<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>digiads &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/digiads/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 15 Jan 2026 08:51:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>digiads &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Telkomsel Rilis DigiAds Ramadan Insight 2026</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/15/telkomsel-rilis-digiads-ramadan-insight-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2026 08:51:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[digiads]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan 2026]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan insight 2026]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25690</guid>

					<description><![CDATA[Dokumen ini menjadi panduan strategis berbasis data untuk membantu brand dan pelaku bisnis merancang kampanye Ramadan 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Menyambut Ramadan 2026, Telkomsel melalui Telkomsel Enterprise merilis whitepaper bertajuk <strong>“<a href="https://www.telkomsel.com/enterprise/insight/wp/menangkan-ramadan-2026-dengan-kampanye-yang-tepat-sasaran">DigiAds Ramadan Insight 2026: Weaving Threads of Impact to Win Ramadan</a>”</strong>. </p>



<p>Dokumen ini menjadi panduan strategis berbasis data untuk membantu brand dan pelaku bisnis merancang kampanye Ramadan yang lebih relevan, presisi, dan berdampak di tengah dinamika perilaku konsumen digital yang terus berkembang Telkomsel.</p>



<p>Mengacu pada data Ramadan 2025, Telkomsel mencatat lonjakan engagement pelanggan hingga 112% dibanding hari biasa. Kenaikan ini didorong oleh meningkatnya aktivitas media sosial (+3% YoY), belanja online (+8% YoY), serta layanan keuangan digital (+8% YoY).</p>



<h4 class="wp-block-heading">Micro-Moments Jadi Penentu Keberhasilan Kampanye Ramadan</h4>



<p>Salah satu temuan penting dalam whitepaper ini adalah pentingnya memanfaatkan micro-moments atau waktu-waktu spesifik dengan trafik digital tertinggi. Telkomsel merekomendasikan tiga momen utama yang dinilai paling efektif untuk beriklan:</p>



<ul>
<li><strong>Sahur (03.00–05.00)</strong>: Aktivitas digital meningkat lebih dari 87%, disertai lonjakan trafik TV di atas 88%.</li>



<li><strong>Zuhur (11.00–14.00)</strong>: Puncak aktivitas browsing dan media sosial.</li>



<li><strong>Buka Puasa (16.00–19.00)</strong>: Waktu dengan engagement tertinggi untuk belanja dan hiburan.</li>
</ul>



<p>Dengan menyesuaikan konteks pesan pada momen-momen ini, brand dinilai mampu menghadirkan komunikasi yang lebih relevan dan bermakna bagi audiens.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Profil Audiens Ramadan: Milenial Masih Dominan</h4>



<p>Berdasarkan analisis 8,7 juta click/tap selama kampanye Ramadan 2025, audiens dengan konversi tertinggi didominasi oleh 94% konsumen beragama Islam, dengan komposisi Milenial (39%), Gen X (29%), dan Gen Z (23%). </p>



<p>Mayoritas audiens tersebar di wilayah Jawa Barat, Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Sumatera Utara. Sementara, dari sisi perilaku, audiens Ramadan dikenal aktif di media sosial (58%), rutin berbelanja online (17%), serta menggunakan layanan keuangan digital (14%). </p>



<p>Lonjakan aktivitas ibadah selama Ramadan juga beriringan dengan meningkatnya konsumsi digital, dan hal ini tentunya membuka peluang besar bagi brand untuk menjangkau audiens secara lebih presisi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Pola Belanja Terbelah, Strategi Omni-channel Jadi Kunci</h4>



<p>Whitepaper ini juga mengungkap bahwa lebih dari 54% konsumen meningkatkan pengeluaran selama Ramadan, dengan rata-rata belanja Rp3,5–7 juta. Kategori tertinggi meliputi bahan masak (60%) dan makanan siap saji (50%).</p>



<p>Namun, kanal belanja tetap terbagi: 64% memilih online, sementara 36% masih berbelanja offline. Kondisi ini mempertegas pentingnya strategi omni-channel yang konsisten di seluruh titik interaksi konsumen.</p>



<h4 class="wp-block-heading">DigiAds Telkomsel Hadirkan Pendekatan 360 Derajat</h4>



<p>Untuk membantu brand memaksimalkan peluang Ramadan 2026, Telkomsel Enterprise menghadirkan solusi <strong>Digital Advertising (DigiAds)</strong> berbasis insight akuntabel dan segmentasi audiens yang akurat. </p>



<p>Pendekatan 360° omni-channel ini juga mencakup berbagai kanal, mulai dari programmatic ads, display ads, IPTV, messaging, WhatsApp Business API, hingga media sosial. Tak hanya itu, Telkomsel juga menghadirkan Posko Mudik Telkomsel </p>



<p>Posko Mudik Telkomsel ini tersedia di berbagai jalur mudik nasional sebagai titik interaksi off-air, serta menjalin kemitraan baru dengan Meta untuk memperluas kemampuan targeting lintas platform global.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Relevansi dan Presisi Jadi Kunci Menang di Ramadan 2026</h4>



<p>Hasilnya, kampanye Ramadan 2025 bersama DigiAds Telkomsel mencatat performa impresif, termasuk CTR e-commerce di atas 2,50% dan kampanye layanan keuangan dengan CTR hingga 1,33%. </p>



<p>Secara keseluruhan, 98% brand berhasil mencapai KPI, dengan peningkatan signifikan pada awareness, consideration, hingga conversion. Temuan ini sekaligus menegaskan bahwa kunci kampanye Ramadan bukan sekadar jangkauan luas, melainkan relevansi dan presisi pesan.</p>



<p>Dengan pengolahan data berprinsip privacy-by-design dan tetap mematuhi regulasi perlindungan data pribadi, Telkomsel berkomitmen membantu brand menenun strategi pemasaran yang berdampak nyata dan berkelanjutan selama Ramadan 2026</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Terbitkan DigiAds Ramadan Insight 2025</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/02/18/telkomsel-terbitkan-digiads-ramadan-insight-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Feb 2025 01:31:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[digiads]]></category>
		<category><![CDATA[digiads ramadan insight 2025]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[ramadan 2025]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=16346</guid>

					<description><![CDATA[Whitepaper ini bertujuan untuk membantu pelaku bisnis memaksimalkan efektivitas kampanye pemasaran berbasis data selama Ramadan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Telkomsel menerbitkan whitepaper <a href="https://www.telkomsel.com/enterprise/insight/wp/leading-ramadan-campaign-2025-transforming-ramadan-through-digital-innovation">DigiAds Ramadan Insight 2025</a>, sebuah studi komprehensif yang menyajikan insight mendalam tentang perilaku konsumen selama bulan Ramadan. </p>



<p>Insight dalam whitepaper ini bertujuan untuk membantu pelaku bisnis memaksimalkan efektivitas kampanye pemasaran berbasis data yang relevan dan berdampak selama periode Ramadan. </p>



<p>Telkomsel DigiAds dirancang untuk membantu pelaku bisnis memperoleh keunggulan kompetitif melalui solusi periklanan digital inovatif. Dengan kapabilitas seperti penempatan iklan strategis di platform premium, iklan berbasis lokasi yang didukung oleh insight jaringan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="606" height="450" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/Body-5_27.jpg" alt="" class="wp-image-16348" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/Body-5_27.jpg 606w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/Body-5_27-300x223.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/Body-5_27-370x275.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/Body-5_27-270x200.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/Body-5_27-570x423.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/Body-5_27-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 606px) 100vw, 606px" /></figure>



<p>Selain itu, Telkomsel DigiAds juga didukung teknologi personalisasi pesan melalui TV digital, smartphone, WhatsApp, hingga RCS yang fokus membantu bisnis menjangkau audiens secara luas, relevan, dan efektif di seluruh pelosok Tanah Air.</p>



<p>Sementara itu, Ramadan adalah momen emas bagi bisnis untuk memperkuat strategi pemasaran, dengan pola belanja konsumen yang mengalami lonjakan signifikan menjelang Idul Fitri. </p>



<p>Namun, periode ini juga menghadirkan tantangan, seperti kapan waktu iklan digital yang paling efektif, bagaimana menjaga sensitivitas budaya, serta seperti apa konten otentik yang relevan dengan pasar. </p>



<p>Seperti dijelaskan Arief Pradetya, VP Digital Advertising, Wholesale, and Interconnect Telkomsel bahwa DigiAds Ramadan Insight 2025 akan memberikan pemahaman tentang pola perilaku konsumen secara mendalam.</p>



<p>&#8220;Melalui DigiAds Ramadan Insight 2025 yang sudah diterbitkan oleh Telkomsel, memungkinkan para pelaku usaha untuk melakukan pengambilan keputusan pemasaran yang lebih cerdas dan efektif selama Ramadan,&#8221; jelas Arief.</p>



<p>Whitepaper tersebut menjelaskan sejumlah tren konsumen yang terjadi selama periode Ramadan 2024, di antaranya: </p>



<ul>
<li><strong>Peningkatan Aktivitas Digital:</strong> Lonjakan aktivitas digital mencapai 78% saat sahur dan 4% setelah tarawih, dengan aplikasi fintech, perbankan, dan video streaming menjadi favorit konsumen.</li>



<li><strong>Perubahan Pola Belanja:</strong> Sebanyak 69% konsumen lebih memilih berbelanja offline, sementara belanja online memuncak pada minggu terakhir Ramadan di kota-kota besar. </li>



<li><strong>Metode Pembayaran Dominan Belanja Offline:</strong> Cash menjadi metode pembayaran utama (50%), diikuti oleh QRIS (30%), dengan e-wallet dan online transfer yang mulai menarik perhatian. </li>



<li><strong>Mobilitas Meningkat:</strong> Mobilitas masyarakat naik signifikan, terutama ke wilayah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Sumatra Utara.</li>
</ul>



<p>Kemudian untuk merancang iklan digital Ramadan yang sukses pada 2025, Telkomsel DigiAds menyarankan bisnis untuk fokus pada tiga pilar utama, yakni:&nbsp;</p>



<ul>
<li><strong>Audience:</strong> Memanfaatkan data berbasis umpan balik untuk memahami kebutuhan dan preferensi audiens.</li>



<li><strong>Placement:</strong> Memaksimalkan jangkauan melalui inventori premium di platform digital.</li>



<li><strong>Content:</strong> Menghadirkan konten yang relevan, interaktif, dan dinamis seperti kuis atau promosi eksklusif Ramadan.</li>
</ul>



<p>Konsumsi media seperti TV dan video streaming juga meningkat tajam saat sahur dan menjelang berbuka, menciptakan peluang strategis untuk meningkatkan keterlibatan konsumen melalui konten kreatif yang otentik. </p>



<p>Secara keseluruhan, DigiAds Ramadan Insight 2025 menunjukkan bahwa Ramadan adalah momen strategis bagi bisnis untuk meningkatkan relevansi dan dampak kampanye pemasaran. Adapun whitepaper ini memanfaatkan telco insights dari Telkomsel DigiAds.</p>



<p>“Dengan analisis ini, kami berharap para pelaku usaha dapat merancang strategi pemasaran yang tepat sasaran, meningkatkan efektivitas iklan digital, dan membuka peluang baru yang signifikan di pasar selama periode Ramadan,” pungkas Arief.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
