<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>biometrik &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/biometrik/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 02 Nov 2025 11:12:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>biometrik &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tips Memaksimalkan Fitur Keamanan Biometrik di Smartphone</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/02/tips-memaksimalkan-fitur-keamanan-biometrik-di-smartphone/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Nov 2025 11:12:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[biometrik]]></category>
		<category><![CDATA[face unlock]]></category>
		<category><![CDATA[fingerprint]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[sidik jari]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=23812</guid>

					<description><![CDATA[Fitur biometrik seperti sidik jari, dan pengenalan wajah (face unlock) semakin umum di smartphone modern.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di era digital, smartphone bukan sekadar alat komunikasi. Benda yang satu ini menyimpan hampir seluruh informasi pribadi kita, mulai dari akun media sosial, data bank, dokumen pekerjaan, hingga foto dan video.</p>



<p>Oleh karena itu, melindungi smartphone yang kita miliki tidak cukup hanya dengan PIN atau pola. Teknologi biometrik kini hadir sebagai lapisan keamanan yang tidak hanya lebih canggih, tetapi juga praktis. </p>



<p>Fitur biometrik seperti sidik jari, pengenalan wajah (face unlock), hingga sensor iris dan suara semakin umum di smartphone modern. Namun, banyak pengguna belum memaksimalkan fitur ini secara optimal.</p>



<p>Berikut ini panduan lengkap untuk memastikan privasi dan keamanan smartphone kamu tetap terjaga, terutama pada penggunaan fitur biometrik seperti sensor sidik jari dan fitur pengenal wajah (face unlock).</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Memaksimalkan Keamanan Sidik Jari</strong></h4>



<p>Untuk memaksimalkan fitur keamanan sidik jari, sebaiknya memperhatikan beberapa hal seperti:</p>



<ul>
<li><strong>Daftarkan lebih dari satu jari</strong></li>
</ul>



<p>Pilih jari kanan dan kiri agar tetap bisa membuka layar meski salah satu tangan tidak bisa digunakan.</p>



<ul>
<li><strong>Gunakan jari yang jarang berkontak fisik berat</strong></li>
</ul>



<p>Misalnya ibu jari + telunjuk. Jari yang sering terkena air, minyak, atau gesekan keras lebih mudah gagal terbaca.</p>



<ul>
<li><strong>Bersihkan sensor secara berkala</strong></li>
</ul>



<p>Sensor kotor bisa menurunkan akurasi. Oleh karena itu, bersihkan area sekitar sensor dengan menglapnya secara lembut menggunakan kain microfiber.</p>



<ul>
<li><strong>Tambah ulang fingerprint jika mulai sering gagal</strong></li>
</ul>



<p>Sensor biasanya “belajar” dari input baru. Maka dari itu, hapus dan daftarkan ulang jika tingkat<br>keberhasilannya menurun.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Memaksimalkan Face Unlock</h4>



<p>Selain fitur keamanan menggunakan sidik jari, ada pula fitur face unlock yang tidak kalah canggih. Berbeda dengan sensor sidik jari yang membutuhkan sidik jari pengguna, face unlock mengandalkan kemampuan kamera depan atau selfie.</p>



<p>Untuk memaksimalkan fitur face unlock, kamu bisa memperhatikan beberapa hal berikut ini:</p>



<ul>
<li><strong>Gunakan Face Unlock berbasis 3D (jika tersedia)</strong></li>
</ul>



<p>Teknologi 3D dianggap jauh lebih aman dibanding 2D kamera depan biasa. Teknologi 3D (Face Unlock 3D &#8211; Depth Sensor/Structured Light/IR Scanner) menggunakan sensor kedalaman, kamera inframerah, dan teknologi pemetaan wajah 3D untuk memindai wajah lebih detail.</p>



<p>Inilah sebabnya Face ID pada iPhone yang dikembangkan oleh Apple, serta fitur serupa pada smartphone flagship berbasis Android jauh lebih aman. Pasalnya, yang diadopsi adalah teknologi 3D. </p>



<ul>
<li><strong>Aktifkan fitur pendukung privasi</strong></li>
</ul>



<p>Beberapa smartphone memberikan opsi tambahan untuk menjaga privasi saat menggunakan face unlock. Fitur-fitur ini sangat penting agar akses tidak diberikan secara tidak sengaja atau tanpa sepengetahuan pengguna.</p>



<p>Misalnya fitur Eye-Attention Detection, fitur ini memastikan layar hanya terbuka jika mata pengguna sedang melihat layar. Manfaatnya ialah mencegah smartphone terbuka saat orang lain mengarahkan layar ke wajah kamu ketika sedang tidur atau tidak sadar.</p>



<p>Selain itu, ada juga fitur Anti-spoofing, di mana fitur ini menolak percobaan membuka kunci smartphone menggunakan foto wajah kamu, video, gambar yang diambil dari media sosial atau wajah palsu/3D mask sederhana.</p>



<ul>
<li><strong>Tambahkan kondisi wajah tambahan (dengan/tanpa kacamata)</strong></li>
</ul>



<p>Banyak smartphone mendukung pendaftaran wajah memakai dan tanpa kacamata untuk hasil lebih akurat. Ponsel pintar modern (seperti iPhone dan beberapa Android flagship) memungkinkan kamu mendaftarkan tampilan wajah tambahan.</p>



<p>Hal ini untuk memastikan smartphone yang kamu gunakan tetap mudah dibuka dalam kondisi nyata sehari-hari, misalnya saat menggunakan kacamata. Mengapa ini penting? Ini akan menurunkan tingkat kegagalan saat face unlock digunakan di situasi yang berbeda. </p>



<p>Selain itu, dengan menambahkan kondisi wajah tambahan, hal ini akan meningkatkan pengalaman penggunaan saat membuka kunci smartphone yang digunakan. Dengan kata lain, kamu tidak perlu berkali-kali melakukan percobaan.</p>



<ul>
<li><strong>Gunakan mask unlock secara hati-hati</strong></li>
</ul>



<p>Mask unlock menjadi populer di masa pandemi karena banyak pengguna kesulitan membuka ponsel saat memakai masker. Sistem face ID modern dapat mempelajari bagian wajah di atas hidung untuk tetap mengenali pengguna.</p>



<p>Namun, perlu dipahami bahwa mask unlock sedikit menurunkan tingkat keamanan serta proses pengenalan wajah tidak selengkap pemindaian full-face. Oleh karena itu, gunakan fitur mask unlock hanya ketika kamu sering memakai masker (misal tenaga medis/kerja di ruang publik).</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indosat dan Komdigi Demokan Registrasi eSIM Digital Berbasis Biometrik</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/15/indosat-dan-komdigi-demokan-registrasi-esim-digital-berbasis-biometrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Oct 2025 11:09:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[biometrik]]></category>
		<category><![CDATA[esim digital]]></category>
		<category><![CDATA[esim im3]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=23302</guid>

					<description><![CDATA[Penerapan teknologi biometric merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memperkuat pengalaman digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Indosat bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia menggelar Live Biometric Demo untuk layanan prabayar dan proses registrasi (self-register) eSIM di Gerai IM3 Jakarta. </p>



<p>Penerapan teknologi biometric ini merupakan bagian dari komitmen Indosat untuk memperkuat pengalaman digital yang tidak hanya semakin nyaman dan aman, tetapi juga lebih modern bagi seluruh pelanggan.</p>



<p>“Komdigi mendukung penuh langkah Indosat untuk menghadirkan kemudahan akses digital bagi masyarakat,&#8221; ucap Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-1024x576.jpeg" alt="" class="wp-image-23303" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-1024x576.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-300x169.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-768x432.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-1536x864.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-370x208.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-270x152.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-570x321.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2-740x416.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Biometrik_2.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ditambahkan oleh Edwin bahwa melalui penerapan sistem yang telah memenuhi standar, optimis bahwa ekosistem telekomunikasi di Indonesia dapat menjamin keamanan publik yang lebih optimal.</p>



<p>Sementara itu, Reski Damayanti, Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan bahwa bagi Indosat, keamanan dan kenyamanan pelanggan merupakan prioritas utama. </p>



<p>&#8220;Tentunya kami mendukung langkah Pemerintah dan siap berkolaborasi untuk memastikan bahwa implementasi kebijakan bisa berjalan lebih optimal demi kepentingan pelanggan dan kemajuan industri,&#8221; ucap Reski.</p>



<p>Melalui kegiatan demo bersama Komdigi ini, Indosat menunjukkan kesiapan teknologi dan infrastruktur untuk mendukung registrasi biometrik yang aman dan praktis. Saat ini, sistem biometrik tersebut telah mulai diimplementasikan pada berbagai layanan pelanggan.  </p>



<p>Penerapan registrasi biometrik ini mengacu pada standar keamanan internasional ISO 30107-3, mencakup proses digital mulai dari validasi nomor pelanggan (MSISDN) dan Nomor Induk Kependudukan, hingga pengambilan foto wajah (self-photo).</p>



<p>Tak hanya itu, ada juga verifikasi liveness detection, serta pencocokan wajah (face recognition) dengan data DUKCAPIL. Dengan tingkat kecocokan wajah setidaknya 95%, sistem ini memastikan keabsahan identitas pelanggan sekaligus menekan risiko penyalahgunaan data pribadi.</p>



<p>Tidak berhenti di situ, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat keamanan dan kepercayaan pelanggan, sejak Agustus 2025, Indosat juga menghadirkan fitur Anti-Spam dan Anti-Scam.</p>



<p>Ini adalah sebuah sistem yang mampu mendeteksi serta mencegah pesan dan panggilan berisiko secara real-time di dalam jaringan. Fitur ini juga didukung oleh teknologi AIvolusi5G, kombinasi kecanggihan AI dengan jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan. </p>



<p>Melalui fitur ini, Indosat berkomitmen melindungi pelanggan dari potensi kejahatan digital sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ekosistem telekomunikasi yang aman, terpercaya, dan berdaya saing.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>XL Axiata Dukung Pemutakhiran Data Pelanggan Melalui Teknologi Biometrik</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/04/12/xl-axiata-dukung-pemutakhiran-data-pelanggan-melalui-teknologi-biometrik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Apr 2025 04:45:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[biometrik]]></category>
		<category><![CDATA[data pelanggan]]></category>
		<category><![CDATA[pemuktahiran]]></category>
		<category><![CDATA[xl axiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=18054</guid>

					<description><![CDATA[Pengumuman kebijakan ini dilakukan dalam acara sosialisasi yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan baru pemerintah terkait pemanfaatan teknologi Embedded Subscriber Identity Module (eSIM) dan pemutakhiran data pelanggan melalui teknologi biometrik. </p>



<p>Kebijakan ini ditetapkan melalui diterbitkannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital No. 7 Tahun 2025 tentang Pemanfaatan Teknologi eSIM dalam Penyelenggaraan Telekomunikasi, serta Surat Edaran Direktur Jenderal Ekosistem Digital No. 5 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Registrasi Pelanggan Jasa Telekomunikasi dengan Menggunakan Data Kependudukan Biometrik.</p>



<p>Pengumuman kebijakan ini dilakukan dalam acara sosialisasi yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, yang dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="673" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-1024x673.jpg" alt="" class="wp-image-18056" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-1024x673.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-300x197.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-768x505.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-1536x1009.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-2048x1346.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-370x243.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-270x177.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-570x374.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/Photo-XL2-740x486.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Juga turut hadir Presiden Direktur &amp; CEO XL Axiata, Rajeev Sethi; Direktur &amp; Chief Enterprise Business &amp; Corporate Affairs Officer XL Axiata, Yessie D. Yosetya; Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys; serta jajaran direksi operator seluler lainnya, pada Jumat (11/4).</p>



<p>“Langkah ini bukan hanya soal teknis, ini soal tanggung jawab bersama untuk menjaga ruang digital Indonesia agar tetap aman dan nyaman, terutama bagi masyarakat dan anak-anak yang rentan menjadi sasaran kejahatan digital,&#8221; ujar Meutya Hafid.</p>



<p>Sementara itu, Presiden Direktur &amp; CEO XL Axiata, Rajeev Sethi, menyatakan kesiapan perusahaan dalam mengadopsi kebijakan ini. Oleh karena itu, XL Axiata terus berinovasi dalam penerapan teknologi terbaru, termasuk eSIM dan registrasi berbasis biometrik.</p>



<p>&#8220;Inovasi ini menghadirkan layanan yang lebih aman, efisien, dan terpercaya. Ini jugabentuk dukungan XL Axiata terhadap visi pemerintah dalam mempercepat transformasi digital nasional, sekaligus meningkatkan keamanan data pelanggan,&#8221; ujar Rajeev.</p>



<p>Registrasi pelanggan menggunakan eSIM akan disertai dengan verifikasi biometrik, seperti pengenalan wajah (face recognition), yang divalidasi langsung dengan basis data Direktorat Jenderal Dukcapil. </p>



<p>Dengan proses ini, satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) hanya dapat terhubung maksimal dengan tiga nomor telepon, sesuai kebijakan yang berlaku, sehingga meningkatkan keamanan dan transparansi dalam sistem komunikasi masa depan.</p>



<p>Rajeev juga menambahkan, “eSIM dan biometrik adalah bagian dari peta jalan kami menuju layanan digital sepenuhnya. Dengan infrastruktur yang kuat dan komitmen terhadap keamanan data, kami siap memimpin transformasi digital industri ini.”</p>



<p>Dengan kombinasi layanan eSIM dan teknologi biometrik, XL Axiata memberikan pengalaman pelanggan yang lebih cepat, lebih aman, dan lebih sesuai dengan kebutuhan era digital-first, sekaligus memastikan data pelanggan lebih akurat dan mutakhir. </p>



<p>Hal ini akan secara signifikan mencegah penyalahgunaan nomor seluler untuk tindakan kriminal seperti penyebaran hoaks, penipuan (scam), tindak pidana siber (fraud), serta mendukung kebijakan real-name registration dan pengurangan data palsu atau nomor-nomor bodong.</p>



<p>Dalam proses registrasi kartu dengan teknologi biometrik ini, pelanggan akan diminta untuk memindai wajah mereka melalui perangkat khusus di Gerai XL. Sistem secara otomatis akan memvalidasi data biometrik terhadap identitas resmi di database kependudukan nasional.</p>



<p>Pada acara sosialisasi ini juga dilakukan uji coba langsung registrasi kartu menggunakan teknologi biometrik oleh pelanggan. Uji coba ini membuktikan bahwa sistem mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi pengguna di lapangan, </p>



<p>Untuk diketahui XL Axiata merupakan operator pertama yang sudah mulai melakukan ujicoba dan memanfaatkan registrasi kartu prabayar menggunakan teknologi Biometrik sejak bulan September 2024.</p>



<p>Selain XL Axiata, operator lain juga turut hadir dalam acara ini, yang menandai sinergi industri telekomunikasi di Tanah Air dalam membangun ekosistem digital nasional yang tak hanya aman, tetapi juga terpercaya.</p>



<p>Peluncuran ini semakin menegaskan posisi XL Axiata sebagai pelopor dalam digitalisasi layanan telekomunikasi di Indonesia, serta komitmennya untuk terus berinovasi dan menjaga keamanan data pelanggan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
