<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kecerdasan buatan &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/kecerdasan-buatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Jul 2026 01:35:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>kecerdasan buatan &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>33% Pekerja Indonesia Berada di Garis Depan Adopsi AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/07/01/33-pekerja-indonesia-berada-di-garis-depan-adopsi-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 01:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[work trend index 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29928</guid>

					<description><![CDATA[Temuan ini mengindikasikan bahwa pekerja Indonesia semakin matang dalam menggunakan AI atau yang sering disebut kecerdasan buatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Microsoft telah membagikan temuan terbaru dari laporan Work Trend Index 2026 yang menunjukkan bahwa Indonesia berada di garis depan dalam pemanfaatan AI di dunia kerja. </p>



<p>Sebanyak 33% pekerja Indonesia kini masuk kategori Frontier Professionals, yaitu kelompok pengguna AI tingkat lanjut dalam riset ini dan lebih dari dua kali lipat rata-rata global yang berada di angka 16%. </p>



<p>Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja Indonesia tidak hanya cepat mengadopsi AI, tetapi juga mulai menggunakannya untuk menghasilkan nilai kerja yang lebih tinggi secara lebih terarah dan bertanggung jawab.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-1024x576.png" alt="" class="wp-image-29936" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Di tengah percepatan penggunaan AI generatif secara global, temuan ini mengindikasikan bahwa pekerja Indonesia semakin matang dalam menggunakan AI atau yang sering disebut kecerdasan buatan.</p>



<p>Tidak hanya untuk menyelesaikan tugas sederhana atau mempercepat pekerjaan administratif, tetapi mulai mengintegrasikannya ke dalam proses kerja untuk memperluas kapasitas analisis, mempercepat pengembangan ide, serta menghasilkan output yang lebih kompleks dan bernilai.</p>



<p>Dampaknya pun nyata. Sebanyak 72% pengguna AI di Indonesia menyatakan bahwa mereka kini dapat menghasilkan pekerjaan yang tidak dapat mereka hasilkan satu tahun lalu, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 58%. </p>



<p>Di antara Frontier Professionals, angka ini meningkat menjadi 82%, memperlihatkan bahwa penggunaan AI yang lebih maju berhubungan dengan kemampuan menciptakan output yang lebih kompleks dan bernilai lebih tinggi.</p>



<p>Namun, penting untuk dicatat bahwa kemajuan ini tidak berjalan dengan mengorbankan peran manusia. Sebaliknya, semakin dalam AI masuk ke dalam alur kerja, semakin penting pula kemampuan manusia untuk mengarahkan, menilai, dan mengambil keputusan. </p>



<p>Ketika ditanya keterampilan apa yang semakin penting di era AI, responden di Indonesia menempatkan berpikir kritis (62% vs. 46%), yaitu kemampuan untuk menganalisis informasi secara objektif, dan kendali kualitas terhadap output AI (60% vs. 50%) sebagai prioritas utama – melampaui rata-rata global.&nbsp;</p>



<p>Pendekatan ini juga tercermin dalam pola penggunaan AI sehari-hari. Sebanyak 93% pengguna AI di Indonesia memperlakukan output AI sebagai titik awal, bukan jawaban akhir, sekaligus tetap menempatkan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proses berpikir dan hasil akhir pekerjaan. </p>



<p>Angka ini berada di atas rata-rata global sebesar 86%, menegaskan bahwa pekerja Indonesia tidak melihat AI sebagai pengganti pemikiran manusia, melainkan sebagai mitra untuk memperkuat kualitas kerja, serta menunjukkan tingkat kesadaran tinggi akan pentingnya penggunaan AI yang bertanggung jawab.</p>



<p>“Temuan Work Trend Index 2026 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk memimpin fase berikutnya dalam transformasi AI di dunia kerja,&#8221; ujar&nbsp;Fiki Setiyono, Senior Cloud &amp; AI Platform GTM, Microsoft ASEAN.</p>



<p>Fiki menambahkan bahwa yang menonjol bukan hanya kecepatan adopsinya, tetapi juga kedewasaan pekerja Indonesia dalam menggunakan AI — dengan tetap menempatkan penilaian manusia, kendali kualitas, dan tanggung jawab sebagai pusat dari cara kerja mereka,.</p>



<p>“Peluang ke depan bukan sekadar menggunakan AI lebih luas, tetapi memanfaatkannya dengan lebih strategis untuk merancang ulang cara kerja, memperkuat pengambilan keputusan, dan membuka nilai baru bagi organisasi maupun perekonomian digital Indonesia,&#8221; tambah Fiki.</p>



<p>Di sisi lain, laju perubahan ini juga menciptakan urgensi baru bagi pekerja dan organisasi. Sebanyak 85% pengguna AI di Indonesia mengatakan mereka khawatir tertinggal apabila tidak cepat beradaptasi dengan AI, lebih tinggi dari angka global sebesar 65%. </p>



<p>Namun, tekanan ini diikuti dengan keterbukaan untuk mengeksplorasi cara kerja baru, termasuk memanfaatkan AI untuk merancang ulang proses kerja. Bagi organisasi, tantangan berikutnya adalah mengubah kesiapan individu menjadi transformasi yang dapat dikembangkan pada skala yang jauh lebih besar. </p>



<p>Di Indonesia, indikator awal sudah terlihat: sebanyak 42% pengguna AI menilai bahwa pimpinan mereka telah memiliki keselerasan yang jelas dan konsisten terkait AI. Sementara itu, 41% mengatakan upaya reinvensi tetap dihargai meskipun belum langsung membuahkan hasil, hampir tiga kali lipat dibandingkan angka global sebesar 13%.</p>



<p>Temuan ini memberikan sinyal positif bahwa Indonesia tidak hanya memiliki tenaga kerja yang siap menggunakan AI, tetapi juga mulai membangun fondasi organisasi untuk mendorong transformasi yang lebih luas, dari tingkat individu menuju perubahan cara kerja di level perusahaan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bagaimana AI Membantu Organisasi Merancang Ulang Cara Kerja</strong></h4>



<p>Seiring organisasi mulai bergerak dari adopsi menuju reinvensi, peran AI juga berkembang. AI tidak lagi hanya dipandang sebagai alat bantu, tetapi sebagai bagian dari cara organisasi merancang ulang proses kerja, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.</p>



<p>Transformasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini juga sudah terlihat dalam berbagai sektor di Indonesia, termasuk sektor jasa keuangan yang memiliki standar tinggi terhadap kepercayaan, keamanan, dan kepatuhan. </p>



<p>Salah satu contohnya adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI, bank syariah terbesar di Indonesia, yang bekerja sama dengan Microsoft untuk membangun tempat kerja digital yang lebih terintegrasi dan mengadopsi AI secara bertanggung jawab melalui Microsoft 365 Copilot.</p>



<p>Di lingkungan kerja sehari-hari, BSI memanfaatkan&nbsp; Microsoft 365 Copilot dan Copilot Chat untuk mendukung berbagai aktivitas karyawan, mulai dari penyusunan dokumen, analisis informasi, hingga pengelolaan komunikasi internal. </p>



<p>Karena Copilot hadir dalam ekosistem Microsoft 365 yang telah digunakan dalam pekerjaan sehari-hari — termasuk Microsoft Teams, SharePoint, dan OneDrive — AI dapat diakses dalam alur kerja yang sudah akrab bagi karyawan, sehingga kolaborasi dan penyelesaian pekerjaan jadi lebih efisien dan terstruktur.</p>



<p>Bagi BSI, penggunaan AI bukan hanya tentang efisiensi operasional. AI menjadi&nbsp;<em>enabler</em>&nbsp;strategis yang membantu organisasi mengelola kompleksitas bisnis, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, dan memperkuat proses kerja agar lebih responsif terhadap kebutuhan nasabah. </p>



<p>Di saat yang sama, transformasi pemanfaatan AI ini tetap dibangun di atas prinsip keamanan, tata kelola informasi, dan kepatuhan regulasi — aspek yang sangat penting bagi industri perbankan.</p>



<p>“Bagi kami, pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan bukan lagi sekadar upaya meningkatkan efisiensi operasional,&#8221; ujar Agus Setiawan, Security Identity, Application, &amp; Data Management Departement Head, BSI.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa AI telah menjadi&nbsp;enabler&nbsp;strategis yang membantu BSI mengelola kompleksitas bisnis, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta memastikan proses kerja berjalan lebih terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan nasabah.</p>



<p>Kisah BSI mencerminkan arah yang juga terlihat dalam Work Trend Index 2026: nilai AI terbesar akan muncul ketika teknologi digunakan untuk memperkuat kapasitas manusia, bukan menggantikannya. </p>



<p>Dengan AI mengambil sebagian beban eksekusi dan rutinitas, pekerja dapat semakin fokus pada aktivitas bernilai strategis seperti analisis bisnis, pengembangan layanan, pengambilan keputusan, dan peningkatan kualitas pengalaman pelanggan.</p>



<p><strong><em>Baca kisah lengkap transformasi AI BSI bersama Microsoft 365 Copilot&nbsp;<a href="https://news.microsoft.com/source/asia/2026/06/04/ketika-ai-menjadi-mitra-strategis-bsi-mewujudkan-masa-depan-perbankan-syariah-modern-melalui-microsoft-365-copilot/?lang=id" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><u>di sini.</u></a></em></strong></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Menuju Masa Depan Kerja di Indonesia</strong></h4>



<p>Sejalan dengan temuan Work Trend Index 2026, Microsoft juga memperluas kapabilitas Microsoft 365 Copilot yang terus dikembangkan melalui Copilot Cowork yang kini telah tersedia secara umum. </p>



<p>Pembaruan ini dirancang oleh Microsoft untuk membantu organisasi bergerak dari penggunaan AI pada tugas-tugas yang terpisah menuju pekerjaan yang lebih terkoordinasi, bertahap, dan lintas sistem.</p>



<p>Dengan hadirnya Copilot Cowork Mobile untuk iOS dan Android, karyawan dapat mengakses dan melanjutkan alur kerja berbasis AI melalui perangkat seluler. Selain itu, ekosistem plugin yang terus berkembang memungkinkan Copilot Cowork terhubung dengan lebih banyak alat dan data organisasi.</p>



<p>Ini termasuk plugin native dari layanan Microsoft seperti Dynamics 365 dan Microsoft Fabric, serta in.tegrasi mitra seperti Monday.com, S&amp;P Global Energy, dan lainnya yang akan segera tersedia.</p>



<p>Selain itu, organisasi juga dapat membangun plugin kustom untuk mengubah alur kerja, pengetahuan, dan keahlian internal mereka menjadi proses yang dapat digunakan ulang dan diskalakan. </p>



<p>Dengan demikian, Copilot Cowork memperluas peran Copilot dari asisten berbasis tugas menjadi platform yang membantu mengorkestrasi pekerjaan di berbagai sistem Microsoft maupun pihak ketiga, dengan tetap menempatkan kendali dan penilaian manusia sebagai pusat pengambilan keputusan.</p>



<p>Work Trend Index 2026 menunjukkan bahwa Indonesia memasuki era kerja baru dengan fondasi yang kuat. Tahap berikutnya adalah memastikan momentum ini dapat berkembang menjadi transformasi yang lebih luas dan berkelanjutan. </p>



<p>Tingginya proporsi Frontier Professionals, besarnya dampai AI terhadap hasil kerja, serta kuatnya penekanan pada penilaian manusia dan penggunaan AI yang bertanggung jawab menunjukkan bahwa Indonesia pada posisi yang menjanjikan dalam memanfaatkan AI sebagi pengungkit produktivitas dan inovasi.</p>



<p>Bagi organisasi di Indonesia, keunggulan tidak akan datang hanya dari mengadopsi AI lebih cepat, tetapi dari kemampuan untuk merancang ulang cara kerja yang lebih menyeluruh: membangun standar penggunaan AI, memperkuat budaya eksperimen, mendorong pengembangan talenta lintas tim, dan memastikan setiap penggunaan AI tetap berpusat pada manusia.</p>



<p><strong><em>Baca&nbsp;<a href="https://www.microsoft.com/en-us/worklab/work-trend-index/agents-human-agency-and-the-opportunity-for-every-organization" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><u>laporan global 2026 Work Trend Index</u></a>&nbsp;di WorkLab.</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Tugas David Beckham yang Digandeng Lenovo Sebagai Mitra Global</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/04/01/ini-tugas-david-beckham-yang-digandeng-lenovo-sebagai-mitra-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Apr 2026 03:59:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[david beckham]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[lenovo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=27661</guid>

					<description><![CDATA[David Beckham akan terlibat dalam pengembangan solusi berbasis AI dari Lenovo yang berfokus untuk dunia olahraga. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Lenovo telah secara resmi mengumumkan kemitraan global dengan David Beckham, mempertemukan salah satu tokoh paling dikenal di dunia dengan salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia. </p>



<p>Kolaborasi ini memperkuat peran Lenovo yang semakin berkembang dalam dunia sepak bola global, termasuk posisinya sebagai Official Technology Partner untuk FIFA World Cup 2026 dan FIFA Women’s World Cup 2027.</p>



<p>Melalui kemitraan inovatif perdana Lenovo di bidang sepak bola, David Beckham akan terlibat dalam pengembangan solusi berbasis AI alias kecerdasan buatan dari Lenovo yang berfokus untuk dunia olahraga. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-27662" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/04/Lenovo-Menjalin-Kemitraan-dengan-David-Beckham-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Inovasi ini dirancang untuk mentransformasi permainan bagi klub, pemain, officials, hingga penggemar sehingga dapat menciptakan operasional yang lebih efisien serta membuka peluang pendapatan baru melalui inovasi AI yang cerdas.</p>



<p>Baik bagi seorang profesional yang mengelola keseharian dari satu perangkat, pemilik usaha kecil yang ingin bekerja efisien, hingga perusahaan besar yang sedang merombak cara kerja tim mereka, David Beckham akan membawa perspektif yang sangat relevan bahkan di luar lapangan.</p>



<p>Selain itu, David Beckham juga akan membantu menghidupkan gagasan utama dari kolaborasi ini: bahwa teknologi yang tepat dengan dukungan AI dapat membantu siapapun berproduktivitas dan memberikan hasil yang terbaik.</p>



<p>Tak hanya sampai di situ, David Beckham juga akan hadir sebagai bintang utama dalam kampanye pemasaran global terbaru Lenovo, yang dijadwalkan meluncur pada bulan Mei mendatang—tepat satu bulan sebelum kick-off FIFA World Cup 2026.</p>



<p>&#8220;Lenovo adalah pemimpin global dengan rekam jejak yang terbukti di panggung-panggung terbesar dunia. Saya bangga bisa bermitra dengan Lenovo untuk FIFA World Cup dan seterusnya,&#8221; ungkap David Beckham. </p>



<p>Ia juga menambahkan bahwa sepak bola akan selalu ditentukan oleh bakat, insting, kerja keras, dan momen tak terlupakan yang membuat olahraga ini istimewa. Sekarang, AI dan data membantu kita memahami sepak bola secara lebih mendalam.</p>



<p>&#8220;Tentunya, saya sangat menantikan untuk mempelajari lebih jauh inovasi mutakhir Lenovo yang membuka berbagai ide baru dan memperluas akses ke dunia sepak bola bagi semua orang,&#8221; tambah David Beckham.</p>



<p>Sementara itu, CEO &amp; Chairman Lenovo Yuanqing Yang mengatakan bahwa David Beckham bukan hanya tokoh global di bidang sepak bola, bisnis, dan budaya, tetapi ia adalah sosok yang memahami kekuatan inovasi untuk mengubah dunia. </p>



<p>&#8220;Hal itu menjadikannya mitra yang sempurna untuk membantu kami menunjukkan bagaimana AI yang lebih pintar dapat mendorong kehidupan yang lebih baik dan pekerjaan yang lebih efisien bagi semua orang,&#8221; pungkas Yuanqing Yang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AiMOGA Robotics dari Chery Ikut Meramaikan IIMS 2026</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/02/09/aimoga-robotics-dari-chery-ikut-meramaikan-iims-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Feb 2026 00:29:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[aimoga robotics]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[chery]]></category>
		<category><![CDATA[iims 2026]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=26294</guid>

					<description><![CDATA[Peluncuran strategi baru AiMOGA Robotics juga menjadi jawaban strategis Chery terhadap tantangan industri global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kehadiran AiMOGA Robotics yang dipertontonkan di panggung Indonesia melalui ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 menjadi lebih dari sekadar demonstrasi inovasi teknologi. </p>



<p>Momentum ini menandai tonggak penting bagi visi Chery Group dalam menyongsong era kecerdasan buatan (AI), sekaligus menegaskan transformasinya menjadi perusahaan ekosistem berbasis teknologi.</p>



<p>Peluncuran strategi baru AiMOGA Robotics di IIMS juga menjadi jawaban strategis Chery terhadap tantangan industri global yang kian menuntut ketahanan, kolaborasi lintas sektor, dan akselerasi adopsi teknologi cerdas.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-26298" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-2048x1152.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-2_-Robot-humanoid-AiMOGA-MOI-memperlihatkan-kemampuan-menari-atau-dance-di-IIMS-2026-menunjukkan-transformasi-Chery-sebagai-perusahaan-teknologi-mobilitas-masa-depan.-1-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Melalui pendekatan <strong>&#8220;Otomotif + Robotika&#8221;</strong>, Chery menegaskan transformasinya menjadi perusahaan ekosistem berbasis teknologi. Peluncuran strategi baru AiMOGA Robotics juga menjadi jawaban strategis Chery terhadap tantangan industri global.</p>



<p>Melalui strategi ini, Chery memperkuat komitmennya untuk mendorong keterlibatan lintas sektor, mempercepat transfer teknologi, dan menciptakan jalur komersialisasi yang memungkinkan integrasi konsep Otomotif + Robotika di pasar global. </p>



<p>Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang kemitraan yang lebih luas antara produsen mobil, penyedia teknologi, dan pemangku kepentingan industri lainnya, sekaligus meningkatkan ketahanan rantai pasok dan kapabilitas layanan.</p>



<p>Zhang Guibing, General Manager AiMOGA Robotics, memaparkan blueprint pengembangan perusahaan yang berfokus pada integrasi mendalam antara teknologi kendaraan cerdas dan robotika.</p>



<p>&#8220;AiMOGA bertujuan menjadi asisten AI manusia yang terdepan dan terpercaya di dunia. Di IIMS 2026, Chery juga menghadirkan pengalaman langsung untuk memperlihatkan kemampuan nyata AiMOGA Robotics kepada publik Indonesia,&#8221; ujar Zhang.</p>



<p>AiMOGA <strong>“MOI”</strong> tampil memukau melalui demonstrasi kaligrafi, menari, serta berinteraksi secara interaktif dengan GRIND Boys, Gofar Hilman, Rico Lubis, dan Wancoy (Mahesa Yuwanda) dalam sesi talkshow.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-26299" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-2048x1152.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-570x320.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-1_-AiMOGA-MOI-tampil-di-panggung-IIMS-2026-bersama-Grind-Boys-sebagai-simbol-sinergi-teknologi-Otomotif-Robotika-menandai-langkah-Chery-menuju-ekosistem-berbasis-kecerdasan-buatan-AI.-1-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Selain itu, teknologi robotika Chery juga ditampilkan melalui robodog yang mampu melakukan berbagai atraksi seperti duduk, bersalaman, hingga menari. Rangkaian aktivitas ini memperlihatkan bagaimana inovasi AI dan robotika Chery komunikatif, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Untuk mewujudkan visi tersebut, AiMOGA Robotics akan meluncurkan keluarga robot humanoid dan quadruped (berkaki empat) yang dirancang untuk berbagai sektor aplikasi, mulai dari pemasaran, pendidikan, pendampingan, industrial, hingga layanan rumah tangga. </p>



<p>Perusahaan telah menetapkan rencana lima tahun yang ambisius hingga tahun 2030, yang mana penjualan global robot quadruped ditargetkan melampaui 90.000 unit dan robot humanoid melampaui 40.000 unit. </p>



<h4 class="wp-block-heading">Sinergi Teknologi: Inovasi Inti sebagai Penggerak Transformasi Masa Depan</h4>



<p>Kepercayaan diri tersebut didukung oleh sinergi teknologi dan keunggulan rekayasa dari Chery Group. Xia Peng, Executive Vice GM AiMOGA Robotics, mengungkapkan bahwa setelah tiga tahun penelitian dan pengembangan intensif, AiMOGA telah mencapai lompatan besar.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, kapabilitas robot yang kami kembangkan mencapai L2 (level kolaboratif), dan kini pencapaiannya telah memasuki kapabilitas L3 (level asistensi). Ini menyediakan fondasi teknis yang krusial bagi pemosisian AiMOGA sebagai &#8216;asisten manusia&#8217;,&#8221; jelas Xia Peng.</p>



<p>Lebih lanjut, Xia Peng menjelaskan bahwa terobosan ini ditopang kuat oleh pemberdayaan sistemik dari Chery Group. Sendi robot dengan kepadatan torsi tinggi (high-torque-density) memanfaatkan keahlian Chery dalam teknologi canggih kendaraan listrik (EV).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-1024x682.jpeg" alt="" class="wp-image-26297" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-1024x682.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1-740x493.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/02/Foto-4_-Strategi-global-AiMOGA-turut-didukung-oleh-pondasi-jaringan-internasional-Chery-yang-solid.-1.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ini termasuk motor serta reducer, dan sementara platform cloud MoLink, yang bertindak sebagai <strong>&#8220;otak cerdas&#8221;</strong> dari robot, berbagi arsitektur pemrosesan data dengan sistem kendaraan terkoneksi Chery.</p>



<p>Tak ketinggalan, sistem persepsi multimodal dan model visi-bahasa MoNet yang dikembangkan secara mandiri sendiri, mendapat manfaat langsung dari investasi jangka panjang Chery dalam teknologi persepsi mengemudi cerdas.</p>



<p>Ekosistem Pertumbuhan: Dukungan Jaringan Global untuk Mempercepat Ekspansi AiMOGA</p>



<p>Strategi global AiMOGA turut didukung oleh pondasi jaringan internasional Chery yang solid. Sebagai eksportir mobil penumpang nomor satu selama 22 tahun berturut-turut di Cina, Chery Group kini melayani lebih dari 17,7 juta pengguna di lebih dari 120 negara dan kawasan.</p>



<p>Tentunya, ini juga didukung oleh lebih dari 11.000 titik layanan di seluruh dunia. Oleh karena itu, jaringan masif yang dimiliki oleh Chery ini akan memberikan akselerasi secara instan bagi ekspansi AiMOGA di pasar global.</p>



<p>AiMOGA sendiri telah mencatatkan pencapaian penting sebagai robot humanoid pertama di dunia yang berhasil memperoleh sertifikasi perangkat keras dan lunak Uni Eropa (EU), serta kini telah hadir di lebih dari 30 negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Uni Emirat Arab, dan Afrika Selatan. </p>



<p>Melalui AiMOGA Robotics, Chery terus berupaya untuk mengintegrasikan keahlian teknologi otomotif, operasi global, dan kecerdasan buatan atau AI untuk membangun ekosistem layanan yang komprehensif dan responsif.</p>



<p>Tentunya langkah ini menandai babak baru transformasi bagi Chery, dari sekadar inovasi produk menuju kolaborasi ekosistem teknologi bersama para mitra dan pengguna setianya di seluruh dunia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Besutan IBM Bantu Riyadh Air Beroperasi Lebih Cerdas</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/02/ai-besutan-ibm-bantu-riyadh-air-beroperasi-lebih-cerdas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Jan 2026 09:55:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[ibm]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25403</guid>

					<description><![CDATA[Operasional berbasis AI ini menjadi fondasi untuk mentransformasi pengalaman tamu maupun karyawan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Maskapai penerbangan saat ini beroperasi di tengah meningkatnya ekspektasi penumpang, kompleksitas operasional yang semakin tinggi, serta tekanan berkelanjutan untuk meningkatkan efisiensi. </p>



<p>Banyak maskapai masih bergantung pada sistem lama yang terfragmentasi dan dikembangkan selama beberapa dekade, sehingga menyulitkan integrasi data lintas fungsi, respons cepat terhadap gangguan, maupun pengembangan layanan baru dalam skala besar. </p>



<p>Seiring industri penerbangan berupaya menumbuhkan keberlanjutan, maskapai semakin mengandalkan kecerdasan buatan atau AI untuk menata ulang desain dan operasional bisnis mereka dari dasar.</p>



<p>Perubahan ini tercermin dalam kolaborasi antara IBM dan Riyadh Air. Hal ini tercermin secara nyata melalui peluncuran maskapai pertama di dunia yang sepenuhnya berbasis AI (AI native airline). </p>



<p>Dirancang sejak awal tanpa ketergantungan pada sistem lama, operasional berbasis AI ini menjadi fondasi untuk mentransformasi pengalaman tamu maupun karyawan, sekaligus menetapkan tolok ukur baru bagi inovasi di industri penerbangan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Mendukung Terwujudnya Maskapai AI-Native</strong></h4>



<ul>
<li>Dimulai dari tidak adanya landasan digital, Riyadh Air memanfaatkan AI untuk mendorong efisiensi, mengoptimalkan profitabilitas rute, serta menciptakan peluang pendapatan baru. Mereka mengandalkan keahlian industri dan teknis dari IBM Consulting, ekosistem mitra, serta watsonx Orchestrate untuk beroperasi sebagai perusahaan berbasis AI sejak awal berdiri.</li>



<li>Visi AI ini akan mengkoordinasikan 59 alur kerja dan lebih dari 60 mitra, termasuk Adobe, Apple, FLYR, dan Microsoft, untuk mendukung pelaksanaan strategi teknologi menyeluruh maskapai secara mulus.</li>



<li>Untuk meningkatkan pengalaman karyawan, maskapai akan menghadirkan tempat kerja digital yang dipersonalisasi dan didukung agen AI, memberikan satu titik masuk berbasis percakapan ke layanan HR (Human Resource). Langkah ini menyederhanakan alur kerja serta mempercepat kemampuan layanan mandiri utama bagi karyawan dan manajer, seiring dengan rencana Riyadh Air untuk menggandakan jumlah tenaga kerja.</li>



<li>Aplikasi seluler berbasis AI akan menciptakan perjalanan yang terhubung dan terintegrasi bagi karyawan serta tamu, dengan membangun pengalaman concierge berbasis AI agentik untuk karyawan, yang dapat merekomendasikan langkah terbaik berikutnya dalam berinteraksi dengan tamu. Hal ini memungkinkan kru kabin maupun darat memberikan layanan yang lebih personal, misalnya dengan mendorong staf menawarkan layanan jalur cepat kepada pelanggan yang terlambat.</li>



<li>Dengan pendekatan digital yang tetap menempatkan pengalaman manusia sebagai fokus utama, bot suara berbasis AI dan fitur pendukung agen akan membantu petugas layanan pelanggan memberikan dukungan yang lebih personal dan responsif dengan memanfaatkan data kontekstual untuk mengantisipasi kebutuhan penumpang dan      mendukung pengalaman perjalanan yang lebih baik    </li>



<li>Rangkaian sistem manajemen kinerja perusahaan ini akan mengintegrasikan data keuangan, operasional, dan komersial, serta mengotomatiskan proses perencanaan, penganggaran, perkiraan, dan analisis guna menyediakan insight real-time bagi manajemen dalam pengambilan keputusan berbasis data.</li>
</ul>



<p>Dengan membangun sistem operasional tanpa ketergantungan pada sistem lama, Riyadh Air telah menanamkan AI ke dalam fondasi operasionalnya untuk mendukung kelincahan, kemampuan beradaptasi, dan pertumbuhan jangka panjang. </p>



<p>Pendekatan ini memposisikan Riyadh Air sebagai model rujukan bagi maskapai lainnya yang ingin melampaui transformasi secara bertahap dan merancang ulang operasional mereka untuk era AI yang saat ini berkembang begitu pesat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fenomena AI Slop Mengemuka, Perlunya Etika AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/27/fenomena-ai-slop-mengemuka-perlunya-etika-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 23:54:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[etika ai]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik tempo]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24561</guid>

					<description><![CDATA[Fenomena AI slop menyebabkan kualitas hilang karena kuantitasnya sangat banyak.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Bagi kita yang hidup di era digital di mana kecerdasan buatan alias AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari rekomendasi konten, chatbot, sampai alat editing otomatis.</p>



<p>Semua itu telah membentuk cara kita berkomunikasi, bekerja, dan bahkan berpikir. Namun di balik manfaatnya yang luar biasa, penggunaan AI juga membawa pertanyaan penting: bagaimana memastikan teknologi ini dapat digunakan secara bertanggung jawab?</p>



<p>Pertanyaan lainnya yang timbul adalah bagaimana kita, sebagai generasi muda dan calon profesional industri kreatif, dapat memahami sekaligus menerapkan etika ketika memanfaatkan AI di media sosial?</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="701" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-1024x701.jpg" alt="" class="wp-image-24566" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-1024x701.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-300x205.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-768x526.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-370x253.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-270x185.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-570x390.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-740x506.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Hal itu mengemuka dalam seminar <strong>&#8220;Etika AI di Media Sosial&#8221;</strong> yang digelar oleh Ruang Tengah Digital Network (RTDN) bersama Politeknik Tempo di Jakarta, (26/11). Hadir tiga pembicara dari bidang akademisi, media, dan industri telekomunikasi.</p>



<p>Ketiganya memaparkan secara komprehensif risiko, etika, serta praktik aman penggunaan AI atau yang sering juga disebut kecerdasan buata di era konten digital saat ini. Sementara itu, peserta seminar yang hadir adalah mahasiswa Politeknik Tempo. </p>



<p>Dosen Desain Media Politeknik Tempo, Beny Maulana menjelaskan bahwa perkembangan AI generatif sejak 2022 menghadirkan perubahan besar pada produksi konten. Berawal dari teknologi gambar seperti stable diffusion, kualitas keluaran AI kini jauh lebih realistis.</p>



<p>Beny pun menjelaskan bahwa teks, gambar, dan video yang dibuat oleh AI kini begitu sulit dibedakan. Kemudahan dan kecepatan juga memicu munculnya fenomena AI slop atau konten “ampas” yang dibuat masif demi mengejar trafik dan pendapatan dari media sosial. </p>



<p>“Fenomena AI slop menyebabkan kualitas hilang karena kuantitasnya sangat banyak. Istilah brainrot, konten rendah kualitas yang menyasar anak-anak demi trafik tinggi, juga semakin meluas,&#8221; ujar Beny di seminar yang diselenggarakan di Gedung Tempo Institute Jakarta.</p>



<p>Di sisi lain, penyebaran konten palsu di media sosial, diperkuat interaksi dan komentar yang didorong bot, membuat hoaks semakin mudah viral. Hal ini pun banyak ditemukan di sejumlah platform media sosial yang sangat populer. </p>



<p>Selain itu, Beny juga menyoroti persoalan pelanggaran hak cipta akibat pengambilan data tanpa izin oleh perusahaan AI. Beberapa studio besar seperti Square Enix, Ghibli, Warner Bros, hingga Disney pernah menuntut perusahaan AI yang memakai karya mereka tanpa persetujuan.</p>



<p>&#8220;Teknologi AI ini advance, memudahkan, seperti Gemini, Copilot, ChatGPT dan sebagainya. Namun, di balik itu dengan kalian menggunakan, ternyata tidak seindah yang digambarkan, banyak problem dan masalah,&#8221; jelas Beny.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Hoaks, Deepfake, dan Etika Penggunaan AI</strong><strong></strong></h4>



<p>Tak kalah menarik, Editor Cek Fakta Kompas.com, Bayu Galih Wibisono mengatakan bahwa AI dapat menjadi alat bermanfaat maupun berbahaya, layaknya pisau. Kasus deepfake tokoh publik seperti Prabowo maupun manipulasi wajah untuk penipuan dan pornografi menjadi contoh nyata.</p>



<p>Selain itu, meningkatnya plagiarisme akademik dengan bantuan teknologi AI alias kecerdasan buatan ini juga menjadi perhatian. “AI boleh digunakan sebagai referensi, tetapi tidak bisa menjadi rujukan utama,” ucap Bayu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="655" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-1024x655.jpg" alt="" class="wp-image-24567" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-1024x655.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-300x192.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-768x491.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-370x237.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-270x173.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-470x300.jpg 470w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-570x365.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-740x473.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Editor Cek Fakta Kompas.com, Bayu Galih Wibisono</figcaption></figure>



<p>Dalam paparannya, Bayu mengangkat 10 Poin Etika AI UNESCO, meliputi prinsip keamanan, transparansi, akuntabilitas, perlindungan data, keberlanjutan, hingga non-diskriminasi. Namun ia menegaskan bahwa di Indonesia belum ada UU khusus tentang AI.</p>



<p>Regulasi yang digunakan masih bergantung pada UU ITE dan KUHP. Untuk memeriksa hoaks atau konten yang diduga buatan AI, Bayu menyarankan penggunaan beberapa alat pengecekan seperti Hive Moderation dan tools lain, disertai verifikasi sumber asli agar analisis lebih akurat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Panduan Etika AI dari Perspektif Industri</strong><strong></strong></h4>



<p>Dari sisi industri telekomunikasi, Gamma Aditya, Manager SIMPATI Telco Product Growth and Innovation Telkomsel menyampaikan bahwa AI telah hadir dalam berbagai layanan publik, mulai dari Google Maps, e-commerce, hingga layanan pelanggan Telkomsel seperti Veronika.</p>



<p>Gamma juga mengingatkan bahwa teknologi AI yang saat ini berkembang begitu pesat juga memiliki dampak negatif, seperti penipuan suara, manipulasi informasi, hingga risiko terhadap privasi pengguna.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="579" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-1024x579.jpg" alt="" class="wp-image-24568" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-1024x579.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-300x170.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-768x434.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-370x209.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-270x153.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-570x322.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-740x419.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Gamma Aditya, Manager SIMPATI Telco Product Growth and Innovation Telkomsel.</figcaption></figure>



<p>Oleh karena itu, masyarakat perlu memegang prinsip etika seperti selalu memverifikasi informasi, menggunakan AI untuk hal yang baik, menjaga dan tidak menyebarkan data pribadi hingga mengutamakan transparansi dan tanggung jawab.</p>



<p>“Teknologi AI ini ada dan perkembangannya sangat masif dan kita harus hidup damai bersama AI. Tapi yang perlu diingat oleh rekan-rekan mahasiswa semua, jangan sampai AI mengurangi jiwa kritis kita,” tegas Gamma.</p>



<p>Seminar <strong>&#8220;Etika AI di Media Sosial&#8221;</strong> yang digelar oleh Ruang Tengah Digital Network (RTDN) bersama Politeknik Tempo, serta media partner nativzen.com ini juga mendapat dukungan penuh dari Telkomsel.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AiDEA Weeks 2025: Saatnya Rayakan Era Baru Hidup Bareng AI!</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/07/aidea-weeks-2025-saatnya-rayakan-era-baru-hidup-bareng-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2025 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[aidea week 2025]]></category>
		<category><![CDATA[aiw 2025]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24003</guid>

					<description><![CDATA[AiDEA Weeks 2025 (AiW) hadir untuk mengajak publik "ngobrolin bareng" soal AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; AI sudah tidak cuma ada di layar gadget atau film fiksi. Sekarang, kecerdasan buatan ini benar-benar hidup bersama kita, mulai dari playlist musik yang mengerti mood, sampai rekomendasi resep masakan yang muncul pas lagi bingung mau masak apa.</p>



<p>Melihat bagaimana AI makin menyatu sama keseharian, AiDEA Weeks 2025 (AiW) hadir untuk mengajak publik <strong>&#8220;ngobrolin bareng&#8221;</strong> soal bagaimana sebenarnya kita bisa hidup berdampingan (dan bahkan berkolaborasi) dengan AI.</p>



<p>Digelar pada 7, 14, dan 21 November 2025 di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, acara ini berkolaborasi dengan Medcom.id dan menghadirkan 9 sesi diskusi lintas bidang, mulai dari karier, seni, budaya, sampai bisnis. Semuanya dibungkus dalam format Live Podcast santai tapi berisi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="768" height="1024" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS-768x1024.jpg" alt="" class="wp-image-24005" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS-768x1023.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS-225x300.jpg 225w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS-370x493.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS-270x360.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS-570x760.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS-740x986.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/POSTER-ALL-SPEAKERS.jpg 1022w" sizes="(max-width: 768px) 100vw, 768px" /></figure>



<p>“Diskusi yang kami gelar di AiW bukan cuma hype soal AI, tapi bagaimana teknologi ini benar-benar bisa menyentuh sisi manusia dan memberi perspektif baru,” ujar Ignatius Hendrik, Committee Lead AiW 2025.</p>



<p><strong>Tiap minggunya punya tema besar:</strong></p>



<ul>
<li><strong>Week 1 (7 Nov):</strong> Embracing AI in Career &amp; Productivity – tentang bagaimana AI bisa membantu menulis ulang peta pekerjaan, bikin kerjaan lebih produktif, dan bahkan membantu untuk menghasilkan cuan.</li>



<li><strong>Week 2 (14 Nov):</strong> Embracing AI in Art &amp; Culture – di mana seniman, musisi, dan budaya lokal ketemu algoritma cerdas.</li>



<li><strong>Week 3 (21 Nov):</strong> Embracing AI in Business &amp; Industry – dari UMKM sampai startup, semua belajar pakai AI buat mengembangkan bisnis.</li>
</ul>



<p>Pembicaranya pun bukan orang sembarangan. Ada nama-nama keren kayak Pandu Truhandito (ex TikTok &amp; Facebook), William Jakfar (Founder BelajarGPT), Rato Tanggela (Visual Artist), Tuan Tigabelas (Hip-Hop Artist &amp; Producer), Freddie Kashawan (CEO Raveloux), dan banyak lagi.</p>



<p>Menurut Rayan Muktiaki, Chairman AiW 2025, AI udah bukan mitos atau ancaman, tapi <strong>“co-creator”</strong> baru yang bisa memperkuat nilai kemanusiaan. Sementara itu, Achmad Firdaus, Co-Chairman sekaligus Pemred Medcom.id, menegaskan pentingnya bersikap bijak dan optimis dalam menggunakan AI biar bisa jadi alat pemberdayaan, bukan sekadar tren.</p>



<p>Dengan tema besar “Embracing The New Age of AI”, AiW 2025 bukan cuma sekadar event, tapi juga gerakan untuk mengajak publik melihat AI dari sisi yang lebih manusiawi dan kreatif. Tiketnya bisa didapat mulai Rp 149 ribu per pekan. Info lengkapnya di <a href="https://aideaweeks.id">aideaweeks.id</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Application Cooperation Center Hadir di Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/22/ai-application-cooperation-center-hadir-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 21 Sep 2025 23:15:12 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[indonesia technology alliance]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[tsinghua university]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22553</guid>

					<description><![CDATA[Pusat kerja sama ini akan menggabungkan keunggulan, Indosat, Tsinghua University, dan Indonesia Technology Alliance (ITA).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Indosat, Indonesia Technology Alliance (ITA), dan Tsinghua University Wuxi Research Institute of Applied Technologies (Tsinghua University) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mendirikan AI Application Cooperation Center di Indonesia.</p>



<p>Kolaborasi penting ini ditandatangani di Tsinghua University dan disaksikan oleh Parulian George Andreas Silalahi, Wakil Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, yang menandai langkah penting Indonesia dalam memasuki era kecerdasan buatan.</p>



<p>Pengumuman ini dilakukan pada ajang China–ASEAN AI Ministerial Roundtable 2025, dan menjadi tonggak baru yang tidak hanya mempererat kerja sama Indonesia–Tiongkok di bidang AI, tetapi juga membuka jalan bagi terbentuknya ekosistem AI Indonesia yang dinamis.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-22556" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-1024x683.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1-740x494.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-2-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pusat kerja sama ini akan menggabungkan keunggulan Tsinghua University dalam teknologi terapan, misi ITA dalam mempercepat ekosistem digital Indonesia, serta peran Indosat sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan yang didukung oleh AI Factory berdaulat pertama di Indonesia. </p>



<p>Fokus kerja sama ini terletak pada penerapan praktis AI di sektor-sektor strategis seperti pendidikan, kesehatan, dan agrikultur (ketahanan pangan), bidang yang menjadi prioritas pembangunan jangka panjang dan inklusi digital di Indonesia.</p>



<p>Inisiatif ini hadir pada momen yang sangat penting bagi Indonesia. Seiring perjalanan menuju Visi Indonesia Emas 2045, AI telah menjadi fondasi untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat layanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. </p>



<p>Adaptasi solusi AI yang selaras dengan konteks sosial dan ekonomi Indonesia akan menjadi kunci dalam memperkuat daya saing nasional sekaligus memastikan transformasi digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat.</p>



<p>Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi landasan bagi potensi kemitraan strategis antara National Development and Reform Commission (NDRC) of the State Council of the People’s Republic of China dan Kemkomdigi Republik Indonesia dalam pengembangan kapabilitas AI kedua negara.</p>



<p>“Langkah ini menjadi penanda penting menuju era teknologi baru Indonesia. Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang telah mewujudkan kolaborasi ini,&#8221; ujar Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.</p>



<p>Peran Indosat dalam inisiatif ini menjadi sangat krusial. Dengan basis pelanggan seluler terbesar dan infrastruktur jaringan yang luas, Indosat memiliki posisi strategis untuk menghadirkan inovasi AI dari laboratorium hingga ke kehidupan sehari-hari jutaan masyarakat. </p>



<p>Mulai dari memperluas akses kesehatan, pendidikan, dan agrikultur digital hingga menyiapkan generasi baru talenta AI lokal, Indosat akan menjadi penghubung antara riset global dan kebutuhan nyata masyarakat Indonesia.</p>



<p>“AI dapat menjembatani kesenjangan sumber daya yang selama ini membatasi kesempatan yang setara bagi masyarakat Indonesia, khususnya dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan agrikultur,&#8221; ujar Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="687" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-1024x687.jpeg" alt="" class="wp-image-22554" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-1024x687.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-300x201.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-768x516.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-1536x1031.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-370x248.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-270x181.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-570x383.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3-740x497.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/AI-Application-Cooperation-Center-3.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dengan bekerja sama bersama Tsinghua University dan ITA, Vikram menambahkan bahwa Indosat ingin menghadirkan solusi AI yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan Indonesia, sekaligus menyiapkan generasi penerus talenta AI. </p>



<p>Sementara itu, Academician Zhang Bo, Honorary Dean of the Institute for Artificial Intelligence di Tsinghua University, menegaskan peran panjang Tsinghua dalam penelitian AI. Tsinghua University mulai meneliti AIn sejak 1978 dan menjadi salah satu pelopor AI di Tiongkok.</p>



<p>Ia juga menyoroti luasnya penerapan AI di bidang pendidikan, kesehatan, transportasi, dan keuangan, serta perannya dalam mendorong pemerataan akses pendidikan dan distribusi sumber daya medis.</p>



<p>AI Application Cooperation Center ini ditargetkan mulai beroperasi awal tahun depan. Pusat ini akan menjadi hub pengembangan solusi AI dengan karakteristik khas Indonesia, melahirkan talenta lokal berdaya saing global, sekaligus menjembatani keahlian internasional dengan prioritas transformasi digital nasional.</p>



<p>“ITA terus berkomitmen untuk mendorong kolaborasi yang mempercepat transformasi digital Indonesia, terutama dalam pemanfaatan AI,&#8221; ujar Dr. Justisiari P. Kusumah, Chairman Indonesia Technology Alliance (ITA).</p>



<p>Ditambahkan oleh Justisiari bahwa kemitraan dengan Indosat dan Tsinghua University ini menunjukkan kekuatan sinergi antara visi pemerintah, keahlian industri, dan riset akademik dalam menghasilkan penerapan AI yang lebih nyata.</p>



<p>Kemitraan ini bukan hanya mencerminkan model baru kolaborasi teknologi Indonesia–Tiongkok, tetapi juga mempertegas komitmen Indonesia dalam membangun ekonomi digital yang tangguh, inklusif, dan berbasis inovasi, baik bagi masyarakat Indonesia maupun kawasan Asia Tenggara.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Evolusi Galaxy di Asia Tenggara &#038; Oseania</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/18/evolusi-galaxy-di-asia-tenggara-oseania/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 18 Sep 2025 00:28:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22479</guid>

					<description><![CDATA[Samsung terus berkomitmen untuk mendorong inovasi teknologi lewat pengembangan Galaxy AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Evolusi Galaxy AI menegaskan komitmen strategis Samsung untuk memimpin gelombang inovasi berikutnya dalam teknologi konsumen, tidak hanya di kawasan Asia Tenggara dan Oseania, tetapi juga secara global. </p>



<p>Sejak diluncurkan resmi bersama seri Galaxy S24 pada Januari 2024, Galaxy AI telah berkembang pesat. Berawal sebagai fitur eksklusif flagship hingga kini hadir luas sebagai kecerdasan terpadu di berbagai perangkat Galaxy, sampai ke produk foldables terbaru Samsung, <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-z-fold7/buy/?cid=id_ow_app_s-store_none_launch_none_article_none_none" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Galaxy Z Fold7</a> I <a href="https://www.samsung.com/id/smartphones/galaxy-z-flip7/buy/?cid=id_ow_app_s-store_none_launch_none_article_none_none" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Z Flip7</a>.</p>



<p>Tercatat, sebanyak 77% pengguna Samsung di Asia Tenggara dan Oseania kini telah memanfaatkan Galaxy AI, dengan fitur yang paling sering digunakan mencakup Circle to Search, Photo Assist, Instant Slow Mo, Writing Assist, dan Edit Suggestion. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-1024x576.png" alt="" class="wp-image-22480" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Copy-of-Untitled-23.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Angka ini menunjukkan bagaimana Galaxy AI semakin relevan dalam mendukung kebutuhan sehari-hari konsumen di kawasan ini. Lebih jauh, Galaxy AI juga membuka cara baru bagi pengguna untuk berkomunikasi dan berkreasi. </p>



<p>Dalam komunikasi, fitur seperti Transcript Assist, Browsing Assist, dan Interpreter membantu pengguna tetap produktif. Tak hanya itu, fitur-fitur tersebut juga memudahkan pengguna untuk terhubung lintas bahasa maupun konteks. </p>



<p>Sementara dalam kreasi konten, fitur seperti Audio Eraser, Auto Trim, dan Generative Edit memudahkan pengguna menghasilkan video dan audio yang lebih bersih, rapi, dan sesuai dengan keinginan mereka.</p>



<p>Strategi ini, yang diwujudkan melalui filosofi “AI for All”, menjadi bukti nyata komitmen Samsung untuk mendemokratisasi kapabilitas AI canggih sekaligus mentransformasi cara pengguna berinteraksi dengan perangkat mereka, menuju pengalaman yang lebih intuitif, proaktif, dan kontekstual.</p>



<p>Karena itu, Samsung mengundang para penggemar teknologi terkini untuk ikut serta dalam <a href="https://www.samsung.com/id/galaxy-ai/">perjalanan menghadirkan AI canggih</a> yang dapat diakses semua orang, sekaligus mentransformasi cara kita berinteraksi dengan teknologi setiap hari.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Microsoft Rilis Work Trend Index 2025: Kolaborasi Manusia dan AI Jadi Kunci Masa Depan</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/24/microsoft-rilis-work-trend-index-2025-kolaborasi-manusia-dan-ai-jadi-kunci-masa-depan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jun 2025 00:32:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20048</guid>

					<description><![CDATA[Laporan ini mengungkap bagaimana AI tengah mengubah lanskap bisnis dan cara orang bekerja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Microsoft resmi meluncurkan laporan tahunan <strong>Work Trend Index 2025</strong>, yang secara khusus menyoroti transformasi digital dan perubahan cara kerja di Indonesia akibat adopsi teknologi kecerdasan buatan (AI). </p>



<p>Laporan bertajuk “2025: The Year the Frontier Firm is Born” ini menunjukkan bahwa Indonesia berada di persimpangan penting untuk mengakselerasi potensi ekonominya lewat kolaborasi antara manusia dan AI.</p>



<p>Laporan ini mengungkap bahwa 97% pemimpin bisnis di Indonesia menyatakan 2025 sebagai tahun penting untuk meninjau ulang strategi dan operasional inti mereka, dan angka tersebut bahkan melampaui tren global. </p>



<p>Saat ini, AI atau yang sering disebut kecerdasan buatan juga dipandang bukan sekadar teknologi pendukung, namun sebagai mitra strategis yang mampu membuka banyak peluang produktivitas dan inovasi.</p>



<p>&#8220;Frontier Firm bukan hanya perihal model bisnis baru, melainkan peluang besar bagi Indonesia untuk melangkah lebih jauh lagi,&#8221; ujar Dharma Simorangkir, President Director Microsoft Indonesia.</p>



<p>Lebih lanjut, Dharma juga mengatakan bahwa dengan mindset dan investasi yang tepat, perusahaan juga dapat menciptakan alur kerja yang lebih cepat, lebih cerdas, dan lebih berdampak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">AI Sebagai Anggota Tim Digital</h3>



<p>Salah satu temuan menarik adalah bahwa 95% pemimpin bisnis di Indonesia yakin bahwa penggunaan agen AI sebagai anggota tim digital akan meningkat dalam 1-2 tahun ke depan. Bahkan, 52% di antaranya menjadikan hal ini sebagai prioritas utama.</p>



<p>Dalam konteks operasional, banyak perusahaan kini bergerak menuju struktur yang lebih cair dan dinamis, di mana manusia dan agen AI saling bekerja sama. Ini menciptakan peran baru seperti <em>agent boss</em>, yaitu manusia yang memimpin dan mengelola agen AI dalam proses kerja sehari-hari.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kepercayaan Tinggi Terhadap AI</h3>



<p>Survei juga menunjukkan bahwa 48% karyawan di Indonesia lebih memilih mengandalkan AI daripada rekan kerja, terutama karena AI dapat diakses selama 24 jam dan memiliki kecepatan serta kreativitas dalam membantu tugas-tugas harian. </p>



<p>Sementara itu, 66% pekerja menganggap AI sebagai teman diskusi, bukan hanya sekadar alat bantu kerja. Namun, masih ada kesenjangan pemahaman antara pemimpin dan karyawan. Meski 87% pemimpin memahami konsep agen AI, hanya 56% karyawan yang menyatakan hal serupa.</p>



<p>&#8220;Meskipun AI menjanjikan perubahan, dampaknya baru akan terasa ketika setiap karyawan diberdayakan untuk memimpin bersama teknologi ini. Ini adalah panggilan untuk bertindak: berinvestasi pada manusia, mengembangkan keterampilan baru, dan membangun budaya kerja inklusif,” tambah Dharma.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Peluncuran Microsoft 365 Copilot Wave 2</h3>



<p>Sejalan dengan laporan ini, Microsoft juga meluncurkan <strong>Microsoft 365 Copilot Wave 2 Spring Release</strong>, yang memperkenalkan fitur-fitur kolaboratif seperti:</p>



<ul>
<li><strong>Copilot Search</strong>: pencarian berbasis AI yang relevan dan kontekstual.</li>



<li><strong>Create</strong>: alat bantu desain dan pembuatan konten yang intuitif.</li>



<li><strong>Copilot Notebooks</strong>: mengubah data menjadi insight langsung.</li>



<li><strong>Agent Store</strong>: direktori untuk agen AI spesifik tugas.</li>
</ul>



<p>Kami sedang memasuki masa depan di mana manusia dan AI tidak hanya hidup berdampingan, tapi benar-benar berkolaborasi. Tujuan kami adalah menyediakan Copilot bagi setiap karyawan dan agen AI untuk setiap proses bisnis,” ujar Ricky Haryadi, Sr. Go-To-Market Lead – AI at Work (ASEAN), Microsoft.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Menuju Visi Indonesia Emas 2045</h3>



<p>Transformasi menuju Frontier Firm—yang terdiri dari manusia dan AI sebagai tim—diyakini akan mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Dengan penerapan AI yang inklusif, peningkatan keterampilan digital, dan pembentukan sistem kerja hibrida, Indonesia dapat membangun dunia kerja yang lebih cerdas, adaptif, dan kompetitif secara global.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Deretan Tools AI Berbayar Versus Gratis, Kamu Suka yang Mana?</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/20/deretan-tools-ai-berbayar-versus-gratis-kamu-suka-yang-mana/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2025 08:15:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi ai]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[tools ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19993</guid>

					<description><![CDATA[Saat ini, tersedia beragam tools AI yang bisa digunakan oleh publik, baik yang gratis (free tools) maupun berbayar (premium tools). ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di era transformasi digital seperti saat ini, penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah menjadi bagian penting di berbagai bidang, seperti pendidikan, bisnis, kesehatan, hingga hiburan.</p>



<p>Saat ini, tersedia beragam tools AI yang bisa digunakan oleh publik, baik yang gratis (free tools) maupun berbayar (premium tools). Meskipun memiliki fungsi yang serupa, biasanya terdapat perbedaan dalam hal performa dan kelengkapan fitur antara versi gratis dan berbayar.</p>



<p>Akun TikTok @farijilhumam_ baru-baru ini mengungkap apa saja tools AI yang berbayar maupun yang gratis, lengkap dengan kategori sesuai kebutuhan pengguna, apakah untuk mencari ide, membuat gambar, editing video dan lain-lain.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="734" height="387" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Ilustrasi-AI-Freepik.png" alt="" class="wp-image-19995" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Ilustrasi-AI-Freepik.png 734w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Ilustrasi-AI-Freepik-300x158.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Ilustrasi-AI-Freepik-370x195.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Ilustrasi-AI-Freepik-270x142.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/06/Ilustrasi-AI-Freepik-570x301.png 570w" sizes="(max-width: 734px) 100vw, 734px" /></figure>



<p>Berikut ini deretan tools AI yang berbayar dan tools AI yang hadir untuk pengguna tanpa harus mengeluarkan biaya sepeserpun alias gratis.</p>



<p><strong>AI untuk Mencari Ide</strong><br><strong>ChatGPT (USD200 per bulan)</strong><br>ChatGPT adalah chatbot AI berbasis bahasa alami yang dikembangkan oleh OpenAI. Versi berbayarnya menggunakan model GPT-4o yang jauh lebih canggih dibanding versi gratis (GPT-3.5). Cocok untuk mencari ide konten, menulis, brainstorming, dan bahkan membuat kode program.<br><strong>Deepseek (Gratis)</strong><br>Deepseek AI adalah alternatif open-source buatan Tiongkok yang difokuskan untuk penggunaan pemrograman dan eksplorasi ide berbasis bahasa alami.</p>



<p><strong>AI untuk Membuat Gambar</strong><br><strong>Midjourney (USD60 per bulan)</strong><br>Midjourney membantu pengguna menghasilkan gambar dari prompt teks (text-to-image). Tools ini unggul berkat kualitas visual tinggi dan artistik, sering digunakan oleh desainer dan ilustrator.<br><strong>Leonardo.Ai (Gratis)</strong>Leonardo.Ai memungkinkan pengguna memanfaatkan AI untuk mengubah teks menjadi gambar (text-to-image) dengan antarmuka web. Keunggulan tools ini yakni gratis, banyak pilihan gaya, bisa digunakan untuk membuat game asset, concept art, dan ilustrasi lainnya.</p>



<p><strong>AI Ubah Teks Menjadi Suara (Text to Speech)</strong><br><strong>Eleven Labs (USD99 per bulan)</strong><br>Eleven Labs bisa digunakan untuk mengonversi teks menjadi suara realistis menggunakan teknologi voice cloning. Tools ini juga menawarkan suara yang natural, mendukung banyak bahasa, bisa membuat suara khusus (custom voice).<br><strong>Speechma (Gratis)</strong><br>Tanpa biaya alias gratis, Speechma berfungsi mengubah teks menjadi suara (text-to-speech).<br>Keunggulan tools ini selain gratis, mudah digunakan dan cocok untuk pemula.</p>



<p><strong>AI untuk Bikin PPT Otomatis</strong><br><strong>Tome (USD16 per bulan)</strong><br>Layanan Tome memungkinkan pengguna membuat presentasi secara otomatis dari teks atau ide. Tools ini unggul karena memiliki desain estetis modern, integrasi AI (text + image), bisa auto generate konten presentasi.<br><strong>Gamma (Gratis)</strong><br>Gamma memungkinkan pengguna membuat presentasi berbasis AI. Tools ini memiliki tampilan profesional, di mana AI membantu dalam menciptakan struktur &amp; desain serta mudah digunakan.</p>



<p><strong>Aplikasi untuk Desain</strong><br><strong>Canva (USD13 per bulan)</strong><br>Canva menampilkan berbagai fitur desain grafis yang membantu pengguna membuat poster, konten sosial media, resume dan lain-lain. Aplikasi ini menawarkan keunggulan seperti template siap pakai, user-friendly serta AI tools Magic Design.<br><strong>Microsoft Designer (Gratis)</strong><br>Microsoft Designer memungkinkan pengguna membuat desain visual profesional secara cepat dan mudah. Layanan ini terintegrasi dengan Microsoft, antarmuka yang bersih dan fitur AI yang membantu saran desain.</p>



<p><strong>Aplikasi Editing Video</strong><br><strong>CapCut (USD33 per bulan)</strong><br>CapCut banyak digunakan oleh konten kreator untuk mengedit video secara cepat. Keunggulan tools ini ialah banyaknya efek, transisi, auto-caption hingga tools lainnya berbasis AI.<br><strong>Spring Video Editor (Gratis)</strong><br>Spring menawarkan fitur edit video ringan berbasis AI. Keunggulan tools ini antara lain gratis, cocok untuk membuat konten singkat tetapi fiturnya dinilai lebih terbatas dibanding CapCut.</p>



<p>Demikian deretan tools AI berbayar versus tools AI yang gratis, yang bisa kamu coba sendiri sesuai dengan kebutuhan pekerjaan. Tentunya, tools gratis menawarkan kemudahan dalam hal akses dan bahkan bisa dipakai oleh kalangan pemula.</p>



<p>Jika ingin menambah fitur agar lebih lengkap atau dipakai untuk tujuan profesional, disarankan menggunakan tools AI yang berbayar agar semua layanan dapat terbuka dan hasil karya yang jauh lebih mengesankan.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
