<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ibm &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/ibm/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Apr 2026 21:10:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>ibm &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>IBM dan Arm Dorong Masa Depan Komputasi Enterprise Berbasis AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/04/18/ibm-dan-arm-dorong-masa-depan-komputasi-enterprise-berbasis-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2026 21:10:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[komputasi enterprise]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=27954</guid>

					<description><![CDATA[Kolaborasi ini untuk menghadirkan infrastruktur komputasi enterprise yang lebih fleksibel, aman, dan siap menghadapi era AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; IBM resmi mengumumkan kolaborasi strategis dengan Arm untuk mengembangkan teknologi komputasi enterprise generasi berikutnya yang tentunya tak lepas dengan pemanfaatan AI. </p>



<p>Kemitraan ini difokuskan pada penciptaan platform perangkat keras dual-arsitektur yang dirancang untuk menangani beban kerja Artificial Intelligence (AI) dan data intensif secara lebih fleksibel, aman, dan andal.</p>



<p>Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa industri teknologi tengah memasuki fase baru, di mana kebutuhan akan infrastruktur yang adaptif menjadi semakin krusial, terutama di tengah pesatnya adopsi AI dalam berbagai sektor bisnis.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Fokus pada Infrastruktur Fleksibel dan Siap AI</h4>



<p>Kolaborasi antara IBM dan Arm bertujuan memperluas pilihan infrastruktur bagi perusahaan tanpa mengorbankan keandalan sistem mission-critical. IBM sendiri selama ini dikenal dengan kekuatannya dalam desain sistem end-to-end—mulai dari silikon hingga software dan keamanan.</p>



<p>Di sisi lain, Arm menghadirkan keunggulan pada arsitektur hemat energi serta ekosistem software yang luas. Kombinasi ini membuka peluang lahirnya platform komputasi yang tidak hanya powerful, tetapi juga efisien dan scalable.</p>



<p>Menurut Mohamed Awad, EVP Cloud AI Business Unit Arm, luasnya ekosistem Arm memungkinkan berbagai workload berjalan di lebih banyak platform, termasuk lingkungan enterprise yang sangat krusial.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Tiga Pilar Utama Kolaborasi IBM dan Arm</h4>



<p>Kolaborasi strategis ini dibangun di atas tiga fokus utama yang menjadi fondasi pengembangan teknologi ke depan:</p>



<p><strong>1. Virtualisasi Berbasis Arm di Sistem IBM</strong></p>



<p>IBM dan Arm akan mengeksplorasi teknologi virtualisasi yang memungkinkan aplikasi berbasis Arm berjalan di platform enterprise milik IBM. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kompatibilitas software sekaligus mempermudah developer dalam mengembangkan aplikasi lintas arsitektur.</p>



<p><strong>2. Infrastruktur Enterprise yang Lebih Adaptif</strong></p>



<p>Keduanya juga mengembangkan pendekatan baru untuk menghadirkan sistem dengan ketersediaan tinggi, keamanan data, serta efisiensi optimal. Infrastruktur ini dirancang agar mampu menangani workload modern seperti AI tanpa mengganggu stabilitas operasional.</p>



<p><strong>3. Penguatan Ekosistem Jangka Panjang</strong></p>



<p>IBM dan Arm berupaya membangun lapisan teknologi bersama yang membuka akses ke ekosistem software yang lebih luas. Ini memberi fleksibilitas bagi perusahaan dalam mengadopsi teknologi baru tanpa harus meninggalkan investasi lama.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Menjawab Tantangan Era AI dan Data Intensif</h2>



<p>Dalam beberapa tahun terakhir, kebutuhan akan komputasi berbasis AI terus meningkat. IBM sendiri telah berinvestasi pada teknologi seperti Telum II processor dan Spyre Accelerator untuk mempercepat adopsi AI dari tahap eksperimen ke implementasi nyata di dunia bisnis.</p>



<p>Kolaborasi ini sekaligus mempertegas komitmen IBM dalam menghadirkan solusi enterprise yang tidak hanya siap untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu mengantisipasi perubahan di masa yang akan datang.</p>



<p>Sementara itu, Patrick Moorhead, CEO Moor Insights &amp; Strategy, menilai bahwa langkah ini sebagai investasi jangka panjang yang dapat mengubah cara perusahaan memandang dan mengelola workload modern.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Dampak bagi Industri Teknologi dan Bisnis</h4>



<p>Kemitraan antara IBM dan Arm berpotensi membawa perubahan besar dalam lanskap komputasi enterprise. Dengan semakin kompleksnya kebutuhan bisnis—mulai dari AI, cloud, hingga analitik data—perusahaan membutuhkan platform yang fleksibel tanpa harus mengorbankan performa dan keamanan.</p>



<p>Kolaborasi ini membuka jalan bagi:</p>



<ul>
<li>Infrastruktur hybrid yang lebih adaptif</li>



<li>Integrasi AI yang lebih luas di enterprise</li>



<li>Efisiensi operasional berbasis arsitektur modern</li>



<li>Ekosistem software yang lebih terbuka</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IBM Rilis GRAMMY® IQ yang Dibangun dengan IBM watsonx</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/02/04/ibm-rilis-grammy-iq-yang-dibangun-dengan-ibm-watsonx/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Feb 2026 01:47:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[grammy iq]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[the grammy]]></category>
		<category><![CDATA[watsonx]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=26168</guid>

					<description><![CDATA[GRAMMY® IQ hadirkan pengalaman digital watsonx yang lebih interaktif bagi penggemar dan member menjelang Grammy Awards® 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; IBM sebagai mitra Resmi Kecerdasan Buatan (AI) dan Cloud untuk Grammy Awards® selama hampir satu dekade, telah mengumumkan peluncuran <a href="https://iq.grammy.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">GRAMMY® IQ yang dibangun dengan IBM watsonx</a>. </p>



<p>Dengan memanfaatkan teknologi AI agentik, solusi baru ini mengubah kumpulan besar data industri musik milik The Recording Academy® menjadi kuis interaktif yang menguji pengetahuan para pecinta musik. </p>



<p>IBM juga berencana untuk terus merancang solusi berbasis AI yang mampu mengotomatisasi alur kerja serta menghadirkan pengalaman digital yang lebih personal dan menarik bagi member The Recording Academy, calon member, serta jutaan penggemar musik di seluruh dunia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="538" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-1024x538.jpeg" alt="" class="wp-image-26169" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-1024x538.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-300x158.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-768x403.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-370x194.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-270x142.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-570x299.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg-740x389.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-Grammy-IQ-Gramophone.jpg.jpeg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>“Kemitraan kami dengan IBM terus mendorong bagaimana teknologi dapat merayakan sekaligus mempererat  hubungan dunia dengan musik,” ujar Adam Roth, Executive Vice President of Global Partnerships di The Recording Academy. </p>



<p>Adam menambahkan bahwa melalui GRAMMY® IQ, The Recording Academy tidak hanya membuka kekayaan sejarah dan data yang dimiliki, tetapi juga mengajak para penggemar dan member di manapun mereka berada untuk berinteraksi dengan musik.</p>



<p>&#8220;Kolaborasi kami dengan IBM ini tentunya  mencerminkan komitmen kami terhadap inovasi, kreativitas, serta penghargaan terhadap para artis dan kisah-kisah yang membentuk budaya lintas generasi,&#8221; tambah Adam.</p>



<p>Sementara,  Jonathan Adashek, Senior Vice President of Marketing and Communications di IBM mengatakan bahwa The Recording Academy dan IBM menghadirkan pengalaman yang lebih dekat bagi para penggemar dengan musik yang mereka cintai.</p>



<p>“Kami dengan antusias menyambut kolaborasi  untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih personal dan menarik bagi member The Recording Academy serta jutaan penggemar musik di seluruh dunia,&#8221; ujar Jonathan.</p>



<p>GRAMMY IQ yang dibangun denganIBM watsonx menghadirkan fitur asisten AI yang terintegrasi di berbagai kanal digital Grammys®, sehingga penggemar dapat berinteraksi dengan mudah dan lebih mulus.</p>



<p>Ini dilengkapi dengan fitur papan peringkat dan undian berhadiah untuk mendorong keterlibatan harian serta aktivitas berbagi di media sosial. Solusi ini memanfaatkan teknologi watsonx, termasuk large language model (LLM) IBM Granite 3.0.</p>



<p>Pemanfaatan teknologi tersebut untuk menghasilkan pertanyaan, petunjuk, dan penjelasan jawaban berdasarkan data historis Grammy. Petunjuk akan disediakan apabila diminta sebelum jawaban akhir ditampilkan.</p>



<p>Skor tertinggi para penggemar akan ditampilkan dalam daftar peringkat GRAMMY IQ di <a href="https://www.grammy.com/">Grammy.com</a>. Untuk ajang GRAMMYS 2026, IBM juga berencana bekerja sama dengan GRAMMY Museum® untuk menghidupkan kembali <u><a href="https://grammymuseum.org/exhibit/musical-crossroads/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Musical Crossroads</a></u>.</p>



<p>Ini adalah sebuah pengalaman interaktif di lantai empat museum yang memanfaatkan watsonx. Melalui pengalaman interaktif ini, pengunjung dapat menjelajahi karya dan perjalanan para artis serta musik dari hampir 200 genre. </p>



<p>Pengalaman ini memberikan cara baru bagi para pecinta musik untuk memahami sejarah industri musik yang kaya dan kompleks. Setiap genre menampilkan artis, lagu, foto, serta teks interpretatif yang saling terhubung dengan genre lainnya.</p>



<p>Selain beberapa fitur untuk penggemar tahun ini, IBM berencana untuk terus mengembangkan cara The Recording Academy meningkatkan proses digital keanggotaan bagi lebih dari 30.000 <em>member</em>nya yang mewakili setiap genre dan disiplin kreatif di industri musik.</p>



<p>Upaya ini mencakup pembaruan portal member serta penyediaan terjemahan dalam 4 bahasa tambahan. Sejumlah yang akan hadir di tahun ini merupakan hasil pemanfaatan teknologi IBM serta kolaborasi berkelanjutan dengan tim digital dan editorial The Recording Academy.</p>



<p>Semua itu bertujuan untuk meningkatkan skala kapabilitas konten The Recording Academy dan menghadirkan pengalaman digital yang lebih menarik serta informatif bagi para penggemar musik, member The Recording Academy, dan calon member seputar Music’s Biggest Night®.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dukung Kedaulatan Digital, IBM Perkenalkan IBM Sovereign Core</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/02/02/dukung-kedaulatan-digital-ibm-perkenalkan-ibm-sovereign-core/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 02 Feb 2026 15:33:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[ibm sovereign]]></category>
		<category><![CDATA[kedaulatan digital]]></category>
		<category><![CDATA[software ibm]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=26123</guid>

					<description><![CDATA[IBM Sovereign Core hadir sebagai solusi terintegrasi yang memungkinkan organisasi membangun lingkungan AI-ready sovereign.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; IBM resmi memperkenalkan IBM Sovereign Core, sebuah perangkat lunak baru yang dirancang untuk membantu perusahaan, instansi pemerintah, hingga penyedia layanan TI dalam membangun dan mengelola sistem digital yang aman, patuh regulasi, serta berdaulat, terutama untuk kebutuhan AI</p>



<p>Peluncuran ini menjadi respons atas meningkatnya kebutuhan organisasi terhadap kendali penuh atas data, infrastruktur, dan operasional teknologi, seiring makin ketatnya regulasi dan pesatnya adopsi AI di berbagai sektor. </p>



<p>Kedaulatan digital kini tidak lagi sekadar soal lokasi penyimpanan data, tetapi juga mencakup siapa yang mengelola sistem, bagaimana data diakses, serta di bawah yurisdiksi mana teknologi tersebut dijalankan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="577" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-1024x577.png" alt="" class="wp-image-26126" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-1024x577.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-768x433.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-740x417.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital.png 1136w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>IBM Sovereign Core hadir sebagai solusi terintegrasi yang memungkinkan organisasi membangun lingkungan AI-ready sovereign, yakni sistem TI yang sepenuhnya dikendalikan oleh pemiliknya tanpa bergantung pada pihak luar. </p>



<p>Untuk diketahui bersama, perangkat lunak ini dibangun di atas fondasi open-source Red Hat dan dirancang sejak awal dengan prinsip kedaulatan sebagai bagian inti, bukan sekadar lapisan tambahan.</p>



<p>Lantas, apa saja kemampuan utama yang ditawarkan oleh IBM Sovereign Core? Beberapa kemampuan utama yang ditawarkan perangkat lunak ini adalah kendali operasional penuh melalui control plane yang dikelola langsung oleh pelanggan.</p>



<p>Keunggulan lainnya yang ditawarkan oleh IBM Sovereign Core adalah pengelolaan identitas dan kunci enkripsi yang tetap berada dalam batas yurisdiksi, serta dukungan kepatuhan berkelanjutan yang dapat diaudit secara konsisten.</p>



<p>Selain itu, solusi pintar yang dikembangkan oleh IBM ini juga memungkinkan inferensi AI untuk dijalankan secara lokal tanpa harus memindahkan data sensitif yang dimiliki oleh perusahaan ke penyedia eksternal.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-26125" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-2048x1153.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2-IBM-Hadirkan-Perangkat-Lunak-Baru-untuk-Mendukung-Upaya-Kedaulatan-Digital-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>General Manager and Technology Leader IBM ASEAN, Catherine Lian, menyebut bahwa organisasi di kawasan ASEAN kini berada di bawah tekanan untuk mengadopsi AI, sekaligus memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan kedaulatan data. </p>



<p>Menurutnya, IBM Sovereign Core juga dapat membantu organisasi secara berkesinambungan dalam mengembangkan AI dengan lebih percaya diri tanpa mengorbankan kontrol dan otonomi operasional.</p>



<p>Selain itu, IBM juga menegaskan bahwa Sovereign Core dapat diterapkan secara lebih fleksibel, baik di pusat data on-premises, cloud dalam wilayah tertentu, maupun melalui mitra penyedia layanan TI. </p>



<p>Perlu diketahui berama bahwa peluncuran awal solusi ini telah dimulai di Eropa melalui kerja sama dengan sejumlah mitra lokal. Hal ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan dan kemandirian operasional di masing-masing negara</p>



<p>Dengan hadirnya IBM Sovereign Core, IBM menargetkan percepatan adopsi AI yang tepercaya sekaligus mendukung upaya kedaulatan digital, terutama bagi organisasi yang mengelola data dan infrastruktur bersifat kritikal di tengah dinamika regulasi global yang semakin kompleks.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Besutan IBM Bantu Riyadh Air Beroperasi Lebih Cerdas</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/02/ai-besutan-ibm-bantu-riyadh-air-beroperasi-lebih-cerdas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 09:55:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25403</guid>

					<description><![CDATA[Operasional berbasis AI ini menjadi fondasi untuk mentransformasi pengalaman tamu maupun karyawan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Maskapai penerbangan saat ini beroperasi di tengah meningkatnya ekspektasi penumpang, kompleksitas operasional yang semakin tinggi, serta tekanan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi. </p>



<p>Banyak maskapai masih bergantung pada sistem lama yang terfragmentasi dan dikembangkan selama beberapa dekade, sehingga menyulitkan integrasi data lintas fungsi, respons cepat terhadap gangguan, maupun pengembangan layanan baru dalam skala besar. </p>



<p>Seiring industri penerbangan berupaya menumbuhkan keberlanjutan, maskapai semakin mengandalkan kecerdasan buatan atau AI untuk menata ulang desain dan operasional bisnis mereka dari dasar.</p>



<p>Perubahan ini tercermin dalam kolaborasi antara IBM dan Riyadh Air. Hal ini tercermin secara nyata melalui peluncuran maskapai pertama di dunia yang sepenuhnya berbasis AI (AI native airline). </p>



<p>Dirancang sejak awal tanpa ketergantungan pada sistem lama, operasional berbasis AI ini menjadi fondasi untuk mentransformasi pengalaman tamu maupun karyawan, sekaligus menetapkan tolok ukur baru bagi inovasi di industri penerbangan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Mendukung Terwujudnya Maskapai AI-Native</strong></h4>



<ul>
<li>Dimulai dari tidak adanya landasan digital, Riyadh Air memanfaatkan AI untuk mendorong efisiensi, mengoptimalkan profitabilitas rute, serta menciptakan peluang pendapatan baru. Mereka mengandalkan keahlian industri dan teknis dari IBM Consulting, ekosistem mitra, serta watsonx Orchestrate untuk beroperasi sebagai perusahaan berbasis AI sejak awal berdiri.</li>



<li>Visi AI ini akan mengkoordinasikan 59 alur kerja dan lebih dari 60 mitra, termasuk Adobe, Apple, FLYR, dan Microsoft, untuk mendukung pelaksanaan strategi teknologi menyeluruh maskapai secara mulus.</li>



<li>Untuk meningkatkan pengalaman karyawan, maskapai akan menghadirkan tempat kerja digital yang dipersonalisasi dan didukung agen AI, memberikan satu titik masuk berbasis percakapan ke layanan HR (Human Resource). Langkah ini menyederhanakan alur kerja serta mempercepat kemampuan layanan mandiri utama bagi karyawan dan manajer, seiring dengan rencana Riyadh Air untuk menggandakan jumlah tenaga kerja.</li>



<li>Aplikasi seluler berbasis AI akan menciptakan perjalanan yang terhubung dan terintegrasi bagi karyawan serta tamu, dengan membangun pengalaman concierge berbasis AI agentik untuk karyawan, yang dapat merekomendasikan langkah terbaik berikutnya dalam berinteraksi dengan tamu. Hal ini memungkinkan kru kabin maupun darat memberikan layanan yang lebih personal, misalnya dengan mendorong staf menawarkan layanan jalur cepat kepada pelanggan yang terlambat.</li>



<li>Dengan pendekatan digital yang tetap menempatkan pengalaman manusia sebagai fokus utama, bot suara berbasis AI dan fitur pendukung agen akan membantu petugas layanan pelanggan memberikan dukungan yang lebih personal dan responsif dengan memanfaatkan data kontekstual untuk mengantisipasi kebutuhan penumpang dan      mendukung pengalaman perjalanan yang lebih baik    </li>



<li>Rangkaian sistem manajemen kinerja perusahaan ini akan mengintegrasikan data keuangan, operasional, dan komersial, serta mengotomatiskan proses perencanaan, penganggaran, perkiraan, dan analisis guna menyediakan insight real-time bagi manajemen dalam pengambilan keputusan berbasis data.</li>
</ul>



<p>Dengan membangun sistem operasional tanpa ketergantungan pada sistem lama, Riyadh Air telah menanamkan AI ke dalam fondasi operasionalnya untuk mendukung kelincahan, kemampuan beradaptasi, dan pertumbuhan jangka panjang. </p>



<p>Pendekatan ini memposisikan Riyadh Air sebagai model rujukan bagi maskapai lainnya yang ingin melampaui transformasi secara bertahap dan merancang ulang operasional mereka untuk era AI yang saat ini berkembang begitu pesat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Pelatihan dari IBM Agar Lebih Terampil di Dunia Digital</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/12/23/5-pelatihan-dari-ibm-agar-lebih-terampil-di-dunia-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Dec 2025 05:02:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[dunia digital]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25288</guid>

					<description><![CDATA[Keterampilan yang relevan pada tahun 2026 akan dimiliki oleh individu-individu yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Perkembangan teknologi komputer telah  berkembang jauh, dari gagasan awal “mesin yang berpikir” pada era 1950-an hingga hadirnya teknologi deep learning dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) generatif saat ini.</p>



<p>Ya, teknologi komputer sudah mampu memahami bahasa, menganalisis gambar, serta bekerja lintas teks, suara, dan visual. Ke depannya, teknologi AI diperkirakan akan menjadi bagian yang berkelanjutan dari kehidupan sehari-hari dan dunia bisnis.</p>



<p>Indonesia tengah memasuki fase di mana teknologi tidak lagi sekadar meningkatkan cara kerja yang sudah ada, tetapi juga secara mendasar mendefinisikan ulang cara organisasi membangun dan menghadirkan produk digital. </p>



<p>Keterampilan yang relevan pada tahun 2026 akan dimiliki oleh individu-individu yang mampu memanfaatkan teknologi secara optimal untuk menyelesaikan permasalahan yang muncul secara nyata. </p>



<p>Keahlian teknologi akan menjadi kompetensi dasar bagi setiap tim di berbagai sektor, sekaligus membuka peluang baru bagi inovasi lintas industri. Dalam mempersiapkan diri menghadapi fase ini, <a href="http://www.skillsbuild.org/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">IBM SkillsBuild</a> menghadirkan berbagai kursus gratis.</p>



<p>Tidak hanya itu, layaknya kebanyakan kursus, IBM SkillBulid juga akan memberikan sertifikasi digital yang relevan dengan kebutuhan keterampilan di tahun 2026, di antaranya:</p>



<p><strong>Dasar-Dasar Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence Fundamentals)</strong></p>



<ol start="1"></ol>



<ul>
<li>Mempelajari sejarah dan dampak nyata AI di berbagai sektor</li>



<li>Memahami cara AI memprediksi hasil, mengenali bahasa dan gambar, serta belajar melalui jaringan neural (neural networks)</li>



<li>Membangun dan menguji model machine learning melalui simulasi langsung</li>



<li>Mengenal berbagai jalur karier di bidang kecerdasan buatan</li>
</ul>



<p><a href="https://skills.yourlearning.ibm.com/recommended/aoi/JOB_ROLES/CYBERSECURITY_PROFESSIONAL" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Cybersecurity Analyst</strong></a></p>



<ol start="2"></ol>



<ul>
<li>Memperoleh pemahaman dasar mengenai konsep, ancaman, dan sistem pertahanan keamanan siber</li>



<li>Memahami taktik penyerang, social engineering, serta studi kasus serangan siber yang terjadi Secara nyata</li>



<li>Mempelajari cara organisasi mencegah, mendeteksi, dan merespons serangan siber</li>



<li>Mendapatkan sertifikasi Fortinet Certified Fundamentals (FCF) untuk peran keamanan siber tingkat awal dan Fortinet Certified Associate (FCA) untuk pengoperasian tingkat lanjut pada perangkat FortiGate</li>
</ul>



<p><a href="https://skills.yourlearning.ibm.com/recommended/aoi/JOB_ROLES/DATA_ANALYST" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Data Analyst</strong></a></p>



<ol start="3"></ol>



<ul>
<li>Menguasai dasar-dasar analitik data, metodologi, dan berbagai alat pendukung</li>



<li>Memahami konsep Big Data serta cara mengidentifikasi pola dan tren</li>



<li>Mempelajari Python untuk ilmu data, termasuk analisis dan visualisasi data</li>



<li>Mengembangkan keterampilan praktis dalam analitik data dan applied data science</li>
</ul>



<p><a href="https://skills.yourlearning.ibm.com/recommended/aoi/JOB_ROLES/PROJECT_MANAGER" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>Project Manager</strong></a></p>



<ol start="4"></ol>



<ul>
<li>Mempelajari konsep inti, kerangka kerja, dan metodologi manajemen proyek</li>



<li>Memahami seluruh siklus proyek: inisiasi, perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, hingga penutupan</li>



<li>Mengembangkan keterampilan penting untuk mengelola tim, waktu, dan hasil kerja secara efektif</li>
</ul>



<p><a href="https://skills.yourlearning.ibm.com/recommended/aoi/JOB_ROLES/UX_DESIGNER" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>UX Designer</strong></a></p>



<ol start="5"></ol>



<ul>
<li>Mempelajari dasar-dasar desain UX, termasuk alat dan prosesnya</li>



<li>Menerapkan pendekatan desain yang mengutamakan kebutuhan pengguna dan narasi yang kuat (story-based design)</li>



<li>Meningkatkan navigasi, aksesibilitas, dan pengalaman pengguna yang responsif</li>



<li>Menganalisis, mendesain ulang, dan menyempurnakan produk digital melalui tinjauan dan laporan UX</li>
</ul>



<p>Keterampilan dasar kecerdasan buatan atau AI dirancang untuk membantu individu mengembangkan cara berpikir inovatif dalam memanfaatkan AI untuk mendukung tugas sehari-hari. </p>



<p>Menjelang berakhirnya tahun 2025, sertifikasi online gratis melalui IBM SkillsBuild ini dapat menjadi langkah awal yang praktis bagi siapa pun yang ingin membangun keterampilan relevan dan mempersiapkan diri menghadapi tuntutan dunia kerja yang terus berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IBM Indonesia: Kedaulatan AI Menjadi Kunci Masa Depan Digital</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/12/12/ibm-indonesia-kedaulatan-ai-menjadi-kunci-masa-depan-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Dec 2025 07:41:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[ibm indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[kedaulatan ai]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25040</guid>

					<description><![CDATA[AI telah bergeser, dari fase eksperimental, menjadi kebutuhan mendasar yang mengubah cara keputusan dibuat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; IBM mengungkap sejumlah tren mendasar mengenai AI alias kecerdasan buatan yang akan menjadi kunci bagi bisnis di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, pada tahun 2026 nanti.</p>



<p>Tren ini merupakan kelanjutan dari fokus IBM sepanjang tahun lalu untuk menjadikan AI lebih mudah diakses, lebih bertanggung jawab, dan lebih relevan bagi pelaku bisnis, pembuat kebijakan, serta masyarakat Indonesia.</p>



<p>AI telah bergeser, dari fase eksperimental, menjadi kebutuhan mendasar yang mengubah cara keputusan dibuat, dan bagaimana peran kerja didefinisikan, dan apa yang diharapkan oleh pelanggan. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="819" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-1024x819.jpg" alt="" class="wp-image-25042" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-1024x819.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-300x240.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-768x614.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-1536x1229.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-370x296.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-270x216.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-570x456.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing-740x592.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-1-Catherine-Lian-General-Manager-Technology-Leader-IBM-ASEAN-pada-acara-IBM-2025-Year-End-Media-Briefing.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Selain itu, organisasi juga kian sadar akan pentingnya mengintegrasikan AI sebagai inti dari operasional bisnis mereka. Hal ini diungkap langsung oleh Catherine Lian, General Manager dan Technology Leader IBM ASEAN di Jakarta, (11/12).</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kedaulatan AI (Sovereign AI/AI Sovereignty)</strong></h4>



<p>Di tengah ketegangan geopolitik, berbagai negara berinvestasi pada Sovereign AI dan cloud untuk mempertahankan kendali atas teknologi, data, dan infrastruktur mereka. Langkah ini mencakup pengembangan model lokal serta infrastruktur yang berdaulat.</p>



<p>Hal itu guna memenuhi kebutuhan terkait kedaulatan data, kemampuan multibahasa, nuansa budaya, dan keamanan nasional. Kedaulatan digital adalah kemampuan sebuah organisasi dalam mengendalikan data, perangkat lunak, dan infrastruktur digitalnya.</p>



<p>Melampaui sekadar kepatuhan namun juga demi membangun kepercayaan melalui transparansi dan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab. Studi IBV “Why CEOs Must Act Now to Secure the Future” memberikan data-data terkait hal-hal tersebut diantaranya:</p>



<ul>
<li>Pada tahun 2027, 80% organisasi multinasional di Asia Pasifik akan menerapkan strategi kedaulatan data.</li>



<li>Pasar sovereign cloud di Asia Pasifik diperkirakan tumbuh 4,5 kali lipat, dari US$ 37 miliar pada tahun 2023 menjadi US$ 169 miliar pada tahun 2028.</li>



<li>Pengeluaran di industri yang teregulasi seperti perbankan meningkat hampir lima kali lipat, dari $14 miliar (2023) menjadi US$ 66 miliar pada tahun 2028.</li>



<li>Pasar sovereign cloud di Asia Pasifik diproyeksikan tumbuh dengan CAGR 31,5% atau mencapai US$ 36,7 miliar pada tahun 2027.</li>
</ul>



<p>Beberapa hal yang harus dilakukan bisnis untuk bersiap:</p>



<ul>
<li>Jadikan kedaulatan digital sebagai prioritas pada tingkat direksi.</li>



<li>Gunakan hybrid cloud untuk memperoleh fleksibilitas dalam mengintegrasikan infrastruktur cloud yang bersifat publik, privat, dan berdaulat, sehingga dapat memberikan organisasi kendali penuh untuk mematuhi aturan kedaulatan data sambil tetap terhubung secara global dan mengakses teknologi yang mutakhir.</li>



<li>Membangun kolaborasi strategis di ranah teknologi yang berdaulat untuk memperkuat ekosistem bisnis.</li>



<li>Komitmen untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja dalam teknologi yang berdaulat karena mereka akan menjadi penggerak utama keberhasilan solusi AI di perusahaan.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>AI sebagai Penggerak Pertumbuhan</strong></h4>



<p>Return on investment (ROI) yang nyata dari AI akan muncul saat AI mampu menciptakan diferensiasi kompetitif, memperbarui model bisnis, serta membuka produk, layanan, dan sumber pendapatan baru. </p>



<p>Studi IBV <strong>“APAC AI Outlook 2026”</strong> menunjukkan beberapa data yang relevan terhadap hal tersebut:</p>



<ul>
<li>64% CEO global menyadari bahwa keberhasilan AI lebih bergantung pada adopsi oleh manusia daripada teknologi itu sendiri.</li>



<li>72% CEO yang tercatat memiliki kinerja terbaik menyatakan bahwa GenAI tingkat lanjut merupakan sumber keunggulan kompetitif mereka.</li>



<li>85% eksekutif global percaya AI akan memungkinkan terciptanya model bisnis baru, namun masih terdapat kesenjangan besar antara ambisi dan transformasi yang nyata.</li>



<li>95% eksekutif global berharap GenAI dapat menghasilkan <em>revenue</em>, menjadikan AI sebagai aset strategis yang menghasilkan modal baru.</li>
</ul>



<p>Dengan menghadirkan pendekatan baru untuk menciptakan dan memberikan nilai, AI akan berevolusi dari sekadar pusat biaya menjadi mesin pertumbuhan yang memperluas pasar dan pendapatan perusahaan, hingga akhirnya menjadi investasi yang mandiri. </p>



<p>Keputusan yang lebih cepat akan mengubah disrupsi menjadi peluang, namun keberhasilan bergantung pada AI yang mampu bertindak, bukan hanya membantu. Penting untuk organisasi dapat mempersiapkan diri diantaranya dengan:</p>



<ul>
<li>Membuat roadmap yang jelas untuk perjalanan transformasi AI, dengan memprioritaskan peningkatan produktivitas melalui automasi, dan memastikan keberhasilannya dengan pengukuran yang konsisten.</li>



<li>Meningkatkan kapasitas dan keterampilan talenta, karena mereka memahami proses bisnis dan tantangan perusahaan secara mendalam.</li>



<li>Evaluasi ulang model bisnis untuk melihat apakah masih relevan atau perlu diperbarui</li>



<li>Temukan cara untuk membiayai AI dengan mengidentifikasi sumber pendapatan baru.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Meningkatkan Interoperabilitas Agen AI</strong></h4>



<p>Tahun 2026 diperkirakan menjadi era pengoperasian agen AI dalam skala besar. AI Agentik mengubah operasi perusahaan melalui agen otonom yang peka terhadap konteks, mampu bertindak, mengambil keputusan, dan berkolaborasi. </p>



<p>Model berbasis alur kerja (workflow-centric) memungkinkan integrasi agen ini dalam proses end-to-end, dan pada akhirnya akan menggantikan silo dengan orkestrasi otomatis yang terbilang lebih cerdas. </p>



<p>Seiring dengan perkembangan ini, fokus akan bergeser secara signifikan ke kemampuan untuk mengamati, mengevaluasi, dan mengoptimalkan alur kerja agen, serta penerapan kebijakan yang ketat untuk mengelola dan mengatur perilaku agen yang semakin otonom.</p>



<p>Studi IBV, <strong>“The Essential Guide to Scaling Agentic AI”</strong> menunjukkan beberapa data yang relevan terhadap hal tersebut:</p>



<ul>
<li>76% responden global menyadari mereka membutuhkan arsitektur yang bersifat terbuka dan aman, tetapi kurang dari sepertiga yang memiliki kemampuan interoperabilitas dan skalabilitas yang memadai.</li>



<li>74% memiliki kerangka kerja tata kelola data yang jelas.</li>



<li>64% menyatakan bahwa manusia dan sistem multi-agen bekerja bersama untuk mencapai tujuan strategis, tetapi kurang dari separuh yang mengukur dampak agen AI terhadap karyawan, pelanggan, dan bisnis.</li>



<li>47% beralih ke platform cloud demi skalabilitas dan fleksibilitas</li>
</ul>



<p>AI Agentik membutuhkan aliran data&nbsp;<em>real-time</em>&nbsp;yang berkelanjutan serta sistem data yang mampu beradaptasi seiring agen belajar dan berkembang. Penting untuk bisnis dapat mempersiapkan diri diantaranya dengan:</p>



<ul>
<li>Memiliki persyaratan dasar untuk mengadopsi kecerdasan buatan (AI) yang bersifat agen untuk memastikan arsitektur teknologi dirancang secara khusus untuk mendukung agen otonom.</li>



<li>Manfaatkan infrastruktur cloud atau hybrid untuk memetakan komponen penting seperti agen otonom, data yang dibutuhkan, dan koneksi lintas lingkungan operasi.</li>



<li>Mulai dengan pilot berskala kecil untuk menguji performa agen dan model dalam lingkungan terkontrol.</li>



<li>Gunakan tahap awal ini untuk mempelajari hal-hal penting sebelum memperluas operasinya ke lintas domain.</li>



<li>Seiring dengan berkembangnya alur kerja berbasis agen, keamanan dan kepatuhan harus diintegrasikan sejak awal, terutama dengan memperluas dan menyesuaikan kerangka kerja keamanan yang ada untuk mengatur sistem-sistem otonom baru.</li>
</ul>



<p>Dengan berfokus pada alur kerja, bukan silo, perusahaan dapat mengidentifikasi proses yang dapat diotomatisasi atau disederhanakan. Alur kerja yang lebih cepat akan mengurangi friksi, menekan biaya, dan meningkatkan produktivitas, serta meningkatkan pengalaman pelanggan maupun karyawan. </p>



<p>Contoh yang telah dilakukan di IBM adalah perusahaan menggunakan AI dan automasi untuk mendorong produktivitas sebesar US$ 4,5 miliar, di mana penghematannya kemudian diinvestasikan kembali ke R&amp;D teknologi terdepan, solusi, dan penjualan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>AI yang Terpercaya</strong></h4>



<p>Investasi pada etika AI berkorelasi dengan hasil bisnis yang lebih baik. Organisasi dengan investasi etika tertinggi dalam AI secara konsisten memperoleh profit dan ROI berbasis AI yang lebih tinggi. Studi IBV terbaru menemukan:</p>



<ul>
<li>95% eksekutif mengatakan kepercayaan konsumen terhadap AI akan menentukan keberhasilan produk dan layanan baru.</li>



<li>89% konsumen ingin mengetahui kapan mereka berinteraksi dengan AI.</li>



<li>56% konsumen sangat antusias dengan layanan AI sehingga mereka siap menerima kekurangan.</li>
</ul>



<p>Namun:</p>



<ul>
<li>Empat dari lima pelanggan akan mengurangi kepercayaan pada <em>brand</em> jika AI disembunyikan dalam pengalaman yang diberikan pada mereka.</li>



<li>Dua pertiga akan berpindah brand jika hal itu terjadi.</li>



<li>Setengah dari mereka bersedia membayar lebih untuk melakukannya.</li>
</ul>



<p>Meskipun etika hanya mencakup sebagian kecil dari total nilai AI, dampaknya signifikan karena mencerminkan kematangan praktik AI dalam suatu organisasi. Pada akhirnya, kepercayaan pelanggan adalah aset utama, dan transparansi membuka ruang bagi inovasi. </p>



<p>Organisasi dapat membangun kepercayaan dengan menjadikan pelanggan sebagai mitra proses percobaan, bukan objek uji coba, dengan:</p>



<ul>
<li>Masukkan transparansi sejak tahap desain produk berbasis AI.</li>



<li>Tunjukkan nilai yang diterima pelanggan sebagai imbalan atas data yang mereka berikan; tawarkan opsi penghapusan dan portabilitas data di luar batas minimum regulasi.</li>



<li>Libatkan pengguna paling loyal untuk menguji fitur AI baru sebelum peluncuran secara lebih luas.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Keunggulan Kuantum (Quantum Advantage)</strong></h4>



<p>Ketika komputasi kuantum mendekati tahap yang <strong>“memberikan keuntungan”</strong> yaitu saat komputer kuantum mampu menyelesaikan masalah lebih baik daripada metode klasik, teknologi ini berpotensi mempercepat pelatihan model AI melalui optimasi yang lebih cepat, sampling lebih efisien, dan simulasi sistem kompleks yang lebih baik. </p>



<p>Sebaliknya, AI kini juga membantu mengoptimalkan alur kerja kuantum, mulai dari desain algoritma, strategi error correction, hingga alokasi sumber daya pada arsitektur yang menggabungkan komputasi kuantum dan klasik.</p>



<p><a href="https://www.ibm.com/thought-leadership/institute-business-value/en-us/report/business-trends-2026" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Menurut riset terbaru IBV</a>, kemajuan akan sangat bergantung pada kolaborasi ekosistem. Para pengguna awal sudah mulai memperoleh keunggulan, dengan organisasi yang siap memasuki era komputasi kuantum tiga kali lebih mungkin berpartisipasi dalam berbagai ekosistem dibanding yang lain. </p>



<p>Studi tersebut menemukan:</p>



<ul>
<li>79% eksekutif mengatakan kemitraan ekosistem mempercepat adopsi teknologi.</li>



<li>89% menyatakan kemitraan ekosistem membantu membatasi dampak disrupsi.</li>



<li>77% percaya kualitas data ekosistem meningkatkan hasil bisnis.</li>



<li>86% mengatakan data ekosistem dalam <em>tool</em> dan aplikasi AI meningkatkan kapabilitas AI.</li>
</ul>



<p>Untuk mempersiapkan diri menghadapi era keunggulan kuantum, organisasi perlu bersiap dengan melakukan hal-hal berikut:</p>



<ul>
<li>Identifikasi peluang besar (big bets) untuk memenangkan kompetisi dalam industri melalui teknologi yang terus berkembang seperti kuantum.</li>



<li>Berkolaborasi dalam inovasi untuk berbagi biaya, mengurangi risiko, dan mempercepat pembelajaran.</li>



<li>Pilih mitra yang terbuka, terpercaya, dan inovatif.</li>



<li>Latih agen AI menggunakan data dalam ekosistem agar lebih hemat biaya dan lebih mudah diperbarui sesuai kebutuhan.</li>
</ul>



<p>“Perkembangan AI ini memberikan pesan bahwa masa depan dimiliki oleh organisasi yang mampu beradaptasi, dan beradaptasi dengan cepat. Sovereign AI akan menjadi kunci pada tahun 2026,&#8221; jelas Catherine Lian.</p>



<p>Hal ini bukan tanpa alasan! Catherine Lian menambahkan bahwa kepatuhan akan menjadi syarat penting bagi pertumbuhan sekaligus peluang untuk memastikan arsitektur data tetap aman. AI adalah pendorong pertumbuhan, dan AI Agentik sudah mempercepat industri di seluruh dunia.</p>



<p>&#8216;&#8221;Tidak kalah penting adalah kepercayaan pelanggan, yang merupakan aset utama bisnis karena transparansi memberikan ruang bagi inovasi. Kami di IBM akan terus mengembangkan teknologi kami untuk memberikan pengalaman pengguna ke tahap berikutnya dalam rantai nilai bisnis mereka,” pungkas Catherine Lian</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menarik! IBM Ciptakan AI yang Bisa Prediksi Momen K.O. di UFC</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/18/menarik-ibm-ciptakan-ai-yang-bisa-prediksi-momen-k-o-di-ufc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 09:49:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[analisa pertandingan]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[in-fight insight]]></category>
		<category><![CDATA[ufc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24333</guid>

					<description><![CDATA[Teknologi baru ini pertama kali digunakan di ajang UFC 322: DELLA MADDALENA vs. MAKHACHEV yang digelar di Madison Square Garden, New York.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Dunia olahraga kini makin pintar. UFC dan IBM resmi meluncurkan In-Fight Insights, teknologi berbasis AI yang mampu memberikan analisis pertandingan secara real-time selama pertarungan berlangsung. </p>



<p>Teknologi baru ini pertama kali digunakan di ajang UFC 322: DELLA MADDALENA vs. MAKHACHEV yang digelar di Madison Square Garden, New York. Bagi penggemar teknologi dan olahraga, inovasi ini bukan sekadar penyegaran, melainkan revolusi cara menonton pertarungan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>AI yang Bisa “Membaca” Pertarungan dalam Hitungan Detik</strong></h4>



<p>In-Fight Insights merupakan evolusi dari UFC Insights Engine, sebuah sistem statistik yang dibangun menggunakan IBM watsonx. Teknologi ini memproses lebih dari 13,2 juta data poin, data historis dari 20 tahun pertarungan UFC, dan informasi dari lebih dari 2.400 atlet.</p>



<p>Dengan basis data raksasa tersebut, AI dapat memantau berbagai hal secara langsung, seperti:</p>



<ul>
<li>Rekor serangan yang terpecahkan</li>



<li>Rentetan pukulan atau tendangan</li>



<li>Statistik penting yang berubah secara tiba-tiba</li>



<li>Streaks dan milestones lain yang terjadi saat itu juga</li>
</ul>



<p>Semua info ini langsung muncul di sistem produksi siaran UFC, siap digunakan penyiar untuk memberikan konteks yang lebih kaya kepada penonton. Dengan kata lain, penonton akan disuguhkan sebuah pertandingan dengan analisa yang lebih menarik.</p>



<p>Biasanya, sistem AI harus memilih antara kecepatan atau kedalaman analisis. Tapi In-Fight Insights berusaha memadukan keduanya. Alon Cohen, Executive VP of Innovation TKO, menyebut teknologi ini benar-benar mengubah permainan:</p>



<p>“Dengan IBM watsonx, kami bisa memberikan wawasan real-time yang cepat sekaligus mendalam bagi penggemar. Hasilnya? Penayangan UFC kini menghadirkan storytelling digital yang lebih detail, akurat, dan mudah dipahami penonton,&#8221; ungkap Alon Cohen.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tak Hanya Saat Bertarung: AI Mengubah Seluruh Alur Siaran UFC</strong></h4>



<p>Selain analisis langsung di dalam pertandingan, Pre-Fight Insights tetap memberikan prediksi dan data sebelum pertarungan dimulai. Sementara, <strong>In-Fight Insights</strong> akan memperkaya siaran dan komentar dalam detik-detik kritis.</p>



<p>Semua data yang terekam akan disimpan dan dianalisis sebagai bagian dari UFC Insights Engine. Teknologi AI ini pun terintegrasi dengan seluruh platform UFC, mulai dari siaran langsung, media sosial, hingga konten pra-pertandingan.</p>



<p>Kolaborasi UFC dan IBM bukan hanya soal menambah grafik keren di layar. Tetapi ini juga tentang menghubungkan penggemar dengan aksi di oktagon secara lebih mendalam serta membuat siaran lebih interaktif. Selain itu, kolaborasi ini juga mampu menghadirkan statistik real-time.</p>



<p>Jonathan Adashek, SVP Marketing &amp; Communications IBM, menyebut ini sebagai evolusi tontonan olahraga. “Teknologi AI yang saat ini berkembang begitu pesat benar-benar mengubah pengalaman menonton olahraga secara global.”</p>



<p>Integrasi teknologi seperti In-Fight Insights menegaskan bahwa masa depan siaran olahraga berada pada persimpangan antara AI, data, dan hiburan digital. Ya, teknologi pintar ini tidak sedang menggantikan olahraga, tetapi membuatnya lebih seru, informatif, dan imersif.</p>



<p>Dengan teknologi yang semakin cerdas, penonton kini bukan hanya melihat siapa yang menangd di dalam pertarungan tersebut, tetapi juga memahami bagaimana, mengapa, dan kapan momentum pertarungan berubah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IBM Bikin AI untuk Prediksi Krisis Pangan dan Energi di Asia Tenggara</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/09/ibm-bikin-ai-untuk-prediksi-krisis-pangan-dan-energi-di-asia-tenggara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Nov 2025 08:06:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[asia tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[krisi energi]]></category>
		<category><![CDATA[krisis pangan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24075</guid>

					<description><![CDATA[Melalui proyek ini, IBM dan NREL bakal mengembangkan sistem data pintar bernama Community Associated Knowledge Environment (CAKE).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; IBM kembali membuktikan bahwa AI bukan cuma urusan robot dan data science di laboratorium. Lewat kolaborasi barunya dengan National Renewable Energy Laboratory (NREL), IBM resmi meluncurkan inisiatif berbasis AI dan hybrid cloud untuk memperkuat rantai pasok di Singapura dan Indonesia.</p>



<p>Proyek ini merupakan bagian dari program IBM Impact Accelerator. Ini adalah sebuah inisiatif sosial pro bono yang dirancang untuk membantu organisasi dan pemerintah menggunakan AI alias kecerdasan buatan demi menghadapi tantangan lingkungan dan ekonomi nyata.</p>



<p>Melalui proyek ini, IBM dan NREL bakal mengembangkan sistem data pintar bernama Community Associated Knowledge Environment (CAKE), sebuah “data room” generasi baru yang menggabungkan data pangan, energi, dan air.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="384" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-1024x384.jpg" alt="" class="wp-image-24077" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-1024x384.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-300x113.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-768x288.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-1536x576.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-370x139.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-270x101.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-570x214.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia-740x278.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/IBM-dan-National-Renewable-Energy-Laboratory-Meluncurkan-Inisiatif-AI-untuk-Memperkuat-Rantai-Pasok-di-Singapura-dan-Indonesia.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dengan platform ini, pembuat kebijakan, LSM, hingga pelaku bisnis dapat dengan lebih mudah dan cepat dalam memantau dan mengambil keputusan berbasis data real-time dari rantai pasok yang saling terkoneksi.</p>



<p>“Kami ingin membangun sistem manajemen data yang tangguh dan skalabel agar rantai pasok bisa lebih efisien dan berkelanjutan. AI bukan cuma alat analisis, tetapi ini fondasi baru untuk pengambilan keputusan cerdas di dunia nyata,&#8221; ujar ” ujar Doug Arent, Executive Director, NREL Foundation</p>



<h4 class="wp-block-heading">Fokus di Indonesia dan Singapura</h4>



<p>Pilot project ini akan dimulai di Indonesia dan Singapura sebelum diperluas ke seluruh Asia Tenggara. IBM menilai kedua negara ini berada di garis depan dalam transformasi digital kawasan, terutama dalam menghadapi tantangan rantai pasok energi dan pangan.</p>



<p>“Kawasan Asia Tenggara sedang bergerak cepat menuju masa depan digital. Lewat kolaborasi ini, kami ingin memperkuat fondasi teknologi dan mendorong pembangunan berkelanjutan,” jelas Catherine Lian, General Manager IBM ASEAN.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Dari Ide ke Aksi</h4>



<p>Proyek ini akan berjalan selama dua tahun dan dibagi menjadi dua fase. Di fase pertama, IBM menggunakan pendekatan IBM Garage, yaitu metode kolaboratif untuk mempercepat pengembangan solusi digital — mulai dari pemetaan kebutuhan, perancangan, hingga implementasi.</p>



<p>Selanjutnya, pada fase kedua, tim IBM akan menyesuaikan teknologi dan sumber daya yang dikembangkan agar solusi yang dihasilkan bisa diterapkan secara langsung dan dikembangkan dengan skala lebih besar.</p>



<p>&#8220;Inisiatif ini menunjukkan bahwa AI kini hadir langsung di tengah masyarakat. Teknologi canggih bukan lagi milik laboratorium. AI kini digunakan untuk menyelesaikan masalah nyata, dari krisis pangan hingga rantai pasok energi,&#8221; ujar Justina Nixon-Saintil, Vice President and Chief Impact Officer IBM, </p>



<p>IBM sendiri juga berkomitmen untuuk menyalurkan hingga US$ 45 juta dalam bentuk bantuan teknologi dan layanan selama lima tahun ke depan untuk memperluas dampak sosial melalui IBM Impact Accelerator.</p>



<p>Hingga saat ini, program tersebut telah memberi manfaat yang cukup besar kepada lebih dari 2,5 juta orang di seluruh dunia lewat proyek-proyek energi bersih, pertanian berkelanjutan, hingga pengelolaan air.</p>



<p>Kolaborasi IBM dan NREL ini jadi bukti bahwa AI bukan cuma masa depan, tapi solusi masa kini. Dari supply chain hingga sustainability, teknologi kini punya peran nyata dalam menciptakan sistem yang lebih efisien dan ramah lingkungan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IBM: Pelaku Usaha di Indonesia Siap Adopsi AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/05/ibm-pelaku-usaha-di-indonesia-siap-adopsi-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jun 2025 23:48:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[adopsi ao]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[pelaku usaha]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19607</guid>

					<description><![CDATA[Keamanan data, infrastruktur TI, etika dan talenta adalah sejumlah kendala yang dihadapi pelaku usaha di Indonesia yang mau mengadopsi AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Sebuah studi terbaru dari IBM menunjukkan kesiapan bisnis di Indonesia untuk mengadopsi kecerdasan buatan (atau Artificial Intelligence &#8211; AI), dengan 85% melaporkan keuntungan operasional yang signifikan.</p>



<p>Sementara itu, 93% yakin dengan kemampuan mereka untuk menerapkan AI. Namun, kesiapsiagaan etika AI tertinggal, yakni hanya 45% responden mengatakan mereka memahami cara menggunakan AI secara etis, dan 24% melaporkan memiliki proses tata kelola AI yang jelas.</p>



<p>Laporan berjudul “Unlocking Indonesia’s Economic Potential for Future Prosperity” menawarkan pandangan komprehensif tentang prioritas dan tantangan lebih dari 500 pemimpin bisnis senior di seluruh Indonesia.</p>



<p>Ini mencakup berbagai industri baik swasta maupun badan usaha milik negara (BUMN). Studi ini mengeksplorasi prospek ekonomi, strategi pertumbuhan, dan poin-poin penting guna membantu meningkatkan upaya mempercepat pembangunan berkelanjutan melalui AI.</p>



<p><strong>Beberapa temuan utama meliputi:</strong></p>



<ul>
<li>AI dan transformasi digital sebagai pendorong pertumbuhan: 77% pemimpin bisnis Indonesia melihat AI dan transformasi digital sebagai peluang pertumbuhan utama negara ini.</li>



<li>Fokus pada Keberlanjutan: 94% responden berencana untuk meningkatkan investasi dalam inisiatif keberlanjutan, dengan 89% sudah mengalokasikan lebih banyak dana untuk teknologi hijau dalam anggaran tahun 2025 mereka.</li>



<li>Tantangan kritis yang ada: Infrastruktur (84%), keamanan siber (55%), dan kurangnya talenta terampil digital (45%) tetap menjadi hambatan utama untuk mewujudkan ambisi ekonomi digital Indonesia.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah Masa Depan</h3>



<p>Usaha mikro dan kecil merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB dan menyerap 97% tenaga kerja. Meski sektor ini memimpin dalam investasi digital, hanya 63% yang memiliki strategi AI yang jelas</p>



<p>Seperti dikatakan Catherine Lian, GM and Technology Leader, IBM ASEAN bahwa Indonesia berada di garis depan inovasi teknologi dan kemajuan digital, dan IBM bekerja dengan pelaku bisnis serta pemangku kebijakan guna menggalakkan transformasi digital berbasis AI secara luas.</p>



<p>&#8220;IBM percaya bahwa dengan membangun fondasi digital yang aman, menjembatani kesenjangan talenta, serta mendorong kerangka kerja nasional untuk AI yang etis melalui kolaborasi dan investasi infrastruktur akan menjadi faktor utama keberhasilan,&#8221; ucap Catherine Lian.</p>



<p>Laporan ini juga menyoroti kesenjangan yang melebar antara sektor swasta dan BUMN. Meskipun BUMN sangat penting untuk infrastruktur nasional, 59% menyebutkan kurangnya<br>tenaga kerja terampil sebagai tantangan digital utama mereka.</p>



<p>Hal ini diikuti oleh biaya operasional yang tinggi (55%) dan masalah keamanan data (49%). Ini menunjukkan laju investasi keamanan yang lebih lambat, yang berpotensi membahayakan jaringan nasional dan rantai pasokan.</p>



<p>Meskipun 83% responden menyadari inisiatif pemerintah yang ada untuk meningkatkan produktivitas tenaga kerja, sebagian besar—97%—menyerukan kemitraan publik-swasta yang lebih dalam, terutama dalam pengembangan AI dan keterampilan digital.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peran Kepemimpinan dalam Mendorong Inovasi</h3>



<p>Para pemimpin bisnis menunjuk pada ciri-ciri kepemimpinan modern seperti kemampuan beradaptasi dan agile (71%), kolaborasi dan orientasi tim (63%), dan fokus yang kuat pada inovasi teknologi (78%) sebagai faktor penting dalam mendorong keberhasilan bisnis di lanskap digital.</p>



<p>Catherine Lian juga mengatakan bahwa waktu untuk eksperimen telah berakhir. IBM percaya sekarang adalah waktu yang tepat memulai transformasi nyata untuk era baru AI. Bisnis dan pembuat kebijakan sama-sama memiliki peluang membentuk pertumbuhan berbasis AI dalam skala besar. </p>



<p>&#8220;IBM bertujuan untuk bekerja sama dengan semua pemangku kepentingan dan berkontribusi secara nyata pada pengembangan ekosistem AI alias kecerdasan buatan yang lebih kuat di Indonesia,&#8221; tutup Catherine Lian.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Dipakai IBM untuk Bangun Sistem Kesehatan yang Tangguh</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/30/ai-dipakai-ibm-untuk-bangun-sistem-kesehatan-yang-tangguh/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 11:54:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[sistem kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19471</guid>

					<description><![CDATA[IBM bekerja sama dengan mitra regional menghadirkan solusi yang relevan, bertanggung jawab, dan berdampak nyata. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Teknologi AI kini menjadi penggerak utama transformasi layanan kesehatan di Asia Tenggara. Di tengah tantangan infrastruktur, akses terbatas, dan kebutuhan layanan yang semakin kompleks, IBM bekerja sama dengan mitra regional menghadirkan solusi yang relevan, bertanggung jawab, dan berdampak nyata. </p>



<p>Dengan menggabungkan teknologi AI generatif watsonx dan kemampuan analitik berbasis data, berbagai inovasi telah diterapkan untuk memperkuat sistem kesehatan dan meningkatkan kualitas perawatan di seluruh kawasan. </p>



<p>“Adopsi AI dalam sektor kesehatan bukan sekadar upgrade teknologi, melainkan bagian dari upaya nyata untuk memperluas akses terhadap layanan yang lebih berkualitas dan merata di seluruh Indonesia,&#8221; ujar Roy Kosasih, Presiden Direktur, IBM Indonesia.</p>



<p>Ditambahkan oleh Kosasih bahwa IBM meyakini kolaborasi lintas sektor dan pendekatan etis akan mempercepat terciptanya sistem kesehatan yang lebih tangguh dan inklusif. Apalagi dengan memanfaatkan teknologi AI.</p>



<p>&#8220;Ketika solusi seperti sistem resep cerdas atau telemedicine berbasis AI mulai digunakan secara luas, kita melihat potensi besar untuk membangun sistem kesehatan yang lebih responsif, efisien, dan berpusat pada pasien,&#8221; tambah Kosasih.</p>



<p><strong>Contoh Inisiatif dan Solusi AI Utama di Asia Tenggara:</strong></p>



<ul>
<li>Sistem Rekomendasi Resep Obat Berbasis AI – Indonesia: DoctorTool memanfaatkan watsonx.ai dari IBM untuk membangun sistem resep cerdas yang mendukung kepatuhan terhadap regulasi nasional serta meminimalkan penipuan asuransi — solusi penting bagi sistem kesehatan yang tersebar di lebih dari 18.000 pulau.</li>



<li>Optimalisasi Operasional Rumah Sakit – Thailand: RS Maharaj Nakorn, Chiang Mai menerapkan watsonx.ai dan watsonx.data untuk mengotomatisasi pemesanan laboratorium, menganalisis catatan medis, serta merekomendasikan jalur perawatan. Ini menghasilkan efisiensi sumber daya, pengurangan waktu tunggu, dan peningkatan kecepatan pengambilan keputusan klinis.</li>



<li>Digitalisasi Farmasi – Indonesia: Holi Pharma dan ETHICA (bagian dari PYFAGROUP) bekerja sama dengan IBM Consulting dan SAP untuk menerapkan sistem ERP berbasis cloud. Teknologi ini mempercepat produksi, meningkatkan visibilitas operasional, dan menjamin keandalan distribusi obat — yang langsung berdampak pada akses pasien terhadap obat esensial.</li>



<li>Telemedicine dengan AI di Wilayah Terpencil: Platform telehealth yang ditingkatkan dengan AI kini memungkinkan konsultasi jarak jauh, analitik prediktif, dan dukungan keputusan klinis — membuka akses perawatan spesialis bagi masyarakat di wilayah terpencil Asia Tenggara.</li>



<li>Deteksi Penyakit Lebih Awal dan Akurat – Thailand: RS Siriraj Piyamaharajkarun mengadopsi sistem patologi digital berbasis AI yang mempercepat diagnosis kanker dan meningkatkan akurasi — langkah penting bagi pasien yang menunggu hasil diagnosis kritis.</li>
</ul>



<p><strong>Fondasi Penting Menuju Transformasi yang Berkelanjutan</strong></p>



<ul>
<li>Privasi dan Etika Data: Penerapan AI dalam layanan kesehatan memerlukan landasan etika yang kuat. IBM menekankan pentingnya prinsip transparansi, keadilan, dan pengawasan manusia agar inovasi tetap berfokus pada kepentingan pasien.</li>



<li>Kesiapan Infrastruktur dan SDM: Perbedaan kesiapan digital dan penerimaan teknologi oleh tenaga medis menjadi elemen penting dalam keberhasilan transformasi. Investasi berkelanjutan dalam konektivitas, pelatihan, dan perubahan budaya organisasi menjadi kunci untuk implementasi yang efektif dan inklusif.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
