<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asean foundation &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/asean-foundation/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 14 May 2026 23:45:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>asean foundation &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ASEAN Foundation dan Google Luncurkan Scam Ready ASEAN</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/05/15/asean-foundation-dan-google-luncurkan-scam-ready-asean/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 May 2026 23:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[asean foundation]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[scam]]></category>
		<category><![CDATA[scam ready asean]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=28671</guid>

					<description><![CDATA[Ini inisiatif regional yang bertujuan memperkuat ketahanan digital dan meningkatkan upaya pencegahan penipuan online di seluruh Asia Tenggara.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Asia Tenggara mengalami kerugian hingga US$ 23,6 miliar akibat penipuan online hanya dalam satu tahun terakhir. Untuk mengatasi ancaman yang kian meluas ini, ASEAN Foundation dengan dukungan pendanaan sebesar US$ 5 juta dari Google.org meluncurkan <a href="https://aseanfoundation.org/programme/scam-ready-asean/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Scam Ready ASEAN.</a></p>



<p>Ini adalah sebuah inisiatif regional yang bertujuan memperkuat ketahanan digital dan meningkatkan upaya pencegahan penipuan online di seluruh Asia Tenggara. Program ini ditargetkan menjangkau 3 juta masyarakat di 11 negara ASEAN.</p>



<p>Di Indonesia sendiri, sepanjang tahun 2025 tercatat lebih dari <a href="https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/OJK-dan-Bareskrim-Polri-Sepakat-Perkuat-Kolaborasi-Penanganan-Pengaduan-Pada-Indonesia-Anti-Scam-Centre.aspx?utm_source=chatgpt.com" target="_blank" rel="noreferrer noopener">411.000 laporan kasus penipuan online</a> dengan estimasi kerugian finansial mencapai sekitar US$ 550 juta atau setara Rp 9 triliun, berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Indonesia Anti-Scam Centre (IASC).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-28672" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-1024x683.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-1536x1024.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-2048x1365.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Launch-Gimmick-1-740x493.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Bentuk penipuan yang paling banyak dilaporkan meliputi phishing, rekayasa sosial, impersonation, penipuan investasi online, hingga penipuan pembayaran berbasis QR. Modus-modus ini semakin berkembang seiring pemanfaatan , platform pembayaran digital, serta taktik lintas platform yang semakin kompleks.</p>



<p>Sebagai respons terhadap situasi tersebut, Pemerintah Indonesia terus memperkuat berbagai upaya perlindungan masyarakat, mulai dari penguatan regulasi keamanan siber, peluncuran kampanye edukasi publik, hingga peningkatan kolaborasi dengan lembaga keuangan dan penyedia layanan telekomunikasi.</p>



<p>Di saat yang sama, perkembangan AI generatif, pesatnya adopsi pembayaran digital, dan penggunaan media sosial yang semakin luas turut membuat modus penipuan menjadi lebih canggih dan sulit dikenali. </p>



<p>Dampaknya kini dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat di Tanah Air — mulai dari anak muda, keluarga, lansia, hingga pengguna internet baru yang semakin rentan menjadi target penipuan digital.</p>



<p>&#8220;Penipuan saat ini bukan lagi insiden yang terisolasi, melainkan tantangan bersama yang terus berkembang dan memengaruhi masyarakat lintas negara, sektor, dan komunitas,&#8221; ujar Dr. Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation. </p>



<p>Ditambahkan oleh Piti bahwa di seluruh Asia Tenggara telah terlihat bagaimana penipuan tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga pada kepercayaan terhadap ruang digital kita secara lebih luas. </p>



<p>&#8220;Scam Ready ASEAN hadir untuk mengubah pendekatan kita, dari bereaksi terhadap penipuan, menjadi mencegah dan lebih siap menghadapinya. Kolaborasi masyarakat, pembuat kebijakan, dan pelaku industri, diharapkan dapat membangun lingkungan digital yang lebih aman,&#8221; tambah Piti.</p>



<p>Scam Ready ASEAN mengadopsi model Train-the-Trainer berskala besar, pendekatan yang terbukti efektif menjangkau komunitas yang selama ini luput dari kampanye literasi digital konvensional. </p>



<p>Dengan membekali 2.000 Master Trainer melalui 20 organisasi lokal mitra di seluruh kawasan, program ini memastikan edukasi pencegahan penipuan dapat menyentuh lapisan masyarakat paling rentan sekalipun</p>



<p>Sekitar 550.000 penerima manfaat akan mendapatkan modul terstruktur dan alat interaktif,  termasuk <a href="https://bit.ly/BeScamReady_AF" target="_blank" rel="noreferrer noopener"></a><a href="https://bit.ly/BeScamReady_AF" target="_blank" rel="noreferrer noopener">game Be Scam Ready</a> (klik untuk bermain), yang dirancang untuk membangun pengetahuan, kepercayaan diri digital dan berpikir kritis dalam mengenali penipuan digital.</p>



<p>Program ini diperkuat melalui enam dialog kebijakan nasional dan tiga dialog regional, memastikan ketahanan komunitas berjalan seiring penguatan regulasi dan koordinasi lintas sektor di tingkat pemerintah.</p>



<p>&#8220;Kesuksesan ekonomi digital Asia Tenggara harus dibangun di atas fondasi kepercayaan. Untuk tetap selangkah lebih maju dari pelaku kejahatan digital, kami mendukung inisiatif seperti program Scam Ready ASEAN,&#8221; ujar Sapna Chadha, Vice President, Asia Tenggara.</p>



<p>Di tingkat regional, ASEAN juga terus memperkuat upaya penanggulangan penipuan online, termasuk melalui pembentukan ASEAN Anti-Scam Working Group pada Pertemuan Menteri Digital ASEAN ke-4 tahun 2024 untuk mendorong kolaborasi antar pusat anti-penipuan nasional. </p>



<p>Melanjutkan momentum tersebut, Scam Ready ASEAN hadir sebagai inisiatif multi-tahun yang menerjemahkan komitmen kebijakan ASEAN ke dalam aksi nyata melalui pendekatan whole-of-society, dengan melibatkan pemerintah, industri, masyarakat sipil, dan komunitas.</p>



<p>Inisiatif ini resmi diluncurkan melalui dialog kebijakan tingkat tinggi yang mempertemukan perwakilan sektor digital, keuangan, perlindungan konsumen, perbankan, dan teknologi dari seluruh ASEAN untuk berbagi praktik terbaik dan memperkuat kolaborasi lintas sektor ke depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ASEAN Foundation Gandeng Polda Jawa Tengah Berikan Pelatihan AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/02/14/asean-foundation-gandeng-polda-jawa-tengah-berikan-pelatihan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Feb 2026 02:07:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[asean foundation]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan ai]]></category>
		<category><![CDATA[polda jawa tengah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=26457</guid>

					<description><![CDATA[Dorong literasi AI di Indonesia, ASEAN Foundation jalin kerja sama dengan Polda Jawa Tengah untuk perluas program AI Ready ASEAN.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; ASEAN Foundation memperkuat pelaksanaan Program AI Ready ASEAN melalui kolaborasi dengan Polda Jawa Tengah, yang akan menghadirkan rangkaian In-depth Training AI<strong>, </strong>kampanye Raising Awareness of AI<strong>,</strong> serta Training of Trainers (ToT).</p>



<p>Program ini akan digelar mulai Februari hingga April 2026 di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperluas akses terhadap literasi dan kesiapan adopsi AI di tingkat lokal.</p>



<p>“Indonesia merupakan salah satu negara di ASEAN dengan potensi digital yang besar. Pemanfaatan AI dapat menjadi pendorong produktivitas, daya saing, dan pembangunan,&#8221; ujar Dr. Piti Srisangnam, Direktur Eksekutif ASEAN Foundation. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-26459" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Dr.-Piti-Srisangnam-signed-the-MoU-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Namun, Piti menambahkan bahwa manfaatnya hanya dapat dirasakan secara optimal jika diiringi dengan literasi dan pemahaman yang memadai. Melalui Program AI Ready ASEAN, ASEAN Foundation berupaya membekali masyarakat Indonesia dengan keterampilan dan pemahaman.</p>



<p>&#8220;Upaya yang kami lakukan ini agar AI tidak hanya sekadar digunakan, tetapi juga dipahami dan dimanfaatkan secara bertanggung jawab yang bertujuan untuk mendorong upaya pembangunan yang inklusif,&#8221; tambah Piti.</p>



<p>Seiring dengan transformasi digital yang terus berlangsung di Indonesia, pemanfaatan AI juga meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Teknologi ini mendorong berbagai perubahan di sektor pendidikan, media, dan layanan publik. </p>



<p>Sejalan dengan perkembangan tersebut, penguatan literasi dan pemahaman etis menjadi penting agar manfaat AI dapat dirasakan secara merata dan berkelanjutan. Tentunya, hal ini bisa berjalan optimal melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor.</p>



<p>Inisiatif menggandeng Polda Jawa Tengah ini juga mencerminkan upaya ASEAN Foundation dalam mendukung kesiapan masyarakat untuk memanfaatkan AI secara aman, inklusif, dan bertanggung jawab. </p>



<p>Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi digital yang inklusif dan berkelanjutan. Inisiatif penguatan literasi dan pemanfaatan AI secara bertanggung jawab menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif.</p>



<p>“Pemerintah menyambut baik berbagai inisiatif dan kerja sama lintas sektor, seperti salah satunya yang dilakukan oleh ASEAN Foundation bersama Polda Jawa Tengah,&#8221; ungkap Gibran Rakabuming, Wakil Presiden Republik Indonesia.</p>



<p>Ditambahkan oleh Gibran  bahwa kolaborasi ini diharapkan bisa memberikan pelatihan teknis AI bagi siswa serta pelatihan AI bagi trainer. Selain itu, langkah ini juga mencerminkan sinergi dalam mendorong pemanfaatan teknologi, termasuk AI, secara aman, adaptif, dan beretika.</p>



<p>Pelaksanaan program ini mencakup In-depth Training AI yang menjangkau sekitar 8.000, yang terdiri atas pemuda dan orang tua, di enam karesidenan di Jawa Tengah, yakni Semarang, Pati, Pekalongan, Banyumas, Kedu, dan Surakarta<strong>.</strong></p>



<p>Pelatihan ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan pemahaman teknis, tetapi juga membekali peserta dengan perspektif etis dan kemampuan berpikir kritis, sehingga AI dapat dimanfaatkan secara bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Adapun untuk memperluas jangkauan edukasi, program ini juga dilengkapi dengan kampanye Raising Awareness of AI yang ditargetkan menjangkau lebih dari 140.000 penerima manfaat, termasuk siswa, mahasiswa, komunitas, dan masyarakat umum. </p>



<p>Kampanye ini dirancang sebagai pendekatan edukasi publik yang lebih inklusif, dengan materi yang kontekstual dan mudah dipahami, sehingga dapat menjangkau kelompok masyarakat yang belum tersentuh pelatihan formal.</p>



<p>Guna memastikan keberlanjutan dan konsistensi pesan literasi AI di tingkat daerah, ASEAN Foundation juga akan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) bagi perwakilan Polda Jawa Tengah sebelum implementasi kegiatan di lapangan. </p>



<p>Melalui pelatihan ini, aparat kepolisian bersama fasilitator lokal akan dibekali pengetahuan, materi, dan metode pembelajaran yang relevan agar dapat berperan sebagai agen literasi digital dan AI di wilayah masing-masing.</p>



<p>Brigjen Pol. Dr. Latif Usman, S.I.K., M.Hum. Wakapolda Jateng, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial di tengah pesatnya transformasi digital. </p>



<p>“Literasi AI atau yang juga dikenal kecerdasan buatan bukan hanya tentang memahami teknologi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat agar mampu bersikap kritis, bertanggung jawab, dan beretika di ruang digital,&#8221; ujar Latif.</p>



<p>Melalui Program AI Ready ASEAN<strong>,</strong>&nbsp;inisiatif ini diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia memahami dan memanfaatkan AI secara kritis, etis, dan bertanggung jawab, sehingga perkembangan teknologi benar-benar memberi manfaat bagi kehidupan bersama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
