<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keamanan data &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/keamanan-data/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 23 Jan 2026 06:49:19 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>keamanan data &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Waspada! Kebiasaan Sepele Ini Bisa Jadi Celah Penyalahgunaan Data</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/23/waspada-kebiasaan-sepele-ini-bisa-jadi-celah-penyalahgunaan-data/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Jan 2026 06:49:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[vida]]></category>
		<category><![CDATA[vidajagakalian]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25862</guid>

					<description><![CDATA[VIDA serukan #VIDAJagaKalian, ajak masyarakat lebih waspada terhadap data pribadi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di tengah pesatnya digitalisasi, risiko kebocoran data pribadi semakin nyata, tidak hanya di tingkat institusi, tetapi juga berawal dari kebiasaan sehari-hari yang kerap luput disadari. </p>



<p>Data pribadi yang bocor rentan disalahgunakan dalam berbagai modus yang kerap menghiasi pemberitaan, mulai dari pendaftaran pinjaman online tanpa sepengetahuan pemilik data hingga hilangnya saldo dalam rekening bank secara tiba-tiba. </p>



<p>Kondisi ini menjadi pengingat kuat bagi VIDA, penyedia solusi digital identity dan fraud prevention terdepan di Indonesia, bahwa upaya perlindungan data harus dimulai dari akar permasalahan, yakni kesadaran individu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-25865" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-1024x683.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-1536x1024.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-2048x1365.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-4-740x493.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Menjawab tantangan tersebut, VIDA meluncurkan gerakan literasi publik ‘<strong>#VIDAJagaKalian’</strong>, kampanye edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan kesadaran terkait perlindungan data pribadi melalui isu-isu yang dekat dengan keseharian masyarakat.</p>



<p>“Sebagian besar kebocoran data tidak hanya disebabkan oleh celah sistem, tetapi juga oleh kelalaian individu. Tanpa disadari, kebiasaan sederhana dapat membuka risiko penyalahgunaan data,&#8221; ujar ujar Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA.</p>



<p>Ditambahkan oleh Niki bahwa melalui kampanye <strong>#VIDAJagaKalian</strong>, VIDA berkomitmen membangun kesadaran kolektif dan mendorong perubahan perilaku secara berkelanjutan agar data pribadi senantiasa terlindungi.</p>



<p>Sebagai bagian dari kampanye tersebut, VIDA menghadirkan kolaborasi bertajuk <strong>“Tukang Gorengan Jadi Tahu”</strong>, dengan menggandeng penjual gorengan sebagai simbol keseharian masyarakat. </p>



<p>Inisiatif ini menyoroti bahaya penggunaan dokumen pribadi, seperti fotokopi KTP, Kartu Keluarga, ijazah, dan dokumen pribadi lainnya sebagai pembungkus makanan. Praktik yang kerap dianggap sepele ini berpotensi menjadi celah penyalahgunaan data. apabila dokumen tersebut jatuh ke tangan yang tidak bertanggung jawab.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="687" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-1024x687.jpg" alt="" class="wp-image-25864" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-1024x687.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-300x201.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-768x515.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-1536x1030.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-2048x1374.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-370x248.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-270x181.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-570x382.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-1-740x496.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Melalui kampanye ini, masyarakat dapat mengunjungi rangkaian aktivasi <strong>#VIDAJagaKalian</strong> di kawasan MRT Dukuh Atas pada 22–25 Januari 2026. Pengunjung dapat menikmati aneka gorengan khas Indonesia secara gratis sambil mengikuti pengalaman edukatif interaktif mengenai pentingnya menjaga data pribadi. </p>



<p>“Edukasi akan lebih efektif jika dekat dengan realitas masyarakat. Kami memilih pendekatan yang membumi agar pesan perlindungan data tidak hanya dipahami, tetapi juga dipraktikkan. Harapannya, langkah sederhana ini dapat membangun budaya menjaga data pribadi dalam jangka panjang,” tambah Niki.</p>



<p>Selain edukasi publik, kampanye <strong>#VIDAJagaKalian</strong> juga memperkenalkan DocsVault dan SecureShare sebagai solusi perlindungan data yang tersedia di VIDA App. DocsVault menghadirkan penyimpanan dokumen terenkripsi dengan pengamanan biometrik.</p>



<p>Sementara SecureShare memungkinkan pengguna membagikan dokumen secara aman dengan kontrol akses, batas waktu, dan jejak penggunaan, sehingga identitas digital tetap berada dalam kendali pemiliknya.</p>



<p>“Melalui VIDA App, kami menghadirkan <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=id.vida.app" target="_blank" rel="noreferrer noopener">DocsVault </a>dan <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=id.vida.app" target="_blank" rel="noreferrer noopener">SecureShare</a> sebagai solusi praktis untuk membantu masyarakat mengelola dan membagikan dokumen pribadi secara aman,&#8221;  jelas Mukti Pradana, AVP Product Management VIDA.</p>



<p>DocsVault memungkinkan pengguna menyimpan dokumen penting dalam penyimpanan terenkripsi dengan perlindungan biometrik wajah, sehingga hanya pemilik dokumen yang dapat mengaksesnya. </p>



<p>Ketika dokumen perlu dibagikan, SecureShare memberi kontrol penuh, mulai dari pengaturan durasi akses, jumlah pembukaan, hingga riwayat penggunaan. Jika sudah tidak dibutuhkan, akses dapat dicabut kapan saja.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-25863" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-1024x683.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-1536x1024.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-2048x1365.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Foto-Siaran-Pers-3-740x493.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sebagai gambaran, dalam aktivitas sehari-hari, pengguna dapat menyimpan dokumen penting seperti KTP di DocsVault dalam VIDA App yang telah dilengkapi enkripsi dan pengamanan biometrik. </p>



<p>Saat dokumen tersebut perlu dibagikan, misalnya untuk keperluan administrasi, pengguna dapat memanfaatkan SecureShare untuk mengatur apakah dokumen hanya dapat dilihat atau diunduh, menambahkan lapisan keamanan berupa passcode, serta memantau histori akses dokumen secara real-time. </p>



<p>Melalui inisiatif&nbsp;<strong>#VIDAJagaKalian</strong>, VIDA menegaskan komitmennya dalam memerangi penipuan digital secara menyeluruh, tidak hanya melalui edukasi publik, tetapi juga dengan menghadirkan teknologi dan layanan yang membantu individu maupun pelaku usaha beraktivitas lebih aman dan tepercaya di ruang digital.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>ESET: Ransomware Berbasis AI Jadi Ancaman Serius</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/12/31/eset-ransomware-berbasis-ai-jadi-ancaman-serius/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 31 Dec 2025 00:42:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman ai]]></category>
		<category><![CDATA[eset]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[ransomware]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25374</guid>

					<description><![CDATA[ESET mencatat kemunculan PromptLock, ransomware berbasis AI pertama yang diketahui mampu membuat skrip berbahaya secara dinamis.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; ESET Research telah merilis laporan terbaru ESET Threat Report H2 2025 yang mengungkap sejumlah temuan penting dan memicu alarm serius tengah meningkatnya kasus penipuan online, kebocoran data, dan ransomware yang menargetkan individu maupun bisnis.</p>



<p>Laporan itu antara lain mengungkap bahwa serangan siber berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI) kini bukan lagi sekadar teori, melainkan sudah digunakan secara nyata oleh pelaku kejahatan digital.</p>



<p>Di dalam ESET Threat Report H2 2025, yang merangkum data periode Juni hingga November 2025, ESET mencatat kemunculan PromptLock, ransomware berbasis AI pertama yang diketahui mampu membuat skrip berbahaya secara dinamis. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="676" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-1024x676.jpg" alt="" class="wp-image-25375" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-1024x676.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-300x198.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-768x507.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-370x244.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-270x178.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-570x376.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025-740x488.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/eset-threat-report-h2-2025.jpg 1061w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Hal ini menandai babak baru dunia kejahatan siber, di mana AI alias kecerdasan buatan tidak hanya dipakai untuk menipu korban, tetapi juga untuk mengotomatisasi dan mempercepat serangan. </p>



<p>“Selama ini AI sudah digunakan untuk membuat konten phishing atau scam sehingga makin hari makin tampak menyakinkan. Namun kemunculan ransomware berbasis AI seperti PromptLock menunjukkan arah ancaman yang jauh lebih serius,&#8221; kata Yudhi Kukuh, CTO Prosperita Group.</p>



<p>Ditambahkan oleh Yudhi bahwa ini perlu menjadi alarm, terutama dalam menghadapi serangan siber di Indonesia. ESET juga menemukan bahwa modus penipuan investasi dan scam online terus berevolusi, salah satunya adalah Nomani scam.</p>



<p>&#8220;Nomani scam mengalami peningkatan deteksi hingga 62 persen secara tahunan. Pelaku kini menggunakan deepfake berkualitas tinggi, situs phishing yang dibuat oleh AI, serta iklan digital yang berumur sangat singkat untuk menghindari pendeteksian,&#8221; tambah Yudhi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Ransomware Meledak, Target Tak Lagi Hanya Perusahaan Besar</h4>



<p>Ancaman ransomware juga menunjukkan peningkatan yang tajam. Menurut ESET, jumlah korban pada 2025 melampaui total sepanjang 2024 bahkan sebelum akhir tahun, dengan proyeksi kenaikan 40 persen year-on-year. </p>



<p>Akira dan Qilin kini mendominasi model ransomware-as-a-service, sementara pendatang baru seperti Warlock membawa teknik pengelakan yang lebih canggih. Yang mengkhawatirkan, ransomware tidak hanya menyasar perusahaan besar, tetapi juga UKM.</p>



<p>Selain itu, institusi pendidikan, layanan kesehatan, hingga individu juga menjadi target empuk ransomware, terutama yang belum memiliki sistem keamanan berlapis atau kebiasaan digital yang terbilang aman.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Ancaman NFC Melonjak, Ponsel Jadi Target Serius</h4>



<p>Sementara itu, di sisi perangkat mobile, ESET mencatat lonjakan signifikan pada serangan berbasis Near Field Communication (NFC), dengan peningkatan deteksi hingga 87 persen pada paruh kedua 2025.</p>



<p>Malware lama seperti Ngate, yang pertama kali ditemukan oleh ESET, kini berkembang dengan fitur pencurian kontak. Sementara pendatang baru RatOn memperkenalkan kombinasi langka antara remote access trojan (RAT) dan serangan relay NFC. </p>



<p>RatOn disebarkan melalui halaman Google Play palsu dan iklan yang menyamar sebagai aplikasi populer, termasuk layanan perbankan digital. Tren ini patut jadi perhatian serius di Indonesia, di mana pengadopsian mobile banking dan dompet digital terus meningkat.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Infostealer Lama Melemah, Ancaman Baru Bermunculan</h4>



<p>Tak kalah menarik, Infostealer Lumma Stealer yang sempat merebak pada awal 2025 mengalami penurunan drastis. Setelah mengalami gangguan pada Mei, deteksinya turun hingga 86 persen di paruh kedua tahun ini. </p>



<p>Namun, kekosongan tersebut cepat diisi oleh malware baru seperti CloudEyE (GuLoader), yang melonjak hampir 30 kali lipat dan digunakan sebagai pintu masuk untuk ransomware serta pencuri data lain.</p>



<p>Temuan ESET ini mempertegas satu hal penting. Ancaman siber kini bergerak lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih sulit dideteksi, seiring pemanfaatan AI oleh pelaku kejahatan. Bagi Indonesia, risiko ini tentunya tidak bisa dianggap sepele.</p>



<p>Laporan selengkapnya mengenai <strong>ESET Threat Report H2 2025</strong> tersedia di <a href="https://www.eset.com/id/">WeLiveSecurity.com</a>. Untuk informasi lainnya mengenai solusi ESET yang dihadirkan di Indonesia, kunjungi <a href="https://www.eset.com/id/">https://www.eset.com/id/</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIDA: Penipuan Digital Berawal dari Lemahnya Verifikasi Identitas</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/12/17/vida-penipuan-digital-berawal-dari-lemahnya-verifikasi-identitas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 23:31:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[identitas pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[vida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25134</guid>

					<description><![CDATA[Tahun ini, model seperti Stable Diffusion mampu menghasilkan gambar yang tampak seperti foto profesional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kasus penipuan digital terus meningkat dan bentuknya semakin canggih, mulai dari lewat akun palsu, foto hasil edit AI, hingga panggilan video deepfake, yang semakin sulit dibedakan dari aslinya. </p>



<p>Menurut VIDA, penyedia layanan identitas digital dan pencegahan penipuan terdepan di Indonesia, sebagian besar aksi penipuan ini bermula dari lemahnya verifikasi identitas secara digital.</p>



<p>Founder &amp; Group CEO VIDA, Niki Luhur, menjelaskan bahwa dalam tiga tahun terakhir<br>kualitas konten manipulatif berkembang sangat cepat seiring kemajuan teknologi<br>generatif. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-25136" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-1024x768.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-300x225.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-768x576.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-370x278.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-270x203.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-570x428.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-740x555.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1-80x60.jpeg 80w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Foto-Siaran-Pers-2-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Founder &#038; Group CEO VIDA, Niki Luhur.</figcaption></figure>



<p>Jika pada 2023 manipulasi visual masih mudah dikenali, pada 2024 kualitasnya meningkat menjadi high quality deepfake. Tahun ini, model seperti Stable Diffusion mampu menghasilkan gambar yang tampak seperti foto profesional. </p>



<p>Bahkan, seseorang hanya perlu atau membutuhkan rekaman suara selama 15 menit untuk membuat voice clone, atau satu prompt sederhana untuk membuat foto palsu yang tampak begitu nyata. </p>



<p>“Untuk bikin deepfake clone atau voice clone secara profesional, cuma perlu rekaman 15 menit. Dengan satu prompt, saya bisa bikin foto Anda di background mana pun, di konteks mana pun,” kata Niki dalam acara Kumparan AI for Indonesia 2025 di Jakarta, beberapa waktu lalu.</p>



<p>Niki menambahkan bahwa kasus deepfake sebagian besar berawal dari penggunaan virtual camera yang memanipulasi tampilan wajah saat proses verifikasi berlangsung. Jika sistem tidak mampu membedakan antara mana input asli dan manipulasi, identitas palsu dapat lolos.</p>



<p>Niki lalu mencontohkan adanya kasus tentang fraud device farm yang terhubung dengan sekitar 48 juta rekening secara global dan kasus peretasan aset kripto sekitar US$ 1,5 miliar oleh kelompok peretas yang diduga didukung negara.  </p>



<p>“Lima tahun lalu, hal seperti ini mungkin terdengar seperti episode di serial TV. Namun, sekarang ini nyata. Fenomena ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperbarui standar keamanan digital,&#8221; ucap Niki.</p>



<p>VIDA menilai banyak modus penipuan digital bermuara pada satu titik, yakni identitas yang tidak diverifikasi dengan kuat. VIDA mengembangkan teknologi verifikasi dan autentikasi yang menempatkan identitas sebagai fondasi kepercayaan di ruang digital. </p>



<p>“Yang kita lihat sekarang, hampir semua masalah-masalah fraud sebenarnya muncul dari masalah identity. Untuk menjawab tantangan tersebut, VIDA telah mengembangkan teknologi verifikasi berlapis yang bekerja sejak detik pertama foto diambil hingga data tersebut divalidasi,&#8221; jelas Niki.</p>



<p>Ditambahkan oleh Niki bahwa VIDA memastikan proses verifikasi hanya dilakukan melalui kamera fisik dari perangkat pengguna, bukan hasil manipulasi software. Setelah foto diambil, sistem akan mencocokkan wajah dan data identitas ke database kependudukan milik Dukcapil.</p>



<p>Dengan kerja sama ini, wajah pengguna harus sesuai dengan data e-KTP yang tersimpan dalam sistem nasional,termasuk kecocokan NIK dan rekam identitas lainnya. VIDA juga menggunakan sistem AI dan deep learning untuk mendeteksi berbagai anomali dalam proses verifikasi.</p>



<p>Jika ditemukan kejanggalan, proses verifikasi otomatis dihentikan. Enkripsi berlapis diterapkan untuk menjaga data agartidak dimodifikasi ditengah proses. Sebagai penyelenggara sertifikat elektronik, VIDA diaudit langsung oleh Komdigi.</p>



<p>Selain itu, solusi yang dibangun oleh VIDA juga telah mematuhi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) serta standar internasional seperti WebTrust Audit. Ini untuk memastikan semua proses dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab.</p>



<p>Niki juga menjelaskan bahwa setiap teknologi AI yang dikembangkan VIDA selalu berorientasi pada perlindungan pengguna. Tujuannya bukan mengeksploitasi data masyarakat, melainkan memberikan keamanan. </p>



<p>VIDA juga menekankan perlunya kolaborasi antara pemain industri, regulator, dan media untuk meningkatkan awareness dan memperkuat upaya melawan penipuan digital yang saat ini semakin marak. </p>



<p>&#8220;Dengan standar verifikasi identitas yang lebih kuat dan ekosistem yang bergerak bersama, VIDA meyakini keamanan digital masyarakat dapat tetap terjaga ditengah pesatnya perkembangan teknologi generatif,&#8221; pungkas Niki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>TIKI Ajak Anak Muda Jadi Smart Receiver</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/10/tiki-ajak-anak-muda-jadi-smart-receiver/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Nov 2025 02:30:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[jaga bumi]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[smart receiver]]></category>
		<category><![CDATA[tiki]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24094</guid>

					<description><![CDATA[TIKI berkomitmen menerapkan teknologi keamanan berlapis dan sistem digitalisasi dokumen untuk mengurangi penggunaan kertas.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Lonjakan belanja online bikin hidup makin praktis—tinggal klik, tunggu kurir datang. Tapi di balik kenyamanan itu, ada dua masalah yang sering luput dari perhatian: kebocoran data pribadi dan menumpuknya limbah kemasan.</p>



<p>Melihat tren ini, PT Citra Van Titipan Kilat (TIKI) mengajak masyarakat, terutama generasi muda yang akrab dengan dunia digital, untuk mulai menerapkan kebiasaan baru yang mereka sebut <strong>“smart shipping habit”</strong> — kebiasaan cerdas dalam menerima dan mengelola paket.</p>



<p>“Label pengiriman di paket menyimpan data pribadi seperti nama, nomor telepon, dan alamat lengkap. Kalau dibuang sembarangan, risikonya bisa fatal. Karena itu, edukasi soal keamanan data dan pengelolaan kemasan penting sekali,” jelas Yulina Hastuti, Direktur Utama TIKI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-1024x768.jpeg" alt="" class="wp-image-24096" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-1024x768.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-300x225.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-768x576.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-1536x1152.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-370x278.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-270x203.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-570x428.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-740x555.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2-80x60.jpeg 80w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Foto-2.jpeg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Selain soal privasi, TIKI juga menyoroti dampak lingkungan dari peningkatan volume pengiriman. Semakin banyak paket, semakin banyak juga sampah kemasan yang sulit terurai. Karena itu, TIKI mengajak masyarakat untuk menerapkan 3 kebiasaan sederhana:</p>



<ol>
<li><strong>Hapus atau robek label resi sebelum buang kemasan.</strong><br>Jangan biarkan data pribadimu tercecer di tempat sampah.</li>



<li><strong>Gunakan ulang kemasan yang masih bagus.</strong><br>TIKI mendorong kebiasaan <strong>“Reuse Before You Throw”</strong> — selain ramah lingkungan, juga hemat biaya.</li>



<li><strong>Pisahkan dan kirim limbah kemasan ke tempat daur ulang.</strong><br>Kardus, plastik, dan kertas bisa punya kehidupan kedua kalau dikelola dengan benar.</li>
</ol>



<p>Di sisi internal, TIKI juga berkomitmen menerapkan teknologi keamanan berlapis dan sistem digitalisasi dokumen untuk mengurangi penggunaan kertas. Mereka mulai menjalankan reverse logistics, yaitu pengumpulan kembali kemasan bekas antar agen agar bisa digunakan ulang.</p>



<p>&#8220;Keberlanjutan bukan cuma menjadi sebuah tren, tapi juga menjadi tanggung jawab. Kami ingin setiap kiriman TIKI tidak hanya sampai tepat waktu, tapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan,” tambah Yulina.</p>



<p>Dengan kampanye ini, TIKI berharap kesadaran masyarakat tentang keamanan data dan gaya hidup berkelanjutan makin meningkat. Karena di era digital, menjaga data aman dan bumi tetap hijau bukan cuma tanggung jawab perusahaan, tapi juga gaya hidup cerdas generasi muda masa kini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Microsoft: Password Lemah &#038; AI Jahil Jadi Ancaman Utama</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/30/microsoft-password-lemah-ai-jahil-jadi-ancaman-utama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2025 05:19:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman siber]]></category>
		<category><![CDATA[digital defense report 2025]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=23701</guid>

					<description><![CDATA[Microsoft baru saja merilis Digital Defense Report 2025, dan hasilnya cukup bikin waspada.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Dunia digital makin canggih, tapi ancamannya juga makin mengkhawatirkan. Microsoft baru saja merilis Digital Defense Report 2025, dan hasilnya cukup bikin waspada — terutama buat kita yang hidupnya tidak jauh dari smartphone, laptop, dan internet 24/7.</p>



<p>Menurut laporan tersebut, 52% serangan siber di dunia dilakukan demi uang, dan 80% insiden yang ditangani Microsoft berkaitan dengan pencurian data. Jadi kalau masih merasa “ah, data gue nggak penting”, mungkin sudah waktunya upgrade cara pikir.</p>



<p>Satu fakta yang bikin kaget: 97% serangan identitas terjadi karena password ditebak secara massal. Yup, bayangkan hacker menebak password jutaan akun sekaligus — dan banyak yang berhasil karena password masih “123456”, “qwerty”, atau nama pacar.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-23702" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-2048x1152.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Foto-1-Microsoft-Digital-Defense-Report-2025-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Posisi Indonesia di Peta Siber Asia</strong></h4>



<p>Indonesia masuk peringkat ke-12 negara dengan aktivitas siber tertinggi di Asia Pasifik — menyumbang 3,6% serangan kawasan. Salah satu serangan yang banyak terjadi? Malware Lumma Stealer, yang sudah menyerang 14 ribu perangkat di Indonesia hanya dalam enam bulan pertama 2025.</p>



<p>“Kita tentunya merasakan bersama bahwa ekonomi digital Indonesia maju pesat, tapi keamanannya harus ikut naik level,” ujar Dharma Simorangkir, President Director Microsoft Indonesia.</p>



<p>Dengan kata lain, Dharma ingin menegaskan bahwa makin digital hidup kita, makin besar tanggung jawab untuk menjaga data pribadi, terutama yang tersimpan pada perangkat mobile, seperti smartphone, tablet, dan notebook.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Ancaman Siber yang Lagi Tren</strong></h4>



<p>Microsoft sejauh ini telah mencatat ada tiga tren besar yang harus diperhatikan terkait dengan ancaman siber:</p>



<ul>
<li><strong>Serangan berbasis identitas naik 32%</strong>: Password spray &amp; token abuse makin sering. Solusi? MFA (multi-factor authentication) — bisa mencegah hingga 99% serangan.</li>



<li><strong>Ransomware makin pintar</strong>: Nggak cuma nge-lock data, tapi juga mencuri dulu buat diperas. Target favorit: rumah sakit, kampus, dan pemda.</li>



<li><strong>Infostealer makin jadi pintu masuk hacker</strong>: Malware ini diam-diam nyedot password &amp; data login lewat iklan palsu atau hasil pencarian palsu.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>AI: Senjata Ganda — Bisa Lindungi, Bisa Rusak</strong></h4>



<p>Seperti yang kita tahu, AI alias kecerdasan buatan juga terus berkembang. Namun, tak sedikit yang merasakan bahwa teknologi ini sekarang jadi pedang bermata dua. Hacker pakai AI untuk membuat:</p>



<ul>
<li>bikin phishing yang keliatan legit (tingkat klik naik jadi 54%!)</li>



<li>mempercepat cari celah keamanan</li>



<li>nge-spam serangan lebih masif</li>
</ul>



<p>Tapi AI juga bisa menjadi tameng lewat tools seperti Microsoft Security Copilot dan Sentinel, yang bisa mendeteksi serangan dalam hitungan detik. Oleh karena itu, AI itu bukan jahat, ini tergantung siapa yang menggunakan teknologi tersebut.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tips Anti-Hack Biar Data Aman</strong></h4>



<p>Microsoft kasih lima langkah simpel yang bisa dimulai dari sekarang:</p>



<ul>
<li>Aktifkan MFA</li>



<li>Batasi akses &amp; permission</li>



<li>Rutin update sistem &amp; aplikasi</li>



<li>Tingkatkan literasi keamanan digital</li>



<li>Gunakan AI secara aman &amp; bertanggung jawab</li>
</ul>



<p>Oleh karena itu, jangan asal klik link, jangan sembarangan install aplikasi, dan jangan pakai password yang mudah ditebak. Dunia digital 2025 semakin seru, tapi juga semakin liar.<br>Kabar baiknya, kita bisa tetap aman kalau lebih &#8220;<strong>aware</strong>&#8221; dengan keamanan digital.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>CSIRTradar Resmi Diluncurkan: Platform Lokal Pelacak Kebocoran Data di Dark Web</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/13/csirtradar-resmi-diluncurkan-platform-lokal-pelacak-kebocoran-data-di-dark-web/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Oct 2025 02:50:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[csirtradar]]></category>
		<category><![CDATA[dark web]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[security data]]></category>
		<category><![CDATA[vulnerability alert]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=23222</guid>

					<description><![CDATA[CSIRTradar hadir untuk mengisi kebutuhan krusial di ekosistem keamanan siber Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211;  Ancaman kebocoran data di Indonesia terus meningkat, dengan lebih dari 56 juta data terpapar ke Dark Web sepanjang 2024. Menjawab tantangan ini, PT Prosperita Sistem Indonesia meluncurkan CSIRTradar.</p>



<p>CSIRTradar merupakan platform lokal pertama yang menggabungkan teknologi Dark Web monitoring dan Vulnerability Alert untuk mendeteksi kebocoran data serta celah keamanan siber secara real-time.</p>



<p>“CSIRTradar hadir untuk mengisi kebutuhan krusial di ekosistem keamanan siber Indonesia. Kami ingin membantu tim CSIRT melihat ancaman sebelum dieksploitasi — dari respons reaktif menjadi tindakan preventif yang terukur,&#8221; ujar ,” ujar Yudhi Kukuh, pendiri CSIRTradar. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="637" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-1024x637.jpg" alt="" class="wp-image-23223" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-1024x637.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-300x187.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-768x478.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-370x230.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-270x168.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-570x355.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-740x460.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard.jpg 1252w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Pantau Aktivitas di Dark Web dan Deteksi Celah Sistem</strong></h4>



<p>CSIRTradar bekerja dengan sistem radar berteknologi tinggi untuk memantau Dark Web secara terus-menerus. Platform ini memberi peringatan dini jika data sensitif seperti kredensial login, data pribadi, atau aset intelektual perusahaan muncul di forum gelap atau marketplace ilegal.</p>



<p>Selain itu, fitur Vulnerability Alert memungkinkan tim keamanan mengetahui adanya celah baru pada sistem, aplikasi, atau infrastruktur yang digunakan, dengan integrasi data dari CVE (Common Vulnerabilities and Exposures) dan OSV (Open Source Vulnerabilities).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="637" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-1024x637.jpg" alt="" class="wp-image-23224" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-1024x637.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-300x187.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-768x478.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-370x230.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-270x168.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-570x355.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2-740x460.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/CSIRTradar-dashboard-2.jpg 1252w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Solusi Proaktif untuk Keamanan Siber</strong></h4>



<p>CSIRTradar tidak hanya mendeteksi, tetapi juga menyajikan laporan lengkap berisi detail seperti jenis malware, sumber kebocoran, waktu kejadian, hingga rekomendasi mitigasi. Laporan ini bisa diakses lewat konsol berbasis web dan dapat diintegrasikan melalui email maupun webhook untuk notifikasi otomatis.</p>



<p>Dengan meningkatnya serangan siber terhadap sektor pemerintahan, keuangan, dan TIK, CSIRTradar menjadi solusi penting bagi organisasi di Indonesia untuk menjaga kerahasiaan data, reputasi merek, dan kepercayaan pelanggan.</p>



<p>Platform ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas Computer Security Incident Response Team (CSIRT) di berbagai lembaga dan korporasi agar mampu merespons ancaman siber dengan lebih cepat dan efisien.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Manfaat Lengkap yang Harus Kamu Tahu dari Samsung Knox</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/08/18/ini-manfaat-lengkap-yang-harus-kamu-tahu-dari-samsung-knox/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Aug 2025 08:59:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[perlindungan perangkat]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung knox]]></category>
		<category><![CDATA[security data]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=21658</guid>

					<description><![CDATA[Samsung Knox memastikan setiap pengguna dapat menikmati teknologi dengan aman dan privasi yang tetap terjaga.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Privasi dan keamanan di smartphone telah menjadi kebutuhan mutlak, terutama di era AI yang semakin canggih dan personal. Saat perangkat mampu mengenali kebiasaan hingga preferensi penggunanya, perlindungan terhadap data pribadi harus menjadi prioritas utama. </p>



<p>Samsung menjawab tantangan tersebut dengan Samsung Knox. Ini adalah sistem keamanan yang dirancang oleh Samsung untuk mencegah kebocoran data sekaligus memastikan privasi pengguna selalu terlindungi.</p>



<p>Mengikuti perkembangan AI yang semakin canggih, Samsung juga terus mengembangkan Knox agar mampu memberikan perlindungan yang relevan. Sampai saat ini, Samsung telah memiliki berbagai fitur terdepan dalam menjaga privasi dan keamanan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-21659" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/2-3.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Tak hanya Knox Vault, dan Personal Data Engine, ada juga Knox Enhanced Encrypted Protection. Seluruh inovasi tersebut dirancang oleh Samsung untuk memberikan kendali penuh atas data kepada pengguna.</p>



<p>“Samsung Knox adalah bukti nyata komitmen kami sebagai pemimpin di industri teknologi. Di era AI, tantangan keamanan data dan privasi berkembang semakin cepat,&#8221; ujar Banu Afwan Pribadi, Product Integration Group Head, Samsung R&amp;D Institute Indonesia.</p>



<p>Ditambahkan oleh Banu bahwa terkait dengan hal itu, Samsung terus menghadirkan pembaruan dan inovasi pada Samsung Knox sebagai sistem perlindungan berlapis yang melindungi perangkat dan ekosistem pengguna, dari chip hingga cloud. </p>



<p>&#8220;Kami ingin setiap pengguna dapat menjelajahi era AI atau kecerdasan buatan dengan lebih aman, leluasa, dan penuh kepercayaan. Perlindungan menjadi fondasi utama di masa depan berbasis AI,” tambah Banu.</p>



<p>Simak bagaimana Samsung terus mengembangkan inovasi dalam privasi dan keamanan penggunanya lewat Knox:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Samsung untuk Terus Menjaga Privasi dan Keamanan Pengguna</strong></h3>



<p>Bagi Samsung, privasi dan keamanan bukan sekadar pelengkap, melainkan prinsip yang menjadi dasar setiap inovasi. Sejak hadir pada 2013, Knox terus dikembangkan untuk menjamin keamanan data penggunanya. </p>



<p>Berawal dari perlindungan perangkat pribadi, Knox kemudian berevolusi menjadi Knox Suite melalui solusi Enterprise Mobility Management (EMM) yang dirancang untuk kebutuhan bisnis dalam mengelola perangkat dan keamanan data secara terintegrasi.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.3&amp;permmsgid=msg-f:1840781081030822014&amp;th=198bc4a3ec1a087e&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1840781081030822014&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ-rqNz4sbOnLboGBJ66wLuZADZo7xTHpzVAAf66I2AiAEXuxxSDcw7c0v4QWKrbgygJAiwO1wuCl-cKXvM8WAWb_1h2oZBhxZQTAY6M6H9WmO9K-tP7gooDhcg&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p>Samsung juga menghadirkan fitur-fitur keamanan baru seperti Knox Vault, yang mengisolasi data sensitif seperti PIN, sidik jari, dan informasi biometrik, serta Knox Matrix, sistem yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk menciptakan ekosistem perangkat terhubung yang aman. </p>



<p>Integrasi fitur-fitur tersebut dengan Galaxy AI yang juga terus dikembangkan oleh Samsung membuat perlindungan ini semakin lebih cerdas dan adaptif terhadap ancaman yang terus berkembang.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Berbagai Fitur Knox untuk Melindungi Data Pribadi maupun Perusahaan</strong></h3>



<p>Knox memberikan perlindungan menyeluruh, mulai dari perangkat fisik hingga data yang tersimpan di dalamnya. Pengguna bisa memanfaatkan Knox Vault untuk mengenkripsi dan mengisolasi informasi sensitif, seperti kata sandi, PIN, biometrik, serta informasi keuangan.</p>



<p>Ada juga Personal Data Engine (PDE) yang memproses kebiasaan pengguna langsung di perangkat (on-device) tanpa mengirimkan data ke pihak luar atau ke cloud, serta Knox Enhanced Encrypted Protection (KEEP) yang bekerja bersama Secure Folder.</p>



<p>Knox Enhanced Encrypted Protection memberi lapisan keamanan tambahan pada dokumen penting yang hanya dapat diakses pemiliknya. Lantas, seperti apa aktivitas personal sehari-hari yang dilindungi Samsung Knox? </p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.4&amp;permmsgid=msg-f:1840781081030822014&amp;th=198bc4a3ec1a087e&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1840781081030822014&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ8s1Xicz-fB7OAZ_bMSghawJQKPe0A4C92XazOASEo6zc5MANE3QsnwcvidwW8Wh_nU3vi3nUKwnnwAGwr94nLthd01fzFoLseNl70Qu76LECMp7oz7N7jR178&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p>Bayangkan di setiap pagi, kamu membuka ponsel untuk mengecek jadwal dan masuk ke aplikasi <em>mobile banking</em> kamu. Dengan Samsung Pass yang memanfaatkan sidik jari/biometrik yang tersimpan di dalam Knox Vault, semua berjalan cepat.</p>



<p>Cukup tempelkan sidik jari, tanpa ribet mengetik kata sandi. Siang harinya, kamu menerima file kerja penting di smartphone Galaxy. Untuk memastikan file tersebut aman, simpan di Secure Folder, sehingga hanya kamu yang bisa mengaksesnya. </p>



<p>Di sore hari, sambil menunggu teman di kafe, kamu terkadang ingin manfaatkan Wi-Fi gratis di kafe tersebut. Tak perlu khawatir! Secure Wi-Fi bisa langsung aktif, mengenkripsi koneksi supaya data tetap terlindungi. </p>



<p>Dan ketika berbincang di grup komunitas, ada anggota yang tidak kamu kenal mengirimkan file asing. Saat kamu mendownloadnya, Auto Blocker memberi peringatan bahwa file tersebut adalah aplikasi yang tidak aman, menangkal instalasinya dan menyelamatkan ponsel dari ancaman. </p>



<p>Seharian penuh, Knox bekerja tanpa mengganggu aktivitas yang kamu jalankan, hingga memastikan privasi dan keamanan selalu terjaga. Dengan begitu, kamu bisa lebih nyaman untuk menjalani aktivitas bersama smartphone Galaxy seharian tanpa ada rasa khawatir.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.5&amp;permmsgid=msg-f:1840781081030822014&amp;th=198bc4a3ec1a087e&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1840781081030822014&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ_ci2Eoxa16Swb0-tMqqhAo978u8n3AmwoGCf07XDB5i540UmAnCi105THIagbmX_g_qfWJ8Y9U50uhMVzuyxnMPU_KERSrxeS_bBiLQe9JM6QwsFq_7baFyao&amp;disp=emb&amp;zw" alt="A group of people standing in front of a building

AI-generated content may be incorrect."/></figure>



<p>Untuk kebutuhan bisnis, Knox Suite hadir sebagai solusi keamanan terintegrasi yang dirancang untuk mengelola dan melindungi banyak perangkat dalam satu sistem. Fitur keamanan ini pun digunakan di sektor-sektor kritikal seperti perbankan dan layanan keuangan.</p>



<p>Knox Suite tidak hanya mampu melindungi data sensitif, tetapi juga dapat memantau perangkat secara real-time 24/7, dan melakukan troubleshooting jarak jauh saat terdeteksi aktivitas yang mencurigakan.</p>



<p>Pada tataran perusahaan atau bisnis vertikal, Knox Suite memastikan perangkat perusahaan selalu siap kerja dengan perlindungan maksimal. Knox Suite berperan sebagai pelindung berbagai lapisan dari hardware seperti chip di dalam perangkat, sampai software dan aplikasi. </p>



<p>Seluruh perangkat yang beroperasi dengan Knox Suite terenkripsi dan dapat dikendalikan secara terpusat oleh pihak perusahaan. Ratusan hingga ribuan perangkat dapat dipantau, diupdate, dan dikontrol oleh IT perusahaan secara terpadu dengan mudah. </p>



<p>Seamless Integration dengan Knox Mobile Enrollment memudahkan distribusi aplikasi, pembaruan, dan pengaturan ke seluruh perangkat tanpa mengganggu produktivitas. Lanjut lagi, Knox Suite juga dapat memisahkan data pribadi pengguna perangkat dan juga data yang dimiliki perusahaan. </p>



<p>Ini akan mencegah terjadinya kebocoran data antara pribadi dan perusahaan. Dan melalui Security Center, “pos keamanan” data dan perangkat, data penting perusahaan terjaga dari berbagai ancaman dan dipantau real time sepanjang waktu.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Knox yang Terus Berkembang Bersamaan dengan AI yang Semakin Canggih</strong></h3>



<p>Untuk memastikan pengalaman AI berjalan aman dan lancar, Samsung terus menyempurnakan Knox. Integrasi keduanya membuat sistem keamanan dapat beradaptasi terhadap pola penggunaan dan potensi ancaman secara real-time tanpa mengorbankan pengalaman pengguna.</p>



<p>Samsung menyediakan tiga opsi pemrosesan data, yaitu on device, on cloud, dan hybrid, yang bisa dipilih sesuai kebutuhan guna menghasilkan kinerja AI yang optimal. Pendekatan ini memberi kontrol penuh kepada pengguna atas cara datanya dikelola.</p>



<p>Selain itu, juga memastikan setiap metode memiliki perlindungan berlapis untuk mencegah akses yang tidak sah. Misalnya, pengguna bisa memilih pemrosesan on device untuk fitur terjemahan instan saat bepergian, atau on cloud untuk analisis data berskala besar, sambil tetap yakin bahwa privasi tetap terjaga.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IM3 Hadirkan Fitur SATSPAM, Perlindungan Berbasis AI untuk Penipuan Digital</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/08/10/im3-hadirkan-fitur-satspam-perlindungan-berbasis-ai-untuk-penipuan-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 Aug 2025 06:17:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[im3]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[satspam]]></category>
		<category><![CDATA[scam]]></category>
		<category><![CDATA[spam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=21361</guid>

					<description><![CDATA[SATSPAM dapat aktif secara otomatis saat pelanggan menggunakan layanan IM3 dengan paket data aktif. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Ancaman scam dan spam di ruang digital Indonesia kian mengkhawatirkan. Hingga saat ini, tercatat bahwa 65% masyarakat Indonesia menerima upaya penipuan setiap minggunya, mulai dari teks phishing, tawaran kerja palsu, hingga skema penipuan investasi.</p>



<p>Kondisi ini menunjukkan urgensi atas perlindungan digital yang semakin kuat dan inklusif. Menjawab hal ini, Indosat melalui IM3 menghadirkan fitur SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam), layanan perlindungan digital otomatis yang terintegrasi langsung dalam jaringan IM3. </p>



<p>Dalam peluncurannya, bersama jajaran pimpinan Indosat, ratusan pasukan kuning dan masyarakat, IM3 menggandeng Najwa Shihab untuk turun ke jalan melakukan Parade SATSPAM (Satuan Anti Scam dan Spam).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="681" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-1024x681.jpeg" alt="" class="wp-image-21362" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-1024x681.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-300x199.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-768x511.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-370x246.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-570x379.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4-740x492.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/08/SATSPAM-4.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Parade digelar di sepanjang area Car Free Day di kawasan Thamrin, Jakarta (10 Agustus 2025), dan menjadi simbol nyata gerakan <strong>#NomorModusNoMore </strong>sebagai bentuk edukasi publik tentang bahaya scam dan spam serta mengenalkan langsung fitur IM3 SATSPAM.</p>



<p>Berbeda dengan fitur keamanan lain yang memerlukan pengaturan manual atau aplikasi tambahan, SATSPAM dapat aktif secara otomatis saat pelanggan menggunakan layanan IM3 dengan paket data aktif. </p>



<p>Sistem ini bekerja secara real-time di jaringan IM3 untuk mengenali, menyaring, dan memberikan peringatan terhadap potensi penipuan digital baik melalui SMS maupun panggilan telepon dari nomor mencurigakan. </p>



<p>Sehingga, pelanggan tidak perlu menanggapi panggilan dan pesan mencurigakan tersebut. Pengguna juga dapat berkontribusi dalam sistem ini dengan melaporkan nomor-nomor mencurigakan melalui aplikasi myIM3. </p>



<p>Lebih dari sekadar fitur, SATSPAM yang telah diluncurkan oleh Indosat menjadi langkah strategis yang menegaskan posisi IM3 sebagai pelopor standar baru keamanan digital di industri telekomunikasi Indonesia.</p>



<p>“Melalui SATSPAM, IM3 mengambil langkah proaktif untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih aman dari ancaman scam dan spam bagi masyarakat Indonesia,&#8221; ujar Bilal Kazmi, Director &amp; Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison.</p>



<p>Bilal juga menambahkan bahwa solusi ini hadir sebagai bagian dari teknologi AIvolusi5G, jaringan aman yang pintar dengan penggabungan AI canggih serta jaringan 5G milik Indosat yang responsif, adaptif, dan relevan. </p>



<p>&#8220;Kami percaya, rasa aman untuk berinteraksi di ruang digital adalah hak semua orang, dan teknologi perlu menjadi alat perlindungan, bukan hanya konektivitas. SATSPAM bukan sekadar fitur, melainkan bentuk nyata dalam membangun kepercayaan masyarakat,&#8221; tambah Bilal.</p>



<p>Dengan IM3 SATSPAM kini masyarakat Indonesia bisa menjawab telepon dan membaca pesan tanpa rasa takut atau khawatir akan potensi ancaman penipuan dari nomor tak dikenal.<strong> </strong></p>



<p><strong>SATSPAM hadir melalui dua tipe perlindungan:</strong></p>



<ul>
<li><strong>SATSPAM BASIC</strong>: Aktif otomatis untuk seluruh pengguna IM3 Prabayar dengan paket data aktif, tanpa pengaturan tambahan. Pelanggan baru cukup mengaktifkan <strong>Kartu Perdana IM3 dengan harga Rp35.000 </strong>untuk menikmati fitur ini. Memberikan perlindungan dasar berupa deteksi otomatis terhadap nomor mencurigakan saat menerima telepon atau SMS.</li>



<li><strong>SATSPAM+:</strong> Dihadirkan bagi pelanggan yang membutuhkan proteksi yang lebih tinggi, SATSPAM+ menawarkan fitur tambahan yang mampu mengenali berbagai jenis panggilan masuk—apakah itu <em>spam, scam</em>, atau nomor terpercaya—sehingga pengguna bisa mengambil keputusan dengan cepat dan aman. Layanan ini tersedia otomatis untuk seluruh pelanggan IM3 Prabayar dengan paket internet minimal Rp50.000 dan pelanggan pascabayar IM3 Platinum dengan melakukan  pemberian ijin akses melalui aplikasi myIM3. SATSPAM+ juga memperluas perlindungan dengan mendeteksi tautan berbahaya dalam layanan pesan singkat (SMS) secara <em>real-time</em>, serta mengirimkan laporan mingguan langsung melalui aplikasi myIM3. Semua ini dihadirkan untuk memastikan perlindungan simpel namun menyeluruh tanpa memerlukan proses yang rumit.</li>
</ul>



<p>“Penipuan digital bukan sekadar gangguan, ini adalah kejahatan modern yang mengeksploitasi kepercayaan dan memanfaatkan kelengahan masyarakat,&#8221; ujar Najwa Shihab, jurnalis senior dan figur publik yang turut hadir dalam acara peluncuran SATSPAM.</p>



<p>Ditambahkan oleh Najwa bahwa hingga saat ini, tercatat 64% korban spam di Indonesia menerima gangguan melalui panggilan telepon maupun pesan singkat dan dalam kurun waktu tiga bulan (Nov 2024–Jan 2025), kerugian akibat penipuan digital sudah mencapai Rp 476 miliar.</p>



<p>&#8220;Saya mendukung langkah IM3 menghadirkan SATSPAM, karena ini bukan hanya fitur baru, tapi bentuk keberpihakan. Perlindungan digital harus inklusif dan mudah diakses, agar rasa aman menjadi hak semua orang dan menjadi langkah nyata untuk membangun literasi digital,&#8221; tambah Najwa.</p>



<p>Pelanggan dapat menikmati perlindungan digital otomatis, cukup dengan mengaktifkan kartu perdana IM3 3GB dengan harga Rp 35 ribu dan paket internet minimal Rp 50ribu untuk proteksi yang lebih tinggi, tanpa perlu instalasi tambahan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Kebocoran Data, Ini 6 Tips saat Memakai Jaringan Wi-Fi Publik</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/05/cegah-kebocoran-data-ini-6-tips-saat-memakai-jaringan-wi-fi-publik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 05 Jul 2025 03:31:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[wi-fi]]></category>
		<category><![CDATA[wi-fi publik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20353</guid>

					<description><![CDATA[Tak hanya penyadapan data (sniffing), jaringan Wi-Fi publik biasanya rentang dengan serangan man-in-the-middle atau jaringan palsu (evil twin).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di era digital saat ini, akses internet telah menjadi kebutuhan utama. Banyak tempat umum seperti kafe, bandara, hotel dan pusat perbelanjaan menyediakan Wi-Fi gratis alias Wi-Fi publik untuk para pengunjung.</p>



<p>Walaupun praktis dan menghemat kuota, menggunakan layanan gratis ini memiliki potensi risiko terhadap keamanan data pribadi. Jaringan Wi-Fi publik umumnya belum memiliki perlindungan yang kuat, sehingga rentan terhadap berbagai jenis serangan atau cybercrime.</p>



<p>Tak hanya penyadapan data (sniffing), jaringan Wi-Fi publik biasanya rentang dengan serangan man-in-the-middle atau jaringan palsu (evil twin). Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja yang perlu diperhatikan ketika ingin menggunakan jaringan Wi-Fi publik.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="571" height="347" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-Wi-Fi-Public-Freepik.png" alt="" class="wp-image-20354" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-Wi-Fi-Public-Freepik.png 571w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-Wi-Fi-Public-Freepik-300x182.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-Wi-Fi-Public-Freepik-370x225.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-Wi-Fi-Public-Freepik-270x164.png 270w" sizes="(max-width: 571px) 100vw, 571px" /></figure>



<ul>
<li><strong>Pakai VPN (Virtual Private Network)</strong></li>
</ul>



<p>VPN merupakan alat paling efektif untuk menjaga privasi online saat menggunakan Wi-Fi publik. VPN mengenkripsi seluruh koneksi internet kamu, sehingga aktivitas yang dilakukan tidak bisa dengan mudah dibaca atau disadap oleh pihak lain. </p>



<p>Beberapa contoh VPN yang saat ini bisa digunakan antara lain NordVPN, ExpressVPN, ProtonVPN, Surfshark. Ada pula versi gratis seperti Windscribe dan ProtonVPN Free yang cukup andal untuk kebutuhan dasar. </p>



<p>Dengan pemakaian VPN, kamu tetap bisa mengakses e-mail, media sosial, bahkan melakukan transaksi dengan aman, meskipun sedang terhubung ke jaringan publik. Dengan begitu, kamu tak perlu lagi risau atau khawatir.</p>



<ul>
<li><strong>Pastikan Website Menggunakan HTTPS</strong></li>
</ul>



<p>Saat mengakses situs web, selalu perhatikan apakah alamatnya dimulai dengan &#8220;https://&#8221;. &#8220;S&#8221; di belakang HTTP menandakan bahwa situs itu menggunakan enkripsi SSL/TLS, yang membuat komunikasi antara browser dan situs web lebih aman.</p>



<p>Gunakan ekstensi seperti HTTPS Everywhere (oleh Electronic Frontier Foundation) agar browser yang kamu gunakan secara otomatis memaksa semua situs untuk menggunakan versi HTTPS jika tersedia.</p>



<p>Menghindari situs HTTP tentunya sangat penting saat menggunakan Wi-Fi publik. Pasalnya, data-data yang dikirim melalui koneksi tidak terenkripsi, dan hal ini sangat rentang untuk disadap oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.</p>



<ul>
<li><strong>Hindari Login ke Akun Sensitif</strong></li>
</ul>



<p>Meskipun kamu tergoda untuk memeriksa e-mail kantor atau melakukan transaksi bank saat duduk di kafe, hindari mengakses akun-akun penting seperti e-mail, perbankan atau aplikasi keuangan lainnya jika kamu tidak menggunakan VPN.</p>



<p>Jika kamu harus login ke akun tertentu, kamu bisa menggunakan autentikasi dua faktor (2FA) dan hindari menyimpan password di browser secara otomatis di perangkat yang sering terkoneksi dengan Wi-Fi publik.</p>



<ul>
<li><strong>Nonaktifkan Fitur &#8220;Auto-Connect&#8221; ke Jaringan Wi-Fi</strong></li>
</ul>



<p>Sebagian perangkat, terutama smartphone dan laptop, memiliki fitur untuk secara otomatis terhubung ke jaringan Wi-Fi yang tersedia. Fitur ini berisiko jika perangkat yang kamu gunakan tanpa sadar tersambung ke jaringan yang tidak dikenal.</p>



<p>Oleh karena itu, periksa pengaturan Wi-Fi dan nonaktifkan opsi &#8220;auto-connect to open networks&#8221;.<br>Lebih baik menyambung ke jaringan secara manual dan pastikan itu adalah jaringan yang resmi alias aman untuk kamu gunakan.</p>



<ul>
<li><strong>Matikan File Sharing dan Printer Sharing</strong></li>
</ul>



<p>Jika kamu menggunakan laptop, pastikan fitur seperti file sharing, printer sharing, dan network discovery dalam kondisi mati saat tersambung ke jaringan publik. Di PC Windows, kamu bisa mematikan ini melalui Control Panel &gt; Network and Sharing Center &gt; Change advanced sharing settings. </p>



<p>Langkah ini dapat mencegah perangkat yang kamu gunakan dapat dibuka oleh orang lain yang berada di jaringan Wi-Fi yang sama. Hal ini tentunya penting untuk kamu perhatikan jika tidak ingin data-data yang ada di dalam laptop kamu &#8220;berpindah tangan&#8221;. </p>



<ul>
<li><strong>Update Perangkat dan Gunakan Antivirus Terbaru</strong></li>
</ul>



<p>Perangkat lunak yang sudah usang rentan terhadap celah keamanan. Maka dari itu, selalu perbarui<br>sistem operasi, browser, dan aplikasi antivirus. Gunakan antivirus terpercaya seperti Bitdefender, Kaspersky, atau Windows Defender.</p>



<p>Selain itu, aktifkan juga firewall untuk mencegah akses ilegal masuk ke perangkat yang kamu gunakan. Pembaruan sistem dan antivirus membantu pengguna terhindar dari eksploitasi keamanan yang mungkin digunakan di jaringan publik.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIDA Ajak Indonesia Beralih ke Otentikasi Tanpa Password</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/30/vida-ajak-indonesia-beralih-ke-otentikasi-tanpa-password/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 09:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[otentikasi]]></category>
		<category><![CDATA[password]]></category>
		<category><![CDATA[vida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20176</guid>

					<description><![CDATA[Penggunaan password secara kurang bijak turut berkontribusi pada meningkatnya intensitas serangan penipuan digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Baru-baru ini, publik dikejutkan oleh laporan Cybernews yang menyebutkan kebocoran 16 miliar password. Ini angka yang melampaui rekor Compilation of Many Breaches (COMB) dengan 10 miliar kredensial pada Juli 2024. </p>



<p>Meski tidak berasal dari insiden kebocoran baru, penyedia solusi identitas digital VIDA menilai bahwa fenomena ini tetap menjadi pengingat pentingnya perlindungan data pribadi di era serba digital dan modern ini.</p>



<p>“Kredensial adalah lapisan pertama yang harus dilindungi. Sayangnya, banyak pengguna belum menyadari bahwa kebocoran sekecil apa pun dapat membuka celah bagi serangan siber yang merugikan secara finansial maupun emosional. ujar Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="681" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-1024x681.jpeg" alt="" class="wp-image-20177" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-1024x681.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-300x199.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-768x511.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-1536x1021.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-2048x1362.jpeg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-370x246.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-570x379.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-740x492.jpeg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Lebih lanjut, Niki mengatakan bahwa VIDA senantiasa berkomitmen untuk selalu mendampingi para pelaku usaha dan masyarakat luas dalam memberi perlindungan identitas digital yang lebih kuat dan aman.</p>



<p>Penggunaan password secara kurang bijak turut berkontribusi pada meningkatnya intensitas serangan penipuan digital, seperti phishing dan social engineering. Data dari VIDA mengungkap fakta yang mengkhawatirkan, yakni 64% orang masih mendaur ulang password.</p>



<p>Sementara, sebesar 80% kebocoran data berawal dari password yang lemah, digunakan ulang, atau dicuri. Menariknya lagi, pada tahun 2024, “123456” dan “password” masih menduduki peringkat teratas sebagai password yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. </p>



<p>Lebih dari itu, password dengan delapan karakter kini dapat dipatahkan dalam waktu kurang dari satu detik. Sementara itu, dampak dari lemahnya perlindungan kredensial pun tercermin jelas dalam maraknya kasus penipuan digital yang terus meningkat. </p>



<p>Dalam kurun waktu November 2024 hingga Mei 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Indonesia Anti-Scam Center (IASC) menerima 135.397 laporan kasus penipuan digital di sektor keuangan, dengan total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp2,6T. </p>



<p>Melihat data tersebut, VIDA mendorong masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga keamanan digital, dimulai dari pemilihan dan pengelolaan password yang tepat. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol dengan panjang minimal 24 karakter.</p>



<p>Selain itu, ubah setiap 90 hari, dan hindari penggunaan password yang sama di berbagai akun. Lapisan perlindungan tambahan juga dapat diperkuat dengan mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada aplikasi dan perangkat.</p>



<p>Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman, VIDA tidak hanya fokus pada peningkatan awareness konsumen terhadap keamanan digital, tetapi juga mengedepankan pendekatan menyeluruh, mencakup penyediaan solusi bagi pelaku industri. </p>



<p>Salah satu solusi keamanan digital yang dihadirkan adalah VIDA FaceToken, teknologi berbasis biometrik yang menggabungkan face matching, liveness detection, dan device authentication dalam satu proses yang aman dan seamless. </p>



<p>Teknologi ini memastikan hanya pengguna asli yang dapat mengakses akun atau melakukan transaksi, serta memberikan perlindungan. Berbeda dengan password yang rentan terhadap phishing, FaceToken tidak memerlukan kode atau informasi yang mudah disadap.</p>



<p>Keamanan dari inovasi FaceToken juga telah teruji dan mendapat sertifikasi iBeta Level 2 untuk teknologi liveness detection, menjadikan VIDA sebagai penyedia identitas digital pertama di Indonesia yang meraih pengakuan ini. </p>



<p>Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen VIDA dalam menghadirkan solusi keamanan digital berstandar global yang lebih modern untuk menjawab tantangan dunia siber yang terus berkembang.</p>



<p>Tak berhenti di sana, VIDA juga menghadirkan VIDA PhoneToken. Ini merupakan teknologi autentikasi berbasis perangkat yang memanfaatkan Public Key Infrastructure (PKI) untuk menjamin keaslian transaksi digital. </p>



<p>Setiap perangkat dikaitkan langsung dengan identitas pengguna, memastikan hanya perangkat terdaftar yang dapat digunakan untuk login atau transaksi. Dengan metode ini, proses autentikasi tidak lagi bergantung pada OTP berbasis SMS yang rawan disadap.</p>



<p>Kombinasi VIDA PhoneToken dan FaceToken mampu menghadirkan perlindungan berlapis. Jika perangkat dicuri, seluruh akses tetap membutuhkan verifikasi biometrik, sehingga data dan transaksi tetap aman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
