<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>teknologi cloud &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/teknologi-cloud/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 17 Jan 2025 02:05:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>teknologi cloud &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Alibaba Cloud Umumkan Kehadiran Container Compute Service (ACS)</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/01/17/alibaba-cloud-umumkan-kehadiran-container-compute-service-acs/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 17 Jan 2025 02:05:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[cloud]]></category>
		<category><![CDATA[layanan acs]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi cloud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=15477</guid>

					<description><![CDATA[Layanan cloud-native container terkemuka ini memungkinkan skalabilitas yang sesuai dengan permintaan.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Alibaba Cloud, tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan dari Alibaba Group, hari ini mengumumkan peluncuran internasional layanan inovatifnya, Alibaba Cloud Container Compute Service (ACS). </p>



<p>Layanan ini dirancang untuk menyederhanakan dan mengoptimalkan penerapan pembagian kerja dengan menggunakan teknologi container. ACS sudah tersedia untuk pelanggan internasional mulai Januari 2025.</p>



<p>Menariknya, layanan inovatif ACS  yang menggunakan Kubernetes sebagai antarmukanya, menawarkan layanan container serverless yang menyediakan sumber daya komputasi sesuai dengan standar container. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="556" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-1024x556.png" alt="" class="wp-image-15479" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-1024x556.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-300x163.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-768x417.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-370x201.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-270x147.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-570x309.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2-740x402.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/01/Alibaba-Cloud-Luncurkan-ACS-bagi-Pelanggan-Internasional-Untuk-Merevolusi-Sistem-Pembagian-Kerja-2.png 1107w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Produk baru ini menghilangkan kebutuhan pengguna untuk mengelola node dan klaster yang mendasarinya, sehingga secara signifikan mengurangi biaya dan hambatan teknis dalam penerapan container. </p>



<p>Pelanggan juga dapat menggunakan model pembayaran sesuai pemakaian (<em>pay-as-you-go</em>), sehingga mereka dapat menghindari alokasi berlebih dan menyesuaikan skala sesuai kebutuhan, yang membantu mengoptimalkan biaya selama periode penggunaan tinggi maupun rendah.</p>



<p>&#8220;Semakin luasnya penerapan beban kerja pada teknologi container, kami mengembangkan solusi yang lebih mudah diakses untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan yang terus berkembang,&#8221; ujar Jiangwei Jiang, General Manager of Infrastructure Products, Alibaba Cloud. </p>



<p>Ditambahkan oleh Jiang bahwa ACS merupakan langkah besar dalam cara bisnis memanfaatkan teknologi container, menawarkan efisiensi biaya dan kemudahan penggunaan untuk mendukung produktivitas bisnis secara optimal.</p>



<p>Teknologi container adalah bentuk virtualisasi yang mengemas program beserta seluruh kebutuhan untuk menjalankannya dengan lancar. Teknologi ini memudahkan aplikasi di berbagai perangkat dan sistem tanpa masalah. </p>



<p>Karena lebih efisien dan mampu menghemat sumber daya, menjadikan container sebagai metode pengembangan yang semakin populer. Menurut Gartner, pasar manajemen container mengalami pertumbuhan lebih dari 20% pada tahun lalu</p>



<p>Diproyeksikan nilai pasarnya mencapai US$ 4,5 miliar pada 2028. Gartner juga memperkirakan bahwa pada 2027, lebih dari 75% penerapan AI akan memanfaatkan teknologi container sebagai fondasi lingkungan komputasi.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Mengatasi Tantangan dalam Adopsi Container</h3>



<p>ACS dirancang untuk mengatasi kerumitan dalam konfigurasi Kubernetes. Dengan mengintegrasikan container dan sumber daya berbasis arsitektur Shenlong dari Alibaba Cloud, ACS memungkinkan skalabilitas maksimum untuk sumber daya komputasi.</p>



<p>&#8220;Solusi ini mampu mengurangi biaya daya komputasi hingga 55%. ACS telah mentransformasi layanan orkestrasi container menjadi produk komputasi yang komprehensif. Pengguna hanya membayar kapasitas komputasi yang mereka gunakan,&#8221; tambah Jiang.</p>



<p>Produk ini sepenuhnya kompatibel dengan teknologi Kubernetes dan mendukung migrasi mulus ke cloud. Keunggulan utamanya adalah pengguna dapat terus menggunakan metode manajemen Kubernetes serta format file yang sudah dikenal. </p>



<p>Pengguna tidak perlu membeli node sebelumnya, cukup mendeklarasikan kebutuhan beban kerja, dan ACS akan mencocokkannya dengan sumber daya komputasi yang diperlukan. Hal ini meminimalkan biaya tambahan dan kebutuhan SDM untuk pemeliharaan infrastruktur.</p>



<h2 class="wp-block-heading"><strong>Teknologi Teruji yang Diakui oleh Pelanggan dan Industri</strong><strong></strong></h2>



<p>Alibaba Cloud Container Service mendukung berbagai arsitektur dan dapat diterapkan di berbagai lingkungan cloud, termasuk public cloud, private cloud, dan hybrid cloud. Saat ini, layanan Alibaba Cloud Container telah diterapkan di berbagai sektor industri.</p>



<p>Moka, perusahaan SaaS manajemen SDM terkemuka di Cina, telah merasakan manfaat signifikan dari implementasi ACS. Fitur maintenance-free pada Klaster ACS memungkinkan Moka untuk lebih fokus pada prioritas bisnis inti mereka tanpa harus mengelola  infrastruktur. </p>



<p>Selain itu, kemampuan skala sesuai permintaan dan model pembayaran sesuai penggunaan juga memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan. Hal ini tentunya sangat berguna, terutama selama puncak musim perekrutan.</p>



<p>Baru-baru ini, Alibaba Cloud juga kembali dinobatkan sebagai &#8220;Leader dalam Gartner® Magic Quadrant<img src="https://s.w.org/images/core/emoji/15.0.3/72x72/2122.png" alt="™" class="wp-smiley" style="height: 1em; max-height: 1em;" /> 2024 untuk Manajemen Container&#8221; selama dua tahun berturut-turut. Tentu saja, ini sebuah nilai positif bagi Alibaba Cloud. </p>



<p>Portofolio produk yang beragam, penyedia solusi untuk skenario hybrid cloud dan edge, serta dominasinya di ekosistem Alibaba Group dan kepemimpinannya di pasar Cina menjadi faktor utama di balik pengakuan ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Alibaba Cloud Merilis Survei &#8220;Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024&#8221;</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/10/22/alibaba-cloud-merilis-survei-tech-driven-sustainability-trends-and-index-2024/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 22 Oct 2024 04:34:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[alibaba cloud]]></category>
		<category><![CDATA[keberlanjutan]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi ai]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi cloud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=12981</guid>

					<description><![CDATA[Lebih dari tiga perempat perusahaan meyakini bahwa teknologi adalah kunci untuk mencapai tujuan keberlanjutan global.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Sebanyak 80% perusahaan yang disurvei di Asia, Eropa, dan Timur Tengah telah menetapkan target keberlanjutan mereka. Namun, lebih dari setengahnya (53%) masih bergantung pada metode manual untuk mengukur progres mereka.</p>



<p>Informasi tersebut lahir dari laporan survei bertajuk “Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024” yang diinisiasi oleh Alibaba Cloud, penyedia teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) dari Alibaba Group.</p>



<p>Laporan tersebut juga menunjukkan perusahaan yang memiliki target keberlanjutan, yakni sebesar 92% telah menetapkan target pengurangan emisi. Meski begitu, hanya sepertiga yang berkomitmen pada pencapaian net-zero dengan target berbasis sains/science-based targets (SBTs).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="614" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-1024x614.jpg" alt="" class="wp-image-12983" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-1024x614.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-300x180.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-768x461.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-370x222.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-270x162.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-570x342.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights-740x444.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/10/Alibaba-Clouds-Tech-Driven-Sustainability-Trends-and-Index-2024-highlights.jpg 1200w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Adopsi SBTs tertinggi berada di pasar Asia yang sedang berkembang (39%), diikuti oleh Eropa (35%), pasar Asia yang maju (30%), dan Timur Tengah (22%). Sekitar setengah dari perusahaan yang memiliki target keberlanjutan menyebutkan pendorong pertumbuhan (56%).</p>



<p>Sementara itu, terkait dengan kepatuhan terhadap peraturan (54%), dan tujuan perusahaan yang kuat (49%) sebagai motivasi utama mereka dalam menetapkan target perusahaan mereka. Khususnya, di antara semua pasar, Indonesia menempati posisi tertinggi.</p>



<p>Tercatat, di Indonesia sebesar 70% perusahaan yang memprioritaskan pertumbuhan, diikuti oleh Arab Saudi yang menekankan kepatuhan (73%), dan Uni Emirat Arab (UAE) yang menempatkan prioritas pada nilai perusahaan yang kuat (61%).</p>



<p>Sebanyak 78% perusahaan setuju bahwa teknologi sangat penting untuk mencapai tujuan-tujuan keberlanjutan global di pasar-pasar utama termasuk Malaysia (89%), Arab Saudi (87%), Singapura (86%), dan Prancis (86%).&nbsp;</p>



<p>Secara regional, keyakinan ini paling dominan di Timur Tengah (86%), diikuti oleh pasar Asia yang sedang berkembang (83%). Demikian pula, 78% percaya bahwa adopsi teknologi digital seperti&nbsp;cloud computing&nbsp;dan AI akan mempercepat kemajuan menuju target keberlanjutan.</p>



<p>Terkait dengan adopsi teknologi akan mempercepat kemajuan menuju target keberlanjutan, Arab Saudi memimpin di angka 90%, selanjutnya diikuti oleh UAE (84%) dan Singapura (81%). </p>



<h3 class="wp-block-heading">Tingkat Komitmen Pasar dan Tantangannya</h3>



<p>Ketika menilai tingkat komitmen pasar, Singapura menempati peringkat tertinggi dengan indeks keberlanjutan 91%, diikuti oleh Jerman di 89% dan Indonesia di 86%. Indeks keberlanjutan mengacu pada persentase perusahaan yang telah menetapkan target keberlanjutan di 13 pasar.</p>



<p>Perusahaan-perusahaan menghadapi berbagai hambatan dalam mencapai target keberlanjutan mereka. Keterbatasan anggaran menjadi hambatan paling signifikan yang mempengaruhi 29% organisasi, terutama di Timur Tengah (41%) dan Eropa (31%). </p>



<p>Rantai pasokan yang kompleks juga mempersulit upaya yang ada terhadap 28% perusahaan, terutama di Timur Tengah (35%) dan Eropa (29%). Selain itu, keterbatasan teknologi menghambat 23% perusahaan.</p>



<p>Tercatat, Timur Tengah menghadapi tingkat yang sedikit lebih tinggi sebesar 26%. Keterbatasan waktu juga menjadi tantangan signifikan di semua wilayah dan mempengaruhi 23% organisasi. Keterbatasan anggaran (32%) dan keterbatasan teknologi (29%) tetap menjadi hambatan utama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Ketergantungan pada Pengukuran Manual</h3>



<p>Seiring dengan upaya perusahaan untuk meningkatkan upaya keberlanjutannya, kebutuhan akan alat digital yang efektif menjadi semakin krusial. Hasil survei menekankan pentingnya meningkatkan pemahaman perusahaan-perusahaan tentang alat digital.</p>



<p>Karena 59% responden mengakui adanya kesenjangan pengetahuan mengenai bagaimana teknologi dapat membantu mencapai tujuan keberlanjutan. Hal ini paling terlihat di Singapura (83%), Hong Kong (75%), dan Thailand (70%).</p>



<p>Laporan ini juga mengungkapkan ketergantungan yang masih tinggi pada praktik tradisional di kalangan bisnis, yang dapat menimbulkan tantangan dalam mencapai tujuan keberlanjutan secara efektif. </p>



<p>Studi ini menemukan lebih dari 50% perusahaan yang masih bergantung pada proses manual seperti spreadsheet, e-mail, dan metode serupa untuk mengukur kinerja keberlanjutan. Semua pasar, kecuali Hong Kong (29%), Korea Selatan (43%), dan Prancis (49%), melampaui ambang batas 50%.</p>



<p>Persentase tertinggi di UAE (68%), Arab Saudi (61%), dan Inggris (60%). Sementara itu, hanya sekitar sepertiga perusahaan yang menggunakan alat perangkat lunak digital, termasuk platform cloud, untuk pengukuran dan pemantauan keberlanjutan. </p>



<p>Sementara itu, tiga negara, yakni Indonesia (59%), Singapura (48%), dan Jepang (43%) menunjukkan adopsi solusi berbasis cloud (cloud base) yang lebih tinggi dibandingkan rata-rata penggunaan di angka 38%.</p>



<p>“Hasil yang diperoleh dari survei ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak bagi organisasi-organisasi untuk mengevaluasi kembali metodologi pengukuran keberlanjutan mereka,&#8221; ujar Selina Yuan, Presiden Bisnis Internasional, Alibaba Cloud Intelligence.</p>



<p>Ditambahkan oleh Selina, diharapkan semua organisasi tersebut mulai menggunakan solusi teknologi canggih seperti platform berbasis cloud dan layanan AI. Alat-alat digital ini tidak hanya  akan menyederhanakan proses pengukuran, tetapi juga bisa memberikan pemahaman.</p>



<p>“Sebagai penyedia layanan cloud yang berdedikasi, kami berkomitmen untuk memberikan solusi inovatif dan berbasis AI seperti <em>Energy Expert </em>guna membantu perusahaan mengukur dan menganalisis emisi karbon serta konsumsi energi secara efektif,&#8221; tambah Selina.</p>



<p>&#8220;Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024” bertujuan untuk memberikan wawasan berharga tentang perkembangan lanskap keberlanjutan perusahaan, serta mendalami bagaimana teknologi dapat diterapkan untuk mendorong perubahan yang berdampak.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Terkait Survei Tersebut</h3>



<p>“Tech-Driven Sustainability Trends and Index 2024” dari Alibaba Cloud dilakukan secara independen oleh Yonder Consulting, sebuah firma konsultan yang berbasis di Inggris, dengan dukungan konsultasi, desain, dan analisis dari The Purpose Business.</p>



<p>Survei digelar dari 10 Mei hingga 19 Juni 2024, yang melibatkan 1.300 pemimpin bisnis dan manajemen senior dari berbagai industri, termasuk teknologi dan komunikasi, keuangan, infrastruktur, sumber daya terbarukan, kesehatan, transportasi, ritel, dan manufaktur.</p>



<p>Responden berasal dari 13 pasar di Asia (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Hong Kong SAR, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan), Eropa (Prancis, Jerman, dan Inggris), serta Timur Tengah (Arab Saudi dan UEA). </p>



<p>Dalam survei ini, negara-negara Asia Timur seperti Hong Kong SAR, Jepang, Singapura, dan Korea Selatan dikategorikan sebagai pasar maju, sementara Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand termasuk dalam kategori pasar berkembang.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Datacomm Solution Day 2024: Menjawab Tantangan Teknologi Digital di Indonesia</title>
		<link>https://nativzen.com/2024/09/11/datacomm-solution-day-2024-menjawab-tantangan-teknologi-digital-di-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Sep 2024 03:04:53 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[datacomm]]></category>
		<category><![CDATA[datacomm solution day 2024]]></category>
		<category><![CDATA[solution day 2024]]></category>
		<category><![CDATA[teknologi cloud]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=11524</guid>

					<description><![CDATA[Sukses digelar, Datacomm Solution Day 2024 menampilkan beragam inovasi untuk transformasi teknologi digital di Tanah Air.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Bertujuan untuk menggali inovasi dan solusi teknologi berbasis cloud di Indonesia, PT Datacomm Diangraha sukses menggelar Datacomm Solution Day 2024. Ini merupakan event Solution Day pertama yang digelar oleh Datacomm di Jakarta, (10/09).</p>



<p>Acara ini sekaligus menandai langkah penting dari Datacomm dalam mendukung kemajuan teknologi di Tanah Air. Datacomm Solution Day 2024 hadir mengusung tema &#8220;Bridging the Digital Divide for a Connected Tomorrow&#8221;. </p>



<p>Tema tersebut diangkat untuk menunjukkan inisiatif dari Datacomm menjadi jembatan dalam mendorong kemajuan dan menjawab tantangan maupun peluang saat ini dan masa depan, melalui dukungan teknologi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="788" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-1024x788.jpg" alt="" class="wp-image-11525" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-1024x788.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-300x231.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-768x591.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-370x285.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-270x208.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-570x439.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1-740x569.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2024/09/Suasana-Pameran-Datacomm-Solution-Day-2024-1.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Datacomm Solution Day 2024 merupakan wujud nyata komitmen kami untuk terus mendukung transformasi digital di Indonesia,&#8221; ujar Benny Sumitro, Cloud and IT Director PT Datacomm Diangraha. </p>



<p>Ditambahkan oleh Benny bahwa hadirnya Datacomm Solution Day 2024 juga sebagai wadah bagi pemerintah, pebisnis, dan akademisi untuk saling bertukar informasi serta wawasan terkini mengenai solusi-solusi berbasis cloud. </p>



<p>Acara ini juga turut memfasilitasi kolaborasi antar peserta, pembelajaran tentang inovasi teknologi, membuka peluang jaringan bisnis, dan sebagai ajang diskusi yang berorientasi solusi untuk membangun transformasi teknologi di Tanah Air yang lebih optimal.</p>



<p>Sebagai penyedia solusi cloud dan security yang inovatif di Indonesia dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, Datacomm percaya bahwa kolaborasi dan pertukaran pengetahuan adalah kunci untuk menghadapi tantangan di era digital. </p>



<p>Oleh karena itu, pada acara Solution Day 2024, Datacomm menghadirkan para pakar dan pemangku kepentingan agar dapat membuka wawasan baru dan memberikan inspirasi bagi para peserta, untuk memanfaatkan teknologi cloud secara optimal.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Sesi Pameran dan Workshop</h3>



<p>Datacomm Solution Day 2024 diselenggarakan di Jakarta, pada 10 September 2024, dengan serangkaian agenda penting yang terbagi dalam beberapa sesi. Hadir pula Menteri Komunikasi dan Informatika Indonesia, Budi Arie Setiadi sebagai keynote speaker utama.</p>



<p>Dalam sambutannya, Budi Arie menyinggung pembahasan seputar kebijakan dan inisiatif pemerintah dalam mendukung transformasi digital. Dilanjutkan untuk sesi enterprise, turut hadir Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.SC., M.B.A., M.PHIL., M.A.</p>



<p>Melalui presentasinya, Eko Indrajit membahas tentang teknologi terkini dan tantangan dalam penerapan solusi cloud di Indonesia. Selain itu, Datacomm Solution Day 2024 juga menggelar pameran lebih dari 15 booth yang menampilkan teknologi dan solusi terbaru dari berbagai industri. </p>



<p>Ada juga pameran produk dan solusi dari Datacomm dan sponsor, diikuti dengan sesi workshop interaktif yang mengupas lebih dalam mengenai produk dan inovasi terbaru di bidang jaringan, keamanan siber, dan komputasi awan.</p>



<p>&#8220;Datacomm Solution Day 2024 merupakan langkah signifikan dalam mendukung dan memajukan transformasi digital di Indonesia. Harapannya acara ini juga dapat memperkuat hubungan baik yang telah terjalin dengan pelanggan dan mitra bisnis,&#8221; pungkas Benny.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
