NATIVZEN.com – Samsung telah membuka pendaftaran Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 8 hingga 18 Agustus 2026. Program CSR ini memberikan pelatihan gratis Coding, AI, dan IoT bagi siswa SMA/SMK/MA dan mahasiswa di seluruh Indonesia melalui pembelajaran berbasis proyek.
Inisiatif ini turut mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mempercepat transformasi digital nasional sebagaimana tertuang dalam Asta Cita, khususnya pengembangan talenta unggul yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi.
Menurut Kementerian Komunikasi dan Digital RI dalam siaran persnya, kebutuhan talenta digital
Indonesia diproyeksikan mencapai 12 juta orang pada 2030, sementara ketersediaan saat ini baru
sekitar 9,3 juta talenta, sehingga masih terdapat kesenjangan yang perlu segera dijembatani.

Melalui Samsung Innovation Campus, Samsung berkontribusi dalam mendukung agenda pemerintah untuk memperkuat ekosistem talenta digital Indonesia melalui pembelajaran Coding, AI, dan IoT yang aplikatif serta selaras dengan kebutuhan industri.
Antusiasme terhadap Samsung Innovation Campus terus menunjukkan peningkatan setiap tahunnya. Pada penyelenggaraan Batch 7, program ini berhasil menjaring 7.736 pendaftar dari seluruh Indonesia.
Sebanyak 5.500 peserta melaju ke tahap pertama. Dari jumlah tersebut, terpilih 20 tim terbaik yang mempresentasikan proyek inovasi berbasis AI dan IoT pada Culmination Event, tahap akhir program yang menjadi ajang pembuktian bagi peserta di hadapan mentor dan praktisi industri.
“Melalui SIC, kami ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk mengembangkan keterampilan digital yang semakin dibutuhkan di masa depan,” ungkap Anggi Paramita, Head of Corporate Marketing, Samsung Electronics Indonesia.
Anggi menambahkan bahwa program ini tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis di bidang Coding, AI, dan IoT, tetapi juga mendorong mereka menjadi problem solver yang mampu menciptakan inovasi berdampak bagi masyarakat.
Jejak Nyata Alumni: PhysioTrack dari Tim Outliers
Komitmen tersebut telah melahirkan berbagai inovasi dari para alumni Samsung Innovation Campus. Salah satunya adalah Tim Outliers, Best Team kategori universitas Samsung Innovation
Campus Batch 7, yang mengembangkan PhysioTrack, solusi rehabilitasi pasca stroke berbasis AI
dan IoT.
Melalui integrasi AI Pose Estimation, sensor wearable berbasis IoT, serta dashboard pemantauan berbasis web, PhysioTrack memungkinkan pasien menjalani latihan rehabilitasi dari rumah secara lebih terukur, sekaligus tetap memberikan data yang dapat dipantau oleh fisioterapis.
Bagi Bagus Satrio, perwakilan Tim Outliers, pengalaman mengikuti Samsung Innovation Campus mengubah cara pandangnya terhadap AI, dari sekadar alat bantu pekerjaan menjadi sarana untuk menciptakan solusi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Sebelum mengikuti Samsung Innovation Campus, kami menggunakan AI sebagai tools dalam
beberapa proyek, tetapi belum benar-benar memahami bagaimana membangun solusi AI secara end- to-end untuk menyelesaikan permasalahan nyata,” ujar Satrio.
Ia juga mengatakan bahwa di SIC timnya banyak belajar bahwa AI bukan hanya soal model dengan akurasi tinggi, melainkan bagaimana AI dipadukan dengan IoT, embedded system, dan kebutuhan pengguna sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pendekatan project-based learning yang diterapkan selama program turut mendorong Tim Outliers mengembangkan PhysioTrack, mulai dari mengidentifikasi permasalahan, melakukan riset, membangun prototipe, hingga menyempurnakan solusi melalui masukan dari para mentor.
Kisah Tim Outliers menjadi salah satu contoh bagaimana Samsung Innovation Campus tidak hanya membekali peserta dengan kemampuan teknis, tetapi juga mendorong mereka mengembangkan solusi yang berangkat dari kebutuhan nyata di masyarakat.
Melalui pendekatan pembelajaran yang menggabungkan teknologi, kolaborasi, dan kreativitas, Samsung ingin membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Indonesia untuk berkembang menjadi talenta digital yang siap menghadapi tantangan industri di masa depan.
Apa Saja Tahapan Pembelajaran SIC Batch 8?
Peserta Samsung Innovation Campus Batch 8 akan mengikuti rangkaian pembelajaran yang
dirancang secara bertahap agar mampu memahami dasar teknologi hingga mengembangkan solusi inovatif berbasis AI dan IoT.


Selain mengikuti pembelajaran tanpa dipungut biaya, peserta juga akan memperoleh berbagai
manfaat, antara lain:
- Pembelajaran dan mentoring bersama praktisi profesional
- IoT Course Kit untuk pengembangan prototipe
- Akses ke komunitas pembelajar Samsung Innovation Campus
- Kesempatan mengikuti kompetisi dan memenangkan hadiah
- Sertifikat resmi Samsung Innovation Campus sebagai nilai tambah portofolio akademik maupun profesional
Program ini terbuka bagi siswa SMA/SMK/MA dan mahasiswa di seluruh Indonesia yang ingin mengembangkan keterampilan Coding, Artificial Intelligence (AI), dan Internet of Things (IoT) melalui pembelajaran berbasis proyek.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan pendaftaran Samsung Innovation Campus Batch 8 dapat diakses melalui situs resmi Samsung Innovation Campus.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Q: Siapa saja yang memenuhi syarat untuk mendaftar Samsung Innovation Campus (SIC)
Batch 8?
A: Program ini terbuka bagi seluruh siswa aktif tingkat SMA, SMK, MA, serta mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki minat besar untuk mempelajari teknologi digital.
Q: Apakah program pelatihan Samsung Innovation Campus dipungut biaya?
A: Seluruh rangkaian pembelajaran, bimbingan, hingga penyediaan IoT Course Kit dalam program Samsung Innovation Campus Batch 8 ini diberikan secara 100% gratis tanpa dipungut biaya apa pun.
Q: Kapan batas waktu pendaftaran untuk program Batch 8 ini?
A: Pendaftaran resmi untuk Samsung Innovation Campus Batch 8 sudah dibuka sejak 16 Juli 2026 dan akan ditutup pada tanggal 18 Agustus 2026.
Q: Apa saja materi utama yang akan dipelajari oleh peserta selama program berlangsung?
A: Kurikulum SIC Batch 8 disusun secara bertahap, mencakup pembelajaran dasar hingga tingkat lanjut untuk tiga pilar teknologi utama: Coding & Programming, Internet of Things (IoT), dan Artificial Intelligence (AI).
Q: Bagaimana cara mendaftar program ini?
A: Calon peserta dapat melakukan pendaftaran secara online dengan mengisi formulir dan
melengkapi berkas persyaratan melalui situs resmi Samsung Innovation Campus.







