<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>nusantara lima &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/nusantara-lima/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sun, 10 May 2026 23:33:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>nusantara lima &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Satelit N5 Siap Sebarkan Internet Cepat di Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/05/11/satelit-n5-siap-sebarkan-internet-cepat-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 10 May 2026 23:33:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[internet cepat]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara lima]]></category>
		<category><![CDATA[psn]]></category>
		<category><![CDATA[satelit n5]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=28539</guid>

					<description><![CDATA[Dengan kapasitas mencapai 160 Gbps, Satelit N5 diproyeksikan menjadi salah satu pemain utama dalam meningkatkan kapasitas satelit nasional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) melalui Satelit Nusantara Lima (Satelit N5) resmi memperoleh izin Jaringan Tetap Tertutup Berbasis Satelit (JARTUPSAT) dan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI. </p>



<p>Pencapaian ini sekaligus menjadi langkah penting sebelum Satelit N5 mulai menghadirkan layanan komersial untuk masyarakat Indonesia dan izin tersebut diperoleh setelah Satelit N5 berhasil melewati tahapan Uji Laik Operasi (ULO).</p>



<p>Ada pun pelaksanaan ULO dilakukan di Gateway Banjarbaru, Kalimantan Selatan, pada 23–24 April 2026. Dalam pengujian tersebut, Komdigi memastikan seluruh infrastruktur dan sistem telekomunikasi satelit memenuhi standar keamanan, kualitas layanan, serta kepatuhan regulasi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-28542" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Copy-of-Untitled-2026-05-11T062659.897-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ini sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi. Dengan kapasitas mencapai 160 Gbps, Satelit N5 diproyeksikan menjadi salah satu pemain utama dalam meningkatkan kapasitas satelit nasional.</p>



<p>Tak hanya itu, kehadiran Satelit N5 juga sekaligus bertujuan untuk mempercepat pemerataan akses internet cepat di berbagai wilayah Indonesia, khususnya daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T).</p>



<p>Melalui rilis yang diterima nativzen.com, Direktur Utama PT Pasifik Satelit Nusantara, Adi Rahman Adiwoso, mengatakan keberhasilan melewati ULO menjadi fase krusial sebelum Satelit N5 resmi beroperasi secara komersial.</p>



<p>“Kami bersyukur Satelit N5 telah berhasil melewati tahapan Uji Laik Operasi oleh tim evaluator dan kini telah mendapatkan izin JARTUPSAT serta VSAT dari Komdigi. Ini adalah bukti komitmen kami dalam menghadirkan infrastruktur satelit yang canggih dan patuh regulasi,&#8221; ujar Adi.</p>



<p>Ia menambahkan, kehadiran Satelit N5 diharapkan mampu mendukung program pemerataan konektivitas digital nasional sekaligus mengurangi kesenjangan akses internet di berbagai wilayah pelosok Nusantara.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Dukung Target Internet 100 Mbps pada 2029</h4>



<p>Pelaksanaan ULO Satelit N5 juga ditinjau langsung oleh jajaran pimpinan Komdigi, termasuk Direktur Jenderal Ekosistem Digital, Edwin Hidayat Abdullah. Menurut Edwin, kehadiran Satelit N5 menjadi aset strategis dalam memperkuat ekosistem digital nasional.</p>



<p>Pemerintah sendiri menargetkan rata-rata kecepatan internet Indonesia mencapai 100 Mbps pada tahun 2029. Dengan tambahan kapasitas satelit sebesar 160 Gbps, pemerintah optimistis transformasi digital nasional dapat berjalan lebih cepat dan merata.</p>



<p>“Kelulusan ULO yang diterima oleh Satelit Nusantara Lima ini tentunya membuktikan bahwa infrastruktur ini telah siap secara teknis untuk mendukung agenda besar transformasi digital nasional,” kata Edwin.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Satelit VHTS Terbesar di Asia</h4>



<p>Satelit N5 hadir sebagai satelit Very High Throughput Satellite (VHTS) terbesar di Asia dengan teknologi mutakhir berbasis platform Boeing 702MP. Satelit ini memiliki 101 spot beam Ka-band yang mampu menjangkau seluruh wilayah Indonesia hingga negara-negara ASEAN.</p>



<p>Satelit tersebut sebelumnya diluncurkan dari Florida, Amerika Serikat, pada September 2025 dan berhasil menempati slot orbit 113° Bujur Timur pada Januari 2026 setelah melalui proses Electric Orbit Raising (EOR).</p>



<p>Tak hanya itu, integrasi tujuh stasiun bumi yang tersebar di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Tarakan (Kalimantan Utara) juga telah dinyatakan berjalan sempurna dengan segmen luar angkasa. </p>



<p>Dengan masa operasional lebih dari 15 tahun, Satelit N5 diharapkan mampu menghadirkan layanan internet berkecepatan tinggi yang andal bagi masyarakat, sektor bisnis, hingga mendukung keamanan nasional di seluruh Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dorong Pemerataan Internet, Satelit Nusantara Lima Telan Biaya Rp 7,5 Triliun</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/15/dorong-pemerataan-internet-satelit-nusantara-lima-telan-biaya-rp-75-triliun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2025 00:29:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[akses internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara lima]]></category>
		<category><![CDATA[satelit nusantara lima]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22391</guid>

					<description><![CDATA[Satelit Nusantara Lima adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia tanpa batas.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Mengandalkan roket Falcon 9 milik SpaceX, Indonesia melihat keberhasilan peluncuran Satelit Nusantara Lima (N5) pada 10 September 2025 dari Cape Canaveral, Amerika Serikat.</p>



<p>Menurut Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Viada Hafid menegaskan bahwa satelit ini dirancang untuk kepentingan rakyat. &#8220;Satelit Nusantara Lima adalah jembatan yang menghubungkan Indonesia tanpa batas,” ujar Meutya. </p>



<p>Ia juga mengungkapkan, internet cepat bukan hanya soal teknologi, tetapi soal kesempatan yang sama. &#8220;anak-anak di Maluku dan Papua akan punya akses belajar yang sama dengan anak-anak di Jakarta, pasien di pulau kecil juga bisa konsultasi dengan dokter terbaik,&#8221; tambah Meutya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="690" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-1024x690.png" alt="" class="wp-image-22392" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-1024x690.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-300x202.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-768x517.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-370x249.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-270x182.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-570x384.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640-740x499.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/nlima-concept-R2-e1677662146640.png 1122w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Selain itu, satelit yang baru-baru ini meluncur bisa juga mendukung perkembangan UMKM di Tanah Air agar bisa bersaing di dunia digital. “Inilah makna pemerataan digital yang sesungguhnya,” ujar Meutya.</p>



<p>Meutya menambahkan bahwa peluncuran N5 sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang sejak awal menekankan pentingnya kemandirian dan kedaulatan teknologi. Transformasi digital adalah program strategis agar seluruh rakyat Indonesia dapat merasakan manfaat pembangunan secara merata.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Satelit Komunikasi Terbesar di Asia Tenggara</h3>



<p>Dengan kapasitas 160 Gbps, N5 menjadi satelit komunikasi terbesar di Asia Tenggara. Satelit ini akan menempati slot orbit strategis 113° Bujur Timur atau golden spot yang mencakup seluruh wilayah Indonesia dan memperkuat konektivitas di kawasan timur.</p>



<p>Kehadirannya akan membuka peluang lebih luas bagi pendidikan jarak jauh, layanan kesehatan digital, UMKM berbasis daring, hingga akses hiburan dan informasi bagi masyarakat di pelosok yang selama ini sulit terjangkau.</p>



<p>N5 dimiliki oleh PT. Satelit Nusantara Lima (SNL), anak usaha PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN), melalui kerja sama global dengan Boeing Satellite Systems, Hughes Network Systems, dan SpaceX. </p>



<p>Dengan N5, Indonesia menegaskan diri bukan hanya konsumen, tetapi juga pengelola teknologi satelit yang menghadirkan manfaat langsung bagi rakyat sekaligus memperkokoh posisi bangsa sebagai pusat konektivitas digital di kawasan Asia Pasifik.</p>



<p>Pemerintah lewat Kementerian Komunikasi dan Digital memastikan registrasi orbit, sekaligus menjaga kedaulatan nasional dalam pengelolaan satelit ini. Peluncuran N5 menjadi tonggak sejarah baru setelah Palapa A1 pada 1976, Nusantara Satu pada 2019, dan SATRIA-1 pada 2023.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Menelan Anggaran Hingga Rp 7,5 Triliun</h3>



<p>Total nilai investasi proyek Satelit Nusantara Lima diperkirakan mencapai sekitar Rp 7 triliun sampai Rp 7,5 triliun, tergantung nilai tukar dolar AS ke Rupiah. Anggaran ini mencakup biaya pembangunan satelit dengan teknologi Very High Throughput Satellite (VHTS).</p>



<p>Juga pembuatan platform satelit oleh Boeing, penyediaan teknologi jaringan oleh Hughes Network Systems dan biaya peluncuran menggunakan roket Falcon 9 dari SpaceX di Cape Canaveral, AS.</p>



<p>Anggaran juga dialokasikan untuk pembangunan dan pengoperasian stasiun bumi (ground stations) sebanyak sekitar tujuh hingga delapan gateway utama di berbagai wilayah strategis Indonesia guna mendukung operasional satelit.</p>



<p>Selain pembangunan satelit, anggaran termasuk juga biaya pendukung lain seperti sistem propulsi elektrik, kanal komunikasi generasi ke-7, dan masa layanan satelit selama lebih dari 15 tahun.</p>



<p>Terkait sumber pembiayaan, proyek peluncuran Satelit Nusantara Lima (N5) ini didanai oleh PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) sebagai pemilik dan pengelola satelit, yang merupakan perusahaan swasta Indonesia.</p>



<p>Sementara, Pemerintah Indonesia memberikan dukungan melalui insentif fiskal dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) karena proyek ini dikategorikan sebagai infrastruktur strategis nasional.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
