<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>opera &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/opera/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2026 09:55:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>opera &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Opera, Satu Browser yang Menawarkan Banyak Fitur</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/09/18/opera-satu-browser-yang-menawarkan-banyak-fitur/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Sep 2026 09:55:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi opera]]></category>
		<category><![CDATA[banyak fitur]]></category>
		<category><![CDATA[browser]]></category>
		<category><![CDATA[opera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=31759</guid>

					<description><![CDATA[Opera menunjukkan bagaimana sebuah browser bisa tetap simpel dan aman, sekaligus memberi ruang bagi smartphone untuk melakukan lebih banyak hal.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Bagi masyarakat Indonesia, smartphone menjadi tempat di mana kegiatan sehari-hari dilakukan. Mulai dari browsing, menonton video, bekerja, belanja, kehidupan digital semua dilakukan via smartphone. </p>



<p>Menurut laporan <a href="https://wearesocial.com/wp-content/uploads/2025/02/Digital_2025_Indonesia_v02.pdf" target="_blank" rel="noreferrer noopener">We are Social’s Digital 2025: Indonesia</a>, orang Indonesia menghabiskan rata-rata 4 jam 38 menit sehari untuk menggunakan internet via smartphone, dan smartphone menyumbang 71.93% traffic web di indonesia. </p>



<p>Namun, tidak semua smartphone hadir dengan kemampuan yang sama. Dengan smartphone entry-level dan midrange yang banyak digunakan, pengguna mengharapkan perangkat mereka bisa melakukan lebih banyak hal. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-31761" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-28-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Artinya, kata <strong>“smart”</strong> bukan lagi soal menambah lebih banyak aplikasi, tapi bagaimana memaksimalkan aplikasi yang sudah ada di perangkat tiap penggunanya. Salah satunya adalah aplikasi browser, yang sering kali menjadi pintu utama untuk mencari informasi.</p>



<p>Opera, browser yang dikenal cepat dan ringan, melakukan survei di Indonesia dengan melibatkan lebih dari 2000 responden. Survei ini bertujuan untuk memahami lebih jauh bagaimana pengguna mereka beraktivitas, serta cara mereka memanfaatkan berbagai fitur di dalamnya.</p>



<h2 class="wp-block-heading">Pengguna Butuh Browser yang Lebih Ringan</h2>



<p>Dari survei Opera, kecepatan menjadi alasan nomor satu pengguna memilih browser mereka. Ini menunjukkan bahwa pengguna memang mencari pengalaman browsing yang cepat dan ringan pada smartphone, terutama pada perangkat dengan kemampuan yang lebih terbatas.</p>



<p>Menurut survei Opera, 63% responden merupakan pengguna smartphone entry-level dan kelas midrange, yakni perangkat yang memiliki harga di bawah Rp 3 juta (sekitar US$ 185). Angka ini menunjukkan bahwa perangkat dengan harga terjangkau masih banyak digunakan oleh pengguna Opera di Indonesia. </p>



<p>Tren ini juga sejalan dengan kondisi pasar secara umum. Berdasarkan riset<strong> </strong><a href="https://counterpointresearch.com/en/insights/indonesia-smartphone-market-q2-2025" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Counterpoint untuk Q2 2025</a>, segmen smartphone di bawah US$ 150 tumbuh 3% secara tahunan, menunjukkan bahwa perangkat terjangkau masih menjadi bagian penting dari pasar.</p>



<p>Meski hadir dengan spesifikasi yang lebih sederhana, smartphone tetap dituntut untuk bisa melakukan banyak hal setiap harinya, yakni mulai dari bekerja, belanja, dan kegiatan di media sosial.</p>



<p>Mereka membutuhkan perangkat yang mampu menangani aktivitas tanpa mengorbankan kecepatan dan performa. Sehingga dibutuhkan aplikasi yang tetap ringan dan cepat untuk kegiatan sehari-hari, tanpa membuat smartphone bekerja terlalu keras.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>&nbsp;Satu Browser, Lima Fitur Esensial</strong></h4>



<p>Bagaimana jika sebuah browser mampu menggantikan beberapa tools yang biasanya harus di-download secara terpisah? Opera menggabungkan lima fitur berguna dalam satu browser yang ringan: Free Built-in Ad Blocker, VPN, Data Saver, Personalized AI Assistant, dan browser.</p>



<p>Ketimbang mengunduh berbagai aplikasi untuk kebutuhan yang berbeda-beda, pengguna bisa mengakses semua fitur dalam satu aplikasi, sehingga pengalaman menggunakan smartphone jadi lebih simpel dan tetap ringan.</p>



<p>Untuk pengalaman browsing yang lebih bersih, Built-in Ad Blocker pada Opera membantu menghilangkan iklan dan berbagai elemen yang tidak diperlukan dari halaman web, sehingga pengguna bisa menikmati konten secara langsung tanpa banyak gangguan. </p>



<p>Berdasarkan survey, sekitar 60% pengguna Opera telah menggunakan browser untuk menonton video pendek atau drama, yang membuat pengalaman browsing tanpa iklan terasa semakin nyaman.</p>



<p>Untuk pengguna yang menginginkan privasi lebih saat browsing, fitur Free VPN dari Opera memberikan lapisan privasi tambahan saat mengakses berbagai informasi yang diinginkan. Sekitar 58% pengguna yang mengikuti survei sudah mengetahui fitur VPN dari Opera.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-1024x576.png" alt="" class="wp-image-31760" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-1536x864.png 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/image-29.png 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ini memungkinkan pengguna mendapatkan privasi lebih baik saat mencari informasi yang dibutuhkan. Free VPN juga menjadi fitur yang paling banyak digunakan oleh pengguna Opera, menunjukkan bahwa privasi sudah menjadi bagian penting dari kegiatan browsing sehari-hari.</p>



<p>Bagi pengguna yang memiliki kuota internet terbatas, fitur Data Saver di Opera membantu memaksimalkan penggunaan data. Sehingga, pengguna tidak perlu lagi mengandalkan aplikasi lain yang terlalu banyak mengonsumsi data, karena semua bisa langsung dilakukan di Opera.</p>



<p>Pengalaman browsing berbasis AI di Opera membawa pengalaman browsing selangkah lebih jauh dengan menghadirkan personal assistant yang bisa membantu pengguna mencari informasi, merangkum konten, hingga menyelesaikan berbagai tugas langsung dari browser.</p>



<p>Sementara, untuk pertanyaan yang sifatnya kompleks, fitur Think Deeper dari Opera membantu pengguna menggali informasi lebih dalam dan dapat menyelesaikan tugas dalam lebih dari 50 bahasa, sehingga pengguna dengan preferensi bahasa yang berbeda tetap bisa menggunakannya dengan mudah. </p>



<p>Tidak hanya itu, personalisasi tampilan dan<em> widget </em>pada Opera juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan, sehingga Opera tidak hanya menawarkan browser dengan berbagai fungsi, tetapi juga pengalaman browsing yang bisa disesuaikan dengan kenyamanan pengguna.</p>



<p>Opera telah menggabungkan berbagai fitur yang dibutuhkan pengguna dalam satu browser, sehingga aktivitas browsing sehari-hari menjadi lebih mudah tanpa harus terus berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya. </p>



<p>Dengan memadukan fungsi, efisiensi dan personalisasi, Opera menunjukkan bagaimana sebuah browser bisa tetap simpel dan aman, sekaligus memberi ruang bagi smartphone untuk melakukan lebih banyak hal.</p>



<p>Kamu tertarik untuk menggunakan aplikasi ini? Segera download <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.opera.browser&amp;hl=en" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Opera One untuk Android</a> atau <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=com.opera.mini.native&amp;hl=en" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Opera Mini</a> untuk menikmati pengalaman browsing a.k.a berselancar di dunia maya yang lebih simpel dan aman di smartphone kamu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sepele! Kebiasaan Ini Bisa Meningkatkan Risiko Kejahatan Siber</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/16/sepele-kebiasaan-ini-bisa-meningkatkan-risiko-kejahatan-siber/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2026 04:45:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi browser]]></category>
		<category><![CDATA[kejahatan siber]]></category>
		<category><![CDATA[opera]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29489</guid>

					<description><![CDATA[Meski terlihat sepele, beberapa kebiasaan saat menggunakan internet dapat membuka celah bagi pelaku kejahatan siber.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, ancaman kejahatan siber juga terus meningkat. Maraknya transaksi online, belanja digital, dan penggunaan internet melalui perangkat seluler memberi ruang yang lebih luas bagi pelaku kejahatan untuk menjalankan berbagai modus penipuan. </p>



<p>Indonesia Anti Scam Center (IASC) mencatat lebih dari 548.000 laporan kejahatan siber sepanjang Januari 2024 hingga April 2026, dengan penipuan online dan phishing menjadi ancaman yang paling sering dilaporkan. </p>



<p>Ironisnya, banyak risiko tersebut berawal dari kebiasaan digital yang terlihat sepele. Tanpa disadari, tindakan sederhana seperti mengklik tautan mencurigakan, menggunakan kata sandi yang lemah, atau mengakses jaringan yang tidak aman dapat membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk mencuri data maupun mengambil alih akun pengguna.&nbsp;</p>



<p>Meski terlihat sepele, beberapa kebiasaan saat menggunakan internet dapat membuka celah bagi pelaku kejahatan siber. Coba cek, apakah kamu masih sering melakukan hal-hal berikut?&nbsp;</p>



<ol>
<li><strong>Membiarkan Puluhan Tab Browser Terbuka Selama Berhari-hari</strong></li>
</ol>



<p>Banyak orang memiliki kebiasaan membuka link saat browsing, lalu membiarkan tab-tab tersebut tetap terbuka selama berhari-hari tanpa menutupnya dengan benar. Seiring waktu, <em>browser</em> pun dipenuhi puluhan tab yang aktif.</p>



<p>Padahal, kebiasaan ini bukan cuma membuat <em>browser</em> terasa lebih berat. Beberapa tab yang tetap aktif dapat menjalankan pelacak, memuat iklan, atau mengambil data di latar belakang tanpa disadari. Semakin banyak tab yang terbuka, semakin besar pula potensi risiko keamanan dan privasi yang bisa muncul.&nbsp;</p>



<p>Menutup tab yang sudah tidak digunakan mungkin terdengar sederhana, tetapi kebiasaan ini dapat membantu mengurangi paparan terhadap ancaman digital. Browser seperti Opera yang telah dilengkapi fitur pengelolaan tab dan perlindungan privasi juga dapat membantu pengguna tetap aman saat berselancar di internet. </p>



<ol start="2">
<li><strong>Asal Klik “Terima Semua” pada Pop-up Cookie </strong></li>
</ol>



<p>Saat mengunjungi sebuah situs web, kamu pasti sering menjumpai pop-up yang meminta izin penggunaan cookie. Karena ingin cepat mengakses halaman yang dituju, banyak orang langsung mengklik tombol &#8220;Terima Semua&#8221; tanpa membaca atau memeriksa pengaturannya terlebih dahulu. </p>



<p>Padahal, tidak semua cookie berfungsi untuk kebutuhan teknis situs. Sebagian di antaranya digunakan untuk melacak aktivitas pengguna di berbagai situs web guna mengumpulkan data tentang kebiasaan dan minat mereka. </p>



<p>Informasi ini kemudian dapat dimanfaatkan untuk menampilkan iklan yang sangat tertarget. Dalam beberapa kasus, data tersebut juga bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk membuat modus penipuan atau phishing yang terasa lebih meyakinkan karena disesuaikan dengan aktivitas online korbannya. </p>



<p>Oleh karena itu, penting untuk lebih cermat saat memberikan izin penggunaan cookie. Jika tersedia, luangkan waktu kamu untuk meninjau kembali pengaturan privasi dan menolak cookie yang tidak diperlukan.</p>



<p>Menggunakan browser dengan fitur perlindungan privasi bawaan seperti Opera, yang sudah dilengkapi pemblokir iklan dan pelacak, juga dapat membantu mengurangi pengumpulan data yang tidak diinginkan saat berselancar di internet. </p>



<ol start="3">
<li><strong>Memasang Terlalu Banyak Ekstensi Browser </strong></li>
</ol>



<p>Ekstensi browser mungkin bisa membuat aktivitas online terasa lebih praktis. Mulai dari  mendapatkan diskon saat berbelanja, mencatat informasi, atau melakukan kustomisasi. Namun, tidak semua ekstensi aman digunakan. </p>



<p>Beberapa di antaranya fitur ekstensi yang tidak aman dapat mengumpulkan data penelusuran, memantau aktivitas online, atau meminta akses yang sebenarnya tidak diperlukan untuk menjalankan fungsinya. </p>



<p>Dalam kasus yang lebih serius, ekstensi berbahaya bahkan pernah digunakan untuk mencuri informasi login, menyisipkan iklan mencurigakan, atau mengarahkan pengguna ke situs berbahaya tanpa disadari. </p>



<p>Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk lebih selektif saat memasang ekstensi browser yang diinginkan. Pastikan ekstensi berasal dari sumber tepercaya dan hanya memberikan izin yang benar-benar diperlukan.</p>



<p>Beberapa browser juga menerapkan proses peninjauan terhadap ekstensi yang tersedia di toko resminya. Opera, misalnya, melakukan peninjauan manual untuk membantu mengidentifikasi ekstensi yang berpotensi berbahaya sebelum dapat diunduh pengguna.</p>



<ol start="4">
<li><strong>Mengabaikan Browser Update karena &#8220;Masih Berjalan dengan Baik&#8221; </strong></li>
</ol>



<p>Banyak pengguna menunda pembaruan browser karena merasa semuanya masih berjalan normal. Padahal, harus kamu ketahui bahwa pembaruan browser bukan hanya soal menghadirkan fitur baru. </p>



<p>Sebagian besar update juga membawa perbaikan keamanan untuk menutup celah yang baru ditemukan dan berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Jika browser tidak diperbarui, perangkat bisa lebih rentan terhadap malware, phishing, hingga berbagai bentuk serangan siber yang terus berkembang.  </p>



<p>Karena itu, mengaktifkan pembaruan otomatis atau rutin memperbarui browser yang terpasang pada perangkat dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga keamanan saat beraktivitas di internet. </p>



<p>Seiring semakin melekatnya teknologi digital dalam kehidupan sehari-hari, kesadaran akan keamanan siber juga perlu ikut meningkat. Pasalnya, keamanan online tidak hanya ditentukan oleh teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan.</p>



<p>“Seiring pertumbuhan ekonomi digital global, ancaman yang menargetkan pengguna sehari-hari juga menjadi semakin canggih — dan Indonesia bukan pengecualian,&#8221; ujar Michael Tegos, Product Privacy &amp; Security Advocate Opera.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa banyak dari kita tidak menyadari seberapa besar kendali yang sebenarnya kita miliki terhadap keamanan online pribadi, terutama saat menggunakan aplikasi untuk berselancar di internet.</p>



<p>&#8220;Perubahan kebiasaan kecil seperti memperbarui browser, meninjau kembali ekstensi yang digunakan, atau lebih selektif dalam menerima cookie dapat membantu mengurangi risiko paparan terhadap pelaku kejahatan siber secara signifikan,” tambah Michael Tegos.</p>



<p>Opera terus berupaya untuk menghadirkan perlindungan yang mudah digunakan dan mudah diakses, sehingga pengguna dengan tingkat kemampuan apa pun dapat menjaga keamanan mereka saat online.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
