<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>teknologi ai &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/teknologi-ai/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 05:23:13 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>teknologi ai &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Samsung Ungkap Penggunaan AI yang Meningkat Pesat</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/07/27/samsung-ungkap-penggunaan-ai-yang-meningkat-pesat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Jul 2026 05:22:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[foldable phone]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy ai]]></category>
		<category><![CDATA[galaxy z7 series]]></category>
		<category><![CDATA[penggunaan ai]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=30434</guid>

					<description><![CDATA[Samsung mencatat tingkat penggunaan fitur AI melonjak dari 84% pada Agustus 2025 menjadi 96% pada Juni 2026.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kecerdasan buatan (AI) kini bukan lagi sekadar fitur tambahan di smartphone. Samsung melihat AI telah menjadi bagian dari aktivitas harian pengguna, terutama pada perangkat foldable generasi terbaru mereka.</p>



<p>Hal tersebut diungkap oleh raksasa elektronik asal Korea Selatan tersebut usai memperkenalkan Galaxy Z Series terbaru dalam ajang bertajuk &#8220;Galaxy Unpacked&#8221; yang digelar di London, Inggris pada tanggal 22 Juli 2026.</p>



<p>Dalam sesi tersebut, hadir Won-Joon Choi, President &amp; COO, Mobile eXperience (MX) Business sekaligus Head of R&amp;D Office Samsung Electronics; bersama CU Kim, President &amp; CEO Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-1024x576.png" alt="" class="wp-image-30436" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-19.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">(ki-ka) CU Kim, President &#038; CEO of Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania, Won-Joon Choi, President and COO of Samsung Electronics’ Mobile eXperience (MX) Business and Head of R&#038;D Office, and Carl Nordenberg, VP &#038; Regional Head of the Mobile eXperience Business for Southeast Asia and Oceania</figcaption></figure>



<p>Tak ketinggalan, Carl Nordenberg, VP &amp; Regional Head of Mobile eXperience Business Samsung Electronics Southeast Asia and Oceania juga turut hadir. Mereka memaparkan bagaimana perilaku pengguna terhadap AI mengalami perubahan signifikan dalam satu tahun terakhir.</p>



<p>Salah satu indikator paling mencolok adalah meningkatnya penggunaan Galaxy AI pada perangkat Galaxy Z Fold7 dan Galaxy Z Flip7. Samsung mencatat tingkat penggunaan fitur AI melonjak dari 84% pada Agustus 2025 menjadi 96% pada Juni 2026.</p>



<p>Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa AI kini bukan lagi teknologi yang hanya dicoba sesekali, melainkan sudah menjadi bagian dari cara pengguna bekerja, mencari informasi, hingga berkreasi setiap hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Penjualan Galaxy Z7 Series Ikut Meningkat</h4>



<p>Tidak hanya penggunaan AI yang bertumbuh, Samsung juga mengungkap penjualan Galaxy Z7 Series di kawasan Asia Tenggara dan Oseania meningkat hampir 15% dibandingkan generasi sebelumnya.</p>



<p>Menurut Samsung, tren tersebut memperlihatkan bahwa minat masyarakat terhadap smartphone lipat terus berkembang, terutama karena perangkat foldable kini menawarkan pengalaman penggunaan AI yang lebih optimal.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Circle to Search hingga Photo Assist Jadi Favorit</h4>



<p>Samsung juga menyebutkan beberapa fitur Galaxy AI menjadi yang paling sering digunakan oleh pemilik Galaxy Z Fold7 maupun Galaxy Z Flip7. Di antaranya adalah Circle to Search, Now Brief, dan Photo Assist</p>



<p>Ketiga fitur cerdas tersebut dimanfaatkan oleh kebanyakan pengguna untuk membantu pencarian informasi secara instan, memperoleh ringkasan aktivitas harian, hingga mengedit foto dengan bantuan AI.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Samsung: Masa Depan AI adalah Pengalaman yang Lebih Personal</h4>



<p>CU Kim mengatakan bahwa fokus pengembangan AI kini telah bergeser. Jika sebelumnya perusahaan berlomba menghadirkan sebanyak mungkin fitur AI, kini yang menjadi prioritas adalah membuat AI semakin memahami kebutuhan setiap pengguna.</p>



<p>Menurutnya, integrasi Galaxy AI ke berbagai perangkat Galaxy dan ekosistem Samsung akan membuat pengalaman penggunaan menjadi lebih personal dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.</p>



<p>Juga diungkap oleh CU Kim bahwa Galaxy AI saat ini telah mendukung 22 bahasa, termasuk Bahasa Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina sebagai bagian dari strategi menghadirkan AI yang lebih dekat dengan pengguna di berbagai negara.</p>



<p>Samsung juga melihat bahwa smartphone telah menjadi perangkat utama masyarakat Asia Tenggara dan Oseania dalam mengakses layanan AI. Karena itu, pengembangan pengalaman mobile AI akan terus menjadi fokus perusahaan dalam beberapa tahun ke depan.</p>



<p>Dijelaskan oleh Won-Joon Choi bahwa AI masa depan harus mampu bekerja secara intuitif tanpa mengganggu aktivitas pengguna. Karena itu, Galaxy AI dikembangkan sebagai platform yang memungkinkan berbagai AI agent bekerja secara bersamaan sehingga pengguna dapat memilih layanan AI yang paling sesuai dengan kebutuhannya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Galaxy Z8 Series Bawa Pengalaman Agentic AI</h4>



<p>Melanjutkan fondasi yang sebelumnya dibangun melalui Galaxy S26 Series, Samsung pun turut menghadirkan pengalaman Agentic AI pada Galaxy Z8 Series yang dipadukan dengan antarmuka terbaru, One UI 9.</p>



<p>Melalui integrasi yang lebih mendalam di tingkat sistem, berbagai AI agent dapat bekerja lintas aplikasi dan layanan secara mulus. Pendekatan ini memungkinkan pengguna menikmati pengalaman AI yang lebih fleksibel, intuitif, sekaligus produktif.</p>



<p>Samsung juga menegaskan bahwa portofolio foldable akan terus dikembangkan agar mampu menjangkau kebutuhan pengguna yang semakin beragam, mulai dari produktivitas hingga kreativitas.</p>



<p>Sementara itu, meningkatnya penggunaan Galaxy AI hingga mencapai 96% juga menjadi sinyal nyata bahwa AI kini telah menjadi salah satu pertimbangan utama konsumen saat memilih smartphone.</p>



<p>Bagi Samsung, evolusi perangkat foldable bukan hanya menghadirkan desain yang lebih fleksibel, tetapi juga menjadikan AI atau yang kita kenal sebagai kecerdasan buatan sebagai pengalaman yang benar-benar membantu aktivitas sehari-hari.</p>



<p>Dengan strategi tersebut, Samsung optimistis perangkat Galaxy Foldable generasi terbaru akan semakin memperluas adopsi smartphone lipat sekaligus memperkuat posisi Galaxy AI sebagai salah satu ekosistem AI mobile terbesar di industri. <audio autoplay=""></audio></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Privy Sebut Digital Trust Jadi Kunci Masa Depan Keuangan</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/07/13/privy-sebut-digital-trust-jadi-kunci-masa-depan-keuangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Jul 2026 09:43:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[digital trust]]></category>
		<category><![CDATA[industri keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[privy]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=30172</guid>

					<description><![CDATA[Perubahan besar karena AI menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi industri jasa keuangan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Peran kecerdasan buatan (AI) diprediksi akan berkembang jauh melampaui fungsi sebagai asisten digital. Dalam beberapa tahun ke depan, AI diperkirakan mampu mengambil keputusan bisnis hingga mengeksekusi transaksi keuangan secara mandiri tanpa campur tangan manusia.</p>



<p>Perubahan besar ini menghadirkan peluang sekaligus tantangan baru bagi industri jasa keuangan. Ketika AI dapat mengajukan pembiayaan, menyetujui kontrak, hingga memindahkan dana secara otomatis, muncul pertanyaan penting: siapa yang bertanggung jawab atas setiap keputusan yang dibuat AI?</p>



<p>Inilah yang menurut Privy harus dijawab melalui pembangunan digital trust atau kepercayaan digital sebagai fondasi utama ekosistem keuangan berbasis AI.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-30173" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-13T163847.498-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption class="wp-element-caption">CEO &#038; Co-Founder Privy, Marshall Pribadi.</figcaption></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Era Agentic AI Ubah Cara Industri Keuangan Beroperasi</h4>



<p>CEO &amp; Co-Founder Privy, Marshall Pribadi, mengatakan dunia sedang menuju era <strong>Agentic AI</strong>, yaitu AI yang tidak hanya memberikan rekomendasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menjalankan berbagai proses dan transaksi secara mandiri.</p>



<p>Menurutnya, ketika tindakan AI mulai menimbulkan konsekuensi hukum, identitas digital serta mekanisme otorisasi menjadi elemen yang tidak bisa lagi diabaikan.</p>



<p>&#8220;Digital trust tidak hanya relevan untuk kebutuhan saat ini, tetapi akan menjadi fondasi penting bagi ekosistem ekonomi digital berbasis AI di masa depan,&#8221; ujar Marshall dalam sesi panel &#8220;Beyond Banking: Rewiring the Financial System&#8221; pada Indonesia Digital Bank Summit (IDBS) 2026.</p>



<p>Marshall menjelaskan bahwa Privy tengah mengembangkan infrastruktur digital trust yang mampu memverifikasi identitas agen AI menggunakan pendekatan kriptografi. Dengan cara ini, seluruh tindakan yang dilakukan AI dapat dibuktikan secara matematis sehingga memiliki jejak identitas, otorisasi, serta dapat diaudit secara hukum.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Beyond Banking Butuh Fondasi Kepercayaan Digital</h4>



<p>Transformasi sektor jasa keuangan Indonesia kini memasuki fase <strong>Beyond Banking</strong>, yaitu integrasi layanan perbankan, fintech, dan berbagai platform digital melalui konsep Universal Banking, Embedded Finance, dan Open Finance.</p>



<p>Semakin banyak layanan yang saling terhubung membuat proses verifikasi identitas, persetujuan transaksi, hingga perlindungan data menjadi semakin kompleks.</p>



<p>Marshall menilai banyak institusi keuangan masih membangun sistem verifikasi masing-masing sehingga meningkatkan biaya operasional sekaligus memperpanjang pengalaman pengguna.</p>



<p>Karena itu, menurutnya digital trust perlu hadir sebagai infrastruktur bersama yang dapat digunakan lintas industri.</p>



<p>&#8220;Digital trust dapat memperkuat kepastian identitas, mengurangi kompleksitas verifikasi, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem keuangan yang lebih efisien,&#8221; jelas Marshall.</p>



<h4 class="wp-block-heading">AI Membuat Keamanan Tak Lagi Sekadar Pelengkap</h4>



<p>Data Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan tingkat inklusi keuangan Indonesia telah mencapai 80,51 persen.</p>



<p>Artinya, tantangan industri kini tidak lagi hanya memperluas akses layanan keuangan, tetapi memastikan setiap transaksi—baik yang dilakukan manusia maupun AI—tetap aman dan terpercaya.</p>



<p>Dalam konteks tersebut, digital trust berkembang dari sekadar fitur keamanan menjadi fondasi utama yang memungkinkan berbagai institusi saling terhubung dengan tingkat kepastian identitas yang lebih tinggi.</p>



<p>Sebagai Penyelenggara Sertifikasi Elektronik (PSrE), Privy menghadirkan layanan identitas digital dan tanda tangan elektronik tersertifikasi yang mendukung berbagai proses penting, mulai dari:</p>



<ul>
<li>Verifikasi identitas digital</li>



<li>Electronic Know Your Customer (e-KYC)</li>



<li>Pembukaan rekening</li>



<li>Pengajuan pembiayaan</li>



<li>Penerbitan polis asuransi</li>



<li>Penandatanganan dokumen elektronik yang memiliki kekuatan hukum</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">AFTECH: Kolaborasi Industri Membutuhkan Standar Trust yang Sama</h4>



<p>Pandangan serupa juga disampaikan Sekretaris Jenderal AFTECH, Firlie Ganinduto.</p>



<p>Ia mengatakan keberhasilan transformasi menuju era Beyond Banking bukan hanya bergantung pada inovasi teknologi maupun model bisnis baru, tetapi juga pada kemampuan seluruh pelaku industri membangun standar kepercayaan digital yang dapat digunakan bersama.</p>



<p>Menurut Firlie, semakin tinggi tingkat konektivitas layanan keuangan digital, semakin penting pula keberadaan infrastruktur digital trust agar kolaborasi, inovasi, dan pertumbuhan industri dapat berlangsung secara berkelanjutan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Digital Trust Akan Jadi Pondasi Ekonomi AI</h4>



<p>Perkembangan Agentic AI diperkirakan akan mengubah cara masyarakat menggunakan layanan keuangan dalam beberapa tahun ke depan.</p>



<p>Jika sebelumnya AI hanya membantu memberikan rekomendasi, ke depan teknologi ini diprediksi mampu melakukan berbagai tindakan yang memiliki konsekuensi hukum, mulai dari menyetujui kontrak hingga menjalankan transaksi secara otomatis.</p>



<p>Kondisi tersebut membuat kebutuhan akan identitas digital yang dapat diverifikasi, sistem otorisasi yang kuat, serta mekanisme audit yang transparan menjadi semakin penting.</p>



<p>Privy meyakini digital trust akan menjadi fondasi utama agar inovasi AI di sektor keuangan dapat berkembang secara aman, efisien, dan tetap memberikan kepastian hukum bagi seluruh pelaku ekosistem digital.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lenovo Jadi Otak Teknologi FIFA World Cup 2026, ini Buktinya!</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/07/10/lenovo-jadi-otak-teknologi-fifa-world-cup-2026-ini-buktinya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 08:56:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[fifa world cup 2026]]></category>
		<category><![CDATA[lenovo]]></category>
		<category><![CDATA[motorola]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=30126</guid>

					<description><![CDATA[Lenovo mengoperasikan berbagai solusi berbasis AI yang mendukung hampir seluruh aspek penyelenggaraan turnamen.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; FIFA World Cup 2026 bukan hanya akan menjadi turnamen sepak bola terbesar sepanjang sejarah dengan 48 negara peserta. Ajang yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tersebut juga menjadi panggung unjuk kemampuan AI dan teknologi digital terbaru dari Lenovo.</p>



<p>Sebagai Official Technology Partner FIFA, Lenovo dipercaya menjadi satu-satunya mitra teknologi resmi yang menyediakan infrastruktur digital, perangkat keras, solusi AI, hingga sistem komputasi yang menopang operasional turnamen secara menyeluruh.</p>



<p>Kemitraan ini menandai perubahan besar dalam penyelenggaraan FIFA World Cup. Jika sebelumnya berbagai kebutuhan teknologi berasal dari banyak vendor berbeda, kini Lenovo menghadirkan ekosistem teknologi yang terintegrasi dalam satu platform.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="684" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-1024x684.jpg" alt="" class="wp-image-30129" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-1024x684.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-768x513.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-570x381.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1-740x494.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Technology-Command-Center-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">AI Lenovo Jadi Tulang Punggung FIFA World Cup 2026</h4>



<p>Lenovo mengoperasikan berbagai solusi berbasis AI yang mendukung hampir seluruh aspek penyelenggaraan turnamen. Teknologi tersebut mencakup AI PC, Hybrid AI Infrastructure, server, workstation, data center, hingga cloud.</p>



<p>Bukan hanya membantu FIFA mengelola pertandingan, teknologi Lenovo juga dirancang untuk mempercepat distribusi data, mendukung pengambilan keputusan secara real-time, hingga menjaga kestabilan sistem di seluruh venue pertandingan.</p>



<p>Dengan skala penyelenggaraan yang diperkirakan akan menjangkau sekitar enam miliar penonton di seluruh dunia, infrastruktur digital menjadi salah satu faktor paling krusial dalam menjaga kelancaran kompetisi.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Penggemar Bisa Menikmati Perspektif Baru Berkat AI</h4>



<p>Salah satu inovasi paling menarik adalah hadirnya Digital Avatar. Teknologi berbasis AI ini mampu membangun representasi digital pemain sepak bola dalam bentuk tiga dimensi (3D) dengan tingkat akurasi tinggi. </p>



<p>Visual yang ditampilkan tersebut tidak hanya membantu ofisial pertandingan dalam proses analisis, tetapi juga memberikan pengalaman menonton yang jauh lebih menarik bagi penggemar.</p>



<p>Selain itu terdapat fitur Referee View AI Stabilizer yang menghadirkan sudut pandang wasit secara langsung. Teknologi AI tersebut mampu mengurangi guncangan kamera hingga 60% sehingga tayangan dari kamera yang dikenakan wasit menjadi jauh lebih stabil.</p>



<p>Hasilnya, penonton yang menyaksikan setiap pertandingan lewat layar kaca dapat merasakan atmosfer pertandingan secara langsung dari perspektif lapangan seperti belum pernah ada sebelumnya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">FIFA AI Pro Bantu 48 Negara Menganalisis Pertandingan</h4>



<p>Lenovo juga memperkenalkan FIFA AI Pro, platform analitik sepak bola berbasis AI yang menjadi salah satu inovasi terbesar dalam FIFA World Cup 2026. Platform ini mampu mengolah jutaan titik data dan lebih dari 2.000 metrik pertandingan untuk menghasilkan insight secara cepat.</p>



<p>Menariknya, akses terhadap data tersebut akan diberikan kepada seluruh 48 negara peserta sehingga setiap tim memiliki kesempatan yang sama dalam melakukan evaluasi maupun menyusun strategi pertandingan.</p>



<p>Pendekatan yang ditawarkan oleh Lenovo ini pun membuat analisis pertandingan yang sebelumnya hanya dimiliki segelintir pihak kini dapat dimanfaatkan lebih luas oleh seluruh peserta. </p>



<h4 class="wp-block-heading">Lenovo Tidak Mengelola VAR, tetapi Berperan Penting</h4>



<p>Meski banyak yang mengira Lenovo mengoperasikan sistem Video Assistant Referee (VAR), kenyataannya sistem tersebut tetap dijalankan oleh Hawk-Eye Innovations sebagai Official VAR Technology Partner FIFA.</p>



<p>Namun demikian, Lenovo tetap memiliki kontribusi besar dan bertanggung jawab membangun model digital pemain, melakukan proses pemindaian 3D, pengelolaan aset digital, hingga memastikan avatar pemain yang muncul pada siaran pertandingan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.</p>



<p>Selain itu, workstation Lenovo ThinkStation juga telah digunakan untuk mendukung Semi-Automated Offside Technology (SAOT) sehingga proses analisis offside menjadi lebih cepat dan presisi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="485" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-1024x485.png" alt="" class="wp-image-30128" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-1024x485.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-300x142.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-768x364.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-370x175.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-270x128.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-570x270.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1-740x350.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Referee-View-AI-Stabilizer-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Motorola Ikut Ambil Bagian</h4>



<p>Bukan hanya Lenovo, Motorola juga menjadi bagian dari kemitraan tersebut. Motorola ditunjuk sebagai Official Smartphone Partner untuk FIFA World Cup 2026 dan FIFA Women&#8217;s World Cup 2027.</p>



<p>Selama turnamen berlangsung, Motorola akan mendukung berbagai aktivitas pemasaran, mulai dari penayangan konten digital di LED stadion hingga berbagai pengalaman interaktif bagi para penggemar sepak bola.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Smart Stadium Jadi Masa Depan Sepak Bola</h4>



<p>Apakah teknologi yang ditawarkan oleh Lenovo hanya sampai di situ? Tentu saja tidak! Lenovo juga akan menghadirkan konsep Smart Stadium melalui berbagai teknologi seperti Smart Wayfinding dan Intelligent Command Center.</p>



<p>Teknologi tersebut membantu navigasi pengunjung, meningkatkan keamanan stadion, mempercepat koordinasi operasional, hingga mempermudah pengelolaan logistik selama pertandingan berlangsung.</p>



<p>Selain itu, Lenovo tengah mengembangkan konsep Venue Digital Twins sebagai fondasi penyelenggaraan FIFA Women&#8217;s World Cup 2027 di Brasil. Teknologi ini memungkinkan pengelolaan stadion dan operasional turnamen melalui representasi digital yang mampu memantau berbagai kondisi secara real-time.</p>



<p>Kemitraan Lenovo dengan FIFA menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan kini menjadi bagian penting dalam olahraga modern. AI tidak lagi hanya digunakan untuk analisis pertandingan, tetapi juga menopang penyiaran global, pengelolaan stadion, keamanan, distribusi data, hingga pengalaman menonton yang lebih imersif.</p>



<p>Dengan dukungan teknologi AI, Hybrid Cloud, ThinkPad, Motorola, serta berbagai solusi infrastruktur digital lainnya, Lenovo berupaya memastikan FIFA World Cup 2026 menjadi turnamen paling canggih dalam sejarah sepak bola sekaligus menghadirkan pengalaman baru bagi miliaran penggemar di seluruh dunia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Era AI Berikutnya yang Paling Memahami Pengguna</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/07/10/era-ai-berikutnya-yang-paling-memahami-pengguna/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2026 07:00:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[samsung]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[tm roh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=30120</guid>

					<description><![CDATA[Perkembangan AI saat ini telah memasuki fase baru yang disebut agentic AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Perlombaan menghadirkan kecerdasan buatan (AI) yang semakin pintar tampaknya memasuki babak baru. Jika selama ini perusahaan teknologi berlomba membangun AI dengan kemampuan berpikir lebih cepat dan lebih kompleks, Samsung justru melihat masa depan dari sudut pandang yang berbeda.</p>



<p>Bagi Samsung, AI terbaik bukanlah AI yang mampu berpikir melebihi manusia, melainkan AI yang benar-benar memahami penggunanya. Pandangan tersebut disampaikan oleh TM Roh, CEO sekaligus President Samsung Electronics, melalui sebuah artikel menjelang gelaran Galaxy Unpacked 2026. </p>



<p>Menurutnya, perkembangan AI saat ini telah memasuki fase baru yang disebut agentic AI, yaitu AI yang tidak hanya memberikan jawaban, tetapi juga mampu mengambil tindakan atas nama pengguna, tanpa menghilangkan kendali penuh dari manusia.</p>



<figure class="wp-block-image size-full"><img loading="lazy" decoding="async" width="1000" height="667" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670.jpeg" alt="" class="wp-image-30121" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670.jpeg 1000w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/image-2026-07-10T135436.670-740x494.jpeg 740w" sizes="(max-width: 1000px) 100vw, 1000px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">AI Harus Mengenal Penggunanya Terlebih Dahulu</h4>



<p>TM Roh menjelaskan bahwa setiap revolusi teknologi selalu dimulai ketika teknologi tersebut menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Listrik mengubah dunia ketika hadir di setiap rumah. Internet menjadi revolusioner saat browser membuatnya mudah diakses masyarakat.</p>



<p>Ia juga mengatakan bahwa smartphone pun berkembang pesat karena ekosistem aplikasi yang mendukungnya. Hal serupa diyakini akan terjadi pada AI alias kecerdasan buatan yang saat ini berkembang begitu pesat.</p>



<p>Namun sebelum AI mampu membantu mengambil keputusan atau menjalankan berbagai aktivitas, teknologi tersebut harus memahami siapa penggunanya, bagaimana kebiasaannya, hingga konteks kehidupannya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Ekosistem Galaxy Jadi Kunci AI yang Lebih Personal</h4>



<p>Inilah yang menjadi fondasi utama visi Samsung terhadap masa depan Galaxy AI. Samsung percaya bahwa smartphone hanyalah salah satu bagian dari pengalaman AI modern. Berbagai perangkat Galaxy telah mengumpulkan konteks yang berbeda mengenai penggunanya.</p>



<p>Misalnya:</p>



<ul>
<li>Smartphone memahami aktivitas harian.</li>



<li>Tablet menjadi perangkat produktivitas dan kreativitas.</li>



<li>Galaxy Watch memantau pola tidur, detak jantung, hingga aktivitas kesehatan.</li>



<li>Smart TV dan perangkat rumah tangga melalui SmartThings memahami kebiasaan pengguna di rumah.</li>



<li>Perangkat foldable hingga smart glasses akan menjadi titik interaksi baru AI di masa depan.</li>
</ul>



<p>Seluruh perangkat yang dikembangkan oleh Samsung secara berkesinambungan tersebut nantinya dapat bekerja bersama untuk menghasilkan pengalaman AI yang lebih personal dibanding sekadar chatbot atau asisten digital biasa.</p>



<h4 class="wp-block-heading">SmartThings Menyatukan Semua Perangkat</h4>



<p>Samsung juga menegaskan bahwa pengalaman AI tidak dibangun sendirian. Melalui ekosistem SmartThings, raksasa elektronik asal Korea Selatan itu mampu menghadirkan konektivitas antara perangkat, layanan, dan berbagai mitra dalam satu platform terbuka.</p>



<p>Pendekatan ini memungkinkan AI memahami aktivitas pengguna lintas perangkat. Sebagai contoh, data kualitas tidur dari Galaxy Watch dapat digunakan AI untuk menyusun jadwal yang lebih optimal keesokan harinya, sementara informasi tersebut dapat langsung diakses melalui smartphone maupun perangkat Galaxy lainnya.</p>



<p>Menurut Samsung, AI terbaik justru dapat bekerja secara diam-diam di latar belakang tanpa mengganggu pengguna, namun tetap hadir pada waktu yang tepat. Dengan kata lain, pengguna bisa mendapatkan hasilnya jika diperlukan.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Privasi Tetap Menjadi Prioritas</h4>



<p>Semakin personal sebuah AI, semakin besar pula tanggung jawab dalam menjaga data pengguna. Karena itu Samsung juga fokus untuk menempatkan keamanan sebagai fondasi utama pengembangan Galaxy AI.</p>



<p>Terkait dengan keamanan, Samsung mengandalkan Samsung Knox untuk melindungi data yang berpindah antar perangkat Galaxy. Sementara itu, data yang paling sensitif tetap diproses dan disimpan di perangkat (on-device).</p>



<p>Dengan begitu, pengguna memiliki kontrol penuh terhadap informasi pribadi mereka. Pendekatan ini juga dinilai penting mengingat AI generasi berikutnya akan semakin banyak bekerja lintas perangkat dalam satu ekosistem.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Foldable Dinilai Semakin Relevan di Era AI</h4>



<p>TM Roh juga menyinggung bagaimana perkembangan AI akan memengaruhi desain perangkat. Ketika AI mampu membantu berbagai pekerjaan secara bersamaan, perangkat dengan layar yang lebih fleksibel dinilai menjadi semakin penting.</p>



<p>Karena itu Samsung terus mengembangkan lini smartphone foldable yang lebih tipis, ringan, tangguh, sekaligus menghadirkan area kerja yang lebih luas. Perangkat lipat yang dihasilkan bukan hanya sebagai inovasi desain, tetapi sebagai media yang lebih ideal untuk memanfaatkan kemampuan AI generasi baru.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Galaxy Watch Akan Semakin Berperan dalam AI Kesehatan</h4>



<p>Samsung juga mengungkapkan bahwa sektor kesehatan akan menjadi salah satu fokus utama AI. Melalui perangkat wearable seperti Galaxy Watch, berbagai indikator kesehatan dapat dianalisis secara real-time untuk memberikan rekomendasi yang lebih personal.</p>



<p>Dengan demikian AI tidak hanya membantu produktivitas, tetapi juga mendukung gaya hidup yang lebih sehat. Nah, seluruh visi tersebut akan diperlihatkan Samsung pada ajang Galaxy Unpacked yang berlangsung <strong>22 Juli 2026</strong> di London, Inggris.</p>



<p>TM Roh juga menuliskan bahwa acara ini akan menjadi momen yang menarik untuk memperkenalkan pengalaman AI alias kecerdasan buatan yang lebih personal, alami, dan terbuka bagi lebih banyak mitra pengembang. </p>



<p>Alih-alih hanya mengejar AI paling pintar, Samsung ingin membangun AI yang memahami manusia sekaligus menghadirkan pengalaman yang aman, terpercaya, dan relevan dalam kehidupan sehari-hari.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>33% Pekerja Indonesia Berada di Garis Depan Adopsi AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/07/01/33-pekerja-indonesia-berada-di-garis-depan-adopsi-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Jul 2026 01:31:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[kecerdasan buatan]]></category>
		<category><![CDATA[microsoft]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[work trend index 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29928</guid>

					<description><![CDATA[Temuan ini mengindikasikan bahwa pekerja Indonesia semakin matang dalam menggunakan AI atau yang sering disebut kecerdasan buatan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Microsoft telah membagikan temuan terbaru dari laporan Work Trend Index 2026 yang menunjukkan bahwa Indonesia berada di garis depan dalam pemanfaatan AI di dunia kerja. </p>



<p>Sebanyak 33% pekerja Indonesia kini masuk kategori Frontier Professionals, yaitu kelompok pengguna AI tingkat lanjut dalam riset ini dan lebih dari dua kali lipat rata-rata global yang berada di angka 16%. </p>



<p>Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja Indonesia tidak hanya cepat mengadopsi AI, tetapi juga mulai menggunakannya untuk menghasilkan nilai kerja yang lebih tinggi secara lebih terarah dan bertanggung jawab.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-1024x576.png" alt="" class="wp-image-29936" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/07/Copy-of-Untitled-2026-07-01T083442.001.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Di tengah percepatan penggunaan AI generatif secara global, temuan ini mengindikasikan bahwa pekerja Indonesia semakin matang dalam menggunakan AI atau yang sering disebut kecerdasan buatan.</p>



<p>Tidak hanya untuk menyelesaikan tugas sederhana atau mempercepat pekerjaan administratif, tetapi mulai mengintegrasikannya ke dalam proses kerja untuk memperluas kapasitas analisis, mempercepat pengembangan ide, serta menghasilkan output yang lebih kompleks dan bernilai.</p>



<p>Dampaknya pun nyata. Sebanyak 72% pengguna AI di Indonesia menyatakan bahwa mereka kini dapat menghasilkan pekerjaan yang tidak dapat mereka hasilkan satu tahun lalu, lebih tinggi dibandingkan rata-rata global sebesar 58%. </p>



<p>Di antara Frontier Professionals, angka ini meningkat menjadi 82%, memperlihatkan bahwa penggunaan AI yang lebih maju berhubungan dengan kemampuan menciptakan output yang lebih kompleks dan bernilai lebih tinggi.</p>



<p>Namun, penting untuk dicatat bahwa kemajuan ini tidak berjalan dengan mengorbankan peran manusia. Sebaliknya, semakin dalam AI masuk ke dalam alur kerja, semakin penting pula kemampuan manusia untuk mengarahkan, menilai, dan mengambil keputusan. </p>



<p>Ketika ditanya keterampilan apa yang semakin penting di era AI, responden di Indonesia menempatkan berpikir kritis (62% vs. 46%), yaitu kemampuan untuk menganalisis informasi secara objektif, dan kendali kualitas terhadap output AI (60% vs. 50%) sebagai prioritas utama – melampaui rata-rata global.&nbsp;</p>



<p>Pendekatan ini juga tercermin dalam pola penggunaan AI sehari-hari. Sebanyak 93% pengguna AI di Indonesia memperlakukan output AI sebagai titik awal, bukan jawaban akhir, sekaligus tetap menempatkan dirinya sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proses berpikir dan hasil akhir pekerjaan. </p>



<p>Angka ini berada di atas rata-rata global sebesar 86%, menegaskan bahwa pekerja Indonesia tidak melihat AI sebagai pengganti pemikiran manusia, melainkan sebagai mitra untuk memperkuat kualitas kerja, serta menunjukkan tingkat kesadaran tinggi akan pentingnya penggunaan AI yang bertanggung jawab.</p>



<p>“Temuan Work Trend Index 2026 menunjukkan bahwa Indonesia memiliki fondasi yang kuat untuk memimpin fase berikutnya dalam transformasi AI di dunia kerja,&#8221; ujar&nbsp;Fiki Setiyono, Senior Cloud &amp; AI Platform GTM, Microsoft ASEAN.</p>



<p>Fiki menambahkan bahwa yang menonjol bukan hanya kecepatan adopsinya, tetapi juga kedewasaan pekerja Indonesia dalam menggunakan AI — dengan tetap menempatkan penilaian manusia, kendali kualitas, dan tanggung jawab sebagai pusat dari cara kerja mereka,.</p>



<p>“Peluang ke depan bukan sekadar menggunakan AI lebih luas, tetapi memanfaatkannya dengan lebih strategis untuk merancang ulang cara kerja, memperkuat pengambilan keputusan, dan membuka nilai baru bagi organisasi maupun perekonomian digital Indonesia,&#8221; tambah Fiki.</p>



<p>Di sisi lain, laju perubahan ini juga menciptakan urgensi baru bagi pekerja dan organisasi. Sebanyak 85% pengguna AI di Indonesia mengatakan mereka khawatir tertinggal apabila tidak cepat beradaptasi dengan AI, lebih tinggi dari angka global sebesar 65%. </p>



<p>Namun, tekanan ini diikuti dengan keterbukaan untuk mengeksplorasi cara kerja baru, termasuk memanfaatkan AI untuk merancang ulang proses kerja. Bagi organisasi, tantangan berikutnya adalah mengubah kesiapan individu menjadi transformasi yang dapat dikembangkan pada skala yang jauh lebih besar. </p>



<p>Di Indonesia, indikator awal sudah terlihat: sebanyak 42% pengguna AI menilai bahwa pimpinan mereka telah memiliki keselerasan yang jelas dan konsisten terkait AI. Sementara itu, 41% mengatakan upaya reinvensi tetap dihargai meskipun belum langsung membuahkan hasil, hampir tiga kali lipat dibandingkan angka global sebesar 13%.</p>



<p>Temuan ini memberikan sinyal positif bahwa Indonesia tidak hanya memiliki tenaga kerja yang siap menggunakan AI, tetapi juga mulai membangun fondasi organisasi untuk mendorong transformasi yang lebih luas, dari tingkat individu menuju perubahan cara kerja di level perusahaan.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Bagaimana AI Membantu Organisasi Merancang Ulang Cara Kerja</strong></h4>



<p>Seiring organisasi mulai bergerak dari adopsi menuju reinvensi, peran AI juga berkembang. AI tidak lagi hanya dipandang sebagai alat bantu, tetapi sebagai bagian dari cara organisasi merancang ulang proses kerja, memperkuat kolaborasi, dan meningkatkan kualitas pengambilan keputusan.</p>



<p>Transformasi pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan ini juga sudah terlihat dalam berbagai sektor di Indonesia, termasuk sektor jasa keuangan yang memiliki standar tinggi terhadap kepercayaan, keamanan, dan kepatuhan. </p>



<p>Salah satu contohnya adalah PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI, bank syariah terbesar di Indonesia, yang bekerja sama dengan Microsoft untuk membangun tempat kerja digital yang lebih terintegrasi dan mengadopsi AI secara bertanggung jawab melalui Microsoft 365 Copilot.</p>



<p>Di lingkungan kerja sehari-hari, BSI memanfaatkan&nbsp; Microsoft 365 Copilot dan Copilot Chat untuk mendukung berbagai aktivitas karyawan, mulai dari penyusunan dokumen, analisis informasi, hingga pengelolaan komunikasi internal. </p>



<p>Karena Copilot hadir dalam ekosistem Microsoft 365 yang telah digunakan dalam pekerjaan sehari-hari — termasuk Microsoft Teams, SharePoint, dan OneDrive — AI dapat diakses dalam alur kerja yang sudah akrab bagi karyawan, sehingga kolaborasi dan penyelesaian pekerjaan jadi lebih efisien dan terstruktur.</p>



<p>Bagi BSI, penggunaan AI bukan hanya tentang efisiensi operasional. AI menjadi&nbsp;<em>enabler</em>&nbsp;strategis yang membantu organisasi mengelola kompleksitas bisnis, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, dan memperkuat proses kerja agar lebih responsif terhadap kebutuhan nasabah. </p>



<p>Di saat yang sama, transformasi pemanfaatan AI ini tetap dibangun di atas prinsip keamanan, tata kelola informasi, dan kepatuhan regulasi — aspek yang sangat penting bagi industri perbankan.</p>



<p>“Bagi kami, pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan bukan lagi sekadar upaya meningkatkan efisiensi operasional,&#8221; ujar Agus Setiawan, Security Identity, Application, &amp; Data Management Departement Head, BSI.</p>



<p>Ia menambahkan bahwa AI telah menjadi&nbsp;enabler&nbsp;strategis yang membantu BSI mengelola kompleksitas bisnis, mempercepat pengambilan keputusan berbasis data, serta memastikan proses kerja berjalan lebih terstruktur dan responsif terhadap kebutuhan nasabah.</p>



<p>Kisah BSI mencerminkan arah yang juga terlihat dalam Work Trend Index 2026: nilai AI terbesar akan muncul ketika teknologi digunakan untuk memperkuat kapasitas manusia, bukan menggantikannya. </p>



<p>Dengan AI mengambil sebagian beban eksekusi dan rutinitas, pekerja dapat semakin fokus pada aktivitas bernilai strategis seperti analisis bisnis, pengembangan layanan, pengambilan keputusan, dan peningkatan kualitas pengalaman pelanggan.</p>



<p><strong><em>Baca kisah lengkap transformasi AI BSI bersama Microsoft 365 Copilot&nbsp;<a href="https://news.microsoft.com/source/asia/2026/06/04/ketika-ai-menjadi-mitra-strategis-bsi-mewujudkan-masa-depan-perbankan-syariah-modern-melalui-microsoft-365-copilot/?lang=id" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><u>di sini.</u></a></em></strong></p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Menuju Masa Depan Kerja di Indonesia</strong></h4>



<p>Sejalan dengan temuan Work Trend Index 2026, Microsoft juga memperluas kapabilitas Microsoft 365 Copilot yang terus dikembangkan melalui Copilot Cowork yang kini telah tersedia secara umum. </p>



<p>Pembaruan ini dirancang oleh Microsoft untuk membantu organisasi bergerak dari penggunaan AI pada tugas-tugas yang terpisah menuju pekerjaan yang lebih terkoordinasi, bertahap, dan lintas sistem.</p>



<p>Dengan hadirnya Copilot Cowork Mobile untuk iOS dan Android, karyawan dapat mengakses dan melanjutkan alur kerja berbasis AI melalui perangkat seluler. Selain itu, ekosistem plugin yang terus berkembang memungkinkan Copilot Cowork terhubung dengan lebih banyak alat dan data organisasi.</p>



<p>Ini termasuk plugin native dari layanan Microsoft seperti Dynamics 365 dan Microsoft Fabric, serta in.tegrasi mitra seperti Monday.com, S&amp;P Global Energy, dan lainnya yang akan segera tersedia.</p>



<p>Selain itu, organisasi juga dapat membangun plugin kustom untuk mengubah alur kerja, pengetahuan, dan keahlian internal mereka menjadi proses yang dapat digunakan ulang dan diskalakan. </p>



<p>Dengan demikian, Copilot Cowork memperluas peran Copilot dari asisten berbasis tugas menjadi platform yang membantu mengorkestrasi pekerjaan di berbagai sistem Microsoft maupun pihak ketiga, dengan tetap menempatkan kendali dan penilaian manusia sebagai pusat pengambilan keputusan.</p>



<p>Work Trend Index 2026 menunjukkan bahwa Indonesia memasuki era kerja baru dengan fondasi yang kuat. Tahap berikutnya adalah memastikan momentum ini dapat berkembang menjadi transformasi yang lebih luas dan berkelanjutan. </p>



<p>Tingginya proporsi Frontier Professionals, besarnya dampai AI terhadap hasil kerja, serta kuatnya penekanan pada penilaian manusia dan penggunaan AI yang bertanggung jawab menunjukkan bahwa Indonesia pada posisi yang menjanjikan dalam memanfaatkan AI sebagi pengungkit produktivitas dan inovasi.</p>



<p>Bagi organisasi di Indonesia, keunggulan tidak akan datang hanya dari mengadopsi AI lebih cepat, tetapi dari kemampuan untuk merancang ulang cara kerja yang lebih menyeluruh: membangun standar penggunaan AI, memperkuat budaya eksperimen, mendorong pengembangan talenta lintas tim, dan memastikan setiap penggunaan AI tetap berpusat pada manusia.</p>



<p><strong><em>Baca&nbsp;<a href="https://www.microsoft.com/en-us/worklab/work-trend-index/agents-human-agency-and-the-opportunity-for-every-organization" target="_blank" rel="noreferrer noopener"><u>laporan global 2026 Work Trend Index</u></a>&nbsp;di WorkLab.</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selular Award 2026: Percepatan 5G dan AI Dukung Transformasi Digital di Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/09/selular-award-2026-percepatan-5g-dan-ai-dukung-transformasi-digital-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 02:52:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[jaringan 5g]]></category>
		<category><![CDATA[selular award 2026]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[transformasi digital]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29275</guid>

					<description><![CDATA[Pemerataan 5G dan AI harus dilakukan melalui kolaborasi antara industri hingga pelaku regulasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Para pelaku industri telekomunikasi dan teknologi hingga regulator di Tanah Air sepakat bahwa pemerataan jaringan 5G harus dilakukan melalui kolaborasi antara industri hingga pelaku regulasi. </p>



<p>Hal tersebut diungkapkan dalam diskusi di ajang Selular Award ke-23 tahun 2026 yang berlangsung hari Senin (8/6/2026) di Hotel Peninsula, Jakarta. Tidak hanya menggelar diskusi, event ini juga memberikan sejumlah penghargaan atau award.</p>



<p>Penghargaan tersebut diberikan kepada para pelaku industri telekomunikasi dan teknologi terbaik. Selain itu, ada juga industri consumer electronics, smarthome appiliances and solution hingga sektor keuangan.</p>



<p>&#8220;Tema yang kami angkat adalah <strong>“Leading The Future: Building Exponential Value in 5G Advance and AI Economy”</strong>. Kami akan memberikan penghargaan kepada para pelaku industri yang telah berperan besar melakukan transformasi digital di Indonesia,&#8221; ujar CEO &amp; Editor in Chief Selular Media Network, Uday Rayana.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-29277" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-09T094628.022-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Kolaborasi Percepatan AI dan 5G</strong></h4>



<p>Serupa dengan tema besar Selular Award 2026, diskusi di ajang ini juga mengambil tema “Leading The Future: Building Exponential Value in 5G Advance and AI Economy”. Uday Rayana menjadi moderator dalam acara diskusi ini.</p>



<p>Lalu ada empat panelis yang hadir, yakni Denny Setiawan, Direktur Strategi dan Kebijakan Infrastruktur Digital Kemkomdigi; Alvin Iskandar Aslam, dan Group Head Regulatory Diplomacy &amp; Advocacy XLSMART.</p>



<p>Selain itu, dalam panel diskusi ini juga menghadirkan Ronni Nurmal, Head of Government and Industry Relations Ericsson Indonesia dan Adrian Lesmono, Consumer Business Lead, NVIDIA Indonesia.</p>



<p>Denny Setiawan mengatakan jika pemerintah khususnya Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) fokus supaya Indonesia menjadi Digital Hub Asia-Pasifik serta nomor satu di Asean untuk penerapan AI. </p>



<p>“Tentu saja hal tersebut harus juga diperkuat dengan pengembangan jaringan internet termasuk jaringan 5G yang kini sudah banyak dibangun oleh sejumlah operator telekomunikasi di Indonesia,” ungkapnya.</p>



<p>Hal tersebut diamini oleh Adrian Lesmono Consumer Business Lead, NVIDIA Indonesia yang menyebut bahwa jaringan 5G merupakan kendaraan bagi AI alias kecerdasan buatan untuk berjalan secara mulus. </p>



<p>“Penerapan AI sekarang makin masif dan AI ini butuh kendaraan yang bernama 5G termasuk di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), karena NVIDIA juga makin masif memperkenalkan AI ke sejumlah daerah, terutama lewat lembaga pendidikan,” ungkapnya.</p>



<p>Selaku operator seluler, Alvin Iskandar Aslam, Group Head Regulatory Diplomacy &amp; Advocacy XLSMART mengatakan meski Perusahaan XLSMART baru berusia satu tahunan, tetapi langsung ngebut memperkuat jaringan 5G. </p>



<p>“Biasanya usia setahun itu masih bayi dan sedang lucu-lucunya, tetapi kami tetap ingin langsung berlari untuk menggeber jaringan 5G. Kami juga sudah membangun BTS 5G disejumlah kota di Indonesia yang bisa dimanfaatkan oleh sejumlah masyarakat,” jelasnya.</p>



<p>Dalam kesempatan yang sama, Ronni Nurmal, Head of Government and Industry Relations Ericsson Indonesia mengatakan bahwa kebutuhan akan AI dan 5G yang kini berkembang di Indonesia merupakan sebuah kewajiban.</p>



<p>“AI dan 5G ini kewajiban karena dapat meningkatkan produksi hingga mempersingkat distribusi. Selain itu, dengan semakin banyaknya ekosistem digital maka Indonesia makin kuat untuk menjaga kedaulatannya,” ungkap Ronni.</p>



<p><strong>CEO of The Year</strong></p>



<p>Setelah diskusi panel selesai, ajang Selular Award 2026 dilanjutkan dengan pemberian trofi bagi para pelaku industri telekomunikasi, teknologi, ICT, smarthome hingga perbankan. Tidak hanya itu, Selular Award 2026 ini juga memberikan penghargaan special award.</p>



<p>Para pemenang ini berdasarkan penilaian dari tim redaksi Selular Media Network yang berdasarkan kinerja hingga pencapaian. Sementara, untuk kategori media sosial ini, Selular Media Network bekerjasama dengan NoLimit untuk memberikan penilaian.</p>



<p>Penghargaan CEO of The Year yang jatuh kepada Budiarto Halim, Presiden Direktur PT Erajaya Swasembada Tbk. Di bawah kepemimpinan Budiarto Halim, Erajaya berhasil mencatatkan banyak keberhasilan.</p>



<p>&#8220;Pada akhir 2025, tercatat pendapatan Erajaya sebesar Rp 76 triliun. Angka ini menunjukkan bagaimana bisnis yang dulu dimulai dari toko kecil, kini tumbuh menjadi salah satu kekuatan besar di industri ritel Indonesia,” ujar CEO Selular Media Network, Uday Rayana.</p>



<p>Budiarto Halim mengucapkan terima kasih kepada Selular Media Network. Ia mengatakan bahwa penghargaan ini tidak hanya untuk dirinya, tetapi juga tim Erajaya Group yang mengubah toko ponsel kecil dan kini memiliki ribuan toko ritel di berbagai daerah.</p>



<p>“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Selular Media Network atas penghargaan ini dan setelah dengan penghargaan ini maka saya pribadi harus semakin membuat Erajaya melangkah lebih maju lagi,” ujar Budiarto Halim.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>Daftar Pemenang Selular Award ke-23 Tahun 2026</strong></h4>



<p>Berikut adalah daftar pemenang Selular Award edisi ke-23 untuk tahun 2026.</p>



<p><strong>Kategori Laptop &amp; Wearable Device</strong></p>



<ul>
<li>Best Gaming Laptop: ROG Zephyrus G14 (GA403GM)</li>



<li>Best Value Smartwatch: Infinix GT Watch 5 Pro</li>



<li>Best AI Laptop : Axioo Hype AI 5</li>



<li>Best Student Laptop: ASUS Vivobook Go 14 (E1404)</li>



<li>Best Smart Parenting Tablet: HONOR Pad X8b</li>



<li>Best Smart Glasses: Infinix AI Glasses</li>



<li>Best Ultrathin AI Laptop: ASUS Zenbook S14 OLED (UX5406AA)</li>
</ul>



<p><strong>Kategori Telco and Digital Technology &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; </strong><strong></strong></p>



<ul>
<li>Best AI Technology Fixed Wireless Access: ZTE</li>



<li>Best Digital Solution for Enterprise Business: Telkom</li>



<li>Best Digital Breakthrough &amp; Innovation: Ericsson</li>



<li>Best AI Network Ecosystem: ZTE</li>



<li>Best AI Radio Access Network: Ericsson</li>



<li>Best ICT Solution Provider: Lintasarta</li>



<li>Best Native AI Baseband: ZTE</li>
</ul>



<p><strong>Kategori Smartphone</strong></p>



<ul>
<li>Best Ultra Thin AI Phone: Samsung Galaxy A57 5G</li>



<li>Best Flagship Gaming Smartphone: RedMagic 11 Pro</li>



<li>Best Design Smartphone: Infinix Note 60 Ultra</li>



<li>Best Flagship Smartphone: Samsung Galaxy S26 Ultra</li>



<li>Smartphone of the Year 2025 &#8211; Midrange Category: Sharp AQUOS sense10</li>



<li>Best Competition Gaming Device: Infinix GT 50 Pro</li>



<li>Best Gaming Smartphone: nubia Neo 5 Series</li>



<li>Most Valuable Smartphone: Infinix HOT 70</li>



<li>Best Camera Smartphone: Samsung Galaxy S26 Ultra</li>
</ul>



<p><strong>Kategori Financial Solution, Retail and Education</strong></p>



<ul>
<li>Best Digital Wallet Application: ShopeePay</li>



<li>Best Edutech App with AI: Kelas Pintar</li>



<li>Micro &amp; Agent Excellence: Bank Mandiri</li>



<li>Best Paylater Service: SPayLater</li>



<li>Best Modern Retail Electronics: Erablue</li>
</ul>



<p><strong>Kategori Home Appliances and Solution</strong></p>



<ul>
<li>Best Smart Water Heater: MODENA Water Heater</li>



<li>Best Innovation in Small Appliances: NIKO</li>



<li>Best Electric Stove: MODENA</li>



<li>Best Glass Stove: NIKO</li>
</ul>



<p><strong>Kategori Operator Selular</strong></p>



<ul>
<li>Best 5G Speed Networks: XLSMART</li>



<li>Best 5G Infrastructure : Indosat Ooredoo Hutchison</li>



<li>Best Digital Telco Operator: Telkomsel</li>
</ul>



<p><strong>Kategori Media Sosial</strong></p>



<ul>
<li>Most Active Brand on Social Media for Smartphone: Samsung</li>



<li>Most Active Brand on Social Media for Fix Broadband: IndiHome</li>



<li>Most Engaging Brand on Social Media: Erajaya</li>



<li>Most Engaging Content on Tiktok for Home Appliances: MODENA</li>



<li>Most Active Telco CEO on Social Media: Vikram Sinha, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison</li>



<li>Most Engaging Brand on Social Media for Service Center: Axioo</li>



<li>Most Active Brand on Social Media for Best Corporate Sustainability Initiative: Telkom</li>



<li>Most Active Brand on Social Media for Best Desain Living Innovation: LG</li>
</ul>



<p><strong>Kategori Special Award</strong></p>



<ul>
<li>Excellence in Performance: Davina Larissa Rolos &#8211; Country Marketing Manager ASUS Indonesia</li>



<li>Best Company Performance: PT Erajaya Swasembada Tbk</li>



<li>Most Popular CSR Academy: AI Merdeka</li>



<li>Telecom Company of the Year: Telkom</li>



<li>CEO OF The Year: Budiarto Halim &#8211; Presiden Direktur PT Erajaya Swasembada Tbk</li>
</ul>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SheHacks 2026 Targetkan 27.000 Perempuan Lebih Dekat dengan AI</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/08/shehacks-2026-targetkan-27-000-perempuan-lebih-dekat-dengan-ai/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 04:26:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[indosat]]></category>
		<category><![CDATA[lebihbaik]]></category>
		<category><![CDATA[perempuan ai]]></category>
		<category><![CDATA[shehack 2026]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29239</guid>

					<description><![CDATA[Melalui SheHacks 2026, Indosat mendorong perempuan memanfaatkan teknologi dan AI sebagai langkah #LebihBaik dalam mengembangkan bisnis.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>NATIVZEN.com &#8211; Indosat secara resmi telah mengumumkan kembali kehadiran SheHack sebagai upaya untuk menjembatani kesenjangan akses perempuan terhadap kapabilitas digital, ekosistem pendukung, dan peluang pertumbuhan di Indonesia. </p>



<p>Di tengah transformasi digital yang semakin cepat, perempuan pelaku UMKM membutuhkan akses yang lebih merata terhadap pembelajaran, pendampingan, konektivitas, dan teknologi agar dapat membangun usaha yang lebih adaptif dan berdaya saing. </p>



<p>Kehadiran Teknologi digital telah lama membantu pelaku usaha memperluas akses pasar dan menjangkau lebih banyak pelanggan. Kini, AI membuka peluang baru bagi perempuan untuk mengembangkan ide, hingga membawa bisnisnya tumbuh lebih optimal. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="683" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-1024x683.jpeg" alt="" class="wp-image-29240" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-1024x683.jpeg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-300x200.jpeg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-768x512.jpeg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-370x247.jpeg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-270x180.jpeg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-570x380.jpeg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3-740x494.jpeg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/IOH-SheHacks3.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Bagi UMKM, AI kini tidak lagi hanya menjadi teknologi untuk perusahaan besar, tetapi juga dapat menjadi alat praktis untuk meningkatkan produktivitas, memahami kebutuhan pelanggan, membuat strategi pemasaran, hingga memperluas jangkauan bisnis. </p>



<p>Hal ini menjadi semakin penting mengingat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI mencatat bahwa 64,5% UMKM di Indonesia dimiliki atau dikelola oleh perempuan. </p>



<p>Dengan kontribusi perempuan yang begitu besar dalam menggerakkan ekonomi nasional, akses terhadap teknologi dan AI menjadi semakin krusial agar perempuan pelaku UMKM dapat memperkuat kapasitas, meningkatkan daya saing, dan membuka peluang yang berkelanjutan. </p>



<p>Selama enam tahun terakhir, SheHacks telah membantu dan mendampingi lebih dari 61.000 perempuan di berbagai daerah melalui penguatan kapasitas bisnis, akses pembelajaran digital, pendampingan, serta pengembangan ekosistem kewirausahaan perempuan berbasis teknologi.</p>



<p>Melanjutkan fokus SheHacks dalam mendorong ekspansi bisnis perempuan melalui pemanfaatan teknologi sebagai enabler usaha, SheHacks 2026 hadir dengan pendekatan yang lebih relevan terhadap kebutuhan bisnis saat ini.</p>



<p>SheHack 2026 membantu perempuan pelaku UMKM memanfaatkan AI secara lebih praktis untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat strategi pemasaran, memahami kebutuhan pelanggan, membuat konten dan materi promosi, serta mengel</p>



<p>“Sejak pertama kali hadir, SheHacks terus berevolusi untuk menjawab kebutuhan perempuan Indonesia yang juga terus berkembang,&#8221; ujar Ovidia Nomia, SVP Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison.</p>



<p>Ia menambahkan bhawa tahun ini, Indosat akan memberikan fokus lebih pada AI karena kami melihat teknologi ini akan semakin berperan dalam cara masyarakat belajar, bekerja, berwirausaha, dan berinovasi. </p>



<p>&#8220;Melalui SheHacks, kami ingin memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk memahami dan memanfaatkan teknologi, bukan hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai kreator, inovator, dan penggerak pertumbuhan ekonomi,&#8221; ujar Ovidia Nomia. </p>



<p>Sejalan dengan semangat <strong>#LebihBaik</strong>, Indosat percaya bahwa teknologi, tak terkecuali konektivitas dan AI harus mampu membuka peluang yang lebih luas dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. </p>



<h4 class="wp-block-heading"><a></a><strong>Ruang Belajar dan Bertumbuh bagi Perempuan Pelaku UMKM</strong></h4>



<p>Di tahun ketujuh penyelenggaraannya, SheHacks hadir untuk membantu lebih banyak perempuan Indonesia mengembangkan bisnis menjadi lebih baik melalui akses pembelajaran, mentoring, teknologi digital, dan AI yang aplikatif untuk kebutuhan usaha sehari-hari.</p>



<p>SheHacks 2026 menargetkan 27.000 perempuan pelaku UMKM melalui rangkaian pembelajaran interaktif selama enam bulan yang mencakup self-learning, webinar, workshop online, mentoring, hingga business showcase yang dapat diakses secara fleksibel dari mana saja.</p>



<p>Program ini juga akan diperkuat melalui workshop yang digelar secara offline di 10 kota di Indonesia, yaitu Bandung, Trenggalek, Medan, Bogor, Ternate, Bekasi, Pekanbaru, Badung, Singkawang, dan Sragen. </p>



<p>Peserta akan mengikuti talkshow inspiratif dan live selling session bersama perempuan pelaku usaha, komunitas, influencer, dan perwakilan Indosat, sekaligus mempelajari pemanfaatan AI untuk mendukung pemasaran, hingga pengelolaan keuangan menggunakan <a href="https://sahabat-ai.com/" target="_blank" rel="noreferrer noopener">Sahabat-AI</a>, </p>



<p>Melalui SheHacks 2026, Indosat mendorong perempuan memanfaatkan teknologi dan AI sebagai langkah <strong>#LebihBaik</strong> dalam mengembangkan bisnis. Dengan dukungan pembelajaran, mentoring, dan akses teknologi, SheHacks hadir untuk membuka lebih banyak peluang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lenovo Siapkan Infrastruktur Pintar untuk FIFA World Cup 2026™</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/07/lenovo-siapkan-infrastruktur-pintar-untuk-fifa-world-cup-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2026 04:39:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[fifa world cup 2026]]></category>
		<category><![CDATA[lenovo]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29225</guid>

					<description><![CDATA[Sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, Lenovo secara resmi mengumumkan implementasi platform infrastruktur AI near real-time.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-39"><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Gelaran FIFA World Cup 2026<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> dipastikan akan menjadi ajang sepak bola terbesar sekaligus tercanggih dalam sejarah. Melibatkan tiga negara tuan rumah, 48 tim peserta, dan diproyeksikan menjangkau hingga 6 miliar penggemar di seluruh dunia.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-39">Oleh karena itu, turnamen ini membutuhkan dukungan teknologi yang tidak main-main. Sebagai Mitra Teknologi Resmi FIFA, Lenovo secara resmi mengumumkan implementasi platform infrastruktur AI near real-time.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-39">Teknologi berbasis kecerdasan buatan ini siap mentransformasi total pengalaman menonton dan operasional siaran langsung sepanjang turnamen. Diharapkan penggemar sepak bola bisa menikmati tayang terbaik.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-29230" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Ilustrasi-Pusat-Kendali-AI-Lenovo-FIFA-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Pangkas Latensi IPTV di Bawah 5 Detik</h4>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-41">Salah satu terobosan besar yang dibawa oleh Lenovo adalah penyediaan distribusi video IPTV (Internet Protocol Television) berlatensi sangat rendah. Menggunakan server bertenaga dan teknologi Lenovo ThinkSystem SR635 V3, Lenovo berhasil memangkas latensi IPTV hingga di bawah lima detik.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-42">&#8220;Infrastruktur AI Lenovo mentransformasi pengalaman FIFA World Cup dengan menghadirkan highlight pertandingan secara near real-time,&#8221; ujar Ashley Gorakhpurwalla, President of Infrastructure Solutions di Lenovo.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-42">Lebih lanjut, Ashley menjelaskan bahwa penggemar sepak bola di seluruh dunia yang tidak bisa langsung ke lokasi pertandingan, masih dapat menikmati tayangan dari berbagai sudut kamera, serta insight yang lebih mendalam bagi penggemar di seluruh dunia.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-42">Disebutkan bahwa teknologi yang ditawarkan oleh Lenovo ini akan mengumpulkan, memproses, dan mendistribusikan seluruh konten pertandingan melalui sepuluh kanal ke lebih dari 1.000 layar di berbagai venue FIFA. </p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-43">Hasilnya, baik penggemar di fan zone, media di tribun, hingga tamu VIP dapat menikmati jalannya laga secara near real-time tanpa delay yang mengganggu. Dengan begitu, pentandingan yang sedang berjalan bisa dinikmati dengan lebih menarik.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-29228" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-1024x682.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-300x200.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-768x512.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-370x247.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-270x180.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-570x380.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1-740x493.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/3D-Avatars-Lenovo-FIFA-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<h4 class="wp-block-heading">Intip Kecanggihan AI Lenovo di FIFA World Cup 2026<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /></h4>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-44">Tidak hanya fokus pada penyiaran layar kaca, Lenovo juga membawa deretan inovasi berbasis AI terdepan langsung ke dalam ekosistem pertandingan<sup></sup>:</p>



<ul>
<li><strong>Avatar Pemain 3D Berbasis AI:</strong> Dikembangkan dengan teknologi GenAI canggih, avatar ini membantu memvisualisasikan keputusan rumit di lapangan—seperti offside—secara real-time agar lebih mudah dipahami penonton dan membantu tugas FIFA Match Officials.</li>



<li><strong>Fitur &#8220;Referee View&#8221;:</strong> Menghadirkan sudut pandang orang pertama dari perspektif wasit yang telah distabilkan dengan AI, menghasilkan distorsi gerakan hingga 50% lebih rendah.</li>



<li><strong>Sistem Navigasi AI Stadion:</strong> Membantu mengurai kerumunan dan memperlancar pergerakan pengunjung di area stadion yang tersebar di 3 negara tuan rumah.</li>



<li><strong>FIFA AI Pro:</strong> Platform asisten pengetahuan taktis berbasis AI dari Lenovo AI Factory yang akan diberikan secara merata kepada seluruh 48 tim peserta untuk menciptakan persaingan yang lebih setara lewat analitik tingkat elite.</li>
</ul>



<h4 class="wp-block-heading">Komitmen Operasional Skala Raksasa</h4>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-49">Untuk memastikan semua teknologi ini berjalan tanpa hambatan (downtime), Lenovo tidak tanggung-tanggung dalam menerjunkan asetnya. Lebih dari 17.000 perangkat Lenovo dan Motorola serta 200 teknisi ahli akan bersiaga penuh di berbagai stadion hingga lokasi latihan.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-50">Lenovo juga menjadi tulang punggung di pusat kendali utama, yakni FIFA Technology Command Center di Miami dan Tournament Operation Center. Di sinilah seluruh infrastruktur dipantau secara ketat menggunakan manajemen edge computing on-premise.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-51">&#8220;Dengan penyelenggaraan kali ini yang diproyeksikan menjadi yang terbesar dalam sejarah, efisiensi operasional yang optimal menjadi sangat penting,&#8221; ujar Nacho Fresco, Director of Technology di FIFA.</p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-51">Oleh karena itu, Nacho Fresco menegaskan bahwa kolaborasi ini terbilang sangat penting. Lenovo akan membantu FIFA untuk memenuhi standar latensi rendah yang sangat ketat. Dengan begitu, penggemar bisa menikmati permainan sepak bola dengan cara yang lebih menarik.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Rilis Perangkat &#8220;FIFA Special Edition&#8221; untuk Penggemar</h4>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-52">Membawa euforia turnamen langsung ke tangan konsumen, Lenovo turut merilis jajaran koleksi perangkat FIFA Special Edition dengan desain dan kemasan eksklusif FIFA World Cup 2026<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />. Beberapa produk edisi terbatas yang masuk dalam portofolio ini antara lain:</p>



<ul>
<li>motorola razr FIFA World Cup 26th Edition </li>



<li>ThinkPad X9-14 Gen 1 </li>



<li>ThinkPad X1 Carbon Gen 13 dan Gen 14 </li>



<li>Yoga Slim 7i ultra Aura Edition (14&#8243;) </li>



<li>Lenovo Legion Pro 7i (16&#8243;) </li>
</ul>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="1024" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-1024x1024.jpg" alt="" class="wp-image-29226" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-1024x1024.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-300x300.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-150x150.jpg 150w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-768x768.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-1536x1536.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-370x370.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-270x270.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-570x570.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-740x740.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1-120x120.jpg 120w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/ThinkPad-X1-Carbon-Gen-13-FIFA-Edition-1-1.jpg 2000w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-58">Langkah besar ini sejalan dengan peluncuran unit bisnis khusus olahraga yang didirikan oleh Lenovo pada bulan Maret lalu untuk mendukung transformasi digital organisasi olahraga global secara end-to-end. </p>



<p id="p-rc_b4b314222549f8aa-58">Lewat visi <strong>&#8220;Smarter AI for All&#8221;</strong>, Lenovo siap membuktikan bahwa sepak bola masa depan akan menjadi lebih cerdas, setara, dan imersif bagi semua orang. Jadi, negara mana favorit kamu yang bakal keluar sebagai pemenang FIFA World Cup 2026<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>AI di Smartphone: Inovasi Nyata atau Sekadar Buzzword?</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/05/ai-di-smartphone-inovasi-nyata-atau-sekadar-buzzword/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 05 Jun 2026 13:51:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Gadget]]></category>
		<category><![CDATA[ai smartphone]]></category>
		<category><![CDATA[artificial intelligence]]></category>
		<category><![CDATA[infinix note 60 series]]></category>
		<category><![CDATA[note 60 series]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29133</guid>

					<description><![CDATA[Mulai dari kelas flagship sampai yang terjangkau, semua brand mendadak berlomba-lomba memasang label kecerdasan buatan alias AI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kalau kita perhatikan tren smartphone belakangan ini, ada satu kata yang hampir mustahil buat dihindari: AI. Mulai dari kelas flagship sampai yang terjangkau, semua brand mendadak berlomba-lomba memasang label kecerdasan buatan. </p>



<p>Tapi jujur saja, sebagai konsumen, pernah nggak sih kita ngerasa kalau AI di smartphone itu sering kali cuma jadi gimmick marketing biar jualan makin laku? Wajar banget kalau publik akhirnya skeptis dengan AI. </p>



<p>Di tengah gempuran istilah teknologi yang makin rumit, kita sebenarnya cuma butuh satu hal simpel: HP yang kencang, baterai awet, dan fitur yang beneran ngebantu hidup sehari-hari, bukan fitur canggih yang cuma dipakai sekali pas unboxing lalu dilupakan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-1024x576.png" alt="" class="wp-image-29134" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T204249.898.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Menurut Sergio Ticoalu, Southeast Asia Marketing Director Infinix, perkembangan AI di smartphone seharusnya tidak hanya berfokus pada kecanggihan teknologi, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan pengalaman yang relevan bagi pengguna.</p>



<p>“User sebenarnya tidak terlalu peduli apakah sebuah fitur menggunakan AI atau tidak. Yang penting adalah apakah teknologi itu membantu kehidupan sehari-hari mereka secara nyata,” ujarnya.</p>



<p>Pendekatan tersebut menjadi salah satu arah yang kini mulai banyak diadopsi industri smartphone, termasuk oleh Infinix melalui pengembangan NOTE 60 Series. Fokusnya bukan lagi sekadar menghadirkan spesifikasi tinggi di atas kertas.</p>



<p>Oleh karena itu, Infinix melalui kehadiran NOTE 60 Series ingin memastikan pengalaman penggunaan smartphone tersebut bisa terasa lebih stabil, responsif, dan seamless dalam berbagai aktivitas harian.</p>



<p>Di sisi lain, perkembangan AI di smartphone juga semakin bergantung pada kemampuan hardware, khususnya chipset. Teknologi AI modern membutuhkan processing power yang tinggi agar dapat berjalan cepat dan real-time langsung di perangkat atau on-device AI.</p>



<p>Sementara itu, Robiat Fahlevie, Marketing Manager Qualcomm Indonesia menjelaskan bahwa performa chipset yang ada di dalam sebuah smaretphone kini menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pengalaman AI yang optimal. </p>



<p>“AI membutuhkan processing power yang besar. Karena itu, performa chipset menjadi fondasi utama agar fitur AI bisa berjalan optimal tanpa mengorbankan efisiensi daya maupun responsivitas perangkat,” jelasnya.</p>



<p>Melalui penggunaan Snapdragon 7s Gen 4 pada NOTE 60 Pro, Infinix mencoba menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi daya, dan kemampuan AI yang lebih relevan untuk penggunaan sehari-hari. </p>



<p>Bukan hanya dari sisi hardware, evolusi AI juga terlihat dari bagaimana sistem operasi pada sebuah smartphone kini berkembang menjadi lebih personal dan adaptif terhadap kebiasaan pengguna.</p>



<p>Axellio Vincent, Product Manager OS, menjelaskan bahwa AI saat ini bukan lagi sekadar label “AI- powered”, tetapi bagaimana sistem mampu memahami konteks penggunaan secara lebih natural.</p>



<p>Lewat XOS 16 dan Infinix AI Assistant (Folax), pengalaman smartphone dikembangkan agar dapat membantu aktivitas sehari-hari secara lebih seamless, mulai dari produktivitas hingga personalisasi pengalaman pengguna. </p>



<p>“AI alias kecerdasan buatan yang tertanam di dalam sebuah ponsel pintar seharusnya bisa terasa lebih natural. Bukan fitur yang hanya dicoba sekali lalu dilupakan oleh kebanyakan pengguna,” ungkap Axellio.</p>



<p>Perspektif serupa juga disampaikan oleh reviewer teknologi Romi Hidayat, Droidlime. Menurutnya, pengguna saat ini semakin kritis terhadap fitur AI di smartphone dan lebih menghargai fitur yang manfaatnya langsung terasa. </p>



<p>“Pada akhirnya, performa tetap menjadi fondasi utama pada sebuah smartphone. Sementara itu, AI hanya nilai tambah, tapi experience yang smooth dan konsisten tetap jadi yang paling penting bagi user,” jelas Romi.</p>



<p>Meski AI diprediksi akan terus berkembang di industri smartphone, para pelaku industri mulai sepakat bahwa masa depan AI bukan terletak pada seberapa sering istilah tersebut digunakan, tetapi seberapa meaningful teknologi tersebut bagi pengguna.</p>



<p>AI diperkirakan akan berkembang menjadi lebih personal, lebih seamless, dan semakin terintegrasi dengan aktivitas sehari-hari. Namun pada akhirnya, pengguna tetap mencari pengalaman yang sederhana, responsif, dan benar-benar membantu. </p>



<p>“Yang paling penting bukan seberapa sering brand menyebut AI dalam sebuah perangkat yang ditawarkan, tapi apakah user atau pengguna sudah benar-benar merasakan manfaatnya,” tutup Sergio Ticoalu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rangkaian Laptop AI PC ASUS Terbaru yang Muncul di Computex 2026</title>
		<link>https://nativzen.com/2026/06/03/rangkaian-laptop-ai-pc-asus-terbaru-yang-muncul-di-computex-2026/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 03 Jun 2026 05:35:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HARDWARE]]></category>
		<category><![CDATA[asus]]></category>
		<category><![CDATA[asus vivobook]]></category>
		<category><![CDATA[asus zenbook]]></category>
		<category><![CDATA[asus zenni claw]]></category>
		<category><![CDATA[computex 2026]]></category>
		<category><![CDATA[laptop asus]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=29088</guid>

					<description><![CDATA[Seluruhnya dirancang untuk mendukung kebutuhan profesional, pelajar, maupun pengguna sehari-hari.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; ASUS resmi memperkenalkan jajaran perangkat AI terbaru dalam ajang Computex 2026 di Taiwan, yang menghadirkan berbagai pilihan laptop, desktop PC, All-in-One PC (AiO), tablet, serta pengalaman AI terbaru.</p>



<p>Seluruhnya dirancang untuk mendukung kebutuhan profesional, pelajar, maupun pengguna sehari-hari. Jajaran produk terbaru ini merupakan bagian dari visi ASUS untuk menghadirkan teknologi AI yang lebih praktis, personal, dan mudah diakses.</p>



<p>Didukung platform komputasi AI terkini serta teknologi NVIDIA RTX Spark, ekosistem ASUS 2026 memadukan desain premium, performa AI generasi terbaru, dan pengalaman perangkat lunak pintar dalam satu portofolio yang terintegrasi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="576" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-1024x576.png" alt="" class="wp-image-29090" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-1024x576.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-300x169.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-768x432.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-370x208.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-270x152.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-570x321.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1-740x416.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2026/06/Copy-of-Untitled-2026-06-05T073406.732-1.png 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>ASUS, bersama NVIDIA juga memperkenalkan ProArt P16 (H7607) dan ProArt P14 (H7407) terbaru, laptop kreator pertama ASUS yang ditenagai NVIDIA RTX Spark, yang menghadirkan performa AI terdepan dan alur kerja kreatif generasi baru di era AI Agent personal.</p>



<p>Portofolio komputasi sehari-hari berbasis AI kini semakin lengkap dengan hadirnya Zenbook 14 terbaru yang ditenagai prosesor Intel, AMD, atau Snapdragon®, serta seri Vivobook S yang eksklusif menggunakan platform Snapdragon®. </p>



<p>Mengusung desain bodi metal yang ramping dengan material premium, jajaran Copilot+ PC ini dirancang untuk menghadirkan produktivitas berbasis AI yang efisien, pengalaman hiburan yang imersif, serta mobilitas sepanjang hari.</p>



<p>Melengkapi ekosistem tersebut, ASUS juga menghadirkan seri ASUS V desktop dan AiO, serta menandai kembalinya ASUS ke kategori tablet melalui ASUS Pad. Tak ketinggalan, ASUS turut memperkenalkan ASUS Zenni Claw.</p>



<p>Inovasi terakhir yang disebutkan merupakan asisten AI terbaru yang dirancang untuk mempermudah pengguna mengakses kemampuan AI Agent dalam berbagai aktivitas, mulai dari pekerjaan, trravel, hingga kebutuhan sehari-hari.</p>



<p>Melalui inovasi-inovasi tersebut, ASUS tampaknya ingin membangun ekosistem AI yang komprehensif untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, hiburan, dan pengalaman digital yang lebih cerdas.</p>



<h4 class="wp-block-heading">AI Revolusioner untuk Kreator: ProArt P16 dan ProArt P14</h4>



<p>ProArt P16 (H7607) dan P14 (H7407) ditenagai oleh NVIDIA RTX Spark dan dirancang untuk kreator berbasis AI, pembangun alur kerja, pengembang, serta pengguna yang membutuhkan kemampuan AI lokal berperforma tinggi dan pengalaman Windows PC generasi berikutnya.</p>



<p>Dukungan superchip RTX Spark mampu menghadirkan GPU NVIDIA Blackwell RTX dengan 6.144 CUDA Core dan Tensor Core generasi kelima yang mendukung presisi FP4. Komponen ini terhubung melalui interkoneksi chip-to-chip NVIDIA NVLink®-C2C dengan CPU NVIDIA Grace<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" />.</p>



<p>Menjalankan AI agent secara lokal pada perangkat membutuhkan kombinasi antara sistem keamanan yang kuat dan perangkat keras berperforma tinggi. RTX Spark menghadirkan performa AI hingga 1 petaflop serta memori terpadu (unified memory) hingga 128GB.</p>



<p>Untuk semakin meningkatkan pengalaman para kreator atau pengguna lainnya, ASUS juga menghadirkan berbagai perangkat lunak eksklusif berbasis AI serta AI agent yang terintegrasi dalam ekosistem ProArt.</p>



<p>ProArt Creator Hub secara cerdas mengoptimalkan sumber daya sistem untuk mendukung alur kerja yang kompleks, sementara MuseTree dan StoryCube menghadirkan kemampuan kreatif berbantuan AI untuk kebutuhan produksi konten modern.</p>



<p>Layar ASUS Lumina Pro OLED mendefinisikan ulang standar visual profesional dengan menghadirkan tingkat kecerahan puncak HDR hingga 1.600 nits, refresh rate 120Hz, teknologi Variable Refresh Rate (VRR), serta lapisan anti-refleksi untuk visual yang lebih optimal. </p>



<p>Hadir dalam pilihan warna Nano Black dan Neo White—untuk pertama kalinya dalam lini laptop ProArt—laptop terbaru ini menampilkan desain profesional dengan sentuhan premium yang mulus serta perlindungan anti-noda pada permukaannya.</p>



<h4 class="wp-block-heading">AI untuk Keseharian: Zenbook dan Vivobook</h4>



<p><strong>Zenbook 14</strong></p>



<p>Zenbook 14 terbaru mendefinisikan ulang pengalaman komputasi sehari-hari yang portabel melalui perpaduan sempurna antara desain stylish, performa andal, dan pengalaman penggunaan yang intuitif.</p>



<p>Dirancang untuk pengguna dengan mobilitas tinggi, laptop ini hadir dengan chassis ultra-ringan seberat 1,1 kg yang dilengkapi sasis berbahan Ceraluminum <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> yang tangguh, memadukan daya tahan tinggi dengan tampilan premium. </p>



<p>Selain itu, ASUS Zenbook 14 juga tersedia dalam pilihan warna baru yang terinspirasi dari alam, yaitu Arctic Blue dan Komodo Coral, untuk menghadirkan gaya yang lebih personal dalam aktivitas sehari-hari.</p>



<p>Dirancang untuk mendukung gaya hidup modern, mulai dari bekerja hingga menikmati hiburan, Zenbook 14 menawarkan daya tahan baterai 1 luar biasa hingga lebih dari 21 jam dalam sekali pengisian daya.</p>



<p>Dukungan teknologi pengisian cepat serta adaptor all-in-one yang praktis juga memastikan mobilitas yang lebih mudah dan nyaman sepanjang hari. Ditenagai oleh prosesor Intel, AMD, dan Snapdragon generasi terbaru, Zenbook 14 menghadirkan kemampuan multitasking yang lancar.</p>



<p>Produktivitas ditingkatkan AI, serta pengalaman Copilot+ PC generasi terbaru. Dengan performa NPU hingga 50 TOPS, pengguna dapat menikmati alur kerja yang lebih cerdas, responsivitas yang lebih baik, serta kemampuan AI on-device yang lebih efisien.</p>



<p>Zenbook 14 juga meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari melalui desain yang dirancang dengan cermat serta pengalaman yang lebih imersif. Laptop ini juga telah dilengkapi keyboard dengan key travel 1,7 mm yang nyaman digunakan.</p>



<p>Tak ketinggalan, engsel easy-lift, touchpad dengan dukungan smart gesture, layar ASUS OLED yang memukau, serta sistem audio dual-speaker untuk pengalaman multimedia yang lebih optimal.</p>



<p>Untuk memberikan ketenangan lebih bagi pengguna, Zenbook 14 juga dibekali berbagai fitur privasi cerdas seperti Windows Hello, dukungan passkey, adaptive dimming and lock, serta sistem keamanan Microsoft Pluton.</p>



<p><strong>Vivobook S14/S16</strong></p>



<p>Dengan Vivobook S14 dan Vivobook S16 terbaru, pengguna dapat beraktivitas dengan lebih leluasa berkat desain chassis full-metal yang ramping dan tangguh, dirancang untuk mendukung dinamika kehidupan pelajar modern. </p>



<p>Tersedia dalam dua pilihan warna modern, yaitu Light Blue dan Matte Gray, Pengguna juga dapat bekerja, belajar, dan berkreasi dengan lebih bebas berkat layar OLED yang luas, daya tahan baterai yang panjang, serta performa berbasis AI yang efisien.</p>



<p>Ditenagai prosesor Snapdragon X dengan performa NPU hingga 45 TOPS, jajaran Copilot+ PC ini menghadirkan kemampuan multitasking yang responsif, akselerasi AI yang cerdas, serta efisiensi daya yang luar biasa untuk mendukung produktivitas dan hiburan sehari-hari. </p>



<p>ASUS Performance Mode yang mendukung TDP hingga 30W juga memastikan performa tetap responsif dan stabil saat menjalankan beban kerja yang lebih berat. Seri ini hadir dengan layar OLED berukuran hingga 16 inci beraspek rasio 16:10 dan screen-to-body ratio hingga 89%.</p>



<p>Dukungan tersebut memberikan ruang kerja yang lebih luas untuk mencatat, menonton video, membuka banyak tab, maupun berkreasi. Sementara itu, model 14 inci menawarkan screen-to-body ratio hingga 87% dalam desain yang lebih ringkas. </p>



<p>Panel OLED memiliki cakupan warna 100% DCI-P3 menghadirkan visual yang kaya warna dan tajam, didukung pengalaman audio yang dioptimalkan oleh Snapdragon® serta teknologi Low Blue Light TÜV Rheinland untuk kenyamanan penggunaan dalam jangka waktu lama.</p>



<p>Dirancang untuk mendukung mobilitas modern, Vivobook S14 dan Vivobook S16 menawarkan daya tahan baterai lebih dari 25 jam serta kelengkapan port I/O yang memudahkan pengguna berpindah ruangan tanpa perlu membawa banyak adaptor atau sering mencari sumber listrik.</p>



<p>Teknologi fast charging memungkinkan pengisian daya hingga 60% hanya dalam 49 menit, sementara bobot model 14 inci dimulai dari hanya 1,28 kg. Seri ini juga telah memenuhi standar ketahanan kelas militer MIL-STD 810H untuk memastikan keandalan penggunaan sehari-hari.</p>



<p><strong>Vivobook S14/S16 Flip</strong></p>



<p>Vivobook S14 Flip dan Vivobook S16 Flip terbaru memadukan fleksibilitas engsel 360° dengan<br>produktivitas berbasis AI, memungkinkan pengguna beralih dengan mudah antara mode laptop, tablet, tent, dan stand untuk mendukung berbagai aktivitas.</p>



<p>Dilengkapi layar sentuh 2K OLED yang memukau serta dukungan ASUS Pen 3.0, perangkat ini menghadirkan pengalaman menulis, menggambar, navigasi, dan mencatat yang lebih intuitif. Tak ketinggalan, ada juga dukungna prosesor Snapdragon X dengan performa NPU hingga 45 TOPS.</p>



<p>Oleh karena itu, seri ini menawarkan responsivitas yang lancar, efisiensi daya yang optimal, serta alur kerja berbasis AI yang dirancang untuk mendukung kebutuhan multitasking modern. Ditambah lagi, laptop ini sudah memiliki dukungan Dolby Audio <img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> dan Snapdragon Sound.</p>



<p>Dengan ASUS Performance Mode yang mendukung total TDP hingga 35W, seri Vivobook S Flip mampu mempertahankan performa yang stabil saat menangani beban kerja yang lebih berat, sekaligus tetap efisien dan senyap. </p>



<p>Menariknya lagi, daya tahan baterainya lebih dari 20 jam, dukungan fast charging, serta pengisian daya USB-C ® 68W yang ringkas semakin meningkatkan portabilitas dan kenyamanan penggunaan sehari-hari.</p>



<p>Mengusung chassis metal premium dengan bobot mulai dari hanya 1,41 kg untuk model 14 inci\ dan 1,6 kg untuk model 16 inci, Vivobook S Flip memadukan ketangguhan dengan desain ultraportabel yang elegan. </p>



<p>Selain itu, hadir dalam pilihan warna yang terbilang menarik, yakni Light Blue yang stylish, seri ini menawarkan tampilan yang tidak hanya segar, tetapi juga modern untuk mendukung produktivitas sehari-hari.</p>



<h4 class="wp-block-heading"><strong>ASUS Desktop, AiOs, dan Tablet</strong></h4>



<p><strong>ASUS V700 Mini Tower (V701ML)</strong></p>



<p>ASUS V700 Mini Tower (V701ML) dirancang untuk menghadirkan pengalaman komputasi sehari-hari yang modern dan selaras dengan kebutuhan hunian masa kini. Mengusung desain yang terinspirasi dari interior modern, perangkat ini tampil dengan desain yang menarik.</p>



<p>ASUS menampilkan garis desain yang elegan, lekukan yang lembut, serta sentuhan akhir bermotif serat kayu yang memberikan kesan hangat dan premium. Berkat desainnya yang<br>estetis, ASUS V700 Mini Tower dapat menyatu dengan berbagai ruangan di rumah. </p>



<p>Ditenagai hingga prosesor Intel Core Ultra 9, memori DDR5 berkecepatan tinggi, serta penyimpanan PCIe ® 4.0 SSD hingga 2TB, ASUS V700 Mini Tower menghadirkan performa yang responsif untuk mendukung berbagai kebutuhan sehari-hari.</p>



<p>Dukungan opsional kartu grafis NVIDIA GeForce RTX 50 Series yang ada pada mini tower ini juga memberikan kemampuan komputasi yang lebih tinggi untuk aktivitas kreasi konten maupun hiburan keluarga. </p>



<p>Untuk memastikan kenyamanan penggunaan sehari-hari, ASUS V700 Mini Tower dilengkapi teknologi pendingin canggih yang mencakup triple-channel heat pipe dan kipas pendingin berukuran lebih besar.</p>



<p>Kombinasi ini memungkinkan perangkat beroperasi dengan senyap sekaligus menjaga performa tetap optimal, sehingga pengguna dapat bekerja, belajar, maupun bersantai di rumah dengan lebih nyaman.</p>



<p><strong>ASUS V200 AiO (VM240FA)</strong></p>



<p>ASUS V200 AiO (VM240FA) dirancang untuk meningkatkan pengalaman komputasi keluarga sehari-hari melalui desain all-in-one ultra-ramping yang selaras dengan hunian modern, seperti apartemen misalnya.</p>



<p>Mengusung desain minimalis dengan penyangga yang tipis serta ukuran yang ringkas, perangkat ini membantu menciptakan ruang kerja yang lebih rapi, bersih, dan tertata. Ditenagai hingga prosesor AMD Ryzen 5, ASUS V200 AiO menghadirkan performa multitasking yang lancar.</p>



<p>Teknologi AI-enhanced noise-cancelation membantu menghadirkan pengalaman rapat online dan pembelajaran virtual yang lebih nyaman, sementara dukungan WiFi 6E serta kelengkapan port I/O memudahkan konektivitas berbagai perangkat untuk seluruh anggota keluarga.</p>



<p>Untuk melengkapi pengalaman penggunaan sehari-hari, ASUS V200 AiO juga menghadirkan kualitas visual yang imersif serta audio berkualitas tinggi, sehingga aktivitas hiburan maupun komunikasi dapat dinikmati dengan lebih maksimal.</p>



<p><strong>ASUS V400 AiO (VM471QA)</strong></p>



<p>ASUS V400 AiO (VM471QA) melengkapi jajaran PC all-in-one ASUS dengan menghadirkan pilihan layar yang lebih besar, yaitu 27 inci, yang dirancang untuk memberikan pengalaman produktivitas dan hiburan keluarga yang lebih imersif.</p>



<p><strong>ASUS Pad (T3201)</strong></p>



<p>Menandai kembalinya ASUS ke kategori tablet, ASUS Pad (T3201) hadir sebagai perangkat yang memadukan pengalaman hiburan yang imersif, mobilitas tinggi, dan konektivitas cerdas dalam desain premium yang ramping dan elegan.</p>



<p>ASUS Pad dibekali layar 12,2 inci 2.8K Dual-Layer OLED dengan refresh rate 144Hz, screen-to body ratio 92%, serta sertifikasi TÜV Rheinland Eye Care untuk menghadirkan visual yang tajam, kaya warna, dan tetap nyaman digunakan dalam jangka waktu lama. </p>



<p>Teknologi Dual-Layer OLED juga memungkinkan tingkat kecerahan yang lebih tinggi, efisiensi daya yang lebih baik, serta usia pakai panel yang lebih panjang untuk pengalaman penggunaan yang lebih optimal.</p>



<p>Empat speaker yang didukung teknologi Dolby Atmos ® menghadirkan pengalaman hiburan sinematik yang lebih imersif. Sementara itu, profil ultra-tipis hanya 6,5 mm serta chassis magnalium berbobot ringan 523 gram.</p>



<p>Dukungan tersebut dipadukan dengan penutup belakang berbahan fiberglass menjadikan ASUS Pad sangat praktis dan nyaman dibawa untuk menemani aktivitas sehari-hari. ASUS Pad terbaru juga sudah ditenagai chipset Dimensity 8300.</p>



<p>ASUS Pad menghadirkan keseimbangan performa yang andal dan efisiensi daya yang optimal. Baterai berkapasitas 9.000 mAh yang tahan lama, dipadukan dengan teknologi fast charging yang mampu mengisi daya hingga 50% dalam 30 menit.</p>



<p>Dukungan WiFi 6E juga memungkinkan pengalaman streaming, gaming, dan multitasking yang lebih lancar. Untuk menghadirkan pengalaman penggunaan yang lebih cerdas dan terhubung, ASUS Pad dilengkapi ASUS GlideX, Google Circle to Search, serta fitur facial login,.</p>



<h4 class="wp-block-heading">Pengalaman ASUS AI</h4>



<p><strong>ASUS Zenni Claw</strong></p>



<p>ASUS Zenni Claw menghadirkan pendekatan baru terhadap asisten AI untuk kebutuhan sehari-hari dengan membuat pengalaman menggunakan agentic AI menjadi lebih mudah diakses dan lebih sederhana untuk digunakan.</p>



<p>Melalui proses instalasi yang mudah dalam tiga langkah, antarmuka pengguna yang lebih sederhana, serta berbagai kemampuan bawaan yang siap digunakan, ASUS Zenni Claw membantu pengguna memanfaatkan alur kerja berbasis AI dengan lebih mudah. </p>



<p>ASUS Zenni Claw juga dirancang untuk menghadirkan keseimbangan optimal antara responsivitas dan efisiensi melalui sistem pemrosesan hybrid yang mengombinasikan komputasi lokal dan cloud secara fleksibel. </p>



<p>Selain itu, arsitektur yang berfokus pada keamanan membantu meningkatkan privasi serta memberikan kontrol yang lebih baik kepada pengguna. ASUS Zenni Claw dirancang untuk menghadirkan bantuan AI yang relevan dalam aktivitas sehari-hari,</p>



<p><strong>Pengalaman Kreasi Generatif Berbasis AI: MuseTree × FLUX.2</strong></p>



<p>ASUS terus memperkuat ekosistem kreatornya melalui berbagai aplikasi dan kolaborasi yang didukung teknologi AI. MuseTree merupakan platform generative AI untuk kreasi konten yang dibangun menggunakan FLUX dan dipercepat oleh GPU NVIDIA.</p>



<p>Ini memungkinkan pengguna menghasilkan gambar maupun video dengan lebih mudah. Berkat dukungan alat pengeditan visual yang presisi serta kemampuan AI lokal (on-device AI), MuseTree memberikan kontrol kreatif yang lebih tinggi sekaligus menjaga konsistensi hasil karya. </p>



<p>Laptop ProArt juga menjadi salah satu perangkat kreator pertama yang mengadopsi FLUX.2, menghadirkan kemampuan AI alias kecerdasab buatan generasi terbaru langsung ke tangan para profesional kreatif. </p>



<p>Pada sistem yang ditenagai NVIDIA, integrasi teknologi NVFP4 dengan model AI dari Black Forest Labs mampu mengoptimalkan performa perangkat keras RTX secara signifikan. Hal ini meningkatkan efisiensi dan kecepatan proses generasi konten.</p>



<p>Ini memungkinkan pembuatan gambar dalam waktu hampir seketika untuk menghadirkan pengalaman kreatif yang lebih responsif. Selain itu, ASUS juga mengumumkan kemitraan dengan Goodnotes.</p>



<p>Kemitraan ini bertujuan untuk meningkatkan pengalaman mencatat dan produktivitas bagi pengguna laptop ASUS. Pengguna yang memenuhi syarat akan mendapatkan langganan Goodnotes Essential selama tiga bulan, serta akses dengan harga khusus ke fitur premium dan template berbasis AI.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
