<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>meutya hafid &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/meutya-hafid/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Sep 2025 05:41:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>meutya hafid &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>HUT Ke-24 Kemkomdigi: Bangun Ruang Digital Indonesia yang Aman</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/29/hut-ke-24-kemkomdigi-bangun-ruang-digital-indonesia-yang-aman/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 29 Sep 2025 05:40:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[kemkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[menteri komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[meutya hafid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22788</guid>

					<description><![CDATA[Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan ulang tahun ke-24 menjadi momentum penting untuk refleksi dan aksi nyata.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Pekan lalu, tepatnya 24 September 2025, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memperingati hari jadi ke-24. Kementerian yang sebelumnya bernama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) ini sah bertransformasi nama menjadi Komdigi di masa awal pemerintahan Presiden Prabowo.</p>



<p>Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid menegaskan ulang tahun ke-24 menjadi momentum penting untuk refleksi dan aksi nyata. Dilansir dari website resmi Komdigi, ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajarannya.</p>



<p>Ia mengatakan bahwa Kemkomdigi berhasil meraih capaian strategis, mulai dari opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hingga pembangunan konektivitas digital yang sudah berhasil menjangkau 80,8 persen populasi.</p>



<p>“Secara resmi kita diberikan laporan BPK yang menyebutkan untuk tahun 2024 kita sudah dengan status WTP. Terima kasih banyak atas kerja keras seluruh tim di Komdigi yang luar biasa,” kata Meutya di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Selasa (23/9/2025).</p>



<p>Meutya juga menekankan bahwa pencapaian tersebut tidak boleh membuat sivitas Kemkomdigi terlena. Diharapkan, semuanya, yang tergabung dengan Kemkomdigi bisa melakukan refleksi, aksi, dan kolaborasi. </p>



<p>&#8220;Refleksi artinya tidak silau dengan capaian, aksi artinya semuanya dapat bergerak mewujudkan visi dan quick wins. Sementara, kolaborasi artinya melangkah bersama tanpa ada yang tertinggal.<br>ujar Meutya.</p>



<p>Selain itu, Meutya juga memberi apresiasi khusus kepada setiap unit kerja. Ditjen Pengawasan Ruang Digital dipuji karena konsisten menjaga ruang digital aman dari judi online dan pornografi, sekaligus menghadirkan kebijakan seperti PP Tunas untuk melindungi anak-anak.</p>



<p>Ditjen Infrastruktur Digital (Infradig) dan BAKTI diapresiasi atas capaian konektivitas nasional yang kini sudah menjangkau 80,8 persen penduduk. Sementara, Ditjen Komunikasi Publik dan Media mencatat keberhasilan menjaga keterbukaan informasi dengan tingkat kepuasan publik 83,41 persen dan indeks keterbukaan 75,65 persen.</p>



<p>Sedangkan Ditjen Ekosistem Digital disebut berperan strategis karena mampu mendampingi startup Indonesia hingga meraih prestasi ASEAN, serta menyiapkan regulasi kecerdasan artifisial alias AI yang saat ini masih terus digodok. </p>



<p>Meutya juga menyoroti peran Ditjen Teknologi Pemerintahan Digital dalam mengawal integrasi layanan publik dan penyatuan data nasional yang aman. Tidak hanya itu, Badan Pengembangan SDM Komdigi juga diapresiasi atas kontribusinya menyiapkan talenta digital melalui pelatihan dan literasi.</p>



<p>“Semua capaian ini penting, tetapi tugas kita ke depan lebih besar lagi. Mari jadikan ulang tahun ke-24 ini momentum memperkuat semangat kebersamaan membangun ruang digital Indonesia yang aman, tangguh, dan inklusif,” tegas Menkomdigi Meutya Hafid.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menkomdigi: Game Online Tidak Jelek, tapi Bukan Olahraga</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/23/menkomdigi-game-online-tidak-jelek-tapi-bukan-olahraga/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Adam Nouval]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 May 2025 02:46:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[esports]]></category>
		<category><![CDATA[game online]]></category>
		<category><![CDATA[menkomdigi]]></category>
		<category><![CDATA[meutya hafid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19200</guid>

					<description><![CDATA[Pernyataan Meuty Hafid muncul di tengah pro dan kontra soal pendekatan pendidikan disiplin militer terhadap pelajar yang dinilai kecanduan game online.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menegaskan bahwa game online tidak dapat dikategorikan sebagai olahraga.</p>



<p>Hal itu disampaikan Meutya menjawab pertanyaan wartawan di sela kegiatannya mengunjungi program pendidikan karakter untuk anak di Purwakarta, Jawa Barat, pada 14 Mei 2025 lalu.</p>



<p>Pernyataan tersebut disampaikan Meutya di tengah perdebatan publik mengenai masuknya pelajar bermasalah ke barak militer, salah satunya karena kecanduan game online.</p>



<p>&#8220;Kalau bagi saya, sport perlu melibatkan juga giat fisik, selain juga online. Saya nggak bilang online itu jelek, tapi tetap kalau namanya sport perlu ada giat fisiknya,&#8221; kata Meutya Hafid dilansir <a href="https://youtu.be/l0hmftrSiRk?t=45">YouTube KompasTV</a>, 22 Mei 2025.</p>



<p>Pernyataan tersebut muncul di tengah pro dan kontra soal pendekatan pendidikan disiplin militer terhadap pelajar yang dinilai kecanduan game online.</p>



<p>Sebagian publik menilai bahwa langkah itu perlu dikaji ulang, mengingat game online atau e-sports telah menjadi cabang olahraga resmi yang menyumbang prestasi di berbagai kejuaraan nasional dan internasional.</p>



<p>Indonesia sendiri telah meraih medali dalam ajang multievent seperti SEA Games dan Asian Games melalui cabang esports. Beberapa nama atlet esports Tanah Air juga berhasil menorehkan prestasi di kompetisi dunia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meutya Hafid Ditunjuk Jadi Menteri Komunikasi dan Digital</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/10/21/meutya-hafid-ditunjuk-jadi-menteri-komunikasi-dan-digital/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 21 Oct 2024 00:21:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[menteri komunikasi dan digital]]></category>
		<category><![CDATA[menteri prabowo]]></category>
		<category><![CDATA[meutya hafid]]></category>
		<category><![CDATA[presiden parbowo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=12957</guid>

					<description><![CDATA[Politikus Partai Golkar Meutya Hafid ditunjuk oleh Presiden Prabowo sebagai Menteri Komunikasi dan Digital RI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tepat pada tanggal 20 Oktober 2024, masyarakat Indonesia memiliki Presiden dan Wakil Presiden terbaru, yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Keduanya akan bekerja dan memimpin negara Indonesia hingga tahun 2029.</p>



<p>Untuk memuluskan visi dan misi yang diemban oleh Prabowo dan Gibran, tentu saja mereka akan dibantu oleh sejumlah menteri terkait. Nah, menariknya, setelah pelantikan, Prabowo dan Gibran langsung tancap gas dengan mengumumkan sejumlah menterinya.</p>



<p>Salah satu yang diangkat adalah politikus Partai Golkar Meutya Hafid yang ditunjuk sebagai Menteri Komunikasi dan Digital. Nama Meutya disampaikan Prabowo dalam pengumuman menteri dan wakil menteri di Istana Negara, Jakarta, Minggu (20/10) malam.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="792" height="549" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127.png" alt="" class="wp-image-12958" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127.png 792w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127-300x208.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127-768x532.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127-370x256.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127-270x187.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127-570x395.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Screenshot-127-740x513.png 740w" sizes="(max-width: 792px) 100vw, 792px" /></figure>



<p>Berdasarkan pengumuman tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika berubah nomenklatur menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital. Meutya menggantikan Budi Arie Setiadi, yang kini menempati posisi sebagai Menteri Koperasi.</p>



<p>Lahir pada 3 Mei 1978, Meutya menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR RI periode 2019-2024 dan berasal dari daerah pemilihan Sumatra Utara I. Perempuan asal Bandung, Jawa Barat, ini kembali terpilih sebagai anggota DPR RI untuk periode 2024-2029 di dapil yang sama.</p>



<p>Meutya memiliki pengalaman panjang sebagai seorang jurnalis televisi, dan namanya mulai dikenal publik setelah insiden penyanderaan di Irak pada tahun 2005 bersama seorang kamerawan Metro TV.</p>



<p>Meutya menempuh pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, lalu melanjutkan SMA di Crescent Girl’s School, Singapura, lulus pada 1997. Ia kemudian melanjutkan studi di Universitas New South Wales, Australia, dan meraih gelar sarjana pada 2001. </p>



<p>Pada 2018, ia menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Indonesia. Ditempatkan di Kementerian Komunikasi dan Digital, Meutya diharapkan dapat memberikan solusi nyata dan efektif menghadapi berbagai persoalan di sektor komunikasi dan teknologi digital di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
