<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kemkomdigi &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/kemkomdigi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 04 Oct 2026 07:13:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>kemkomdigi &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kembali Beredar, Komdigi Usut Dugaan Jual Beli Data Pribadi Ilegal</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/10/04/kembali-beredar-komdigi-usut-dugaan-jual-beli-data-pribadi-ilegal/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 04 Oct 2026 07:11:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[kebocoran data]]></category>
		<category><![CDATA[kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=32177</guid>

					<description><![CDATA[Komdigi berkoordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut aktivitas perdagangan data tersebut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Isu kebocoran data pribadi kembali menjadi perhatian setelah sejumlah data yang disebut pernah bocor kembali beredar di ruang digital. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memastikan tengah melakukan investigasi terhadap dugaan penyebaran dan jual beli data pribadi secara ilegal.</p>



<p>Komdigi berkoordinasi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut aktivitas perdagangan data tersebut. Pemerintah juga melibatkan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk menelusuri aspek keamanan siber dari kasus yang kembali ramai diperbincangkan ini.</p>



<p>Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Alexander Sabar, mengatakan berdasarkan penjelasan BSSN, data yang belakangan kembali beredar merupakan data lama yang kembali diramaikan di ruang digital.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-1024x576.png" alt="" class="wp-image-32179" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/10/Copy-of-Untitled-2026-10-04T140530.693.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Meski demikian, status data tersebut sebagai data lama tidak membuat pemerintah menghentikan penanganan. Komdigi tetap melakukan pengusutan terhadap peredaran maupun dugaan aktivitas perdagangan data pribadi.</p>



<p>“Menurut penjelasan dari BSSN, kebocoran data yang saat ini sedang ramai merupakan data-data lama yang kemudian diramaikan kembali. Meski begitu, Komdigi tetap menindaklanjuti dengan melakukan pengusutan dan penindakan,” ujar Alexander di Jakarta Pusat, Jumat (2/10/2026).</p>



<h4 class="wp-block-heading">Komdigi Telusuri Situs yang Diduga Menjual Data</h4>



<p>Selain berkoordinasi dengan Polri dan BSSN, Komdigi juga menindaklanjuti temuan mengenai situs yang diduga digunakan untuk memperjualbelikan data pribadi.</p>



<p>Situs yang terbukti digunakan untuk aktivitas yang melanggar ketentuan dapat ditindak sesuai kewenangan pemerintah. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah pemblokiran akses terhadap situs yang melanggar aturan.</p>



<p>Menurut Alexander, koordinasi lintas lembaga diperlukan karena distribusi maupun perdagangan data pribadi dapat berlangsung melalui berbagai platform dan saluran digital. Karena itu, proses penelusuran tidak hanya diarahkan pada data yang beredar, tetapi juga mencakup sumber penyebaran, sarana yang digunakan, serta pihak-pihak yang terlibat.</p>



<p>Langkah ini menunjukkan bahwa persoalan kebocoran data tidak berhenti ketika data pertama kali terekspos. Data lama yang kembali muncul dapat kembali menjadi objek penyalahgunaan, termasuk diperjualbelikan atau disebarkan melalui kanal digital lainnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Data yang Sudah Bocor Tetap Bukan Data Bebas Disebar</h4>



<p>Di tengah ramainya peredaran data tersebut, Komdigi mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan data pribadi milik orang lain.</p>



<p>Pemerintah menegaskan bahwa fakta bahwa suatu data sudah muncul di internet tidak otomatis membuat data tersebut berubah menjadi informasi yang bebas disebarluaskan.</p>



<p>“Jangan ikut menyebarluaskan data pribadi orang lain. Masyarakat perlu memahami bahwa penyebaran data pribadi dapat memiliki konsekuensi hukuman berat,” kata Alexander.</p>



<p>Ketentuan mengenai pelindungan data pribadi di Indonesia antara lain diatur melalui Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi (UU PDP). Penyebaran data pribadi tanpa dasar yang sah dapat berhadapan dengan ketentuan hukum yang berlaku.</p>



<p>Bagi masyarakat, imbauan tersebut menjadi penting karena tindakan menyebarkan kembali data yang sudah beredar dapat memperluas dampak kebocoran. Informasi pribadi yang semula hanya berada pada satu kanal dapat menyebar ke berbagai platform dan menjadi semakin sulit dikendalikan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Keamanan Data Membutuhkan Kolaborasi</h4>



<p>Komdigi melihat ancaman terhadap keamanan data sebagai persoalan yang terus berkembang dan tidak terbatas pada satu negara maupun satu platform digital.</p>



<p>Data yang pernah terekspos dapat kembali muncul setelah sekian lama melalui kanal berbeda. Kondisi tersebut membuat upaya perlindungan data membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.</p>



<p>Pemerintah dan aparat penegak hukum memiliki peran dalam melakukan pengawasan, investigasi, serta penindakan. Di sisi lain, pengelola sistem elektronik dan platform digital juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga keamanan sistem serta merespons penyalahgunaan data.</p>



<p>Masyarakat pun menjadi bagian penting dalam rantai perlindungan tersebut, terutama dengan tidak mengunduh, membeli, menyimpan untuk disebarluaskan, atau meneruskan data pribadi orang lain yang ditemukan di ruang digital.</p>



<p>Komdigi menegaskan bahwa ancaman terhadap data pribadi dapat menyasar siapa saja, tanpa memandang jabatan maupun status sosial. Ketika sebuah sistem mengalami kebocoran, penanganannya membutuhkan kerja bersama antara pemerintah, pengelola sistem, platform digital, aparat penegak hukum, serta pihak lain yang memiliki akses terhadap data.</p>



<p>Dengan demikian, munculnya kembali data lama di ruang digital menjadi pengingat bahwa persoalan kebocoran data tidak selesai hanya karena sebuah insiden telah berlalu. Data yang pernah terekspos tetap berpotensi muncul kembali dan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.</p>



<p>Masyarakat karena itu perlu berhati-hati terhadap data pribadi yang beredar di internet sekaligus menghindari tindakan yang justru memperluas distribusinya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemkomdigi, Indosat, NVIDIA, dan UGM Luncurkan UGM Indosat NVAITC</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/08/14/kemkomdigi-indosat-nvidia-dan-ugm-luncurkan-ugm-indosat-nvaitc/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:39:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[nvidia]]></category>
		<category><![CDATA[pusat riset]]></category>
		<category><![CDATA[ugm]]></category>
		<category><![CDATA[ugm indosat nvaitc]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=30876</guid>

					<description><![CDATA[UGM Indosat NVAITC akan menyediakan kapabilitas AI secara menyeluruh bagi para peneliti dan mahasiswa di UGM.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com </strong>&#8211; Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH), NVIDIA, dan&nbsp;Universitas Gadjah Mada (UGM)&nbsp;resmi meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC).&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Peluncuran ini menandai berdirinya pusat teknologi kecerdasan buatan (AI) berbasis universitas pertama di Indonesia yang didedikasikan untuk memajukan penelitian, inovasi, dan pengembangan talenta di bidang digital. </p>



<p>Sebagai bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE), UGM Indosat NVAITC menjadi wadah bagi pemerintah, pemimpin teknologi global, industri, dan akademisi untuk mengakselerasi penelitian AI terapan pada berbagai sektor prioritas di Indonesia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="575" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-1024x575.jpeg" alt="" class="wp-image-30878" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-1024x575.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-300x169.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-768x432.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-1536x863.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-370x208.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-270x152.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-570x320.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1-740x416.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/08/UGM-Indosat-NVAITC-1.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>“Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia,&#8221; ujar Meutya Hafid,&nbsp;Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.</p>



<p>Ditambahkan oleh Meutya bahwa pusat teknologi ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan visi tersebut melalui penguatan kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi. </p>



<p>&#8220;Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa,&#8221; tambah Meutya.</p>



<p>Ditenagai platform AI&nbsp;full-stack&nbsp;milik NVIDIA dan GPU Merdeka, platform&nbsp;sovereign GPU-as-a-Service&nbsp;dari Indosat, UGM Indosat NVAITC akan menyediakan kapabilitas AI secara menyeluruh bagi para peneliti dan mahasiswa di UGM. </p>



<p>Kapabilitas yang ditawarkan inisiatif ini mencakup&nbsp;accelerated computing kelas enterprise, software AI,&nbsp;pretrained model, development frameworks, bimbingan teknis, pelatihan, hingga kolaborasi industri. </p>



<p>Pusat teknologi ini juga akan menghubungkan para peneliti Indonesia dengan jaringan para ahli global guna mendorong kolaborasi internasional, berbagi pengetahuan, serta pengembangan solusi AI yang berdampak nyata.</p>



<p>“Di Indosat, kami percaya bahwa tidak boleh ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI. Melalui UGM Indosat NVAITC, kami menghadirkan teknologi dan keahlian AI global terbaik ke Indonesia,&#8221; ujar Vikram Sinha,&nbsp;President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa dengan memperkuat kesiapan AI dan memberdayakan talenta lokal, Indosat berkomitmen mendukung visi pemerintah di bidang AI, serta membantu menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang siap menciptakan dan menyumbangkan inovasi AI bagi dunia.”</p>



<p>Sementara itu, Marc Hamilton, Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA mengatakan bahwa Indonesia adalah rumah bagi komunitas peneliti, pengembang, dan inovator luar biasa yang berpotensi membentuk masa depan AI.</p>



<p>“Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center, NVIDIA berkomitmen untuk membekali talenta Indonesia dengan model terbuka dan keahlian terdepan di dunia guna mengubah potensi tersebut menjadi inovasi yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun global,” ucap Hamilton.</p>



<p>Berbekal kemampuan riset multidisiplin UGM, himpunan data lokal, serta regenerasi talenta peneliti dan mahasiswa, UGM Indosat NVAITC akan berfungsi sebagai pusat riset untuk mengembangkan solusi AI terapan. </p>



<p>Di tahap awal, fokus riset akan diarahkan pada berbagai bidang strategis yang sejalan dengan prioritas nasional Indonesia.&nbsp;Salah satunya adalah&nbsp;eNose-TB, yaitu teknologi&nbsp;screening&nbsp;berbasis AI yang dirancang untuk mendukung penanggulangan tuberkulosis di Indonesia. </p>



<p>UGM Indosat NVAITC juga akan mengembangkan&nbsp;SmartAgri&nbsp;yang memanfaatkan&nbsp;multimodal AI,&nbsp;edge computing, dan teknologi pertanian presisi untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pertanian di iklim tropis. </p>



<p>Tentu saja, proyek yang tak kalah penting adalah pengembangan&nbsp;Tech4Disaster. Ini adalah sebuah platform AI geospasial yang memperkuat kemampuan prediksi, mitigasi, dan penanganan bencana.</p>



<p>“UGM berkomitmen penuh mendukung ambisi AI Indonesia melalui pendidikan, riset, dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat,&#8221; ujar Prof. dr. Ova Emilia, Ph.D.,&nbsp;Rektor Universitas Gadjah Mada.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa melalui UGM Indosat NVAITC, ini akan memperluas akses terhadap infrastruktur AI canggih dan keahlian global bagi para mahasiswa dan peneliti, sekaligus memperkuat kolaborasi lintas disiplin di bidang strategis.</p>



<p>&#8220;Inisiatif ini mendukung prioritas nasional dalam pendidikan tinggi, hilirisasi riset, serta pengembangan talenta dengan mempercepat adopsi AI dan menyiapkan SDM yang mampu menghadapi masa depan,&#8221; ujar Emilia.</p>



<p>Dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A.,&nbsp;Dosen Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) sekaligus Peneliti Utama Tim Riset eNose-TB UGM, menyampaikan bahwa teknologi yang dikembangkan di Indonesia mampu menyelesaikan berbagai tantangan yang ada di dalam negeri. </p>



<p>&#8220;Melalui pusat teknologi ini, akses ke infrastruktur AI dan keahlian berstandar dunia akan membantu kami mempercepat riset. Langkah ini membawa kami semakin dekat pada mimpi besar untuk menghadirkan teknologi kesehatan yang terjangkau dan mudah diakses,&#8221; ujar Dian.</p>



<p>Berlandaskan semangat <strong>#LebihBaikIndosat</strong>, pusat teknologi ini diharapkanakan terus berperan sebagai wadah bertemunya talenta nasional, keahlian global, dan inovasi lokal yang berdampak nyata bagi masyarakat. </p>



<p>Kolaborasi ini telah melalui sejumlah tahapan penting, mulai dari inisiasi tata kelola organisasi pada Juli 2025, penandatanganan Letter of Intent pada awal 2026, hingga peresmian UGM Indosat NVAITC pada 13 Agustus 2026.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meta Dipanggil Kemkomdigi Soal Isu Keamanan Data Pengguna Instagram</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/16/meta-dipanggil-kemkomdigi-soal-isu-keamanan-data-pengguna-instagram/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2026 09:33:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[data pengguna]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25734</guid>

					<description><![CDATA[Proses reset kata sandi merupakan mekanisme internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com </strong>&#8211; Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meminta penjelasan resmi dari Meta selaku penyelenggara sistem elektronik (PSE) layanan Instagram terkait isu dugaan kebocoran data pengguna dan informasi yang beredar mengenai proses reset kata sandi.</p>



<p>Pertemuan klarifikasi telah dilakukan pada 14 Januari 2026. Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menyampaikan bahwa Meta menjelaskan proses reset kata sandi merupakan mekanisme internal yang berjalan melalui sistem resmi Instagram dan tidak membuka akses kata sandi kepada pihak lain.</p>



<p>Terkait informasi dugaan kebocoran data yang dikaitkan dengan laporan pihak ketiga, Instagram menyampaikan bahwa hingga saat ini masih dilakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan keabsahan isu tersebut.</p>



<p>“Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperoleh oleh pihak mana pun selain oleh pemilik akun itu sendiri, serta tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal,&#8221; ucap Alexander.</p>



<p>Alexander juga menegaskan bahwa pemanggilan dan klarifikasi terhadap Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) merupakan kewenangan Komdigi sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.</p>



<p>“Pemanggilan terhadap Meta terkait isu yang beredar luas ini merupakan bagian dari komitmen negara dalam melindungi data pribadi masyarakat dan menjaga keamanan ruang digital nasional,” tegasnya.</p>



<p>Komdigi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta terus meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga keamanan akun digital masing-masing.</p>



<p>Selain itu, Komdigi juga akan terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah yang diperlukan guna memastikan keamanan sistem elektronik serta pelindungan data pribadi masyarakat Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT Ke-24 Kemkomdigi: Bangun Ruang Digital Indonesia yang Aman</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/29/hut-ke-24-kemkomdigi-bangun-ruang-digital-indonesia-yang-aman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 05:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[menteri komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[meutya hafid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22788</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan ulang tahun ke-24 menjadi momentum penting untuk refleksi dan aksi nyata.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Pekan lalu, tepatnya 24 September 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperingati hari jadi ke-24. Kementerian yang sebelumnya bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) ini sah bertransformasi nama menjadi Komdigi di masa awal pemerintahan Presiden Prabowo.</p>



<p>Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan ulang tahun ke-24 menjadi momentum penting untuk refleksi dan aksi nyata. Dilansir dari website resmi Komdigi, ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajarannya.</p>



<p>Ia mengatakan bahwa Kemkomdigi berhasil meraih capaian strategis, mulai dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hingga pembangunan konektivitas digital yang sudah berhasil menjangkau 80,8 persen populasi.</p>



<p>“Secara resmi kita diberikan laporan BPK yang menyebutkan untuk tahun 2024 kita sudah dengan status WTP. Terima kasih banyak atas kerja keras seluruh tim di Komdigi yang luar biasa,” kata Meutya di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).</p>



<p>Meutya juga menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak boleh membuat sivitas Kemkomdigi terlena. Diharapkan, semuanya, yang tergabung dengan Kemkomdigi bisa melakukan refleksi, aksi, dan kolaborasi. </p>



<p>&#8220;Refleksi artinya tidak silau dengan capaian, aksi artinya semuanya dapat bergerak mewujudkan visi dan quick wins. Sementara, kolaborasi artinya melangkah bersama tanpa ada yang tertinggal.<br>ujar Meutya.</p>



<p>Selain itu, Meutya juga memberi apresiasi khusus kepada setiap unit kerja. Ditjen Pengawasan Ruang Digital dipuji karena konsisten menjaga ruang digital aman dari judi online dan pornografi, sekaligus menghadirkan kebijakan seperti PP Tunas untuk melindungi anak-anak.</p>



<p>Ditjen Infrastruktur Digital (Infradig) dan BAKTI diapresiasi atas capaian konektivitas nasional yang kini sudah menjangkau 80,8 persen penduduk. Sementara, Ditjen Komunikasi Publik dan Media mencatat keberhasilan menjaga keterbukaan informasi dengan tingkat kepuasan publik 83,41 persen dan indeks keterbukaan 75,65 persen.</p>



<p>Sedangkan Ditjen Ekosistem Digital disebut berperan strategis karena mampu mendampingi startup Indonesia hingga meraih prestasi ASEAN, serta menyiapkan regulasi kecerdasan artifisial alias AI yang saat ini masih terus digodok. </p>



<p>Meutya juga menyoroti peran Ditjen Teknologi Pemerintahan Digital dalam mengawal integrasi layanan publik dan penyatuan data nasional yang aman. Tidak hanya itu, Badan Pengembangan SDM Komdigi juga diapresiasi atas kontribusinya menyiapkan talenta digital melalui pelatihan dan literasi.</p>



<p>“Semua capaian ini penting, tetapi tugas kita ke depan lebih besar lagi. Mari jadikan ulang tahun ke-24 ini momentum memperkuat semangat kebersamaan membangun ruang digital Indonesia yang aman, tangguh, dan inklusif,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
