<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jaga bumi &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/jaga-bumi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2026 15:16:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>jaga bumi &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Telkomsel Pertegas Komitmennya untuk Jaga Bumi</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/05/telkomsel-pertegas-komitmennya-untuk-jaga-bumi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 15:14:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[jaga bumi]]></category>
		<category><![CDATA[sustainability]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29144</guid>

					<description><![CDATA[Bagi Telkomsel, sustainability merupakan bagian dari cara perusahaan Melayani Sepenuh Hati, untuk memberdayakan generasi masa depan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan dampak yang bermakna melalui bisnis yang berkelanjutan. Bagi Telkomsel, sustainability merupakan bagian dari cara perusahaan Melayani Sepenuh Hati, untuk memberdayakan generasi masa depan.</p>



<p>“Perubahan iklim adalah tantangan nyata yang dampaknya sudah dan akan semakin dirasakan. Dunia usaha perlu mengambil peran lebih besar untuk mendorong praktik yang lebih hijau dan berkelanjutan,&#8221; ujar Komisaris Utama Telkomsel sekaligus Wakil Menteri Lingkungan Hidup RI, Diaz F.M. Hendropriyono.</p>



<p>Diaz juga mengapresiasi Telkomsel yang, meskipun tidak berada di sektor ekstraktif, tetap menunjukkan kepedulian nyata terhadap keberlanjutan. Perusahaan yang menjaga keberlanjutan akan semakin dipercaya dan memiliki nilai lebih di mata masyarakat.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-29146" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-1024x683.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-1536x1024.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-2048x1365.jpeg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Komitmen-Sustainability-Impact-Telkomsel_1C.JPG-740x493.jpeg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sementara itu, Direktur Utama Telkomsel, Nugroho dihadapan sejumlah jurnalis di Jakarta, (05/06) mengatakan bahwa Telkomsel meyakini tidak mungkin maju sendirian tanpa lingkungan dan masyarakat di sekitarnya ikut berkembang. </p>



<p>&#8220;Sebesar apa pun pertumbuhan yang kita capai, semuanya akan kehilangan makna jika lingkungan tidak terjaga dan kualitas hidup masyarakat ikut menurun. Kami telah dan akan terus berinovasi dan berkembang agar kontribusi keberlanjutan Telkomsel semakin terasa,&#8221; ujar Nugroho.</p>



<p>Telkomsel menunjukkan bagaimana komitmen penciptaan dampak yang bermakna tersebut telah diterjemahkan ke dalam tiga pilar fokus keberlanjutan perusahaan: Jaga Cita, Jaga Data, Jaga Bumi.</p>



<ol>
<li>Melalui fokus <strong>Jaga Cita</strong>, Telkomsel terus memberdayakan talenta Indonesia sekaligus memperluas akses agar lebih banyak masyarakat bisa ikut maju, berpartisipasi, dan bertumbuh dalam ekonomi digital. Sepanjang 2025, Telkomsel melayani 156,1 juta pelanggan mobile dan 10,3 juta pelanggan IndiHome B2C, didukung lebih dari 293 ribu BTS di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 360 desa blank spot. Telkomsel pun aktif membina sekitar 90 ribu pelajar, UMKM, komunitas, hingga talenta muda melalui berbagai program sosial berbasis digital. Di saat yang sama, Telkomsel terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas inovasi tenaga kerja di berbagai lini operasional dengan penguatan keahlian kritikal, termasuk AI,cybersecurity, dan data science.</li>



<li>Pada <strong>Jaga Data</strong>, Telkomsel menjaga kepercayaan pelanggan melalui layanan yang aman, bertanggung jawab, dan dapat diandalkan. Telkomsel terus memperkuat tata kelola melalui sistem manajemen informasi berstandar ISO 27001, ISO 27701, dan ISO 25010 untuk perlindungan data dan siber andal.</li>



<li>Melalui <strong>Jaga Bumi</strong>, Telkomsel meminimalkan jejak karbon dan menjaga operasional layanan tetap hadir saat dibutuhkan. Hingga 2025, sebanyak 361 BTS Telkomsel telah menggunakan energi terbarukan solar panel dan mikrohidro. 100% limbah elektronik telah dikelola melalui skema recycle, reuse, atau refurbish, serta 100% kemasan kartu SIM sudah menggunakan material kertas ramah lingkungan. Upaya <em>carbon offsetting</em> juga didukung aktivitas penanaman lebih dari 12 ribu pohon mangrove sepanjang 2025. Telkomsel juga terus menjalankan beragam inisiatif untuk memperkuat ketahanan aset fisik yang berkaitan dengan kesinambungan layanan – seperti BTS, TTC, sampai dengan gedung operasional – dari ancaman perubahan iklim.</li>
</ol>



<p>Dampak keberlanjutan juga terus dirasakan lebih luas, bukan hanya bagi pelanggan, tetapi juga bagi mitra, pemerintah, dan ekosistem yang tumbuh bersama perusahaan. Sepanjang 2025, Telkomsel telah mendistribusikan kembali sekitar 83% dari total pendapatan.</p>



<p>Ini diberikan ke pemerintah, shareholders, suppliers di rantai pasok, dan karyawan. Kontribusi ini didukung lebih dari 235 ribu mitra outlet ritel di berbagai daerah, yang turut membuka peluang bagi semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis.</p>



<p>“Perjalanan menuju bisnis berkelanjutan hanya bisa dijalankan melalui kolaborasi yang kuat dengan seluruh pemangku kepentingan,&#8221; ujar Direktur Planning &amp; Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa Telkomsel ingin terus mendorong kolaborasi agar bisa bergerak bersama menciptakan dampak nyata bagi Indonesia. Diharapkan langkah ini d.apat menjadi teladan, katalis, dan sumber inspirasi dalam menjaga bumi.</p>



<p>Telkomsel turut menjalankan sustainability sebagai bagian dari implementasi terkonsolidasi atas strategi keberlanjutan GoZero Telkom Group. Selanjutnya, Telkomsel akan terus berkontribusi dalam mendorong pengurangan emisi menuju Net Zero 2060 yang dicanangkan Telkom Group.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TIKI Ajak Anak Muda Jadi Smart Receiver</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/10/tiki-ajak-anak-muda-jadi-smart-receiver/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 02:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[jaga bumi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[smart receiver]]></category>
		<category><![CDATA[tiki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24094</guid>

					<description><![CDATA[TIKI berkomitmen menerapkan teknologi keamanan berlapis dan sistem digitalisasi dokumen untuk mengurangi penggunaan kertas.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Lonjakan belanja online bikin hidup makin praktis—tinggal klik, tunggu kurir datang. Tapi di balik kenyamanan itu, ada dua masalah yang sering luput dari perhatian: kebocoran data pribadi dan menumpuknya limbah kemasan.</p>



<p>Melihat tren ini, PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) mengajak masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan dunia digital, untuk mulai menerapkan kebiasaan baru yang mereka sebut <strong>“smart shipping habit”</strong> — kebiasaan cerdas dalam menerima dan mengelola paket.</p>



<p>“Label pengiriman di paket menyimpan data pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. Kalau dibuang sembarangan, risikonya bisa fatal. Karena itu, edukasi soal keamanan data dan pengelolaan kemasan penting sekali,” jelas Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-24096" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-1024x768.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-300x225.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-768x576.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-1536x1152.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-370x278.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-270x203.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-570x428.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-740x555.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-80x60.jpeg 80w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2.jpeg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Selain soal privasi, TIKI juga menyoroti dampak lingkungan dari peningkatan volume pengiriman. Semakin banyak paket, semakin banyak juga sampah kemasan yang sulit terurai. Karena itu, TIKI mengajak masyarakat untuk menerapkan 3 kebiasaan sederhana:</p>



<ol>
<li><strong>Hapus atau robek label resi sebelum buang kemasan.</strong><br>Jangan biarkan data pribadimu tercecer di tempat sampah.</li>



<li><strong>Gunakan ulang kemasan yang masih bagus.</strong><br>TIKI mendorong kebiasaan <strong>“Reuse Before You Throw”</strong> — selain ramah lingkungan, juga hemat biaya.</li>



<li><strong>Pisahkan dan kirim limbah kemasan ke tempat daur ulang.</strong><br>Kardus, plastik, dan kertas bisa punya kehidupan kedua kalau dikelola dengan benar.</li>
</ol>



<p>Di sisi internal, TIKI juga berkomitmen menerapkan teknologi keamanan berlapis dan sistem digitalisasi dokumen untuk mengurangi penggunaan kertas. Mereka mulai menjalankan reverse logistics, yaitu pengumpulan kembali kemasan bekas antar agen agar bisa digunakan ulang.</p>



<p>&#8220;Keberlanjutan bukan cuma menjadi sebuah tren, tapi juga menjadi tanggung jawab. Kami ingin setiap kiriman TIKI tidak hanya sampai tepat waktu, tapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan,” tambah Yulina.</p>



<p>Dengan kampanye ini, TIKI berharap kesadaran masyarakat tentang keamanan data dan gaya hidup berkelanjutan makin meningkat. Karena di era digital, menjaga data aman dan bumi tetap hijau bukan cuma tanggung jawab perusahaan, tapi juga gaya hidup cerdas generasi muda masa kini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Bersama Jejak.in Menanam 10.600 Pohon Mangrove</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/11/18/telkomsel-bersama-jejak-in-menanam-10-600-pohon-mangrove/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 00:01:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[jaga bumi]]></category>
		<category><![CDATA[jejak.in]]></category>
		<category><![CDATA[mangrove]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=13818</guid>

					<description><![CDATA[Telkomsel bersama Jejak.in menanam 10.600 pohon mangrove dari hasil donasi Telkomsel Poin pelanggan dan kontribusi perusahaan. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Telkomsel terus mengambil peran terdepan dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui inisiatif CSR Telkomsel Jaga Bumi. Dalam program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset tahap kedua, Telkomsel kembali menggandeng Jejak.in.</p>



<p>Kali ini, dalam program tersebut Telkomsel bersama Jejak.in menanam 10.600 pohon mangrove di sejumlah kawasan konservasi Indonesia yang digelar pada tanggal 26 Oktober hingga 2 November 2024. </p>



<p>Aktivitas ini merupakan hasil donasi Telkomsel Poin pelanggan dan kontribusi perusahaan yang sejalan dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan di setiap proses bisnisnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="606" height="450" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Telkomsel-Jaga-Bumi-2.jpg" alt="" class="wp-image-13819" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Telkomsel-Jaga-Bumi-2.jpg 606w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Telkomsel-Jaga-Bumi-2-300x223.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Telkomsel-Jaga-Bumi-2-370x275.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Telkomsel-Jaga-Bumi-2-270x200.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Telkomsel-Jaga-Bumi-2-570x423.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Telkomsel-Jaga-Bumi-2-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 606px) 100vw, 606px" /></figure>



<p>“Terima kasih atas partisipasi para pelanggan setia yang telah menukarkan Poin mereka untuk donasi pohon mangrove bersama Telkomsel,&#8221; ucap VP Corporate Communications &amp; Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono.</p>



<p>Ditambahkan oleh Saki bahwa inisiatif bersama ini tidak hanya berkontribusi pada pengurangan emisi karbon, tetapi juga memastikan udara yang lebih bersih serta iklim dan lingkungan yang lebih sehat untuk generasi mendatang. </p>



<p>&#8220;Bersama ini, kami kembali mengajak seluruh pelanggan untuk terus tukarkan Poin dan berdonasi dalam program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset guna memperkuat upaya penghijauan Indonesia sekaligus mendukung pencapaian Net Zero Emission,&#8221; tambah Saki.</p>



<p><strong>Lokasi penanaman mangrove</strong> Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset tahap kedua meliputi:</p>



<ul>
<li>2.000 pohon di Desa Wedung, Kabupaten Demak</li>



<li>2.000 pohon di Desa Pidodo Kulon, Kabupaten Kendal</li>



<li>2.000 pohon di Desa Mangunharjo, Kota Semarang</li>



<li>1.000 pohon di Desa Ujungalang, Kabupaten Cilacap</li>



<li>3.000 pohon di Desa Patra Manggala, Kabupaten Tangerang</li>



<li>600 pohon (Sabuk Hijau Nusantara) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Menyerap karbon dioksida setara 651,86 ton CO₂e.</h3>



<p>Program Telkomsel Jaga Bumi Carbon Offset, yang dimulai Desember 2022, mengajak pelanggan menukarkan Telkomsel Poin menjadi donasi pohon. Hingga akhir Oktober 2024, para pelanggan telah menukarkan Poin mereka lebih dari 109 ribu kali, dengan total lebih dari 9 juta Poin terkumpul.</p>



<p>Selain itu, Telkomsel Jaga Bumi juga menggelar aksi Beach Clean-Up di area konversi mangrove, sekaligus edukasi pengelolaan sampah berbahan plastik serta penciptaan produk reuseable dan sustainable.</p>



<p>Hingga saat ini, melalui program Waste Management, Telkomsel Jaga Bumi telah mengolah 365 kg sampah plastik kartu perdana dan cangkang kartu SIM menjadi 75 ribu pavement block, 45 ribu phone holder, dan 10 ribu trash bin.</p>



<p>&#8220;Telkomsel berkomitmen menghadirkan dampak lingkungan yang berkelanjutan melalui program Telkomsel Jaga Bumi. Kami ingin mendorong kolaborasi bersama masyarakat untuk menciptakan hari yang lebih baik dan masa depan yang lebih hijau bagi Indonesia,&#8221; pungkas Saki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
