Alibaba Cloud adalah dengan memodernisasi komponen Apache Flink, mengadopsi lebih banyak inovasi AI, dan meningkatkan integrasi dengan proyek-proyek Apache lainnya.</p>



<p>Dalam acara tersebut, Alibaba Cloud juga mengumumkan telah membuka akses open-source untuk <a href="https://github.com/alibaba/fluss" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Fluss (Flink Unified Streaming Storage)</strong></a><strong> </strong>di GitHub, sebuah solusi penyimpanan streaming yang dirancang untuk analitik real-time.</p>



<p>Solusi penyimpanan ini juga berfungsi sebagai lapisan data real-time pada arsitektur Lakehouse. Fluss menjembatani kesenjangan antara data streaming dan <em>data </em>Lakehouse, memfasilitasi pengumpulan dan pemrosesan data dengan latensi rendah dan <em>throughput</em> tinggi. </p>



<p>Solusi ini terintegrasi secara mulus dengan mesin komputasi terkemuka, termasuk Apache Flink, untuk meningkatkan utilitas dan efisiensinya dalam pengelolaan data.  Alibaba Cloud juga terus berkontribusi pada pengembangan komunitas open-source Apache Flink.</p>



<p>Selain itu, juga turut mengoptimalkan lapisan SQL dan Runtime Flink, serta mengintegrasikan Flink dengan proyek ekosistem lainnya. Inovasi-inovasi ini sangat mendorong kemajuan Flink secara keseluruhan untuk meningkatkan skalabilitas, keandalan, stabilitas, dan kinerja.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Perbarui Ekosistem Kemitraan Global</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/12/05/alibaba-cloud-perbarui-ekosistem-kemitraan-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Dec 2024 23:28:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba group]]></category>
		<category><![CDATA[mitra global]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14351</guid>

					<description><![CDATA[Inisiatif baru yang berfokus pada AI dengan program insentif yang diperkuat guna mendukung mitra dan pelanggan di seluruh dunia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud baru-baru ini telah mengumumkan peluncuran rencana ekosistem mitra yang berfokus pada AI yang telah diperbarui, yang dikenal sebagai &#8220;Alibaba Cloud Partner Rainforest Plan&#8221;.</p>



<p>Inisiatif ini diluncurkan dalam acara Alibaba Cloud Partner Summit 2024 dan mencakup program akselerator mitra AI, program insentif yang ditingkatkan, dan strategi global yang diperbarui untuk mitra layanan. </p>



<p>Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk mendorong pertumbuhan mitra global dan mempercepat pengembangan serta penerapan solusi AI dan cloud computing mutakhir untuk bisnis di berbagai industri di seluruh dunia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-14352" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Selina-Yuan，President-of-International-Business-Alibaba-Cloud-Intelligence-mengumumkan-perombakan-ekosistem-kemitraan-global-guna-mendorong-pertumbuhan-berbasis-AI-dalam-acara-Global-Partner-Summit-2024.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Alibaba Cloud percaya bahwa kolaborasi adalah kunci untuk menciptakan inovasi dan mendorong pertumbuhan. Mitra global kami adalah perancang lanskap digital baru di era AI,&#8221; kata Selina Yuan, President of International Business, Alibaba Cloud Intelligence.</p>



<p>Dari atas panggung, Selina juga menabhakan bahwa dengan ekosistem mitra global yang diperbarui, Alibaba Cloud berkomitmen mendukung mitra globalnya untuk bersama-sama meraih manfaat dari era AI dan memenuhi kebutuhan bisnis bagi pelanggan di seluruh dunia.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Inisiatif Ekosistem Mitra Baru Berbasis AI</h3>



<p>Untuk memenuhi meningkatnya permintaan teknologi AI dari pelanggan global, Alibaba Cloud meluncurkan AI Alliance Accelerator Program. Ini untuk membangun ekosistem mitra AI khusus melalui kolaborasi dengan 50 mitra teknologi AI dan 50 mitra saluran pada 2025.</p>



<p>Mitra teknologi AI akan mendapatkan dukungan teknis khusus untuk pengembangan AI, akses ke saluran distribusi yang lebih luas, sumber daya kolaboratif untuk strategi pemasaran, dan layanan konsultasi AI yang didedikasikan untuk kebutuhan mereka. </p>



<p>Sementara itu, mitra saluran yang terpilih akan menikmati manfaat berupa insentif finansial yang lebih besar serta dana pengembangan pasar untuk mendukung inisiatif berbasis teknologi kecerdasan buatan alias AI. </p>



<p>Dengan memanfaatkan kemampuan AI dari Alibaba Cloud dan ekosistem globalnya, program ini bertujuan untuk memberdayakan mitra, mempercepat transformasi digital, serta membantu mereka untuk meraih peluang besar di era AI.</p>



<p>Alibaba Cloud juga meluncurkan sistem global yang diperkuat untuk mitra layanannya melalui Revitalized Service Partner Program. Program ini bertujuan membina Managed Service Providers (MSPs) baru dengan meningkatkan keterampilan mitra saluran dan mitra teknologi.</p>



<p>Dalam program ini Alibaba Cloud memberikan pelatihan dan pemberdayaan yang tepat. Selain itu, program ini juga membekali mereka dengan kemampuan konsultasi, implementasi, dan layanan terkelola untuk memperluas sumber pendapatan sekaligus memberikan layanan terbaik.</p>



<p>Program ini juga mendukung MSP yang sudah ada untuk memperluas penawaran mereka, mencakup penjualan produk maupun penyediaan layanan. Alibaba Cloud juga bekerja sama dengan MSP mengembangkan layanan large languange model dan layanan MSP berbasis AI.</p>



<p>Selain itu, Alibaba Cloud berjanji untuk memperluas kemitraan strategis baru dengan 18 MSP termasuk Whale Cloud, Bespin Global, Cognizant Worldwide, Deloitte, Accenture, dan FPT dari 50 MSP standar global yang ada.</p>



<p>Tidak hanya itu, Alibaba Cloud juga merilis Synergistic Incentive Program yang dirancang untuk memperkuat kolaborasi antara mitra teknologi global dan mitra saluran, menciptakan ekosistem yang dinamis dan berkelanjutan. </p>



<p>Program ini memperkenalkan skema go-to-market yang diperluas, memungkinkan mitra teknologi untuk meningkatkan pendapatan dengan memanfaatkan jaringan saluran Alibaba Cloud yang luas. </p>



<p>Di sisi lain, mitra saluran mendapatkan akses ke portofolio produk yang lebih beragam, membuka peluang penjualan dan margin keuntungan. Inisiatif ini mendorong pertumbuhan bersama dan memperkuat komitmen Alibaba Cloud untuk memberdayakan mitranya.</p>



<p><strong>Kolaborasi yang Ditingkatkan dengan Mitra Global dan Regional</strong></p>



<p>Untuk mendukung pelanggan global dalam mendapatkan manfaat digitalisasi di era AI, Alibaba Cloud juga mengumumkan kolaborasi yang diperluas dengan mitra teknologi dan saluran inovatif, baik di tingkat global maupun regional. </p>



<ul>
<li><strong>Di Indonesia,</strong> Alibaba Cloud telah menjalin kemitraan strategis dengan Telkom Indonesia untuk menyediakan solusi cloud berbasis AI yang inovatif dan efektif bagi masyarakat Indonesia. Kolaborasi ini juga bertujuan untuk mengembangkan talenta digital yang semakin dibutuhkan di Indonesia untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.</li>
</ul>



<ul>
<li><strong>Di Jepang:</strong> Alibaba Cloud telah bermitra dengan <strong>Securai</strong>. Secara khusus, Securai akan melokalisasi layanan Zstack Alibaba Cloud untuk pasar Jepang dan memberikan dukungan operasional guna memastikan kelangsungan layanan yang stabil.</li>
</ul>



<ul>
<li><strong>Di Thailand:</strong> Alibaba Cloud telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Yell Group. Kolaborasi ini bertujuan memenuhi permintaan yang terus berkembang terhadap Generative AI dan memberdayakan industri media kreatif dengan solusi berbasis cloud yang dapat diskalakan dan andal. </li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Merilis Survei &#8220;Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024&#8221;</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/10/22/alibaba-cloud-merilis-survei-tech-driven-sustainability-trends-and-index-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 04:34:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[keberlanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi cloud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=12981</guid>

					<description><![CDATA[Lebih dari tiga perempat perusahaan meyakini bahwa teknologi adalah kunci untuk mencapai tujuan keberlanjutan global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Sebanyak 80% perusahaan yang disurvei di Asia, Eropa, dan Timur Tengah telah menetapkan target keberlanjutan mereka. Namun, lebih dari setengahnya (53%) masih bergantung pada metode manual untuk mengukur progres mereka.</p>



<p>Informasi tersebut lahir dari laporan survei bertajuk “Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024” yang diinisiasi oleh Alibaba Cloud, penyedia teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dari Alibaba Group.</p>



<p>Laporan tersebut juga menunjukkan perusahaan yang memiliki target keberlanjutan, yakni sebesar 92% telah menetapkan target pengurangan emisi. Meski begitu, hanya sepertiga yang berkomitmen pada pencapaian net-zero dengan target berbasis sains/science-based targets (SBTs).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="614" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-1024x614.jpg" alt="" class="wp-image-12983" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-1024x614.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-300x180.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-768x461.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-370x222.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-270x162.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-570x342.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-740x444.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Adopsi SBTs tertinggi berada di pasar Asia yang sedang berkembang (39%), diikuti oleh Eropa (35%), pasar Asia yang maju (30%), dan Timur Tengah (22%). Sekitar setengah dari perusahaan yang memiliki target keberlanjutan menyebutkan pendorong pertumbuhan (56%).</p>



<p>Sementara itu, terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan (54%), dan tujuan perusahaan yang kuat (49%) sebagai motivasi utama mereka dalam menetapkan target perusahaan mereka. Khususnya, di antara semua pasar, Indonesia menempati posisi tertinggi.</p>



<p>Tercatat, di Indonesia sebesar 70% perusahaan yang memprioritaskan pertumbuhan, diikuti oleh Arab Saudi yang menekankan kepatuhan (73%), dan Uni Emirat Arab (UAE) yang menempatkan prioritas pada nilai perusahaan yang kuat (61%).</p>



<p>Sebanyak 78% perusahaan setuju bahwa teknologi sangat penting untuk mencapai tujuan-tujuan keberlanjutan global di pasar-pasar utama termasuk Malaysia (89%), Arab Saudi (87%), Singapura (86%), dan Prancis (86%).&nbsp;</p>



<p>Secara regional, keyakinan ini paling dominan di Timur Tengah (86%), diikuti oleh pasar Asia yang sedang berkembang (83%). Demikian pula, 78% percaya bahwa adopsi teknologi digital seperti&nbsp;cloud computing&nbsp;dan AI akan mempercepat kemajuan menuju target keberlanjutan.</p>



<p>Terkait dengan adopsi teknologi akan mempercepat kemajuan menuju target keberlanjutan, Arab Saudi memimpin di angka 90%, selanjutnya diikuti oleh UAE (84%) dan Singapura (81%). </p>



<h3 class="wp-block-heading">Tingkat Komitmen Pasar dan Tantangannya</h3>



<p>Ketika menilai tingkat komitmen pasar, Singapura menempati peringkat tertinggi dengan indeks keberlanjutan 91%, diikuti oleh Jerman di 89% dan Indonesia di 86%. Indeks keberlanjutan mengacu pada persentase perusahaan yang telah menetapkan target keberlanjutan di 13 pasar.</p>



<p>Perusahaan-perusahaan menghadapi berbagai hambatan dalam mencapai target keberlanjutan mereka. Keterbatasan anggaran menjadi hambatan paling signifikan yang mempengaruhi 29% organisasi, terutama di Timur Tengah (41%) dan Eropa (31%). </p>



<p>Rantai pasokan yang kompleks juga mempersulit upaya yang ada terhadap 28% perusahaan, terutama di Timur Tengah (35%) dan Eropa (29%). Selain itu, keterbatasan teknologi menghambat 23% perusahaan.</p>



<p>Tercatat, Timur Tengah menghadapi tingkat yang sedikit lebih tinggi sebesar 26%. Keterbatasan waktu juga menjadi tantangan signifikan di semua wilayah dan mempengaruhi 23% organisasi. Keterbatasan anggaran (32%) dan keterbatasan teknologi (29%) tetap menjadi hambatan utama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ketergantungan pada Pengukuran Manual</h3>



<p>Seiring dengan upaya perusahaan untuk meningkatkan upaya keberlanjutannya, kebutuhan akan alat digital yang efektif menjadi semakin krusial. Hasil survei menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman perusahaan-perusahaan tentang alat digital.</p>



<p>Karena 59% responden mengakui adanya kesenjangan pengetahuan mengenai bagaimana teknologi dapat membantu mencapai tujuan keberlanjutan. Hal ini paling terlihat di Singapura (83%), Hong Kong (75%), dan Thailand (70%).</p>



<p>Laporan ini juga mengungkapkan ketergantungan yang masih tinggi pada praktik tradisional di kalangan bisnis, yang dapat menimbulkan tantangan dalam mencapai tujuan keberlanjutan secara efektif. </p>



<p>Studi ini menemukan lebih dari 50% perusahaan yang masih bergantung pada proses manual seperti spreadsheet, e-mail, dan metode serupa untuk mengukur kinerja keberlanjutan. Semua pasar, kecuali Hong Kong (29%), Korea Selatan (43%), dan Prancis (49%), melampaui ambang batas 50%.</p>



<p>Persentase tertinggi di UAE (68%), Arab Saudi (61%), dan Inggris (60%). Sementara itu, hanya sekitar sepertiga perusahaan yang menggunakan alat perangkat lunak digital, termasuk platform cloud, untuk pengukuran dan pemantauan keberlanjutan. </p>



<p>Sementara itu, tiga negara, yakni Indonesia (59%), Singapura (48%), dan Jepang (43%) menunjukkan adopsi solusi berbasis cloud (cloud base) yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata penggunaan di angka 38%.</p>



<p>“Hasil yang diperoleh dari survei ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak bagi organisasi-organisasi untuk mengevaluasi kembali metodologi pengukuran keberlanjutan mereka,&#8221; ujar Selina Yuan, Presiden Bisnis Internasional, Alibaba Cloud Intelligence.</p>



<p>Ditambahkan oleh Selina, diharapkan semua organisasi tersebut mulai menggunakan solusi teknologi canggih seperti platform berbasis cloud dan layanan AI. Alat-alat digital ini tidak hanya  akan menyederhanakan proses pengukuran, tetapi juga bisa memberikan pemahaman.</p>



<p>“Sebagai penyedia layanan cloud yang berdedikasi, kami berkomitmen untuk memberikan solusi inovatif dan berbasis AI seperti <em>Energy Expert </em>guna membantu perusahaan mengukur dan menganalisis emisi karbon serta konsumsi energi secara efektif,&#8221; tambah Selina.</p>



<p>&#8220;Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024” bertujuan untuk memberikan wawasan berharga tentang perkembangan lanskap keberlanjutan perusahaan, serta mendalami bagaimana teknologi dapat diterapkan untuk mendorong perubahan yang berdampak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Terkait Survei Tersebut</h3>



<p>“Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024” dari Alibaba Cloud dilakukan secara independen oleh Yonder Consulting, sebuah firma konsultan yang berbasis di Inggris, dengan dukungan konsultasi, desain, dan analisis dari The Purpose Business.</p>



<p>Survei digelar dari 10 Mei hingga 19 Juni 2024, yang melibatkan 1.300 pemimpin bisnis dan manajemen senior dari berbagai industri, termasuk teknologi dan komunikasi, keuangan, infrastruktur, sumber daya terbarukan, kesehatan, transportasi, ritel, dan manufaktur.</p>



<p>Responden berasal dari 13 pasar di Asia (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Hong Kong SAR, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan), Eropa (Prancis, Jerman, dan Inggris), serta Timur Tengah (Arab Saudi dan UEA). </p>



<p>Dalam survei ini, negara-negara Asia Timur seperti Hong Kong SAR, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan dikategorikan sebagai pasar maju, sementara Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand termasuk dalam kategori pasar berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Luncurkan Qwen 2.5, Tawarkan 100+ Model AI Terbaru</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/09/23/alibaba-cloud-luncurkan-qwen-2-5-tawarkan-100-model-ai-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2024 03:43:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=11928</guid>

					<description><![CDATA[Qwen 2.5 adalah model yang lebih pintar dan memiliki kemampuan lebih kuat dalam matematika dan coding, serta mendukung lebih dari 29 bahasa.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud belum lama ini mengumumkan bahwa mereka telah merilis lebih dari 100 model terbarunya, Qwen 2.5, kepada komunitas open-source global. Kontribusi signifikan ini diumumkan di Apsara Conference, konferensi tahunan Alibaba Cloud.</p>



<p>Selain itu, Alibaba Cloud juga meluncurkan infrastruktur full-stack yang didesain ulang untuk memenuhi banyaknya kebutuhan akan komputasi AI yang andal. Infrastruktur yang diperbarui ini mencakup produk dan layanan cloud inovatif.</p>



<p>Infrastruktur yang diperbarui ini telah meningkatkan kemampuan komputasi, jaringan, dan arsitektur pusat data. Ini bertujuan untuk mendukung perkembangan pesat serta aplikasi model-model AI yang semakin meluas.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-11929" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/image005-10.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>“Alibaba Cloud melakukan investasi terbesar dari yang pernah dilakukan sebelumnya dalam penelitian dan pengembangan teknologi AI, serta pembangunan infrastruktur global,&#8221; Eddie Wu, Chairman dan CEO Alibaba Cloud Intelligence.</p>



<p>Lebih lanjut, Eddie Wu menambahkan bahwa hal ini dilakukan oleh Alibaba Cloud dengan tujuan ingin menciptakan infrastruktur AI masa depan untuk menjawab kebutuhan pelanggan-pelanggannya di seluruh dunia dan membuka berbagai potensi bisnis mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>100 Model Open-source Diluncurkan</strong></h3>



<p><a href="https://qwenlm.github.io/blog/qwen2.5/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Model open-source Qwen 2.5</a> yang baru, dengan 0,5 hingga 72 miliar parameter, adalah model yang lebih pintar dan memiliki kemampuan yang lebih kuat dalam matematika dan coding, serta  mendukung lebih dari 29 bahasa.</p>



<p>Ini akan melayani beragam aplikasi AI, baik di edge maupun di cloud di berbagai sektor mulai dari otomotif, gaming, hingga penelitian ilmiah. Seri model Qwen, yang merupakan portofolio large language models dari Alibaba Cloud, telah menarik perhatian besar sejak debutnya pada 2023.</p>



<p>Per hari ini, model Qwen sudah diunduh lebih dari 40 juta kali di platform seperti Hugging Face dan ModelScope, inisiatif komunitas open-source dari Alibaba. Ditambah lagi, model-model ini telah menginspirasi terciptanya lebih dari 50.000 model turunan di Hugging Face.</p>



<p>Peluncuran Qwen 2.5 akan membuat lebih dari 100 model tersedia secara open-source. Variasi model luas ini mencakup model dasar (base models), model instruksi (instruct models), dan model terkuantisasi (quantized models).</p>



<p>Variasi model yang diperluas ini juga hadir dengan berbagai tingkat presisi dan metode, yang mencakup berbagai modalitas seperti bahasa, audio, dan visual, serta model kode dan matematika khusus.</p>



<p>“Peluncuran inisiatif open source ini merupakan pencapaian penting Alibaba Cloud, karena merupakan investasi terbesar kami untuk open-source hingga saat ini,” kata Jingren Zhou, Chief Technology Officer Alibaba Cloud Intelligence. </p>



<p>Zhou juga berharap bahwa inisiatif ini akan memberdayakan developer dan perusahaan dari berbagai ukuran, meningkatkan kemampuan mereka untuk memanfaatkan teknologi AI dan menstimulasi pertumbuhan komunitas open-source. </p>



<p>Alibaba Cloud juga mengumumkan peningkatan pada model andalannya, Qwen-Max. Model Qwen-Max yang diperbarui menunjukkan kinerja yang setara dengan model canggih lainnya di berbagai bidang seperti pemahaman dan penalaran bahasa, matematika, dan coding.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Memperluas Batasan Multimodal</h3>



<p>Selain large language models, Alibaba Cloud juga memperkenalkan model teks-ke-video yang baru sebagai bagian dari keluarga large model Tongyi Wanxiang. Model baru ini mampu menghasilkan video berkualitas tinggi dalam berbagai gaya visual.</p>



<p>Model ini dapat menghasilkan video berdasarkan instruksi teks bahasa Mandarin dan Inggris, serta mengubah gambar statis menjadi video dinamis. Model ini dilengkapi arsitektur difussion transformer (DiT) canggih untuk meningkatkan kualitas rekonstruksi video.</p>



<p>Pemimpin teknologi cloud ini juga menghadirkan pembaruan signifikan pada model bahasa visual mereka dengan peluncuran <strong>Qwen2-VL</strong>, yang mampu memahami video berdurasi lebih dari 20 menit dan mendukung tanya jawab berbasis video. </p>



<p>Dilengkapi dengan kemampuan penalaran dan pengambilan keputusan yang canggih, Qwen2-VL dirancang untuk integrasi di smartphone, kendaraan, dan robot, yang memungkinkan otomatisasi operasi tertentu.</p>



<p>Untuk pemrograman komputer, Alibaba Cloud juga meluncurkan AI Developer, asisten AI berbasis Qwen yang dirancang membantu programmer mengotomatisasi tugas-tugas seperti analisis kebutuhan, pemrograman kode, serta menemukan dan memperbaiki bug software.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peningkatan Infrastruktur AI Full-Stack</h3>



<p>Tak hanya sampai disitu, pionir cloud ini juga mengumumkan serangkaian pembaruan inovatif pada infrastruktur AI full-stack mereka, yang mencakup arsitektur pusat data hijau, manajemen data, pelatihan model, dan inferensi:</p>



<ul>
<li><strong>Arsitektur Pusat Data Generasi Berikutnya untuk Pengembangan AI yang Meningkat:</strong> Untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat dan beragam akan daya komputasi berkinerja tinggi akibat booming AI global, Alibaba Cloud mengungkapkan arsitektur pusat data generasi berikutnya, CUBE DC 5.0. Arsitektur baru ini meningkatkan efisiensi energi dan operasional dengan teknologi canggih seperti sistem pendingin hibrida angin-cairan, arsitektur distribusi daya arus langsung, dan sistem manajemen cerdas serta mengurangi waktu penerapan hingga 50% dibandingkan dengan pusat data tradisional yang dibangun melalui desain modular prefabrikasi.</li>



<li><strong>Solusi Open Lake untuk Memaksimalkan Utilitas Data:</strong> Ketika organisasi menghadapi tantangan dalam mengelola data dalam jumlah besar di tengah meningkatnya permintaan akan AI generatif, Alibaba Cloud memperkenalkan Alibaba Cloud Open Lake, yang mampu mengintegrasikan mesin big data ke dalam solusi terpadu, memaksimalkan utilitas data khususnya untuk aplikasi AI generatif. Dengan mengintegrasikan alur kerja, optimalisasi kinerja, dan tata kelola yang kuat dalam satu platform, solusi ini mencapai penggunaan sumber daya yang efisien melalui pemisahan komputasi-penyimpanan, tata kelola data yang jelas, serta penghematan biaya dan waktu yang signifikan.</li>



<li><strong>AI Scheduler untuk Pelatihan dan Inferensi Model Terintegrasi:</strong>· Alibaba Cloud meluncurkan PAI AI Scheduler dengan pelatihan dan inferensi model terintegrasi, mesin penjadwalan berbasis cloud yang dirancang untuk meningkatkan manajemen sumber daya komputasi. Melalui pemanfaatan integrasi cerdas berbagai sumber daya komputasi, penjadwalan sumber daya yang fleksibel, penyesuaian tugas secara real-time, dan pemulihan kesalahan otomatis, teknologi ini dapat mencapai lebih dari 90% tingkat pemanfaatan komputasi yang efektif.</li>



<li><strong>DMS untuk Pengelolaan Metadata Terpadu:</strong> Untuk membantu organisasi mengelola data mereka dengan lebih efisien dan memaksimalkan nilai, Alibaba Cloud memperkenalkan DMS: OneMeta+OneOps, sebuah platform yang memungkinkan pengelolaan terpadu lebih dari 40 jenis sumber data di database, gudang data, dan data lake di berbagai lingkungan cloud. Platform ini akan meningkatkan tingkat pemanfaatan data hingga 10 kali lipat, secara signifikan meningkatkan efisiensi dalam mengubah data menjadi intelijen yang berharga.</li>



<li><strong>Layanan Elastic Compute yang Lebih Kuat:</strong> Alibaba Cloud juga memperkenalkan layanan Enterprise Elastic Compute Service (ESC) Generasi ke-9 pada konferensi tersebut. Generasi terbaru dari layanan ECS ini memiliki peningkatan kinerja yang signifikan, termasuk peningkatan 30% dalam kecepatan rekomendasi pencarian dan peningkatan 17% dalam efektivitas membaca dan menulis Query Per Second (QPS) saat diterapkan pada produk database dibandingkan dengan generasi sebelumnya.</li>
</ul>



<p>Berbagai pembaruan ini dirancang untuk memberikan dukungan yang lebih komprehensif bagi pelanggan dan mitra untuk memaksimalkan manfaat dari teknologi terbaru guna membangun aplikasi AI yang lebih efisien, berkelanjutan, dan inklusif.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
