<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>id fraudshield &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/id-fraudshield/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Mon, 11 May 2026 02:16:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>id fraudshield &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>VIDA Luncurkan ID FraudShield</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/05/11/vida-luncurkan-id-fraudshield/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 02:16:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[biometrik]]></category>
		<category><![CDATA[id fraudshield]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[vida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=28545</guid>

					<description><![CDATA[ID FraudShield adalah solusi keamanan terkini bagi perusahaan untuk mengkalkulasikan lagi risiko penipuan dan bagaimana menanganinya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; VIDA secara resmi telah meluncurkan ID FraudShield. Ini adalah teknologi terpadu pertama yang menggabungkan verifikasi biometrik dengan analisis perangkat dan deteksi fraud secara real-time dalam satu integrasi. </p>



<p>Acara ini turut dihadiri dan dibuka oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi RI). Disebutkan bahwa sebanyak 65% masyarakat Indonesia menerima upaya scam setidaknya sekali dalam seminggu.</p>



<p>Tak hanya melalui e-mail, SMS, dan WhatsApp, tetapi juga melalui panggilan telepon, maupun media sosial. Angka sebesar ini tidak mungkin ditangani oleh satu pihak saja. Oleh karena itu dibutuhkan pendekatan yang terintegrasi dan kolaboratif.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-28548" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-1024x683.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-1536x1024.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-2048x1365.jpeg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-3-740x493.jpeg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Pemerintah memiliki peran penting dalam menetapkan regulasi, membangun kerangka kelembagaan, dan pengawasan. Namun perlindungan yang efektif hanya dapat terwujud melalui sinergi,&#8221; Edwin Hidayat Abdullah, Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, Komdigi RI. </p>



<p>Ditambahkan oleh Edwin bahwa seluruh ekosistem salah satunya pemain di keamanan identitas digital seperti VIDA harus turut dilibatkan. Kehadiran ID FraudShield menjadi salah satu bukti sinergi yang dijalankan.</p>



<p>Kehadiran ID FraudShield yang dikembangkan oleh VIDA dilatarbelakangi oleh sebuah realitas baru di industri keuangan. Selama bertahun-tahun, liveness detection dianggap sebagai standar utama dalam verifikasi identitas.</p>



<p>Pasalnya, hal itu mampu memastikan kehadiran manusia asli dan mencegah penggunaan foto, video, maupun deepfake. Namun, fraud tidak lagi hanya menyerang melalui manipulasi wajah. Serangan telah berpindah ke perangkat, jaringan, perilaku pengguna, hingga transaksi itu sendiri.</p>



<p>Para pelaku kini memanfaatkan metode yang lebih mutakhir, seperti injection attack yang menyisipkan gambar palsu langsung ke dalam sistem verifikasi. Selain itu, mereka menggunakan emulator farm untuk menjalankan ribuan identitas dan perangkat tiruan.</p>



<p>Hal itu bertujuan agar aksi fraud tidak terdeteksi, serta GPS spoofing untuk memalsukan lokasi. Semua teknik ini sengaja dikembangkan agar dapat melewati pemeriksaan biometrik tanpa terdeteksi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-28547" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-1024x683.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-1536x1024.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-2048x1365.jpeg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Foto-Siaran-Pers-2-2-740x493.jpeg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA.</figcaption></figure>



<p>&#8220;Untuk menangani metode penipuan ini, satu lapisan verifikasi saja tidak lagi cukup. Ada tiga faktor<em> </em>yang harus diverifikasi secara bersamaan yakni orangnya, identitasnya, dan perangkat yang digunakan,” kata Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA. </p>



<p>Lebih lanjut, Niki menjabarkan bahwa ID FraudShield yang dihadirkan oleh VIDA adalah solusi keamanan terkini bagi perusahaan untuk mengkalkulasikan lagi risiko penipuan dan bagaimana menanganinya.</p>



<p>Liveness dan ID FraudShield menjalankan dua engine secara bersamaan dalam satu teknologi. </p>



<ul>
<li><strong>Engine pertama</strong>, Biometric Liveness Detection, memastikan kehadiran manusia yang nyata dan mencegah deepfake, spoofing, serta screen replay—yaitu upaya menampilkan ulang video atau rekaman wajah di layar untuk mengelabui sistem seolah-olah itu adalah interaksi langsung.</li>



<li><strong>Engine kedua</strong>, ID FraudShield yang bekerja dengan menganalisis sinyal perangkat dan perilaku pengguna secara real-time. Tujuannya adalah mendeteksi indikasi fraud yang mungkin terlewatkan oleh pemeriksaan biometrik. Untuk setiap sesi verifikasi, ID FraudShield mengevaluasi berbagai indikator risiko dan memberikan skor, mulai dari risiko rendah (low risk) hingga risiko kritis (critical risk). </li>
</ul>



<p>Kedua engine ini membentuk layer pertahanan, yakni: </p>



<ol>
<li><strong>Biometric Liveness:</strong> Memastikan kehadiran manusia asli dan mencegah penggunaan deepfake, foto, maupun rekaman video.</li>



<li><strong>Device Intelligence:</strong> Menganalisis dan mendeteksi perangkat berisiko seperti emulator, perangkat yang telah dimodifikasi, aplikasi hasil kloning, hingga aktivitas mencurigakan pada perangkat.</li>



<li><strong>Behavioral Analytics:</strong> Memantau pola perilaku pengguna ketika memasukkan data selama proses verifikasi. </li>



<li><strong>Network &amp; Location:</strong> Mengenali penggunaan VPN, proxy, GPS palsu, serta ketidaksesuaian lokasi dan jaringan.</li>



<li><strong>Rule Engine:</strong> Mengevaluasi berbagai indikator risiko secara real-time dan mengklasifikasikan tingkat risiko fraud pada setiap sesi verifikasi.</li>



<li><strong>ID Graph (Network Intelligence):</strong> Menghubungkan data perangkat, dokumen, dan biometrik untuk mendeteksi keberadaan sindikat penipuan online, identitas buatan (synthetic identity),  device farms, dan rekening perantara (mule account). </li>
</ol>



<p>Liveness dan ID FraudShield dikembangkan untuk menjawab tantangan <em>fraud</em> yang semakin kompleks di sektor keuangan, mulai dari bank, multifinance, pinjaman digital, asuransi, hingga platform pembayaran. </p>



<p>“Kami membangun solusi ini karena melihat sendiri bagaimana penipuan bisa lolos dari liveness tanpa terdeteksi. Lewat teknologi ini, kami ingin membantu industri mendeteksi fraud yang sebelumnya tidak terlihat,” tutup Niki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
