<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pekerja &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/pekerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jan 2026 06:47:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>pekerja &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tren Rekrutmen 2026 Versi Jobstreet by SEEK</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/29/tren-rekrutmen-2026-versi-jobstreet-by-seek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Jan 2026 06:47:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25998</guid>

					<description><![CDATA[Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, pasar kerja nasional justru diproyeksikan tetap solid.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Memasuki tahun 2026, pasar tenaga kerja Indonesia memasuki fase yang semakin strategis. Di tengah bayang-bayang ketidakpastian ekonomi global, pasar kerja nasional justru diproyeksikan tetap solid.</p>



<p>Peluang ini tidak hanya bersumber dari pertumbuhan organik dalam negeri. Dinamika perdagangan global juga berpotensi mendorong relokasi sebagian industri manufaktur ke Asia Tenggara. </p>



<p>Ini adalah momentum emas bagi Indonesia, dengan catatan kita tidak hanya harus mampu bersaing dari sisi infrastruktur, tetapi juga kemudahan berusaha, dan yang paling krusial adalah kesiapan talenta.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-25999" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-1024x683.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-768x513.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411-740x494.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/2411.jpg 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Evolusi AI: Dari Adopsi ke Integrasi Keterampilan</strong></h4>



<p>Jika tahun 2023 hingga 2025 adalah fase pengenalan, maka 2026 adalah fase optimalisasi. Sementara itu, Artificial Intelligence (AI) alias kecerdasan buatan tidak lagi sekadar alat bantu rekrutmen, tetapi telah mengubah definisi kompetensi itu sendiri. </p>



<p>Data dari laporan eksklusif iring, Compensation, and Benefits 2025 dari Jobstreet by SEEK menemukan bahwa dengan meningkatnya penggunaan AI, 71% perusahaan di Indonesia saat ini juga mempertimbangkan pengetahuan AI kandidat saat merekrut.</p>



<p>“Dari perkembangan tersebut, keterampilan terkait AI tentunya akan semakin dibutuhkan lintas fungsi,&#8221; ujar Wisnu Dharmawan, Acting Managing Director untuk Indonesia, Jobstreet by SEEK melalui rilis yang diterima nativzen.com.</p>



<p>Lebih lanjut, Wisnu mengatakan bahwa AI tidak lagi eksklusif milik engineer, tetapi menjadi keharusan untuk berbagai divisi termasuk pemasaran, operasional, hingga keuangan. Kuncinya terletak pada AI literacy, data literacy, dan kemampuan mengintegrasikan AI ke alur kerja.</p>



<p>Sebagai dampaknya, kita akan melihat pergeseran relevansi keterampilan yang dimiliki oleh tenaga kerja. Pekerjaan yang bersifat repetitif dan klerikal (administratif rutin) akan semakin tergerus otomatisasi. </p>



<p>Sebaliknya, nilai tambah manusia akan bergeser ke kemampuan analisis, pemecahan masalah yang kompleks, kreativitas, dan pengambilan keputusan berbasis data. Bagi pekerja, ini saatnya mengevaluasi apakah pekerjaan sehari-hari didominasi tugas rutin yang mudah di otomasi?</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Munculnya Fenomena Ketenagakerjaan Lain di Tengah Isu PHK</strong></h4>



<p>Pertanyaan besar yang kemudian kerap muncul di awal tahun adalah; apakah 2026 akan diwarnai gelombang PHK masif? Untuk ini, konteks Indonesia berbeda dengan tren konsolidasi teknologi global. </p>



<p>Data pasar kerja nasional menunjukkan tren positif, terutama di sektor layanan kesehatan, manufaktur, dan ekonomi digital. Namun, yang justru muncul adalah fenomena job hugging, dimana pekerja memilih bertahan di posisi saat ini demi stabilitas karir (job security).</p>



<p>Hal ini mengurangi mobilitas tenaga kerja secara organik. Oleh karena itu, untuk merekrut pekerja baru perusahaan harus lebih proaktif membangun <em>employer branding</em> atau menawarkan jenjang karir yang jelas dan menarik.</p>



<p>Di sisi lain, strategi perusahaan untuk mempertahankan pekerja tidak bisa lagi pasif. Identifikasi apakah tim di masing-masing perusahaan memiliki <strong>&#8220;sunset skills”</strong> yaitu keterampilan rutin yang mudah di otomasi. </p>



<p>Jika hal ini dimiliki, maka perusahaan harus proaktif melakukan upskilling internal daripada sekadar merekrut pekerja baru. Fokus pada kombinasi skill teknis (seperti cloud atau cybersecurity) dan human skills (komunikasi dan kolaborasi).</p>



<p>“Cara sederhananya, bandingkan deskripsi pekerjaan di perusahaan dengan lowongan terkini di pasar tenaga kerja. Bila pasar mulai menuntut elemen AI, data, atau <em>cloud</em> yang belum dimiliki tim saat ini, itu sinyal perlunya program upskilling terarah dari perusahaan,” ujar <strong>Wisnu Dharmawan</strong>.</p>



<p><strong>Daya Tarik Global dan Tantangan Retensi</strong></p>



<p>Tantangan lain juga muncul dari lintas negara. Laporan Decodi ng Global Talent 2024 dari SEEK menunjukkan sekitar 67% pekerja Indonesia berminat untuk bekerja di luar negeri. Angka ini didorong oleh keinginan mengejar eksposur global serta kualitas hidup yang lebih baik.</p>



<p>Bagi perusahaan Indonesia, ini adalah peringatan sekaligus peluang. Penting untuk memperkuat strategi retensi agar talenta terbaik melihat masa depan karir di dalam negeri. Selain penyesuaian kompensasi, perusahaan perlu menawarkan jalur karir yang jelas, dan kesempatan pembelajaran.</p>



<p>Di sisi lain, perusahaan juga bisa mulai memanfaatkan cross-border recruitment melalui platform global seperti Jobstreet by SEEK untuk mengisi celah keterampilan khusus yang sulit ditemukan di pasar lokal. </p>



<p>“Tahun 2026 bukan sekadar tentang siapa yang merekrut paling cepat, tetapi siapa yang mampu memetakan potensi talenta paling akurat. Bagi pencari kerja, portofolio dan kredensial mikro akan menjadi bukti kompetensi yang lebih bernilai dibanding gelar semata,” tutup Wisnu Dharmawan.</p>



<p>Jobstreet by SEEK akan terus menjadi mitra strategis dalam menyediakan data dan teknologi candidate matching untuk menjembatani kebutuhan ini. Harapannya perusahaan Indonesia dapat memenangkan persaingan dalam mendapatkan dan mempertahankan talenta terbaik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>4 Tips Kerja di Luar Negeri dengan Aman ala Jobstreet by SEEK</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/12/16/4-tips-kerja-di-luar-negeri-dengan-aman-ala-jobstreet-by-seek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 05:40:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[liburan ke luar negeri]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[pencari kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25103</guid>

					<description><![CDATA[Ini untuk menjawab lonjakan minat rakyat Indonesia akan karir di luar negeri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Belakangan, isu tantangan penciptaan lapangan kerja di Indonesia kembali menjadi sorotan publik saat masyarakat Indonesia disebut lebih memilih untuk bekerja di luar negeri. </p>



<p>Data dari laporan eksklusif Jobstreet by SEEK bersama dengan Boston Consulting Group (BCG), dan The Network yang berjudul Decoding Global Talent 2024: Tren Mobilitas Pekerja menunjukkan perspektif tambahan.</p>



<p>Disebutkan bahwa minat Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berkarir di luar negeri bukan hanya semata karena keterbatasan lapangan kerja secara lokal, melainkan sebuah pilihan strategis yang didorong oleh ambisi profesional.</p>



<p>Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 67% pekerja Indonesia menyatakan bersedia pindah ke luar negeri untuk bekerja, angka yang setara dengan rata-rata Asia Tenggara. Jobstreet by SEEK melihat tren mobilitas ini sebagai indikator kuatnya daya saing kandidat Indonesia di pasar global.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-1024x576.png" alt="" class="wp-image-25104" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sawitri, Head of Country Marketing &#8211; Indonesia, Jobstreet by SEEK</figcaption></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Pekerja Indonesia Dorong Mobilitas Global</h4>



<p>Berdasarkan laporan tersebut, alasan utama pekerja di Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri didorong oleh tiga motivasi utama, yaitu pertimbangan karir (70%), alasan finansial dan ekonomi (60%), serta kualitas hidup 48%.</p>



<p>Terkait dengan pertimbangan karir, motivasi tersebut bertujuan untuk<strong> </strong>mendapatkan pengalaman kerja internasional, akselerasi karir, dan memperkaya skillset yang merupakan alasan paling dominan.</p>



<p>Alasan finansial dan ekonomi memotivasi meraka untuk mendapatkan harapan kompensasi dan tunjangan yang lebih baik, serta <strong>kualitas hidup </strong>bertujuan untuk<strong> </strong>mencari lingkungan kerja yang lebih baik, termasuk mendapatkan perlindungan kesehatan dan keamanan. </p>



<p>Tren ini sangat menonjol pada sektor-sektor berbasis teknologi, di mana minat mobilitas tertinggi terlihat pada profesi seperti digitalisasi/data science/AI (81%) dan <em>engineering</em>/teknik (77%). Beberapa negara tujuan terpopuler adalah Jepang (32%), Australia (29%), dan Singapura (19%).</p>



<p>&#8220;Jobstreet by SEEK melihat tren pekerja Indonesia mencari pengalaman global sebagai indikasi bahwa pencari kerja Indonesia cukup percaya diri untuk bersaing di kancah global,&#8221; ujar Sawitri, Head of Country Marketing &#8211; Indonesia, Jobstreet by SEEK. </p>



<p>Sawitri menambahkan bahwa Jobstreet by SEEK melihat ini sebagai potensi akselerasi karir yang dapat memperkaya ekosistem kandidat nasional saat memutuskan untuk kembali ke Tanah Air, melalui pertukaran pengetahuan, keterampilan, dan wawasan lintas negara. </p>



<p>&#8220;Teknologi AI kami telah membantu para kandidat dapat menemukan peluang pekerjaan yang sesuai profilnya, secara aman, dan terverifikasi dari 8 negara Asia Pasifik dengan mudah,&#8221; tambah Sawitri  </p>



<p>Jobstreet by SEEK melalui gerakan <strong>#NextMillionJobs</strong> berkomitmen mempertemukan kandidat dengan sejuta peluang kerja di dalam negeri. Berdasarkan data SEEK di Indonesia, lebih dari 1 juta iklan lowongan kerja telah ditayangkan di platform Jobstreet by SEEK dalam 1 tahun terakhir.</p>



<p>SEEK juga terus mengakomodir keinginan para pencari kerja yang berminat bersaing di pasar internasional, dengan lebih dari 400 ribu lowongan kerja setiap harinya di 8 negara Asia Pasifik: Australia, Selandia Baru, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan Filipina. </p>



<p>Jobstreet by SEEK, melalui platform terintegrasi yang didukung teknologi artificial intelligence (AI) kelas dunia, memastikan para pencari kerja dapat mengakses peluang lokal dan global yang aman dan terpercaya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Tips Mencari Prospek Karir yang Aman di Luar Negeri ala Jobstreet by SEEK</h4>



<p>Mengingat tingginya minat mobilitas, Jobstreet by SEEK memaparkan panduan praktis untuk memastikan proses pencarian kerja di luar negeri dilakukan secara aman, terstruktur, dan bebas dari penipuan:</p>



<ol>
<li><strong>Verifikasi Sumber Lowongan Kerja</strong>: Selalu prioritaskan pencarian melalui platform resmi dan terpercaya yang memiliki sistem verifikasi pemberi kerja. Platform yang terintegrasi seperti Jobstreet by SEEK menjamin setiap lowongan pekerjaan datang dari perusahaan yang terdaftar dan terverifikasi di delapan pasar Asia Pasifik.</li>



<li><strong>Periksa Kontrak dan Dokumentasi Hukum</strong>: Jangan pernah menandatangani kontrak atau menyetujui tawaran kerja tanpa memahami penuh informasi mengenai syarat dan ketentuan dari penawaran kerja, terutama terkait gaji, akomodasi, dan izin kerja. Pastikan dokumen visa dan izin kerja yang diajukan sesuai dengan jenis pekerjaan.</li>



<li><strong>Waspadai Biaya di Awal Proses</strong>: Pekerja yang sah tidak akan diminta membayar biaya rekrutmen atau proses visa kepada pemberi kerja. Waspada jika diminta melakukan transfer uang tunai atau diminta membayar biaya yang tidak wajar di muka. Biaya relokasi dapat ditanggung perusahaan, ditanggung kandidat, atau dibagi berdasarkan kesepakatan yang tertulis dengan jelas di kontrak kerja. Namun, kandidat tidak boleh diminta membayar biaya rekrutmen atau biaya apa pun kepada pemberi kerja maupun agen sebagai syarat mendapatkan pekerjaan. </li>



<li><strong>Tingkatkan </strong><strong><em>Digital Footprint </em></strong><strong>pada Platform Pencarian Kerja</strong>: Pastikan profil profesional <em>up-to-date</em> dan informatif. Segera buat akun dan perbarui profil di Jobstreet by SEEK untuk dimanfaatkan oleh fitur AI yang ada di dalam platform dalam proses pencocokan profil secara proaktif dengan peluang kerja yang aman dan relevan. Pastikan juga untuk menggunakan kata kunci yang tepat di dalam profil untuk mempercepat efisiensi proses rekrutmen.</li>
</ol>



<p>Sebagai mitra karir terpercaya di kawasan Asia Pasifik, Jobstreet by SEEK siap mendukung setiap langkah para pencari kerja Indonesia, baik yang mengejar peluang lokal maupun menjelajahi peluang karir lintas negara. </p>



<p>Jobstreet menyediakan wawasan pasar dan platform yang aman untuk membantu pencari kerja mengidentifikasikan pekerjaan yang sesuai dengan ambisi serta memastikan pencocokan tinggi terhadap peluang pekerjaan yang tersedia di delapan pasar Asia Pasifik dengan tepat dan cepat. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>LinkedIn: 7 dari 10 Profesional di Indonesia Ingin Pindah Kerja di 2025</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/01/18/linkedin-7-dari-10-profesional-di-indonesia-ingin-pindah-kerja-di-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Jan 2025 11:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[linkedin]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[pelamar kerja]]></category>
		<category><![CDATA[perekrut]]></category>
		<category><![CDATA[profesional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=15526</guid>

					<description><![CDATA[Data LinkedIn mengungkapkan bahwa hampir 6 dari 10 (59%) pencari kerja mengaku pernah di-ghosting oleh perekrut.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tahun baru membawa harapan baru bagi banyak profesional di Indonesia. Sebanyak 7 dari 10 (70%) profesional menyatakan akan mencari pekerjaan baru pada tahun 2025, lebih tinggi dari rata-rata global yang hanya sebesar 58%. </p>



<p>Namun, proses pencarian pekerjaan kini semakin menantang. Data <a href="https://www.linkedin.com/feed/">LinkedIn</a> mengungkapkan bahwa hampir 6 dari 10 (59%) pencari kerja mengaku pernah di-ghosting oleh perekrut dan tidak mendapat respons apapun setelah mengirimkan lamaran atau menghubungi tim perekrut.</p>



<p>Hasilnya, lebih dari setengah responden mengatakan bahwa proses pencarian kerja menjadi lebih sulit (58%) dan memakan waktu lebih lama (59%) dalam setahun terakhir. Tren ini menunjukkan bahwa para profesional Indonesia perlu mengubah strategi mereka dalam mencari pekerjaan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-15527" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-1024x683.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/2154.jpg 1500w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Profesional di Indonesia Perlu Beradaptasi</strong></h3>



<p>Bagi banyak orang, mencari pekerjaan kini seperti permainan peluang. Rata-rata, profesional di Indonesia menghabiskan waktu hingga empat jam per minggu untuk mengirim sebanyak lima lamaran pekerjaan. </p>



<p>Sementara, 42% profesional percaya bahwa semakin banyak lamaran yang dikirimkan, semakin besar peluang mereka mendapat pekerjaan. Anggapan ini paling banyak berasal dari  Gen Z (45%) dan Milenial (43%).</p>



<p>Namun, kenyataannya strategi ini justru menjadi bumerang. Sekitar 4 dari 10 (43%) profesional di Indonesia mengaku telah mengirim lebih banyak lamaran dari biasanya, tetapi tidak mendapatkan balasan.</p>



<p>Di sisi lain, para perekrut kelelahan dengan banyaknya lamaran pekerjaan yang tidak sesuai dengan persyaratan. Sebanyak 8 dari 10 (80%) perekrut mengatakan bahwa mereka menerima lebih banyak lamaran dibandingkan tahun lalu. </p>



<p>Ini mengakibatkan 29% dari mereka menghabiskan waktu hingga 3-5 jam dalam sehari untuk menyeleksi lamaran. Namun, mereka melaporkan bahwa, dari lamaran yang diterima, tidak ada satupun (0%) yang benar-benar memenuhi kualifikasi.</p>



<p>“Di tengah persaingan job market yang kompetitif, para pencari kerja seringkali ingin melamar sebanyak mungkin untuk setiap posisi yang ada, dengan harapan peluang mendapatkan pekerjaan semakin besar,&#8221; ujar Serla Rusli, LinkedIn Career Expert.</p>



<p>Ditambahkan oleh Rusli bahwa mengirimkan lamaran terlalu banyak justru tidak akan berhasil, dan bisa membuat mereka kecewa saat menerima respon yang minim atau bahkan “di-ghosting” oleh para perekrut. </p>



<p>&#8220;Dengan semakin banyaknya orang yang mencari pekerjaan tahun ini, para profesional di Indonesia harus bisa beradaptasi, mengambil pendekatan baru dan lebih strategis dalam melamar pekerjaan yang sesuai dengan skills,&#8221; tambah Rusli.</p>



<p>Riset terbaru LinkedIn menunjukkan, 56% pencari kerja berharap mereka memiliki cara yang lebih efisien untuk memastikan skills yang dibutuhkan. Untuk memudahkan para pencari kerja di Indonesia dalam menyesuaikan strategi, LinkedIn telah meluncurkan fitur Job Match terbaru.</p>



<p>Fitur ini menampilkan bagaimana skills dan pengalaman mereka cocok untuk posisi yang tersedia. Dengan begitu, para pencari kerja bisa fokus mencari pekerjaan dengan peluang yang lebih besar untuk mendapatkan tanggapan. </p>



<p>Cukup dengan sekali klik, para pencari kerja bisa mendapatkan info lengkap dari kualifikasi apa saja yang mereka miliki dan tidak miliki, sehingga mereka bisa memutuskan apakah perlu melamar pekerjaan tersebut atau tidak. </p>



<p>Selain itu, pelanggan premium juga akan mendapatkan panduan tambahan dengan alat bantu bertenaga AI dari LinkedIn untuk memperbaiki CV, surat lamaran, dan melihat pekerjaan yang lebih cocok untuk mereka. </p>



<p>Di Indonesia, hampir 7 dari 10 (69%) pencari kerja terbuka terhadap peran-peran di industri atau bidang baru. Laporan Jobs on the Rise terbaru dari LinkedIn menawarkan insights menarik tentang pekerjaan yang paling cepat berkembang di Indonesia selama tiga tahun terakhir. </p>



<p>Peringkat tahun ini mengungkap adanya peningkatan posisi untuk pekerjaan yang berfokus pada teknik keamanan, perjalanan, dan pekerjaan di sektor pelayanan karena, seperti banyak negara lain di dunia,  sektor bisnis di Indonesia sudah kembali normal pasca pandemi.</p>



<p>Adapun tiga pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia adalah: </p>



<ol>
<li>Konsultan Perjalanan,</li>



<li>Ahli Keamanan Siber, </li>



<li>Analis Pusat Operasi Keamanan.</li>
</ol>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Platform Jobstreet Express Kembangkan Layanan Express Hire</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/07/15/platform-jobstreet-express-kembangkan-layanan-express-hire/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jul 2024 06:47:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet express]]></category>
		<category><![CDATA[kandidat karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[lowongan kerja]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=9714</guid>

					<description><![CDATA[Tuai respons positif dari ribuan penyedia kerja, Jobstreet Express kembangkan layanan Express Hire untuk memenuhi kebutuhan pencarian karyawan semi terampil.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Jobstreet Express, bagian dari Jobstreet by SEEK menuai respons positif dari para penyedia kerja dan pencari kerja semi-terampil untuk berbagai bidang industri. Dalam dua tahun perjalanannya di Indonesia,&nbsp;platform dinilai memberikan manfaat yang positif.</p>



<p>“Kami merasa bangga karena Jobstreet Express telah dipercaya sebagai&nbsp;platform&nbsp;untuk mencari karyawan semi-terampil oleh para penyedia kerja, baik perusahaan, UMKM, bisnis lokal di Indonesia,&#8221; ujar Woon Hann Khoo, Head of Jobstreet Express.</p>



<p>Lebih lanjut Woon Hann Khoo memaparkan mengenai&nbsp;beberapa value yang dimiliki oleh Jobstreet Express. Pertama adalah speed, yakni kemampuan Jobstreet Express untuk menyediakan&nbsp;pool&nbsp;kandidat dalam kurun waktu 24 jam. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-1024x576.png" alt="" class="wp-image-9716" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-1536x864.png 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/07/Screenshot-74.png 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Value yang kedua adalah match, yang merupakan kemampuan Jobstreet Express dalam menyediakan kandidat yang sesuai dengan kriteria kebutuhan perusahaan. Terakhir, semua informasi lowongan kerja di Jobstreet Express bisa dipercaya dan tidak ada penipuan.</p>



<p>Hal inilah yang membawa&nbsp;value&nbsp;kepercayaan atau&nbsp;trust&nbsp;dengan membantu para pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan kandidat semi-terampil di Indonesia.&nbsp;Nah, untuk menjaga semua value tersebut, Jobstreet Express kini menyediakan layanan iklan berbayar&nbsp;Express Hire.</p>



<p>Layanan ini kian mempermudah para perekrut kerja&nbsp;dalam mendapatkan kandidat pegawai yang tepat, sesuai dengan kampanye&nbsp;#PastiDapatKerja. Hal ini juga menjadi misi Jobstreet Express berkontribusi bagi penyediaan lowongan kerja dan penurunan angka pengangguran di Indonesia.</p>



<p>&#8220;Jobstreet Express membantu proses perekrutan karyawan khususnya di bagian&nbsp;Kitchen&nbsp;dan&nbsp;Bar. Karena itu, saya sangat senang sekali menggunakan platform ini,&#8221; ucap Deden Agoes Rifana, Human Resources Manager Cafe Del Mar, Bali.</p>



<p>Hal senada juga dikatakan oleh Anggia Hutabarat, Head of HR Pasar Baru Square Hotel Bandung. Ia mengatakan bahwa Jobstreet Express telah membantu hotelnya untuk memperoleh karyawan yang diinginkan dan sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan.</p>



<p>Paket eksklusif berbayar Express Hire ini merupakan kerja sama yang ditawarkan Jobstreet Express kepada mitra perusahaan untuk meningkatkan citra perusahaan bagi para pelamar kerja dan memudahkan proses pencarian karyawan.&nbsp; &nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>



<p>Layanan berbayar ini terdiri dari paket&nbsp;online<strong>,&nbsp;</strong>yaitu&nbsp;Plus&nbsp;dan&nbsp;Max&nbsp;yang dapat dibeli dengan menggunakan koin di platform Jobstreet Express. Selain itu, juga tersedia paket offline, yaitu Bulanan&nbsp;dan&nbsp;Tahunan. </p>



<p>Keunggulan paket Plus dan Max  berupa visibilitas dan jangkauan lebih banyak 2-3 kali di platform Jobstreet Express untuk 1 (satu) iklan. Selain itu,&nbsp;coverage&nbsp;dari media sosial Jobstreet dengan lebih dari 50.000 pengikut di daerah masing masing, khusus untuk pengguna&nbsp;Paket Max.&nbsp;</p>



<p>Paket tersebut tersedia untuk pengguna Jobstreet Express yang berlokasi di wilayah Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Bali, dan kota-kota lain di Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara. Untuk informasi lebih lengkap bisa mengakses tautan ini <a href="http://bit.ly/jsepaket" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>bit.ly/jsepaket</strong></a>.</p>



<p>Di sisi lain, para pencari kerja juga dapat mengakses daftar lowongan kerja dari berbagai perusahaan terpercaya melalui&nbsp;website&nbsp;<a href="http://id.jobstreetexpress.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><strong>id.jobstreetexpress.com</strong></a>&nbsp;dan aplikasi Jobstreet Express yang dapat diunduh melalui App Store atau Play Store. </p>



<p>Lowongan yang tersedia di Jobstreet Express juga memiliki beragam variasi tipe, mulai dari&nbsp;full-time,&nbsp;part time, dan&nbsp;daily worker. Tersedia untuk semua lulusan pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA, dan SMK.&nbsp;</p>



<p>Hingga triwulan kedua 2024 ini, Jobstreet Express telah memiliki lebih dari&nbsp;19 ribu&nbsp;iklan lowongan kerja semi-terampil. Dengan proses rekrutmen mudah yang ditawarkan Jobstreet Express, para pencari kerja dapat melamar berbagai lowongan hanya di satu portal secara cepat, aman, dan gratis. </p>



<p>“Kami akan terus menjaga kepercayaan dari para penyedia kerja dan pencari kerja dengan menyediakan&nbsp;platform&nbsp;Jobstreet Express yang dinamis dan terus merambah kota lainnya di Indonesia,&#8221; pungkas Woon Hann Khoo. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
