<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>industri animasi &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/industri-animasi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 29 Jun 2025 11:18:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>industri animasi &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Film Jumbo Sukses, Angin Segar Bagi Masa Depan Industri Animasi Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/29/film-jumbo-sukses-angin-segar-bagi-masa-depan-industri-animasi-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 29 Jun 2025 11:18:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[animasi]]></category>
		<category><![CDATA[film jumbo]]></category>
		<category><![CDATA[industri animasi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20166</guid>

					<description><![CDATA[Data resmi mencatat bahwa pada tanggal 29 Mei 2025, jumlah penonton film Jumbo sudah mencapai 10.009.853 penonton.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Film animasi &#8220;Jumbo&#8221; mencatatkan rekor 10 juta penonton dalam waktu 60 hari sejak film tersebut dirilis pada 31 Maret 2025. Data resmi mencatat bahwa pada tanggal 29 Mei 2025, jumlah penontonnya sudah mencapai 10.009.853 penonton.</p>



<p>Prestasi ini menjadikan film animasi Jumbo sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Beberapa sumber menyebutkan pencapaian 10 juta penonton terjadi antara 29 Mei hingga awal Juni 2025, dengan konfirmasi resmi diumumkan pada 30 Mei 2025.</p>



<p>Film yang diproduksi oleh Visinema Studios bersama Springboard dan Anami Films itu disutradarai oleh Ryan Adriandhy, menceritakan anak laki-laki bernama Don yang sering diremehkan karena tubuhnya yang besar.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-1024x683.png" alt="" class="wp-image-20167" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-1024x683.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-300x200.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-768x512.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-370x247.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-270x180.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-570x380.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios-740x493.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Film-Animasi-Jumbo-Visinema-Studios.png 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Don berusaha membuktikan dirinya melalui pertunjukan seni yang terinspirasi dari buku dongeng peninggalan orang tuanya. Film tersebut mengangkat isu-isu kompleks seperti perundungan anak, rasa kehilangan, pembalasan dendam dan trauma masa lalu.</p>



<p>Menariknya lagi, Jumbo juga menonjolkan nilai persahabatan, keluarga, keberanian dan kepercayaan diri. Kini, film Jumbo yang dibuat oleh ratusan kreator lokal ini dirilis tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di 17 negara, termasuk beberapa negara di Eropa.</p>



<p>Tidak hanya film Jumbo, publik juga disuguhkan tayangan film animasi komedi &#8220;Warkop DKI Kartun&#8221; yang resmi tayang pada 26 Juni 2025. Sebelumnya, trailer film ini sudah lebih dulu muncul dalam beberapa seri.</p>



<p>Trailer kedua yang menampilkan Dono, Kasino, dan Indro sebagai petugas CHIPS menerima banyak komentar oleh netizen di YouTube. Sebagian memuji dan mendukung agar industri animasi Indonesia bisa maju dan berkembang.</p>



<p>Film tersebut berhasil menghadirkan humor slapstick dan dialog cerdas yang menjadi ciri khas Warkop DKI, sekaligus membawa nuansa nostalgia bagi generasi lama dan memperkenalkan grup lawak legendaris ini kepada generasi muda dengan cara yang menarik.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peluang dan Tantangan Industri Animasi Indonesia</h3>



<p>Industri animasi Indonesia mengalami perkembangan signifikan dalam lima tahun terakhir, bahkan mampu bertahan dan tumbuh selama pandemi Covid-19. Banyak animator Indonesia yang memiliki kemampuan tinggi, dan sudah berkiprah di kancah internasional.</p>



<p>Mereka bekerja untuk studio besar seperti Disney, Marvel, dan Pixar. Hal ini membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berkarier di industri ini. Terkait peluang, industri animasi masih memiliki potensi besar karena permintaan animasi untuk iklan dan konten hiburan di dalam negeri.</p>



<p>Bisnis animasi juga mudah dipasarkan melalui internet, membuka peluang ekspansi pasar yang luas. Akses terhadap teknologi atau perangkat lunak animasi terbuka juga membantu efisiensi serta menghasilkan animasi yang lebih realistis dan dinamis. </p>



<p>Selain itu, teknologi augmented reality (AR) juga membantu meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas animasi lokal. Di sisi lain, terdapat kendala atau tantangan dalam industri animasi di Indonesia, salah satunya kurangnya pendanaan formal dari sektor keuangan.</p>



<p>Ya, kendala tersebut tentunya membatasi kapasitas produksi dan pengembangan studio animasi lokal. Tak hanya itu, infrastruktur pendukung dan ekosistem industri animasi di Indonesia juga dinilai masih belum optimal, termasuk terbatasnya pelatihan teknis dan keterbatasan SDM profesional.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peran Institusi Pendidikan Terhadap Kemajuan Industri Animasi</h3>



<p>Institusi pendidikan seperti sekolah formal (SMK kejuruan) maupun perguruan tinggi punya peran dalam hal pembinaan, pelatihan, memperkenalkan peluang-peluang hingga akses pekerjaan ke bidang keilmuan terkait, termasuk industi animasi.</p>



<p>Pada 25 Juni 2025, MNC University (MNCU) bekerjasama dengan Ruang Tengah Digital Network (RTDN) dan didukung oleh Telkomsel menggelar “Talkshow: Dari Kampus ke Studio: Meniti Karier di Industri Animasi”.</p>



<p>Talkshow yang dihadiri 100 lebih peserta dari kalangan siswa dan siswi SMK (jurusan Desain Komunikasi Visual) serta mahasiswa/i di Jakarta ini mengungkap berbagai peluang di industri animasi.</p>



<p>Salah satu pembicara, Deddy Syamsudin, Praktisi Animasi/Deputy Edukasi AINAKI (Asosiasi Industri Animasi Indonesia) menjelaskan animasi sebagai identitas yang diciptakan, memiliki nilai budaya serta potensi bisnis yang cukup menjanjikan.</p>



<p>Selain mengandalkan kreativitas, teknologi juga berperan penting dalam hal kecepatan proses produksi animasi, termasuk konektivitas yang mumpuni. Ketersediaan jaringan 4G atau 5G bisa membantu seorang pekerja animasi untuk bekerja di mana pun mereka berada.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Talkshow “Dari Kampus ke Studio” di MNC University Soroti Peluang Kerja di Industri Animasi</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/26/talkshow-dari-kampus-ke-studio-di-mnc-university-soroti-peluang-kerja-di-industri-animasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jun 2025 01:05:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[animasi]]></category>
		<category><![CDATA[industri animasi]]></category>
		<category><![CDATA[kerja animator]]></category>
		<category><![CDATA[mnc university]]></category>
		<category><![CDATA[talkshow]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20097</guid>

					<description><![CDATA[Talkshow ini digelar guna mengungkap peluang dan tantangan dalam industri animasi di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Industri animasi masih memiliki peluang di Indonesia, di mana kreator anak bangsa sudah dapat menciptakan karya animasi yang meraih perhatian publik di Tanah Air. Salah satu contoh film animasi Jumbo yang meraih atensi positif oleh masyarakat Indonesia. </p>



<p>Film yang dirilis pada 31 Maret 2025 itu menjadi film Indonesia yang mencatatkan sejarah baru dalam perfilman nasional. Animasi Jumbo telah meraih lebih dari sepuluh juta penonton dalam waktu kurang dari dua bulan penayangan. </p>



<p>Melihat potensi studio animasi di Indonesia, MNC University (MNCU) berkolaborasi dengan Ruang Tengah Digital Network (RTDN) dan didukung oleh Telkomsel menggelar &#8220;Talkshow: Dari Kampus ke Studio: Meniti Karier di Industri Animasi&#8221;.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="577" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-1024x577.jpg" alt="" class="wp-image-20100" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-1024x577.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-768x433.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1-740x417.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192141-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Talkshow ini digelar guna mengungkap peluang dan tantangan dalam industri animasi di Indonesia. Pembicara yang hadir adalah Deddy Syamsudin, Praktisi Animasi/Deputy Edukasi AINAKI (Asosiasi Industri Animasi Indonesia) dan Kurnia Purwanto, Manager External Communication Telkomsel.</p>



<p>Menariknya lagi, talkshow yang digelar di MNC University di Jakarta pada tanggal 25 Juni 2025 ini dihadiri oleh 100 lebih peserta, sebagian besar merupakan siswa dan siswi SMK (jurusan Desain Komunikasi Visual) dan kalangan mahasiswa/i di Jakarta. </p>



<p>“Talkshow ini digelar sebagai bagian penyambutan mahasiswa baru Program Studi DKV, sekaligus memberi wawasan kepada peserta tentang peluang karier di industri animasi,” ujar Muhamad Ali Sodikin, Kepala Departemen Marketing &amp; Promosi MNC University yang juga bertindak sebagai moderator acara.</p>



<p>Ali menambahkan bahwa kegiatan ini menargetkan siswa SMK agar memahami arah industri kreatif yang bisa mereka geluti setelah lulus. Ia juga berharap talkshow serupa dapat diadakan secara berkala untuk bidang lai seperti Sistem Informasi, Ilmu Komunikasi, Bahasa Inggris, Matematika, dan sebagainya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kemajuan Industri Animasi</h3>



<p>Dalam pemaparannya dihadapan sejumlah peserta talkshow, Deddy Syamsudin menjelaskan bahwa perkembangan industri animasi dari era klasik, digital, automasi, hingga era terkini yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="577" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-1024x577.jpg" alt="" class="wp-image-20098" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-1024x577.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-768x433.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1-740x417.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192060-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>“Dengan AI, membuat animasi kini tidak lagi memerlukan kemampuan menggambar secara manual. Melalui prompting, kita bisa mengarahkan hasil visual hanya lewat teks deskriptif,” jelas Deddy.</p>



<p>Lebih jauh, ia menegaskan bahwa peluang di industri animasi tak sebatas membuat film. “Ada potensi besar dalam pengembangan lisensi karakter, merchandise, kolaborasi dengan developer game, hingga pembangunan taman hiburan tematik,” imbuhnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dukungan Teknologi dan Konektivitas Digital</h3>



<p>Sementara itu, Kurnia Purwanto dari Telkomsel memaparkan peran penting konektivitas digital dalam mendukung pertumbuhan industri kreatif, termasuk animasi.</p>



<p>“Keberadaan koneksi cepat seperti 5G sangat vital untuk proses unggah konten HD, live streaming, dan pemanfaatan AI serta machine learning. Telkomsel bertindak sebagai enabler teknologi bagi kemajuan industri digital,” ujarnya.</p>



<p>Ia juga memperkenalkan Maxstream sebagai platform konten digital milik Telkomsel yang menyediakan video-on-demand, live channel, dan film lokal serta internasional.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="577" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-1024x577.jpg" alt="" class="wp-image-20101" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-1024x577.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-768x433.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-1536x865.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-2048x1153.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/1000192098-740x417.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Peluang Karier di Era Digital</h3>



<p>Di akhir sesi, Kurnia memberikan tips kepada peserta agar mulai membangun portofolio digital, memahami ekosistem konten, serta aktif mengikuti berbagai kompetisi, magang, dan komunitas. Ia menyebutkan bahwa banyak peluang karier terbuka di bidang digital marketing, content creation, UI/UX design, hingga strategi komunikasi kreatif.</p>



<p>Melalui kegiatan ini, MNC University menegaskan komitmennya dalam menjembatani dunia pendidikan dan industri, sekaligus menginspirasi generasi muda untuk siap bersaing dalam ekosistem kreatif digital yang terus berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
