<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>samsung solve for tommorow &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/samsung-solve-for-tommorow/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Mar 2026 02:12:31 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>samsung solve for tommorow &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dari Empati, Tim Labmino Harumkan Nama Indonesia Lewat RunSight</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/03/06/dari-empati-tim-labmino-harumkan-nama-indonesia-lewat-runsight/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2026 02:12:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[runsight]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung solve for tommorow]]></category>
		<category><![CDATA[tim labmino]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=27124</guid>

					<description><![CDATA[Tim Labmino, salah satu Global Ambassador SFT menghadirkan inovasi teknologi berbasis AI melalui RunSight.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Setelah diumumkan sebagai Samsung Solve for Tomorrow (SFT) Global Ambassador, Tim Labmino kini membuka cerita di balik RunSight, sebuah prototipe kacamata pintar berbasis AI yang dirancang sebagai virtual running guide bagi penyandang disabilitas visual.</p>



<p>Di balik pencapaian global tersebut, terdapat proses riset mendalam dan empati yang menjadi fondasi lahirnya inovasi ini. Melalui program Samsung Solve for Tomorrow (SFT), Tim Labmino mendapatkan ruang untuk mengembangkan ide secara terstruktur.</p>



<p>Mulai dari validasi masalah, perancangan prototipe, hingga uji dampak di lapangan. Bagi tim asal Universitas Indonesia tersebut, SFT bukan sekadar kompetisi, melainkan ekosistem pembelajaran yang menjembatani riset kampus dengan solusi nyata yang aplikatif dan inklusif.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="577" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-1024x577.jpg" alt="" class="wp-image-27127" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-1024x577.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-768x433.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1-740x417.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/Tim-Labmino-dan-RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-Untuk-Akses-Lebih-Inklusif-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pengembangan RunSight berangkat dari pendekatan berbasis empati. Pada tahap awal, Tim Labmino mengeksplorasi solusi navigasi umum untuk membantu mobilitas penyandang disabilitas visual.</p>



<p>Namun, melalui observasi dan wawancara langsung yang dilakukan, mereka menemukan kebutuhan yang jauh lebih spesifik, yakni tantangan tentang keselamatan dan kemandirian saat berlari di lintasan.</p>



<p>Berbeda dengan berjalan atau navigasi kota, lari memiliki karakteristik yang unik, kecepatan lebih tinggi, risiko tabrakan juga lebih besar, dan kebutuhan arahan yang cepat serta mudah dipahami oleh si pelari. </p>



<p>Banyak solusi yang tersedia hanya berfokus pada mobilitas harian, namun belum dirancang untuk aktivitas olahraga dengan ritme yang terbilang cepat dan kebutuhan lane awareness atau kemampuan untuk mengenali posisi dan batas-batas lajur yang sedang dilalui.</p>



<p>Pada awalnya, Tim Labmino berfokus pada konsep navigasi umum. Namun dalam perjalanannya,<br>mereka menemukan panggilan yang lebih spesifik dan berdampak, yakni menghadirkan solusi untuk keamanan dan kemandirian penyandang disabilitas visual saat berlari di lintasan.</p>



<p>“Awalnya kami mengembangkan konsep navigasi umum. Namun kami menyadari bahwa berlari memiliki tantangan yang sangat berbeda, lebih cepat, lebih dinamis, dan membutuhkan respons instan,&#8221; ujar ungkap Anthony Edbert Feriyanto dari Tim Labmino.</p>



<p>Ditambahkan oleh Anthony bahwa dari situlah pivot terbesar tim terjadi. Tim Labmino memutuskan fokus pada track running dan merancang wearable yang ringan, berbasis kamera RGB, agar nyaman digunakan dan tetap terjangkau. </p>



<p>&#8220;Di sisi software, kami juga bertransformasi dari satu model AI menjadi pipeline multi-model agar arahan yang diberikan jauh lebih presisi dan adaptif. Bagi kami, inovasi bukan hanya soal teknologi yang canggih, tapi tentang bagaimana teknologi benar-benar memahami kebutuhan penggunanya,” tambah Anthony.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="577" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-1024x577.jpg" alt="" class="wp-image-27126" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-1024x577.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-768x433.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1-740x417.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/03/RunSight-Kacamata-Pintar-Berbasis-AI-yang-Dikembangkan-Tim-Labmino-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>RunSight mampu mengenali objek di sekitar pengguna, membaca lintasan lari, serta menyesuaikan arahan berdasarkan kecepatan pengguna. Informasi tersebut disampaikan melalui instruksi suara secara real-time, membantu pengguna mengatur arah dan kecepatan saat berlari. </p>



<p>Secara teknis, RunSight sebagai “virtual guide runner” mampu menangkap video, lalu AI di perangkat memprosesnya secara real-time untuk mendeteksi garis lintasan dan hambatan di depan pengguna.</p>



<p>Sistem kemudian memberikan instruksi suara secara real-time agar pengguna tetap berada di tengah lintasan dan dapat menghindari objek dengan aman. Tak berhenti di sana, dalam perjalanananya Tim Labmino memiliki tantangan tersendiri dalam mengoptimasi AI. </p>



<p>“Tantangan terbesar dari RunSight sebagai perangkat yang kami kembangkan ini adalah menjaga akurasi saat kondisi nyata berubah, sekaligus menjaga model tetap ringan untuk real-time”, jelas Anthony.</p>



<p>Untuk mengoptimasi prototipe RunSight, Tim Labmino melakukan uji keamanan di berbagai kondisi lintasan, cahaya, dan kepadatan orang. Logika sistem dirancang dengan prinsip safety-first, menggunakan threshold, frame smoothing, dan aturan konservatif.</p>



<p>Hal itu bertujuan agar tidak memberikan arahan mendadak yang berisik bagi pengguna. Pendekatan inilah yang mengantarkan Tim Labmino meraih pengakuan global melalui Samsung Solve for Tomorrow.</p>



<p>Bagi Samsung, perjalanan Tim Labmino mencerminkan esensi dari Samsung Solve for Tomorrow dalam mendorong inovasi yang berangkat dari empati dan menciptakan dampak nyata bagi lingkungan di sekitar.</p>



<p>“Samsung Solve for Tomorrow bukan hanya tentang kompetisi inovasi, tetapi tentang membangun pola pikir problem-solver di kalangan generasi muda,&#8221; ujar Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa Tim Labmino menunjukkan ketika empati dipadukan dengan teknologi seperti AI, lahirlah solusi yang inklusif dan relevan bagi masyarakat. Inovasi seperti inilah yang ingin terus dorong oleh Samsung, tidak hanya canggih, tetapi juga bertanggung jawab dan berdampak.</p>



<p>Di panggung global Samsung Solve for Tomorrow, Tim Labmino membawa lebih dari sekadar pengakuan internasional. Mereka membawa semangat untuk terus mengembangkan RunSight, memperluas dampaknya, dan membuka jalan bagi lebih banyak inovasi yang berangkat dari empati. </p>



<p>Melalui perjalanan ini, Tim Labmino ingin menunjukkan bahwa anak muda Indonesia tidak hanya mampu menciptakan teknologi, tetapi juga berani menggunakannya untuk menjawab tantangan nyata.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Begini Cara Samsung Akomodir Anak Muda Mengolah Ide Jadi Solusi Nyata</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/23/begini-cara-samsung-akomodir-anak-muda-mengolah-ide-jadi-solusi-nyata/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 23 Sep 2025 02:50:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[program csr]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung innovation campus]]></category>
		<category><![CDATA[samsung solve for tommorow]]></category>
		<category><![CDATA[sft]]></category>
		<category><![CDATA[sic]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22613</guid>

					<description><![CDATA[Samsung konsisten menjalankan program SFT dan SIC untuk memperkuat keterampilan digital generasi muda.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Selama lebih dari tiga dekade kehadirannya di Indonesia, Samsung tidak hanya berfokus pada kontribusi ekonomi, tetapi juga turut berinvestasi pada pengembangan generasi muda.</p>



<p>Melalui program CSR yang berfokus pada pelajar SMA/SMK/MA sampai Mahasiswa D3/D4/S1 yaitu <a href="https://www.samsung.com/id/solvefortomorrow/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Samsung Solve for Tomorrow (SFT)</a> dan <a href="https://csr.samsung.com/en/program/samsung-innovation-campus" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Samsung Innovation Campus (SIC)</a>, Samsung memberikan pembekalan keahlian teknologi untuk menciptakan solusi nyata bagi masyarakat.</p>



<p>SFT adalah sebuah kompetisi yang unik di mana pesertanya ditantang menggunakan ilmu STEM (Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika) untuk membuat solusi inovatif dari masalah sosial yang ada di sekitar mereka. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-22618" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/3-5.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dalam perjalanan program, para peserta juga dibekali pembelajaran AI amplification dan sesi mentoring yang diberikan oleh para karyawan Samsung dan para expert profesional dari partner operasional program. </p>



<p>Adapun SIC merupakan sebuah program edukasi yang memberikan pelatihan intensif di bidang teknologi masa depan seperti Coding dan Programming, IoT, dan AI kepada pelajar dan juga mahasiswa. </p>



<p>Pada akhir program ini, para peserta dituntut untuk mempresentasikan hasil akhir dari pembelajaran mereka berupa prototype dari ide solusi yang memberikan dampak pada lingkungan di sekitar mereka.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-22616" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-1536x864.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/5-2.jpg 1920w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sejalan dengan visi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), program ini dirancang untuk melahirkan inovator muda yang siap menghadapi tantangan global. Riset Samsung menunjukkan bahwa 78% generasi muda di Asia Tenggara telah memanfaatkan AI untuk pembelajaran.</p>



<p>Terkait dengan hal itu, kedua program CSR ini pun memiliki tujuan untuk mengarahkan potensi besar tersebut guna menghasilkan beragam inovasi yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi Indonesia.</p>



<p>“Samsung konsisten mendampingi perjalanan Indonesia menuju masyarakat digital. Kami bangga program SIC dan SFT telah menjangkau ribuan pelajar dan mahasiswa dari berbagai daerah,&#8221; ujar Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia.</p>



<p>Ditambahkan oleh Bagus bahwa kedua program tersebut telah memberi mereka pengalaman langsung bagaimana teknologi bisa membawa perubahan positif di lingkungannya. Ke depan, Samsung berkomitmen terus mendukung lahirnya talenta digital baru di Tanah Air.</p>



<p>Berikut dampak yang telah dicapai dari penyelenggaraan SFT dan SIC sejauh ini:</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Menghadirkan Solusi Digital untuk Tantangan Masyarakat</strong></h3>



<p>Diluncurkan pada 2023, Solve For Tomorrow menjadi ruang pengembangan kapasitas lewat workshop design thinking, pendampingan mentor, hingga penerapan AI yang melatih peserta menjawab tantangan nyata di kehidupan sehari-hari. </p>



<p>Pada tahun pertama, program ini diikuti 309 tim dengan 1.087 peserta, sekaligus mengantarkan Samsung meraih Platinum Award kategori Best Provision of Literacy and Education di ajang Global CSR &amp; ESG Summit 2024.</p>



<p>Setahun kemudian, SFT <a href="https://news.samsung.com/id/samsung-solve-for-tomorrow-kembali-digelar-siapkan-inovasimu" target="_blank" rel="noreferrer noopener">memperluas partisipasi</a> hingga ke mahasiswa D3, D4, dan S1. Dengan langkah ini, semakin banyak generasi muda mendapat kesempatan untuk berinovasi sekaligus memberi kontribusi langsung bagi masyarakat.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="628" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-1024x628.jpg" alt="" class="wp-image-22617" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-1024x628.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-300x184.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-768x471.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-370x227.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-270x166.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-570x350.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3-740x454.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/4-3.jpg 1134w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Antusiasme memuncak pada 2025 dengan 2.603 pendaftar dari seluruh Indonesia, dan 2.274 di antaranya lolos ke babak penyisihan. Peserta terbagi dalam dua tema utama, yaitu Environmental Sustainability via Technology dan Social Change Through Sport &amp; Tech.</p>



<p>Environmental Sustainability via Technology yang diikuti 1.439 peserta, dan Social Change Through Sport &amp; Tech yang diikuti 835 peserta. Dari sini, lahir ide-ide segar, mulai dari konversi limbah plastik menjadi listrik hingga inovasi sport-tech untuk membuka akses olahraga bagi perempuan dan penyandang disabilitas.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Menyiapkan Talenta Digital Masa Depan</strong></h3>



<p>Sejak 2019, Samsung Innovation Campus hadir untuk membekali generasi muda dengan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan industri, mulai dari Coding dan Programming, IoT, hingga AI.</p>



<p>Program ini memadukan teori, praktik, mentoring, serta studi kasus yang diambil dari tantangan nyata dunia kerja. Sebagai bagian dari inisiatif global Samsung yang telah menjangkau 35 negara, SIC menjadi wadah penting lahirnya talenta digital baru.</p>



<p>Di Indonesia, jumlah peserta terus meningkat setiap tahun. Tidak hanya dari pelajar, para pengajar juga mendapat manfaat melalui program <em>training of trainers</em> yang memperkuat kapasitas pendidikan digital. </p>



<p>Hingga 2025 ini, lebih dari 20.000 pelajar dan mahasiswa serta ratusan guru telah mengikuti SIC. Pendaftar SIC Batch 6 mendapat peningkatan sekitar 40% dibandingkan batch sebelumnya. Angka ini menunjukkan antusiasme pelajar dan mahasiswa yang memiliki keinginan untuk memiliki keterampilan digital.</p>



<p>Dari perjalanan ini lahir ratusan proyek inovatif, seperti solusi lingkungan berbasis IoT dan aplikasi edukasi berbasis AI. SIC juga memperkuat kolaborasi dengan institusi pendidikan, pemerintah, dan NGO, memastikan program ini berkelanjutan sekaligus memberi dampak nyata bagi ekosistem pendidikan digital Indonesia.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Karya Inovatif Peserta SFT &amp; SIC</strong></h3>



<p>Pada 2024, SFT menghadirkan karya inovatif berbasis AI, seperti alat deteksi risiko sudden cardiac death Portable Kit D-Dimer Level Detector dari Tim Solyd Ias Universitas Brawijaya dan aplikasi pendeteksi karies gigi Dentalint dari Tim Cemerlang Universitas Gadjah Mada di kategori universitas. </p>



<p>Di kategori SMA, Tim Masetasia MAN Insan Cendekia Serpong berhasil menciptakan situs yang dapat mendeteksi gejala demensia dan tim SMAN 1 Sidoarjo membuat aplikasi penerjemah bahasa isyarat HandsTalk yang dapat menunjang komunikasi melalui Google Meet ataupun WhatsApp antara teman tuli dan teman dengar.</p>



<p>Dari sisi SIC, ide-ide praktis juga terus bermunculan. Pada SIC Batch 6, <a href="https://news.samsung.com/id/ini-tim-terbaik-sic-batch-6-generasi-solutif-berbasis-iot-ai" target="_blank" rel="noreferrer noopener">tim PawPal</a> dari BINUS University merancang perangkat IoT dan AI untuk membantu anak-anak mengurangi waktu menatap layar dengan pendekatan gamifikasi. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-22615" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/6.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sementara itu, tim Daely dari Universitas Bina Nusantara melalui Batch 5 meluncurkan AI and IoT-Based Drowsiness Detection System for Drivers yang mana inovasi ini mereka bawa ke tingkat internasional dan meraih Merit Award di ajang Asia Pacific ICT Alliance Awards (APICTA) 2024. </p>



<p>Tim Daely membuat sebuah sistem deteksi kantuk berbasis AI dan IoT yang bertujuan meningkatkan keselamatan berkendara. Ide ini berawal dari keinginan untuk membuat keselamatan di jalan lebih mudah diakses oleh semua orang.</p>



<p>Tim Daely pun berhasil menjadi yang terbaik di kompetisi Samsung Innovation Campus pada Batch 5 yang diikuti oleh 4.076 peserta. Mewakili Indonesia di panggung APICTA, tim ini mempresentasikan versi terbaru dari Daely di hadapan 27 tim dari 12 negara se-Asia Pasifik.</p>



<p>Penghargaan ini tidak hanya menjadi bukti keberhasilan inovasi mereka, tetapi juga menandai momen membanggakan bagi Indonesia karena berhasil menunjukkan komitmen dalam menciptakan solusi teknologi yang berdampak nyata di kancah internasional.</p>



<p>Rangkaian karya ini menunjukkan bagaimana SFT dan SIC tidak hanya memberi ilmu, tetapi juga membentuk generasi muda sebagai problem-solver, mendorong para alumni program akan terus menjadi penggerak perubahan yang membawa Indonesia menuju masa depan digital yang inklusif dan berkelanjutan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Semifinalis SFT 2025 Angkat Tema Sport, Tech &#038; Environment</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/19/semifinalis-sft-2025-angkat-tema-sport-tech-environment/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 19 Sep 2025 10:09:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[kompetisi inovasi]]></category>
		<category><![CDATA[samsung solve for tommorow]]></category>
		<category><![CDATA[sft 2025]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22527</guid>

					<description><![CDATA[Melalui Social Change through Sport &#038; Tech membuka peluang semifinalis SFT 2025 melaju ke tahap regional.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Samsung Solve for Tomorrow (SFT) 2025 kini memasuki babak semifinal. Program ini bukan hanya sekedar kompetisi melainkan perjalanan transformatif yang memberdayakan inovator muda untuk menjadi warga global dengan perspektif yang visioner.</p>



<p>Dengan mengidentifikasi tantangan di komunitas sekitar mereka dan mengaplikasikan STEM untuk mengembangan solusi kreatif, para peserta memperoleh keterampilan dan kepercayaan diri untuk mendorong perubahan yang berarti.</p>



<p>Sebanyak 80 tim dari dua kategori peserta berhasil lolos di babak ini, dimana terdapat dua fokus tema global yaitu Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan (45 tim) dan Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga (35 tim).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="661" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-1024x661.jpg" alt="" class="wp-image-22528" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-1024x661.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-300x194.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-768x495.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-370x239.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-270x174.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-570x368.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025-740x477.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalis-Samsung-Solve-for-Tomorrow-2025.jpg 1144w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pada tema Sport &amp; Tech ini Samsung bersama dengan IOC (International Olympic Committee) memperkuat komitmennya dalam mengatasi tantangan sosial melalui pendidikan dan inovasi guna menginspirasi generasi muda untuk membangun masa depan yang lebih baik.</p>



<p>“Samsung percaya bahwa masa depan inovasi ada di tangan generasi muda. Melalui SFT 2025 kami ingin memberikan lebih dari sekadar kompetisi,&#8221; ujar Bagus Erlangga, Head of Corporate Marketing Samsung Electronics Indonesia.</p>



<p>Ditambahkan oleh Bagus bahwa SFT 2025 juga menjadi ruang belajar, berkolaborasi, dan<br>mengasah keterampilan yang relevan dengan era digital bagi seluruh peserta dan diharapkan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Indonesia, dan bersinar di panggung global.</p>



<p>Semangat humanis dan empati tercermin kuat dari para semifinalis SFT 2025, salah satunya tim dari SMAN 5 Surabaya yang mengusung tema Teknologi untuk Perubahan Sosial melalui Olahraga. </p>



<p>Mereka mengembangkan AICTFIVE, platform yang menggabungkan olahraga interaktif dengan permainan edukatif untuk membantu anak-anak penyandang disabilitas, khususnya cerebral palsy, mendapatkan terapi yang menyenangkan, inklusif, dan terjangkau. </p>



<p>“Melihat langsung tantangan anak-anak, mulai dari terbatasnya akses terapi di wilayah 3T hingga biaya yang tinggi, kami terdorong menghadirkan metode baru yang lebih menarik dan efektif,&#8221; ungkap Ketua tim dari SMAN 5 Surabaya, Zelma Nadhifa Hafizana Alasiry.</p>



<p>Ditambahkan oleh Zelma bahwa SFT 2025 juga dinilai mampu mengajarkan bahwa inovasi lahir dari empati, kerja sama, dan keberanian untuk mewujudkan ide-ide menjadi solusi nyata bagi orang lain. </p>



<p>Sementara itu, Naufal Akmal Rizqulloh dari tim 4U, IPB University menghadirkan KAMA Food Analyzer, inovasi untuk membantu masyarakat mengetahui kesegaran makanan dengan mudah dan akurat. </p>



<p>“Awalnya saya hanya berpikir dari sisi teknologi, tapi SFT 2025 mengajarkan bahwa inovasi sejati lahir dari empati, memahami kebutuhan orang, dan merancang solusi yang benar-benar bermanfaat,&#8221; ucap Naufal.</p>



<p>Ditambahkan oleh Naufal bahwa perjalanan ini membuat dirinya tidak hanya belajar coding atau AI, tapi juga bagaimana menyampaikan ide dengan cara yang menyentuh dan mengubah rasa ingin tahu menjadi aksi nyata,.</p>



<p>Tim 4U juga menegaskan komitmennya pada tema Teknologi untuk Keberlanjutan Lingkungan, dengan meyakini bahwa keresahan terhadap persoalan limbah dapat diubah menjadi inovasi berkelanjutan yang memberi manfaat luas sekaligus menginspirasi generasi muda.</p>



<p>Tahun ini, SFT 2025 secara global menjadi lebih istimewa dengan adanya program Global Ambassador, hasil kemitraan Samsung dengan IOC. Sebanyak 10 tim terbaik dari seluruh dunia yang lolos seleksi regional dan global akan mendapat gelar Global Ambassador.</p>



<p>Mereka berkesempatan tidak hanya memperkenalkan ide-ide inovatif, tetapi juga bertukar pengalaman dengan peserta dari seluruh dunia, dan memperluas jaringan kolaborasi internasional. </p>



<p>Selain pengakuan atas kreativitas dan inovasi, para Global Ambassador juga akan mengikuti rangkaian kegiatan inspiratif bertepatan dengan Olimpiade Musim Dingin 2026, menjadikan pengalaman ini lebih dari sekadar kompetisi. </p>



<p>Program ini diharapkan juga dapat menumbuhkan pola pikir global dengan memberdayakan pemecah masalah muda untuk berpikir melampaui batas negara dan berkolaborasi dalam tantangan global yang mendesak. </p>



<p>Dengan menghubungkan inovasi lokal dengan kolaborasi global, Samsung Solve for Tomorrow membina agen perubahan yang mengadopsi teknologi, empati dan kerja tim untuk membangun dunia yang lebih berkelanjutan dan inklusif.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-22530" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/09/Semifinalist-SFT-2025.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>“Sejak awal, tim kami sudah mempersiapkan proyek dengan serius dan terus mengembakannya melalui melalui workshop-workshop serta sesi-sesi mentoring yang disediakan SFT,&#8221; ungkap Gibran Tegar, semifinalis dari Universitas Indonesia. </p>



<p>Pemenang SFT 2024 juga berbagi inspirasi bagi para peserta. Safina Amelia Khansa mewakili tim Solyd Ias, Juara 1 dari Universitas Gadjah Mada, menekankan bahwa jangan ragu untuk terus berdiskusidengan mentor agar ide selalu fokus dan berkembang. </p>



<p>&#8220;Siapkan presentasi, mulai dari slide, video, hingga cara penyampaian, supaya ide-ide yang dipresentasikan terlihat hidup. Pastikan solusi yang ditawarkan jelas targetnya dan dikemas dengan menarik, sehingga juri dan audiens bisa langsung merasakan dampaknya,&#8221; ujar Safina.</p>



<p>Dengan semangat kolaborasi, empati, dan inovasi, SFT 2025 menjadi panggung bagi generasi muda Indonesia untuk tidak hanya memamerkan ide, tetapi juga membuktikan bahwa teknologi dapat digunakan untuk menciptakan dampak nyata bagi masyarakat.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Samsung Solve for Tomorrow Kembali Digelar</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/04/28/samsung-solve-for-tomorrow-kembali-digelar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 28 Apr 2024 01:09:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung solve for tommorow]]></category>
		<category><![CDATA[sft 2024]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=6910</guid>

					<description><![CDATA[Tahun 2024, program ini turut dibuka untuk kalangan mahasiswa (D3, D4 dan S1), yang bertujuan untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Samsung Solve for Tomorrow (SFT) kembali digelar di tahun 2024. Ini merupakan program pembelajaran dan kompetisi Science, Technology, Engineering and Math (STEM) bagi talenta-talenta muda AI yang ingin mewujudkan imajinasi solusi nyata dan inovatif. </p>



<p>Tahun 2024, program ini turut dibuka untuk kalangan mahasiswa (D3, D4 dan S1), yang bertujuan untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat, selain juga dibuka untuk siswa Sekolah Menengah Atas dan sederajat (SMA, SMK dan MA). </p>



<p>“Setelah sukses pada tahun lalu, kami memperluas jangkauan peserta program SFT tahun 2024 untuk para mahasiswa tingkat D3, D4 dan S1,&#8221; ujar ujar Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia. </p>



<p>Ditambahkan oleh Ennita bahwa hal ini atas dasar visi Samsung untuk terus memupuk dan mencetak talenta-talenta digital muda Indonesia. Terlebih dengan adanya agenda Indonesia Emas 2045. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-1024x576.jpg" alt="" class="wp-image-6913" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-1024x576.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-300x169.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-768x432.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-370x208.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-270x152.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-570x321.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1-740x416.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/04/Photo-2-Samsung-Solve-for-Tomorrow-SFT-kembali-digelar-tahun-2024-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Tahun 2023 lalu, pertama kali program ini diluncurkan diikuti oleh 309 tim yang terdiri dari 1.087 peserta dari Sekolah Menengah Atas dan sederajat (SMA, SMK, dan MA). Atas kesuksesannya, program ini elah berhasil menerima banyak pengakuan. </p>



<p>Ya, program SFT tahun 2023 berhasil meraih penghargaan Platinum Award untuk kategori the Best in Provision of Literacy and Education Award di ajang The 16th Annual Global CSR &amp; ESG Summit and Awards<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> 2024 pada 25 April 2024 yang diselenggarakan di Hanoi, Vietnam. </p>



<p>Sementara itu, Qalam Malaq merupakan satu-satunya tim perempuan yang menjadi satu dari tiga pemenang SFT 2023 lalu. Tim unggulan dari SMAN 78 Jakarta ini mendesain inovasi pembersih kualitas udara dan mengurangi polusi menggunakan MALAQ (MicroALgae AQuarium).</p>



<p>Saat ini solusi mereka sudah digunakan di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta dan akan dikembangkan lebih lanjut. Salah satu keseruan dari program ini, peserta bisa mendapatkan banyak kenalan dan membangun koneksi dengan tim lain.  </p>



<p>&#8220;Dari kegiatan ini, saya menjadi lebih aware dengan lingkungan sekitar, dari sana bisa mendapatkan ide-ide menarik untuk menyelesaikan masalahnya dan berani challenge yourself,” kata Michelina Maureen Rahardjo, anggota tim Qalam Malaq. </p>



<p>Tahun ini, Samsung SFT akan kembali fokus pada tema Education &amp; Learning di mana peserta akan menggunakan STEM untuk menciptakan inovasi, aplikasi teknologi kreatif, serta cara-cara baru yang lebih menarik untuk belajar dan meraih masa depan lebih baik. </p>



<p>Selain itu, Environment &amp; Sustainability untuk menghasilkan solusi yang dapat meminimalkan masalah-masalah lingkungan dan perubahan iklim serta dampaknya; serta tema baru Health &amp; Wellness untuk meningkatkan gaya hidup sehat dan sejahtera bagi semua orang. </p>



<p>Sebagai kontribusi Samsung untuk peningkatan kualitas pendidikan, khususnya sains, Samsung mengundang seluruh siswa sekolah menengah atas (SMA, SMK, dan MA) dan mahasiswa (D3, D4 dan S1) untuk berpartisipasi di kompetisi tersebut. </p>



<h3 class="wp-block-heading">Siap Menciptakan Talenta AI Indonesia</h3>



<p>Ennita menambahkan bahwa Samsung Solve for Tomorrow 2024 adalah wujud komitmen Samsung untuk meningkatkan literasi dan melahirkan talenta-talenta yang semakin dibutuhkan dalam meraih potensi AI bagi kehidupan.  </p>



<p>“Program ini akan menjadi wadah bagi para inovator muda untuk membebaskan imajinasi mereka dalam berinovasi menciptakan solusi yang dapat memecahkan berbagai persoalan nyata di masyarakat,&#8221; ungkap Ennita. </p>



<p>SFT 2024 akan berlangsung selama kurang lebih lima bulan dalam tiga fase kompetisi; preliminary, semi-final, dan final. Selain keterampilan teknis, para peserta akan mendapatkan pelatihan komprehensif dalam soft skill. </p>



<p>Ada juga komunikasi melalui Design Thinking Workshop dan sesi mentoring bersama pakar dari Samsung dan mitra program. Tahun ini, SFT menawarkan perpaduan unik antara pembelajaran teori dan aplikasi praktis.  </p>



<p>Para kontestan akan memiliki kesempatan untuk menerapkan pengetahuan mereka dalam skenario dunia nyata, mendorong mereka untuk berpikir di luar kebiasaan dan mengembangkan solusi yang inovatif untuk berbagai masalah sosial di sekitar mereka.  </p>



<p>Sebagai project-based learning, para peserta di program ini akan mendapatkan pengalaman nyata dalam pengembangan solusi digital, yang sangat dicari di industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).  </p>



<p>Menariknya lagi, pada SFT tahun ini para peserta juga diminta untuk menyiapkan makalah konsep pada saat pendaftaran. Selain itu, para peserta juga harus bisa memberikan video pitch dan prototipe proyek pada saat semifinal.  </p>



<p>Pendaftaran program ini mulai dapat dilakukan pada bulan Mei 2024, dengan mengunjungi website program Solve for Tomorrow yang segera akan diluncurkan. Jadi, jangan sampai tidak ikutan dalam program ini. Selamat berkompetisi!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
