<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>generasi muda &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/generasi-muda/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Feb 2026 01:41:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>generasi muda &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Cara Samsung Dorong Generasi Muda Menciptakan Pengajaran di Era Digital</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/02/06/cara-samsung-dorong-generasi-muda-menciptakan-pengajaran-di-era-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Feb 2026 01:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[era digital]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=26219</guid>

					<description><![CDATA[Inisiatif Samsung Digital Lighthouse School merupakan contoh nyata dari apa yang mungkin dicapai.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>NATIVZEN.com &#8211; Pada 3 Desember 2018, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 24 Januari sebagai Hari Pendidikan Internasional, sebagai peringatan atas peran pengajaran bagi perdamaian dan pembangunan. </p>



<p>Saat kita memperingati Hari Pendidikan Internasional 2026, diskusi global beralih ke tema baru yang lebih kuat: <strong>&#8220;Kekuatan pemuda dalam membangun pengajaran bersama&#8221;</strong> (The power of youth in co-creating education). </p>



<p>Tema ini mengakui peran pemuda sebagai agen perubahan dalam membentuk pengajaran yang inklusif, adil, dan berkualitas, serta membantu membangun masyarakat yang lebih damai, adil, dan inklusif.</p>



<p>Visi ini memahami sebuah dasar di mana generasi muda kita, yang jumlahnya mencapai lebih dari setengah populasi global sudah tidak lagi bisa dilihat sebagai penerima manfaat pasif dari sistem pengajaran, melainkan menjadi perancangnya. </p>



<p>Sebagai digital natives, mereka memahami dinamika masa depan lebih baik daripada generasi sebelumnya dan suara mereka sangat penting dalam membentuk bagaimana proses pembelajaran berkembang.</p>



<p>Sama halnya dengan UNESCO yang memperjuangkan kemandirian bagi generasi muda, kita pun harus mengambil peran dalam menjembatani kesenjangan dan memberdayakan generasi muda agar menjadi partisipan aktif dalam pengajaran mereka. </p>



<p>Hal ini menjadi sangat krusial di tengah transformasi teknologi yang cepat, yang menuntut kita untuk tidak hanya mempertimbangkan kembali apa yang kita ajarkan, tetapi juga bagaimana proses pengajaran dan pembelajaran berlangsung.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="940" height="529" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889.png" alt="" class="wp-image-26221" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889.png 940w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083447.889-740x416.png 740w" sizes="(max-width: 940px) 100vw, 940px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Menjembatani Kesenjangan Digital</strong></h4>



<p>Di Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), kesenjangan digital sering kali dianggap sebagai tantangan infrastruktur yang ditandai dengan kurangnya bandwidth internet atau akses ke perangkat seperti laptop, tablet, atau komputer. </p>



<p>Samsung memandangnya ini adalah sebagai kesenjangan digital. Bandwidth bukan hanya soal kecepatan internet; ini adalah tentang seberapa cepat seorang siswa dapat mengakses pengetahuan. </p>



<p>Sebuah perangkat bukan sekadar gadget; ia adalah kanvas untuk berkreasi. Ketika seorang siswa di komunitas pedesaan kekurangan peralatan ini, mereka bukan sekadar kehilangan sebuah tablet; mereka kehilangan kesempatan untuk berperan dalam ekonomi masa depan.</p>



<p>Kebutuhan untuk menjembatani kesenjangan ini sangat nyata. Pada tahun 2025, sebanyak 59% sekolah di wilayah kita memiliki rencana untuk memperbarui dan berinvestasi dalam teknologi modern untuk mendigitalisasi lingkungan belajar mereka. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-1024x683.png" alt="" class="wp-image-26222" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-1024x683.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-300x200.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-768x512.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-370x247.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-270x180.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-570x380.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1-740x494.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083454.241-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Hal ini mengonfirmasi bahwa investasi semacam itu bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan kebutuhan dasar untuk memastikan semua siswa dan pengajar memiliki akses yang adil terhadap lingkungan belajar yang berkualitas.</p>



<p>Namun, teknologi sendiri hanyalah titik awal. Ketika para pengajar dibekali kemampuan untuk membimbing dan menginspirasi, barulah siswa dapat membangun masa depan bersama dan inovasi akan berkembang pesat. Itulah sebabnya pendekatan kami dimulai dari para pengajar.</p>



<p>Melalui Samsung Learning Hub, Samsung menyediakan berbagai sarana, pelatihan, serta sumber daya untuk meningkatkan standar pengajaran, menginspirasi proses belajar, dan memastikan teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal di setiap ruang kelas. </p>



<p>Program bootcamp dan mentoring ini mendukung para pengajar maupun kepemimpinan dalam pendikan untuk membangun kapabilitas yang dibutuhkan agar dapat mengimbangi kurikulum yang terus berkembang, serta memandu sekolah mereka dalam perjalanan transformasi digital.</p>



<p>Dengan memperkuat kompetensi digital di setiap tingkatan, Samsung juga sekaligus memastikan bahwa teknologi di ruang kelas berfungsi untuk mendukung pedagogi (metode pengajaran), bukan sebaliknya.</p>



<p>Berangkat dari fondasi pemberdayaan pengajaran ini, Samsung saat ini juga terus bekerja untuk memperluas dampak tersebut ke lingkungan belajar melalui inisiatif seperti program Samsung Digital Lighthouse Schools. </p>



<p>Menyadari bahwa setiap sekolah memulai perjalanan digitalnya dari level yang berbeda-beda, program ini hadir untuk mendukung sekolah sesuai dengan kondisi mereka saat ini, membantu dengan menyediakan sarana, pengembangan kapabilitas, serta kerangka kerja yang dibutuhkan.</p>



<p>Di Indonesia, SMP Islam Al Azhar 25 Tangerang Selatan dan Thursina International Islamic Boarding School baru-baru ini telah bergabung dalam komunitas Samsung Digital Lighthouse School. </p>



<p>Di sekolah-sekolah tersebut, para guru mulai membangun kepercayaan diri dalam menggunakan perangkat digital untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif dan kolaboratif. Di saat yang sama, teknologi membantu mengurangi beban kerja administratif.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Merancang Ulang Pembelajaran untuk Masa Depan yang Lebih Baik</strong></h4>



<p>Setelah akses tersedia dan para pengajar diberdayakan, kita dapat beralih ke tujuan utama: Kemandirian. Di luar urusan infrastruktur, peran Samsung adalah membekali generasi berikutnya dengan keterampilan memecahkan masalah di dunia nyata. </p>



<p>Dengan menggunakan teknologi sebagai katalisator untuk berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi, kami memampukan generasi muda untuk mengejar ambisi mereka dan membentuk masa depan yang mereka cita-citakan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="940" height="624" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174.png" alt="" class="wp-image-26220" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174.png 940w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174-300x199.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174-768x510.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174-370x246.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174-270x179.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174-570x378.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/image-2026-02-06T083458.174-740x491.png 740w" sizes="(max-width: 940px) 100vw, 940px" /></figure>



<p>Hal ini sangatlah penting di wilayah kita, di mana para agen perubahan muda memiliki dorongan kuat untuk mengembangkan solusi kreatif bagi tantangan di komunitas mereka. Oleh karena itu, Samsung melihat hal ini dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) unggulan.</p>



<p>Salah satu program unggulannya adalah Samsung Solve for Tomorrow. Ini sebuah kompetisi yang mengajak siswa untuk menerapkan keterampilan sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) dalam mengatasi isu-isu sosial.</p>



<p>Dengan menantang mereka untuk merancang solusi yang ingin mereka lihat di dunia, program ini menumbuhkan pola pikir &#8220;membangun bersama&#8221; (co-creation) yang kuat. Pada tahun 2025, hampir 17.000 anak muda berpartisipasi di seluruh wilayah.</p>



<p>Di Australia, Samsung juga menyaksikan kecerdasan ini secara langsung. Jack Lowe berhasil meraih penghargaan <strong>&#8220;Runner-Up 14-18&#8221;</strong> berkat konsepnya, Eilik—sebuah platform perbandingan hasil bertenaga AI.</p>



<p>Platform ini dirancang untuk membantu pengajar mengidentifikasi potensi ketidakjujuran akademik di era AI generatif. Inovasinya mencerminkan bagaimana generasi muda memanfaatkan peluang untuk membentuk kembali cara belajar dari perspektif mereka sendiri.</p>



<p>Tujuan Jack adalah mendukung lingkungan belajar yang adil dan memastikan siswa menerima bimbingan yang mereka butuhkan untuk membangun fondasi yang kuat dalam sains, matematika, dan bahasa Inggris. </p>



<p>Menariknya lagi, Respon cerdas yang dibangun terhadap salah satu tantangan baru dalam pengajaran ini menjadi contoh nyata dari makna sebenarnya dari membangun pengajaran bersama (co-creation).</p>



<p>Seiring dengan ekonomi digital berbasis AI alias kecerdasan tiruan di wilayah kita yang terus tumbuh, membangun kapabilitas yang siap pakai di industri menjadi lebih penting dari sebelumnya. </p>



<p>Melalui Samsung Innovation Campus, yang mencakup empat pasar di wilayah SEAO, Samsung telah membekali lebih dari 24.000 peserta pada tahun 2025 dengan keterampilan krusial di bidang coding, pemrograman, Internet of Things, dan kecerdasan buatan (AI). </p>



<p>Dengan melakukan hal ini, Samsung tentunya dinilai oleh banyak orang bahwa mereka tidak sekadar mengajari siswa cara menggunakan teknologi saat ini, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk membangun teknologi masa depan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tanggung Jawab Bersama</strong></h4>



<p>Hari Pendidikan Internasional 2026 mengingatkan kita bahwa pengajaran bukanlah sesuatu yang sekadar kita wariskan kepada generasi berikutnya; pengajaran adalah upaya bersama yang berkelanjutan.</p>



<p>Samsung berkomitmen untuk tetap teguh! Samsung berinvestasi pada infrastruktur yang memungkinkan terciptanya ruang kelas digital, dan memberdayakan para pengajar yang membimbing generasi muda kita.</p>



<p>Yang paling penting, menyediakan platform yang memungkinkan generasi muda di seluruh wilayah kita untuk melatih kemandirian (agency) mereka untuk berkreasi, memecahkan masalah, dan membangun dunia yang lebih baik secara bersama-sama.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>XLSMART Dukung Anak Muda dan UMKM Melalui Teman Pintar Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/06/xlsmart-dukung-generasi-muda-dan-umkm-melalui-teman-pintar-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jun 2025 05:08:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[teman pintar indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[umkm]]></category>
		<category><![CDATA[xlsmart]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19646</guid>

					<description><![CDATA[Program ini merupakan inisiatif CSR unggulan dari XLSMART yang berfokus pada literasi digital, edukasi dan pendampingan komunitas.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Dalam semangat mendukung transformasi digital dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART), melalui program Teman Pintar Indonesia, kembali menggelar serangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif di beberapa wilayah di Indonesia. </p>



<p>Mengusung nilai kolaborasi lintas sektor, kegiatan ini melibatkan pelajar, mahasiswa, dan pelaku UMKM dengan beragam tema, mulai dari Content Creator Academy hingga pelatihan UMKM berbasis teknologi Artificial Intelligence (AI).</p>



<p>Program ini merupakan inisiatif CSR unggulan dari XLSMART yang berfokus pada literasi digital, edukasi dan pendampingan komunitas, khususnya generasi muda dan pelaku usaha mikro di Tanah Air.</p>



<p>Dengan menggandeng pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas lokal, program ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya generasi kreatif dan UMKM yang tangguh di era ekonomi digital. </p>



<p>Rangkaian kegiatan Teman Pintar Indonesia telah berlangsung di sejumlah daerah di Indonesia, seperti di Kabupaten Bandung Barat, dan Garut, Jawa Barat. Kemudian di Boyolali dan Sragen, Jawa Tengah, hingga di Blitar dan Batu, Jawa Timur.</p>



<p>“Pemberdayaan generasi muda dan UMKM melalui pelatihan seperti ini adalah langkah fundamental dalam mendukung ekosistem digital nasional,&#8221; ungkap Direktur &amp; Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys.</p>



<p>Lebih lanjut, Merza juga menuturkan bahwa program ini tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga menciptakan ekosistem belajar yang berkelanjutan. Keberhasilan ekonomi digital Indonesia bergantung pada kemampuan kita merangkul semua lapisan masyarakat.</p>



<p>Program Teman Pintar Indonesia dari XLSMART ini telah menyediakan rangkaian workshop yang akan berlangsung hingga Juni 2025. Untuk Content Creator Academy 2025, kegiatan digelar di 10 kota termasuk Blitar, Boyolali, Bandung Barat, Indramayu, Kabupaten Serang, Pringsewu, Kabupaten Malang, Kabupaten Gresik, Tegal, dan Banda Aceh. </p>



<p>Sementara untuk UMKM Naik Kelas 2025, workshop menyambangi 10 kota meliputi Cilacap, Sragen, Kota Batu – Malang, Garut, Bandar Lampung, Majalengka, Yogyakarta, Tangerang Selatan, Pontianak, dan Makassar. </p>



<p>Program ini juga menghadirkan kelas cerdas digital di Universitas Nasional Jakarta pada 13 Juni 2025 dan di SMA Insan Kamil Bogor pada 18 Juni 2025, guna memastikan semakin luasnya manfaat literasi digital yang dapat membuka peluang dan meningkatkan daya saing di era ekonomi digital.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samsung Insights: Generasi Muda di Asia Tenggara Aktif Menggunakan AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/23/samsung-insights-generasi-muda-di-asia-tenggara-aktif-menggunakan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 01:19:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[asia tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy s25 series]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19176</guid>

					<description><![CDATA[Hasil survei menunjukkan bahwa hampir 9 dari 10 anak muda di Asia Tenggara sudah menggunakan AI dalam kesehariannya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Samsung mengumumkan temuan survei AI tahun 2024, yang mengungkap bahwa anak muda di Asia Tenggara (SEA) tidak hanya menyaksikan revolusi AI, tetapi juga secara aktif menggunakannya. </p>



<p>Survei menunjukkan bahwa hampir 9 dari 10 anak muda sudah menggunakan AI dalam rutinitas sehari-hari mereka, dan platform utama yang mereka gunakan untuk mengakses layanan AI adalah melalui perangkat seluler mereka. </p>



<p>Survei yang dilakukan pada 884 anak muda pada usia 13-24 tahun di Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand yang menyoroti dampak mendalam AI terhadap kehidupan, ambisi, dan aspirasi mereka untuk perubahan sosial.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-16721" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/4.-Pengguna-bisa-merasakan-pengalaman-ngobrol-dengan-AI-dan-minta-berbagai-insight-dengan-manfaatin-fitur-Talk-Live-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>“Kami selalu antusias membantu generasi muda mendatang di wilayah kami untuk mencapai potensi penuh mereka melalui teknologi inovatif dan program global Corporate Citizenship kami,&#8221; ungkap CU Kim selaku President and CEO of Southeast Asia and Oceania for Samsung Electronics.</p>



<p>Lebih lanjut, CU Kim juga mengatakan bahwa Samsung berusaha memahami harapan dan aspirasi anak muda di sejumlah wilayah. Dalam temuan survei ini, menunjukkan bahwa anak muda di Asia Tenggara merupakan penggguna AI tertinggi.</p>



<p>&#8220;Hal ini memperkuat kebutuhan untuk terus memberdayakan generasi mendatang dengan inovasi AI yang bermakna, dan Samsung berkomitmen untuk membantu anak muda dalam membuka kemungkinan baru, dan memperkuat kreativitas mereka,&#8221; tambah CU Kim.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Penggunaan AI yang Tinggi di Kalangan Anak Muda di Asia Tenggara Saat Ini</h3>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="810" height="456" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini.jpg" alt="" class="wp-image-19177" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini.jpg 810w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/1.-Penggunaan-AI-yang-Tinggi-di-Kalangan-Anak-Muda-di-Asia-Tenggara-Saat-Ini-740x417.jpg 740w" sizes="(max-width: 810px) 100vw, 810px" /></figure>



<p>Berdasarkan hasil temuan survei, AI bukan lagi sebuah konsep masa depan bagi anak muda di Asia Tenggara, yang mana AI merupakan realitas masa kini yang memberdayakan mereka untuk berkembang dalam semua aspek kehidupan mereka. </p>



<p>Sebanyak 9 dari 10 pemuda telah memasukkan perangkat dan layanan AI ke dalam rutinitas harian mereka, menggunakannya untuk belajar, berkreasi, tetap mendapatkan informasi, dan mendorong perubahan positif di komunitas mereka. </p>



<p>Secara khusus, tiga penggunaan AI harian teratas adalah untuk belajar (78%), kreativitas (56%), dan untuk mendapatkan informasi (38%). Sementara untuk konsumen Indonesia memiliki sedikit perbedaan yaitu 73% untuk belajar, 56% untuk kreativitas dan 32% untuk mendapatkan informasi.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="904" height="508" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI.jpg" alt="" class="wp-image-19178" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI.jpg 904w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Platform-untuk-akses-AI-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 904px) 100vw, 904px" /></figure>



<p>Perangkat seluler memainkan peran penting dalam meningkatkan penggunaan AI di kalangan anak muda di Asia Tenggara, karena lebih disukai (60%). Sementara di Indonesia, 78% anak muda lebih memilih perangkat seluler sebagai sarana utama untuk mengakses teknologi berbasis AI. </p>



<p>Tren ini diperkirakan akan terus berlanjut, karena semakin banyak anak muda yang mengharapkan perangkat seluler menjadi moda utama akses mereka ke AI di masa mendatang. Untuk itulah, Samsung berada di garis depan.</p>



<p>Samsung mengutamakan perangkat seluler ini, menghadirkan perangkat dan layanan AI bagi semua orang melalui Galaxy AI, yang meningkatkan komunikasi, menumbuhkan kreativitas, dan meningkatkan produktivitas. </p>



<p>Seri Galaxy S25 merupakan contoh bagaimana Samsung terus menetapkan standar baru tentang apa yang dapat dilakukan oleh smartphone AI, dengan memahami kebutuhan dan preferensi pengguna untuk memberikan pengalaman AI yang dipersonalisasi dengan privasi yang terjamin.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Anak Muda di Asia Tenggara Melihat AI sebagai Pemicu untuk Membentuk Karier Masa Depan Mereka</h3>



<p>Anak muda di Asia Tenggara merasa optimis tentang masa depan kariernya di era AI, dan secara proaktif mempersiapkan diri untuk peluang baru dengan mengembangkan keterampilan yang relevan. </p>



<p>Sebanyak 65% anak muda di Asia Tenggara percaya bahwa AI akan menciptakan peluang kerja baru, angka ini bahkan lebih tinggi di Indonesia, yakni 72%. Di sisi lain, 81% anak muda Asia Tenggara, dan 65% di Indonesia, menyadari kehadiran AI kemungkinan akan menyebabkan hilangnya beberapa jenis pekerjaan. </p>



<p>Kesadaran ini menunjukkan bahwa meskipun optimis, anak muda tetap realistis dan terdorong untuk membekali dirinya dengan sejumlah keterampilan yang sesuai untuk menghadapi perubahan dunia kerja.</p>



<p>Kesadaran ini telah memicu keinginan yang kuat untuk mengembangkan keterampilan terkait AI, dengan 70% anak muda menyatakan minat besar untuk meningkatkan kemampuan mereka dan mempelajari lebih lanjut tentang AI. </p>



<p>Selain itu, lebih dari separuh responden di Asia Tenggara, termasuk 65% anak muda Indonesia, juga merasa bahwa AI berpotensi mengubah bidang pekerjaan mereka secara signifikan di masa depan. Temuan ini mencerminkan tingginya kesadaran generasi muda akan peran penting AI dalam membentuk jalur karier mereka ke depan.</p>



<p>Melalui perluasan fitur AI pada lebih banyak perangkat Galaxy seperti seri Galaxy S25 terbaru serta Galaxy A56 5G, A36 5G, dan A26 5G, Samsung berkomitmen untuk memberdayakan lebih banyak pengguna dengan membuat AI lebih mudah diakses di berbagai model. </p>



<p>Fitur interaktif seperti Circle to Search oleh Google dan Math Solver di Samsung Notes membantu menciptakan lingkungan belajar yang mendalam yang menghadirkan pengalaman pendidikan yang bermakna.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kerja sama untuk Mengembangkan AI yang Bertanggung Jawab Bagi Generasi Muda</h3>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="904" height="508" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda.jpg" alt="" class="wp-image-19179" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda.jpg 904w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Kerja-sama-untuk-Mengembangkan-AI-yang-Bertanggung-Jawab-Bagi-Generasi-Muda-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 904px) 100vw, 904px" /></figure>



<p>Ketika ditanya tentang apa yang memengaruhi penggunaan dan perspektif anak muda di Asia Tenggara terhadap AI, media sosial menjadi faktor teratas, dengan 77% responden menyebutkan platform tersebut sebagai kekuatan pendorong utama. </p>



<p>Di Indonesia, angka ini lebih tinggi, dengan 82% anak muda yang merasa bahwa media sosial mempengaruhi cara mereka melihat dan menggunakan teknologi AI. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya peran media sosial dalam membentuk pemahaman dan minat anak muda terhadap inovasi teknologi.</p>



<p>Diikuti oleh perusahaan dan layanan teknologi (73%), lalu teman dan saudara (57%). Dengan demikian, membangun masa depan AI yang bertanggung jawab bagi anak muda saat ini memerlukan tindakan kolaboratif di antara berbagai kelompok.</p>



<p>Pendekatan Samsung terhadap AI mengutamakan keamanan dan privasi, sebagaimana dicontohkan oleh fitur-fitur seperti Personal Data Engine pada seri Galaxy S25. Hal ini memastikan pengalaman AI yang personal dan sesuai konteks.</p>



<p>Tentu saja, hal itu tak mengesampingkan perlindungan yang kuat untuk data pengguna di seluruh ekosistem perangkat Samsung yang terhubung. Untuk seluruh perangkat Galaxy, inovasi seperti Knox Vault menjaga data yang dipersonalisasi tetap privasi dan aman.</p>



<p>Ini sekaligus menjadi dasar bagi anak muda untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas mereka menggunakan AI seluler, dengan penuh percaya diri. Investasi berkelanjutan dalam pendidikan dan infrastruktur AI juga sangat penting.</p>



<p>Ini untukmemastikan akses yang adil terhadap manfaat revolusi AI. Samsung berdedikasi terhadap hal ini melalui program Corporate Citizenship, seperti kontes global Samsung Solve for Tomorrow, yang memberdayakan anak muda memanfaatkan teknologi untuk kebaikan sosial.</p>



<p>Program seperti Samsung Innovation Campus meningkatkan kemampuan kerja anak muda melalui kursus-kursus tentang AI, Internet of Things, dan Big Data, serta mempersiapkan mereka untuk menjadi tenaga kerja generasi mendatang.</p>



<p>Dengan mengembangkan literasi AI dan menyediakan perangkat inovatif yang tepat melalui inisiatif-inisiatif ini, lebih banyak kaum muda akan diperlengkapi untuk berkembang di dunia AI dan teknologi baru di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indosat dan Wadhwani Foundation Luncurkan Pelatihan Berbasis AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/07/indosat-dan-wadhwani-foundation-luncurkan-pelatihan-berbasis-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 May 2025 23:55:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[genai]]></category>
		<category><![CDATA[generasi muda]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[pelatihan ai]]></category>
		<category><![CDATA[wadhwani foundation]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=18715</guid>

					<description><![CDATA[Fitur pelatihan untuk generasi muda ini dapat diakses melalui aplikasi myIM3 dari IM3 dan bima+ dari Tri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, Indosat bekerja sama dengan Wadhwani Foundation (WF), meluncurkan program pelatihan berbasis kecerdasan artifisial (AI) untuk menyiapkan talenta muda menghadapi dunia kerja. </p>



<p>Fitur pelatihan ini dapat diakses melalui aplikasi myIM3 dari IM3 dan bima+ dari Tri. Kolaborasi ini merupakan kelanjutan dari kerja sama strategis yang telah dimulai sejak Januari lalu dan ini juga mencerminkan komitmen Indosat.</p>



<p>Ya, Indosat berkomitmen untuk terus berupaya memperluas akses pelatihan digital yang relevan bagi generasi muda Indonesia. Data Statistik Indonesia 2025 mencatat jumlah pencari kerja mencapai lebih dari 7,4 juta orang.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-1024x682.jpeg" alt="" class="wp-image-18716" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-1024x682.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-1536x1023.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2-740x493.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/IOH-x-Wadhwani_2.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ini menunjukkan besarnya kebutuhan akan peluang kerja dan keterampilan baru. Menanggapi tantangan ini, Indosat bersama Wadhwani Foundation meluncurkan pelatihan digital berbasis AI untuk mendukung generasi muda menghadapi pasar kerja.</p>



<p>Tak hanya menyediakan layanan telekomunikasi, aplikasi myIM3 dan bima+ yang tersedia di Play Store dan App Store kini juga menjadi wadah pembelajaran dan pengembangan diri yang disesuaikan dengan kebutuhan industri. </p>



<p>Program pelatihan ini dapat diakses dari mana saja, baik di perkotaan maupun wilayah rural sehingga memberikan kesempatan yang setara bagi anak muda di seluruh Indonesia untuk meningkatkan keterampilan digital mereka. </p>



<p>Melalui brand IM3 dan Tri, Indosat akan mengajak setiap pengguna untuk ikut mempromosikan platform ini. IM3 akan mempromosikan pelatihan ini ke dalam program Collabonation, sementara Tri akan mengenalkannya lewat Generasi Happy.</p>



<p>“Generasi muda merupakan kunci dalam membangun masa depan yang inklusif dan berkelanjutan,&#8221; ujar Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.</p>



<p>Lebih lanjut, Vikram menambahkan bahwa Indosat percaya jika setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama. Melalui inisiatif ini, Indosat berkomitmen untuk mengembangkan keterampilan digital masyarakat Indonesia di mana pun mereka berada.</p>



<p>Pengguna myIM3 dan bima+ kini dapat dengan mudah mengakses berbagai modul pelatihan digital, meliputi pengembangan soft skill, pelatihan kesiapan kerja, serta berbagai perangkat berbasis AI yang dirancang untuk membantu meningkatkan daya saing mereka di pasar kerja.</p>



<p>Platform ini memperkaya ekosistem digital Indosat dengan menambah nilai lebih bagi pelanggan. Tidak hanya menikmati layanan telekomunikasi, kini aplikasi myIM3 dan bima+ juga menjadi sarana pembelajaran dan pengembangan diri yang relevan dengan kebutuhan industri.</p>



<p>Indosat, bekerja sama dengan Wadhwani Foundation, akan memperkuat kemitraan dengan universitas dan siswa sekolah di seluruh Indonesia untuk mendukung siswa dalam mengembangkan keterampilan digital mereka dan mempersiapkan diri menuju dunia kerja.</p>



<p>“Selama lebih dari dua dekade sejak didirikan pada tahun 2001, Wadhwani Foundation berkomitmen mendorong pertumbuhan lapangan kerja,&#8221; ujar Ajay Kela, President and Chief Executive Officer Wadhwani Foundation.</p>



<p>Ajay Kela juga menegaskan bahwa Wadhwani turut membantu jutaan orang meraih penghasilan layak demi kesejahteraan hidup yang lebih baik. Kolaborasi dengan Indosat merupakan wujud nyata untuk mendorong perubahan sosial melalui pemberdayaan keterampilan.</p>



<p>&#8220;Perubahan sosial tersebut kami lakukan melalui Wadhwani Skilling Network (WSN) dan Wadhwani Entrepreneurship Network (WEN). Kami percaya, semua orang perlu merasakan manfaat dunia digital, dan teknologi berperan penting untuk membuka peluang,&#8221; ujar Ajay Kela.</p>



<p>Wadhwani Foundation telah membantu para job seekers mendapatkan pekerjaan lebih cepat serta mendukung perusahaan dalam menemukan talenta siap kerja melalui program peningkatan keterampilan berbasis AI, yakni JobRise dan JobReady.</p>



<p>Menariknya, program tersebut sudah tersedia dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Program ini fokus pada pengembangan soft skill, pemanfaatan teknologi GenAI, serta pendampingan langsung lewat simulasi dan kolaborasi tatap muka. </p>



<p>Melalui inisiatif WEN, Wadhwani Foundation juga membekali wirausahawan muda dengan strategi bisnis. Misi ini sejalan dengan pilar ketiga Asta Cita memajukan pekerjaan berkualitas dan kewirausahaan yang berkontribusi pada Visi Indonesia Emas 2045. </p>



<p>&#8220;Kolaborasi Wadhwani Foundation dan Indosat juga diharpkan dapat memperkuat ekonomi digital dan mempersiapkan generasi muda menghadapi era teknologi yang terus berkembang,&#8221; pungkas Vikram.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
