<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>strava &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/strava/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Sat, 30 May 2026 05:54:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>strava &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Strava Merombak Pengalaman Latihan Kekuatan</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/05/30/strava-merombak-pengalaman-latihan-kekuatan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 05:54:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi strava]]></category>
		<category><![CDATA[latihan kekuatan]]></category>
		<category><![CDATA[pembaruan strava]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29015</guid>

					<description><![CDATA[Pembaruan ini menghadirkan 14 integrasi mitra, log latihan khusus, peta otot yang terisi otomatis, serta lima format baru dalam membagikan pencapaian. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan lebih dari 195 juta pengguna di lebih dari 185 negara, telah mengumumkan pembaruan menyeluruh pada pengalaman aktivitas latihan kekuatan. </p>



<p>Fitur-fitur ini memberikan atlet cara yang lebih lengkap untuk mencatat, melacak, dan memperlihatkan progres latihan angkat beban mereka berdampingan dengan aktivitas lari, bersepeda, dan lainnya yang sudah direkam di Strava.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="409" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-1024x409.png" alt="" class="wp-image-29017" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-1024x409.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-300x120.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-768x307.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-370x148.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-270x108.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-570x228.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1-740x295.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Strength-Training-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Kesehatan secara keseluruhan, umur panjang, dan pencegahan cedera menjadi beberapa motivasi utama di balik pertumbuhan aktivitas latihan kekuatan. Strava terus mencerminkan alasan dan cara orang bergerak melalui produknya. </p>



<p>Peluncuran ini menandai langkah pertama dalam investasi besar terhadap pengalaman latihan kekuatan di Strava.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Terhubung Lebih Luas</h4>



<ul>
<li><strong>Integrasi Mitra:</strong> Strava bermitra dengan 14 aplikasi di seluruh ekosistem latihan kekuatan dan kebugaran, sekaligus memperbarui alat pengembangnya. Kini para atlet dapat membawa data komprehensif dari aplikasi dan perangkat yang sudah mereka gunakan langsung ke Strava. </li>
</ul>



<p>Integrasi ini untuk pertama kalinya menghidupkan data aktivitas latihan kekuatan di Strava, menghilangkan hambatan dari proses manual, sekaligus membuka dinamika komunitas Strava. Mitra peluncuran awal meliputi:</p>



<ul id="block-42143dfc-4e95-41ce-8e02-f17ed9e1318b">
<li>24 Hour Fitness (hadir sekitar pertengahan tahun ini)</li>



<li>Amazfit</li>



<li>Caliber</li>



<li>COROS</li>



<li>Fitbod</li>



<li>Garmin</li>



<li>Hevy</li>



<li>iFIT Personal Trainer</li>



<li>JEFIT</li>



<li>Liftoff</li>



<li>Motra</li>



<li>REMAKER</li>



<li>Runna</li>



<li>WHOOP</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">Melacak dengan Akurat</h4>



<ul>
<li><strong>Peta Otot yang Terisi Otomatis:</strong> Setiap latihan yang dicatat kini menghasilkan peta otot visual yang secara otomatis menyoroti kelompok otot yang dilatih berdasarkan gerakan yang dilakukan.</li>



<li><strong>Log Latihan:</strong> Atlet kini dapat mencatat set, repetisi, dan beban secara dinamis dalam log khusus yang dirancang untuk latihan kekuatan. Fungsionalitas ini merekam latihan kekuatan dari waktu ke waktu, sehingga memudahkan pengguna untuk meninjau dan mengulangi latihan.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">Berbagi Secara Dinamis</h4>



<ul>
<li><strong>Format Berbagi Baru:</strong> Strava meluncurkan lima format baru dalam membagikan pencapaian latihan kekuatan yang memberi atlet lebih banyak cara untuk merayakan angkatan dan progres mereka bersama teman, klub, serta komunitas Strava yang lebih luas. </li>
</ul>



<p>Format baru ini dirancang khusus untuk menerjemahkan aktivitas yang dilakukan di gym atau di rumah menjadi bentuk pengakuan yang sama seperti yang telah lama dinikmati pengguna Strava pada aktivitas luar ruangan.</p>



<p>“Latihan kekuatan telah menjadi salah satu jenis olahraga dengan pertumbuhan tercepat di Strava dalam beberapa waktu terakhir. Pada tahun 2025 saja, ada lebih dari 500 juta unggahan dari aktivitas ini,&#8221; ucap Matt Salazar, Chief Product Officer Strava</p>



<p>Ia menambahkan bahwa para pengguna pun telah menyampaikan dengan jelas apa yang mereka butuhkan dari Starava. Pembaruan ini menghadirkan kedalaman, motivasi, dan kemudahan berbagi yang sama seperti yang dikenal dari Strava ke berbagai aktivitas latihan kekuatan. </p>



<p>&#8220;Baik untuk mendukung latihan untuk lomba, mengangkat beban untuk kebugaran, maupun menjadikan latihan kekuatan sebagai aktivitas utama, kini pengguna memiliki alat yang sesuai dengan kebutuhan mereka yang sebenarnya, dan ini baru permulaan,&#8221; tambah Matt Salazar.</p>



<p>Sementara itu, Ed Baker, Chief Product Officer di WHOOP mengatakan bahwa seiring upaya Strava untuk terus memperluas pengalaman latihan kekuatan, konteks yang lebih kaya menjadi sangat penting.</p>



<p>,“Dengan mengintegrasikan wawasan WHOOP serta sinyal kesehatan dan performa yang lebih luas ke dalam Strava, kami membantu anggota kami menghubungkan kekuatan, daya tahan, pemulihan sehingga mereka dapat melihat gambaran lengkap performa mereka,&#8221; ucap Ed Baker.</p>



<p>Hal senada juga diamini oleh Guillem Ros, CEO dan salah satu pendiri Hevy. Ia mengatakan bahwa semakin banyak atlet yang memasukkan latihan kekuatan ke dalam rutinitas kebugaran mereka secara keseluruhan.</p>



<p>&#8220;Hevy fokus menghadirkan pengalaman latihan kekuatan terbaik sekaligus membuat pencatatan, pelacakan, dan berbagi latihan menjadi mudah. Bermitra dengan Strava kami dapat membantu meningkatkan latihan kekuatan dan membuat umat manusia menjadi lebih kuat,&#8221; ujar Ros.</p>



<p>Lantas kapan pembaruan ini bisa dirasakan oleh banyak orang? Pengalaman latihan kekuatan baru ini akan diluncurkan secara global kepada pengguna Strava dalam beberapa pekan ke depan. Jadi, ditunggu saja!</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Terapi Fisik Lengkapi Perjalanan Kebugaran Pengguna Strava</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/05/07/terapi-fisik-lengkapi-perjalanan-kebugaran-pengguna-strava/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 03:06:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi strava]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<category><![CDATA[terapi fisik]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=28427</guid>

					<description><![CDATA[Hadirnya fitur ini memperkuat peran pencegahan cedera dan pemulihan sebagai bagian penting dari gaya hidup aktif.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan lebih dari 195 juta pengguna, secara resmi telah mengumumkan penambahan Terapi Fisik sebagai jenis<br>aktivitas baru di platform-nya. </p>



<p>Pengguna kini dapat mencatat sesi terapi fisik untuk berbagai aktivitas seperti lari, bersepeda, berjalan, dan berenang, sekaligus mengintegrasikan pemulihan, pencegahan cedera, dan rehabilitasi ke dalam program latihan yang lebih terstruktur.</p>



<p>Keseimbangan antara aktivitas, pemulihan, dan rehabilitasi telah menjadi bagian dari Strava<br>untuk membantu pengguna tetap termotivasi dengan aman,&#8221; ujar Matt Salazar, Chief Product Officer Strava.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="410" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-1024x410.png" alt="" class="wp-image-28428" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-1024x410.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-300x120.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-768x307.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-370x148.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-270x108.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-570x228.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1-740x296.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/05/Strava-Terapi-Fisik-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Lebih lanjut, Matt Salazar juga mengatakan bahwa proses pemulihan dari cedera bisa terasa berat, bahkan lebih menantang. Oleh karena itu, Strava kini menghadirkan pelacakan kebugaran terbaru untuk pengguna setianya, yakni Terapi Fisik. </p>



<p>&#8220;Dengan hadirnya Terapi Fisik sebagai aktivitas kebugaran terbaru ke dalam platform Strava, kini pengguna dapat berkata, ‘Saya hadir hari ini, saya menjalani prosesnya, dan saya terus membuat kemajuan,’” tambah Matt Salazar. </p>



<p>Cedera dan pemulihan adalah bagian tak terpisahkan dari gaya hidup aktif, namun belum sepenuhnya terakomodasi dalam pelacakan kebugaran. Hadirnya Terapi Fisik melengkapi lebih dari 50 jenis aktivitas yang tersedia di Strava.</p>



<p>Pembaruan ini juga mencakup aplikasi Recover Athletics untuk latihan mobilitas, kekuatan, dan daya tahan, serta tag aktivitas Recovery yang memudahkan pengguna melacak aktivitas, dari sesi intens hingga pemulihan ringan.</p>



<p>“Kami ingin memastikan seluruh fitur Strava, yang membantu pengguna membangun kebiasaan dan meningkatkan motivasi, juga relevan dalam fase pemulihan ini, karena bangkit dari cedera sama pentingnya dengan mencetak rekor pribadi baru,&#8221; pungkas Matt Salazar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Berlangganan Strava Turun Harga Hingga 40%</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/03/31/berlangganan-strava-turun-harga-hingga-40/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2026 07:15:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[berlangganan]]></category>
		<category><![CDATA[harga berlangganan]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<category><![CDATA[turun harga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=27659</guid>

					<description><![CDATA[Peluncuran harga baru ini merupakan wujud komitmen Strava untuk membantu lebih banyak pengguna menjalani gaya hidup aktif di Indonesia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan lebih dari 195 juta atlet di lebih dari 185 negara, telah mengumumkan penurunan harga hingga 40% untuk semua penawaran berlangganan yang tersedia bagi pengguna di Indonesia.</p>



<p>Masyarakat Indonesia menjadikan olahraga sebagai sarana untuk membentuk kebiasaan sehat dan menjalin koneksi, sehingga banyak orang yang memperhatikan biaya langganan aplikasi kebugaran premium. </p>



<p>Karenanya, peluncuran harga baru ini merupakan wujud komitmen Strava untuk membantu lebih banyak pengguna menjalani gaya hidup aktif di Indonesia, melengkapi hadirnya Bahasa Indonesia sebagai pilihan bahasa yang mulai tersedia pada 2025.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img decoding="async" width="1000" height="667" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x.webp" alt="" class="wp-image-18249" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x.webp 1000w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x-300x200.webp 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x-768x512.webp 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x-370x247.webp 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x-270x180.webp 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x-570x380.webp 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/04/strava_guide_1024x-740x494.webp 740w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<p>&#8220;Kami memahami bahwa gaya hidup aktif sangat penting bagi masyarakat Indonesia dalam menjalin koneksi dan bertemu dengan orang-orang yang memiliki minat serupa,&#8221; ujar Louisa Wee, Chief Marketing Officer Strava.</p>



<p>Dengan penurunan harga berlangganan Strava, ditambahkan oleh Louisa bahwa tak ada fitur yang dihilangkan. Strava tetap menyediakan fitur yang sama untuk membantu lebih banyak pengguna mencapai tujuan kebugaran, namun dengan harga yang lebih terjangkau.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Berapa Harga Langganan Strava di Indonesia?</strong></h4>



<p>Strava menawarkan lima pilihan berlangganan, dan semuanya kini semakin terjangkau:</p>



<ul>
<li><strong>Langganan Bulanan:</strong> Rp 49.900 per bulan (sebelumnya Rp 85.000).</li>



<li><strong>Langganan Tahunan:</strong> Rp 349.900 per tahun (sebelumnya Rp 549.000).</li>



<li><strong>Paket Keluarga:</strong> Rp 795.000 per tahun (sebelumnya Rp 1.250.000).</li>



<li><strong>Paket Pelajar:</strong> Rp 174.500 per tahun (sebelumnya Rp 274.500).</li>



<li><strong>Bundel Strava x Runna:</strong> Rp 899.999 per tahun (sebelumnya Rp 999.999)</li>
</ul>



<p>Perubahan harga untuk pelanggan yang sudah berlangganan akan berlaku secara otomatis pada tanggal perpanjangan berikutnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Fitur Apa Saja yang Bisa Digunakan dengan Berlangganan Strava?</strong></h4>



<p>Dengan berlangganan Strava, pengguna dapat mengakses semua fitur secara gratis, seperti bergabung dengan lebih dari 1 juta Klub untuk mendapatkan inspirasi dan koneksi. Selain itu, pengguna dapat merayakan dan berinteraksi dengan komunitas melalui Kudos dan Komentar.</p>



<p>Pelanggan juga mendapatkan akses ke berbagai fitur inovatif yang dirancang untuk mendukung interaksi sosial, motivasi, kemajuan pribadi, dan masih banyak lagi. Beberapa fitur utama untuk pelanggan meliputi:</p>



<p><strong>Tetapkan Goals dan Raih Progres</strong></p>



<ul>
<li><strong>Goals:</strong> Tetapkan target khusus, baik itu jarak, waktu, elevasi (ketinggian), atau jumlah aktivitas, serta jangka waktu pencapaiannya (dalam mingguan, bulanan, atau tahunan) untuk tetap termotivasi dan konsisten.</li>



<li><strong>Instant Workouts:</strong> Dapatkan rekomendasi yang dipersonalisasi setiap minggu yang disesuaikan dengan apa yang ingin diraih pada minggu tersebut: apakah itu membangun kebugaran, mempertahankan rutinitas saat ini, mencoba hal baru, atau pemulihan.</li>



<li><strong>Bandingkan Upaya: </strong>Pengguna dapat membandingkan upaya mereka dengan teman dan atlet lain. Pengguna juga dapat melihat percobaan sebelumnya di sepanjang segmen, seperti bagian jalan yang dilewati dengan berlari atau bersepeda.</li>
</ul>



<p><strong>Pahami Performa</strong></p>



<ul>
<li><strong>Performance Predictions:</strong> Dirancang untuk memperkirakan waktu finis dan kecepatan target untuk lomba lari mulai dari 5K hingga maraton, berlatih dengan kejelasan dan kepercayaan diri yang lebih besar, serta melihat peningkatan yang terukur sebelum dan sesudah hari lomba.</li>



<li><strong>Athlete Intelligence:</strong> Pengguna bisa mendapatkan wawasan yang dipersonalisasi berdasarkan data aktivitas untuk dapat lebih memahami apa yang disampaikan statistik tentang performa mereka.</li>



<li><strong>Lacak Progres:</strong> Pengguna dapat melihat bagaimana progres mereka meningkat seiring waktu dan memahami performa mereka saat ini dibandingkan dengan upaya sebelumnya.</li>
</ul>



<p><strong>Bagikan Latihan dengan Teman</strong></p>



<ul>
<li><strong>Stiker Statistik:</strong> Bagikan latihan dari Strava langsung ke Instagram Stories, atau unduh untuk digunakan di platform lain dengan stiker statistik khusus pelanggan yang dapat ditempelkan pada gambar apa pun, seperti foto pemandangan dari rute, <em>selfie </em>di garis finish, atau foto bersama klub.</li>



<li><strong>Berbagi Tampilan Flyover:</strong> Bagikan video animasi 3D yang merinci aktivitas berkemampuan GPS langsung ke Instagram Stories, atau media sosial lainnya.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strava Tambah 5 Jenis Olahraga Baru, Ada Padel Hingga Basket</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/02/21/strava-tambah-5-jenis-olahraga-baru-ada-padel-hingga-basket/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Feb 2026 02:54:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi strava]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga baru]]></category>
		<category><![CDATA[padel]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=26639</guid>

					<description><![CDATA[Dengan pembaruan ini, Strava yang digunakan lebih dari 180 juta pengguna kini memiliki lebih dari 50 jenis olahraga. ]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kamu suka berolahraga dan pengguna setia Strava? Ada kabar menarik! Aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan lebih dari 180 juta pengguna telah mengumumkan penambahan lima jenis olahraga baru untuk semua pengguna. </p>



<p>Pembaruan ini membantu pengguna merekam lebih banyak aktivitas olahraga dengan lebih akurat. Lima olahraga baru tersebut adalah:</p>



<ul>
<li>Padel</li>



<li>Basket</li>



<li>Voli</li>



<li>Kriket</li>



<li>Tari</li>
</ul>



<p>Kini, pengguna tidak perlu lagi merekam kelima aktivitas olahraga tersebut sebagai &#8220;Workout&#8221; biasa. Pengguna bisa langsung merekam jenis olahraga terkait dari menu pilihan aktivitas di Strava. </p>



<p>Penambahan jenis olahraga baru ini merupakan respons Strava terhadap tingginya minat komunitas kami terhadap kelima aktivitas fisik tersebut. Strava pun akan menambahkan lebih banyak pilihan olahraga lagi dalam waktu dekat. </p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strava Ungkap Olahraga Jadi Cara Baru Menjelajah Nusantara</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/28/strava-ungkap-olahraga-jadi-cara-baru-menjelajah-nusantara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Jan 2026 06:32:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga lari]]></category>
		<category><![CDATA[running tourism]]></category>
		<category><![CDATA[sabian tama]]></category>
		<category><![CDATA[sport trend report]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25986</guid>

					<description><![CDATA[Strava mencatat bahwa 68% atlet di Indonesia memilih liburan domestik sebagai cara untuk tetap aktif sekaligus menjaga kebugaran.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tren pariwisata di Indonesia terus mengalami pergeseran. Jika sebelumnya liburan identik dengan wisata kuliner dan spot foto, kini olahraga menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan. </p>



<p>Hal ini terungkap dalam laporan bertajuk &#8220;<strong>Year in Sport Trend Report&#8221;</strong> terbaru dari Strava. Laporan ini menyoroti meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap aktivitas fisik saat berlibur. </p>



<p>Strava mencatat bahwa 68% atlet di Indonesia memilih liburan domestik sebagai cara untuk tetap aktif sekaligus menjaga kebugaran. Data ini menunjukkan pertumbuhan signifikan pariwisata domestik berbasis olahraga, atau dikenal dengan istilah running tourism.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-1024x576.png" alt="" class="wp-image-25987" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Copy-of-Untitled-2026-01-28T133009.514.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Tren ini tercermin dari pengalaman Sabian Tama, pengguna Strava yang menjadikan olahraga sebagai fokus utama dalam perjalanannya menjelajah berbagai daerah di Indonesia sepanjang 2025. </p>



<p>Sabian mengaku, pemilihan destinasi wisatanya lebih dipengaruhi oleh rute lari dibandingkan daya tarik wisata konvensional. Beberapa destinasi seperti <strong>Danau Toba, Samarinda, hingga Baubau</strong> menjadi pilihan Sabian karena menawarkan pengalaman berlari yang unik.</p>



<p>“Data Year in Sport Trend Report dari Strava sangat relevan. Wisata kini bukan hanya soal melihat tempat baru, tetapi bagaimana kita bisa tetap aktif bergerak. Indonesia memiliki potensi running tourism kelas dunia, salah satunya Baubau dengan lanskap alam yang eksotis,” ujar Sabian Tama.</p>



<p>Menurutnya, berlari memungkinkan wisatawan menikmati keindahan alam dengan cara yang lebih personal dan autentik, berbeda dengan perjalanan menggunakan moda wisata konvensional.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Strava Dorong Koneksi Komunitas Olahraga Lokal</h4>



<p>Selain tren perjalanan aktif, laporan Strava juga mencatat peningkatan aktivitas olahraga berkelompok. Fitur komunitas di Strava dinilai berperan besar dalam menghubungkan para atlet dengan komunitas lokal di berbagai kota.</p>



<p>Pengalaman tersebut turut dirasakan Sabian saat bergabung dengan komunitas Buton Runners di Baubau. Melalui komunitas lokal, ia tak hanya mendapatkan rute lari terbaik, tetapi juga langsung merasakan energi dan antusiasme warga setempat.</p>



<p>“Menemukan komunitas lokal lewat Strava adalah kunci untuk menikmati tren wisata domestik berbasis olahraga. Partisipasi Gen Z yang semakin tinggi menciptakan ‘wave of energy’ yang menjaga semangat tetap membara,” jelasnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Fokus Progres Diri, Bukan Perbandingan di Media Sosial</h4>



<p>Mengacu pada temuan Strava, Sabian juga membagikan pesan bagi para pegiat olahraga yang ingin tetap konsisten di 2026. Ia menekankan pentingnya fokus pada progres diri sendiri, bukan membandingkan pencapaian dengan orang lain di media sosial.</p>



<p>“Apresiasi setiap pencapaian, sekecil apa pun itu. Perjalanan setiap orang berbeda,” tutup Sabian.</p>



<p>Dengan kekayaan alam dan komunitas olahraga yang terus berkembang, Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi sport tourism unggulan, di mana gaya hidup aktif dan pariwisata berjalan beriringan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strava Rilis Fitur Baru Olahraga Instan secara Global</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/01/11/strava-rilis-fitur-baru-olahraga-instan-secara-global/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 11 Jan 2026 05:40:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi strava]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga instan]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=25577</guid>

					<description><![CDATA[Diluncurkan secara global, Olahraga Instan siap menginspirasi para atlet agar tetap konsisten berolahraga.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan lebih dari 180 juta pengguna, telah mengumumkan peluncuran global fitur Olahraga Instan untuk semua pengguna berlangganan. </p>



<p>Olahraga Instan, yang terdapat di carousel pada bagian atas feed, adalah fitur yang menganalisis data aktivitas terdahulu pengguna dan merekomendasikan kegiatan berikutnya, seperti saran latihan. </p>



<p>Dengan riwayat aktivitas terkini dari atlet, Olahraga Instan bisa memberikan program latihan terpersonalisasi berdasarkan empat tujuan, yaitu Menjaga Performa, Membangun Kebugaran, Menjelajahi Rute Baru, atau Memulihkan Diri. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="535" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-1024x535.jpg" alt="" class="wp-image-25578" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-1024x535.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-300x157.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-768x401.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-1536x803.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-2048x1070.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-370x193.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-270x141.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-570x298.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-2-740x387.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Fitur ini juga menampilkan lebih dari 40 jenis olahraga berbeda yang dirancang untuk membantu atlet mencapai target di setiap pekan. Sejak diluncurkan ke sebagian pengguna pada November, Lari dan Latihan Beban menjadi rekomendasi paling populer dan mendapatkan respon positif.</p>



<p>Diluncurkan secara global, Olahraga Instan siap menginspirasi para atlet agar tetap konsisten, terutama bagi mereka yang ingin membangun kebiasaan berolahraga atau kembali aktif setelah beristirahat. </p>



<p>Bagi para pengguna yang sudah berolahraga secara teratur, Olahraga Instan bisa memberikan variasi dan inspirasi baru agar kegiatan olahraga tetap seru. Fitur ini memberikan saran berdasarkan aktivitas terdahulu.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="855" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-1024x855.jpg" alt="" class="wp-image-25579" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-1024x855.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-300x250.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-768x641.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-1536x1282.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-2048x1709.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-370x309.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-270x225.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-570x476.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/01/Olahraga-Instan-1-740x618.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Keuntungannya, semakin banyak pengguna mengunggah data kegiatannya, semakin personal pula rekomendasi yang diberikan. Selain rekomendasi terpersonalisasi, fitur-fitur unggulan dari Olahraga Instan meliputi:</p>



<ul>
<li><strong>Pembuatan Rute:</strong> Untuk latihan yang memerlukan lintasan dengan GPS, Olahraga Instan akan menghasilkan rute yang disesuaikan dengan aktivitas yang direkomendasikan, dimulai tepat dari lokasi pengguna saat mereka membuka aplikasi. Rute-rute ini didukung Heatmap Strava yang tercipta dari miliaran aktivitas yang menunjukkan di mana para komunitas pernah berlari, bersepeda, dan berolahraga lainnya.</li>



<li><strong>Rekomendasi Konteks:</strong> Olahraga Instan mampu menjelaskan alasan Strava memberi rekomendasi latihan tertentu. Fitur ini akan menjelaskan manfaat dari setiap rekomendasi kegiatan untuk membantu pengguna memahami lebih lanjut tentang latihan terkait dan bagaimana saran ini sesuai dengan riwayat aktivitas mereka.</li>



<li><strong>Latihan dari para Ahli:</strong> Bagi sebagian pengguna, rekomendasi mingguan mungkin mencakup latihan dari mitra terpercaya seperti Runna. Olahraga Instan akan terus dikembangkan dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, dengan rencana penambahan fungsi seperti mengirim latihan ke perangkat Garmin atau Apple dan panduan yang lebih baik.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strava Rilis Edisi ke-12 Laporan Year in Sport Trend</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/12/04/strava-rilis-edisi-ke-12-laporan-year-in-sport-trend/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 04 Dec 2025 09:51:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[laporan strava]]></category>
		<category><![CDATA[sport trend]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24792</guid>

					<description><![CDATA[Laporan tahunan Year In Sport: Trend juga mengungkap perlengkapan olahraga teratas tahun ini dan papan peringkat kota global terbaru.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Strava telah merilis edisi ke-12 laporan tahunan Year In Sport: Trend  (“Tahun Olahraga: Laporan Tren”). Laporan tersebut menyoroti pergeseran nyata di kalangan generasi muda dalam menjalin koneksi.</p>



<p>Mereka memilih menghabiskan lebih sedikit waktu di depan layar dan lebih banyak bergerak di dunia nyata. Ya, Gen Z mulai beralih dari kebiasaan pasif seperti scrolling di media sosial menuju kegiatan yang lebih aktif dan bergerak.</p>



<p>Laporan tahunan Year In Sport: Trend tersebut menganalisis miliaran aktivitas dari komunitas global Strava dan hasil survei terhadap lebih dari 30.000 responden (yang terdiri dari pengguna dan bukan pengguna Strava).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-1024x683.jpg" alt="" class="wp-image-24793" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-1024x683.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-1536x1024.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-2048x1365.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/12/Strava-Laporan-Year-In-Sport-Trend-2025-Press-Asset-3-740x493.jpg 740w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Sepanjang tahun 2025, Gen Z menunjukkan bagaimana mereka bergerak, berlari, dan berlomba di berbagai jarak. Mereka juga menemukan kebersamaan dan koneksi lewat klub lari, sementara angkat beban membantu mereka untuk tampil dan merasa lebih baik. </p>



<p>Mereka juga mengungkapkan prioritas yang kini berubah, yakni menempatkan aktivitas fisik sebagai hal utama, bahkan saat berlibur, serta mengalokasikan pengeluaran lebih banyak untuk kebutuhan kebugaran dibandingkan untuk kencan.</p>



<p>Pada 2025, pengguna Strava dari berbagai generasi memanfaatkan aplikasi ini untuk menjalin koneksi dan merayakan progres mereka, dengan total 14 miliar kudos dibagikan. Pengguna Strava juga terus menjelajahi dunia bersama.</p>



<p>“Lebih dari setengah Gen Z berencana untuk lebih sering menggunakan Strava pada 2026, sementara sebagian besar dari mereka menyatakan bahwa penggunaan Instagram dan TikTok akan tetap sama atau justru berkurang,” ujar Michael Martin, CEO Strava. </p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kegiatan Lari Terus Mendominasi, Tren Jalan Kaki Semakin Menguat</strong></h4>



<p>Tahun 2025 mencatat lonjakan aktivitas lari dan race, terutama di kalangan Gen Z. Namun, generasi ini juga semakin menyeimbangkan rutinitasnya dengan berjalan kaki, latihan beban, dan beragam aktivitas lain.</p>



<ul>
<li><strong>Lari tetap menjadi olahraga paling populer di Strava, dengan partisipasi race yang meningkat</strong>. Dibanding Gen X, Gen Z 75% lebih sering menjadikan race atau event sebagai motivasi utama berolahraga.</li>



<li><strong>Pemula ikut bergabung dan mencatat rekor pribadi mereka</strong>. Data Runna menunjukkan mayoritas pengguna masih berada di level pelari pemula (26%) dan menengah (34%). Tahun ini, 86% dari mereka berhasil mencetak rekor personal terbaik.</li>



<li><strong>Latihan beban makin digemari Gen Z dan perempuan</strong>. Gen Z tercatat dua kali lebih mungkin daripada Gen X untuk menjadikan latihan beban sebagai olahraga utama. Tercatat, jumlah Gen Z yang berlatih angkat beban untuk membentuk tubuh 61% lebih banyak dibanding Gen X. Perempuan juga menunjukkan tren serupa. Dibanding laki-laki, para perempuan 21% lebih mungkin untuk merekam aktivitas Latihan Beban di Strava pada 2025.</li>



<li><strong>Ragam aktivitas semakin meluas</strong>. Lebih dari 54% pengguna Strava kini mencatat lebih dari satu jenis olahraga, termasuk berjalan kaki yang menempati posisi kedua sebagai aktivitas yang paling banyak direkam. Namun, memulai olahraga baru tetap menjadi tantangan tersendiri. Gen Z dua kali lebih berpeluang dibandingkan Gen X untuk merasa canggung saat mencoba olahraga baru, seperti, ski dan snowboarding.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Gen Z Menginvestasikan Waktu dan Uang untuk Berolahraga</strong></h4>



<p>Meski 65% Gen Z mengaku terdampak langsung oleh inflasi, mereka tetap meningkatkan pengeluaran untuk kebugaran sekaligus menemukan komunitas, koneksi, bahkan romansa di dalam prosesnya.</p>



<ul>
<li><strong>30% Gen Z berencana meningkatkan pengeluaran untuk menjaga kebugaran pada 2026</strong>. Selain itu, 63% lebih tinggi Gen Z dibandingkan Gen X yang mengatakan bahwa perangkat wearable adalah investasi kebugaran terbesar di 2025.</li>



<li><strong>Prioritas Gen Z soal kencan (dan pengeluaran) sangat jelas</strong>. Sebanyak 64% lebih memilih mengalokasikan uang untuk membeli perlengkapan olahraga dibanding untuk berkencan, dan 39% lebih tinggi Gen Z dibandingkan Gen X yang melakukannya untuk bertemu orang dengan minat serupa. Saat ditanya mengenai aktivitas olahraga untuk  kencan pertama, 46% responden menjawab “boleh banget”, sementara 31% memilih “tidak sama sekali”.</li>



<li><strong>Jumlah Klub baru di Strava hampir naik empat kali lipat pada 2025, sehingga totalnya mencapai 1 juta klub</strong>. Klub <em>hiking</em> tumbuh paling pesat (5,8x), disusul klub lari (3,5x). Aktivitas yang diorganisir klub juga naik 1,5x dari tahun sebelumnya, memperkuat peralihan komunitas daring ke pertemuan langsung.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Perjalanan Aktif, Dekat maupun Jauh</strong></h4>



<p>Perjalanan internasional menurun, eksplorasi di sekitar rumah justru meningkat, dan Gen Z tetap konsisten berolahraga di mana pun mereka berada.</p>



<ul>
<li><strong>Bagi Gen Z, olahraga saat liburan bukanlah pilihan, melainkan bagian dari perjalanan</strong>. Sebanyak 23% lebih tinggi Gen Z dibandingkan Gen X yang menganggap aktivitas fisik saat liburan adalah hal yang wajib. Saat ditanya mengenai filosofi olahraga liburan yang paling populer, 30% responden menjawab “lari, berjemur dan ngemil”.</li>



<li><strong>Mereka yang aktif cenderung memilih destinasi liburan di dekat rumah</strong>. Para responden 22% lebih mungkin memilih liburan domestik dibanding internasional pada 2025, kecuali wisatawan Inggris dan Jerman yang tetap mengejar petualangan di luar negeri.</li>



<li><strong>Alasan utama bepergian adalah mengejar salju dan puncak gunung</strong>. Para responden paling sering melakukan perjalanan untuk olahraga musim dingin (65%), disusul hiking (58%) dan olahraga air (48%).</li>
</ul>



<p><strong>Tahun perlengkapan olahraga (bersama AI)</strong></p>



<p>Dari sepatu lari hingga perangkat wearable, setiap kategori perlengkapan olahraga memiliki produk yang menonjol di 2025. Tahun ini, lebih banyak pengguna merekam latihan mereka melalui smartphone.</p>



<p>Sementara sepatu lari yang berbeda merebut posisi nomor satu untuk pertama kalinya. Teknologi juga membantu atlet berlatih lebih cerdas di seluruh penjuru dunia, dengan Strava dan Runna memanfaatkan AI untuk meningkatkan performa. </p>



<p>Fitur Routes berbasis komunitas Strava, yang menganalisis data rute populer untuk memberikan rekomendasi terpersonalisasi, terbukti sangat diminati, dengan rute baru muncul setiap 19 detik sepanjang tahun.</p>



<ul>
<li><strong>AI membantu kita bergerak, tapi tetap kita yang paling mengenal tubuh sendiri</strong>. Sebanyak 46% responden menggunakan AI sebagai pelatih cerdas untuk berolahraga, dengan Gen Z lebih aktif memanfaatkannya dibanding generasi lain. Strava dan Runna memimpin tren ini melalui fitur Workout Insights (Runna) dan Athlete Intelligence (Strava).</li>



<li><strong>Jumat menjadi hari ideal untuk pemulihan</strong>. Tahun ini, pengguna Runna yang berlatih maraton paling sering memilih empat sesi lari per minggu. Jumat tercatat sebagai hari paling sedikit aktivitas di Strava, cocok untuk istirahat atau aktivitas ringan seperti stretching dan jalan kaki.</li>



<li><strong>Dari semua perangkat, smartphone  tetap jadi yang paling banyak digunakan untuk merekam kegiatan olahraga</strong>. Tahun ini, 72% pengguna mencatat aktivitas latihan melalui aplikasi Strava. Garmin berada di peringkat kedua, diikuti Apple Health di peringkat ketiga.</li>



<li><strong>Apple Watch menjadi yang #1 di kategori jam tangan</strong>, dengan COROS menunjukkan peningkatan popularitas yang signifikan. Perangkat <em>wearable</em> selain jam tangan, seperti Oura dan WHOOP, juga berkembang pesat.</li>



<li><strong>ASICS Novablast menempati posisi pertama sebagai sepatu lari terpopuler</strong>, diikuti Nike Pegasus di peringkat kedua dan HOKA Clifton di peringkat ketiga.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kota vs. Kota: Peringkat 2025</strong></h4>



<p>Dari kota metropolitan yang serba cepat hingga kota di mana komunitas menjadi yang terpenting, data global Strava telah mengungkap sejumlah kota yang mendominasi papan peringkat di 2025. </p>



<p>Uri, dan Swiss, mampu mencuri perhatian para pengguna sehingga merebut posisi teratas sebagai lokasi paling Instagramable, dengan 42% aktivitas menyertakan foto. Cuaca sama sekali tak menghalangi pengguna Strava yang berdedikasi. </p>



<p>Sementara, di Kepulauan Riau, Indonesia, mereka tetap aktif meski panas terik. Di Greater Reykjavík, Islandia, aktivitas para pengguna untuk bergerak terus berlangsung di tengah suhu yang sangat dingin.</p>



<ul>
<li><strong>Sulawesi Utara jadi wilayah paling aktif di Indonesia</strong> dengan median langkah harian terbanyak secara nasional (5.392 langkah), disusul Banten (5.342) dan Sulawesi Selatan (5.308) yang juga menunjukkan tingkat aktivitas harian yang tinggi.</li>



<li><strong>Gaya Berjalan di Indonesia: Kecepatan vs Jarak jauh</strong>. Sulawesi Tenggara memimpin sebagai wilayah dengan pejalan kaki tercepat di Indonesia dengan pace rata-rata 00.12.37/km, disusul Sulawesi Utara (00.12.44/km) dan Sumatera Selatan (00.12.48/km). Namun, soal jangkauan, Nusa Tenggara Timur jadi juara dengan jarak rata-rata 3,9 km per sesi, disusul oleh Gorontalo (3,7 km) dan Sulawesi Tengah (3,6 km). Walau masyarakat di setiap wilayah punya ritmenya masing-masing, mereka tetap kompak untuk sama-sama aktif bergerak.</li>



<li><strong>Secara global, Copenhagen merebut gelar area metro tercepat </strong>dengan kecepatan lari rata-rata mencapai 8:52 menit per mil, sementara pengguna di Afrika Selatan dan Kolombia paling sering berlari dalam kelompok (18,5%). Data kota-kota global juga menunjukkan perbedaan mencolok dalam waktu latihan: Yogyakarta, Indonesia, memiliki paling banyak pengguna yang bergerak di pagi hari, dengan 55,4% aktivitas dilakukan antara pukul 4–7 pagi. Sementara itu, Seoul, Korea Selatan, menjadi kota dengan pengguna yang paling banyak bergerak di malam hari, dengan 11% aktivitas setelah pukul 9 malam.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strava Luncurkan Fitur “Untuk Sebuah Tujuan”</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/18/strava-luncurkan-fitur-untuk-sebuah-tujuan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 18 Nov 2025 00:00:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi strava]]></category>
		<category><![CDATA[berbagi]]></category>
		<category><![CDATA[donasi]]></category>
		<category><![CDATA[for a cause]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<category><![CDATA[untuk sebuah tujuan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=24295</guid>

					<description><![CDATA[“Untuk Sebuah Tujuan” memungkinkan setiap pengguna menemukan tujuan mereka dalam menciptakan dampak positif yang nyata.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif dengan lebih dari 180 juta pengguna, telah mengumumkan peluncuran tag aktivitas baru, “For a Cause” atau “Untuk Sebuah Tujuan” dalam versi Bahasa Indonesia. </p>



<p>Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah aktivitas olahraga menjadi aksi nyata dengan memberi inspirasi dan meningkatkan kepedulian terhadap isu sosial.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="720" height="288" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-For-A-Cause.png" alt="" class="wp-image-24296" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-For-A-Cause.png 720w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-For-A-Cause-300x120.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-For-A-Cause-370x148.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-For-A-Cause-270x108.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-For-A-Cause-570x228.png 570w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Menggerakkan Komunitas Global untuk Berbuat Kebaikan</h4>



<p>Komunitas global Strava senantiasa menetapkan tujuan yang jelas untuk tetap aktif dan termotivasi. Fitur “Untuk Sebuah Tujuan” memungkinkan setiap pengguna untuk menemukan tujuan mereka dalam menciptakan dampak positif yang nyata sambil menjalani hobi olahraga.</p>



<p>Jelang akhir tahun yang kerap identik dengan semangat berbagi, Strava menyoroti organisasi nirlaba global yang fokus menciptakan dampak positif secara luas, antara lain:</p>



<ul>
<li><strong>Movember:</strong> Organisasi amal berskala global yang fokus terhadap kesehatan pria dengan meningkatkan kesadaran dan penggalangan dana untuk isu-isu krusial seperti kanker prostat, kanker testis, kesehatan mental, dan pencegahan bunuh diri. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kampanye penggalangan dana yang diselenggarakan setiap bulan November.</li>



<li><strong>Achilles International:</strong> Organisasi nirlaba adaptif yang memberdayakan para penyandang disabilitas, baik anak muda, dewasa, maupun orang tua, untuk mencapai tujuan pribadi serta membangun komunitas melalui program atletik, pelatihan, dan keikutsertaan dalam ajang lari.</li>



<li><strong>The National MS Society:</strong> Sebagai organisasi Multiple Sclerosis (MS) terbesar di dunia, National MS Society memelopori upaya global untuk menemukan penyembuhan bagi penyakit ini. Organisasi ini juga menyediakan informasi, jejaring, dan dukungan lengkap guna membantu para penderita MS mengatasi berbagai tantangan dalam menjalani kehidupan.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">Cara Kerja Fitur “Untuk Sebuah Tujuan”</h4>



<p>Fitur terbaru “Untuk Sebuah Tujuan” memudahkan pengguna menyalurkan semangat berolahraga untuk memberikan dampak nyata bagi dunia, sekaligus menyediakan serangkaian fungsi yang mengintegrasikan dukungan terhadap tujuan amal secara langsung ke dalam aplikasi Strava. </p>



<p>Berikut cara kerjanya:</p>



<ul>
<li>Mulai kampanye penggalangan dana dengan organisasi pilihan kamu.</li>



<li>Hubungkan akun Strava kamu ke kampanye penggalangan dana tersebut.</li>



<li>Catat setiap aktivitas di Strava: Ada 50 opsi aktivitas yang bisa dipilih untuk memungkinkan pengguna berolahraga sambil mendukung isu sosial yang penting bagi kamu.</li>



<li>Menambahkan tag “Untuk Sebuah Tujuan”: Sematkan tag ini pada aktivitas kamu sebelum mengunggahnya dengan memilih tag“Untuk Sebuah Tujuan” .</li>



<li>Jelaskan aktivitas kamu: Bagikan aktivitas dan manfaatkan platform kamu untuk menunjukkan dukungan terhadap isu sosial yang penting bagi kamu. Cantumkan tautan kampanye penggalangan dana kamu pada deskripsi aktivitas.</li>



<li>Berbagi dan memantau progres: Ajak pengguna lainnya untuk melakukan donasi atau<br>menyebarkan informasi setiap kali kamu mengunggah aktivitas ke Strava.</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Strava Rekam Semangat dan Kekuatan Para Pelari di JRF 2025</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/11/06/strava-rekam-semangat-dan-kekuatan-para-pelari-di-jrf-2025/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 06 Nov 2025 00:08:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi strava]]></category>
		<category><![CDATA[jakarta running festival 2025]]></category>
		<category><![CDATA[jrf 2025]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=23955</guid>

					<description><![CDATA[Jakarta Running Festival 2025 merupakan ajang lari pertama di Asia Tenggara yang menerima dukungan resmi dari Strava.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Jakarta Running Festival (JRF) 2025 menjadi ajang lari yang tak terlupakan di Indonesia. Sebagai Official Course Map Partner, Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif, memaparkan data dan insight eksklusif dari salah satu ajang lari terbesar di Indonesia ini.</p>



<p>Sorotan utama dari JRF 2025 dan kolaborasinya bersama Strava meliputi:</p>



<ul>
<li><strong>Akhir Pekan Penuh Personal Records</strong><em>: </em>Strava mencatat bahwa pada kategori 5K, satu dari lima pelari (20%) mencetak rekor pribadi baru. Semakin panjang jarak larinya, semakin meningkat sukses yang dicatatkan. Hampir 40% pelari 10K melampaui catatan waktu mereka sebelumnya. Tren ini terus menguat, hampir 60% pelari Half Marathon serta lebih dari 60% finisher Marathon berhasil mengalahkan rekor pribadi sebelumnya, menandakan bahwa latihan berbulan-bulan mampu membuat mereka mencetak waktu tercepat hingga saat ini.</li>



<li><strong>Festival Kudos:</strong> Meski race dijalani secara individual, euforianya dirasakan bersama. Semangat ajang ini pun terekam di Strava ketika komunitas saling berbagi hampir 100.000 kudos. Dukungan tersebut menegaskan kekompakan luar biasa dari komunitas lari di Indonesia yang mengubah pencapaian individu menjadi perayaan bersama berskala besar.</li>



<li><strong>Sepatu Terbaik untuk Lari Jarak Jauh: </strong>Pada race jarak jauh, satu model sepatu mendominasi. Di kalangan pelari Half Marathon, Adidas Adios Pro tercatat menjadi sepatu yang paling banyak dipakai di Strava. Dominasi ini berlanjut pada kategori Marathon, di mana Adidas Adios Pro kembali menjadi pilihan utama, menegaskan statusnya sebagai pilihan nomor satu bagi para pelari jarak jauh di ajang ini.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-23956" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/11/Strava-Cheering-Zone_1-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Strava Segments Challenge dan Energi Strava Cheering Zone di JRF 2025</strong></h4>



<p>Pada JRF 2025, Strava menghadirkan aktivasi khusus yang dirancang untuk menginspirasi para pelari sekaligus menyemarakkan suasana pada race. Ada Strava Segments Challenge, yang diselenggarakan untuk kategori Half Marathon dan Marathon.</p>



<p>Tantangan ini mengundang peserta untuk menguji kecepatan mereka di section khusus sepanjang 500 meter dan rute yang dilalui. Hampir 30.000 peserta ikut ambil bagian pada challenge ini.</p>



<p>Menariknya, pemenang Strava Segments Challenge akan mendapatkan slot pendaftaran eksklusif untuk Jakarta Running Festival 2026. Selain itu, salah satu momen paling berkesan di JRF 2025 adalah peluncuran Strava Cheering Zone untuk pertama kalinya di Asia Tenggara.</p>



<p>Ditempatkan secara strategis di sejumlah titik-titik utama rute JRF 2025, area penyemangat yang meriah dan disukai pelari di seluruh dunia ini mengubah lintasan menjadi perayaan kebersamaan penuh dukungan. </p>



<p>Dengan sorak-sorai lantang, dukungan yang tulus, serta poster-poster kreatif, zona ini memberi dorongan ekstra ke setiap pelari, sekaligus mengingatkan bahwa semangat lari tidak hanya ditentukan oleh daya tahan dan kecepatan, tetapi juga oleh kebersamaan.</p>



<p>Jakarta Running Festival 2025 merupakan ajang lari pertama di Asia Tenggara yang menerima dukungan resmi dari Strava. Hal ini menunjukkan komitmen Strava untuk mendukung komunitas pelari dan atlet di Indonesia yang terus berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jelang JRF 2025, Strava Ungkap Rahasia Latihan Pelari Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/22/jelang-jrf-2025-strava-ungkap-rahasia-latihan-pelari-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2025 09:03:31 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi lari]]></category>
		<category><![CDATA[jrf 2025]]></category>
		<category><![CDATA[lari]]></category>
		<category><![CDATA[strava]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=23478</guid>

					<description><![CDATA[Laporan tersebut mencakup temuan terkait perbedaan pola aktivitas antar generasi dan gender, interaksi sosial yang terjadi selama sesi latihan, serta berbagai aspek menarik lainnya.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Menjelang Jakarta Running Festival (JRF) 2025 yang digelar akhir pekan ini, Strava, aplikasi yang mendukung gaya hidup aktif, merilis data terbaru mengenai tren aktivitas masyarakat Indonesia menuju race tersebut. </p>



<p>Selain itu, Strava juga mengumumkan kerja sama dengan JRF 2025. Ini sekaligus menegaskan komitmen Strava untuk terus mendukung serta memperkuat komunitas aktif di Indonesia, seperti mereka yang memiliki hobi lari.</p>



<p>JRF merupakan salah satu ajang lari terbesar di Indonesia, dan data terbaru Strava memberikan perspektif unik dari masyarakat yang berlatih selama tiga bulan terakhir. Laporan tersebut mencakup temuan terkait perbedaan pola aktivitas antar generasi dan gender, interaksi sosial yang terjadi selama sesi latihan, serta berbagai aspek menarik lainnya.</p>



<p>Sorotan utama dari data tersebut meliputi:</p>



<ul>
<li><strong>Rata-rata Jarak Lari: </strong>Selama tiga bulan terakhir (Juli–September 2025), data Strava menunjukkan bahwa masyarakat menempuh jarak rata-rata per minggu sejauh 16 kilometer. Berdasarkan generasi, data mengungkapkan bahwa Boomer mencatatkan jarak rata-rata terjauh per minggu, yakni lebih dari 20 kilometer, sementara Gen Z rata-rata berlari 14 kilometer.</li>



<li><strong>Pentingnya Cross-Training:</strong> Untuk mencegah cedera dan menjaga kebugaran, 65% orang melengkapi aktivitas lari mereka dengan olahraga lain. Aktivitas paling populer adalah berjalan kaki, yang menunjukkan pentingnya pemulihan aktif, diikuti oleh latihan beban, bersepeda, dan berenang. Selain itu, pengguna wanita lebih mungkin melakukan cross-train (latihan silang) dibandingkan pria – hampir 3 dari 4 wanita (74%) melakukannya, dibandingkan dengan hampir 1 dari 3 pria (62%).</li>



<li><strong>Bersosialisasi Saat Berlatih:</strong> Data <em>Mid-Year Year in Sport</em> yang baru dirilis oleh Strava mengonfirmasi bahwa masyarakat aktif di Indonesia memiliki tingkat interaksi sosial yang kuat, tercermin dari peningkatan jumlah <em>Clubs</em> hampir 6x lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Tren latihan berbasis interaksi sosial ini semakin terlihat dalam tiga bulan terakhir. Hampir 1 dari 3 orang (33%) lebih memilih berlari bersama orang lain dibanding sendiri. Gen Z tercatat sebagai kelompok yang paling sering mencatat aktivitas lari bersama dibandingkan generasi lainnya.</li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="682" height="1024" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-682x1024.jpeg" alt="" class="wp-image-23479" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-682x1024.jpeg 682w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-200x300.jpeg 200w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-768x1154.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-370x556.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-270x406.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-570x856.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif-740x1112.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Sabian-Tama-memanfaatkan-Strava-untuk-menjaga-gaya-hidup-aktif.jpeg 852w" sizes="(max-width: 682px) 100vw, 682px" /></figure>



<p>Selain dari data tersebut, insight menarik juga datang dari Strava Creator Sabian Tama yang mengungkapkan bagaimana ia memanfaatkan Strava untuk menjaga gaya hidup aktif, memantau perkembangan latihan, dan tetap terhubung dengan komunitasnya. </p>



<p>“Buat saya, Strava itu bukan cuma aplikasi buat nge-track olahraga, tapi juga yang bikin saya lebih konsisten latihan, membantu saya ngerti pola latihan, dan melihat sejauh apa progress saya,&#8221; ujar Sabian. </p>



<p>Ditambahkan oleh Sabian bahwa yang paling disukainya, Strava membuatnya bisa connect sama teman-teman yang punya energi aktif dan sporty. Jadi setiap sesi yang dijalani terasa lebih fun dan tidak pernah berasa sendirian.</p>



<h3 class="wp-block-heading"><strong>Strava Bekerja Sama dengan Jakarta Running Festival</strong></h3>



<p>JRF 2025 menjadi ajang lari pertama di Asia Tenggara yang mendapat dukungan resmi dari Strava. Dalam kerja sama ini, Strava bertindak sebagai Official Course Map Partner sekaligus menghadirkan berbagai kesempatan bagi pelari dan suporter untuk meramaikan acara tersebut.</p>



<p>Berbagai inisiatif unik digelar, seperti Strava Cheering Zone, sebuah zona dukungan yang enerjik di mana para pelari bisa mendapatkan dorongan motivasi melalui sorak-sorai yang kencang, musik, dan semangat komunitas. </p>



<p>Ada juga Strava Segments Challenge &#8211; untuk <a href="https://www.strava.com/challenges/5451?utm_source=social&amp;utm_medium=challenge_partner&amp;utm_campaign=wondr%20JFR%20Marathon_challenge_5451&amp;_branch_match_id=1272942050855777193&amp;_branch_referrer=H4sIAAAAAAAAAwXBTQqAIBAG0BONiuAmiBYdJCbStPzjc6hdZ%2B%2B9KNLHpPUQ8MOKe1c51VtnRiJnDL2tHqALgayxjiLnQIXBEltdPvjggVTPbUd7h8e8RrTif6X3YKpXAAAA" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Half Marathon</a> dan <a href="https://www.strava.com/challenges/5452?utm_source=social&amp;utm_medium=challenge_partner&amp;utm_campaign=wondr%20JFR%20Marathon_challenge_5452&amp;_branch_match_id=1272942050855777193&amp;_branch_referrer=H4sIAAAAAAAAAwXBTQqAIBAG0BONiuAmiBYdJCaytPzjc8hdZ%2B%2B9INL6pHUX8MuKW1MplkcnRiRnDI1aDtCNk6yxjjKDJdSyfPCnB2K5th11dI95DajZ%2F8o7j0FSAAAA" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Full Marathon</a> &#8211; di mana pemenang dari challenge ini akan mendapatkan tiket untuk Jakarta Running Festival di tahun berikutnya. Akses link di atas untuk informasi lebih lanjut mengenai challenge ini.</p>



<p>Selain itu, Strava juga meresmikan <a href="https://strava.app.link/xa4GBFCiDXb" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Strava Indonesia Club</a>. Klub ini menjadi ruang khusus bagi para anggota untuk saling terhubung dan berbagi perjalanan latihan mereka, hingga menumbuhkan semangat komunitas.</p>



<p>Tidak hanya bertujuan untuk mendorong progress setiap anggotanya, dan merayakan pencapaian, Strava Indonesia Club juga akan memberikan kudos kepada sesama pegiat olahraga yang memiliki minat serupa.</p>



<p>Melalui JRF 2025, Strava mengapresiasi para pelari di Indonesia yang menjadikan olahraga sebagai momen kebersamaan. Hal ini turut menunjukkan komitmen Strava dalam mendukung komunitas pelari dan atlet yang terus berkembang di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
