<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>laporan keuangan &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/laporan-keuangan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 May 2025 11:32:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>laporan keuangan &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Konsisten Bagikan Dividen, Indosat Perkuat Penciptaan Nilai Jangka Panjang</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/30/konsisten-bagikan-dividen-indosat-perkuat-penciptaan-nilai-jangka-panjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 30 May 2025 11:32:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[deviden]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[laporan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[rupst]]></category>
		<category><![CDATA[telko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19467</guid>

					<description><![CDATA[Indosat terus berfokus pada memberikan nilai bagi para pemegang saham dan mempercepat transformasi menjadi AI TechCo.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Indosat telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) untuk tahun buku 2024 pada tanggal 28 Mei 2025. Indosat juga menegaskan komitmennya membagikan dividen seraya membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan di masa yang akan datang. </p>



<p>Indosat terus berfokus pada memberikan nilai bagi para pemegang saham dan mempercepat transformasi menjadi AI TechCo, memanfaatkan kecerdasan artifisial untuk meningkatkan efisiensi dan memperluas bisnis.</p>



<p>Pada RUPST ini, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 2.702.617.958.197 (dua triliun tujuh ratus dua miliar enam ratus tujuh belas juta sembilan ratus lima puluh delapan ribu seratus sembilan puluh tujuh rupiah), setara dengan Rp 83,3 per saham.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-19468" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-1536x1024.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-2048x1365.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/AGMS_3-740x493.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Distribusi dividen yang konsisten ini menegaskan kinerja keuangan Indosat yang stabil sejak merger. Ini sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan terhadap penciptaan nilai yang berkelanjutan. </p>



<p>Sejak merger pada awal tahun 2022, Indosat menunjukkan tren pertumbuhan dividen yang kuat, mencerminkan peningkatan profitabilitas dan fokus pada pengembalian nilai bagi pemegang saham. </p>



<p>Selain itu, Indosat telah menetapkan kebijakan pembagian dividen, dengan target pembagian hingga 70% dari laba bersih pada tahun 2026, memperkuat komitmen jangka panjang perusahaan dalam memberikan imbal hasil bagi pemegang saham.</p>



<p>“Seiring dengan pertumbuhan kami menjadi AI-TechCo, pembagian dividen ini menjadi bukti nyata neraca keuangan yang sehat serta komitmen memberikan nilai jangka panjang yang berkelanjutan,&#8221; ujar <strong>Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison.</strong></p>



<p>Ditambahkan oleh Vikram bahwa hal ini juga mencerminkan kepercayaan pemegang saham atas arah dan kemampuan tim mengeksekusi strategi yang fokus pada konsumen untuk menciptakan dampak terukur terhadap misi memberdayakan Indonesia.</p>



<p>Sebagai bagian dari transformasi menjadi AI TechCo, Indosat menyesuaikan izin usaha sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020. Langkah ini diperlukan untuk mendukung perluasan kegiatan bisnis.</p>



<p>Ini termasuk pemrograman dan pengembangan solusi berbasis AI, layanan TIK terintegrasi, konsultasi dan desain berbasis Internet of Things (IoT), serta pengembangan layanan berbasis data di sektor-sektor strategis seperti kesehatan dan keuangan digital.</p>



<p>Dalam perjalanannya sebagai AI TechCo, Indosat telah mencetak berbagai tonggak penting, termasuk menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikan teknologi AI-RAN secara komersial. </p>



<p>Hal ini dicapai melalui kerja sama strategis dengan Nokia dan NVIDIA dalam ajang Mobile World Congress 2025 di Barcelona. Teknologi ini mendukung efisiensi 5G Cloud RAN dan mengurangi konsumsi energi secara signifikan. </p>



<p>Indosat juga mengeksplorasi adopsi AI di berbagai vertikal industri, salah satunya dengan menggelar acara Indonesia AI Day for Mining Industry. Pertambangan adalah satu dari berbagai sektor yang berpotensi memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi.</p>



<p>Selain pembagian dividen, RUPST secara keseluruhan telah memutuskan agenda berikut:</p>



<ol start="1">
<li>Persetujuan atas laporan tahunan, dan pengesahan laporan keuangan Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.</li>



<li>Persetujuan atas penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2024.</li>



<li>Persetujuan atas penetapan remunerasi Dewan Komisaris Perseroan untuk tahun 2025 dan pelimpahan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan remunerasi Direksi tahun 2025.</li>



<li>Persetujuan atas penunjukan Akuntan Publik Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025.</li>



<li>Persetujuan atas perubahan susunan Direksi dan/atau Dewan Komisaris Perseroan.</li>



<li>Pembahasan atas laporan studi kelayakan yang disusun oleh Kantor Jasa Penilai Independen terkait dengan rencana penambahan kegiatan usaha Perseroan dalam rangka memenuhi ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.</li>



<li>Persetujuan atas perubahan ketentuan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan tentang Maksud, Tujuan, dan Kegiatan Usaha Perseroan.</li>
</ol>



<p>RUPST telah menetapkan susunan anggota Direksi sejak tanggal 1&nbsp;Agustus 2025&nbsp;sampai ditutupnya RUPST pada tahun 2027 dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk memberhentikannya sewaktu-waktu, adalah sebagai berikut:</p>



<p><strong>Dewan Direksi Perseroan</strong></p>



<ol start="1">
<li>Bapak Vikram Sinha sebagai Direktur Utama;</li>



<li>Bapak Lee Chi Hung sebagai Direktur;</li>



<li>Bapak Muhammad Buldansyah sebagai Direktur;</li>



<li>Bapak Irsyad Sahroni sebagai Direktur;</li>



<li>Bapak Ahmad Zulfikar sebagai Direktur;</li>



<li>Bapak Cheung Kwok Tung sebagai Direktur; dan</li>



<li>Bapak Syed Bilal Kazmi sebagai Direktur.</li>
</ol>



<p>dan susunan anggota Dewan Komisaris sejak ditutupnya RUPST ini dan sampai ditutupnya RUPST pada tahun 2026 dengan tidak mengurangi hak Rapat Umum Pemegang Saham Perseroan untuk memberhentikannya sewaktu-waktu, adalah sebagai berikut:</p>



<p><strong>Dewan Komisaris Perseroan</strong></p>



<ol start="1">
<li>Bapak Nezar Patria sebagai Komisaris Utama;</li>



<li>Bapak Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo sebagai Wakil Komisaris Utama;</li>



<li>Bapak Fok Kin Ning, Canning sebagai Wakil Komisaris Utama;</li>



<li>Bapak Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama sebagai Komisaris;</li>



<li>Bapak Rene Heinz Werner sebagai Komisaris;</li>



<li>Bapak Woo Chiu Man, Cliff sebagai Komisaris;</li>



<li>Bapak Cheung Kwan Hoi sebagai Komisaris;</li>



<li>Bapak Efthymios Tsokanis sebagai Komisaris;</li>



<li>Bapak Sugito Walujo sebagai Komisaris;</li>



<li>Bapak Achmad Syah Reza sebagai Komisaris;</li>



<li>Bapak Elisa Lumbantoruan sebagai Komisaris Independen;</li>



<li>Bapak Wijayanto sebagai Komisaris Independen;</li>



<li>Bapak Hernando sebagai Komisaris Independen;</li>



<li>Bapak Rudiantara sebagai Komisaris Independen; dan</li>



<li>Bapak Ajay Bahri sebagai Komisaris Independen</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kuartal Pertama 2024 Pendapatan Indosat Meningkat 15,8%</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/05/01/kuartal-pertama-2024-pendapatan-indosat-meningkat-158/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 May 2024 00:13:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TELKO]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[laporan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[pendapatan q1 2024]]></category>
		<category><![CDATA[telko]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=6994</guid>

					<description><![CDATA[Selama Q1 2024, Indosat mencatat total pendapatan Rp 13.835 miliar, meningkat 15,8% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY).]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH, IDX: ISAT), baru saja mengumumkan hasil kinerja keuangan pada kuartal pertama (Q1) tahun 2024 yang membukukan pencapaian solid dalam kinerja finansial dan operasional.</p>



<p>Selama tiga bulan pertama tahun ini, Indosat mencatat total pendapatan sebesar Rp 13.835 miliar, meningkat 15,8% dibandingkan tahun sebelumnya (YoY). Sementara itu, EBITDA tumbuh lebih cepat dari pendapatan, mencapai peningkatan 22,1% YoY menjadi Rp6.509 miliar. </p>



<p>Kinerja keuangan yang cemerlang ini, mendorong peningkatan EBITDA Margin Indosat menjadi 47,0% dan menghasilkan Laba Periode Berjalan yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk, sebesar Rp1.295 miliar, naik 39,4% dari tahun sebelumnya (Year-on-Year/YoY).</p>



<p>&#8220;Pencapaian kuartal pertama 2024 ini mencerminkan komitmen Indosat untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan, serta memperkuat ekonomi digital Indonesia,&#8221; ucap Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison.</p>



<p>Ditambahkan oleh Vikram bahwa Indosat terus meningkatkan jaringannya untuk memastikan konektivitas yang lancar dan memberikan pengalaman yang mengesankan bagi pelanggan di seluruh Indonesia. </p>



<p>&#8220;Tentunya tak hanya itu, kami juga meningkatkan keunggulan operasional dan efisiensi kami secara signifikan, yang memungkinkan kami meraih pertumbuhan pendapatan dan terus meningkatkan profitabilitas,&#8221; tambah Vikram.</p>



<p>Pada akhir kuartal pertama tahun 2024, jumlah pelanggan Indosat meningkat 2,3% YoY, mencapai 100,8 juta pelanggan. Pertumbuhan ini berkontribusi pada lonjakan trafik data sebesar 14,3% YoY menjadi 3.858 Petabytes (PB). </p>



<p>Peningkatan ini terjadi seiring dengan investasi strategis dalam meningkatkan infrastruktur jaringannya. Sepanjang kuartal pertama, jumlah BTS 4G Indosat meningkat sebesar 20,8% YoY menjadi 184 ribu. </p>



<p>Hal ini memastikan konektivitas yang lancar dan pengalaman pelanggan yang lebih baik bagi basis pengguna yang berkembang pesat dan berkontribusi pada lonjakan ARPU (Pendapatan Rata-Rata Per Pengguna) sebesar 13,9% YoY untuk pelanggan seluler, yang mencapai Rp37.500.</p>



<p>Pada Q1 2024, Indosat mengalami peningkatan Outlook dari “Stabil” menjadi “Positif” oleh lembaga pemeringkat internasional, Fitch, dan mempertahankan peringkat kredit AA+(idn). Perusahaan juga menerima peringkat idAAA (Stabil) dari Pefindo. </p>



<p>Dalam beberapa minggu terakhir, ISAT masuk ke dalam Indeks LQ45 sebagai salah satu indeks paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI). Ini mencerminkan kondisi keuangan yang solid dan prospek pertumbuhan yang sangat baik, dengan nilai transaksi tinggi dan frekuensi yang tinggi.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kinerja XL Axiata Melejit di Kuartal Pertama (Q1) 2024</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/04/30/kinerja-xl-axiata-melejit-di-kuartal-pertama-q1-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Apr 2024 00:02:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TELKO]]></category>
		<category><![CDATA[kinerja xl axiata]]></category>
		<category><![CDATA[laporan keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[operator]]></category>
		<category><![CDATA[xl axiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=6966</guid>

					<description><![CDATA[Pada Q1 2024 XL Axiata berhasil meraih total pendapatan sebesar Rp 8,44 triliun, meningkat 12% di banding periode yang sama tahun 2023.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil mengawali tahun 2024 dengan kinerja solid. Pada kuartal pertama (Q1) 2024 XL Axiata berhasil meraih total pendapatan sebesar Rp 8,44 triliun, meningkat 12% di banding periode yang sama setahun sebelumnya (YoY).</p>



<p>Juga tercatat, EBITDA Rp 4,45 triliun, meningkat 24% YoY, EBITDA margin meningkat 5% YoY menjadi 52,8%, dan laba bersih setelah pajak (PAT) Rp 547 miliar, juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 168% YoY. </p>



<p>Sementara itu, kontribusi pendapatan layanan data dan digital pada total pendapatan mencapai 93%. Hal ini pun disambut gembira oleh jajaran petinggi XL Axiata, tidak terkecuali Presiden Direktur &amp; CEO XL Axiata, Dian Siswarini.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="744" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-1024x744.jpeg" alt="" class="wp-image-6968" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-1024x744.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-300x218.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-768x558.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-370x269.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-270x196.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-570x414.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36-740x537.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/WhatsApp-Image-2024-04-29-at-11.38.36.jpeg 1066w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dian melalui rilis yang diterima oleh nativzen.com menyebutkan bahwa periode kuartal pertama (Q1) 2024 tahun ini sangat spesial karena XL Axiata berhasil meraih pendapatan data yang positif dibandingkan kuartal sebelumnya (Q4 2023).</p>



<p>&#8220;Pertumbuhan pendapatan data di kuartal ini tidak terlepas dari keberhasilan kami mempertahankan harga layanan ditengah semaraknya momentum Pemilihan Umum serta Ramadan sehingga bisa meningkatkan trafik data,&#8221; jelas Dian. </p>



<p>Dian juga menambahkan bahwa dengan total jumlah pelanggan berkualitas yang meningkat dari Q4 2023, yaitu 57,6 juta, XL Axiata berhasil mendorong penggunaan layanan sehingga trafik juga meningkat sebesar 3,2% dibandingkan Q4 2023 serta 18% dibandingkan Q1 2023.</p>



<p>&#8220;pada akhirnya semua itu turut mendorong kenaikan blended ARPU (average revenue per user) menjadi Rp 44 ribu. Angka tersebut merupakan ARPU tertinggi yang pernah dicapai oleh XL Axiata hingga saat ini,&#8221; tambah Dian.</p>



<p>Pencapaian kinerja Q1 2024 juga tidak terlepas dari keberhasilan XL Axiata mengoptimalkan penggunaan biaya operasional (OPEX) termasuk menekan beban biaya-biaya operasional menjadi lebih rendah. </p>



<p>Total biaya operasional berkurang hingga 8% dibandingkan Q4 2023. Penurunan biaya operasional yang signifikan ada pada beban penjualan dan pemasaran (sales and marketing) dan biaya infrastruktur.</p>



<p>Penurunan beban penjualan dan pemasaran juga didorong oleh peningkatan penggunaan sarana digital aplikasi MyXL dan AXISnet. Meningkatnya penggunaan MyXL dan AXISnet menunjukkan kedua aplikasi tersebut mampu meningkatkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.</p>



<p>Hal ini membuat XL Axiata mampu memberikan penawaran yang tepat kepada pelanggan yang tepat, pada waktu yang tepat pula secara lebih efektif. Hingga akhir Maret 2024, kedua aplikasi tersebut memiliki total pengguna aktif per bulannya hingga sebanyak 30,3 juta. </p>



<p>Peningkatan jumlah pengguna aktif per bulan myXL dan AXISnet ini mencapai 99% dalam periode dua tahun terakhir. Peningkatan kinerja XL Axiata di sepanjang tiga bulan pertama 2024 juga tidak terlepas dari semakin meningkatnya kinerja layanan konvergensi. </p>



<p>Pada layanan konvergensi, selama Q1 2024, jaringan konvergensi sudah menjangkau 102 kota/kabupaten dengan tingkat penetrasi mencapai 79% dan total jumlah pelanggan mencapai 252 ribu. Artinya, ini menunjukkan permintaan yang meningkat terhadap produk FMC XL Satu.</p>



<p>Terkait layanan konvergensi, XL Axiata juga masih menjalankan proses Transformasi Struktural, tentu saja hal ini termasuk rencana pengalihan sekitar 750 ribu pelanggan Link Net ke XL Axiata sebagai ServeCo.</p>



<p>Ke depannya, hal ini akan membuka peluang untuk meningkatkan cross selling sehingga dapat memperbesar dan mempercepat layanan FMC. Kemudian XL Axiata juga dapat meningkatkan sinergi dengan Link Net sebagai FibreCo.</p>



<p>Sementara itu, pada pemanfaatan teknologi artificial intelligence (AI), XL Axiata memanfaatkannya untuk membuka peluang-peluang baru dalam landscape industri telekomunikasi yang sangat dinamis. </p>



<p>XL Axiata telah menerapkan AI untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, termasuk dalam personalisasi layanan dan pengembangan serta rekomendasi produk sesuai dengan kebutuhan pelanggan, meningkatkan ketepatan lokasi site BTS, dan sebagainya.</p>



<p>Salah satu kunci pertumbuhan XL Axiata adalah personalisasi penawaran dan layanan. Hasilnya, data net promoter score (NPS) semakin meningkat secara signifikan, sehingga mendorong penggunaan layanan dan pada akhirnya juga membantu meningkatkan pendapatan. </p>



<p>Strategi tersebut masih akan diterapkan di sepanjang tahun 2024 ini. Hasil dari penerapan strategi berbasis digital melalui data analytics juga memungkinkan XL Axiata berinvestasi di area yang bernilai tinggi dan membangun jaringan, termasuk memenuhi permintaan pelanggan.</p>



<p>Dengan data analitik ini juga memungkinkan XL Axiata mengevaluasi key performance indicator (KPI) di semua aspek terkait pelanggan, kampanye pemasaran, dan loyalitas pelanggan, sehingga perusahaan dapat merancang strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan dan peluang.</p>



<p>Dari sisi infrastruktur, XL Axiata juga masih membangun jaringan di sepanjang 3 bulan pertama 2024. Karena itu, jumlah BTS meningkat 9,6% YoY menjadi total 163.106 unit, termasuk 107.906 unit BTS 4G, dengan tingkat keterhubungan dengan jaringan fiber optik mencapai 62%.</p>



<p>Secara teknis, fiberisasi merupakan upaya modernisasi jaringan dengan cara menghubungkan BTS melalui jalur fiber, termasuk melakukan regenerasi perangkat-perangkat BTS. Contohnya adalah dengan mengganti perangkat microwave menjadi perangkat fiber. </p>



<p>Fiberisasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas jaringan data dan sebagai persiapan implementasi 5G di masa mendatang. XL Axiata juga berkomitmen melakukan upaya peningkatan kualitas jaringan sebagai penopang utama meningkatan pengalaman pelanggan.</p>



<p>Komitmen XL Axiata memperkuat jaringan tercermin dari pengalokasian belanja modal (Capex) sebesar Rp 8 triliun di tahun ini. XL Axiata juga melanjutkan inisiatif investasi pengembangan jaringan secara cermat untuk dapat mendorong peningkatan kualitas layanan yang lebih baik.</p>



<p>Posisi keuangan XL Axiata sehat per akhir Maret 2024, utang kotor tercatat di angka Rp 11,24 triliun, dengan utang bersih sebesar Rp 10,09 triliun. Rasio gearing net debt to EBITDA (termasuk finance lease) sebesar 2,52x. </p>



<p>XL Axiata juga berhasil mengelola utang dengan baik, dengan tidak memiliki utang berdenominasi valuta asing, dan menempatkan utang lebih besar pada suku bunga tetap. Sebesar 54% dari pinjaman yang ada memiliki suku bunga tetap (fixed).</p>



<p>Sementara itu, 46% dari pinjaman memiliki suku bunga mengambang (floating). Free cash flow (FCF) juga berada pada tingkat atau posisi yang sehat, dengan peningkatan sebesar 10%, menjadi Rp 2,4 triliun.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
