<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>asia tenggara &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/asia-tenggara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 09 Nov 2025 08:06:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>asia tenggara &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IBM Bikin AI untuk Prediksi Krisis Pangan dan Energi di Asia Tenggara</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/09/ibm-bikin-ai-untuk-prediksi-krisis-pangan-dan-energi-di-asia-tenggara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 08:06:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[asia tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[krisi energi]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pangan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24075</guid>

					<description><![CDATA[Melalui proyek ini, IBM dan NREL bakal mengembangkan sistem data pintar bernama Community Associated Knowledge Environment (CAKE).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; IBM kembali membuktikan bahwa AI bukan cuma urusan robot dan data science di laboratorium. Lewat kolaborasi barunya dengan National Renewable Energy Laboratory (NREL), IBM resmi meluncurkan inisiatif berbasis AI dan hybrid cloud untuk memperkuat rantai pasok di Singapura dan Indonesia.</p>



<p>Proyek ini merupakan bagian dari program IBM Impact Accelerator. Ini adalah sebuah inisiatif sosial pro bono yang dirancang untuk membantu organisasi dan pemerintah menggunakan AI alias kecerdasan buatan demi menghadapi tantangan lingkungan dan ekonomi nyata.</p>



<p>Melalui proyek ini, IBM dan NREL bakal mengembangkan sistem data pintar bernama Community Associated Knowledge Environment (CAKE), sebuah “data room” generasi baru yang menggabungkan data pangan, energi, dan air.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="384" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-1024x384.jpg" alt="" class="wp-image-24077" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-1024x384.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-300x113.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-768x288.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-1536x576.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-370x139.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-270x101.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-570x214.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-740x278.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dengan platform ini, pembuat kebijakan, LSM, hingga pelaku bisnis dapat dengan lebih mudah dan cepat dalam memantau dan mengambil keputusan berbasis data real-time dari rantai pasok yang saling terkoneksi.</p>



<p>“Kami ingin membangun sistem manajemen data yang tangguh dan skalabel agar rantai pasok bisa lebih efisien dan berkelanjutan. AI bukan cuma alat analisis, tetapi ini fondasi baru untuk pengambilan keputusan cerdas di dunia nyata,&#8221; ujar ” ujar Doug Arent, Executive Director, NREL Foundation</p>



<h4 class="wp-block-heading">Fokus di Indonesia dan Singapura</h4>



<p>Pilot project ini akan dimulai di Indonesia dan Singapura sebelum diperluas ke seluruh Asia Tenggara. IBM menilai kedua negara ini berada di garis depan dalam transformasi digital kawasan, terutama dalam menghadapi tantangan rantai pasok energi dan pangan.</p>



<p>“Kawasan Asia Tenggara sedang bergerak cepat menuju masa depan digital. Lewat kolaborasi ini, kami ingin memperkuat fondasi teknologi dan mendorong pembangunan berkelanjutan,” jelas Catherine Lian, General Manager IBM ASEAN.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Dari Ide ke Aksi</h4>



<p>Proyek ini akan berjalan selama dua tahun dan dibagi menjadi dua fase. Di fase pertama, IBM menggunakan pendekatan IBM Garage, yaitu metode kolaboratif untuk mempercepat pengembangan solusi digital — mulai dari pemetaan kebutuhan, perancangan, hingga implementasi.</p>



<p>Selanjutnya, pada fase kedua, tim IBM akan menyesuaikan teknologi dan sumber daya yang dikembangkan agar solusi yang dihasilkan bisa diterapkan secara langsung dan dikembangkan dengan skala lebih besar.</p>



<p>&#8220;Inisiatif ini menunjukkan bahwa AI kini hadir langsung di tengah masyarakat. Teknologi canggih bukan lagi milik laboratorium. AI kini digunakan untuk menyelesaikan masalah nyata, dari krisis pangan hingga rantai pasok energi,&#8221; ujar Justina Nixon-Saintil, Vice President and Chief Impact Officer IBM, </p>



<p>IBM sendiri juga berkomitmen untuuk menyalurkan hingga US$ 45 juta dalam bentuk bantuan teknologi dan layanan selama lima tahun ke depan untuk memperluas dampak sosial melalui IBM Impact Accelerator.</p>



<p>Hingga saat ini, program tersebut telah memberi manfaat yang cukup besar kepada lebih dari 2,5 juta orang di seluruh dunia lewat proyek-proyek energi bersih, pertanian berkelanjutan, hingga pengelolaan air.</p>



<p>Kolaborasi IBM dan NREL ini jadi bukti bahwa AI bukan cuma masa depan, tapi solusi masa kini. Dari supply chain hingga sustainability, teknologi kini punya peran nyata dalam menciptakan sistem yang lebih efisien dan ramah lingkungan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samsung Insights: Generasi Muda di Asia Tenggara Aktif Menggunakan AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/23/samsung-insights-generasi-muda-di-asia-tenggara-aktif-menggunakan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 01:19:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[asia tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy s25 series]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19176</guid>

					<description><![CDATA[Hasil survei menunjukkan bahwa hampir 9 dari 10 anak muda di Asia Tenggara sudah menggunakan AI dalam kesehariannya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Samsung mengumumkan temuan survei AI tahun 2024, yang mengungkap bahwa anak muda di Asia Tenggara (SEA) tidak hanya menyaksikan revolusi AI, tetapi juga secara aktif menggunakannya. </p>



<p>Survei menunjukkan bahwa hampir 9 dari 10 anak muda sudah menggunakan AI dalam rutinitas sehari-hari mereka, dan platform utama yang mereka gunakan untuk mengakses layanan AI adalah melalui perangkat seluler mereka. </p>



<p>Survei yang dilakukan pada 884 anak muda pada usia 13-24 tahun di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand yang menyoroti dampak mendalam AI terhadap kehidupan, ambisi, dan aspirasi mereka untuk perubahan sosial.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-16721" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>“Kami selalu antusias membantu generasi muda mendatang di wilayah kami untuk mencapai potensi penuh mereka melalui teknologi inovatif dan program global Corporate Citizenship kami,&#8221; ungkap CU Kim selaku President and CEO of Southeast Asia and Oceania for Samsung Electronics.</p>



<p>Lebih lanjut, CU Kim juga mengatakan bahwa Samsung berusaha memahami harapan dan aspirasi anak muda di sejumlah wilayah. Dalam temuan survei ini, menunjukkan bahwa anak muda di Asia Tenggara merupakan penggguna AI tertinggi.</p>



<p>&#8220;Hal ini memperkuat kebutuhan untuk terus memberdayakan generasi mendatang dengan inovasi AI yang bermakna, dan Samsung berkomitmen untuk membantu anak muda dalam membuka kemungkinan baru, dan memperkuat kreativitas mereka,&#8221; tambah CU Kim.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penggunaan AI yang Tinggi di Kalangan Anak Muda di Asia Tenggara Saat Ini</h3>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="810" height="456" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini.jpg" alt="" class="wp-image-19177" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini.jpg 810w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-740x417.jpg 740w" sizes="(max-width: 810px) 100vw, 810px" /></figure>



<p>Berdasarkan hasil temuan survei, AI bukan lagi sebuah konsep masa depan bagi anak muda di Asia Tenggara, yang mana AI merupakan realitas masa kini yang memberdayakan mereka untuk berkembang dalam semua aspek kehidupan mereka. </p>



<p>Sebanyak 9 dari 10 pemuda telah memasukkan perangkat dan layanan AI ke dalam rutinitas harian mereka, menggunakannya untuk belajar, berkreasi, tetap mendapatkan informasi, dan mendorong perubahan positif di komunitas mereka. </p>



<p>Secara khusus, tiga penggunaan AI harian teratas adalah untuk belajar (78%), kreativitas (56%), dan untuk mendapatkan informasi (38%). Sementara untuk konsumen Indonesia memiliki sedikit perbedaan yaitu 73% untuk belajar, 56% untuk kreativitas dan 32% untuk mendapatkan informasi.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="904" height="508" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI.jpg" alt="" class="wp-image-19178" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI.jpg 904w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 904px) 100vw, 904px" /></figure>



<p>Perangkat seluler memainkan peran penting dalam meningkatkan penggunaan AI di kalangan anak muda di Asia Tenggara, karena lebih disukai (60%). Sementara di Indonesia, 78% anak muda lebih memilih perangkat seluler sebagai sarana utama untuk mengakses teknologi berbasis AI. </p>



<p>Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut, karena semakin banyak anak muda yang mengharapkan perangkat seluler menjadi moda utama akses mereka ke AI di masa mendatang. Untuk itulah, Samsung berada di garis depan.</p>



<p>Samsung mengutamakan perangkat seluler ini, menghadirkan perangkat dan layanan AI bagi semua orang melalui Galaxy AI, yang meningkatkan komunikasi, menumbuhkan kreativitas, dan meningkatkan produktivitas. </p>



<p>Seri Galaxy S25 merupakan contoh bagaimana Samsung terus menetapkan standar baru tentang apa yang dapat dilakukan oleh smartphone AI, dengan memahami kebutuhan dan preferensi pengguna untuk memberikan pengalaman AI yang dipersonalisasi dengan privasi yang terjamin.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Anak Muda di Asia Tenggara Melihat AI sebagai Pemicu untuk Membentuk Karier Masa Depan Mereka</h3>



<p>Anak muda di Asia Tenggara merasa optimis tentang masa depan kariernya di era AI, dan secara proaktif mempersiapkan diri untuk peluang baru dengan mengembangkan keterampilan yang relevan. </p>



<p>Sebanyak 65% anak muda di Asia Tenggara percaya bahwa AI akan menciptakan peluang kerja baru, angka ini bahkan lebih tinggi di Indonesia, yakni 72%. Di sisi lain, 81% anak muda Asia Tenggara, dan 65% di Indonesia, menyadari kehadiran AI kemungkinan akan menyebabkan hilangnya beberapa jenis pekerjaan. </p>



<p>Kesadaran ini menunjukkan bahwa meskipun optimis, anak muda tetap realistis dan terdorong untuk membekali dirinya dengan sejumlah keterampilan yang sesuai untuk menghadapi perubahan dunia kerja.</p>



<p>Kesadaran ini telah memicu keinginan yang kuat untuk mengembangkan keterampilan terkait AI, dengan 70% anak muda menyatakan minat besar untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mempelajari lebih lanjut tentang AI. </p>



<p>Selain itu, lebih dari separuh responden di Asia Tenggara, termasuk 65% anak muda Indonesia, juga merasa bahwa AI berpotensi mengubah bidang pekerjaan mereka secara signifikan di masa depan. Temuan ini mencerminkan tingginya kesadaran generasi muda akan peran penting AI dalam membentuk jalur karier mereka ke depan.</p>



<p>Melalui perluasan fitur AI pada lebih banyak perangkat Galaxy seperti seri Galaxy S25 terbaru serta Galaxy A56 5G, A36 5G, dan A26 5G, Samsung berkomitmen untuk memberdayakan lebih banyak pengguna dengan membuat AI lebih mudah diakses di berbagai model. </p>



<p>Fitur interaktif seperti Circle to Search oleh Google dan Math Solver di Samsung Notes membantu menciptakan lingkungan belajar yang mendalam yang menghadirkan pengalaman pendidikan yang bermakna.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kerja sama untuk Mengembangkan AI yang Bertanggung Jawab Bagi Generasi Muda</h3>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="904" height="508" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda.jpg" alt="" class="wp-image-19179" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda.jpg 904w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 904px) 100vw, 904px" /></figure>



<p>Ketika ditanya tentang apa yang memengaruhi penggunaan dan perspektif anak muda di Asia Tenggara terhadap AI, media sosial menjadi faktor teratas, dengan 77% responden menyebutkan platform tersebut sebagai kekuatan pendorong utama. </p>



<p>Di Indonesia, angka ini lebih tinggi, dengan 82% anak muda yang merasa bahwa media sosial mempengaruhi cara mereka melihat dan menggunakan teknologi AI. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya peran media sosial dalam membentuk pemahaman dan minat anak muda terhadap inovasi teknologi.</p>



<p>Diikuti oleh perusahaan dan layanan teknologi (73%), lalu teman dan saudara (57%). Dengan demikian, membangun masa depan AI yang bertanggung jawab bagi anak muda saat ini memerlukan tindakan kolaboratif di antara berbagai kelompok.</p>



<p>Pendekatan Samsung terhadap AI mengutamakan keamanan dan privasi, sebagaimana dicontohkan oleh fitur-fitur seperti Personal Data Engine pada seri Galaxy S25. Hal ini memastikan pengalaman AI yang personal dan sesuai konteks.</p>



<p>Tentu saja, hal itu tak mengesampingkan perlindungan yang kuat untuk data pengguna di seluruh ekosistem perangkat Samsung yang terhubung. Untuk seluruh perangkat Galaxy, inovasi seperti Knox Vault menjaga data yang dipersonalisasi tetap privasi dan aman.</p>



<p>Ini sekaligus menjadi dasar bagi anak muda untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas mereka menggunakan AI seluler, dengan penuh percaya diri. Investasi berkelanjutan dalam pendidikan dan infrastruktur AI juga sangat penting.</p>



<p>Ini untukmemastikan akses yang adil terhadap manfaat revolusi AI. Samsung berdedikasi terhadap hal ini melalui program Corporate Citizenship, seperti kontes global Samsung Solve for Tomorrow, yang memberdayakan anak muda memanfaatkan teknologi untuk kebaikan sosial.</p>



<p>Program seperti Samsung Innovation Campus meningkatkan kemampuan kerja anak muda melalui kursus-kursus tentang AI, Internet of Things, dan Big Data, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi tenaga kerja generasi mendatang.</p>



<p>Dengan mengembangkan literasi AI dan menyediakan perangkat inovatif yang tepat melalui inisiatif-inisiatif ini, lebih banyak kaum muda akan diperlengkapi untuk berkembang di dunia AI dan teknologi baru di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IDC: Pasar E-Commerce di Asia Tenggara Bakal Tumbuh Pesat</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/03/14/idc-pasar-e-commerce-di-asia-tenggara-bakal-tumbuh-pesat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Mar 2025 09:13:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[asia tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[e-commerce]]></category>
		<category><![CDATA[idc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=17325</guid>

					<description><![CDATA[Nilai pasar e- commerce Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai US$ 325 miliar (sekitar Rp 5.299 triliun) pada tahun 2028. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Laporan terbaru dari lembaga riset pasar IDC, yang diinisiasi oleh platform pembayaran global 2C2P dan Antom, mengungkapkan bahwa nilai pasar e- commerce Asia Tenggara diperkirakan akan mencapai US$ 325 miliar (sekitar Rp 5.299 triliun) pada tahun 2028. </p>



<p>Raihan ini didorong oleh pesatnya adopsi pembayaran digital dan kemampuan kerja sama lintas regional yang membuka lebih banyak peluang dalam perdagangan lintas negara bagi para pelaku bisnis.</p>



<p>Laporan tahunan berjudul “How Southeast Asia Buys and Pays 2025” menjadi edisi keempat<br>dari IDC InfoBrief sejak terbit pertama kali pada tahun 2021. Laporan ini merangkum survei<br>terhadap 600 responden dari enam negara di Asia Tenggara.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="628" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-1024x628.png" alt="" class="wp-image-17329" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-1024x628.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-300x184.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-768x471.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-370x227.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-270x166.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-570x350.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025-740x454.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Laporan-IDC-How-Southeast-Asia-Buys-and-Pays-2025.png 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Keenam negara tersebut meliputi Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Vietnam, lengkap dengan analisis perkembangan skema pembayaran digital di masing-masing pasar dan regional Asia Tenggara secara keseluruhan.</p>



<p>Sebagai wilayah dengan potensi ekonomi terbesar kelima di dunia, pertumbuhan Asia Tenggara yang luar biasa sebagian besar didorong oleh perkembangan pesat sektor e-commerce yang didukung oleh meningkatnya adopsi pembayaran digital.</p>



<p>Laporan ini menjelaskan perkembangan skema pembayaran digital di Asia Tenggara dan analisis spesifik mengenai tren pembayaran di setiap pasar. Laporan ini juga menyoroti bagaimana tren tersebut memengaruhi strategi bisnis dan membuka peluang pertumbuhan kawasan di masa depan.</p>



<p><strong>Sorotan utama dari laporan ini:</strong></p>



<p>Untuk memanfaatkan potensi ekonomi senilai US$ 325 miliar (sekitar Rp5.299 triliun), tentunya sangat dibutuhkan pemahaman yang lebih komprehensif terkait skema pembayaran digital di Asia Tenggara.</p>



<p>Wawasan yang tepat dapat membantu pelaku bisnis untuk menyediakan metode pembayaran berdasarkan preferensi pelanggan yang penting untuk memaksimalkan jangkauan di masing-masing pasar. </p>



<ul>
<li><strong>Pertumbuhan pembayaran digital di e-commerce:</strong> Pada tahun 2028, pembayaran digital diperkirakan akan mencakup 94% dari total pembayaran e-commerce di Asia Tenggara. Pertumbuhan paling signifikan dapat dilihat pada pembayaran domestik (97,9%) dan dompet digital (94,9%), yang berperan dalam memperluas jangkauan e-commerce di wilayah yang kurang bergantung pada kartu debit atau kredit.</li>



<li><strong>Lonjakan real-time payments (RTP):</strong> RTP diperkirakan akan melonjak hingga mencapai lebih dari US$11 triliun (sekitar Rp179 kuadriliun) pada tahun 2028. Tren ini sudah terlihat di Singapura, di mana RTP seperti PayNow menduduki urutan ketiga sebagai metode pembayaran yang paling banyak tersedia, menurut survei terhadap para pelaku usaha pada tahun 2024. Peningkatan RTP di Asia Tenggara sebagian besar didorong oleh inisiatif pemerintah untuk mengurangi ketergantungan pada uang tunai dan mempromosikan metode pembayaran yang lebih murah dan cepat serta memenuhi kebutuhan konsumen dan pelaku usaha.</li>



<li><strong>Dominasi dompet digital dan pembayaran domestik:</strong> Popularitas dompet digital dan pembayaran domestik sangat tinggi di Asia Tenggara. Pada tahun 2023, dompet digital menjadi metode pembayaran yang paling banyak digunakan di Indonesia, Malaysia, dan Vietnam, sementara pembayaran domestik mendominasi di Singapura dan Thailand. Tren ini terus berlanjut pada tahun 2024. Dompet digital menjadi metode pembayaran kedua yang paling banyak diterima oleh pelaku usaha yang disurvei di Singapura dan Filipina, serta ketiga di Indonesia dan Thailand.</li>



<li><strong>Peluang dalam perdagangan lintas negara: </strong>Nilai perdagangan lintas negara di AsiaTenggara diprediksi akan mencapai $14,6 miliar (sekitar Rp2.380 triliun) pada tahun 2028, meningkat 2,8 kali lipat dari tahun 2023. Nilai rata-rata transaksi lintas negara per pelanggan diperkirakan akan melampaui nilai transaksi domestik, kecuali di Vietnam dan Indonesia. Hal ini menjadi peluang besar bagi pelaku bisnis di kawasan terkait.</li>
</ul>



<p>Selain itu, terdapat pula peluang yang signifikan di seluruh Asia Tenggara dalam perdagangan lintas negara di kawasan tersebut.</p>



<ul>
<li><strong>Mendorong perdagangan lintas negara dengan Regional Payment Connectivity (RPC):</strong> Inisiatif seperti RPC yang diikuti oleh enam negara di Asia Tenggara semakin mendorong perdagangan lintas negara. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat dan menyederhanakan pembayaran antar negara dengan fokus pada pengembangan transaksi lintas negara yang lancar, efisien, dan hemat biaya.</li>



<li><strong>Keuntungan yang lebih tinggi dalam perdagangan lintas negara: </strong>Menurut survei yang dilakukan terhadap para pelaku usaha di Asia Tenggara yang menjual layanan dan produk ke luar negeri, 62% responden mengatakan bahwa nilai transaksi lintas negara rata-rata 21% lebih tinggi daripada transaksi domestik. Para pelaku usaha dapat memperoleh keuntungan yang signifikan dengan memperluas jangkauan pasar dan membangun kapasitas untuk melayani negara-negara sekitar.</li>



<li><strong>Potensi perdagangan antar-negara kawasan Asia Tenggara yang belum teroptimalkan:</strong> Meskipun pertumbuhannya cukup menjanjikan, perdagangan di kawasan Asia Tenggara masih belum dimanfaatkan secara maksimal karena hanya mencakup sebagian kecil dari total perdagangan lintas negara di setiap pasar. Untuk memanfaatkan peluang ini sepenuhnya, para pelaku usaha harus memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang kondisi operasional yang berbeda di setiap pasar sambil mempertimbangkan kolaborasi strategis. Dengan menyikapi faktor-faktor ini secara tepat, pelaku bisnis dapat merasakan potensi penuh dari perdagangan antar negara dan mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan.</li>
</ul>



<p>“Saat ini, skema e-commerce di Asia Tenggara berkembang dengan sangat pesat. Para pelaku usaha menyadari besarnya peluang yang ditawarkan dalam meningkatkan pendapatan melalui e-commerce,&#8221; ujar Agnes Chua, Managing Director of Business and Product Development 2C2P.</p>



<p>Di sisi lain, Agnes juga mengatakan bahwa pertumbuhan ini meningkatkan kompleksitas dalam operasional mereka, termasuk tantangan dalam layanan pelanggan dan penyelesaian masalah, integrasi payment gateway, dan masalah teknologi. </p>



<p>&#8220;2C2P, berupaya memberdayakan pelaku bisnis menghadapi tantangan-tantangan ini dengan menyediakan solusi pembayaran yang menyederhanakan operasional, meningkatkan kapabilitas lintas negara, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ini,&#8221; tambah Agnes. </p>



<p>Sementara, Gary Liu, General Manager Antom, Ant International, mengatakan bahwa Asia Tenggara berkembang pesat sebagai pusat perdagangan dan inovasi digital. Transaksi yang lancar dan efisien menjadi sangat penting untuk menjaga daya saing. </p>



<p>&#8220;Antom percaya bahwa sistem pembayaran bukan sekadar infrastruktur, tetapi juga penggerak pertumbuhan bisnis. Lewat kolaborasi ini, kami memberdayakan para pelaku usaha dengan solusi pembayaran dan digitalisasi terpadu,&#8221; ujar Gary Liu.</p>



<p>Ditambahkan oleh Gary Liu bahwa melalui kolaborasi erat dengan regulator dan mitra industri di setiap negara, ini membuka peluang baru bagi bisnis dari berbagai skala dan membantu mereka berkembang dalam ekonomi digital yang terus tumbuh di Asia Tenggara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samsung Dinobatkan sebagai Top Brand Asia Tenggara di 2024</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/11/29/samsung-dinobatkan-sebagai-top-brand-asia-tenggara-di-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Nov 2024 22:49:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[asia tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[top brand]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14156</guid>

					<description><![CDATA[Samsung menempati posisi teratas di antara 50 brand popular lainnya pada kategori brand awareness, kualitas, kepercayaan, dan inovasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Samsung Electronics Co., Ltd dinobatkan sebagai Top Brand di Asia Tenggara untuk tahun 2024 oleh Campaign Asia-Pacific yang berkolaborasi dengan Milieu Insight. Selain itu, Samsung juga dinobatkan sebagai Top Electronics Brand di Asia Tenggara untuk tahun ini.</p>



<p>Daftar 50 top brand Asia Tenggara 2024 ini merupakan daftar dari berbagai brand teratas dalam hal consumer mindshare di wilayah Asia Tenggara. Pencapaian ini mencerminkan komitmen Samsung dalam meningkatkan inovasi, kualitas produk, dan keunggulan brand. </p>



<p>Secara keseluruhan, Samsung memperoleh skor 69.27%, unggul beberapa poin dari brand yang menempati posisi kedua untuk kategori elektronik. Skor tersebut diperoleh karena Samsung berada di posisi teratas pada kategori elektronik di lima negara Asia Tenggara.</p>



<p>Kelima negara tersebut adalah Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Tidak hanya itu, Samsung juga memperoleh skor brand awareness tertinggi, yaitu 89%, di seluruh Asia Tenggara sekaligus meraih skor tertinggi dalam hal kualitas, kepercayaan, dan inovasi.</p>



<p>“Kami sangat bangga dikenal sebagai top brand di Asia Tenggara,&#8221; ucap ujar ChonHong Ng, Wakil Presiden dan Head of Regional Marketing Samsung Electronics Asia Tenggara dan Oseania melalui rilis yang diterima oleh nativzen.com. </p>



<p>Ditambahkan oleh ChonHong Ng bahwa peringkat ini menjadi bukti dari dedikasi dan langkah konkret Samsung dalam memberi ekosistem bagi inovasi signifikan dan pengalaman luar biasa yang didukung oleh AI, ke tangan para pengguna di seluruh wilayah Asia Tenggara.</p>



<p>“Kami sangat bersyukur atas dukungan kepada brand kami dan akan terus meningkatkan usaha kami untuk membawa pengalaman yang berkualitas dan inovatif yang meningkatkan kualitas hidup para pengguna kami,&#8221; tambah ChonHong Ng.</p>



<p>Daftar 50 brand teratas di Asia Tenggara diungkapkan pada Campaign360 di Singapura baru-baru ini, mengikuti survey menyeluruh pada lebih dari 10,000 pelanggan di enam pasar Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Thailand, Philippines, Malaysia, Vietnam, and Singapore. </p>



<p>Survei ini mencakup lebih dari 1,200 brand dari berbagai sektor, termasuk <em>fashion</em>, <em>travel</em>, pakaian &amp; aksesoris, servis keuangan, kecantikan, telekomunikasi &amp; layanan streaming, e-commerce, transportasi &amp; delivery, otomotif, dan delivery makanan. </p>



<p>Para brand ini kemudian dievaluasi secara menyeluruh dengan menggunakan sembilan kriteria utama, yaitu awareness, pembelian, kualitas, pengalaman pembelian, customer service, kepercayaan, inovasi, brand touchpoint, dan advokasi.</p>



<p>Untuk informasi lebih lanjut terkait daftar top 50 brand di Asia Tenggara, silakan klik&nbsp;<a href="https://www.campaignasia.com/article/southeasts-asias-top-50-brands-2024/495968" target="_blank" rel="noreferrer noopener">di sini</a>. Daftar 10 brand elektronik teratas di Asia Tenggara / daftar top 10 brand elektronik di Asia Tenggara dapat dilihat pada lampiran.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
