<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>jobstreet &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/jobstreet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 12 Apr 2026 02:13:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>jobstreet &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belum Punya Pekerjaan? Segera Datang ke Mega Career Expo 2026</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/04/12/belum-punya-pekerjaan-segera-datang-ke-mega-career-expo-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2026 02:13:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[bursa kerja]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[mega career expo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=27809</guid>

					<description><![CDATA[Tidak hanya menyasar sarjana (S1) dan magister (S2), bursa kerja ini juga bisa dimanfaat oleh mereka yang lulusan SMA/SMK.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Jobstreet by SEEK kembali menghadirkan bursa kerja terpercaya Mega Career Expo 2026 yang akan berlangsung pada 17-18 April 2026 di Gedung SMESCO Exhibition Hall, Jakarta Selatan. </p>



<p>Mengulangi kesuksesan di tahun 2025, Mega Career Expo 2026 akan menghadirkan puluhan perusahaan nasional dan multinasional yang menawarkan berbagai peluang karir untuk beragam kalangan.</p>



<p>Tidak hanya menyasar sarjana (S1) dan magister (S2), bursa kerja ini juga bisa dimanfaat oleh mereka yang lulusan SMA/SMK. Dengan kata lain, bursa kerja ini terbuka bagi fresh graduate maupun profesional berpengalaman,</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-1024x576.png" alt="" class="wp-image-27810" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Copy-of-Untitled-2026-04-12T090844.034.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Berkaca dari kesuksesan tahun 2025 lalu, kami kembali menghadirkan Mega Career Expo di tahun 2026 ini,&#8221; ungkap Sawitri, Head of Country Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK melalui rilis yang diterima oleh nativzen.com.</p>



<p>Lebih lanjut, Sawitri juga mengatakan bahwa Mega Career Expo 2026 ini dapat membantu para pencari kerja untuk mendapatkan pekerjaan yang relevan dan perusahaan mendapatkan kandidat yang tepat. </p>



<p>&#8220;Secara konsisten, kami mengedukasi para pencari kerja untuk mencari informasi lowongan kerja di platform yang resmi dan terpercaya, guna menghindari adanya penipuan dan lowongan kerja bodong yang merugikan,&#8221; tambah Sawitri.</p>



<p>Meskipun data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan adanya penurunan tingkat pengangguran terbuka nasional pasca pandemi dari 6,49% di 2021 ke 4,85% di 2025, kegiatan bursa tenaga kerja seperti Mega Career Expo 2026 ini tetap menarik.</p>



<p>Ini menjadi salah satu upaya untuk lebih menekan angka pengangguran nasional. Sebagai bagian dari gerakan <strong>#NextMillionJobs</strong>, Jobstreet by SEEK terus berupaya untuk meningkatkan akses terhadap informasi lowongan kerja yang terverifikasi.</p>



<p>Selama dua hari penyelenggaraan, yakni 17 hingga 18 April, Mega Career Expo 2026 ini juga akan menghadirkan sesi SEEK Talks yang akan diisi oleh sejumlah narasumber ahli dan berpengalaman di dunia karir. </p>



<p>Para pengunjung memiliki kesempatan melakukan wawancara singkat, mendapatkan informasi lowongan kerja terkini, dan memperluas jaringan profesional mereka, serta dapat mengunjungi booth Jobstreet by SEEK untuk melakukan sesi pemotretan foto profesional secara gratis.</p>



<p>Selain itu, berbagai <em>merchandise </em>menarik disediakan oleh Jobstreet by SEEK bagi pengunjung yang beruntung. Pengunjung juga akan mendapatkan kesempatan untuk memenangkan sesi konsultasi karir bersama <em>career coach</em> profesional dari Jobstreet by SEEK.</p>



<p>Sebelum datang ke Mega Career Expo 2026, para pencari kerja dapat melakukan pra-registrasi melalui <a href="https://id.jobstreet.com/id/page/mega-career-expo-2026">tautan ini</a>. Pengunjung disarankan untuk memiliki akun Jobstreet agar dapat berpartisipasi dengan mudah dan melamar pekerjaan secara langsung. </p>



<p>Aplikasi Jobstreet dapat diunduh secara gratis di AppStore maupun Play Store. Siapkan profil Jobstreet Anda beserta dokumen pendukung yang lengkap untuk berpartisipasi dalam Mega Career Expo 2026!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jobstreet Ungkap Modus Baru Penipuan Lowongan Kerja</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/19/jobstreet-ungkap-modus-baru-penipuan-lowongan-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 19 Nov 2025 07:16:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[job scam]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24357</guid>

					<description><![CDATA[Indonesia tercatat sebagai negara dengan volume penipuan iklan lowongan kerja tertinggi di kawasan Asia Pasifik.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Fenomena penipuan lowongan kerja di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Dalam laporan terbaru yang dirilis oleh SEEK, perusahaan induk Jobstreet dan JobsDB, Indonesia tercatat sebagai negara dengan volume penipuan lowongan kerja tertinggi di Asia Pasifik. </p>



<p>Temuan ini dirilis bertepatan dengan International Fraud Awareness Week 2025. Menurut data SEEK, Indonesia menyumbang 38% dari total upaya job scam di Asia Pasifik dan 62% dari total penipuan lowongan kerja di kawasan Asia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-24359" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-768x511.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-370x246.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/94406.jpg 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Job Scam Semakin Canggih: Sesuaikan Modus Berdasarkan Negara</strong></h4>



<p>Sistem deteksi internal SEEK menunjukkan bahwa para scammer tidak lagi menggunakan pola lama. Mereka menyesuaikan metode penipuan berdasarkan kondisi pasar kerja lokal, tingkat ekonomi masyarakat, dan tingkat kerentanan pencari kerja di tiap negara.</p>



<p>Untuk kawasan Asia, pekerjaan tingkat entry-level menjadi sasaran empuk. Tercatat, angkanya mencapai 29% lowongan palsu menyasar kategori ini. Angka tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan 17% di Australia dan Selandia Baru (ANZ).</p>



<p>“Para penipu kini semakin cerdas. Mereka telah memahami pasar yang ditargetkan dan memilih posisi pekerjaan dengan tingkat kerentanan yang tertinggi,” jelas Tom Rhind, Head of Trust &amp; Safety SEEK.</p>



<p>Per Oktober 2025, ada lima kategori pekerjaan paling sering menjadi sasaran penipuan adalah:</p>



<ol>
<li><strong>Administration &amp; Office Support — 39,36%</strong></li>



<li><strong>Manufacturing, Transport &amp; Logistics — 21,06%</strong></li>



<li><strong>Retail &amp; Consumer Products — 12,23%</strong></li>



<li><strong>Trades &amp; Services — 7,98%</strong></li>



<li><strong>Hospitality &amp; Tourism — 5,74%</strong></li>
</ol>



<p>Selain itu, Jobstreet juga mengungkapkan bahwa posisi seperti admin toko online, admin e-commerce, data entry, hingga staff gudang adalah yang paling sering digunakan sebagai kedok penipuan untuk lowongan pekerjaan.</p>



<p>Menurut Tom Rhind, pekerjaan entry-level mudah dipalsukan karena tidak membutuhkan kualifikasi tinggi dan menawarkan iming-iming “cepat dapat kerja”. Oleh karena itu, jangan mudah untuk tertipu, dan cari tahu kebenarannya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Dari Modus Like &amp; Subscribe hingga Deposit Palsu</strong></h4>



<p>Scammer di Indonesia kini juga sering menggunakan AI untuk menciptakan iklan atau pesan lowongan palsu yang tampak profesional. Lebih ekstrem lagi, banyak yang menyamar sebagai Jobstreet dan menghubungi korban melalui aplikasi chat, SMS, hingga media sosial.</p>



<p>Modus yang paling sering muncul adalah tugas like/subscribe berbayar. Polanya korban diminta mengerjakan tugas mudah. Selanjutnya, pelaku akan memberikan “komisi kecil” untuk menarik kepercayaan. </p>



<p>Setelah korban merasa aman, scammer akan meminta deposit/top-up yang dijanjikan, dan nantinya bisa ditarik kembali. Namun, setelah dana masuk, seluruh akses dan kontak pelaku penipuan akan hilang. </p>



<ol></ol>



<p>“Kami melihat hubungan jelas antara job scam dengan kejahatan besar seperti TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang). Ini tidak lagi sekadar penipuan finansial,” kata Willem Najoan, Operations Director Indonesia Jobstreet by SEEK.</p>



<p>Dalam periode Juli 2024 – Juni 2025, SEEK telah memindai 100% dari 4,3 juta iklan lowongan yang masuk ke platform Asia Pasifik, dan hasilnya adalah:</p>



<ul>
<li>3.600 perekrut ilegal ditolak sejak proses onboarding</li>



<li>650 akun perekrut ditutup karena terindikasi penipuan</li>



<li>2.800 iklan berisiko tinggi dihapus setelah investigasi</li>



<li>22.000 laporan kandidat ditindaklanjuti oleh tim Trust &amp; Safety SEEK</li>
</ul>



<p>Langkah-langkah ini menjadi upaya utama SEEK dalam menciptakan proses rekrutmen yang fair, aman, dan bebas eksploitasi.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Jobstreet Serukan #NextMillionJobs: Lawan Job Scam dengan Literasi Digital</strong></h4>



<p>Untuk melindungi pencari kerja, Jobstreet meluncurkan gerakan <strong>#NextMillionJobs</strong> yang berfokus pada edukasi anti-job scam, pentingnya menggunakan platform resmi, dan peningkatan keamanan proses rekrutmen perusahaan.</p>



<p>Tidak hanya sampai di situ, Jobstreet juga telah menyediakan Security &amp; Privacy Hub. Ini adalah pusat informasi edukasi penipuan kerja dan panduan keamanan digital yang dapat diakses oleh semua orang.</p>



<p>Dengan meningkatnya intensitas scam dan penggunaan AI oleh pelaku, pencari kerja di Indonesia perlu lebih hati-hati. Selalu cek legalitas perusahaan, kebenaran situs dan email perekrut, dan jangan pernah melakukan pembayaran apa pun selama proses lamaran.</p>



<p>Jobstreet juga tidak pernah berhenti untuk memberikan edukasi dan menegaskan ke banyak orang, terutama para pencari kerja bahwa lowongan resmi tidak akan meminta deposit, biaya pendaftaran, atau top-up apa pun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jobstreet by SEEK Dukung Jutaan Lulusan Baru untuk Siap Memasuki Dunia Kerja</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/25/jobstreet-by-seek-dukung-jutaan-lulusan-baru-untuk-siap-memasuki-dunia-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jun 2025 01:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[dunia kerja]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[lulusan baru]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[wisuda]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20090</guid>

					<description><![CDATA[Tingkat pengangguran Indonesia diperkirakan mencapai 5% pada tahun 2025, meningkat dari 4,9% pada tahun sebelumnya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Menjelang periode wisuda yang akan menghasilkan ribuan lulusan perguruan tinggi baru di seluruh Indonesia, Jobstreet by SEEK berkomitmen mendukung lulusan baru untuk memulai karir profesional mereka di tengah tantangan pasar kerja yang dinamis. </p>



<p>Hal ini juga diwujudkan melalui gerakan<strong> #NextMillionJobs </strong>yang telah diluncurkan pada paruh kedua tahun lalu, di mana Jobstreet by SEEK berkomitmen untuk menghadirkan satu juta peluang kerja baru secara online guna menyerap tenaga kerja Indonesia, termasuk lulusan baru.</p>



<p>Berdasarkan proyeksi International Monetary Fund (IMF) dalam World Economic Outlook edisi April 2025, tingkat pengangguran Indonesia diperkirakan mencapai 5% pada tahun 2025, meningkat dari 4,9% pada tahun sebelumnya. </p>



<p>Meski demikian, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kabar baik dengan penurunan pengangguran terbuka pada tahun 2024 di hampir seluruh tingkat pendidikan, termasuk perguruan tinggi. </p>



<p>Peningkatan angka pengangguran terbuka terlihat pada lulusan SLTA Umum dan Kejuruan. Hal ini mencerminkan bahwa lulusan perguruan tinggi memiliki lebih banyak peluang untuk mendapatkan pekerjaan dibandingkan lulusan sekolah menengah. </p>



<p>&#8220;Tren penurunan pengangguran di tingkat perguruan tinggi menunjukkan sinyal positif, namun kita tetap perlu menyiapkan lulusan baru dengan keterampilan yang relevan,&#8221; kata Sawitri Soedarno, Head of Country Marketing Indonesia, Jobstreet by SEEK. </p>



<p>Ditambahkan oleh Sawitri bahwa meski menghadapi tantangan ekonomi global dan domestik, pasar kerja Indonesia menunjukkan ketahanan yang menggembirakan, dengan 75% responden dalam studi kami menyatakan bahwa pasar kerja Indonesia tetap aktif sepanjang 2024.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Optimisme Pasar Kerja di Tengah Transformasi Digital&nbsp;</strong></h3>



<p>Laporan Eksklusif SEEK “Hiring, Compensation and Benefit 2025” mengungkapkan optimisme yang kuat untuk pasar tenaga kerja Indonesia. Untuk periode paruh kedua 2025, 42% responden memperkirakan aktivitas pasar tenaga kerja Indonesia akan lebih tinggi dibandingkan 2024.</p>



<p>Catatan lainnya menyebutkan bahwa sebanyak 39% memperkirakan akan sama aktifnya dibandingkan 2024. Ini menunjukkan optimisme pasar tenaga kerja Indonesia yang menjadi sinyal positif bagi lulusan baru.</p>



<p>&#8220;Tingginya tingkat optimisme untuk paruh kedua 2025 menciptakan momentum positif bagi lulusan baru yang akan memasuki pasar kerja. Namun, mereka perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan, terutama di era AI yang terus berkembang,&#8221; tambah Sawitri.  </p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pentingnya Keterampilan AI dalam Karir Masa Depan&nbsp;</strong></h3>



<p>Temuan menarik dari Laporan Eksklusif SEEK tersebut adalah bahwa 71% perusahaan kini menganggap pengetahuan AI sebagai aset berharga dalam proses rekrutmen, meskipun masih berada di bawah kualifikasi inti. </p>



<p>Kemampuan AI biasanya dinilai melalui perkenalan diri, pertanyaan teknis, dan tinjauan portofolio. Data ini menegaskan pentingnya lulusan baru untuk menguasai keterampilan AI dasar sebagai nilai tambah kompetitif, terlepas dari latar belakang pendidikan mereka.</p>



<p>&#8220;Inilah mengapa Jobstreet berkomitmen untuk menjembatani kesenjangan keterampilan melalui fitur KarirKu yang mendukung pengembangan kemampuan profesional, termasuk untuk para lulusan baru,&#8221; ujar Sawitri.  </p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Kesetaraan dan Inklusi sebagai Kunci Pasar Kerja Masa Depan&nbsp;</strong></h3>



<p>Laporan Eksklusif SEEK “Hiring, Compensation and Benefit 2025” juga mengungkapkan bahwa 56% perusahaan saat ini menerapkan inisiatif untuk mengadopsi prinsip “diversity, equity and inclusion” (DEI) di tempat kerja. </p>



<p>Kabar baiknya, 2% akan menerapkan DEI di tahun 2025, sementara 27% mempertimbangkan untuk melakukannya dalam 12 bulan ke depan. Tentunya, ini menjadi sebuah sinyal positif dalam dunia kerja saat ini.</p>



<p>&#8220;Indonesia adalah negara dengan latar belakang budaya dan masyarakat yang beragam. Dengan tingginya mobilitas tenaga kerja antarprovinsi, penting bagi perusahaan untuk menyediakan lingkungan yang aman dan menjamin kesetaraan kesempatan bagi semua,&#8221; jelas Sawitri.</p>



<p>Ditambahkan Sawitri bahwa penerapan prinsip fair hiring ini menguntungkan kandidat karena setiap kandidat memiliki kesempatan yang setara, tanpa adanya diskriminasi dan bias, sehingga proses rekrutmen dapat berfokus pada seleksi berbasis kompetensi, skill, dan pengalaman kerja.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Penggunaan Platform Pencarian Kerja Resmi&nbsp;</strong></h3>



<p>Menghadapi maraknya kasus penipuan lowongan kerja, Jobstreet by SEEK juga terus mendorong para pencari kerja untuk menggunakan platform pencarian kerja resmi salah satunya seperti Jobstreet by SEEK. </p>



<p>Platform resmi tidak hanya memberikan jaminan keamanan informasi dan keabsahan lowongan kerja, tetapi juga didukung oleh teknologi AI yang memudahkan dan mempercepat proses pencocokan pencari kerja dengan perusahaan terkait. </p>



<p>Penggunaan platform pencarian kerja resmi memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam proses rekrutmen, memungkinkan pencarian dan seleksi kandidat yang lebih efisien atas kualifikasi dan kompetensi kandidat.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Dengan teknologi AI yang diterapkan oleh Jobstreet, para pencari kerja dan perusahaan dapat memastikan bahwa proses rekrutmen berjalan lebih lancar dan aman. Kita dapat membangun ekosistem kerja yang lebih kondusif bagi lulusan baru untuk berkembang,&#8221; lanjut <strong>Sawitri</strong>. </p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Merekrut Lulusan Baru: Perspektif Baru untuk Perusahaan&nbsp;</strong></h3>



<p>Berdasarkan Laporan Eksklusif SEEK “Decoding Global Talent 2024: GenAI Edition”, hanya 5% profesional yang percaya pekerjaan mereka akan digantikan oleh AI, sementara 49% mengantisipasi perubahan aspek tertentu dari pekerjaan mereka.</p>



<p>&#8220;Lulusan baru sebenarnya memiliki keuntungan karena belum terikat pada cara kerja tradisional dan lebih adaptif terhadap teknologi baru. Perusahaan yang mampu mengintegrasikan lulusan baru dengan program pengembangan yang baik akan mendapatkan keuntungan kompetitif dalam era transformasi digital.&#8221; tutup&nbsp;<strong>Sawitri</strong>.</p>



<p>Di sisi lain, laporan Eksklusif SEEK berjudul ”Decoding Global Talent 2024: Tren Mobilitas Pekerja”, juga menunjukkan bahwa sebesar 71% orang Indonesia yang tertarik untuk ‘remote working’ alias kerja jarak jauh.</p>



<p>Walaupun terdapat perbedaan signifikan dibandingkan 67% masyarakat Indonesia bersedia pindah untuk bekerja di luar negeri, namun lulusan baru kini memiliki lebih banyak opsi pencarian kerja dibandingkan generasi sebelumnya.</p>



<p>Untuk menarik talenta lulusan baru, perusahaan perlu memahami ekspektasi mereka sesuai dengan temuan dalam Laporan Eksklusif SEEK sebagai berikut.&nbsp;</p>



<ol>
<li><strong>Jalur Pengembangan Karir yang Jelas</strong>: Pekerja di Indonesia ingin berkarir di perusahaan bereputasi baik yang menawarkan peluang pengembangan karir. </li>



<li><strong>Keseimbangan Kehidupan-Kerja</strong>: Pekerja Indonesia sangat menghargai keseimbangan kehidupan-kerja (work-life balance) yang baik. </li>



<li><strong>Peluang Reskilling</strong>: Minat terhadap eksplorasi karir baru melalui reskilling juga menjadi prioritas. </li>



<li><strong>Jaminan Stabilitas</strong>: Dengan konteks ekonomi yang tidak menentu, stabilitas pekerjaan atau job security menjadi faktor penting. </li>



<li><strong>Fleksibilitas Kerja</strong>: Peningkatan minat terhadap kerja <em>remote</em> menunjukkan pentingnya fleksibilitas dalam pengaturan kerja.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Catatan Inovasi Jobstreet by SEEK di 2024</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/01/15/ini-catatan-inovasi-jobstreet-by-seek-di-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 15 Jan 2025 02:10:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[bursa kerja]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[seek]]></category>
		<category><![CDATA[tenaga kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=15430</guid>

					<description><![CDATA[Jobstreet by SEEK terus mendorong pertumbuhan peluang kerja dan memperkuat peran perusahaan di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Sepanjang tahun 2024, Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat bahwa jumlah penduduk usia kerja di Indonesia pada Agustus 2024 mencapai 215,37 juta orang. Dari jumlah tersebut, 152,11 juta merupakan bagian dari angkatan kerja, dengan 144,64 juta orang telah bekerja, sedangkan 7,47 juta orang masih dalam keadaan menganggur.</p>



<p>Menanggapi dinamika industri ketenagakerjaan, Jobstreet by SEEK terus menunjukkan komitmennya melalui berbagai inovasi yang mempermudah pencari kerja menemukan peluang karir yang sesuai sekaligus membantu perusahaan mendapatkan talenta terbaik. </p>



<p>Sebagai bentuk kontribusi terhadap perkembangan industri ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia, Jobstreet by SEEK menghadirkan inisiatif yang dirancang untuk membuka lebih banyak peluang kerja dan mendukung proses rekrutmen perusahaan sepanjang tahun 2024.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Inovasi Digital untuk Masa Depan Karir</h3>



<p>Di era digital saat ini, teknologi telah mengubah lanskap industri ketenagakerjaan, dengan kecerdasan buatan (AI) yang semakin berkembang pesat. Namun, kemajuan ini juga diiringi dengan meningkatnya kasus penipuan di dunia kerja, yang menjadi tantangan bagi pencari kerja.</p>



<p>Di tengah situasi ini, Jobstreet by SEEK berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan akses peluang kerja yang aman, tetapi juga terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada publik. </p>



<p>Melalui platform Jobstreet by SEEK, pencari kerja dapat mengakses peluang yang lebih aman, sekaligus mendapatkan informasi yang diperlukan untuk menghindari penipuan, menjadikan proses rekrutmen lebih terpercaya dan transparan.</p>



<ul>
<li><strong>Membuka akses bagi pencari kerja untuk menjelajahi lebih banyak peluang karir di delapan pasar Asia Pasifik.</strong></li>
</ul>



<ol></ol>



<p>SEEK merevolusi industri ketenagakerjaan di Asia Pasifik (APAC) dengan mengintegrasikan SEEK, Jobstreet, dan JobsDB dalam satu platform yang didukung oleh teknologi kecerdasan buatan alias AI kelas dunia. </p>



<p>Menghubungkan lebih dari 40 juta pencari kerja dan 2,5 juta pemberi kerja di delapan pasar, termasuk peluang kerja hybrid dan jarak jauh, integrasi ini pada akahirnya mampu meningkatkan efisiensi perekrutan.</p>



<p>Fitur-fitur baru seperti pencarian yang lebih intuitif dan rekomendasi personal berbasis AI semakin relevan bagi pengguna. Inovasi ini memperkuat komitmen SEEK dalam menciptakan pengalaman rekrutmen yang inklusif dan mendukung kemajuan karir  jutaan pengguna.<br></p>



<ul>
<li><strong>Membantu Pencari Kerja Tetap Waspada Terhadap Lowongan Pekerjaan yang Berisiko</strong></li>
</ul>



<ol start="2"></ol>



<p>Maraknya penipuan lowongan kerja online merugikan Indonesia hingga Rp 59 miliar. Sebagai mitra karier terpercaya, Jobstreet by SEEK berkomitmen menciptakan ekosistem pencarian kerja yang aman dengan teknologi AI untuk memverifikasi iklan dan menindak tegas iklan mencurigakan. </p>



<p>Dalam rangka International Fraud Awareness Week 2024, Jobstreet by SEEK menekankan pentingnya edukasi untuk melindungi pencari kerja, termasuk tips riset perusahaan, waspada terhadap pembayaran di muka, dan menjaga kerahasiaan data pribadi.</p>



<ul>
<li><strong>Transformasi Digital untuk Pengalaman Pencarian Kerja yang Lebih Personal dan Global</strong></li>
</ul>



<p>SEEK Pass, sebagai bagian dari pencapaian inovasi Jobstreet by SEEK di 2024 begitu disambut positif para pencari kerja. Dukungan tersebut memungkinkan kandidat memverifikasi kredensial pekerjaan dan mencantumkannya di profil Jobstreet mereka.</p>



<p>Lebih dari itu, para pemberi kerja juga dapat mengakses kredensial yang terverifikasi ini. Pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi dan keamanan proses rekrutmen serta membantu kandidat menonjol di mata perusahaan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Meningkatkan Inklusivitas dan Transparansi Rekrutmen Perusahaan di Indonesia</strong></h3>



<p>Tahun 2024 menjadi momen penuh perubahan dan harapan bagi pasar tenaga kerja Indonesia. Jobstreet by SEEK mengerti bahwa penciptaan lapangan pekerjaan menjadi kunci dari pertumbuhan ekonomi nasional. </p>



<p>Hal ini menjadi alasan untuk terus mengedepankan komitmennya dalam  mengembangkan  industri ketenagakerjaan nasional. </p>



<ul>
<li><em><strong>#</strong></em><strong><em>NextMillionJobs</em>: Fokus Penciptaan Jutaan Lapangan Pekerjaan Dimulai</strong></li>
</ul>



<ol></ol>



<p>Melalui peluncuran gerakan <strong><em>#NextMillionJobs</em></strong>, Jobstreet by SEEK memiliki tujuan untuk menciptakan satu juta peluang kerja baru untuk tenaga kerja Indonesia, yang akan mendukung perekonomian nasional. </p>



<p>Gerakan ini memperluas akses informasi lowongan kerja, memberdayakan pencari kerja, dan menyediakan platform aman dalam pencarian pekerjaan. Diharapkan <em>#NextMillionJobs</em> dapat menciptakan ekosistem ketenagakerjaan inklusif yang mendukung visi Indonesia Emas 2045.</p>



<p>Sebagai bagian dari inisiatif ini, SEEK merilis laporan tren dunia kerja dan menghadirkan berbagai inisiatif untuk mendukung perusahaan dalam memasang iklan lowongan pekerjaan secara gratis, tanpa batas, dan kapan saja, untuk posisi apapun, secara gratis dan aman.</p>



<ul>
<li><strong>Mendukung Ekonomi Daerah dengan Iklan Lowongan Gratis dan Aman</strong></li>
</ul>



<ol start="2"></ol>



<p>Jobstreet by SEEK meluncurkan produk yang memungkinkan perusahaan mempublikasikan iklan lowongan pekerjaan secara gratis dan aman, tanpa batas, kapan saja, untuk berbagai posisi secara gratis dan aman. </p>



<p>Mulai Juni 2024 program ini difokuskan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua. Inisiatif ini bertujuan memperluas akses pencari kerja.</p>



<p>Selain itu, inisiatif ini juga memberikan peluang inklusif bagi perusahaan untuk menemukan talenta lokal berkualitas tanpa memandang skala usaha, serta menyediakan platform aman di tengah meningkatnya kasus penipuan lowongan kerja yang merugikan banyak pihak.</p>



<ul>
<li><strong>Strategi Pemanfaatan Generative AI untuk Menarik dan Mempertahankan Talenta Terbaik di Era Modern</strong></li>
</ul>



<p>Untuk menarik dan mempertahankan SDM terbaik di era GenAI, Jobstreet by SEEK menyarankan perusahaan untuk mengidentifikasi keterampilan baru, menarik talenta dengan proses rekrutmen yang sesuai, dan mengembangkan tenaga kerja melalui pelatihan strategis yang selaras.</p>



<p>Langkah-langkah ini membantu perusahaan memanfaatkan GenAI untuk meningkatkan produktivitas tim, mendukung keseimbangan kerja, serta menciptakan lapangan kerja melalui kampanye <em><strong>#NextMillionsJobs</strong></em>.</p>



<p><strong>Kerja Jarak Jauh Menjadi Solusi Bagi Profesional Indonesia untuk Akses Peluang Internasional</strong><strong><br></strong><strong><br></strong>Berdasarkan laporan terbaru “Decoding Global Talent: Mobility Trends 2024 (SEA Edition)”, para profesional Indonesia semakin mencari pengalaman internasional untuk mengatasi keterbatasan pasar kerja domestik.</p>



<p>44% di antaranya menganggap biaya relokasi sebagai hambatan utama. Sebagai alternatif, kerja jarak jauh menjadi pilihan menarik untuk mengakses peluang internasional tanpa menghadapi kendala relokasi. </p>



<p>Tren ini semakin meningkat, dengan persentase profesional yang bekerja untuk perusahaan asing tanpa kehadiran fisik di negara asal mereka melonjak dari 62% pada 2020 menjadi 71% pada 2023 di seluruh Asia Tenggara dan Hong Kong. </p>



<p>Hal ini menjadi solusi bagi perusahaan yang kesulitan memenuhi kebutuhan tenaga kerja sekaligus membuka peluang baru bagi profesional berbakat. Menyambut tahun 2025, Jobstreet by SEEK akan terus meningkatkan peluang jutaan lapangan kerja.</p>



<p>Selain itu, juga akan menghadirkan sebuah peluncuran inisiatif dengan skala nasional yang berfokus untuk memungkinkan seluruh perusahaan di Indonesia agar dapat mempublikasikan semua peluang kerja dengan lebih mudah dan aman. </p>



<p>Maka dari itu, Jobstreet by SEEK mengajak semua pemangku kepentingan termasuk masyarakat, perusahaan, serta pemerintah untuk turut berpartisipasi dalam menciptakan peluang kerja baru guna mendorong perekonomian nasional. </p>



<ol start="4"></ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tips Agar Terhindar Sindikat Penipuan Lowongan Kerja</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/11/25/5-tips-agar-terhindar-sindikat-penipuan-lowongan-kerja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 Nov 2024 08:34:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan pekerjaan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14034</guid>

					<description><![CDATA[Penipuan lowongan kerja ini tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga berpotensi mengancam keamanan data pribadi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Mencari pekerjaan merupakan perjalanan yang penuh harapan untuk meraih mimpi dan membangun masa depan yang lebih baik. Namun, maraknya penipuan lowongan kerja belakangan ini telah menghadirkan risiko serius.</p>



<p>Tak hanya mengancam keamanan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat Indonesia. Pelaku kejahatan kini semakin pintar menggunakan metode-metode kreatif untuk menjerat para pencari kerja yang sedang mencari peluang baru. </p>



<p>Data Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mencatat sepanjang 2022 hingga 2024, sebanyak 823 korban terjerat penipuan lowongan kerja berbasis online oleh jaringan internasional dengan total kerugian Rp 59 miliar. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="541" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-1024x541.jpg" alt="" class="wp-image-14036" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-1024x541.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-300x158.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-768x406.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-370x195.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-270x143.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-570x301.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1-740x391.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/employee-employment-person-planning-workplace-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Modus penipuan ini terus bergerak cepat dan banyak kasus lainnya diduga tidak terlaporkan dan bahkan terus bertambah di Indonesia. Hal ini semakin memperburuk situasi penipuan lowongan kerja di Indonesia.</p>



<p>Sebagai mitra karir terpercaya, Jobstreet by SEEK berkomitmen untuk memastikan pengalaman pencarian kerja yang aman dan tepat sasaran bagi para pencari kerja. Jobstreet by SEEK menghadirkan iklan lowongan kerja yang legal dan kredibel.</p>



<p>Ini dilakukan melalui proses penyaringan ketat terhadap praktik rekrutmen yang berpotensi merugikan, termasuk indikasi penipuan yang dapat mengarah pada perbudakan modern atau proses rekrutmen tidak etis. </p>



<p>Dalam rangka memperingati International Fraud Awareness Week pada 17 &#8211; 23 November 2023, Jobstreet by SEEK menekankan pentingnya edukasi bagi pencari kerja untuk mencegah dan mengidentifikasi penipuan lowongan kerja online yang semakin berkembang pesat. </p>



<p>Penipuan ini tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga berpotensi mengancam keamanan data pribadi. Berikut adalah beberapa tips dari Jobstreet by SEEK untuk membantu pencari kerja tetap waspada terhadap lowongan pekerjaan yang berisiko:</p>



<ol>
<li><strong>Lakukan riset mendalam tentang perusahaan yang dilamar</strong></li>
</ol>



<p>Sebelum melamar pekerjaan atau menerima undangan wawancara, pastikan kamu melakukan  riset mendalam terkait riwayat dan industri perusahaan untuk menilai kredibilitasnya. Periksa apakah perusahaan tersebut terdaftar secara resmi.</p>



<p>Pastikan alamat dan kontaknya sesuai dengan informasi online, serta cari ulasan atau pengalaman orang lain terkait perusahaan tersebut. Jika kamu merasa ragu terhadap sebuah tawaran pekerjaan, diskusikan dengan jaringan profesional, teman atau keluarga.</p>



<p>Selain itu, cek berita terkait perusahaan untuk memahami reputasi serta posisinya di industri. Langkah ini penting untuk melindungi kamu dari potensi risiko. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari aksi penipuan lowongan pekerjaan</p>



<ol start="2">
<li><strong>Hindari peluang kerja yang meminta pembayaran di muka</strong></li>
</ol>



<p>Pemberi kerja yang resmi tidak akan meminta pembayaran apa pun selama proses perekrutan. Jika ada yang meminta biaya perekrutan, deposit, atau biaya wawancara maka waspadalah karena ini seringkali merupakan indikator penipuan. </p>



<p>Tingkatkan keamanan finansial kamu dengan selalu waspada dan terus memperbarui wawasan tentang modus penipuan lowongan kerja guna mengurangi risiko menjadi korban. Sekali lagi, pemberi kerja resmi tidak memungut bayaran.</p>



<ol start="3">
<li><strong>Waspadai saat memberikan informasi pribadi yang sensitif</strong></li>
</ol>



<p>Selama proses melamar pekerjaan, sangat penting untuk berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi, terutama yang bersifat sensitif, seperti data perbankan. Memberikan informasi tersebut tanpa pertimbangan dapat meningkatkan risiko kamu menjadi korban penipuan. </p>



<p>Sebaiknya hindari memberikan data sensitif sebelum benar-benar yakin dengan kredibilitas perusahaan dan pekerjaan yang ditawarkan. Penting untuk diketahui bahwa perusahaan resmi biasanya meminta informasi pribadi setelah tawaran pekerjaan diberikan secara formal.</p>



<ol start="4">
<li><strong>Waspada terhadap tawaran pekerjaan yang terlalu menggiurkan</strong></li>
</ol>



<p>Selalu periksa dan bandingkan tawaran gaji dengan standar industri untuk posisi dan tingkat pengalaman yang serupa. Jika kompensasi yang ditawarkan jauh lebih tinggi di atas rata-rata untuk posisi tersebut, berhati-hatilah karena itu bisa menjadi tanda peringatan. </p>



<p>Selain itu, penting juga untuk memeriksa deskripsi pekerjaan dengan seksama, terutama jika terdapat tuntutan yang tidak realistis, seperti syarat kualifikasi rendah namun menjanjikan gaji yang tinggi. Jangan gegabah, pastikan tawaran tersebut sesuai dengan kenyataan di pasar kerja. </p>



<ol start="5">
<li><strong>Gunakan platform pencarian kerja yang terpercaya untuk menghindari penipuan</strong></li>
</ol>



<p>Saat mencari pekerjaan, pastikan menggunakan platform pencarian kerja yang terverifikasi keamanannya atau halaman karir resmi perusahaan. Waspadai jika Anda dihubungi oleh pihak yang mengaku mewakili perusahaan untuk pekerjaan yang tidak Anda lamar. </p>



<p>Kini pelaku kejahatan semakin pintar dalam memanfaatkan nama besar platform pencarian kerja, untuk meraih kepercayaan dalam menjerat calon korban. Dengan memilih platform yang terpercaya, kamu dapat mengurangi risiko penipuan lowongan kerja secara signifikan.</p>



<p>SEEK, Jobstreet, dan Jobsdb telah menerapkan sistem pada platformnya untuk memverifikasi keabsahan iklan lowongan kerja yang tersedia, termasuk melalui pemanfaatan teknologi AI (<em>artificial intelligence</em>) untuk meningkatkan kemampuan deteksi dan pencegahan penipuan. </p>



<p>Dari Juli 2023 hingga Juni 2024 di kawasan Asia Pasifik, SEEK telah memindai 4,9 juta iklan lowongan kerja dan menandai sekitar 10% di antaranya untuk ditinjau lebih lanjut dalam memastikan keabsahannya.</p>



<p>Selain itu, lebih dari 1.400 pemberi kerja yang mencurigakan juga telah diblokir untuk menjamin keamanan terhadap ketersediaan lowongan kerja bagi para pengguna, serta lebih dari 1.200 iklan telah dihapus melalui tinjauan proaktif dan keluhan terverifikasi dari komunitas.</p>



<p>Seperti dikatakan oleh Varun Mehta, COO, Jobstreet by SEEK bahwa secara psikologis, orang yang sangat terdesak mencari pekerjaan cenderung kurang fokus dalam memeriksa iklan lowongan, sehingga kurang teliti dan antisipatif terhadap modus penipuan yang mungkin terjadi.</p>



<p>&#8220;Situasi para pencari yang kurang teliti kadang dimanfaatkan oleh oknum-oknum perusahaan palsu. Selain itu, hal ini juga dapat berdampak terhadap psikologis pencari kerja yang jatuh ke lubang ini,&#8221; ungkap Mehta.</p>



<p>Ditambahkan oleh Mehta bahwa korban bisa putus asa dan kehilangan semangat untuk mencari lowongan kerja yang lain. Oleh karena itu, para pencari kerja harus lebih berhati-hati saat menerima lowongan pekerjaan.</p>



<p>Jobstreet by SEEK berkomitmen menciptakan ekosistem pencarian kerja yang aman di mana setiap pencari kerja didukung dan terlindungi melalui platform yang memprioritaskan perlindungan data pribadi, transparansi, dan pemantauan terhadap ancaman siber. </p>



<p>Upaya antisipasi dan edukasi isu penipuan lowongan kerja di Indonesia, menjadi salah satu fokus utama Jobstreet by SEEK untuk melindungi dan memberdayakan para pencari kerja di setiap tahap perjalanan karier mereka.</p>



<p>Jobstreet by SEEK mendorong pencari kerja untuk berperan aktif dengan lebih waspada terhadap potensi risiko penipuan dan selalu melindungi informasi pribadi mereka. Sangat penting bagi komunitas pencari kerja di Jobstreet by SEEK untuk melaporkan jika ditemukan indikasi penipuan. </p>



<p>&#8220;Laporkan jika ada lowongan pekerjaan yang mencurigakan agar Jobstreet by SEEK dapat mengambil langkah tepat demi memastikan ekosistem pencarian kerja yang aman dan terpercaya bagi para pencari kerja,&#8221; pungkas Mehta.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
