<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>maxstream studio &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/maxstream-studio/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 20 Nov 2025 22:55:43 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>maxstream studio &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Inilah 3 Film Pendek Pilihan “Secinta Itu Sama Indonesia”</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/21/inilah-3-film-pendek-pilihan-secinta-itu-sama-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 21 Nov 2025 00:30:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[film pendek]]></category>
		<category><![CDATA[maxstream studio]]></category>
		<category><![CDATA[secinta itu sama indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[sisi 2025]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24402</guid>

					<description><![CDATA[SISI mengajak sineas muda untuk menangkap keberagaman negeri ini melalui sudut pandang baru.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Telkomsel, operator telekomunikasi ternama di Indonesia, melalui MAXStream Studios kembali menyuarakan semangat sinema Indonesia lewat program film pendek yang bertajuk “Secinta Itu Sama Indonesia” (SISI).</p>



<p>Program yang menjadi kelanjutan dari “Secinta Itu Sama Sinema” (SISS) ini menghadirkan tiga karya film pendek terbaik yang akan tayang perdana di salah satu festival film paling bergengsi di Asia: Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2025.</p>



<p>Dengan tema besar <strong>“Kecintaan Terhadap Indonesia”</strong>, SISI mengajak sineas muda untuk menangkap keberagaman negeri ini melalui sudut pandang baru — mulai dari kritik sosial, humor gelap, hingga eksplorasi budaya dan lingkungan.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="710" height="473" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-21-at-05.51.15_e6ac3482.jpg" alt="" class="wp-image-24404" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-21-at-05.51.15_e6ac3482.jpg 710w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-21-at-05.51.15_e6ac3482-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-21-at-05.51.15_e6ac3482-370x246.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-21-at-05.51.15_e6ac3482-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/WhatsApp-Image-2025-11-21-at-05.51.15_e6ac3482-570x380.jpg 570w" sizes="(max-width: 710px) 100vw, 710px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tiga Film Pilihan, Tiga Sudut Pandang Indonesia</strong></h4>



<p>Dari ratusan proposal yang masuk, tiga film terbaik dipilih karena kekuatan cerita, karakter, dan perspektifnya yang unik.</p>



<h6 class="wp-block-heading"><strong>1. Hanya Ada Kedamaian di Balik Jendela Rumahku</strong></h6>



<p><strong>Sutradara:</strong> Ayesha Alma Almera<br>Sebuah drama satire tentang Dunya, penghuni kontrakan yang berusaha menghilangkan bau pesing akibat lomba burung dengan trik sesajen palsu. Namun trik itu justru membuat jendelanya dianggap keramat dan memicu misteri gelap di kampungnya — apalagi setelah kedatangan seorang perempuan yang mencari anaknya.</p>



<h6 class="wp-block-heading"><strong>2. Yuck and Yum!</strong></h6>



<p><strong>Sutradara:</strong> Kurnia Alexander<br>Film bertema identitas dan kolonialisme modern. Cerita mengikuti Ayu, buruh Jawa yang dipasangkan dengan aktris Indo–Belanda untuk membuat konten kuliner Indonesia-Belanda. Microaggression demi microaggression akhirnya meledak menjadi momen reclaim narasi yang kuat.</p>



<h6 class="wp-block-heading"><strong>3. The Lost Forest</strong></h6>



<p><strong>Sutradara:</strong> Mizam Fadilah Ananda<br>Perjalanan Uli, anak 7 tahun yang menjalani ritual kedewasaan seorang diri di hutan karst Kalimantan. Keyakinannya pada dongeng leluhur terguncang ketika ia melihat kerusakan hutan dan “roh baru” berupa mesin pemotong kayu.</p>



<p>Cerita-cerita ini menjadi cermin bagaimana Indonesia dilihat dari lensa generasi muda — segar, kritis, dan emosional.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Tayang Perdana di JAFF 2025</strong></h4>



<p>Ketiga film SISI 2025 akan diputar perdana di <strong>JAFF 2025</strong>, festival film kelas internasional yang tahun ini mengusung tema <strong>“Transfiguration”</strong>. Festival yang berlangsung 29 November – 6 Desember 2025 ini menghadirkan 227 film dari 43 negara.</p>



<p>Menariknya lagi, JAFF juga telah menjadi ruang penting bagi karya-karya Asia, termasuk sineas Indonesia. Tentunya, kehadiran film-film SISI di festival ini menunjukkan kualitas karya sineas muda Indonesia yang layak mendapat panggung besar.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Telkomsel &amp; MAXStream: Konsisten Melahirkan Sineas Baru</strong></h4>



<p>MAXStream Studios bukan pemain baru dalam mendukung film pendek Indonesia. Melalui program tahun sebelumnya, Secinta Itu Sama Sinema (SISS), beberapa karya berhasil menembus festival film kelas dunia, termasuk:</p>



<ul>
<li>Berlinale,</li>



<li>Raindance Film Festival,</li>



<li>Kyoto International Children’s Film Festival,</li>



<li>Calgary International Film Festival, hingga</li>



<li>Dili International Film Festival.</li>
</ul>



<p>General Manager Digital Content Creation and Community Telkomsel, Anto M. C. Sihombing, menyebut program ini sebagai ruang bagi sineas muda untuk menghadirkan cerita otentik Indonesia dalam bahasa visual yang lebih segar.</p>



<p>“Secinta Itu Sama Indonesia adalah ruang dialog kreatif para sineas muda di Tanah Air. Tiga karya terpilih ini membuktikan bahwa Indonesia tidak pernah kehabisan cerita.” Aco Tenriyagelli, Sutradara &amp; Juri SISI 2025</p>



<p>Dengan ratusan proposal tiap tahun, MAXStream juga membuktikan bahwa industri film pendek Indonesia terus berkembang. Dan lewat SISI, semakin banyak karya yang tidak hanya tayang, tetapi menginspirasi.</p>



<p>Bagi pecinta film Indonesia, SISI 2025 menjadi program yang patut ditunggu, baik untuk menyaksikan karya baru, maupun melihat arah visi sinema generasi berikutnya. Ikuti perjalanan lengkap SISI 2025 di JAFF dan nantikan penayangannya di <a href="https://maxstream.tv/home">maxstream.tv</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>&#8216;Secinta Itu Sama Sinema&#8217; Garapan MAXStream Studios Lahirkan 3 Film Pendek</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/01/09/secinta-itu-sama-sinema-garapan-maxstream-studios-lahirkan-3-film-pendek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 09 Jan 2025 00:51:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[film pendek]]></category>
		<category><![CDATA[maxstream]]></category>
		<category><![CDATA[maxstream studio]]></category>
		<category><![CDATA[sineas]]></category>
		<category><![CDATA[sinema]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=15269</guid>

					<description><![CDATA[Ketiga film pendek karya sineas muda Indonesia ini juga akan terus didukung oleh MAXStream Studios untuk melangkah lebih jauh.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Telkomsel melalui MAXStream Studios berhasil menggelar program Secinta Itu Sama Sinema (SISS), sebuah inisiatif sayembara terbaru untuk mendukung dan membuka lebih banyak peluang bagi sineas muda dan komunitas pekerja kreatif Indonesia.</p>



<p>SISS sendiri telah digelar mulai dari proses seleksi pada 27 Agustus 2024 hingga memperkenalkan ketiga film tersebut ke dunia perfilman Indonesia melalui screening di JAFF 2024 pada 5 Desember 2024.</p>



<p>Program ini juga menjadi bagian dari komitmen Telkomsel untuk memperkuat industri perfilman nasional. Dengan 442 proposal premise dan sinopsis yang diterima, program ini menunjukkan antusiasme besar dari generasi sineas muda Indonesia yang berpotensi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-15271" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-1024x768.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-300x225.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-768x576.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-370x278.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-270x203.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-570x428.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-740x555.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1-80x60.jpg 80w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/20250108_192447-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sebagai hasil dari proses seleksi yang ketat, tiga sineas muda berbakat terpilih untuk memproduksi film pendek yang kemudian dipresentasikan dan tayang di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2024. </p>



<p>Penliaian ketiga film ini berdasarkan pada kreativitas, keunikan ide, kekuatan karakter dan alur cerita. Ketiga karya tersebut adalah:</p>



<ul>
<li><strong>Little Rebels Cinema Club karya Khozy Rizal,</strong> berlatar tahun 2008, menceritakan Doddy, bocah 14 tahun, yang mencoba mereplikasi adegan ikonik dari film zombie bersama sahabat-sahabatnya menggunakan handycam milik kakaknya, Anji, seorang remaja dengan emosi yang kompleks.</li>



<li><strong>Film Wajib Tonton Sebelum Mati karya Razny Mahardhika,</strong> menggambarkan Kino, yang bersama istrinya Via dan sahabatnya Wahyu, merayakan satu juta subscriber YouTube mereka dengan mengulas film-film wajib tonton. Namun, rekaman tersebut menjadi video terakhir mereka, meninggalkan Kino yang kini bergulat dengan kehilangan dan harapan.</li>



<li><strong>Final Draft karya Hannan Chintya, </strong>mengikuti Ciko, seorang editor film yang terjebak dalam dilema profesional dan moral ketika diminta untuk menghapus seorang aktor penting dari film atas permintaan investor, menghadapi tekanan dari sutradara dan produser yang berselisih.</li>
</ul>



<p>Ketiga film pendek karya sineas muda Indonesia ini juga akan terus didukung oleh MAXStream Studios untuk melangkah lebih jauh dengan mendaftarkannya ke berbagai festival film bergengsi di tingkat nasional dan internasional.</p>



<p>“Program ini menunjukkan bahwa MAXStream Studios berperan sebagai platform yang tidak hanya mendukung sineas berpengalaman tetapi juga memberikan kesempatan kepada sineas muda yang memiliki potensi besar,&#8221; ujar Vice President Digital Lifestyle Telkomsel, Lesley Simpson.</p>



<p>Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF)<strong>2024</strong> sendiri memasuki edisi ke-19 dengan tema &#8220;Metanoia&#8221;, Dengan 180 film dari 25 negara yang ditampilkan dalam program kompetisi dan non-kompetisi, JAFF terus menjadi ruang kolaborasi seni, budaya, dan pariwisata.</p>



<p>Ke depan, MAXStream Studios akan kembali menghadirkan program &#8220;Secinta Itu Sama Sinema&#8221;. sebagai wujud komitmen terhadap pertumbuhan industri kreatif di Indonesia. Karena melalui inisiatif ini, MAXStream Studios turut mewujudkan visi Telkomsel.</p>



<p>Visi yang dimaksud adalah menciptakan masa depan gemilang dengan memberdayakan masyarakat Indonesia melalui SISS yang memberikan solusi unggul bagi komunitas sineas muda membuka peluang baru di dunia perfilman Indonesia, baik di tingkat lokal maupun internasional.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
