<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>binus &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/binus/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 05:41:09 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>binus &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wamen Ekraf: Desainer Masa Depan Tak Cukup Hanya Jago Desain</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/08/27/wamen-ekraf-desainer-masa-depan-tak-cukup-hanya-jago-desain/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 Aug 2026 05:41:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[binus]]></category>
		<category><![CDATA[desain]]></category>
		<category><![CDATA[desainer]]></category>
		<category><![CDATA[ekraf]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=31111</guid>

					<description><![CDATA[Kampus tidak cukup hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga perlu menjadi ruang untuk menguji gagasan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Perkembangan teknologi dan industri kreatif yang semakin dinamis menuntut desainer memiliki kompetensi yang lebih luas. Kemampuan memahami AI, kepemimpinan, bisnis, kekayaan intelektual, budaya, hingga kemampuan menciptakan dampak menjadi bagian penting dalam mempersiapkan talenta desain menghadapi masa depan.</p>



<p>Hal tersebut disampaikan Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, dalam sesi Designpreneur Meet Ekraf: Peluang Kolaborasi di Era Convergence yang menjadi bagian dari rangkaian MODB 2026: First Wave – The Convergence of Design, Sabtu (22/8), di BINUS International @FX Sudirman, Jakarta.</p>



<p>MODB 2026 diselenggarakan oleh Master of Design BINUS UNIVERSITY pada 19–22 Agustus 2026 dengan mengangkat tema The Convergence of Design. Agenda ini untuk pertama kalinya mempertemukan karya, gagasan, dan inovasi para Master Designer dengan industri, praktisi, investor, pemerintah, serta masyarakat luas. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-31112" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-2026-08-27T123702.490-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Rangkaian kegiatan terdiri dari MODB Thesis Exhibition, MODB Innovation Talks, dan MODB Design Dealing Room. Menurut Irene, perubahan kebutuhan industri tersebut perlu direspons sejak dari lingkungan pendidikan. </p>



<p>Ia mengatakan bahwa kampus tidak cukup hanya menjadi tempat mahasiswa memperoleh pengetahuan, tetapi juga perlu menjadi ruang untuk menguji gagasan, bereksperimen, membuat prototipe, dan mengembangkan keberanian untuk berinovasi.</p>



<p>“Kampus harus jadi sandbox, ruang aman di mana mahasiswa boleh bertanya semua hal, membuat prototipe yang gagal, dan mencoba ide yang belum pernah ada tanpa takut dihakimi,” ujar Irene.</p>



<p>Menurutnya, pengalaman bereksperimen dan belajar dari kegagalan merupakan bagian penting dalam membangun talenta kreatif yang mampu menghadapi perubahan. Proses tersebut juga perlu didukung oleh ekosistem yang memungkinkan mahasiswa dan para pelaku kreatif bekerja sama, menguji gagasan, serta mengembangkan inovasi secara berkelanjutan.</p>



<p>Karena itu, penguatan ekosistem ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Dalam kerangka Hexahelix, pemerintah, akademisi, bisnis, lembaga keuangan, komunitas atau asosiasi, serta media memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif.</p>



<p>Kolaborasi tersebut juga perlu diterapkan dalam proses berkarya. Desainer dituntut terbuka terhadap perspektif dan keahlian dari bidang lain. Dengan bekerja lintas disiplin, sebuah gagasan dapat dikembangkan tidak hanya dari sisi konsep dan estetika, tetapi juga dari aspek teknologi, bisnis, budaya, hingga kebutuhan masyarakat.</p>



<p>Pendekatan tersebut sejalan dengan kompetensi yang perlu diperkuat pada talenta kreatif masa depan, antara lain AI literacy, leadership and systemic thinking, intellectual property (IP) readiness, cultural intelligence, serta designing impact. </p>



<p>Dengan kompetensi tersebut, desain dapat mengambil peran yang lebih luas: bukan sekadar menghasilkan karya visual, tetapi memahami persoalan, merumuskan solusi, menghubungkan berbagai perspektif, dan menciptakan dampak yang relevan bagi masyarakat maupun industri.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>MODB Hadir sebagai Ruang Konvergensi Desain</strong><strong></strong></h4>



<p>Gagasan mengenai desain yang semakin lintas disiplin tersebut juga menjadi salah satu konteks yang melatarbelakangi adanya penyelenggaraan MODB 2026: First Wave – The Convergence of Design.</p>



<p>Sebagai bagian utama dari rangkaian kegiatan, MODB Thesis Exhibition menampilkan beberapa karya tugas akhir mahasiswa Master of Design BINUS UNIVERSITY dari angkatan pertama dan kedua. </p>



<p>Angkatan pertama menyelesaikan studi dan diwisuda pada Desember 2025, sementara angkatan kedua diwisuda pada Agustus 2026. Karya-karya tersebut merepresentasikan proses riset, eksplorasi, eksperimen, dan pengembangan gagasan dalam merespons berbagai persoalan serta isu kontemporer.</p>



<p>Sementara itu, MODB Innovation Talks mempertemukan perspektif praktisi, investor, dan pemerintah mengenai perkembangan desain dan industri kreatif. Rangkaian diskusi menghadirkan Stephen Ng, CEO WIR Group; Richie Wirjan, Investor &amp; Corporate Venture Builder; serta Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI.</p>



<p>Stephen Ng membahas pentingnya landasan filosofis dalam desain serta penggunaan teknologi secara beretika dengan menempatkan empati terhadap manusia sebagai bagian dari proses desain. </p>



<p>Richie Wirjan menyoroti peluang desainer untuk mengambil peran sebagai <em>designpreneur</em>, di mana pemahaman terhadap aspek bisnis menjadi penting agar karya desain tidak berhenti sebagai gagasan, tetapi dapat dikembangkan dan dibawa ke pasar yang lebih luas.</p>



<p>Adapun MODB Design Dealing Room menjadi ruang yang mempertemukan para Master Designer dengan stakeholder eksternal dan mitra industri. Melalui ruang ini, karya dan inovasi yang lahir dari lingkungan akademik diharapkan dapat dikembangkan lebih jauh melalui kolaborasi, implementasi, maupun potensi investasi.</p>



<p>Dr. Ferric Limano, Head of Department Master of Design BINUS Graduate Program, mengatakan MODB dirancang sebagai ruang temu antara gagasan, pemikiran, dan inovasi desain dengan berbagai pemangku kepentingan.</p>



<p>“MODB kami hadirkan sebagai ruang temu antara gagasan, pemikiran, dan inovasi dengan masyarakat. Dari rangkaian diskusi selama empat hari ini, terlihat bahwa desain membutuhkan teknologi yang beretika, pemahaman bisnis yang kuat, serta kolaborasi lintas disiplin agar dapat berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujar Ferric.</p>



<p>Hal tersebut juga sejalan dengan pandangan Prof. Dr. Ir. Ford Lumban Gaol, S.Si., M.Kom., SMIEEE, Direktur BINUS Graduate Program, yang menilai desain saat ini memiliki peran yang lebih luas dari sekadar menghasilkan sebuah karya visual.</p>



<p>“Teknologi dan kreativitas itu menjadi sesuatu yang sangat powerful sebagai bagian dari pencerahan dari sisi kemanusiaan. Bagaimana akulturasi budaya yang dicampurkan dalam bentuk kreativitas. Kita juga bisa masuk ke konteks yang disebut virtual aset yang sangat menjual dan dapat dimonetisasi,” ujar Prof. Ford.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dari Eksplorasi Desain hingga Pasar Global: Kisah di Balik Amarta</strong><strong></strong></h4>



<p>Konsep The Convergence of Design tidak berhenti pada diskusi. Salah satu contoh konkretnya datang dari karya alumni Master of Design BINUS UNIVERSITY, Amarta: Kingdom of Shadows, sebuah strategy simulation game karya Ronald Jaya Setiawan yang turut diperkenalkan dalam rangkaian MODB 2026.</p>



<p>Terinspirasi dari kisah Wayang Babad Wanamarta, Amarta mengajak pemain membangun kerajaan baru dari sebuah hutan terlarang, mengumpulkan sumber daya, melindungi masyarakat, dan mengembangkan wilayah.</p>



<p>Pengembangannya menggunakan pendekatan Design Thinking, mulai dari memahami pemain dan ekspektasinya, mengeksplorasi ide, membangun prototipe, hingga melakukan playtesting dan penyempurnaan berdasarkan masukan pengguna.</p>



<p>Amarta juga menjadikan budaya sebagai bagian dari pengalaman bermain. Unsur budaya Indonesia dihadirkan melalui eksplorasi, gameplay, dan visual storytelling, sehingga budaya tidak hanya menjadi objek yang dipelajari, tetapi menjadi bagian dari pengalaman pemain.</p>



<p>Karya tersebut memperlihatkan bagaimana desain dapat menjadi titik temu antara budaya, teknologi, dan kebutuhan pasar. Berangkat dari kisah budaya Indonesia, Amarta dikembangkan menjadi karya digital yang dirancang untuk dapat dinikmati oleh pemain lokal maupun internasional.</p>



<p>Amarta mendapat dukungan Dana Indonesiana, program pendanaan pemerintah Indonesia yang mendukung kreator dalam mengembangkan karya inovatif berbasis budaya lokal, dan direncanakan hadir melalui platform Steam untuk menjangkau pemain dari berbagai negara.</p>



<p>Perjalanan Amarta menjadi salah satu gambaran bagaimana proses pembelajaran dan eksplorasi desain di Master of Design BINUS UNIVERSITY dapat berkembang menjadi karya nyata yang bisa dilihat secara langsung.</p>



<p>Pendekatan ini sejalan dengan upaya program mempersiapkan lulusan tidak hanya sebagai desainer, tetapi juga sebagai Advanced Designpreneur yang mampu mengembangkan solusi berbasis desain sekaligus melihat peluang penciptaan nilai (value creation) di industri.</p>



<p>Pada akhirnya, semangat The Convergence of Design yang diusung MODB tidak hanya berbicara mengenai pertemuan berbagai disiplin, tetapi juga bagaimana pertemuan tersebut dapat menghasilkan karya dan dampak. </p>



<p>Dari kampus sebagai <em>sandbox</em>, gagasan dapat diuji; melalui kolaborasi, gagasan dapat berkembang; dan melalui karya seperti Amarta, desain dapat menemukan relevansinya di tengah masyarakat dan pasar global.</p>



<p>Melalui MODB 2026, BINUS UNIVERSITY menegaskan komitmennya untuk terus mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan ekosistem ekonomi kreatif. </p>



<p>Dengan memperkuat kemampuan lintas disiplin, pemanfaatan teknologi yang beretika, pemahaman bisnis, serta keberanian untuk bereksperimen, talenta desain diharapkan mampu berkembang menjadi kreator dan designpreneur yang tidak hanya menghasilkan karya, tetapi juga menciptakan nilai dan dampak bagi masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mahasiswa GAT BINUS Rayakan HUT RI ke-81 di Roblox</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/08/18/mahasiswa-gat-binus-rayakan-hut-ri-ke-81-di-roblox/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Aug 2026 04:38:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[binus]]></category>
		<category><![CDATA[binus university]]></category>
		<category><![CDATA[roblox]]></category>
		<category><![CDATA[upacara bendera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=30905</guid>

					<description><![CDATA[Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen BINUS dalam mengintegrasikan teknologi imersif ke dalam pengalaman civitas academica.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Program Game Application and Technology (GAT), School of Computer Science BINUS University, menghadirkan terobosan inovatif.</p>



<p>Ya, mereka menyelenggarakan upacara bendera di platform game dunia, Roblox. Kegiatan yang mengusung konsep hybrid event ini menggabungkan upacara bendera secara virtual di dunia Roblox dengan kehadiran fisik terbatas di kampus BINUS @Kemanggisan. </p>



<p>Inisiatif ini menjadi bukti nyata komitmen BINUS dalam mengintegrasikan teknologi imersif ke dalam pengalaman civitas academica sekaligus memperkuat branding BINUS sebagai kampus yang inovatif dan adaptif.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="639" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-1024x639.jpeg" alt="" class="wp-image-30906" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-1024x639.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-300x187.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-768x480.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-1536x959.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-370x231.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-270x169.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-570x356.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2-740x462.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Binus-x-Roblox-2.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Upacara ini merupakan perpaduan harmonis antara nasionalisme dan teknologi. Mahasiswa Program GAT merancang secara mandiri dunia virtual, aset 3D, serta sistem interaktif yang digunakan dalam upacara tersebut. </p>



<p>Lebih dari sekadar seremoni, kegiatan ini merupakan portofolio kolektif yang menunjukkan kompetensi nyata para mahasiswa GAT BINUS @Kemanggisan dalam pengembangan aplikasi permainan. </p>



<p>Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan cara baru dalam merayakan Hari Kemerdekaan yang relevan dengan generasi digital, sekaligus membangun komunitas yang solid melalui platform Discord dan Roblox.</p>



<p>Dekan School of Computer Science BINUS University, Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI menyatakan bahwa melalui upacara virtual ini, School of Computer Science ingin menunjukkan bahwa nasionalisme dapat dirayakan melalui berbagai cara, termasuk melalui dunia digital.</p>



<p>Beliau juga menekankan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata kompetensi mahasiswa GAT dalam menciptakan pengalaman yang tidak hanya inovatif, tetapi juga bermakna bagi bangsa, sekaligus menjadi bukti kompetensi program studi yang dijalankan.</p>



<p>Kegiatan ini juga menjadi sarana strategis untuk menjangkau jutaan pengguna aktif Roblox yang didominasi oleh Gen Z dan Gen Alpha. Dengan format hybrid, inklusivitas tetap terjaga, memungkinkan mahasiswa yang berhalangan hadir secara fisik tetap bisa mengikuti upacara.</p>



<p>Sementara, Dr. Reina, S.Kom., M.M. selaku Direktur Kampus BINUS @Kemanggisan menambahkan bahwa pihak kampus sangat bangga menjadi wadah lahirnya inovasi yang terbilang unik ini.</p>



<p>Ini sekaligus membuktikan bahwa BINUS @Kemanggisan sebagai kampus digital technology yang bisa melahirkan para inovator. Beliau berharap melalui talenta-talenta di bidang game dan teknologi ini, Indonesia akan semakin diperhitungkan di kancah global. </p>



<p>School of Computer Science BINUS University berharap kegiatan ini dapat memotivasi mahasiswa dan seluruh talenta di industri game untuk terus berkarya. Ke depan, dunia teknologi akan semakin menuntut kolaborasi lintas disiplin. </p>



<p>BINUS juga berkomitmen untuk terus membekali mahasiswa dengan kemampuan teknis yang adaptif agar siap menjadi pemimpin masa depan yang inovatif, berkarakter, dan selalu bangga akan identitas bangsanya. </p>



<p>Eksplorasi ruang virtual world ini sejalan dengan tren global perguruan tinggi dalam menghadirkan pengalaman kampus berbasis teknologi imersif, yang pada akhirnya akan memperkuat citra BINUS di kancah akademik maupun industri.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Microsoft Sambut BINUS, TelU, UB, dan UGM ke Dalam elevAIte Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/02/15/microsoft-sambut-binus-telu-ub-dan-ugm-ke-dalam-elevaite-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Feb 2025 23:26:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[binus]]></category>
		<category><![CDATA[elevaite]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[telu]]></category>
		<category><![CDATA[ub]]></category>
		<category><![CDATA[ugm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=16233</guid>

					<description><![CDATA[elevAIte Indonesia merupakan inisiatif pelatihan (AI) dari Kemkomdigi dan Microsoft yang diluncurkan pada awal Desember 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Microsoft  resmi menyambut BINUS University (BINUS), Telkom University (TelU), Universitas Brawijaya (UB), dan Universitas Gadjah Mada (UGM) ke dalam ekosistem mitra elevAIte Indonesia.</p>



<p>Dengan lebih banyak mitra universitas lagi, diharapkan akan bergabung dalam beberapa waktu ke depan. elevAIte Indonesia sendiri merupakan <a href="https://news.microsoft.com/id-id/2024/12/02/kemkomdigi-dan-microsoft-luncurkan-elevaite-indonesia-bekali-1-juta-talenta-dengan-keterampilan-ai/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">inisiatif pelatihan (AI) dari Kemkomdigi dan Microsoft</a> yang diluncurkan pada awal Desember 2024.</p>



<p>Bergabungnya empat universitas ternama di Indonesia ini diharapkan dapat menjangkau sedikitnya 400.000 tenaga pendidik dan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia melalui serangkaian program yang digelar.</p>



<p>Tak hanya program training of trainers, elevAIte Indonesia juga menggelar ujian sertifikasi Microsoft di bidang AI, penyelenggaraan AI Hackathon yang berfokus pada penyelesaian permasalahan sehari-hari, dan inkubasi program para pemenang AI Hackathon. </p>



<p>Nah, bagi sejumlah universitas lainnya dari berbagai penjuru negeri di Tanah Air yang tertarik untuk bergabung sebagai mitra elevAlte Indonesia bisa mendaftar dengan mengakses tautan <a href="https://elevaite.id/education" target="_blank" rel="noreferrer noopener">elevaite.id/education</a>.</p>



<p>Seperti dijelaskan oleh Somanna Palacanda, Microsoft Philanthropies Social Impact Lead bahwa saat ini, AI mengubah setiap industri, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di setiap sektor.</p>



<p>&#8220;Saat ini kita masih berada di titik awal pertumbuhan AI. Secara global, keterampilan yang dibutuhkan dalam pekerjaan diproyeksikan akan berubah sebesar 50% dari tahun 2016 hingga 2030,&#8221; ucap Somanna.</p>



<p>Lebih lanjut, Somanna juga menjelaskan bahwa generative AI diproyeksikan akan mempercepat perubahan tersebut hingga 68%. Oleh karena itu, mereka yang menguasai keterampilan AI akan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan manfaat dari nilai ekonomi AI terbaru.</p>



<p>Sebagai bagian dari kolaborasi elevAIte, <a href="https://aicenter.ub.ac.id/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">AI Center Universitas Brawijaya</a> yang diresmikan pada awal Januari 2025 lalu, juga akan turut dijadikan sebagai Certiport Authorized Testing Center (CATC). </p>



<p>CATC merupakan pusat ujian resmi yang diakui oleh Certiport untuk menyelenggarakan ujian sertifikasi terkemuka seperti sertifikasi resmi Microsoft Office Specialist, Microsoft Technology Associate, dan masih banyak lagi. </p>



<p>Sertifikasi yang diberikan berdasarkan role tertentu dalam industri, seperti Sertifikasi Microsoft, menjadi semakin bernilai dalam dunia kerja karena mampu menunjukkan bagaimana seorang individu betul-betul menguasai keterampilan spesifik yang dibutuhkan dalam role tersebut.</p>



<p>Sertifikasi ini membantu memverifikasi bahwa seseorang tahu cara menerapkan pengetahuan teknis untuk memecahkan tantangan bisnis tertentu, dan membantu seseorang mengikuti perubahan industri karena pelatihan terus diperbarui dan sertifikasi baru terus ditambahkan.</p>



<p>Sementara itu, UGM juga akan terus mengembangkan dan menggunakan AI di bidang pendidikan secara bertanggung jawab, sebagai kelanjutan dari nota kesepahaman yang telah ditandatangani dengan Microsoft pada 2024. </p>



<p>BINUS akan mengimplementasikan inisiatif elevAIte dengan menambahkan materi AI pada kurikulum dan memperluas ekosistem pembelajaran melalui platform edutech BINUS, GreatNusa, sebagai penyedia bootcamp upskilling dan reskilling. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
