<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pencari kerja &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/pencari-kerja/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Tue, 16 Dec 2025 09:05:53 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>pencari kerja &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4 Tips Kerja di Luar Negeri dengan Aman ala Jobstreet by SEEK</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/12/16/4-tips-kerja-di-luar-negeri-dengan-aman-ala-jobstreet-by-seek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 16 Dec 2025 05:40:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[liburan ke luar negeri]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja]]></category>
		<category><![CDATA[pencari kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25103</guid>

					<description><![CDATA[Ini untuk menjawab lonjakan minat rakyat Indonesia akan karir di luar negeri.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Belakangan, isu tantangan penciptaan lapangan kerja di Indonesia kembali menjadi sorotan publik saat masyarakat Indonesia disebut lebih memilih untuk bekerja di luar negeri. </p>



<p>Data dari laporan eksklusif Jobstreet by SEEK bersama dengan Boston Consulting Group (BCG), dan The Network yang berjudul Decoding Global Talent 2024: Tren Mobilitas Pekerja menunjukkan perspektif tambahan.</p>



<p>Disebutkan bahwa minat Warga Negara Indonesia (WNI) untuk berkarir di luar negeri bukan hanya semata karena keterbatasan lapangan kerja secara lokal, melainkan sebuah pilihan strategis yang didorong oleh ambisi profesional.</p>



<p>Laporan tersebut mengungkapkan bahwa 67% pekerja Indonesia menyatakan bersedia pindah ke luar negeri untuk bekerja, angka yang setara dengan rata-rata Asia Tenggara. Jobstreet by SEEK melihat tren mobilitas ini sebagai indikator kuatnya daya saing kandidat Indonesia di pasar global.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-1024x576.png" alt="" class="wp-image-25104" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Copy-of-Untitled-2025-12-16T122957.547.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">Sawitri, Head of Country Marketing &#8211; Indonesia, Jobstreet by SEEK</figcaption></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Pekerja Indonesia Dorong Mobilitas Global</h4>



<p>Berdasarkan laporan tersebut, alasan utama pekerja di Indonesia mencari pekerjaan di luar negeri didorong oleh tiga motivasi utama, yaitu pertimbangan karir (70%), alasan finansial dan ekonomi (60%), serta kualitas hidup 48%.</p>



<p>Terkait dengan pertimbangan karir, motivasi tersebut bertujuan untuk<strong> </strong>mendapatkan pengalaman kerja internasional, akselerasi karir, dan memperkaya skillset yang merupakan alasan paling dominan.</p>



<p>Alasan finansial dan ekonomi memotivasi meraka untuk mendapatkan harapan kompensasi dan tunjangan yang lebih baik, serta <strong>kualitas hidup </strong>bertujuan untuk<strong> </strong>mencari lingkungan kerja yang lebih baik, termasuk mendapatkan perlindungan kesehatan dan keamanan. </p>



<p>Tren ini sangat menonjol pada sektor-sektor berbasis teknologi, di mana minat mobilitas tertinggi terlihat pada profesi seperti digitalisasi/data science/AI (81%) dan <em>engineering</em>/teknik (77%). Beberapa negara tujuan terpopuler adalah Jepang (32%), Australia (29%), dan Singapura (19%).</p>



<p>&#8220;Jobstreet by SEEK melihat tren pekerja Indonesia mencari pengalaman global sebagai indikasi bahwa pencari kerja Indonesia cukup percaya diri untuk bersaing di kancah global,&#8221; ujar Sawitri, Head of Country Marketing &#8211; Indonesia, Jobstreet by SEEK. </p>



<p>Sawitri menambahkan bahwa Jobstreet by SEEK melihat ini sebagai potensi akselerasi karir yang dapat memperkaya ekosistem kandidat nasional saat memutuskan untuk kembali ke Tanah Air, melalui pertukaran pengetahuan, keterampilan, dan wawasan lintas negara. </p>



<p>&#8220;Teknologi AI kami telah membantu para kandidat dapat menemukan peluang pekerjaan yang sesuai profilnya, secara aman, dan terverifikasi dari 8 negara Asia Pasifik dengan mudah,&#8221; tambah Sawitri  </p>



<p>Jobstreet by SEEK melalui gerakan <strong>#NextMillionJobs</strong> berkomitmen mempertemukan kandidat dengan sejuta peluang kerja di dalam negeri. Berdasarkan data SEEK di Indonesia, lebih dari 1 juta iklan lowongan kerja telah ditayangkan di platform Jobstreet by SEEK dalam 1 tahun terakhir.</p>



<p>SEEK juga terus mengakomodir keinginan para pencari kerja yang berminat bersaing di pasar internasional, dengan lebih dari 400 ribu lowongan kerja setiap harinya di 8 negara Asia Pasifik: Australia, Selandia Baru, Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, dan Filipina. </p>



<p>Jobstreet by SEEK, melalui platform terintegrasi yang didukung teknologi artificial intelligence (AI) kelas dunia, memastikan para pencari kerja dapat mengakses peluang lokal dan global yang aman dan terpercaya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Tips Mencari Prospek Karir yang Aman di Luar Negeri ala Jobstreet by SEEK</h4>



<p>Mengingat tingginya minat mobilitas, Jobstreet by SEEK memaparkan panduan praktis untuk memastikan proses pencarian kerja di luar negeri dilakukan secara aman, terstruktur, dan bebas dari penipuan:</p>



<ol>
<li><strong>Verifikasi Sumber Lowongan Kerja</strong>: Selalu prioritaskan pencarian melalui platform resmi dan terpercaya yang memiliki sistem verifikasi pemberi kerja. Platform yang terintegrasi seperti Jobstreet by SEEK menjamin setiap lowongan pekerjaan datang dari perusahaan yang terdaftar dan terverifikasi di delapan pasar Asia Pasifik.</li>



<li><strong>Periksa Kontrak dan Dokumentasi Hukum</strong>: Jangan pernah menandatangani kontrak atau menyetujui tawaran kerja tanpa memahami penuh informasi mengenai syarat dan ketentuan dari penawaran kerja, terutama terkait gaji, akomodasi, dan izin kerja. Pastikan dokumen visa dan izin kerja yang diajukan sesuai dengan jenis pekerjaan.</li>



<li><strong>Waspadai Biaya di Awal Proses</strong>: Pekerja yang sah tidak akan diminta membayar biaya rekrutmen atau proses visa kepada pemberi kerja. Waspada jika diminta melakukan transfer uang tunai atau diminta membayar biaya yang tidak wajar di muka. Biaya relokasi dapat ditanggung perusahaan, ditanggung kandidat, atau dibagi berdasarkan kesepakatan yang tertulis dengan jelas di kontrak kerja. Namun, kandidat tidak boleh diminta membayar biaya rekrutmen atau biaya apa pun kepada pemberi kerja maupun agen sebagai syarat mendapatkan pekerjaan. </li>



<li><strong>Tingkatkan </strong><strong><em>Digital Footprint </em></strong><strong>pada Platform Pencarian Kerja</strong>: Pastikan profil profesional <em>up-to-date</em> dan informatif. Segera buat akun dan perbarui profil di Jobstreet by SEEK untuk dimanfaatkan oleh fitur AI yang ada di dalam platform dalam proses pencocokan profil secara proaktif dengan peluang kerja yang aman dan relevan. Pastikan juga untuk menggunakan kata kunci yang tepat di dalam profil untuk mempercepat efisiensi proses rekrutmen.</li>
</ol>



<p>Sebagai mitra karir terpercaya di kawasan Asia Pasifik, Jobstreet by SEEK siap mendukung setiap langkah para pencari kerja Indonesia, baik yang mengejar peluang lokal maupun menjelajahi peluang karir lintas negara. </p>



<p>Jobstreet menyediakan wawasan pasar dan platform yang aman untuk membantu pencari kerja mengidentifikasikan pekerjaan yang sesuai dengan ambisi serta memastikan pencocokan tinggi terhadap peluang pekerjaan yang tersedia di delapan pasar Asia Pasifik dengan tepat dan cepat. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>5 Tips Bagi Pencari Kerja Di Tengah Fenomena “Talent War”</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/20/5-tips-bagi-pencari-kerja-di-tengah-fenomena-talent-war/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 May 2025 01:32:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[jobstreet by seek]]></category>
		<category><![CDATA[pekerja indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pencari kerja]]></category>
		<category><![CDATA[talent war]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19038</guid>

					<description><![CDATA[Munculnya fenomena “talent war” mencerminkan meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja dengan keahlian spesifik.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Dalam momentum refleksi terhadap kondisi para pekerja Indonesia saat ini, para pekerja yang berada di tengah dinamika pasar tenaga kerja, terus menyampaikan aspirasi untuk merealisasikan industri ketenagakerjaan nasional yang lebih layak dan adil.</p>



<p>Di sisi lain, perusahaan justru tengah berlomba-lomba dalam mendapatkan talenta terbaik yang juga melatarbelakangi munculnya fenomena “talent war”. Situasi ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan akan tenaga kerja dengan keahlian spesifik.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="418" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-1024x418.jpg" alt="" class="wp-image-19039" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-1024x418.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-300x123.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-768x314.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-1536x627.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-370x151.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-270x110.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-570x233.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073-740x302.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/2394073.jpg 2000w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Optimisme Iklim Rekrutmen Indonesia di Tahun 2025&nbsp;</strong></h3>



<p>Laporan eksklusif terbaru dari Jobstreet by SEEK berjudul Hiring, Compensation &amp; Benefits 2025 yang dilakukan kepada lebih dari 1,200 praktisi rekrutmen dan SDM mencatat bahwa 44% perusahaan berencana menambah karyawan permanen di paruh pertama tahun ini.</p>



<p>Ini diikuti dengan 42% responden yang memprediksi aktivitas rekrutmen di paruh kedua tahun 2025 akan lebih aktif dibandingkan dengan tahun 2024. Hal ini pun menunjukkan sebuah optimisme.</p>



<p>Selain itu, Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat peningkatan jumlah angkatan kerja menjadi 153,05 juta orang pada Februari 2025, naik 3,67 juta orang dari tahun sebelumnya . </p>



<p>Namun, dibalik peluang tersebut tidak dapat terhindar munculnya tantangan. Di tengah munculnya badai PHK dan meningkatnya jumlah angkatan kerja, persaingan yang terjadi diantara kandidat pun semakin ketat. </p>



<p>Oleh karena itu, para pencari kerja perlu menyiapkan diri secara strategis agar tidak hanya sebatas mencari dan melamar pekerjaan, tetapi juga memastikan bahwa mereka menjadi talenta yang menonjol dan relevan di mata perusahaan.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Strategi Bagi Tenaga Kerja Untuk Unggul Saat Talent War</h3>



<p>Dalam ekosistem yang kompetitif ini, Jobstreet by SEEK juga memberikan beberapa tips dan strategi untuk para pencari kerja agar tetap unggul di tengah dinamisnya pasar tenaga kerja, antara lain:</p>



<p><strong>Kuasai Skill yang Dibutuhkan Industri, Terutama Digital dan Alat AI</strong></p>



<p>Kemampuan teknis dan digital kini menjadi nilai tambah yang dicari banyak perusahaan. Laporan  Eksklusif Hiring, Compensation and Benefits dari Jobstreet by SEEK mencatat bahwa 71% perusahaan mulai mempertimbangkan pengetahuan dasar tentang AI dalam proses rekrutmen.</p>



<p>Meski belum menjadi persyaratan utama, keterampilan seperti analisis data, pemanfaatan AI tools, atau pemasaran digital bisa membuat kandidat lebih menonjol dibanding pelamar lain. Untuk itu, investasikan waktu untuk mempelajari skill-skill seperti itu.</p>



<p><strong>Targetkan Melamar ke Posisi Pekerjaan yang Kerap Dicari Perusahaan</strong></p>



<p>Laporan eksklusif Jobstreet by SEEK juga menunjukkan bahwa posisi di bidang Marketing, HR, Sales, Finance, dan IT menjadi beberapa posisi pekerjaan yang paling aktif dibuka sepanjang tahun 2024. </p>



<p>Dengan memahami tren ini, pencari kerja dapat menyesuaikan strategi saat melamar pekerjaan dan menyusun CV yang lebih relevan, khususnya dengan melakukan upskilling yang sesuai dengan posisi pekerjaan yang diinginkan.</p>



<p><strong>Bangun Personal Branding Secara Profesional</strong></p>



<p>Di era digital, para pencari kerja bukan hanya dinilai dari isi CV mereka, tetapi juga dari bagaimana mereka membangun citra profesional (personal branding) di platform pencari kerja atau komunitas industri. </p>



<p>Profil yang aktif, rapi, dan mencerminkan keahlian serta minat karir akan memudahkan perekrut untuk menemukan dan mengenali nilai dari seorang kandidat. Para pencari kerja juga dapat berbagi wawasan, pengalaman, atau portofolio secara konsisten diantara komunitas.</p>



<p><strong>Jangan Abaikan Peluang Kontrak/Paruh Waktu Sebagai Batu Loncatan</strong></p>



<p>Banyak pencari kerja enggan mengambil posisi kontrak atau part-time karena dianggap kurang stabil. Padahal, tren di 2024 menunjukkan peningkatan signifikan dalam perekrutan tipe pekerjaan ini. </p>



<p>Laporan eksklusif Jobstreet juga mencatat bahwa perusahaan kini semakin fleksibel dalam membentuk tim kerja, dan banyak dari posisi kontrak akhirnya berujung menjadi permanen. Bagi pencari kerja, ini bisa menjadi langkah awal yang berharga untuk membangun pengalaman.</p>



<p><strong>Cari Perusahaan yang Punya Jenjang Karir Jelas dan Budaya Kerja Sehat</strong></p>



<p>Di tengah proses pencarian kerja, pencari kerja juga perlu selektif dalam mencari perusahaan yang dapat memberikan penawaran kerja terbaik. Jangan terpaku pada gaji, pertimbangkan juga peluang pertumbuhan, program pelatihan, dan budaya kerja di perusahaan tersebut. </p>



<p>Laporan eksklusif yang sama dari Jobstreet by SEEK menekankan pentingnya aspek ini, di mana banyak karyawan yang meninggalkan tempat kerja mereka karena merasa tidak dapat berkembang atau tidak dihargai. </p>



<p>Perusahaan yang transparan dalam pengembangan karir dan menjunjung nilai keberagaman serta keseimbangan hidup bagi karyawannya tentu saja menjadi tempat yang ideal untuk bertumbuh bagi para talenta.</p>



<p>Dinamika rekrutmen serta fenomena talent war tidak menjadi sebuah proses yang hanya dilalui oleh perusahaan, namun juga menjadi momen yang tepat bagi para pencari kerja untuk menilai ulang apa yang sebenarnya mereka cari dalam membangun perjalanan karir.</p>



<p>Semangat perjuangan pekerja di Hari Buruh tahun 2025 ini menjadi momen yang reflektif, bukan hanya soal memperjuangkan hak, tetapi juga menjadi navigasi arah masa depan tenaga kerja yang lebih berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Manjakan Pencari Kerja, LinkedIn Hadir dengan Fitur AI Terbaru</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/09/manjakan-pencari-kerja-linkedin-hadir-dengan-fitur-ai-terbaru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 09 May 2025 00:55:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[fitur ai]]></category>
		<category><![CDATA[linkedin]]></category>
		<category><![CDATA[pencari kerja]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=18819</guid>

					<description><![CDATA[Fitur Job Match di LinkedIn memungkinkan pencari kerja langsung menilai sejauh mana kualifikasi mereka cocok dengan lowongan tertentu.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; LinkedIn telah meluncurkan Grad Guide 2025 bersama rangkaian fitur berbasis AI yang dirancang untuk membekali para lulusan baru dan profesional awal karier dengan kepercayaan diri dan pengetahuan yang dibutuhkan.</p>



<p>Edisi tahun ini mencakup 10 jabatan dan industri dengan pertumbuhan tercepat untuk lulusan sarjana di Indonesia, berdasarkan data agregat dari jutaan profil anggota dan lowongan pekerjaan di LinkedIn.</p>



<p>Artificial Intelligence Engineer, Security Operations Center Analyst, dan Environmental Health Safety Specialist menjadi tiga posisi dengan popularitas yang tumbuh pesat di kalangan lulusan sarjana di Indonesia. </p>



<p>Tren ini menunjukkan kebutuhan yang tinggi di industri akan keterampilan AI dan green skills. Faktanya, LinkedIn menemukan bahwa pencari kerja dengan green skills memiliki kemungkinan direkrut 54,6% lebih tinggi dibanding rata-rata tenaga kerja.</p>



<p>Berikut adalah 10 posisi pekerjaan dan industri dengan pertumbuhan tercepat bagi lulusan sarjana di Indonesia:</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="683" height="539" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-177.png" alt="" class="wp-image-18820" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-177.png 683w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-177-300x237.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-177-370x292.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-177-270x213.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/05/Screenshot-177-570x450.png 570w" sizes="(max-width: 683px) 100vw, 683px" /></figure>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>LinkedIn Manfaatkan AI</strong></h3>



<p>LinkedIn menemukan bahwa pencarian kerja semakin menantang, terutama bagi talenta muda. Data LinkedIn menunjukkan, jumlah lowongan kerja yang tersedia per pelamar di Indonesia turun 11% dalam setahun terakhir (Maret 2024–Maret 2025).</p>



<p>Untuk mengatasi tantangan ini, LinkedIn memperkenalkan solusi baru berbasis AI yang bertujuan mengubah cara lulusan baru dan para profesional di masa awal karier menjalani proses pencarian kerja. </p>



<p>Inovasi yang dikembangkan oleh LinkedIn ini diharapkan akan menawarkan pengembangan keterampilan dan rekomendasi karier yang dipersonalisasi sesuai dengan preferensi dan aspirasi unik setiap pengguna.</p>



<p>“Mendapatkan pekerjaan di level awal selalu menjadi tantangan, apalagi di pasar tenaga kerja saat ini,” Di LinkedIn, kami berkomitmen untuk mendukung lulusan baru dan profesional muda di Indonesia,&#8221; ujar<em> </em><a href="https://www.linkedin.com/in/serlarusli/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Serla Rusli, LinkedIn Career Expert</a><em>. </em> </p>



<p>Ditambahkan oleh Serla bahwa dukungan tersebut diharapkan dapat membuat proses memasuki dunia kerja menjadi lebih mudah diakses dan tidak terlalu menakutkan. Hal ini juga penting bagi para profesional muda untuk dapat melihat peluang. </p>



<p>&#8220;Melalui alat berbasis AI, kami ingin membantu seluruh pengguna untuk mengarungi lanskap tenaga kerja saat ini menuju peran yang sesuai dengan keterampilan dan aspirasi mereka,&#8221; tambah Serla.</p>



<p>Awal tahun ini, LinkedIn meluncurkan fitur Job Match yang memungkinkan pencari kerja langsung menilai sejauh mana kualifikasi mereka cocok dengan lowongan tertentu. Pengguna dapat melihat kualifikasi mana yang sudah dimiliki dan mana yang belum.</p>



<p>Dengan bantuan fitur tersebut pengguna dapat mengambil keputusan melamar secara lebih tepat, cepat, dan cerdas. Tak hanya itu, LinkedIn juga meningkatkan transparansi melalui Hiring Insights. </p>



<p>Fitur ini mengungkapkan data penting seperti kemungkinan pengguna mendapat tanggapan, apakah lowongan tersebut telah diverifikasi, apakah perekrut aktif meninjau aplikasi, atau apakah posisi sedang dipromosikan yang menjadi indikator urgensi dari pihak pemberi kerja.</p>



<p>Selain itu, fitur <a href="https://learning.linkedin.com/resources/learner-engagement/linkedin-learning-ai-powered-coaching" target="_blank" rel="noreferrer noopener">AI-powered Coaching</a>memberikan panduan komunikasi di tempat kerja—mulai dari menyampaikan ulasan kinerja, memberikan umpan balik, hingga membahas keseimbangan kehidupan profesional dan personal. </p>



<p>Fitur ini tersedia di LinkedIn Learning dan dapat diakses oleh semua pengguna, dengan opsi yang lebih personal tersedia secara eksklusif untuk pelanggan LinkedIn Premium. LinkedIn Learning juga menyediakan My Career Journey.</p>



<p>Ini merupakan rencana pembelajaran yang disesuaikan dengan tujuan karier individu. Bagi pengguna yang ingin naik jabatan ataupun menjelajahi bidang baru, My Career Journey memberikan peta jalan yang terstruktur untuk membantu mereka melangkah maju.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
