<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>judol &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/judol/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 21 Sep 2025 23:35:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>judol &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Komdigi Perangi Jutaan Konten Judi Online Lewat SAMAN</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/22/komdigi-perangi-jutaan-konten-judi-online-lewat-saman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 23:34:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[judi online]]></category>
		<category><![CDATA[judol]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22558</guid>

					<description><![CDATA[Sistem SAMAN bertujuan memantau konten-konten yang diunggah atau tersebar, mendeteksi pelanggaran konten negatif termasuk judi online.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan sistem SAMAN (Sistem Analisis dan Monitoring) akan beroperasi secara penuh pada Oktober 2025 guna mendorong pemberantasan judi online (judol).</p>



<p>Alexander Sabar, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi mengungkap<br>bahwa sistem yang telah dikembangkan ini akan beroperasi secara penuh penuh setelah piloting yang telah berjalan selama setahun.</p>



<p>“Dengan masukan dari para penyelenggara platform digital dan evaluasi internal, kami berharap sistem ini dapat berjalan dengan baik, menutup celah-celah yang ada dan bulan depan sistem SAMAN bisa berjalan secara penuh,” ungkap Alexander, di Jakarta (17/09).</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="668" height="376" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Alexander-Sabar-Foto-Anhar-Komdigi.png" alt="" class="wp-image-22559" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Alexander-Sabar-Foto-Anhar-Komdigi.png 668w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Alexander-Sabar-Foto-Anhar-Komdigi-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Alexander-Sabar-Foto-Anhar-Komdigi-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Alexander-Sabar-Foto-Anhar-Komdigi-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Dirjen-Pengawasan-Ruang-Digital-Alexander-Sabar-Foto-Anhar-Komdigi-570x321.png 570w" sizes="(max-width: 668px) 100vw, 668px" /></figure>



<p>Alexander juga mengatakan bahwa judi online menimbulkan kerusakan yang sangat serius di masyarakat. Mulai dari hancurnya keluarga, hilangnya harta benda, hingga runtuhnya masa depan generasi muda.</p>



<p>Data Kementerian Komdigi menunjukkan sejak 20 Oktober 2024 hingga 16 September 2025, lebih dari 2,8 juta konten negatif telah ditindak, di mana 2,1 juta di antaranya adalah konten perjudian atau judi online.</p>



<p>Angka tersebut menunjukkan betapa masifnya ancaman yang kita hadapi di ruang digital. Langkah tegas Komdigi melalui sistem SAMAN tidak dimaksudkan untuk membatasi ruang demokrasi di Indonesia.</p>



<p>“Langkah ini bukan untuk membungkam kritik atas aspirasi rakyat, demokrasi tetap kita jaga. Kritik, aspirasi, dan ekspresi harus tetap hidup. Yang kita tindak tegas adalah konten ilegal dan berbahaya, khususnya judi online,” jelasnya.</p>



<p>Kementerian Komdigi juga mengajak masyarakat turut aktif melaporkan konten judi online melalui kanal resmi pemerintah. Jika menemukan konten judi online, masyarakat bisa segera melaporkan.</p>



<p>Menurut Alexander bahwa dengan kolaborasi pemerintah, platform digital, dan masyarakat, pihaknya yakin ruang digital Indonesia dapat terjaga sebagai ruang yang sehat, produktif, dan mendukung kemajuan bangsa.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Cara Kerja Sistem SAMAN</h3>



<p>Sistem SAMAN dirancang oleh Komdigi dengan tujuan untuk memantau konten-konten yang diunggah atau tersebar, mendeteksi pelanggaran konten negatif termasuk iklan judi online, situs judi, promosi, dan sejenisnya.</p>



<p>Jika sebuah Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) terindikasi melanggar aturan, ada tahapan penegakan mulai dari Surat Perintah Takedown (untuk menurunkan URL/contoh konten). Pertama yang diberikan adalah Surat Teguran 1 (ST1).</p>



<p>Selanjutnya akan diberikan Surat Teguran 2 (ST2), kemungkinan termasuk kewajiban pengajuan Surat Komitmen atau denda administratif. Kemudian, Surat Teguran 3 (ST3) berupa sanksi pemutusan akses atau pemblokiran terhadap PSE jika pelanggaran tidak ditindaklanjuti.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kolaborasi Lintas Lembaga</h3>



<p>Tentunya Komdigi bekerja tidak sendirian, tetapi juga melibatkan sejumlah pihak lainnya, seperti kepolisian, PPATK, OJK, dan institusi lainnya dalam menelusuri aspek keuangan, pemblokiran rekening, dan lain-lain.</p>



<p>Selain itu, Komdigi juga melibatkan platform digital besar (Google, TikTok, Meta) agar PSE-UGC (User Generated Content) mengikuti regulasi moderasi konten. Jika ada promosi atau situs judi online yang masuk ke platform mereka, Komdigi bisa memerintahkan takedown.</p>



<p>Menariknya, perintah takedown tersebut bisa dilakukan dalam hitungan jam (4 jam untuk konten<br>darurat). Sementara, PSE yang tidak kooperatif akan diberi teguran (ST1–ST3) hingga pemblokiran akses di Indonesia.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tips Terhindar dari Paparan Iklan Judi Online</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/22/5-tips-terhindar-dari-paparan-iklan-judi-online/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 May 2025 06:53:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[bahaya judi online]]></category>
		<category><![CDATA[iklan judi online]]></category>
		<category><![CDATA[judi online]]></category>
		<category><![CDATA[judol]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19164</guid>

					<description><![CDATA[Meskipun jutaan konten judi online telah diblokir, nyatanya tetap saja iklan judi online dapat ditemukan di internet.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Judi online salah satu masalah yang diperangi oleh pemerintah. Melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), pemerintah secara aktif melakukan pemantauan dan pemblokiran terhadap situs dan aplikasi yang memuat konten perjudian.</p>



<p>Hingga Januari 2025, lebih dari 5,7 juta konten judi online telah diblokir. Langkah ini merupakan bagian dari strategi patroli siber intensif yang memanfaatkan teknologi kecerdasan artifisial untuk mendeteksi dan menutup akses ke konten ilegal.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1000" height="661" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online.png" alt="" class="wp-image-19165" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online.png 1000w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online-300x198.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online-768x508.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online-370x245.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online-270x178.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online-570x377.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Ilustrasi-judi-online-740x489.png 740w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<p>Meskipun jutaan konten judi online telah diblokir, nyatanya tetap saja iklan judi online dapat ditemukan di internet. Untuk mencegah paparan iklan judi online yang bisa saja muncul di layar ponsel, berikut ini beberapa tips yang dapat kamu coba:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pemblokir Iklan (Ad Blocker)</h3>



<p>Gunakan ekstensi pemblokir iklan di browser seperti uBlock Origin atau AdBlock Plus untuk memfilter iklan yang muncul secara otomatis saat mengakses situs. Banyak ad blocker juga bisa dikonfigurasi untuk memblokir iklan dengan kata kunci tertentu, termasuk konten judi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Fitur SafeSearch dan Filter Keluarga</h3>



<p>Aktifkan fitur SafeSearch di Google dan pengaturan “mode terbatas” di YouTube. Ini akan membantu memblokir konten yang tidak pantas, termasuk promosi judi online, dari hasil pencarian dan video rekomendasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Perkuat Literasi Digital Keluarga </h3>



<p>Edukasi seluruh anggota keluarga, terutama anak-anak dan remaja terkait bahaya judi online dan cara mengenali iklan berbahaya. Semakin paham mereka, semakin kecil kemungkinan mereka untuk terjerumus ke dalamnya.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Batasi Akses ke Situs Tidak Resmi</h3>



<p>Banyak iklan judi muncul di situs tidak resmi, seperti streaming film ilegal, situs download gratis dan sebagainya. Untuk itu, hindari mengakses situs-situs tersebut dan gunakan platform legal yang lebih aman.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Laporkan dan Blokir Iklan Mencurigakan </h3>



<p>Jika kamu menerima iklan judi melalui media sosial atau pesan pribadi, segera laporkan dan blokir akun pengirimnya. Platform seperti Facebook, Instagram, dan TikTok menyediakan opsi untuk pelaporan konten ilegal atau berbahaya.</p>



<p>Iklan judi online merupakan ancaman nyata yang patut diwaspadai oleh semua kalangan. Dengan menerapkan langkah-langkah pencegahan di atas, setidaknya kamu dapat menciptakan lingkungan digital yang aman dan sehat bagi diri sendiri serta keluarga.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Memutus Mata Rantai Judi Online, Ini Langkah yang Sudah Dilakukan</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/11/30/memutus-mata-rantai-judi-online-ini-langkah-yang-sudah-dilakukan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 Nov 2024 12:06:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[dana]]></category>
		<category><![CDATA[forwat]]></category>
		<category><![CDATA[judi online]]></category>
		<category><![CDATA[judol]]></category>
		<category><![CDATA[talk show]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14243</guid>

					<description><![CDATA[Forwat dan DANA gelar diskusi bersama Komdigi, BI, PPATK, dan aktivis Ferry Irwandi untuk identifikasi langkah efektif penanganan judi online.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat membuka peluang positif bagi berbagai aktivitas daring seperti ekonomi kreatif yang memiliki dampak luas bagi perkembangan ekonomi digital Indonesia. </p>



<p>Namun sayangnya, perkembangan teknologi tersebut juga kerap dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk aktivitas ilegal seperti judi online, yang kini semakin marak di kalangan masyarakat dari berbagai lapisan usia dan sosial ekonomi.</p>



<p>Judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berpotensi mengancam ketahanan digital dan literasi finansial masyarakat. Rendahnya literasi digital dan finansial membuat masyarakat, terutama generasi muda, rentan terhadap eksploitasi oleh situs judi online.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-14244" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-4-2.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Talk Show &#8220;Memutus Mata Rantai Judi Online Demi Ekosistem Digital yang Sehat&#8221;</h3>



<p>Berdasarkan data yang dirilis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan Indonesia (PPATK), transaksi terkait judi online di Indonesia meningkat pesat, dengan total transaksi mencapai lebih dari 25 triliun rupiah dalam setahun terakhir.</p>



<p>Forum Wartawan Teknologi (Forwat), sebagai organisasi wartawan juga ikut menaruh perhatian mendalam akan dampak negatif permasalahan ini dan bertanggung jawab untuk memberikan informasi dan edukasi yang akurat serta menyeluruh kepada masyarakat. </p>



<p>Forwat bersama dengan DANA Indonesia, mengadakan Talk Show berjudul &#8220;Memutus Mata Rantai Judi Online Demi Ekosistem Digital yang Sehat&#8221; untuk mendiskusikan pendekatan strategis yang dapat membantu meminimalkan dampak negatif judi online. </p>



<p>Selain dihadiri oleh Rudiantara (Komisaris Utama DANA Indonesia) dan Dina Artarini (Chief of Legal and Compliance DANA Indonesia), Talk show ini juga menghadirkan berbagai narasumber lainnya.</p>



<p>Ada Menhariq Noor (Ketua Tim Pengendalian Konten Internet Ilegal Perjudian, Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia), dan Danang Tri Hartono (Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK).</p>



<p>Turut hadir juga Uniek Yuniar (Kepala Divisi Perizinan SP Ritel DKSP Bank Indonesia), dan Ferry Irwandi (Influencer, aktivis dan CEO Malaka Project). Selaku moderator dalam acara talk show ini adalah Danang Arradian sebagai Ketua Umum Forwat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">DANA Blokir 30 Ribu Lebih Akun Pengguna yang Terindikasi Judi Online</h3>



<p>Penanggulangan judi online secara efektif membutuhkan pendekatan kolaborasi kolektif yang dimulai darimemahami bagaimana masyarakat dapat terpapar dan akhirnya terlibat dalam aktivitas tersebut. </p>



<p>Sebagai salah satu pemimpin dalam industri keuangan digital, DANA mendorong terciptanya ekosistem digital yang sehat dan aman. DANA berkomitmen membangun ekosistem digital yang aman melalui tindakan nyata serta upaya pencegahan melalui edukasi dan inovasi.</p>



<p>Pada satu waktu tertentu, DANA telah melakukan blokir terhadap lebih dari 30 ribu akun pengguna dan lebih dari 500 merchant on-us yang terdaftar melalui aplikasi DANA. DANA menegaskan bahwa angka ini hanyalah gambaran pada satu waktu tertentu.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="700" height="400" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Mudah-caranya-untuk-klaim-saldo-DANA.png" alt="" class="wp-image-14245" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Mudah-caranya-untuk-klaim-saldo-DANA.png 700w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Mudah-caranya-untuk-klaim-saldo-DANA-300x171.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Mudah-caranya-untuk-klaim-saldo-DANA-370x211.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Mudah-caranya-untuk-klaim-saldo-DANA-270x154.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Mudah-caranya-untuk-klaim-saldo-DANA-570x326.png 570w" sizes="(max-width: 700px) 100vw, 700px" /></figure>



<p>Lewat fitur seperti DANA Protection, perusahaan telah memperkuat sistem keamanan yang dikembangkan untuk mendeteksi dan mencegah transaksi mencurigakan, termasuk yang berhubungan dengan judi online. </p>



<p>Hasilnya, ada 50.000 pencarian setiap bulannya pada Fitur Scam Checker dalam DANA Protection, di mana pengguna ikut menyelidiki akun media sosial, nomor, dan tautan mencurigakan. </p>



<p>Sementara itu, melalui jalur edukasi, saat ini 3,6 juta pengguna DANA juga telah teredukasi mengenai bahayanya judi online. Langkah ini dilakukan oleh perusahaan melalui gamifikasi Waspada Online di aplikasi DANA.</p>



<p>&#8220;Sejak pertama didirikan hampir tujuh tahun lalu, DANA dibuat dengan tujuan mempermudah transaksi masyarakat. Dalam kasus judi online, DANA juga mempunyai peran penting,&#8221; ujar Dina Artarini, Chief of Legal and Compliance DANA Indonesia.</p>



<p>Peran penting yang dimaksud oleh Dina adalah melaporkan semua transaksi-transaksi mencurigakan kepada pihak berwenang. DANA ingin terus menyuarakan bahwa pemanfaatan teknologi pembayaran digital ini jangan sampai disalahgunakan.</p>



<p>DANA percaya bahwa penanganan dampak negatif judi online memerlukan kolaborasi lintas sektor. Sejalan dengan langkah tersebut, DANA ikut mendukung Pemerintah dan Regulator dalam menjalankan tugasnya. </p>



<p>Dalam era kolaborasi dan sinergi, DANA senantiasa bekerja sama dengan berbagai otoritas lintas sektor, termasuk Kementerian Komunikasi dan Digital, Bank Indonesia, serta Pusat Pelaporan dan<br>Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) guna memastikan unsur-unsur kepatuhan terlaksana. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Upaya Regulator untuk Memberantas Judi Online</h3>



<p>Mulai dari regulator, secara tegas harus membuat kebijakan yang ketat terhadap sirkulasi keuangan digital serta memotong arus peredaran situs-situs judi online. Upaya pemerintah bukan hanya soal regulasi, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat. </p>



<p>Dengan kampanye di berbagai platform media sosial dan dukungan dari semua pihak, pemerintah optimis langkah-langkah ini dapat menekan transaksi terkait judi online hingga ke tingkat minimal, sekaligus melindungi masa depan ekonomi digital Indonesia.</p>



<p>PPATK mengapresiasi inisiatif pelaku e-wallet seperti DANA yang aktif mendukung pemberantasan judi online melalui penguatan sistem keamanan dan edukasi pengguna. Langkah ini menunjukkan pentingnya kebersamaan dalam menghadapi ancaman yang merugikan.</p>



<p>Tak hanya masyarakat, judi online juga bisa merusak ekonomi digital di Tanah Air. Oleh karena itu, upaya kolektif ini bisa terus terus diperluas, dan diyakini secara bersama-sama bisa mampu menekan dampak buruk judi online secara signifikan. </p>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-14251" style="width:650px;height:auto" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-1-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-14250" style="width:650px;height:auto" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-2-1-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="575" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-1024x575.jpg" alt="" class="wp-image-14249" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-1024x575.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-768x431.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/Art-Illustration-dalam-Diskusi-Panel-Forwat-x-DANA_-Memutus-Mata-Rantai-Judi-Online-3-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Tahun 2023, deposit masyarakat mencapai 34 triliun, tahun ini sampai kuartal III mencapai 43 triliun. Transaksi paling besar ada pada perbankan, lalu e-wallet, sekarang bergeser melalui merchant aggregator,&#8221; ungkap Danang dari perwakilan PPATK yang hadir dalam talk show ini. </p>



<p>Ditambahkan oleh Danang melalui monitoring yang dilakukan oleh PPATK bahwa puluhan ribu merchant terindikasi judi online, berkamuflase menjadi berbagai merhcant. Mereka menggunakan tak hanya crypto, tetapi juga valas.  </p>



<p>&#8220;Seharusnya merchant aggregator melakukan CDD, EDD untuk melakukan antisipasi guna memotong rantai judi online berkedok merchant. Hal-hal seperti ini yang sudah kami curigai sehingga judi online berkembang pesat di Tanah Air,&#8221; tambah Danang.</p>



<p>Sementara itu, Bank Indonesia sebagai otoritas yang mengatur sistem pembayaran di Indonesia berperan besar dalam memastikan bahwa transaksi digital dilakukan dengan aman dan transparan. </p>



<p>Judi online yang semakin marak memanfaatkan platform pembayaran digital untuk mempercepat transaksi. Oleh karena itu, BI juga berkomitmen untuk memperketat pengawasan terhadap transaksi yang mencurigakan. </p>



<p>Berdasarkan sumber dana, deposit judi online sebagian besar berasal dari transaksi melalui bank yaitu mencapai Rp 33,09 triliun, dan e-wallet Rp8,37 triliun. Bahkan, berdasarkan jumlah transaksi pada bank, sebanyak Rp 1,20 triliun diantaranya tercatat berasal dari bantuan sosial.</p>



<p>Melalui regulasi seperti Pengawasan terhadap Penyedia Jasa Sistem Pembayaran, BI memastikan bahwa transaksi yang melibatkan e-wallet dan pembayaran digital tetap dalam jalur yang sah dan aman, tanpa adanya penyalahgunaan untuk kegiatan ilegal seperti judi online.</p>



<p>&#8220;Bank Indonesia turut berperan pada penanganan judi online melalui Satuan Tugas Pemberantasan Judi Daring dan Desk Penanganan Judi Online yang dibentuk oleh Pemerintah bersama dengan beberapa Kementerian dan Lembaga lainnya,&#8221; jelas Uniek Yuniar.</p>



<p>BI juga berperan dalam implementasi Know Your Customer dan Know Your Merchant (KYC/KYM) dengan melakukan penguatan pada ketentuan dan implementasi Program Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme dan Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal.</p>



<p>&#8220;Tak hanya sampai di situ, BI juga mengimbau untuk adanya penguatan melalui Fraud Detection System yang bisa melacak transaksi-transaksi kecil yang terindikasi digunakan untuk judi online.,&#8221; tambah Uniek Yuniar. </p>



<p>Meningkatkan literasi digital dan keuangan masyarakat bukan hanya tugas pemerintah, namun juga membutuhkan peran influencer, artis, ataupun konten kreator. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam membentuk opini dan mengedukasi masyarakat tentang bahaya judi online. </p>



<p>Dengan jutaan pengikut di berbagai platform media sosial, mereka dapat menggunakan pengaruh mereka untuk menyebarkan pesan- pesan positif dan mendidik masyarakat, terutama generasi muda, tentang risiko dan dampak dari judi online. </p>



<p>Menggunakan platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube, influencer bisa memperkenalkan alternatif gaya hidup yang lebih sehat dan produktif, jauh dari pengaruh judi online. Hal senada diungkapkan oleh Ferry Irwandi, sebagai tokoh masyarakat sekaligus CEO Malaka Project.</p>



<p>&#8220;Awal kemunculan judi online di Indonesia, banyak dipengaruhi oleh konten promosi yang masif dari influencer di media sosial. Saat itu, permasalahan ini belum dianggap serius. Dengan pemasaran dan kata-kata yang baik, konten ini banyak dikonsumsi,&#8221; jelas Ferry Irwandi.</p>



<p>Ditambahkan oleh Irwandi, sekarang payment gateaway yang mempermudah masyarakat untuk melakukan pembayaran atau transaksi digital tetapi disalahgunakan. Aplikasi-aplikasi tersebut dijadikan wadah untuk menampung uang judi online.</p>



<p>Sehubungan dengan hal itu, Menhariq Noor yang mewakili Komdigi dalam talk show ini mengatakan bahwa saat ini Komdigi sudah memblokir lebih dari 5,2 juta situs judi online. Salah satu langkah terbaiknya adalah masyarakat harus stop melakukan depo ke situs judi online.</p>



<p>&#8220;Perkembangan judi online saat ini semakin mengkhawatirkan, ini terlihat dari depo terkecil itu adalah di bawah Rp 500. Judi online ini bukan judi, tetapi scam atau penipuan. Sementara, kami tidak punya wewenang untuk take down content yang beredar di PSE,&#8221; ujar Menhariq Noor.</p>



<p>Ditambahkan oleh Menhariq Noor bahwa Komdigi bisa meminta platform untuk melakukan moderasi konten dan take down content. Kalau tidak dilakukan, mereka bisa dikenakan denda, kalau sampai tidak dilakukan, mereka bisa diblokir.</p>



<p>Diskusi ini menjadi langkah awal yang menegaskan pentingnya peran serta kontribusi setiap pemangku kepentingan terkait terhadap tindak preventif dan penanggulangan judi online. Dengan upaya kolektif dari seluruh pihak, judi online bisa diminimalisir dampaknya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
