NATIVZEN.com – Antusiasme pasar terhadap smartphone lipat terbaru Samsung tampaknya jauh melampaui ekspektasi perusahaan. Menyusul tingginya permintaan secara global, Samsung dilaporkan resmi menaikkan target produksi untuk Galaxy Z Fold8 hingga 1 juta unit tambahan sepanjang tahun ini.
Langkah berani ini diambil oleh Samsung setelah laporan dari media Korea Selatan, ETNews, mengungkapkan bahwa pesanan komponen tambahan telah dikirimkan ke para pemasok rantai pasok Samsung.
Target Produksi Tembus Hampir 4 Juta Unit
Pada rencana awal, Samsung menargetkan angka produksi yang cukup proporsional untuk lini lipat terbarunya tahun 2026 ini:
- Galaxy Z Fold8: 2,8 juta unit
- Galaxy Z Fold8 Ultra: 2,0 juta unit
- Galaxy Z Flip8: 1,5 juta unit
Namun berkat lonjakan permintaan konsumen yang terbilang tinggi, target khusus untuk Galaxy Z Fold8 direvisi naik menjadi mendekati 4 juta unit hingga akhir tahun 2026.

Rekor Pre-Order Baru, Libas Dominasi Galaxy Note10
Popularitas lini Galaxy Z8 series di pasar global memang tak main-main. Di negara asalnya, Korea Selatan, angka pre-order berhasil menembus 1,44 juta unit. Capaian ini resmi memecahkan rekor pre-order legendaris yang sebelumnya dipegang oleh seri Galaxy Note10 dan Note10+ sejak tahun 2019.
Dari total pre-order di Korea Selatan tersebut, sebanyak 70% konsumen memilih Galaxy Z Fold8. Trend serupa juga terjadi di pasar Eropa, di mana varian wide foldable ini menyumbang sekitar 40% dari total pemesanan awal.
Pertanyaannya, kenapa laris banget? Sumber internal industri menyebutkan bahwa fenomena borong pre-order ini salah satunya dipicu oleh kekhawatiran konsumen akan kenaikan harga memori (RAM/ROM).
Selain itu, program promo seperti “double storage” (dapat varian 512 GB dengan harga 256 GB) juga dimanfaatkan benar-benar oleh para konsumen yang tertarik dengan smartphone lipat terbaru Samsung ini sebelum harga pasar merangkak naik.
Persaingan Smartphone Lipat Wide Form Factor
Desain rasio layar baru yang lebih lebar (wide form factor) pada Galaxy Z Fold8 terbukti menjadi magnet utama para konsumen yang menginginkan kenyamanan seperti membawa buku catatan digital.
Di sisi lain, kompetitor utama di segmen bentuk ini masih menghadapi keterbatasan distribusi global. Sementara itu, Apple dikabarkan masih dalam tahap pengembangan perangkat lipat serupa yang digosipkan bernama iPhone Ultra.
Keadaan ini tentunya memberikan panggung yang begitu luas bagi Samsung untuk mendominasi pasar smartphone lipat kelas atas secara penuh tahun ini. Harus diakui, di pasar smartphone Indonesia, Galaxy Z Fold8 juga mampu menarik perhatian para penggemar gadget.







