NativZen
Advertising Area

Orang Tua Kini Bisa Melihat Topik yang Ditanyakan Remaja ke Meta AI

Tab Insights akan menampilkan topik yang ditanyakan remaja kepada Meta AI selama satu minggu terakhir.

Advertising Area

NATIVZEN.com – Meta memperluas fitur pengawasan orang tua untuk penggunaan AI oleh remaja. Mulai 5 Oktober 2026, orang tua dan wali di seluruh dunia dapat melihat topik yang ditanyakan remaja kepada Meta AI dalam tujuh hari terakhir.

Menariknya, orang tua dan wali tidak harus melihat isi percakapan secara langsung. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Meta untuk membantu orang tua memahami bagaimana remaja berinteraksi dengan AI, sekaligus memberikan perlindungan yang lebih sesuai dengan usia mereka.

Sebelumnya, Meta telah mengembangkan fitur insight bagi orang tua yang mengawasi Akun Remaja. Fitur tersebut memberikan gambaran mengenai topik yang dibahas remaja dengan asisten AI Meta.

Orang Tua Bisa Melihat Topik yang Ditanyakan ke Meta AI

Melalui fitur pengawasan yang disematkan oleh Meta, kini orang tua dapat menemukan tab Insights yang menampilkan topik yang ditanyakan remaja kepada Meta AI selama satu minggu terakhir.

Topik tersebut dikelompokkan berdasarkan kategori, seperti Sekolah, Hiburan, Gaya Hidup, Perjalanan, Penulisan, Kesehatan dan Kesejahteraan, serta kategori lainnya. Orang tua juga dapat memilih topik tertentu untuk melihat kategori yang lebih spesifik di dalamnya.

Sebagai contoh, topik Gaya Hidup dapat mencakup kategori seperti mode, makanan, dan liburan. Sementara itu, Kesehatan dan Kesejahteraan mencakup kebugaran, kesehatan fisik, hingga kesehatan mental.

Tentunya, pendekatan yang dilakukan oleh Meta ini terbilang menarik. Pasalnya, hal ini membuat orang tua bisa memperoleh gambaran umum mengenai pola penggunaan AI oleh anak, tanpa harus membuka isi percakapan secara langsung.

Bukan Hanya Melihat Aktivitas, Tapi Juga Membuka Percakapan

Meta tampaknya tidak ingin fitur pengawasan ini hanya menjadi alat kontrol semata. Perusahaan juga ingin mendorong komunikasi yang lebih intensif antara orang tua dan remaja mengenai penggunaan AI.

Meta bekerja sama dengan Cyberbullying Research Center untuk mengembangkan sejumlah pertanyaan pemantik atau conversation starters. Pertanyaan tersebut dirancang agar orang tua dapat memulai pembicaraan mengenai pengalaman anak menggunakan AI tanpa menghakimi.

Setiap pertanyaan dilengkapi panduan yang menjelaskan tujuan pertanyaan serta cara menyampaikannya kepada remaja. Materi tersebut tersedia melalui situs Family Center dan dapat diakses melalui tautan yang terdapat pada tab Insights.

Dengan pendekatan ini, orang tua tentunya tidak hanya mengetahui bahwa anak-anaknya menggunakan AI, tetapi juga memiliki bahan untuk membicarakan bagaimana AI digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada Opsi Konten yang Lebih Terbatas

Bagi orang tua yang menginginkan tingkat perlindungan lebih ketat lagi, Meta juga sudah menyediakan opsi Konten Terbatas. Secara bawaan, pengalaman Meta AI untuk remaja menggunakan pengaturan 13+.

Namun, orang tua dapat beralih ke pengaturan Konten Terbatas untuk membatasi jenis percakapan yang dapat dilakukan remaja melalui aplikasi Meta AI. Pengaturan pengawasan tersebut dapat dilakukan langsung melalui aplikasi Meta AI maupun Family Center.

Meta juga menjelaskan bahwa pengalaman AI alias kecerdasan buatan untuk Akun Remaja dirancang dengan mempertimbangkan kriteria klasifikasi film 13+ serta masukan-masukan dari para orang tua.

Dalam kondisi tertentu, Meta AI dapat menolak menjawab pertanyaan yang dianggap tidak sesuai usia atau mengarahkan remaja ke sumber bantuan. Menariknya, orang tua tetap dapat melihat topik pertanyaan meskipun Meta AI tidak memberikan jawaban terhadap pertanyaan tersebut.

Perlindungan untuk Topik Sensitif

Meta juga menyoroti perlindungan terhadap percakapan yang berkaitan dengan isu sensitif, termasuk bunuh diri dan tindakan menyakiti diri sendiri. Disebutkan bahwa Meta sedang mengembangkan peringatan baru untuk orang tua.

Fitur yang sedang dikembangkan terkait apabila remaja mencoba membahas tindakan bunuh diri atau menyakiti diri sendiri dengan Meta AI. Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme peringatan tersebut akan segera dibagikan oleh Meta.

Fitur baru ini melengkapi sejumlah perangkat pengawasan yang sudah tersedia bagi orang tua, termasuk pengaturan batas waktu penggunaan, penjadwalan waktu istirahat, serta kemampuan melihat teman yang berkomunikasi dengan remaja dalam tujuh hari terakhir.

Meta Bentuk AI Wellbeing Expert Council

Selain memperluas fitur pengawasan, Meta juga memperkenalkan AI Wellbeing Expert Council, sebuah kelompok penasihat yang memberikan masukan berkelanjutan mengenai pengalaman AI untuk remaja.

AI Wellbeing Expert Council tersebut terdiri dari kelompok penasihat yang sebelumnya sudah ada serta anggota baru dengan keahlian dalam bidang AI yang bertanggung jawab dan sesuai dengan etika.

Menariknya lagi, mereka memiliki afiliasi dengan sejumlah lembaga ternama, termasuk National Council for Suicide Prevention, University of Michigan, University of Texas, dan University of Southern California.

Meta menyatakan akan bertemu secara rutin dengan para anggota dewan tersebut untuk memberikan informasi terbaru mengenai pengembangan pengalaman AI bagi remaja sekaligus mendapatkan masukan untuk tim kebijakan dan produk.

Masukan dari AI Wellbeing Expert Council juga telah digunakan oleh Meta dalam pengembangan fitur insight baru untuk orang tua ini. Dengan begitu, para remaja bisa lebih bertanggung jawab untuk menggunakan Meta AI.

Meta Dorong Penggunaan AI yang Lebih Aman

Perluasan pengawasan ini juga menunjukkan bahwa penggunaan AI oleh remaja mulai menjadi perhatian khusus, yang tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga keterlibatan dengan keluarga.

Alih-alih memberikan akses kepada orang tua terhadap seluruh isi percakapan anak remajanya, Meta lebih memilih pendekatan berupa insight mengenai topik yang dibahas selama tujuh hari terakhir.

Dengan demikian, orang tua akan mendapatkan gambaran yang lebih tentang bagaimana teknologi kecerdasan buatan tersebut digunakan oleh anak-anak mereka tanpa harus mengetahui setiap detail percakapan yang ada.

Di sisi lain, keberadaan pertanyaan pemantik dan keterlibatan para ahli juga menunjukkan bahwa Meta terus berupaya untuk mendorong pendekatan berbasis komunikasi dan edukasi. Dengan kata lain, Meta ingin mendorong penggunaan AI yang lebih aman.

Bagi keluarga yang mulai memperkenalkan AI kepada anak dan remaja, kemampuan memahami untuk apa AI digunakan, topik apa yang sering ditanyakan, serta kapan percakapan perlu dibahas bersama menjadi semakin penting.

Meta sendiri menegaskan bahwa fitur insight tersebut masih akan terus dikembangkan berdasarkan masukan orang tua dan para ahli agar informasi yang diberikan juga semakin lebih bermanfaat.

Avatar photo

Eko Lanue Ardie

co-Founder & Pimpinan Redaksi nativzen (www.nativzen.com); Jurnalis di industri teknologi dan gadget yang sudah berkecimpung sejak 2010.

Advertising Area
Advertising Area

Your Header Sidebar area is currently empty. Hurry up and add some widgets.